cover
Contact Name
M. Ivan Ariful Fathoni
Contact Email
fathoni@unugiri.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
james.pmtk@unugiri.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro Jl.A.Yani No.10 Bojonegoro Jawa Tmur 62115
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Mathematics Education and Science
ISSN : 26211203     EISSN : 26211211     DOI : https://doi.org/10.32665/james
Core Subject : Education,
Journal of Mathematics Education and Science (JaMES) is a mathematical journal published biannually (April & October) by the Mathematics Educations Department, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro. Journal includes research papers, literature studies, analysis, and problem-solving in Mathematics Education or Mathematical Sciences (Algebra, Analysis, Statistics, Computing and Applied).
Articles 74 Documents
ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN GAYA KOGNITIF REFLECTIVE-IMPULSIVE KELAS VII SMP NEGERI 1 SUMBERREJO Anisa Fitri
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (430.245 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.10

Abstract

This research aims to analyze the ability of mathematical communicationin problem solving who had reflective cognitive style’s, and impulsive cognitive style’s in the first grade of SMP Negeri 1 Sumberrejo on mathematical written, drawing mathematically, and mathematical expression aspect’s. The research is a qualitative research with subjects in this research were eight students of class VII C SMP Negeri 1 Sumberrejo which consisting of four students with reflective cognitive style’s, four student with impulsive cognitive style’s. The subject in this research were taken by using purposive sampling technique. Data was collected by the results of written tests and interviews. Data analysis techniques used data reduction, data presentation, and conclusion.The validity of the data usetime triangulation that compared data of the first task and interview with the second task and interview. The results showed that: (1) students with reflective cognitive styles: the mathematical written ability are on the fourth level, drawing mathematically are on the third level, and mathematical expression are on the third level, (2) students with impulsive cognitive styles: the mathematical written ability are on the third level, drawing mathematically are on the second level, and mathematical expression are on the second level. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan komunikasi matematis siswa dengan kategori gaya kognitif yakni reflective, dan impulsive, kelas VII SMP Negeri 1 Sumberrejo pada aspek menulis matematis, menggambar secara matematis, dan ekspresi matematis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan subjek penelitian delapan siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Sumberrejo yang terdiri dari empat siswa dengan gaya kognitif reflective, empat siswa dengan gaya kognitif impulsive. Penentuan subjek penelitian menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi.Validitas data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan triangulasi waktu yang membandingkan antara data tertulis dan wawancara I dengan data tertulis dan wawancara II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan komunikasi matematis untuk siswa gaya kognitif reflective meliputi: kemampuan menulis matematis berada pada tingkat 4, kemampuan menggambar secara matematis berada pada tingkat 3, dan kemampuan ekspresi matematis berada pada tingkat 3. Kemampuan komunikasi matematis untuk siswa dengan gaya kognitif impulsive meliputi: kemampuan menulis matematis berada pada tingkat 4, kemampuan menggambar secara matematis berada pada tingkat 2, dan kemampuan ekspresi matematis berada pada tingkat 2.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP DENGAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE Astrid Chandra Sari
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.918 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.11

Abstract

The purpose of this research are to know whether the average problem solving abilities matematis of students who were taught using Think Talk write learning model can achieve exhaustiveness learning and whether the average problem solving abilities matematis of students who were taught using Think Talk write learning model are better than average the average problem solving ability of students who were taught using the learning model of konvensional. The population in this research is VII grade students of SMP N 1 Klambu. By random sampling technique obtained two classes as a research sample, namely class VIIC as the experimental class and class VII B as the control class. The data was collected by the documentation methods, test methods and observation methods. Based on the analysis of research results is known that 83,3% of students who were taught using Think Talk write learning model can achieve exhaustiveness learning. In addition, there are significant differences between the average problem solving abilities matematis of students who were taught using the learning model of Think Talk write with students who are taught using the learning model of konvensional. From the above description it can be concluded that the application of Think Talk write learning model is effective towards problem solving ability matematis of VII grade students of SMP N 1 Klambu at the material quadrilateral. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Talk write dapat mencapai ketuntasan belajar dan apakah rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Talk write lebih baik daripada rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP N 1 Klambu. Dengan teknik random sampling diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi, metode tes dan metode observasi. Berdasarkan analisis hasil penelitian diketahui bahwa 83,3% siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Talk write mencapai ketuntasan belajar. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran Think Talk write dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Think Talk write efektif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VII SMP N 1 Klambu pada materi segiempat.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN “KOLABORATIF AKTIF (KA)” UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR PELAJARAN MATEMATIKA PADA PESERTA DIDIK PROGRAM KEJAR PAKET C PKBM KI HAJAR DEWANTARA KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK Festian Cindarbumi
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.334 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.12

Abstract

This paper discusses the development of collaborative learning models in modification by means of active learning, in this development to follow up P1, where in P1 there are still many weaknesses weakness after identification on its application, it is hoped that this P2 can cover all the weakness and can cover the deficiencies in every development, hope development that will be done so as to create a new model of learning and can be applied to learners on mathematics. Learning activities of learners are seen before and after the development of active collaborative learning model (KA). By increasing the learning activities of PKBM environmental learners in Cengkok Village, Ngronggot District Nganjuk Sub-Province, it can be useful to motivate and increase learning activities so that the learning achievement of Mathematics is conducive for students who are trying to get C package. Makalah ini membahas tentang pengembangan model pembelajaran kolaboratif di modifikasi dengan dengan cara belajar aktif, dalam pengembangan ini untuk menindak lanjuti P1, dimana pada P1 masih banyak kelemahan kelemahan setelah dilakukan identifikasi pada penerapannya, dihaharapkan pada P2 ini dapat menutupi segala kelemaahan dan dapat menutupi kekurangan-kekurangan pada setiap pengembangan, harapan pengembangan yang akan di lakukan sehingga menciptakan suatu model pembelajaran yang baru dan dapat di terapkan pada peserta didik pada matapelajaran Matematika. Aktivitas belajar peserta didik dilihat sebelum dan sesudah dilaksanakan pengembangan model pembelajaran kolaboratif aktif (KA). Dengan meningkatkan aktivitas belajar peserta didik lingkungan PKBM di Desa Cengkok Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk, dapat bermanfaat untuk memotivasi dan meningkatkan aktivitas belajar sehingga tercapai pembelajaran Matematika yang kondusif bagi peserta didik kejar paket C.
PERLUASAN SIFAT RANK MATRIKS BUJURSANGKAR ATAS RING KOMUTATIF DITINJAU DARI DETERMINANNYA Ismanto Ismanto
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.219 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.13

Abstract

This paper is described the properties rank of square matrices over commutative ring if connected with it’s determinant. Rank of n x n matrix over commutative ring is less than n, if it’s determinant is an element of zero divisor in R. Rank of n x n matrix over commutative ring is n, if it’s determinant is not element of zero divisor in R. Makalah ini membahas sifat-sifat rank matriks bujursangkar atas ring komutatif jika dihubungkan dengan determinannya. Rank matriks atas ring komutatif ukuran n x nlebih kecil dari n, jika determinannya merupakan anggota pembagi nol di R.Rank matriks atas ring komutatif ukuran n x nsama dengan n, jika determinannya bukan anggota pembagi nol di R.
ANALISIS MODEL MATEMATIKA PENYEBARAN PENYAKIT H1N1 DENGAN TINGKAT KEJADIAN TERSATURASI M. Ivan Ariful Fathoni
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.086 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.14

Abstract

Swine flu is an acute respiratory infection that attacks the body's organs especially the lungs. The disease is caused by Influenza Virus Type A, type H1N1. In this article constructed mathematical model of the spread of H1N1 disease. Mathematical model that created the model Susceptible, Exposed, Infective, and Treatment. The existence of behavior change and influence of infected individual density become the reason of model formation with saturation occurrence rate. From the dynamic analysis, the model has two equilibrium points, that is, a stable equilibrium free equilibrium point when the basic reproduction number is less or equal to one, and an endemic equilibrium point that exists and is stable when the basic reproduction number is greater than one. Finally, the results of the analysis prove the control of the spread of disease into a disease-free state. Flu babi adalah infeksi saluran pernapasan akut yang menyerang organ tubuh terutama paru-paru. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Influenza tipe A, jenis H1N1. Pada artikel ini dikonstruksi model matematika penyebaran penyakit H1N1. Model matematika yang dibuat yaitu model Susceptible, Exposed, Infective, dan Treatment. Adanya perubahan perilaku dan pengaruh kepadatan individu terinfeksi menjadi alasan pembentukan model dengan tingkat kejadian tersaturasi. Dari hasil analisis dinamik, model memiliki dua titik kesetimbangan, yaitu titik kesetimbangan bebas penyakit yang bersifat stabil saat bilangan reproduksi dasar bernilai lebih kecil atau sama dengan satu, dan titik kesetimbangan endemi yang eksis dan bersifat stabil saat bilangan reproduksi dasar bernilai lebih besar dari satu. Pada akhirnya, hasil analisis membuktikan adanya kontrol penyebaran penyakit menjadi keadaan bebas penyakit.
PENINGKATAN DAYA RETENSI SISWA MELALUI LESSON STUDY DENGAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING) PADA MATERI LINGKARAN Naning Kurniawati
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.999 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.15

Abstract

Lesson study (LS) is a continuous assessment activity conducted by a group of teachers / lecturers on a regular and continuous basis to test and improve the effectiveness of learning. Lesson study through planning activities, implementation (do) and reflection (see) collaboratively which aims to improve the quality of learning. Lesson Study conducted can encourage students to learn actively, creatively, precisely and fun. Lesson Study can also improve the observation capabilities in the classroom so that teachers can pay attention to the students one by one. Lesson study activities conducted at SMPN 1 Baureno aims to improve teacher competence and improve the quality of learning in the classroom. At the time of open class, learning is done by approach of PBL (Problem Based Learning) which is equipped with worksheet. The PBL (Problem Based Learning) approach or problem based learning is chosen because it can improve students retention by finding principles and formulas. According to the observer, open class activities with group discussion methods can improve students' understanding and retention of the material so that students remember longer material and can apply the formula appropriately. With Lesson Study more enjoyable learning so that students are more enthusiastic in following learning. Lesson study (LS) yaitu kegiatan pengkajian berkelanjutan yang dilakukan sekelompok guru/dosen secara berkala dan berkelanjutan untuk menguji dan meningkatkan keefektifan pembelajaran. Lesson study melalui kegiatan perencanaan (plan), pelaksanaan (do) dan refleksi (see) secara kolaboratif yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Lesson Study yang dilakukan dapat mendorong siswa belajar dengan aktif, kreatif, tepat dan menyenangkan. Lesson Study juga dapat meningkatkan kemampuan observasi di kelas sehingga guru dapat memperhatikan siswa satu persatu. Kegiatan lesson study yang dilaksanakan di SMPN 1 Baureno bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan meningkatkan mutu pembelajaran di kelas. Pada saat open class, pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan PBL (Problem Based Learning) atau pembelajaran berbasis masalah yang dilengkapi dengan lembar kerja. Pendekatan PBL (Problem Based Learning) atau pembelajaran berbasis masalah dipilih karena dapat meningkatkan daya retensi siswa dengan menemukan prinsip dan rumus. Menurut observer, kegiatan open class dengan metode diskusi kelompok dapat meningkatkan pemahaman dan daya retensi siswa terhadap materi sehingga siswa lebih lama mengingat materi dan dapat mengaplikasikan rumus dengan tepat. Dengan Lesson Study pembelajaran lebih menyenangkan sehingga siswa lebih antusias dalam mengikuti pembelajaran.
CARA BERPIKIR SISWA SEKOLAH DASAR DALAM MENYELESAIKAN SOAL OPERASI PERKALIAN Nurul Ilmiyah
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 1 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.038 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iApril.16

Abstract

Multiplication is one of the important materials taught in elementary school because it is very often found its application in everyday life. In addition, mathematical topics for higher levels still use multiplication operations. In essence the plot is a recurrent sum, but not necessarily the multiplication concept is taught in a way that depends only on repeated summations. Students need to be trained to shift from thinking adding (additive thinking) to multiplicative thinking. Multiplicative Thinking is a prerequisite for being able to solve problems involving fractions, decimal numbers, percent numbers, and comparisons. The purpose of writing this article is to identify and describe the way of thinking elementary school students, especially students in grade 3 and 4 in solving multiplication counting problems. The classification of students into the form of multiplicative or additive ways of thinking seen from the work of students then grouped based on its characteristics. Perkalian merupakan salah satu materi penting yang diajarkan pada jenjang sekolah dasar karena amat sering dijumpai penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, topik-topik matematika untuk jenjang ynag lebih tinggi masih menggunakan operasi perkalian. Pada dasarnya perklaian merupakan penjumlahan yang berulang, namun tidak seharusnya konsep perkalian diajarkan dengan cara hanya bergantung pada penjumlahan berulang semata. Siswa perlu dilatih untuk bergeser dari berpikir penjumlahan (additive thinking) ke berpikir perkalian (multiplicative thinking). Multiplicative Thinking adalah prasyarat untuk untuk dapat menyelesaikan permasalahann yang melibatkan pecahan, bilangan desimal, bilangan persen, dan perbandingan. Tujuan penulisan artikel ini adalah mengidentifikasi dan mendeskripsikan cara berpikir siswa sekolah dasar terutama siswa kelas 3 dan 4 dalam menyelesaikan soal operasi hitung perkalian. Adapun pengklasifikasian siswa ke dalam bentuk cara berpikir multiplicative atau additive dilihat dari hasil pekerjaan siswa kemudian dikelompokkan berdasarkan ciri-cirinya.
EKSPERIMENTASI PEMBELAJARAN E-LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA PADA POKOK BAHASAN ALJABAR DI SMP SE-KABUPATEN BOJONEGORO Dian Nurul Safitri
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 2 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.041 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iOctober.31

Abstract

This research aims to determine whether there is a positive influence of e-learning on mathematics learning achievement on the algebra subjects in junior high schools in Bojonegoro district. This research is a quasi-experimental research with two research variables. The dependent variable in this research is the mathematics learning achievement and the independent variable from this research is the learning model. This research was analyzed by using t-test with the analysis prerequisite test that is the normality test with the liliefors method and homogeneity test with the F test method. The result of this research is that there is a positive influence of e-learning on mathematics learning achievement on algebra subjects in junior high school in Bojonegoro district. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh positif pembelajaran e-learning terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan aljabar di SMP sekabupaten Bojonegoro. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu dengan dua variabel penelitian. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar matematika dan variabel bebas dari penelitian ini adalah model pembelajaran. Penelitian ini dianalisis menggunakan uji t dengan uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas dengan metode liliefors dan uji homogenitas dengan metode uji F. Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh pengaruh positif pembelajaran e-learning terhadap prestasi belajar matematika pada pokok bahasan aljabar di SMP sekabupaten Bojonegoro.
EFEKTIVITAS MODEL PENEMUAN TERBIMBING DENGAN MENGGUNAKAN TUGAS SUPERITEM TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MAHASISWA Novi Mayasari; Anis Umi Khoirotunnisa
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 2 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.617 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iOctober.32

Abstract

This study aims to find out "the effectiveness of guided discovery models by using super-task tasks on the development of students' mathematical problem solving abilities". This research is designed by using posttest only control which the research subject is first year students of 2018/2019 academic year. This research uses saturated sampling technique because all members of the population are used as samples. Data collection techniques in this study only use test instruments. Data analysis technique was done by using t-test. The results of the data analysis obtained that hypothesis testing in the experimental and control class obtained t calculation = 3.41 with t table = 1.67. Because t calculation > t table then H0 is rejected so that it can be concluded that the guided discovery learning model by using superchemical tasks is more effective than the direct learning model on mathematical problem-solving abilities of first-level students in school mathematics II even semester at IKIP PGRI Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “efektivitas model penemuan terbimbing dengan menggunakan tugas superitem terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa”. Penelitian ini merupakan penelitian dengan desain yang digunakan adalah posttest only control dimana subyek penelitiannya adalah mahasiswa tingkat I tahun ajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh karena semua anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini hanya menggunakan instrument tes. Teknik analisis data menggunakan uji–t. Hasil dari analisis data diperoleh uji hipotesis pada kelas eksperimen dan kontrol diperoleh thitung= 3,41 dengan ttabel = 1,67. Karena thitung > ttabel maka H0 ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran penemuan terbimbing dengan menggunakan tugas superitem lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran langsung terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika mahasiswa tingkat I pada mata kuliah matematika sekolah II semester genap di IKIP PGRI Bojonegoro.
ANALISIS DINAMIS MODEL MATEMATIKA PERTUMBUHAN JUMLAH MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA STKIP PGRI PASURUAN Wahyuni Ningsih; Rif’atul Khusniah
Journal of Mathematics Education and Science Vol. 1 No. 2 (2018): Journal of Mathematics Education and Science
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.577 KB) | DOI: 10.32665/james.v1iOctober.38

Abstract

Mathematical Models of population growth on the number of students, especially in the mathematics education program STKIP PGRI Pasuruan has been obtained. One of the purposes of this modeling was to find out the behavior of the model or system. To determine the behavior of the systems can be used dynamic analysis of the model. Therefore, a dynamic analysis of the growth model in the number of students, especially in the mathematics education program STKIP PGRI Pasuruan has been done in this article. The dynamic analysis that is used in this article is about a stability analysis around the equilibrium point of the model. Completion of the model using the Runge-Kutta method was simulated so that obtained a graphical completion of the model. Analytical and graphical systems stability analysis showed that the system was asymptotically unstable. Model matematika pertumbuhan populasi pada jumlah mahasiswa, khususnya di program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pasuruan sudah didapatkan. Salah satu tujuan dilakukan pemodelan ini adalah untuk mengetahui perilaku dari model atau sistem. Untuk mengetahui perilaku sistem dapat digunakan analisis dinamis terhadap model. Oleh karena itu, pada artikel ini dilakukan analisis dinamis terhadap model pertumbuhan jumlah mahasiswa program studi pendidikan matematika STKIP PGRI Pasuruan. Analisis dinamis yang digunakan pada artikel ini berupa analisis kestabilan sistem di sekitar titik setimbang model. Penyelesaian model menggunakan metode Runge-Kutta yang di simulasikan sehingga diperoleh bentuk penyelesaian model secara grafik. Analisis kestabilan sistem secara analitik dan grafik menunjukkan bahwa sistem tidak stabil asimtotik.