cover
Contact Name
Junaidi
Contact Email
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Phone
+6285251738890
Journal Mail Official
sosiologifisip@fisip.unila.ac.id
Editorial Address
Jln. Sumantri Brojonegoro No 1, Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Published by Universitas Lampung
ISSN : 4110040     EISSN : 25497235     DOI : -
SOSIOLOGI merupakan Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya. Diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung berisikan makalah ilmiah dan hasil-hasil Penelitian. Terbit pertama kali pada tahun 1999 dan telah memiliki p-ISSN 1411-0040 dan e-ISSN 2549-7235.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya" : 5 Documents clear
PERAN KOMISI PENYIARAN DAERAH (KPID) PROVINSI LAMPUNG DALAM PENGAWASAN LEMBAGA PENYIARAN DI PROVINSI LAMPUNG Susetyo ,; Ikram ,; Handi Mulyaningsih; Usman Raidar; Benjamin ,; Yuni Ratnasari
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i2.40

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peranan KPID Provinsi Lampung dalam Pengawasan Lembaga Penyiaran di Provinsi Lampung. Pendekatan yang dipakai dalam penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh gambaran mengenai peranan KPID Provinsi Lampung dalam melakukan fungsi pengawasan terhadap Lembaga Penyiaran yang pada prinsipnya meliputi dua bidang yaitu pengawasan terhadap isi siaran dan pengawasan di bidang perizinan. Dibidang isi siaran, KPID melakukan pembinaan/pengawasan lembaga penyiaran, monitoring lembaga penyiaran, peningkatan sistem monitoring dan evaluasi serta melakukan penertiban pengaduan masyarakat. Sedangkan dibidang perizinan, KPID melakukan berbagai kegiatan antara lain pengembangan komunikasi dan informasi, Evaluasi Dengar Pendapat (EDP), Forum Rapat Bersama (FRB) dan Penilaian Uji Coba Siara Lembaga Penyiaran
KEKALAHAN UMNO-BN MENGHADAPI OPOSISI POLITIK DALAM PILIHAN RAYA KE-14 Moh. Nizar
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i2.41

Abstract

ABSTRAK Setelah Perang Dunia II, kolonialisme Inggris bermaksud mengukuhkan kembali hegemoni dan dominasinya di Semenanjung Melayu. Namun, kaum aristokrat Melayu yang terdidik sejak masa kolonial menentang rencana tersebut. Dengan membangun organisasi perjuangan modern, United Malays National Organisation (UMNO), mereka memobilisasi gerakan sosial atas dasar ideologi nasionalisme keistimewaan Melayu sebagai penduduk asli Semenanjung. Ideologi yang dibangun sejak awal pendirian UMNO adalah menarik dukungan luas rakyat Melayu dengan tetap melestarikan keberadaan kesultanan yang dibatasi sebagai pemimpin negara, keagamaan dan budaya. Dalam konteks ini, meskipun Undang-Undang Dasar Malaysia membuktikan bahwa hak asasi dan demokrasi sebagai pilar penting Federasi Malaysia, namun ketuanan Melayu secara khusus telah mengukuhkan kekuasaan politik UMNO bersama aliansi Barisan Nasional sebagai pemegang absah dalam pemerintahan Malaysia. Pada perkembangannya, kekuasaan politik UMNO menjadi sangat otoritarian dalam menerapkan ideologi nasionalisme Melayu khususnya di bidang ekonomi. Tragedi 1969 menjadi momentum hegemonik bahwa UMNO harus mengubah kebijakan-kebijakannya agar tetap mendapat dukungan luas dari mayoritas bangsa Melayu di negara Malaysia. Ketika UMNO gagal menerapkan transformasi dalam otoritarianisme, maka masalah-masalah krusial seperti korupsi dan ketakmampuan melakukan pemulihan ekonomi di hadapan krisis ekonomi dunia tentu konsekuensinya akan mengalami kekalahan politik meskipun hegemoni ideologis nasionalisme Melayu tetap dijalankan.
NEMUI-NYIMAH (Studi pada Penduduk Ragam Etnis dan Budaya di Wilayah Kabupaten Lampung Selatan) Pairulsyah ,; Abdulsyani ,; Suwarno ,; Anita Damayantie
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i2.42

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui fungsi sikap perilaku kearifan lokal nemui-nyimah dalam kehidupan masyarakat multikultural di wilayah Lampung Selatan; mengetahui realitas sikap perilaku kearifan lokal nemui- nyimah diterapkan dalam kehidupan masyarakat multikultural di wilayah Lampung Selatan; mengetahui faktor-faktor apa yang menghambat penerapan prinsip nilai nemui-nyimah dalam kehidupan masyarakat multikultural di Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Metode ini cukup relevan untuk diterapkan dalam memperoleh gambaran mengenai realitas sikap perilaku kearifan lokal nemui-nyimah diterapkan dalam kehidupan masyarakat multikultural di wilayah Lampung Selatan; mengetahui faktor-faktor apa yang menghambat penerapan prinsip nilai nemui-nyimah dalam kehidupan masyarakat multikultural di wilayah Lampung Selatan. Hasil penelitan menunjukkan bahwa: a). Fungsi nemui-nyimah dalam kehidupan masyarakat yaitu: memelihara keterbukaan pelayanan kepada masyarakat, memelihara rasa tanggung jawab, memelihara perilaku disiplin, menumbuhkan rasa toleransi, mempermudah pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan rasa solidaritas sosial; b). Faktor-faktor yang menghambat penerapan nemui-nyimah yaitu: pengaruh budaya asing, perubahan pola piker masyarakat, miskomunikasi nilai-nilai nemui-nyimah; dan c). Strategi penerapan prinsip nilai nemui-nyimah meliputi: membentuk sanggar budaya, membentuk Lembaga penyimbang adat, pemberdayaan masyarakat
TOL TRANS SUMATERA: Mekanisme Sikap Proaktif dan Pelaksanaan Pelepasan Hak Atas Tanah di Masyarakat Desa Agom, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan Usman Raidar; Handi Mulyaningsih; Benjamin ,; Agus Hadiawan
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i2.43

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme-mekanisme, hambatan-hambatan, dan factor-faktor pelaksanaan dan sikap proaktif masyarakat dalam melepasan hak atas tanah dalam pembangunan JTTS di Desa Agom. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data dalam kajian ini berupa data primer dan skunder. Data primer di dapatkan dari observasi, dokumentasi, dan wawancara. Informan dalam penelitian ini, yaitu tim pembebasan lahan dari Kementrian PUPR Provinsi Lampung, Kepala Desa Agom, warga Desa Agom yang terkena dampak pembangunan JTTS, tokoh masyarakat Desa Agom, Kepala Dusun di Desa Agom. Data sekunder dalam penelitian ini didapatkan dari berbagai surat kabar, BPS, dan penelitian terdahulu dengan tema yang sama. Teknik analsis dalam, yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi data, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, mekanisme pelepasan hak atas tanah terdiri dari beberapa tahapan, yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan atau pengadaan dan tahap penyerahan hasil. Selanjutnya, hambatan yang ditemui yaitu mayoritas warga yang terkena pembebasan lahan bukan warga Desa Agom, beberapa warga tidak tepat waktu dalam mengumpulkan data kepemilikan, bermasalahnya bukti kepemilikan tanah. Kemudian, faktor-faktor yang mempengaruhi sikap proaktif masyarakat dalam pelepasan hak atas tanah pembangunan JTTS di Desa Agom, yaitu kebijakan ganti rugi yang menguntungkan, pemahaman pentingnya pembangunan untuk kepentingan umum, kualitas layanan publik yang baik, peran kepala desa, dan juga ada faktor pemaksaan atau takut akan sanksi.
INTERAKSI DAN ASIMILISI MASYARAKAT KETURUNAN TIONGHOA DENGAN MASYARAKAT PRIBUMI (Studi pada Masyarakat Keturunan Tionghoa di Kelurahan Tanjungkarang Pusat Bandar Lampung) Suwarno ,; Abdulsyani ,; Pairulsyah ,; Damar Wibisono
SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya Vol 21 No 2 (2019): SOSIOLOGI: Jurnal Ilmiah Kajian Ilmu Sosial dan Budaya
Publisher : Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sosiologi.v21i2.44

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah: (1) untuk mengetahui tingkat intensitas interaksi sosial masyarakat keturunan Tionghoa; (3) Untuk mengetahui sikap dan prilaku masyarakat keturunan Tionghoa terhadap proses asimilasi dengan masyarakat pribumi. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa intensitas interaksi sosial masyarakat keturunan Tionghoa dengan masyarakat pribumi berada pada tingkatan yang sedang-sedang saja. Hal ini ditunjukkan dengan hubungan inteaksi sosial yang terjadi hanya berdasarkan kepentingan bisnis dan di dalam pergaulan sehari-hari menempatkan masyarakat pribumi lebih rendah dibandingkan dengan masyarakat keturunan Tionghoa. Begitu pula dengan prilaku asimilasi, terdapat kecenderungan bahwa proses ini berlum dapat berjalan maksimal dan masih berada pada taraf yang rendah. Gejala ini ditunjukkan dengan tidak ditemukannya amalgamasi dalam keluarga keturunan Tionghoa serta akulturasi yang masih sangat rendah.

Page 1 of 1 | Total Record : 5