cover
Contact Name
winda lestari
Contact Email
windaump@gmail.com
Phone
+62895338646525
Journal Mail Official
windaump@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jenderal A. Yani 13 Ulu, Seberang Ulu II, Palembang (30263), Indonesia
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Ad-Man-Pend (Jurnal Administarsi Manajemen Pendidikan)
ISSN : 27225194     EISSN : 27227790     DOI : https://doi.org/10.32502/amp.v3i2
Core Subject : Education,
Focus : Jurnal ini fokus pada bidang ilmu Administrasi Manajemen Pendidikan. Scope : Ruang lingkup jurnal ini antara lain kajian ilmu administrasi, maanajemen pendidikan, belajar dan pembelajaran, ilmu perkantoran dan pratek perkantoran, ilmu manajemen dan perkantoran, bimbingan konseling, keuangan sekolah, kepemimpinan, dan kewirausahaan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 26 Documents
KONTRIBUSI PENGELOLAAN FASILITAS TERHADAP MUTU PEMBELAJARAN SISWA di SMK SWASTA KECAMATAN CIBINONG KABUPATEN BOGOR Apriyani, Helina
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.1047

Abstract

Penelitian ini berjudul : “Kontribusi Pengelolaan Fasilitas Terhadap Mutu Pembelajaran Siswa di SMK Swasta Wilayah Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor (Studi deskriptif analitik tentang perencanaan, penggunaan dan pengawasan fasilitas)”. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket tertutup. Yang menjadi sumber data dalam penelitian ini adalah 52 orang guru. Analisis data dilakukan dengan teknik statistik: analisis koefisien korelasi, signifikasi korelasi, koefisien determinasi dan koefisien regresi. Pengelolaan fasilitas mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap mutu pembelajaran siswa. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar 0.76. Apabila dikonsultasikan dengan tabel batas nilai korelasi, angka tersebut berkategori “kuat”, yaitu terletak pada rentang 0.66-0.79. Dari hasil perhitungan uji signifikansi, thitung (6.249) ttabel (2,021), artinya signifikan. Koefisien Determinasi (KD) menunjukan bahwa pengelolaan fasilitas terhadap mutu pembelajaran siswa sebesar 58.98%, sedangkan sisanya dipengaruhi dari faktor lain seperti kompetensi guru, kurikulum dan sebagainya.
DESAIN MODEL PEMBELAJARAN KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM) PLUS DI SMA MUHAMMADIYAH 1 PALEMBANG Dewi, Nurmala
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.1060

Abstract

Penelitian ini bertujuan menginvestigasi desain model pembelajaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Plus di SMA Muhammadiyah 1 Palembang tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan cara observasi, wawancara, studi dokumentasi dan dilanjutkan dengan triangulasi.Sumber data didapatkan dari hasil wawancara langsung dengan salah satu pengajar yang ada di sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palembang. Sedangkan Instrumen yang digunakan adalah peneliti itu sendiri. Berdasarkan hasil wawancara peneliti bahwa kegiatan KBM Plus di sekolah tersebut memiliki keunggulan tersendiri yang dapat membantu siswa dalam menghadapi ujian-ujian disekolah.
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN PENINGKATAN KINERJA GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI 3 RAMBUTAN Diana, Nani
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.1061

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan peran SD Negeri 3 Rambutan sebagai salah satu sekolah proyek percontohan pendamping Kurikulum 2013. Penelitian ini berfokus pada bagaimana kepemimpinan kepala sekolah dan kinerja guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepemimpinan Kepala Sekolah dan kinerja guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan diskriptif dengan metode kualitatif, hasil yang diperoleh adalah kepemimpinan yang baik yang dilakukan secara demokratis dan kinerja guru yang profesional, ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai dapat menerapkan kurikulum 2013 dengan baik. Kesimpulan penelitian ini bahwa kepemimpinan kepala sekolah yang baik dan kinerja guru yang profesional dapat mengimplementasikan kurikulum 2013 dengan efektifitas tinggi. Implementasi kurikulum 2013 sangat tergantung dari kepemimpinan kepala sekolah, kinerja guru dan sarana prasarana yang memadai. Untuk menjalankan program ini, penulis memberikan saran: 1)Kepemimpinan Kepala sekolah dilaksanakan sesuai situasional dan transformasional; 2) guru harus memiliki kompetensi dan profesionalitas; 3) Pelaksanaan kurikulum 2013 hendaknya disiapkan secara matang sehubungan dengan pola pikir guru, buku teks guru , buku teks siswa dan administrasi penilaian yang lengkap untuk melaksanakan pendekatan saintifik dan penilaian autentik; 4)Jumlah rombongan belajar harus ideal ditunjang dengan sarana prasarana yang memadai supaya tercapai target dan efektifitas kurikulum 2013.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (MBS) DALAM UPAYA PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI SMA 1 MUHAMMADIYAH KOTA PALEMBANG Sairi, Asril; Safrizal, M
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.1062

Abstract

Sebagian besar kualitas rendah disebabkan oleh manajemen dan kebijakan pendidikan yang buruk. Sekolah warga hanyalah implementasi kebijakan yang telah mengatur atasannya. Adanya manajemen berbasis sekolah, masalah terkait pendidikan yang diharapkan dapat teratasi. Sekolah-sekolah pemberdayaan dengan memberikan otonomi yang lebih besar, selain menunjukkan sikap Pemerintah terhadap tuntutan respon masyarakat juga merupakan sarana untuk meningkatkan efisiensi, kualitas, dan pendidikan yang adil. Penekanan pada aspek-aspek dari sifatnya adalah kepatuhan mendalam dan bersyarat dengan masalah yang dihadapi dan politik yang dianut oleh Pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk memperjelas pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dalam peningkatan pendidikan di SMA Negeri 1 Muhammadiyah Palembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatf melalui penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasilnya membawa tentang adanya implementasi manajemen berbasis sekolah di SMA 1 Muhammadiyah Palembang, antara lain: 1) sekolah memiliki kemandirian dalam mengembangkan sumber daya manusia. 2) menumbuhkan rasa tanggung jawab sekolah warga dalam menjalankan tugas dan fungsinya. 3) pengembangan kreativitas sekolah dalam melaksanakan program. 4) prestasi yang diperoleh sekolah. Setelah pelaksanaan program peningkatan pendidikan di SMA Muhammadiyah Palembang 1, terus mengalami peningkatan prestasi akademik dan non akademik. 5) meningkatkan akuntabilitas di sekolah memiliki lulusan yang diserap di PTN terpisah.
EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK MODELING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SMA NEGERI 8 PALEMBANG Fauzi, Taty
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.953

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena motivasi belajar siswa  rendah  ditandai dengan aktivitas belajar di kelas pasif dan pemahaman terhadap materi yang disampaikan guru direspon kurang optimal sehingga siswa tidak bertanya dan tidak bisa menjawab pertanyaan dari guru mata pelajaran. Dalam proses belajar untuk mempercepat proses pemahaman guru perlu memperhatikan kondisi emosi peserta didik , karena diyakini bahwa emosi dapat membuat pembelajaran bertahan lama dalam proses penyimpanannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah layanan bimbingan kelompok dengan teknik modeling efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen. Subjek penelitian siswa kelas XI IPS  SMA Negeri 8 Palembang tahun pelajaran 2017/2018. Subjek dipilih berdasarkan kriteria yaitu siswa yang motivasi belajarnya rendah sebanyak 10 orang  dipilih berdasarkan skor terendah hasil pretest yang diberikan melalui konseling kelompok dengan menggunakan teknik modeling. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan uji-t diperoleh ttabel dengan dk = 10 – 1 = 9 dengan taraf signifikan 5% diperoleh ttabel = 1,83 dan thitung =7,05. Berdasarkan nilai thitung = 7,05 > ttabel = 1,83. Artinya penggunaan teknik modeling berpengaruh dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
PENGARUH SIKAP BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 2 KELUANG KABUPATEN MUSI BANYUASIN Samsilayurni, Samsilayurni; Sumarni, Sumarni
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.954

Abstract

Untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, dibutuhkan sumber daya manusia unggul agar dapat mengembangkan potensi yang dimiliki siswa, terutama dalam membangkitan dan memotivasi sikap belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh sikap belajar terhadap hasil belajar siswa. Berdasarkan analisis penelitian, dimana variabel sikap belajar (X) memperoleh jumlah skor 3372 dan variabel prestasi belajar (Y) memperoleh jumlah skor 3368. dan nilai rhitung yang didapat dari hasil perhitungan lebih besar daripada nilai rtabel (0,7022?0,2542) maka Ha diterima dan Ho ditolak. Sedangkan thitung lebih besar dari ttabel (6,314?1,682), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh sikap belajar,  terhadap prestasi belajar siswa, jadi dapat disimpulkanbahwa: semakin tinggi sikap belajar maka akan semakin tinggi pula prestasi belajar siswa.
ANALISIS INSTRUMEN TES SOAL PILIHAN GANDA UJIAN SEKOLAH (US) MATA PELAJARAN AL ISLAM KELAS XII SMA MUHAMMADIYAH SE-KOTA PALEMBANG Amrullah Amrullah
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i1.956

Abstract

Proses pendidikan diselenggarakan dengan berbagai bentuk seperti pendidikan formal dan pendidikan non formal, dalam setiap tahapannya pendidikan akan mengadakan evaluasi untuk mengetahui hasil yang telah dicapai peserta didiknya, karena evaluasi tersebut memberikan dampak terhadap proses pembelajaran yang telah di laksanakan, baik bagi peserta didik itu maupun bagi tenaga pendidik Evaluasi merupakan bagian yang penting dalam pembelajaran, karena sebagai alat pengukur keberhasilan dari proses pembelajaran yang dilakukan. Selain itu, evaluasi juga bertujuan untuk mencari dan menemukan berbagai faktor yang menyebabkan keberhasilan dan ketidak berhasilan peserta didik setelah mengikuti proses pendidikan, dengan demikian akan ditemukan titik terang sebagai jalan keluar untuk perbaikan dalam pelaksanaan pendidikan diwaktu mendatang. Dalam hal ini guru dituntut harus mampu merencanakan, memproses, dan mengevaluasi pembelajaran, seperti membuat soal-soal untuk evaluasi, semakin baik para guru membuat soal-soal evaluasi, maka semakin baik pula kualitas pembelajaran dari mata pelajaran yang diampunya. Maka dari itu perlu diadakan analisis mengenai instrument pembuatan butir soal yang telah dibuat oleh para guru dalam mengevaluasi peserta didiknya. Analisis soal tersebut bertujuan untuk mengidentifikasi soal-soal yang baik, kurang baik, dan soal soal yang tidak layak.diberikan kepada peserta didik. Dengan menganalisis soal-soal tersebut dapat diperoleh informasi tentang kejelekan sebuah soal dan petunjuk untuk mengadakan perbaikan, guru akan mendapatkan umpan balik dari apa yang telah disampaikannya kepada para peserta didik, guru harus benar-benar teliti dalam pembuatan instrumen evaluasi, bila tidak demikian alat ukur atau pemberian nilai dari guru kepada peserta didik akan menjadi kurang baik, dengan tidak langsung mutu pendidikan dapat terlihat dari para guru dalam membuat soal-soal evaluasi tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SISWA SMK DALAM PEMILIHAN JURUSAN DI SMK PGRI TANJUNG RAJA Rasyid, Abdul
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i2.1572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang faktor-faktor yang mempengaruhi siswa SMK dalam pemilihan jurusan di SMK PGRI Tanjung Raja. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilaksanakan di SMK PGRI Tanjung Raja kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli- Oktober 2017.  Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data berasal dari informan utama (siswa), dan informan pendukung (guru dan orang tua peserrta didik) serta arsip dan dokumen sekolah yang mendukung penelitian. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data interaktif yang terdiri dari tiga kegiatan yang saling berinteraksi, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, diperoleh informasi bahwa bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi siswa SMK dalam pemilihan jurusan di SMK PGRI Tanjung raja, antara lain: 1) pertimbangan minat dan hobby terhadap program keahlian yang diampu; 2) pertimbangan peluang kerja dari masing-masing program keahlian; 3) pengaruh rekan sejawat; 4) pertimbangan nilai hasil tes saat masuk SMK ; 5) media untuk mendapatkan ijazah kelulusan; dan 6) gender. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka peneliti menyarankan: bagi siswa,  sebaiknya sebelum melakukan pemilihan jurusan harus berkonsultasi kepada orang tua dan  bagi sekolah, bagi SMK PGRI Tanjung Raja sebaiknya melakukan tes bakat dan minat disamping tes akademik untuk memilih jurusan bagi calon peserta didik.
PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU SD NEGERI SE-KECAMATAN AIR KUMBANG KABUPATEN BANYUASIN Imah, Cik
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i2.1573

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pelaksanaan supervisi kepala sekolah SD Negeri sekecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin; (2) kinerja guru SD Negeri sekecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin; dan (3) pengaruh pelaksanaan supervisi kepala sekolah terhadap kinerja guru SD Negeri sekecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian “ex post facto”. Subyek penelitian ini adalah para guru SD Negeri sekecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin yang berjumlah 74 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Analisis data menggunakan analisis deskiptif kuantitatif. Selanjutnya penyajian data menggunakan teknik tabulasi atau persentase jawaban dari keseluruhan responden. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Pelaksanaan supervisi kepala sekolah yang mencakup persiapan mengajar, penggunaan metode dan instrumen, dan penentuan prosedur evaluasi dan pemanfaat hasil evaluasi tingkat ketepatannya dalam kategori “baik”; (2) Kinerja guru yang mencakup penyusunan RPP, membuka pembelajaran, proses pembelajaran, penutupan pembelajaran, evaluasi hasil proses belajar, dan evaluasi pembelajaran tingkat ketepatannya dalam kategori “baik”; dan (3) pelaksanaan supervisi kepala sekolah memberikan sumbangan efektif sebesar 79% terhadap kinerja guru.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PEMBELAJARAN PADA MATA PELAJARAN AL ISLAM DI SMA MUHAMMADIYAH 2 BUKIT KECIL PALEMBANG Ramadhan, Nur
Ad-Man-Pend : Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 2 (2018): Ad-Man-Pend: Jurnal Administrasi Manajemen Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/amp.v1i2.1574

Abstract

Berdasarkan pembahasan penelitian yang telah dilakukan, maka hasil penelitian ini memberikan gambaran: Pertama, perencanaan pembelajaran pada mata pelajaran Al Islam di SMA Muhammadiyah  2 Bukit Kecil Palembang pada dasarnya sudah melaksanakan prosedur perencanaan dalam kegiatan pembelajaran yang meliputi: membuat program tahunan, membuat program semester, membuat rencana pelaksanaan pembelajaran, rencana bahan ajar, alat evaluasi, dan silabus. Silabus dan RPP sudah sesuai, relevan, dan jelas, karena memenuhi standar dan sesuai dengan acuan KTSP. Kedua, Pelaksanaan pembelajaran pada mata pelajaran Al Islam di SMA Muhammadiyah 2 Bukit Kecil Palembang, sudah melaksanakan dengan baik yang meliputi: kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan penutup dapat dilakukan dengan urut sesuai dengan apa yang telah disusun pada RPP, begitu juga penggunaan waktu, pemilihan metode, media telah disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. Dengan hal ini, dalam melaksanakan kegiatan proses pembelajaran sudah berjalan dengan baik sesuai dengan yang diharapkan. Ketiga, evaluasi pembelajaran pada mata pelajaran Al Islam di SMA Muhammadiyah 2 Bukit Kecil Palembang, dalam penilaian pembelajaran yang dilaksanakan sudah baik. Tenaga pendidik dalam menjalankan tugas sudah menerapkan sifat rasa keadilan, obyektivitas, berkelanjutan, transpran dan berkesinambungan. Prinsip-prinsip dalam penilaian pembelajaran ini sangat dipandang perlu, karena merupakan langkah awal dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Page 1 of 3 | Total Record : 26