cover
Contact Name
Junaidi
Contact Email
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Phone
+6285251738890
Journal Mail Official
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Sumantri Brojonegoro No 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 4110040     EISSN : 25497235     DOI : -
SOSIOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung berisikan makalah ilmiah dan hasil-hasil Penelitian. Terbit pertama kali pada tahun 1999 dan telah memiliki p-ISSN 1411-0040 dan e-ISSN 2549-7235.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya" : 7 Documents clear
KOTA BATIK DI PEKALONGAN BUKAN JOGJA BUKAN SOLO Elok Rachmawati Mangkulla; Elizabeth Widiati Pertiwi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.66

Abstract

Berbicara tentang city branding adalah bagaimana suatu kota memiliki sebuah identitas khusus yang berbeda dan tentunya tidak dimiliki kota lain. Di dalam kajian ilmukomunikasi menekankan pada suatu pembahasan mengenai persepsi yang dihasilkan daripengalaman dan informasi melalui berbagai saluran media, sehingga city branding inibergantung pada city image. Jika seseorang ingin mendatangi suatu tempat karena persepsidan image terhadap tempat tersebut maka persepsi yang dihasilkan pada akhirnya jugadigunakan untuk mendukung tujuan-tujuan lain dari city branding. City branding adalahbagian dari sebuah merek tempat yang berlaku untuk kota tunggal atau wilayahkeseluruhan dari sebuah kota atau negara. Proses penerapan city branding di Pekalongantelah dilakukan secara bertahap. Hal ini dapat terlihat dari program strategi yangdilakukan secara terpadu dan paralel pada semua aspek yang dapat memperkuat brandingKota Pekalongan itu sendiri yaitu pengembangan dan partisipasi penduduk lokal, lansekap,infrastruktur, pelayanan, dan promosi kota.
BUDAYA, PARIWISATA DAN ETHNO-ECOTOURISM: KAJIAN ANTROPOLOGI PARIWISATA DI PROVINSI LAMPUNG Bartoven Vivit Nurdin
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.67

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji antropologi pariwisata dan membangun sebuah model ethno-ecotourism yang berbasiskan pada potensi kearifan lokal untuk pengembangan pariwisata berbasiskan budaya lokal di Provinsi Lampung. Kajian –kajian pariwisata selama ini banyak didominasi oleh perspektif bidang ilmu fisik dan ekonomi, padahal kegagalan pariwisata selama ini adalah ada pada kurangnya kajian sosial-budaya yang menekankan pada aspek manusia dalam pengembangan pariwisata. Sehingga tulisan ini mencoba menganalisis secara teoritis hubungan kebudayaan, manusia dan pariwisata dalam bidang antropologi. Lampung memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah untuk pengembangan pariwisata. Selama ini strategi pembangunan pengembangan pariwisata hanya mengandalkan potensi alam dan selalu menjagokan potensi fisik, insfrastruktur dan potensi sumber daya alam, tetapi tidak melibatkan faktor manusianya. Metode penelitian yang dilakukan adalah pendekatan etnografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun potensi sumber daya alam sangat memiliki nilai jual pariwisata yang tinggi, namun tanpa diiringi oleh perubahan perilaku manusia tidak akan membuahkan hasil. Oleh karena itu model ethno-ecotourism berbasiskan kearifan lokal ini sangat relevan bagi pembangunan pariwisata di Provinsi Lampung, karena selama ini pengembangan wisata belum terlaksana secara maksimal. Kebijakan pembangunan pariwisata harus melakukan pendekatan holistik, karena pembangunan manusia sangat menentukan kemajuan sebuah pariwisata. Disamping itu Lampung, memiliki kearifan lokal yang sangat potensial dalam mengembangkan pariwisata.
TANGGAPAN ORANG TUA TENTANG INFORMASI JAJANAN SEKOLAH YANG MENGANDUNG BAHAN BERBAHAYA Poppy Suryanti; Toni Wijaya
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.68

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon ibu terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B dan untuk mengetahui seberapa besar respon ibu terhadap informasi tersebut yaitu respon kognitif, respon afektif, dan respon konatif. Adapun obyek penelitian penelitian ini adalah ibu wali murid SDN 1 Kupang Teba teluk Betung Utara. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan alat pengumpul data berupa kuisioner, dokumentasi dan studi pustaka. Responden dalam penelitian ini diambil dengan menggunakan teknik total sampling sehingga dari keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut : (1) Respon kognitif Ibu wali murid SDN 1 Kupang teba terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 60%; (2) Respon afektif Ibu wali murid SDN 1 Kupang Teba terhadap informasi ditelevisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 54%, dan; (3) Respon konatif Ibu wali murid SDN 1 Kupang teba terhadap informasi di televisi mengenai jajanan anak sekolah yang mengandung bahan berbahaya Rhodamin B masuk dalam kategori positif, dengan nilai 42%.
PENGARUH KREDIBILITAS PENDAMPING TERHADAP SIKAP DAN PERILAKU ANAK-ANAK JALANAN DI KOTA BANDUNG Ibrahim Besar
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.69

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kredibilitas pendamping terhadap prilaku anak-anak jalanan dalam aktifitasnya di jalanan melalui perubahan sikap anak-anak jalanan di lingkungan jalanan maupun dalam kehidupan sosial masyarakat. Metode penelitian yang yang digunakan yakni survey eksplanotari. Unit sampling adalah anak-anak jalanan yang telah mendapatkan penyuluhan dan bimbingan sosial dirumah Singgah Yayasan Masyarakat Sehat, Yayasa Bina Budaya Bangsa dan Saudara Sejiwa. Teknik sampling yang digunakan adalah Cluster Sampling Sedangkan sample 100 anak yang dipilih melalui cara acak sederhana (Random Sampling) Teknik Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis jalur (Path Analisis). Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa dari empat hipotesis yang di uji menunjukkan signifikan, pengaruh X1 terhadap Y1 secara parsial adalah signifikan dengan pengaruh sebesar 48,5%, pengaruh X2 terhadap Y1 secara parsial adalah signifikan dengan pengaruh sebesar 35,9% sedangkan pengaruh X1, X2 dan X3 terhadap Y1 (sikap) secara simultan sebesar 81,3%. Pengaruh Y1 (sikap) terhadap Y2 (perilaku) sebesar 65,3% dan yang relatif signifikan, pengaruh X1 terhadap Y1 dengan pengaruh sebesar 65,3% dan X1, X2, X3 dan Y1 secara simultan 18,09%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas pendamping (keahlian, kepercayaan dan dinamisme) dalam penyuluhan dan bimbingan sosial anak jalanan di kota Bandung, pendamping sebagai komunikator memiliki tingkat kredibilitas yang relatif tinggi dalam merubah sikap dan perilaku anak jalanan sebagai komunikan. Rekomendasi diharapkan segenap lapisan masyarakat, instansi terkaitdan pendamping diharapkan lebih intropeksi diri dalam menangani anak-anak jalanan sehingga dalam menatap masa depan yang cerah dapat lebih terlaksana dengan baik.
IKLAN “ORANG PINTAR MINUM TOLAK ANGIN” VS “ORANG BEJO MINUM BINTANG TOEJOEH MASUK ANGIN” PENINGKATAN PEMAHAMAN TINDAKAN KOMUNIKASI DAN ETIKA PERIKLANAN Tina Kartika
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.70

Abstract

Beberapa perspektif dan aliran dalam etika, yang dapat diterapkan pada tindakan komunikasi, serta mengkritisi penerapan etika dalam berbagai bidang komunikasi. Iklan dengan tagline “Orang Pintar Minum Tolak Angin”, sejak ditayangkan di televisi 2000 ini telah menanamkan persepsi kepada masyarakat. Jamu Tolak Angin yang diproduksi oleh PT Sidomuncul ini merupakan salah satu produk obat herbal berupa cairan untuk mengatasi masuk angin. Selanjutnya ada beberapa produk lain serupa misalnya Bintang Toejoeh Masuk Angin dari Deltomed adalah jamu Tolak Angin berupa kaplet. Salah satu tagline yang digunakan oleh Bintang Toejoeh Masuk Angin adalah “wes, ewes-ewes bablas angine”. Tahun 2012 PT Bintang Toejoeh juga mengiklankan produk herbal berupa tablet dengan BTMA (Bintang Toejoeh Masuk Angin) dengan tagline “orang bejo minum Bintang Toejoeh Masuk Angin ”. Salah satu kalimat Butet Kertarajasa dalam iklan tersebut adalah “Orang bejo lebih untung dari orang pintar”. Kalimat pada “Orang bejo lebih untung dari orang pintar” menyinggung iklan pada kalimat “Orang Pintar Minum Tolak Angin” di digunakan PT Sidomuncul. Tulisan ini akan pembahasan dua iklan ini dilihat dari perspektif Undang-undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran dan juga dilihat dari etika yang seharusnya dilakukan perusahan dan pemilik media dalam mengiklankan produknya.
PERSEPSI RISIKO PARA PENGGUNA TRANSPORTASI UMUM (STUDI PADA MASYARAKAT YANG MELAKUKAN MOBILITAS NONPERMANEN DARI BANDAR LAMPUNG MENUJU DKI JAKARTA) Teuku Fahmi
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.71

Abstract

Tujuan penelitian ini ialah mengetahui dan menjelaskan persepsi risiko transportasi pada warga yang melakukan mobilitas Nonpermanen dari Kota Bandar Lampung menuju DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, adapun metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan eksplanatif. Jumlah sampel dalam penelitian ini mencapai 520 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian risiko (risk assessment) yang mencakup variabel, kemungkinan (probability), konsekuensi (consequence), dan khawatir (worry) menunjukkan pola yang hampir serupa. Dalam hal ini, responden memberikan penilaian bahwa untuk variabel kemungkinan (probability) berada pada level sedang, adapun variabel konsekuensi (consequence) juga berada level sedang, dan sedangkan variabel khawatir (worry) berada pada level yang tinggi.
DEMOKRASI TERPIMPIN SEBUAH KONSEPSI PEMIKIRAN SOEKARNO TENTANG DEMOKRASI Himawan Indrajat
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 18 No 1 (2016): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v18i1.72

Abstract

This study analyze about a democracy concept which is developed by President Soekarno in 1950-1959, in that era is implementation parliamentary democracy in Indonesia. President Soekarno disappointment on the implementation parliamentary democracy was state in his spech which titled “Menyelematkan Republik Proklamasi” on febuary 21st 1957, Soekarno gave an idea named President Concept. It said that the experienced during 11 years with liberal or was not suitable with Indonesian personality. Because liberal democracy is import from the west. And in this sistem there is a known term about opposition. This term makes Indonesia suffered because it translate into contra with all goverment policy. The proper kabinet for Indonesia is gotong royong kabinet which consist off all people element, not like kabinet in parliamentary democracy. In his previous speech at general meeting “Merah Putih” Soekarno gaven a clue and tell his ambition to take a part to the goverment before constituent assembly finishe the new constitution. Soekarno also said that he will give the consept which is possible for him to take part in goverment although Indonesia still used parliamentary democracy. Beside the dissapointment of implementation liberal or parliamentary democracy, he also dissapointed because his position as President is only symbol. As we know that indonesia goverment sistem has change on november 14th November 1945 from presidentialism in to parliamentary sistem, as an effort to show Soekarno-Hatta goverment is not a japan puppet. And the impact the position Soekarno as president changed not as a head of goverment but as a head of state. The position head of goverment is in prime minister. Based on the issue that makes Soekarno create a democracy concept which is appropriate with the personality of Indonesia people and an effort Soekarno to restore his legitimacy and authority as a president.

Page 1 of 1 | Total Record : 7