cover
Contact Name
Sumaningsih
Contact Email
educasiajournal@gmail.com
Phone
+62541-700 2222
Journal Mail Official
educasiajournal@gmail.com
Editorial Address
http://www.educasia.or.id/index.php/educasia/about/editorialTeam
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
EDUCASIA : Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran
ISSN : 25029150     EISSN : 25275011     DOI : http://dx.doi.org/10.21462/educasia
Core Subject : Education,
EDUCASIA, e-ISSN 2527-5011 dan p-ISSN: 2502-9150 adalah Jurnal yang menerbitkan tulisan baik artikel hasil penelitian maupun artikel kajian kepustakaan bidang Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Educasia, 5(2), 2020" : 5 Documents clear
The Students’ Writing Ability in Descriptive Text of the Senior High School Students in Berau Sa’adah, Annisa Raudatus
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Educasia, 5(2), 2020
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English in Indonesia is a foreign language that should be learned and mastered by students. Education is a process of fundamental skills intellectual and emotional. The aim of education is to improve the quality of students in Indonesia, especially in writing. There are so many ways conducted by educational institution in improving students English quality in Indonesia. One of the institutions is SMA Negeri 1 Berau. Based on research conducted the researcher found that in SMAN Negeri 1 Berau has a language major program. The objective of this research is to know the students’ writing ability in descriptive text and their problems in writing of tenth grade language major students. This research used descriptive quantitative. The instruments are writing assessment and interview. The technique of collecting data, the researcher asked students to write a descriptive text with a place as a topic to measure the students writing ability and asked the students several questions to know their problem in writing. The data analysis technique was scoring based on writing rubric. The assessing of writing focused on five components, they are content, organization, vocabulary, language use, and mechanic. The assessing of writing had been given to some of the students of tenth grade language major students in SMA Negeri 1 Berau that consist of 8 students. Based on the data finding, it showed that writing ability of tenth grade language major students in SMA Negeri 1 Berau was 3,75 that categorized into mediocre level. The average category of content was mediocre, the average category of the organization was mediocre, the average category of vocabulary was good, the average category of the language used was mediocre, and the average category of the mechanic was mediocre. From the interview, the students have difficulties in finding references in writing, word choices, arranged words to be a good sentence, arranged sentences to be a good paragraph, and developing the idea. Most of them admit difficlties with the language use. Some of them said they have no probems with vocabulary and mechanic such as capitalization, punctuation, and spelling.
Using Flashcards to Increase Grammar Mastery of MTs Students in Kutai Kartanegara Armadi, Samsu
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Educasia, 5(2), 2020
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study reports the difference of using flashcards and textbooks in teaching grammar for junior school students. The study aimed at examining the hypothesis that read: “flashcards do not improve grammar mastery.” This study used an experimental of post-test only design, implementing an experimental group that received flashcards for the treatments of learning grammar, and the controlled group that received textbooks for learning grammar. The hypothesis testing at p=0.05 and n = 48 indicated that Ho was rejected and the result was significant (t-value = 3.377 and t- table = 1.68). This means flashcards significantly improved grammar mastery. In other words, flashcards as media of teaching grammar is superior than using textbook.
Karakteristik Pengajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Sekolah Menengah Pertama Yunhadi, Wuwuh
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Educasia, 5(2), 2020
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A misleading conception of teaching-learning Sosial Sciences for elementary and secondary school in Indonesia has widely occurred. Social Science lesson is considered simple, from which learning is basically a recall and comprehension of a text, and the teaching model is simply providing students with textbook for reading. Similar to other lessons, the substance of IPS is obviously hard to teach. People change as well as the social life. Those changes are leading the changing of social science. Learning social science tries to understand those changing. The understanding of social science will help the learners, particularly young people, make reasonable decisions for public goods as citizens to live together and participate in social life.
Penerapan Strategi Pembelajaran Inkuiri terhadap Hasil Belajar IPA Fisika di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda Saparuddin, Muhammad
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Educasia, 5(2), 2020
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi inkuiri adalah proses pembelajaran dimana siswa aktif mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis, sehingga siswa dapat menemukan sendiri pengetahuan yang diperolehnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan aktivitas siswa dengan menggunakan strategi pembelajaran inkuiri. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Muhammadiyah 3 Samarinda dan sampel penelitian adalah siswa kelas VIII-B yang berjumlah 25 siswa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu. Hasil belajar siswa diukur menggunakan instrument tes hasil belajar berupa post test sedangkan aktivitas siswa diukur dengan menggunakan lembar observasi dengan satu pengamat. Berdasarkan hasil analisis seluruh siswa mendapatkan nilai diatas KKM yaitu 82,40 dan aktivitas siswa dikelas baik dalam kegiatan individu maupun kelompok, jadi penerapan strategi pembelajaran inkuiri terbilang baik.
Tindak Tutur Ekspresif Berbahasa Indonesia oleh Mahasiswa Pembelajar BIPA Asal Tiongkok di Universitas Negeri Yogyakarta Zaka, Istifatun
EDUCASIA: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Educasia, 5(2), 2020
Publisher : Pusat Pelatihan, Riset, dan Pembelajaran Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif berbahasa Indonesia oleh mahasiswa pembelajar BIPA asal Tiongkok di Universitas Negeri Yogyakarta tahun akademik 2016/2017. Pendekatan dalam penelitian ini merupakan kualitatif. Jenis penelitian kualitatif yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian studi kasus. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian dilakukan pada tanggal 26 April 2017 di kelas BIPA, yaitu kelas Yunan (Yunan University of Nationalities/Yunan Minzu University/Yunnan Minzu Daxue). Data dalam kajian ini adalah semua kata, frasa, dan kalimat yang merupakan tuturan ekspresif. Data diambil dari sumber data yang berupa percakapan yang dilakukan oleh mahasiswa dari Yunan University of Nationalities (YUN). Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui pengamatan dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan berbagai cara. Untuk kriteria kredibilitas atau derajat kepercayaan, dilakukan pemeriksaan data dengan teknik ketekunan pengamatan dan pengecekan sejawat. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan dua hal. Pertama, bentuk tindak tutur ekspresif berbahasa Indonesia oleh mahasiswa pembelajar BIPA asal Tiongkok di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun akademik 2016/2017 berdasarkan tataran linguistiknya termasuk tindak tutur langsung literal berupa kata, frasa, dan kalimat. Sementara itu, berdasarkan pengaruh bahasa pertama, dalam tindak tutur ekspresif berbahasa Indonesia tersebut ditemukan adanya alih kode dan campur kode dengan menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Mandarin. Hal ini terjadi karena keterbatasan penggunaan kode terutama bahasa Indonesia. Kedua, fungsi tindak ekspresif berbahasa Indonesia oleh mahasiswa pembelajar BIPA asal Tiongkok di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun akademik 2016/2017 adalah menyetujui, membenarkan, mengklarifikasi, mengungkapkan rasa heran, mengungkapkan rasa bingung, mengungkapkan rasa yakin, dan mengungkapkan rasa senang di mana fungsi tindak tutur ekspresif untuk mengungkapkan rasa bingung merupakan fungsi yang paling banyak ditemukan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5