cover
Contact Name
Yana Setiawan
Contact Email
yanasetiawan@upi.edu
Phone
+6285722670850
Journal Mail Official
gunahumas@upi.edu
Editorial Address
Gedung University Center Lantai 1. Jl. Dr. Setiabudhi No 229 Bandung 50154
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Gunahumas
ISSN : 27742822     EISSN : 26551551     DOI : https://doi.org/10.17509/gunahumas
Core Subject : Education, Social,
Gunahumas with registered number 2655-1551 (Print) and 2774-2822 (Online) is published by Kantor Hubungan Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia. It is published twice a year. Jurnal Gunahumas Journal is a journal that publishes the work of researchers and practitioners in the field of Public Relations. Articles submitted and will be published will be assessed by bild reviewers gradually. Scope of the article to be written include: (1) Philosophical Studies Public Relations (2) Philosophical Studies Human Relationship (3) Relationship Public Relations Resources (4) Media Human Relationship (5) Public Relations Communication Systems (6) Digital Public Relations Research (7) Publication and Public Relations Policy (8) Public Relations Organization (9) Modernization of Public Relations (10) Public relations in the fields of Education, Science and Technology
Articles 54 Documents
KOMUNIKASI BERBANTUAN APLIKASI LECTORA TERHADAP KETERAMPILAN ASUHAN KEHAMILAN DI PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN STIKes KARSA HUSADA GARUT Hanriyani, Fitri; Hamdani, Nizar Alam; Hernawan, Hudiana
Gunahumas Vol 2, No 2 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ditemukan masalah masih rendahnya kompetensi mahasiswa dalam pemeriksaan HB dengan metode sahli dalam mata kuliah asuhan kehamilan di program studi D-III Kebidanan STIKes Karsa Husada Garut. Teknologi multimedia mampu meberikan kesan yang besar dalam bidang komunikasi dan pendidikan karena dapat mengintegrasikan teks, grafik, animasi, audio dan video. Multimedia telah mengembangkan proses pengajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan pembelajaran berbasis multimedia interaktif berbantu aplikasi lectora terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa pada pembelajaran asuhan kehamilan di program studi D-III Kebidanan STIKes Karsa Husada Garut. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian Eksperimen posttes only berupa intervensi teknik pembelajaran menggunakan multimedia berbantu aplikasi lectora untuk mengetahui pengaruhnya terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa pada pembelajaran asuhan kehamilan. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Tingkat I semester II program studi D-III Kebidanan STIKes Karsa Husada Garut dengan jumlah sample 44 mahasiswa ditentukan dengan rumus teknik sampling slovin. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai R=0.694 hal ini menunjukan besarnya koefisien korelasi dengan besar pengaruh ditunjukkan oleh R Square (R2) sebesar 0.482. Koefisien korelasi ini termasuk ke dalam kategori kuat. Pembelajaran berbasis multimedia interaktif berbantu aplikasi lectora berpengararuh positif dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa pada pembelajaran asuhan kehmailan. Rekomendasi: Disarankan penelitian dan pengembangan produk penelitian lebih lanjut pada meteri yang lebih luas untuk mengetaui pengaruhnya terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa.Kata Kunci : Komunikasi’ Interaktif Lectora; peningkatan kompetensi; MahasiswaABSTRACT Found the problem is still low student competence in HB examination with sahli method in pregnancy care subject in STIKes Kart Husada Garut Dental Study Program. Multimedia technology is able to give a great impression in the field of communication and education because it can integrate text, graphics, animation, audio and video. Multimedia has developed a teaching process. The purpose of this study is to determine the effect of the application of interactive multimedia-based learning assisted lectora application to increase student competence on learning of pregnancy care in the program D-III Obstetrics STIKes Karsa Husada Garut. The method used in this research is quantitative method with research design Posttes only experiment in the form of learning technique intervention using multimedia assisted lectora application to know its influence to increase student competence on learning of pregnancy care. Population in this research is all students of Level I semester II of D-III Obstetrics of STIKes Karsa Husada Garut with total sample of 44 students determined by slovin sampling technique formula. The result of this research shows that the value of R = 0.694 indicates the magnitude of correlation coefficient with big influence shown by R Square (R2) of 0.482. This correlation coefficient belongs to the strong category. Interactive multimedia-based learning assisted lectora application positive effect in improving students' competence on learning care kemmailan. Recommendation: It is advisable to research and develop further research products on a broader meteri to know its effect on increasing student competence.Keywords : Communication; Lectora Interactive Multimedia; Increased competence’ Student
PENGARUH GADGET TERHADAP POLA INTERAKSI SOSIAL DAN KOMUNIKASI SISWA Syahyudin, Dindin
Gunahumas Vol 2, No 1 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kemajuan dibidang teknologi adalah suatu keniscayaan yang tidak bisa kita hindari. Kemajuan teknologi ini sangat membantu siswa mencari dan mendapatkan ilmu dengan cepat dan Belajar pun bisa dilaksanakan dimana saja dan kapan saja dengan bantuan alat komunikasi yang canggih.Tetapi disamping manfaat yang bisa diperoleh dari penggunaannya, muncul pula dampak negatif seperti munculnya rasa malas untuk melakukan aktifitas sosial dan menyebabkan turunnya daya konsentrasi terutama disaat belajar yang tak sedikit membuat anak menjadi tertekan serta terpisah dari lingkungan sosialnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana dampak yang diakibatkan dari penggunaan gadget terhadap pola komunikasi dan interaksi sosial dikalangan siswa SMP Negeri 5 Tarogong Kidul Garut pada tahun pelajaran 2019-2020. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan dampak negatif dari penggunaan gadget yang dialami oleh siswa berupa malas beraktifitas, kelelahan fisik, kecanduan yang mengakibatkan pengeluaran uang untuk membeli pulsa, konsentrasi belajar berkurang dan bentuk kenakalan lainnya. Dampak negatif yang paling tinggi adalah malasnya siswa beraktifitas sosial sebesar 81.81% dan berkurangnya daya konsentrasi siswa yang bahkan mencapai 100% dari total siswa pengguna gadget yang diberikan kuesioner tersebut. Kata kunci : Pengaruh Gadget; Pola Interaksi; Komunikasi Abstract The advancement of technology is a necessity that we cannot avoid. This technological advancement really help students find and gain knowledge quickly and learning can be carried out anywhere and at any time with the help of sophisticated communication tools. But besides the benefits that can be obtained from its use, the negative impacts such as the emergence of laziness to do social activities arise and cause a decrease in the power of concentration, especially when learning that make students become depressed and separated from their social environment. The purpose of this research is to determine the extent of the impact resulting from the use of gadgets on communication patterns and social interactions among students of SMP Negeri 5 Tarogong Kidul Garut in the academic year 2019-2020. The research method used is quantitative descriptive and questionnaire as a research instrument. The results showed the negative impact of the use of gadgets experienced by students in the form of lazy to do activities, physical exhaustion, addiction that resulted in spending money to buy credit, reduced learning concentration and other forms of delinquency. The highest negative impact is the laziness of students with social activities of 81.81% and the reduced of students’concentration who even reach 100% from the total students of gadget users given the questionnaire. Keywords : Effects of Gadgets; Patterns of Interaction; Communication
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran I-Spring Presenter Untuk Meningkatkan Kemampuan Tahfizh Al-Qur’an Di Pesantren Persis Tarogong Ishak, Dede; Suherman, Uman; Maskur, Maskur
Gunahumas Vol 3, No 1 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Perbedaan kemampuan menghafal Al-Qur’an antara  menggunakan media pembelajaran I-Spring Presenter dan menggunakan metode konvensional, 2) Peningkatan kemampuan tahfizh Al-Qur’an pada penggunaan media pembelajaran I-Spring Presenter, dan 3) Efektivitas penggunaan media pembelajaran I-Spring Presenter berdasarkan aspek-aspek tahfizh Al-Qur’an. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengarah pada teknik korelasional dan dapat digolongkan ke dalam jenis penelitian eksperimen dan penelitian korelasional, dimana melalui penelitian ini diharapkan diperoleh gambaran tentang variabel-variabel penelitian. untuk menguji keefektifan penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi Experiment Design. Dengan demikian hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa: 1) Terdapat perbedaan kemampuan dalam menghafal Al-Qur’an, antara tahfizh Al-Qur’an menggunakan media pembelajaran I-Spring Presenter dengan menggunakan metode konvensional rata-rata pada kategori sedang dengan hasil lebih baik pada penggunaan I-Spring Presenter. 2) Terdapat peningkatan kemampuan tahfizh Al-Qur’an dengan menggunakan media pembelajaran I-Spring Presenter pada kategori sedang sebanyak 89 %. 3) Penggunaan media pembelajaran I-Spring Presenter mampu meningkatkan kemampuan tahfizh Al-Qur’an secara efektif pada aspek: kelancaran, tajwid, dan kefashihan. Dari hasil tersebut dapat direkomendasikan sebagai berikut: 1) Diharapkan pihak pesantren dapat menggunakan media I-Spring Presenter pada program tahfizh Al-Quran peserta didik, pihak pesantren dapat memfasilitasi ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran tahfizh Al-Quran. 2) Penggunaan media pembelajaran I-Spring presenter terbukti  lebih baik dalam meningkatkan kemampuan tahfzh Al-Qur’an sehingga media pembelajaran ini dapat digunakan oleh pendidik dan peserta didik dalam program tahfizh di Pesantren dan 3) Penggunaan media pembelajaran I-Spring presenter terbukti efektif untuk meningkatkan kemampuan tahfizh Al-Quran seluruh peserta didik pada tiga aspek sehingga dapat dikembangkan metode yang lebih baik lagi oleh peneliti selanjutnya pada aspek makhorijul huruf, shifatul huruf dan konsistensi hafalan Al-Qur’an.Kata Kunci: Media Pembelajaran I-Spring Presenter, Kemampuan Tahfizh Al-Qur’an AbstractThe purpose of this research is to find out: 1) The difference in the ability to memorize the Qur'an between using I-Spring Presenter learning media and using conventional methods, 2) Increasing the ability of Al-Qur'an tahfizh on the use of I-Spring Presenter learning media, and 3) Effectiveness of the use of learning media I -Spring Presenter based on aspects of the Qur'an's tahfizh. While the method used in this study is to lead to correlational techniques and can be classified into types of experimental research and correlational research, through which this research is expected to obtain an overview of the research variables. to test the effectiveness of this study using an experimental method with a Quasi Experiment Design. Thus the research results obtained indicate that: 1) There is a difference in the ability to memorize the Al-Qur'an, between tahfizh Al-Qur'an using the I-Spring Presenter learning media using conventional methods on average in the medium category with better results on the use of I-Spring Presenter. 2) There is an increase in the ability of the Qur'an's tahfizh by using the medium of I-Spring Presenter learning in the medium category by 89%.3) The use of the I-Spring Presenter learning media is able to effectively increase the ability of the Qur'an's tahfizh on aspects: fluency, recitation, and fluency. From these results it can be recommended as follows1) It is hoped that the pesantren can use the I-Spring Presenter media in the students' Al-Quran tahfizh program, the pesantren can facilitate the availability of facilities and infrastructure for Al-Quran tahfizh learning. 2) The use of the I-Spring learning media presenter is proven to be better in improving the ability of the Qur'anic tahfzh so that this learning media can be used by educators and students in the tahfizh program at Islamic Boarding Schools and 3) The use of the I-Spring learning media presenter has proven to be effective in improving the ability of Al-Quran tahfizh of all students on three aspects so that a better method can be developed by the next researcher on the aspects of makhorijul letters, shifatul letters and the consistency of memorizing the Qur'an.Keywords: Learning Media I-Spring Presenter, Ability of Tahfizh Al-Qur'an  
Peningkatan Kompetensi Dan Kinerja Tenaga Pendidik Paud Melalui Komunikasi Efektif Kusnaeni, Renni
Gunahumas Vol 1, No 2 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian tentang “Peningkatan Kompetensi dan Kinerja Tenaga Pendidik PAUD melalui Komunikasi Efektif di Kota Bandung dilatarbelakangi oleh kenyataan menjamurnya lembaga PAUD yang didirikan oleh masyarakat dalam upaya menyukseskan program pemerintah yang disebut PAUDISASI. Oleh karena itu penelitian ini disusun untuk mengetahui gambaran tentang peningkatan kompetensi dan kinerja pendidik melalui komunikasi efektif di lembaga PAUD meliputi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Adapun metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi terhadap program pengembangan kompetensi dan kinerja tenaga pendidik di PAUD Al-Jannah dan Psy Center Kota Bandung menunjukkan: 1) Perencanaan program disusun dengan baik; 2) Pelaksanaan program dilakukan oleh semua stakeholder disertai sosialisasi, pengarahan, pencatatan dan pengawasan dari kepala lembaga; 3) Evaluasi program dilakukan oleh yayasan, kepala lembaga secara komunikatif 4) Faktor pendukung berupa tersedianya sarana berbasis IT serta buku-buku panduan kurikulum, adanya alokasi anggaran (walau relatif terbatas), serta mayoritas guru berkualifikasi pendidikan S1. Adapun faktor penghambatnya adalah masih adanya guru yang belum memahami pentingnya pengembangan kompetensi dan kinerja, serta belum terbiasanya guru menghadapi rambu-rambu regulasi yang dilakukan. Kata kunci: kompetensi, kinerja, tenaga pendidik PAUD, komunikasi efektif Abstract The research on "Improving Competency and Performance of PAUD Educators through Effective Communication in Bandung is motivated by the reality of the proliferation of PAUD institutions established by the community in an effort to succeed a government program called PAUDISASI. Therefore this research is structured to find a picture of increasing the competence and performance of educators through effective communication in PAUD institutions including planning, implementation, evaluation and supporting and inhibiting factors. The method used is descriptive qualitative analysis. The results of observations, interviews and documentation studies on the competency development program and the performance of educators in Al-Jannah PAUD and the Bandung City Psy Center show: 1) Program planning is well structured; 2) Program implementation is carried out by all stakeholders accompanied by socialization, direction, recording and supervision from the head of the institution; 3) Program evaluation is carried out by the foundation, the head of the institution communicatively 4) Supporting factors such as the availability of IT-based facilities and curriculum guide books, the existence of budget allocations (although relatively limited), and the majority of teachers qualified with S1 education. The inhibiting factor is that there are still teachers who do not understand the importance of d Keywords: competence, performance, PAUD educators, effective communication
Literasi Digital, Sebuah Tantangan Baru Dalam Literasi Media Restianty, Ajani
Gunahumas Vol 1, No 1 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Seiring dengan perkembangan komunikasi dan teknologi informasi, diiringi dengan pesatnya teknologi digital, kesadaran dan kemampuan bermedia. Literasi media dan literasi digital merupakan pendekatan yang memiliki fokus analisis kritis terhadap konten dari pesan media. Paparan berbagai macam informasi dari media membuat kebanyakan orang kebingungan mana informasi yang bermanfaat dan mana yang tidak. Maka dengan adanya fenomena tersebut, pengetahuan literasi media sangat dibutuhkan sebagai modal bagi khalayak untuk memiliki kemampuan dalam memilah dan mengevaluasi isi media dengan tajam dan teliti sehingga mampu memanfaatkan isi media sesuai dengan kebutuhannya. Setiap orang harus memiliki tanggung jawab atas penggunaan teknologi untuk berinteraksi atau berkomunikasi dalam kehidupannya sehari-hari. Menangani beraneka informasi, kemampuan dalam menafsirkan pesan dan berkomunikasi secara efektif dengan orang lain merupakan berbagai kemampuan dalam literasi digital. Adanya proses menciptakan, mengolaborasi, mengkomunikasikan berdasarkan etika, memahami kapan dan bagaimana menggunakan teknologi secara efektif merupakan kompetensi digital yang dibutuhkan saat ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif karena penelitian ini mendalami fenomena perkembangan literasi digital sebagai salah satu tantangan baru dalam literasi media. Metode pengumpulan data yang dilakukan ialah observasi dan studi dokumentasi. Literasi media melibatkan pemahaman, cara menafsirkan, tingkat analisis kritis dan penyusunan kesimpulan dari teks untuk menjadi subjek penelitian pada berbagai bidang mulai dari komunikasi, sastra, budaya, ekonomi, sejarah, pengetahuan umum dan tentunya kajian media. Dalam literasi digital, pesan di media dikonstruksi sedemikian rupa sehingga mampu berfungsi maksimal dalam situasi komunikasi yang lebih kompleks sekalipun. Literasi digital memiliki skala yang lebih luas dan biasanya membahas isu penting. Pendidikan literasi digital dapat dimulai dari mengasah keterampilan dalam membaca konten, dengan rajin membaca konten, maka penggunaan literasi digital untuk pemahaman konten akan lebih kritis. Komunikasi saat ini mengimplikasikan tidak hanya pada bagaimana sebuah teks dibuat, melainkan melibatkan proses pemilihan, pengaturan, filterisasi dan bagaimana cara merangkai kembali informasi yang sudah diterima. Fenomena teknologi digital semakin menguatkan bagian dasar dari literasi digital yaitu bagaimana mendapatkan informasi dan menghubungkannya dengan konteks yang akan dibuat. Sebagai warga negara yang bertanggung jawab, maka diperlukan pemahaman yang lebih luas tentang akses, analisis, evaluasi kritis dan pembuatan konten yang lebih mengarah pada perkembangan media baru. Kata Kunci: Literasi media, literasi digital, internet, media sosial
Implementasi Model Pembelajaran Mobile Learning Berbasis Android dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Bahasa Inggris: Degrees of Comparison Setiawati, Linda; Purosad, Apip; Darmawan, Deni
Gunahumas Vol 3, No 2 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini telah dilaksanakan selama dua bulan, yakni bulan April dan Mei 2019. Selama dua bulan itu yang dilakukan oleh peneliti adalah menyerahkan surat izin penelitian ke sekolah yang dituju, menentukan observer penelitian, menentukan sampel dan populasi, menyiapkan silabus, RPP, media model pembelajaran mobile learning yang berbasis android, instrumen soal, dan instrumen lembar jawaban. Kemudian dilakukan pretest untuk mengukur kemampuan siswa sebelum mengikuti proses pembelaaran baik aspek pengetahuan maupun aspek keterampilan, setelah itu dilaksanakan proses pembelajaran di mana kelas eksperimen diterapkan model pembelajaran mobile learning yang berbasis android sedang di kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional, dan pada pertemuan berikutnya dilaksanakan posttest di kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan dengan menggunakan instrument soal aspek pengetahuan dan keterampilan yang sama. Dan dari hasil pretest dan posttest didapatkan hasil prestasi yang sangat berbeda antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, di mana kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran mobile learning yang berbasis android mendapatkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol yang menggunakan model konvensional. Menelaah dari hasil tersebut peneliti dapat menyimpulkan bahwa model pembelajaran mobile learning yang berbasis android dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pelajaran Bahasa Inggris dan model pebelajaran mobile learning direkomendasikan oleh peneliti sebagai model pembelajaran yang cocok digunakan dalam proses pembelajaran baik Bahasa Inggris maupun pelajaran lainnya.
THE ACTION OF FOOTBALL SUPPORTERS IN SUSTAINING SPORTS STADIUM Anshari, Faridhian
Gunahumas Vol 1, No 2 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT The sports stadium is an important element in organizing a football match. From a number of negative cases related to the behavior of football supporters in Indonesia, the story of the destruction of stadium facilities by the supporter is quite often become the headline in various media. One of the major  events that occurred was the destruction of the Gelora Bung Karno National Stadium (GBK) facilities in the 2018 Presidential Cup final by some individuals who were thought to be supporters of the Persija Jakarta club. The biggest problem is, the stadium facilities are still in trial after renovation and  will be prepared for the 2018 ASIAN Games. Encouraged by the guilty pleasure, Jakmania as Persija  Jakarta's Supporters took an independent initiative by raising the #JagaGBK movement without any interference with the club's managerial. The purpose of this campaign is to maintain the surrounding  environment and sports facilities inside the GBK stadium. This grassroots movement involves all  Jakmania who are estimated around 45,000 people from 66 Regional Coordinators. The purpose of  this study is to understand the use of campaign techniques carried out by Jakmania in performing the  #JagaGBK campaign. This study used a qualitative approach with data collection techniques through  in-depth interviews with three resource persons: the main chairperson of Jakmania, the Jakmania  board of trustees, and the Head of branch Jakmania East Jakarta. This research resulted in findings  related to strategies in assembling member participation, similarity goal associations, efforts to unite  (integrative), giving rewards, delivering messages, gaining empathy, and giving coercion to members  who are not involved in running #JagaGBK campaigns. This research is expected to find a  formulation that can be an inspiration for other campaigns which held by the football supporters, specially regarding environmental preservation and the sports facilities.Keywords: Supporters, Football, Campaign #JagaGBK, Jakmania, and Persija Jakarta.
Pengelolaan Kampanye Politik Pasangan Sabdaguna Melalui Pagelaran Wayang Golek dalam Pemilukada Kabupaten Bandung Periode 2016-2021 Yogaswara, Yogaswara; Setianti, Yanti; Subekti, Priyo
Gunahumas Vol 1, No 1 (2018): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Wayang golek telah menjadi media komunikasi masyarakat sunda di dalam berbagai tingkatan usia penontonnya. Sebagian besar masyarakat sunda di Jawa Barat tak memungkiri bahwa wayang golek sebagai media komunikasi masyarakat yang sangat populer sejak lama. Begitupula pertunjukan wayang golek masih digemari oleh masyarakat Kabupaten Bandung sebagai media hiburan rakyat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian mengemukakan bahwa pada tahap pengelolaan kampanye yaitu perencanaan dan pelaksanaan kampanye melalui wayang golek. pada tahap perencanaan tim kampanye Sabdaguna telah melakukan perencanaan dari mulai pendanaannya yang relatif tidak terlalu mahal, konsolidasi antar partai dan masyarakat yang bagus, segmentasi dan sasaran yang sesuai dengan kecintaan akan budaya kesenian wayang golek, dan positioning yang dapat melekat di masyarakat yaitu sabilulungan. Karena perencanaan kampanye tersebut, maka penulis menilai bahwa mereka sudah melakukan fact finding secara objektif. Pada tahap pelaksanaan kampanye, seluruh kegiatan Wayang Golek telah mengkampanyekan program sabilulungan Raksa Desa dengan baik. Hal ini dapat dilihat dari pesan-pesan verbal dan non verbal pada pagelaran wayang golek yang dikemas dengan menarik dan mudah diingat, sesi dialog dengan bahasa daerah yang interaktif terkesan kedekatan terhadap masyarakat, dan atribut Sabilulungan sebagai bentuk simbolisasi Sabdaguna. Persuasi politik yang dijalankan oleh tim pemenangan Sabdaguna tergolong ke dalam persuasi politik dengan cara retorika. Hal tersebut dilihat pada saat sesi dialog Dadang M Naser dengan tokoh wayang Cepot. Teknik public speaking Dadang M Naser yang menceritakan keberhasilan dan kekurangan selama masa jabatan mampu membujuk masyarakat dengan alasan mengapa harus memilih Sabdaguna kembali. Kata kunci: kampanye, politik, kearifan lokal, wayang golek, manajemen kampanyeABSTRACT Wayang golek have become the medium of communication in Sundanese in varying degrees of audience age. Most of the Sundanese in West Java not belies that the Wayang golek as a communication medium that is very popular for a long time. Neither performances of wayang golek are still favored by people in Bandung Regency as the people's entertainment media. This research uses descriptive methods with qualitative data. Using data collection techniques interviews, observation and study of the literature. Results of the study suggested that at this stage of the campaign, namely the management of the planning and execution of the campaign through the wayang golek. at the stage of planning the campaign team Sabdaguna has done planning from the start of their funding is relatively not too expensive, the consolidation between the party and the public good, segmentation and targets in accordance with the love of the art culture of the wayang golek, and positioning that can be embedded in the community i.e. sabilulungan. Because the planning of such a campaign, then the authors assess that they have conducted fact finding objectively. At this stage of the implementation of the campaign, the entire activity of Wayang Golek have campaigned sabilulungan program Mercury Village well. It can be seen from the messages of verbal and non verbal at the wayang golek performance which is packed with interesting and easy to remember, the session dialog with an interactive regional language impressed the closeness to the community, and attributes as symbolizing Sabilulungan Sabdaguna. The political persuasion that is run by a team winning Sabdaguna belongs into political persuasion by means of rhetoric. It was seen at the time of the session dialog Dadang M Naser with wayang Cepot. The technique of public speaking Dadang M Naser which tells the successes and shortcomings during the term of Office was able to persuade the public by reason of why you should choose Sabdaguna back. Keywords: campaigns, politics, local wisdom, golek, campaign management
Pengaruh Kampanye Media Sosial Terhadap Tingkat Kesadaran Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Universitas Pendidikan Indonesia Mengenai Pencegahan Covid-19 Setiawati, Linda; Mulyawati, Isah Bela
Gunahumas Vol 3, No 1 (2020): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakCorona Virus Desease (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh Virus Corona versi baru yang ditemukan pada akhir tahun 2019 lalu di Wuhan, China. Pada awal tahun 2020 virus tersebut telah mewabah keseluruh dunia. Kesadaran mahasiswa merupakan hal yang sangat penting dalam mempercepat penanganan wabah ini. Fakta di lapangan menunjukkan masih banyak mahasiswa yang tidak menyadari bahaya dari COVID-19, sehingga memengaruhi perilaku dalam menyikapi wabah tersebut. Tujuan khusus penelitian adalah (1) untuk mengetahui persepsi mahasiswa mengenai pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Twitter, Youtube, dan Whatsapp dalam pencegahan COVID-19, (2) mendeskripsikan besarnya pengaruh pemanfaatan media sosial terhadap kesadaran mahasiswa mengenai pencegahan COVID-19. Metode penelitian yang digunakan adalah adalah metode penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik Pencegahan COVID-19 Universitas Pendidikan Indonesia. Sampel yang digunakan adalah 30 orang mahasiswa kelompok Dosen Pembimbing Lapangan Dr. Linda Setiawati, M.Pd. Teknik pengambilan data secara adalah teknik komunikasi tidak langsung. Instrument penelitian yang digunakan adalah angket (kuesioner). Teknik analisis yang digunakan perhitungan presentase dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa setuju pemanfaatan media sosial dapat mencegah COVID-19 dan peran media sosial memberikan pengaruh yang kuat terhadap tingkat kesadaran mahasiswa dalam pencegahan COVID-19.Kata Kunci : Covid-19, Virus Corona, Media Sosial, Mahasiswa
MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN TEKNIK KOMUNIKASI PENJUMLAHANPENGURANGAN PECAHAN DENGAN “MESHIMAG ” DI KELAS VI SEKOLAH DASAR Rusmawati, Tetty; Hermana, Dody; Tejaningsih, Ajeng
Gunahumas Vol 2, No 2 (2019): Gunahumas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pembelajaran di sekolah tidak bisa lepas dengan penggunaan multimedia pembelajaran, hal ini dikarenakan laju perkembangan Iptek yang sangat pesat, sehingga ada anggapan bahwa sekolah yang tidak menggunakan multimedia dalam kegiatan pembelajarannya disebut sekolah yang gaptek. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa untuk menggunakan multimedia dalam pembelajaran diperlukan sarana dan prasarana yang tidak murah, sumber daya yang handal dan sumber dana yang tidak sedikit. Karenanya tidak semua sekolah dapat menggunakannya. Karena penggunaan multimedia sangat berguna bagi proses pembelajaran maka Penulis mencoba mengembangkan alat peraga matematika “MESHIMAG” (Mesin Hitung Magnetik) sedemikian rupa sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika Kelas VI pada pokok bahasan penjumlahan dan pengurangan pecahan. Inovasi pembelajaran ini bertujuan untuk memudahkan siswa dalam memahami materi Penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan cara meng’konkret’kan materi matematika yang abstrak, serta meningkatkan prestasi belajar. Dari hasil penelitian selama 6 bulan pada tahun pelajaran 2018/2019 di kelas 6a siswa dengan kriteria ketuntasan minimal (70) jumlah siswa yang tuntas adalah 20 orang atau 62,50%, dan 12 orang siswa yang tidak tuntas atau 37,50%. Setelah menggunakan alat peraga “MESHIMAG” nilai siswa di atas KKM 93,75% atau 30 siswa dan yang dibawah nilai KKM 6,25% atau hanya 2 orang. Sedangkan kelas 6b tahun pelajaran 2018/2019 nilai siswa yang dibawah KKM sebelum menggunakan alat peraga “MESHIMAG” 25 orang atau 53,2% dan yang di atas KKM 22 orang atau 46,8% Sedangkan nilai siswa dalam penelitian ke dua dan tidak menggunakan alat peraga “MESHIMAG” di bawah KKM 24 orang atau 51,1 %. Sedangkan nilai siswa di atas KKM 48,9 % atau 23 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah demonstrasi dengan sampel kelas VIa dan VIb selama 6 bulan.Kata kunci: Demontrasi, “MESHIMAG”, kelas VIABSTRACT School learning activities cannot be separated from the use of multimedia learning, this is because the rate of development of science and technology is very rapid, so there is an assumption that schools that do not use multimedia in their learning activities are called cluttered schools. However, it is undeniable that the use of multimedia in learning requires facilities and infrastructure that are not cheap, reliable resources and not a few sources of funds. Therefore not all schools can use it. Because the use of multimedia is very useful for the learning process, the author tries to develop a mathematical teaching aid "MESHIMAG" (Magnetic Calculating Machine) in such a way that it can be used in Class VI mathematics learning on the subject of addition and subtraction of fractions. This learning innovation aims to facilitate students in understanding the material Addition and subtraction of fractions by means of concretizing abstract mathematical material, as well as improving learning achievement. From the results of the study for 2 years, it can be seen that from the 2017/2018 school year students with minimum completeness criteria (70) the number of students who completed was 20 people or 62.50%, and 12 students who did not complete or 37.50%. After using the "MESHIMAG" teaching aids the students' scores above were 93.75% KKM or 30 students and those below the KKM value were 6.25% or only 2 people. Whereas from the 2018/2019 school year students score below the KKM before using the "MESHIMAG" teaching aids of 22 people or 46.8% and those above the KKM 25 people or 53.2% while the student scores after using the "MESHIMAG" props below KKM is only 3 people or 6.4%. While the value of students above KKM is 93.6% or 44 people. The method used in this study is a demonstration with samples of class VI for 2 years of study.Keywords: demonstration, "MESHIMAG", class V