cover
Contact Name
Diana Fithri Lestari
Contact Email
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Phone
+62321-876040
Journal Mail Official
jurnalwellbeing2017@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Wahab Chasbullah IV, Tambakberas, Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Well Being
ISSN : 24772704     EISSN : 26157519     DOI : https://doi.org/10.51898/wb
Core Subject : Health,
Ruang lingkup Jurnal Well Being meliputi, penelitian kesehatan khususnya ilmu keperawatan dan kebidanan
Articles 111 Documents
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI DESA MENDOGO KECAMATAN NGIMBANG KABUPATEN LAMONGAN Anis Dwi Indarwati; Asri Kusyani; Umi Azizah Kusumaningrum
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.3

Abstract

ASI memiliki banyak manfaat untuk bayi yaitu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan menurunkan resiko terjadinya penyakit. Namun, di Desa Mendogo masih banyak ibu yang tidak memberikan ASI secara eksklusif. Hal tersebut kemungkinan disebabkan oleh faktor dukungan keluarga dan sikap ibu yang beranggapan bahwa makanan lebih baik dari pada ASI. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan dukungan keluarga dan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Desain penelitian menggunakan analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi ibu menyusui yang mempunyai bayi usia 6-12 bulan di Desa Mendogo sebanyak 30 orang, teknik sampling total sampling didapatkan sampel sebanyak 30 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis menggunakan uji statistik spearman rank correlation dengan standart signifikan (0,05). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar dukungan positif sebanyak 19 orang (63,3%), hampir seluruhnya bersikap positif sebanyak 24 orang (80%). Berdasarkan uji statistik ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian ASI eksklusif yaitu p = 0,000(p<a = 0,05). Ada hubungan sikap ibu dengan pemberian ASI eksklusif yaitu p = 0,001(p<a = 0,05). Dukungan keluarga yang dirasakan oleh ibu sebagian besar positif, begitu pula dengan sikap ibu yang positif tentang pemberian ASI eksklusif, sehingga akan memberikan dorongan pada ibu untuk menyusui bayinya secara eksklusif.
HUBUNGAN KEAKTIFAN IBU DATANG KE KELAS IBU HAMIL DENGAN PENGETAHUAN IBU DALAM DETEKSI DINI BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TEMBELANG Ayu Wulandari; Asri Kusyani; Umi Azizah Kusumaningrum
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.4

Abstract

Perubahan fisiologi pada masa kehamilan sewaktu-waktu dapat berubah menjadi patologis dan dapat menyebabkan kematian pada ibu dan bayi. Kurangnya pengetahuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya pada kehamilan dapat mengakibatkan kurangnya antisipasi sehingga beresiko terjadinya kematian ibu. Di wilayah kerja PUSKESMAS Tembelang sudah dilakukan kelas ibu hamil tetapi kurangnya minat ibu untuk hadir di kelas ibu hamil, beresiko menyebabkan ketidaktahuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara keaktifan ibu untuk datang ke kelas ibu hamil dengan kemampuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik korelasi dengan pendekatan retrospektif. Dengan jumlah populasi 73 orang, dan sampel teknik sampling total sampel juga 73 orang. Uji hipotesis menggunakan rank spearman SPSS. Hasil uji menunjukan bahwa hasil ρ value = 0,000 (ρ<α : 0,05) berarti ada hubungan antara keaktifan ibu datang ke kelas ibu hamil dengan pengetahuan ibu dalam deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Ibu yang aktif datang ke kelas ibu hamil memiliki pengetahuan yang cukup dalam mendeteksi dini tanda bahaya kehamilan. Semakin ibu aktif hadir ke kelas ibu hamil maka tujuan utama kelas ibu hamil untuk menambah pengetahuan ibu tentang tanda bahaya kehamilan akan bertambah.
HUBUNGAN TINGKAT OLAHRAGA DENGAN SIKLUS MENSTRUASI PADA ATLET VOLI DI KLUB VOLI JOMBANG well being; Hilwatus Saadah; Vendi Eko Kurniawan; Rudi Hariyono
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.5

Abstract

Siklus menstruasi yang terjadi pada wanita bervariasi, tidak selamanya siklus menstruasi teratur. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah olahraga atau aktivitas fisik dalam tingkat sedang maupun tinggi, meningkatnya latihan yang terlalu cepat menjadi faktor yang mempengaruhi perubahan siklus menstruasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat olahraga dengan siklus menstruasi pada atlet voli di klub voli Jombang pada tahun 2016. Desain penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 31 atlet voli yang memenuhi kriteria inklusi, dengan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dari 31 responden sebagian besar melakukan tingkat olahraga tinggi yaitu 57,1% siklus menstruasi normal pada atlet yaitu 67,7%. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman SPSS 16.0 dan didapatkan nilai P value sebesar 0,069 (> 0,05) yang artinya tidak ada hubungan antara tingkat olahraga dengan siklus menstruasi pada atlet voli di klub voli Jombang. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan pengukuran olahraga khususnya intensitas, sebab tingkat intensitas olahraga dipengaruhi oleh beban latihan atlet.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP KETEPATAN MELAKUKAN ROM AKTIF PASIEN STROKE DI POLI SYARAF RSUD SOSODORO DJATIKOESOEMO BOJONEGORO Mudrikah Mudrikah; Nanang Bagus Sasmito; Umi Azizah Kusumaningrum
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.7

Abstract

Stroke merupakan salah satu kegawatdaruratan medis yang harus segera ditangani, perlakuan melatih Range of Motion (ROM) aktif terhadap pasien stroke dapat memberi dampak positif baik secara fisik maupun psikologis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui “pengaruh pendidikan kesehatan terhadap ketepatan melakukan ROM aktif pasien stroke di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro” Desain penelitian ini adalah eksperiment (One-group pra-post test design), populasi pasien stroke di poli syaraf adalah 260 orang. Teknik sampling quota sampling dan didapatkan sampel sebanyak 39 orang. pengumpulan data pre-post test menggunakan observasi atau checklist. teknik analisis menggunakan uji beda wilcoxon signed Rank Test dengan derajat kemaknaan p= < 0,05. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden dengan ketepatan ROM rendah menurun dari 33 responden (84,6%) menjadi 14 responden (35,9%). Berdasarkan uji statistik ada pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap ketepatan melakukan ROM aktif pasien stroke dengan nilai signifikansi (p= ,000) atau p ≤ 0,05 ada pengaruh antara pendidikan kesehatan terhadap ketepatan melakukan ROM aktif pasien stroke. Pendidikan kesehatan perlu ditingkatkan agar pasien dapat menerapkan ROM Aktif secara tepat.
HUBUNGAN STRES DENGAN ACNE VULGARIS PADA REMAJA KELAS XII DI SMA DIPONEGORO PLOSO JOMBANG Nenes Wijayanti; Hadi Sutomo; Rudi Hariyono
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.8

Abstract

Pada usia remaja penampilan fisik merupakan hal yang sering mendapat titik perhatian penting, salah satu permasalahan berkaitan dengan masalah ini pada remaja adalah acne. Banyak siswa mengalami Acne vulgaris dengan tingkat stres yang berbeda. Kondisi stres dan gangguan emosi dapat menyebabkan eksaserbasi acne. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara stres dengan kejadian Acne vulgaris pada remaja. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan rancangan pendekatan cross sectional. Populasi dari penelitian ini adalah siswa SMA Diponegoro kelas 3 yang berjumlah 68 orang. Sampel yang diambil berjumlah 40 orang dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan lembar observasi sedangkan hasil pengumpulan data diolah dengan uji sperman rank (rho). Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar siswa mengalami stres dengan tingkat sedang yaitu sebanyak 23 responden ( 57,5%) dan Acne vulgaris dalam batas ringan yaitu 19 responden ( 47,5%). Hasil analisis menggunakan SPSS r < α yaitu 0,03 < 0,05, artinya H1 diterima ada hubungan antara stress dengan acne vulgaris pada remaja dengan koefisen korelasi hubungan 0,463 yang artinya intreprestasi hubungan sedang. Oleh sebab itu diharapkan remaja dapat mengelola stress dengan baik untuk mencegah kejadian acne vulgaris.
HUBUNGAN PELAYANAN RAWAT LUKA POST OP APPENDIKTOMY TERHADAP KEPUASAN PASIEN DI KELAS 3 RUANG MAWAR RSUD JOMBANG Yayu Suwandari; Faishol Roni; Asri Kusyani
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.9

Abstract

Pada saat ini pelayanan prima sangat diutamakan untuk menciptakan kepuasan pasien, dan pasien menuntut kualitas pelayanan kesehatan yang maksimal. Dari kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pasien, maka pasien dapat memberikan penilaian terhadap tingkat pelayanan yang diterima dengan tingkat pelayanan yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelayanan rawat luka post op appendiktomy terhadap kepuasan pasien di kelas 3 ruang Mawar RSUD Jombang. Desain penelitian ini adalah analitik korelasi. Populasinya pasien pada bulan Oktober 2015 sebanyak 45 pasien. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah consekutif sampling (30 responden) dengan membagikan kuesioner tentang pelayanan rawat luka post op appendiktomy dan kuesioner kepuasan pasien. Didapatkan hasil pelayanan rawat luka post op apendiktomi dengan criteria cukup 9 responden (30,0%), dengan criteria baik 21 responden (70,0%) dan tingkat kepuasan pasien sangat puas 20 responden (66,7%), puas 10 responden (33,3%). Analisa data menggunakan uji statistic rank spearman yang menunjukkan nilai signifikasi ρ = 0,000 (ρ≤0,05) dan hasil koefisien korelasi (0,617) yang artinya ada hubungan pelayanan rawat luka post op apendiktomi terhadap kepuasan pasien di kelas 3 ruang mawar RSUD Jombang dan korelasinya sangat kuat. Oleh karena itu RSUD Jombang khususnya ruang Mawar untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dengan memberikan pelayanan prima dansesuai yang diharapkan pasien, agar kepuasan pasien dapat terus terwujud secara maksimal.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MENOPAUSE TERHADAP PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PEREMPUAN PRE MENOPAUSE USIA 40-50 TAHUN DI DUSUN JATIROWO Tri Wulandari; Faishol Roni; Asri Kusyani
WELL BEING Vol 2 No 1 (2017): well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v2i1.10

Abstract

Menopause adalah waktu dalam kehidupan seorang wanita di mana siklus menstruasi berakhir, perubahan fisik dan psikologis terjadi selama periode ini. Perubahan dapat memicu kecemasan yang jika tidak dikelola dengan baik, akan menurunkan kualitas hidup wanita dan akhirnya menyebabkan depresi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan menopause untuk menurunkan tingkat kecemasan wanita pra menopause di dusun Jatirowo, Kecamatan Jatigedong, Kecamatan Ploso. Jombang. Desain penelitian ini menggunakan rancangan pra eksperimental dengan rancangan uji pre-post satu kelompok. Populasi wanita pra menopause di desa Jatirowototalling 187 orang. Sampel sebanyak 47 orang dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengolahan data yang diproses oleh wilcoxon Signed Ranks test SPSS. Hasil penelitian sebelum diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan lebih dari setengah mengalami kecemasan berat sebanyak 26 responden (55,3%). Setelah hasil penelitian yang diberikan pendidikan kesehatan menunjukkan sebagian besar responden tidak memprihatinkan bahwa sebanyak 41 responden (87,2%). Hasil analisis menggunakan SPSS p <α yaitu 0,00 <0,05. Berarti H1 diterima, artinya ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap menopause untuk menurunkan kecemasan. Dengan pemberian pendidikan kesehatan tentang menopause, informasi baru yang mereka terima dan kecemasan bisa dikurangi sehingga bisa mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi menopause.
MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP PASIEN HEMODIALISA DENGAN MENURUNKAN KECEMASAN DAN MENINGKATKAN DUKUNGAN KELUARGA Asri Kusyani; Diah Sari Sekar; Vendi Eko Kurniawan; Hadi Sutomo
WELL BEING Vol 3 No 1 (2018): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v3i1.25

Abstract

Chronic renal failure results in progressive and irreversible renal dysfunction, so that Hemodialysis patients experience symptoms of anxiety and decreased quality of life. quality of life is the perception of the individual in the ability of the limitations, symptoms and psychosocial nature of his life in the cultural context (physical, psycho, social, environment, spiritual). The quality of life of CKG patients with hemodysis therapy is still an interesting issue by health professionals. Low quality of life will improve hospitalization and mortality in hemodialysis therapy patients. The purpose of this study is to improve the quality of life of hemodialysis pasein by increasing family support and decreasing anxiety of Hemodialisa Patients In Hemodialisa Unit of RSUD Jombang. The design of this research is Correlation Analysis with Cross Sectional approach. The population of hemodialysis patient in hemodialysis room of RSUD Jombang was 160 patients, sampling technique used quota sampling and got 32 respondents. Data was collected using a family support questionnaire, ZSRAS scale and WHQOL-BREF questionnaire analysis using spearmen rank correlation test. The result of correlation analysis between family support and quality of life is obtained ρ value = 0,029, number 0,029 <α (0,05) which means there is relationship between family support and quality of life. And the result of correlation between anxiety with quality of life obtained ρ value = 0.013, number 0.0013 <α (0.05) which means there is a relationship between anxiety with quality of life. Based on this it can be concluded that family support and anxiety levels of patients in hemodialysis are important factors that must be considered to improve the quality of life of dihemodialisa patients. health personnel, especially nurse hemodialisa should provide health education by providing support, both management support, environment and stress so that the patient's anxiety can be reduced, there by improving the quality of life of hemodialysis patients despite physical limitations.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT EKONOMI KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA DI DESA CANDIHARJO KECAMATAN NGORO KABUPATEN MOJOKERTO Siti Fatimah; Evilia Fahrotul Jannah; Vendi Eko Kurniawan
WELL BEING Vol 3 No 1 (2018): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v3i1.26

Abstract

Nutritional status is an expression of a state of the equilibrium in the form of specific variables or embodiment of nutrients in the form of specific variables. This study design is the design of analytic correlation study with cross sectional approach.The population in this study 32 respondents, with a total sample of 32 respondents using simple random sampling are technique. Measuring instruments used are questionnaires and observation KMS. The result showed the economy is of respondents and good nutritional status is almost entirely 11 (84.6%) of respondents. From the analysis shows the correlation was r = 0.436 and ρ = 0.013 meaning <value ɑ = 0.05, so that there is a relationship between economic level of families with nutritional status of children in the village Candiharjo District of Ngoro Mojokerto. To improve the nutritional quality of the people and mothers with toddlers should actively following nutritional counseling. And the role of health workers or the public in monitoring the development of the nutritional status of children, as well as obtaining information from books and the media.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRESS DENGAN KEJADIAN PREMENSTRUASI SYNDROME PADA MAHASISWI DI ASRAMA PUTRI STIKES BAHRUL ULUM TAMBAK BERAS JOMBANG Susiningdiah Sri Hartanto; Wahyu Astuti; Titik Nugrahati; Hadi Sutomo; Silfiyah Kitrotun Nada
WELL BEING Vol 3 No 1 (2018): Well Being
Publisher : LPPM STIKes Bahrul Ulum Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51898/wb.v3i1.28

Abstract

Woman activity with a higher demands can make a women exhausted of mentally and physically, this will trigger the occurrence of stress. Stress can be raise events premenstruasi syndrome. Such what happened to woman student in a boarding house they experied stress when facing premenstrual syndrome.The purpose of this research was to know the correlation between stress level with incidence of premenstruasi syndrome.This study using analytic design of correlational with delightful cross sectional approach.The population of this research is woman student in a boarding house Stikes Bahrul ‘UlumTambak beras Jombang which totaled 51 college student. Samples have taken from total of 40 student by using purposive sampling techniques.The collection of data using a Student life Stress Inventory (SSI), and Premenstruasi syndrome Evaluation Questioner (PEQ).sutter mild premenstrual syndrome.The result showed almost half of 18 respondents (45,0 %) experienced mild stress light and almost half of the respondents (40,0 %) experienced scene premenstruasi syndrome. The analysis using SPSS test spearman rank (rho)ρ value = 0,000, where the value of ρ value < α(0,05), it means Ha is accepted. The value correlation 0,756 that level of correlation strong. It is expected with this research woman college student can manage a stress level well and increase knowledge of events premenstruasi syndrome.

Page 1 of 12 | Total Record : 111