cover
Contact Name
-
Contact Email
jkk.hydrogen@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jkk.hydrogen@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 59A Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
ISSN : 23386487     EISSN : 26563061     DOI : Prefix 10.33394
Core Subject : Science, Education,
Hydrogen: The Chemistry Education Journal published by the Chemistry Education Study Program which contains articles raised from the results of conceptual research and studies in chemistry and chemistry education including education and learning, device development, media and learning models.
Articles 141 Documents
Pengaruh Keterampilan Proses Sains Melalui Model Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar Siswa pada Materi Larutan Asam Basa Netty Ino Ischak; Eka Anggraini Odja; Jafar La Kilo; Akram La Kilo
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 8, No 2 (2020): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.554 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v8i2.2748

Abstract

Chemistry learning has so far emphasized macroscopic and symbolic aspects as a result of misconceptions and students' low understanding of chemistry. This study aims to determine the influence of science process skill through guided inquiry model on student learning outcomes on acidic-basicsolution topic. The type of research is experimental research with Posttest-Only Control Design. Sampling was done by using Purposive Sampling technique. The sample of research for the experimental class and control class were 31 students, respectively. Data collection using objective test as an instrument that contains test about acidic acid material. Data analysis technique used to test the research hypothesis is t-test. Based on the statistical results obtained the average value of post-test experimental class is 58.55 while for the control class the average post-test value is 39.68. Result of data analysis for learning result show that in significant level 0,05 obtained tcount> t table  (6,22> 1,671),  then H0 rejected or accepted H1. Thus it can be concluded that there is the influence of process skills of science through guided inquiry model on student learning outcomes on acidic acid solution materials.The positive effects are also discussed in this study.
PENGARUH PERBANDINGAN VOLUME FASA AIRDENGAN FASA ORGANIK DAN KONSENTRASI AgDALAMFASA AIR PADA EKSTRAKSI PERAKDARI LIMBAH FOTO ROENTGEN Minasari Minasari; Yeti Kurniasih; Ahmadi Ahmadi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 4, No 1 (2016): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.624 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v4i1.45

Abstract

Roentgen photo waste containing silver metal ion (Ag+) in form of silver thiosulfic complex ([Ag(S2O3)2]3-) that danger for health and environment. To prevent contamination to environment by silver metal from roentgen photo waste, separation become need to do. Solvent extraction was one of available separation technique on this case. The aim of this research was to evaluate the influence of few extraction parameters that was water-organic phase ratio and Ag concentration on water phase to silver extraction percentage, and apply optimum condition to roentgen photo waste sample. Silver extraction was applied on various water-organic phase ratios, there were 5 : 10; 10 : 10; 25 : 10; 50 : 10; and 75 : 10 mL and various silver concentration on water phase, there were 10, 20, 30, and 40 ppm. Ag+ ion concentration was measured by AAS in 328.22 nm wavelength before and after extraction process, than calculation of silver extraction percentage could be conducted. Based on research result, optimum condition of silver extraction was obtained on 1 : 2 of water-organic phase ratio and 10 ppm of Ag concentration on water phase. 10,27 % silver extraction was obtained on application of optimum extraction condition on roentgen photo waste.
Pengembangan Worksheet Tematik-Integratif Pada Mata Pelajaran IPA Terpadu Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Hunaepi Hunaepi; Muhali Muhali; Saiful Prayogi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 1, No 2 (2013): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.479 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v1i2.640

Abstract

Pelaksanaan kurikulum 2013 di tingkat SMP adalah lebih menekankan pengintegrasikan mata pelajaran biologi, kimia, dan fisika menjadi mata pelajaran IPA terpadu. Pengintegrasian mata pelajaran IPA berdasarkan kurikulum 2013 yang menitikberatkan pada penyederhanaan mata pelajaran dan tematik-integratif. Tujuan penelitian ini adalah mengembangakan Worksheet tematik-integratif Mata Pelajaran IPA Terpadu untuk meningkatkan pemahaman konsep. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah Worksheet tematik Integratif. Selanjutnya Worksheet tematik Integratif yang dikembangkan di uji dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Proses pengembangan Worksheet tematik Integratif dikembangkan dengan model 4-D (Define, Design, Develop, and Dessiminate). Data pemahaan konsep diperoleh  dari tes Essay yang diberikan kepada siswa. Objek pada penelitian ini yaitu MTs Negeri 1 Mataram  dengan subjek siswa kelas VII Bio A dan kelas VII Bio B jumlah keseluruhan 30 orang siswa. Hasil validasi dari ahli Worksheet dan instrumen penelitian dinyatakan valid dan layak digunakan dalam uji coba. Hasil penelitian pemahaman konsep untuk siswa kelas VII bio A pretest mendapatkan nilai rata-rata 55 dengan katagori tidak tuntas sedangkan nilai rata-rata postest 87.2 dengan katagori tuntas, sedangkan untuk siswa kelas VII bio B pretest mendapatkan nilai rata-rata 44.3 dengan katagori tidak tuntas sedangkan nilai rata-rata postest 89.3 dengan katagori tuntas hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Worksheet tematik Integratif epektif  dan dapat meningkatkan pemahaman konsep siswa.
Pengaruh Model Case Based Learning (CBL) Terhadap Keterampilan Generik Sains dan Pemahaman Konsep Siswa Kelas X Pada Materi Minyak Bumi Citra Ayu Dewi; Abdul Hamid
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 3, No 2 (2015): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.084 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v3i2.687

Abstract

Hasil belajar kimia yang sangat rendah disebabkan karena karakteristik materi pembelajaran kimia terutama materi minyak bumi yang bersifat abstrak sehingga siswa beranggapan materi pembelajaran sulit untuk dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Case Based Learning terhadap keterampilaan generik sains dan pemahaman konsep siswa kelas X pada materi minyak bumi. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, jenis quasi eksperimen dengan desain penelitian ”Posttest-Only control design”. Sampel terdiri dari 2 kelas, yaitu kelas eksperimen dengan model Case Based Learning dan kelas kontrol dengan metode konvensional. Data keterampilan generik sains diperoleh menggunakan lembar observasi keterampilan generik sains, sedangkan data pemahaman konsep siswa menggunakan tes pilihan ganda beralasan. Teknik analisis data yaitu analisis deskriptif untuk keterampilan generik sains dan analisis statistik  untuk pemahaman konsep siswa. Hasil analisis deskriptif lembar observasi keterampilan generik sains siswa diperoleh nilai rata-rata pada kelas eksperimen sebesar  85,171 dan kelas kontrol sebesar 57,51. Nilai rata-rata pemahaman konsep siswa kelas eksperimen sebesar 76,40 dan kelas kontrol sebesar 57,09. Hasil analisis uji Mann-Whitney dengan SPSS 16.0 for Windows diperoleh nilai  sig. lebih kecil dari 0,05 (0,000<0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Case Based Learning berpengaruh terhadap keterampilan generik sains dan pemahaman konsep siswa kelas X pada materi minyak bumi.
Efektivitas Modul Inkuiri Dengan Strategi Konflik Kognitif Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Mahasiswa Pahriah Pahriah; Hendrawani Hendrawani
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 7, No 2 (2019): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (757.768 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v7i2.1796

Abstract

The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of the application of inquiry modules with cognitive conflict strategies in chemical bonding material in improving students' critical thinking skills. This research is a quantitative descriptive study that was carried out with the design of one group pretest posttest. The sample used was 26 students who took general chemistry courses with a purposive sampling technique. Data were analyzed by normalized N-gain method and paired samples t-test. The result of this study showed that average N-gain of student critical thinking skill after application of inquiry modules with cognitive conflict strategies is 0.6 with medium category. Average score of student critical thinking skill after treatment (74,12) is significantly higher than before (35,77) that proved by t statistic (41,09) higher than t critic (1,71) with df = 25 and p = 0,000 on one tail t-test. Therefore, it was concluded that the application of inquiry modules with cognitive conflict strategies enhance student critical thinking skill on chemical bonding material learning effectively.
Proses Penerapan Model Pembelajaran STAD dengan Media Alat Peraga Sederhana dan Media Flash terhadap Pemahaman Konsep Larutan Elektrolit dan Nonelektrolit Siswa Kelas X MAN Gerung LALU LIAN HARI WANGI
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 1, No 1 (2013): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.496 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v1i1.581

Abstract

Materi larutan elektrolit dan nonelektrolit merupakan salah satu materi yang dianggap sulit oleh siswa. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor: 1). Materi larutan elektrolit dan nonelektrolit memiliki level pemahaman pemahaman makroskopik, mikroskopik dan simbolik, 2). Metode pembelajaran yang kurang tepat dan kurangnya alat bantu mengajar berupa media pembelajaran. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini yaitu dengan menerapkan model pembelajaran STAD dengan media alat peraga sederhana dan media flash. Dengan penggunaan model STAD dapat membuat siswa lebih aktif. Untuk menjelaskan materi yang memiliki level pemahaman makroskopik digunakan media alat peraga, sedangkan untuk level mikroskopik dan simbolik mengunakan flash. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh proses penerapan model pembelajaran STAD dengan media alat peraga sederhana dan media flash terhadap pemahaman konsep siswa pada materi larutan elektrolit dan nonelektolit. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh kelas X MAN Gerung tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 115 siswa. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah samplingpurposive sehingga diperoleh kelas XC sebagai kelas eksperimen yang diajarkan dengan model pembelajaran STAD dengan media alat peraga sederhana dan media flash dan XB sebagai kelas kontrol yang diajarkan dengan metode ceramah interaktif dengan media alat peraga sederhana dan media flash. Instrumen yang digunakan dalam penelitian: 1). Instrumen perlakuan (silabus, RPP, LKS, alat peraga sederhana dan media flash) 2). Instrumen pengukuran yaitu berupa lembar observasi untuk mengukur proses pembelajaran dan soal tes untuk mengukur pemahaman konsep. Dari hasil uji instrumen diperoleh soal yang valid 36 dan reabilitas 0.77 dengan kriteria sangat tinggi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1). Keberlangsungan proses pembelajaran pada kelas eksperimen dan kelas kontrol sama-sama berlangsung dengan baik hal ini dibuktikan dengan persentase keterlaksanaan RPP 2 kali pertemuan, pada kelas eksperimen persentase keterlaksanaannya 68% dengan kriteria baik dan kelas kontrol persentase keterlaksanaannya 65% dengan kriteria baik. 2). Hasil  analisis data menunjukkan nilai zhitung lebih kecil dari ztabel (1,68>1,96),sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran model STAD dengan media alat peraga sederhana dan media flash tidak berpengaruh positif pada pemahaman konsep larutan elektrolit dan nonelektrolit.
Pengembangan Bahan Ajar KAPRA Berbasis Literasi Sains Pada Materi Laju Reaksi Untuk Kelas XI SMA / MA Baiq Chairun Nisa; Suryati Suryati; Citra Ayu Dewi
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 3, No 1 (2015): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.73 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v3i1.663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk dan kelayakan bahan ajar KAPRA berbasis literasi sains pada materi laju reaksi untuk SMA/MA kelas XI yang telah dikembangkan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah 4-D yang  terbatas pada tahap define,  design, dan develop, dan tidak sampai tahap disseminate dengan beberapa penyesuaian berdasarkan kebutuhan pengembangan. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah produk yaitu Modul KAPRA berbasis Literasi Sains yang mengacu pada silabus kurikulum 2006. Hal ini ditunjukkan dari hasil validasi ahli oleh dosen kimia terhadap modul laju reaksi menunjukkan persentase 86,35% yang berarti sangat layak, hasil penilaian guru diperoleh persentase sebesar 98,75% dan pada ujicoba kelompok terbatas terhadap 10 orang siswa SMAN 1 Gunungsari diperoleh rata-rata persentase kelayakan sebesar 85,42% dengan kriteria sangat layak. Dilihat dari persentase uji kelayakan bahwa produk pengembangan bahan ajar berupa modul yang dikembangkan layak untuk digunakan dan produk yang dikembangkan layak untuk dipakai di SMA khususnya di SMAN 1 Gunungsari.
Pengembangan E-modul Interaktif Berbasis Android dan Nature of Science Pada Materi Ikatan Kimia dan Gaya Antar Molekul Untuk Menumbuhkan Literasi Sains Siswa Lalu Bhabiet Rinjani Accraf; Suryati Suryati; Yusran Khery
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 6, No 2 (2018): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (643.322 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v6i2.1607

Abstract

Chemical bond sand intermolecular forces have abstract characteristics. Thepresence of technology in learning media can help students understand theconcept. The learning media in question can be in the form of an androidbasedinteractive e-module that provides convenient accessibility for users. Topresent the atmosphere of science learning, the e-module can be structuredwith the orientation of the Nature Of Science. This research and developmentaims to produce an android-based interactive e-module prototype with thenature of science oriented on chemical bonding and intermolecular forcessubject material to foster students' scientific literacy. This type of researchand development study was carried out with the Nieven development modelwhich consisted of 4 stages: (1) preliminary research stage, (2) prototypingstage ,(3) summative evaluation stage, and (4) systematic reflection anddocumentation stage. However, due to limited resources, this study wascarried out until summative evaluation. With the presentation formula andwith the categories, the results of expert validation obtained an averagepresentation of 90% with very feasible categories, and practical test resultson chemistry teachers obtained avalue of 95% with very feasible categoriesand the results of limited group trials obtained 85% with very decentcategory. Therefore, it can be concluded that the interactive e-moduleprototype that developed is very feasible and can be proceed to abroaderstage in fostering students' literacy skills.
Analisis Kemampuan Metakognisi Siswa dalam Pembelajaran Kimia SMA Muhali Muhali
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 1, No 1 (2013): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (96.192 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v1i1.572

Abstract

Kemampuan metakognisi siswa memegang peran penting dalam menunjang keberhasilan dalam belajarnya. Siswa dengan kemampuan metakognisi yang tinggi memiliki tingkat kesadaran yang tinggi juga terhadap aktivitas belajar yang dilakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang keadaan kemampuan metakognisi siswa.Jenis penelitian yang digunakan adalah  penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) di wilayah Lombok Tengah-NTB, yang meliputi siswa pada 16 SMAN Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa yang diambil dari 4 sekolah yang dipilih secara acak. Sekolah yang digunakan adalah SMAN 1 Pujut, SMAN 1 Praya Timur, SMAN 1 Pringgarata, dan SMAN 3 Praya.Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuisioner yang berisi pertanyaan-pertanyaan  yang berhubungan dengan kemampuan metakognisi meliputi pengetahuan metakognisi (deklaratif, prosedural, dan kondisional), dan kesadaran metakognisi (kontrol, monitoring, dan regulasi diri). Hasil analisis data menunjukkan bahwa siswa secara keseluruhan pada keempat sekolah tersebut memiliki kemampuan metakognisi dalam kategori sedang. Data persentase siswa secara keseluruhan menunjukkan bahwa 6,15% siswa dengan kategori sangat baik, 32,31% dengan kategori baik, 51,15% dengan kategori sedang, 10,39% siswa dengan kategori rendah, dan 0% dengan kategori sangat rendah. Persentase kemampuan siswa secara keseluruhan pada setiap indikator menunjukkan kemampuan metakognisi mereka kurang baik (dengan pencapaian persentase tiap indikator < 60%).
Pengembangan Bahan Ajar Laju Reaksi Dengan Multipel Representasi Berbasis Inkuiri Pahriah Pahriah; Hendrawani Hendrawani
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol 6, No 1 (2018): Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.326 KB) | DOI: 10.33394/hjkk.v6i1.1598

Abstract

This development aims to determine the characteristics and feasibility of multipleinquiry-based representation modules in the reaction rate material through theADDIE stage (Analyze, Design, Development Implementation and Evaluation)developed by Thiagarajan. This research and development was carried out untilthe development stage with adjustments based on development needs. Theassessment instrument used to determine the feasibility of the module is aquestionnaire sheet. The module feasibility was assessed by 2 material experts, 1media expert, 1 linguist, 1 colleague, 1 practitioner, and 10 students as subjects.Students involved in this study came from chemistry education study programsthat had undergone basic chemistry courses through limited trials. The data onthe value of the grievances obtained are still in the form of qualitative data andthen processed into quantitative data. Quantitative data are analyzed for eachaspect of the assessment. The final score obtained is converted to the level ofproduct feasibility qualitatively with the guidelines according to the criteria ofthe assessment category. The results of expert validation showed the averagepercentage (a) of material experts was 84% with very feasible categories; (b)media experts 90% with very decent categories; (c) linguists 97% with verydecent categories; (d) colleagues 79.6 categories worth%; (e) practitioners86.4% are very decent categories. The average response of students to productdevelopment results 89.5% with a very feasible category. This shows that themodules developed are feasible to be used at the stage of large-scale trials.

Page 5 of 15 | Total Record : 141