cover
Contact Name
Mukhlisuddin Ilyas
Contact Email
yayasanhurriah@gmail.com
Phone
+6281360038586
Journal Mail Official
hurriah.editor@academicareview.com
Editorial Address
Jln. Tgk. Dilamgugop, Desa. Lamgugop, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
ISSN : 27748480     EISSN : 27748472     DOI : -
Jurnal Huriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian (Journal of Educational Evaluation and Research), is an interdisciplinary publication of original research about education issues. This journal also to provide a forum for scientific understanding of the field of education and play an important role in promoting processes that accumulate knowledge, values, and skills that transmitted from one generation to another generation, and to make evaluation and research methods and content in education available to teachers, administrators and researchers. Scopes: Curriculum Management of Education Character Based Education Vocational Enterpreuneurship Education Training and Courses Arts and Music Education Visual Design Education Education Based Method Isamic Education Pedagogy Primary and Elementary Education Non Formal Education Literature and Language Sport and Health Education Science and Enginering Education Math and Biology Education Social and Culture Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian" : 10 Documents clear
MODEL PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT MAHASISWA Dyah Fitriani; Hendro Setyono
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Engish: Human resources are important aspect in an organization. Student needs to be managed and developed in a manner that benefits for them and the progress of departement.Online learning be implemented in full during covid-19 pandemic. The development of their interests and talent to be challenges for departement.The purpose of this research is to formulate a model of student  interests and talents in management deprtment. In addition, the purpose of this research is to find a map of student’s interests and talents on the academic and non academic so as to improve their performance at national and international levels. The questionnaire used as a method of collecting the data and focus group discussion used as a method of formulate model of development student’s interests and talents .The result of this research are : 1) students study of management departement has an interest joining Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) competitions  and business plan competition but of less intention to join the debate. 2) Students has an interest in some sports (badminton, football and  futsal) and had achievements in arts (dance, music, calligraphy and movie maker). 3) Development strategy of student’s interests and talents through several phases : the mapping of potentials students and scheduling of competition in a year, collaboration with the student organisations to get talented students, the commissioning of counterpart lecturers, the making of community, the establishment of a community, the delivery of the competition and evaluation of the program. Bahasa: Sumber daya manusia menjadi aspek penting dalam suatu organisasi. Mahasiswa sebagai bagian penting dari program studi perlu dikelola dan dikembangkan dengan baik sehingga dapat memberi manfaat untuk mahasiswa dan kemajuan program studi. Pembelajaran dilaksanakan secara full online selama pandemi covid-19. Pengembangan minat dan bakat mahasiswa menjadi tantangan tersendiri bagi program studi. Tujuan penelitian ini adalah merumuskan suatu model pengembangan minat dan bakat mahasiswa Program Studi Manajemen. Selain itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peta minat dan bakat mahasiswa Program Studi Manajemen pada bidang akademik dan non akademik sehingga dapat meningkatkan prestasi di tingkat nasional dan internasional.Kuesioner digunakan sebagai metode pengambilan data dan focus group discussion digunakan sebagai metode untuk merumuskan model pengembangan minat dan bakat. Hasil penelitian ini adalah: (1) mahasiswa Program Studi Manajemen memiliki minat mengikuti lomba Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Business Plan Competition namun kurang berminat mengikuti lomba debat. (2) Mahasiswa Program Studi Manajemen memiliki minat pada beberapa cabang olahraga diantaranya badminton, sepakbola dan futsal serta memiliki prestasi di bidang seni berupa seni tari, seni suara, seni musik, seni kaligrafi dan film. (3) Strategi pengembangan minat dan bakat melalui beberapa tahapan yaitu: pemetaan potensi mahasiswa dan inventarisasi lomba-lomba dalam satu tahun, bekerjasama dengan organisasi mahasiswa untuk penjaringan mahasiswa, penunjukan PIC dosen pendamping, pembentukan komunitas, pembinaan komunitas, pengiriman lomba dan evaluasi program
AITPO (ANTECEDENT, INPUT, TRANSACTION, PRODUCT, OUTCOMES): MIXED MODEL EVALUASI CIPP DAN COUNTENACE SEBAGAI PENDEKATAN EVALUASI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR Yoga Budi Bhakti; Burhanuddin Tola; Dinny Devi Triana
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Kampus Mengajar is a teaching assistance activity at the level of educational units and part of the Merdeka Campus Program. The purpose of the Kampus Mengajar program is for students to have competence and provide an off-campus learning experience. In addition to having a good purpose, the Kampus Mengajar Program saves many problems faced by colleges and schools. This research is a form of literary study to develop the AITPO evaluation model (Antecedent, Input, Trasaction, Product, Outcomes) which is a combination of CIPP and Countenance models. The combination of CIPP and Countenance evaluation models is considered as a complementary approach in the implementation of evaluation of the Kampus Mengajar Program. Based on the results of the study it can be concluded that the mixed of the two models is projected to provide a thorough and in-depth evaluation of the implementation of the Kampus Mengajar program. With the evaluation of this AITPO model can also be obtained comprehensive recommendations and complement each other in the continuity of the program. Bahasa: Kampus Mengajar merupakan kegiatan asistensi mengajar di tingkat satuan pendidikan serta bagian dari Program Kampus Merdeka. Tujuan program Kampus Mengajar agar mahasiswa memiliki kompetensi serta memberikan pengalaman belajar di luar kampus. Disamping memiliki tujuan yang baik, Program Kampus Mengajar menyimpan banyak masalah yang dihadapi oleh Perguruan Tinggi maupun Sekolah. Penelitian ini merupakan bentuk kajian literaktur untuk mengembangkan model evaluasi AITPO (Antecedent, Input, Trasaction, Product, Outcomes) yang merupakan gabungan antara model CIPP dan Countenance. Penggabungan model evaluasi CIPP dan Countenance dinilai sebagai pendekatan yang komplementer dalam pelaksanaan evaluasi terhadap Program Kampus Mengajar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggabungan  kedua model tersebut diproyeksikan dapat membeikan evaluasi secara menyeluruh dan mendalam tentang pelaksanaan program Kampus Mengajar. Dengan evaluasi model AITPO ini juga dapat didapatkan rekomendasi secara komprehensif dan saling melengkapi dalam kelangsungan program.
PENGEMBANGAN KURIKULUM 2013 DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PASCA PANDEMI COVID-19 DI SLB MUHAMMADIYAH DEKSO Aisyah Ayun Khoirurrizki; Hendro Widodo
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This study discusses the implementation of the 2013 curriculum in Islamic Religious Education learning at SLB Muhammadiyah Dekso. The method used to obtain the results of the study was descriptive qualitative, the researchers conducted interviews and observations on Islamic Religious Education teachers at SLB Muhammadiyah Dekso. The data obtained is then reduced to the results of the research written in this article. The author found data that SLB Muhammadiyah Dekso was divided into three levels and 3 levels (SD, SMP and SMA) and the number of students was 47 Muslim students and one Catholic student. Implementation of religious learning is adjusted to the ability of students, at SLB Muhammadiyah Dekso there are also activities to read the Qur'an every morning and memorize short letters. The teaching and learning process after the COVID-19 pandemic can be carried out optimally, interspersed with clean living training to teach children the importance of preventing the spread of the corona virus. Islamic Religious Education teachers teach with excellence, involving optimal student processes so that students can develop according to their abilities. Bahasa: Penelitian ini membahas mengenai implementasi kurikulum 2013 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SLB Muhammadiyah Dekso. Metode yang digunakan untuk mendapat hasil penelitian dilakukan dengan kualitatif deksriptif, peneliti melakukan wawancara dan observasi pada guru Pendidikan Agama Islam di SLB Muhammadiyah Dekso. Data yang diperoleh kemudian direduksi menjadi hasil peneltiian yang tertulis didalam artikel ini. Penulis menemukan data bahwa SLB Muhammadiyah Dekso terbagi menjadi tiga jenjang 3 jenjang (SD, SMP dan SMA) dan jumlah siswa 47 siswa beragama islam dan satu siswa yang Bergama Katholik. Implementasi pembelajran agama disesuaikan dengan kemampuan siswa, di SLB Muhammadiyah Dekso juga terdapat kegiatan membaca Al -Qur’an setiap pagi dan hafalan surat pendek. Proses belajar mengajar pasca pandemic covid-19 dapat dilaksanakan dengan optimal diselingi dengan pelatihan hidup bersih untuk mengajarkan anak pentingnya mencegah penyebaran virus corona. Guru Pendidikan Agama Islam mengajar dengan luar bisa, melibatkan proses siswa yang optimal sehingga siswa dapat berkembang sesuai dengan kemampuannya.
GAYA KEPEMIMPINAN WALI KELAS DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI Azlansyah Armansyah; Istiningsih
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This study aims to describe homeroom leadership traits, which are very important in educating students, describe homeroom leadership psychology, and design homeroom leadership models from a psychological perspective. The research was conducted at the Kapuas High School (SMA) Pontianak. The research method used is qualitative research with a case study design. While the technique through data from interviews, observations, and documentation. Data analysis with interactive models. The results of the research conducted that the leadership traits displayed by the homeroom teacher are objective, empathetic, sensitive, build communication with parents of students, manage class administration neatly, fairly, master educational psychology, friendly, humorous, motivator, religious, firm and patient. Based on the psychological characteristics of homeroom leadership, it is with a calm personality, patient, thorough, not easily influenced, woles, and not easily influenced. The homeroom leadership model in perspective reflects leadership that gives rise to choleric and plagiarism contributions. Bahasa: Penelitian ini dengan bertujuan mendeskripsikan sifat-sifat kepemimpinan wali kelas, yang sangat penting dalam mendidik peserta didik, mendeskripsikan psikologi kepemimpinan wali kelas, serta merancang model kepemimpinan wali kelas dalam perspektif psikologi. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas (SMA) Kapuas Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan rancangan studi kasus. Sedangkan Tekniknya melalui data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analsis data dengan model interaktif. Hasil Penelitian yang dilakukan bahwa sifat-sifat kepemimpinan yang ditampilkan wali kelas adalah obejektif, empati, peka, membangun komunikasi kepada orang tua murid, mengolah administrasi kelas dengan rapi, adil, menguasai psikologi pendidikan, ramah, humoris, motivator, relegius, tegas dan sabar. Berdasarkan karakteristik psikologis kepemimpinan wali kelas adalah dengan pribadi yang tenang, sabar, teliti, tidak mudah terpengaruh, woles, dan tidak mudah terpengaruh. Model kepemimpinan wali kelas dalam perspektif psikologis mencerminkan kepemimpinan yang  beartribut koleris dan  plagmatis.  
ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN JARAK JAUH MENGGUNAKAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA MASA PANDEMI COVID-19 Fanesa Maura Aprillia
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This study aims to determine and measure the amount of use of learning media used in the distance learning process boldly and to determine the implementation of bold learning according to students and college students. This research is a quantitative study with a student population from the Twitter Bot account @collegemenfess with a sample of 16 students and 47 college students through an open questionnaire on Google Form. The results of this study: (1) Students and college students are more dominant in using Android with a number of 55 (90.2%) users as information technology in distance learning boldly. (2) The media most often used by students and college students in the distance learning process is the Whatsapp application with 50 (82%), Zoom with 47 (77%) and Google Classroom 39 (63.9%). (2) Students and college students who are uncomfortable, do not understand the material and have difficulty carrying out the learning process boldly. Then, students and college students argue that learning is not the same as face-to-face learning at school or on campus and is very ineffective to be applied in the following years. And lastly, many students and college students think that their teachers/lecturers in this bold learning not only give assignments but also explain learning materials. Bahasa: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur jumlah penggunaan media pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran jarak jauh secara daring serta untuk mengetahui implementasi pembelajaran daring menurut pelajar dan mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan populasi mahasiswa dari akun Bot Twitter @collegemenfess dengan sampel 16 pelajar dan 47 mahasiswa melalui angket terbuka pada Google Form. Hasil dari penelitian ini: (1) Para pelajar dan mahasiswa lebih dominan menggunakan Android dengan jumlah 55 (90,2%) pengguna sebagai teknologi informasi pada pembelajaran jarak jauh secara daring. (2) Media yang paling sering digunakan oleh pelajar dan mahasiswa dalam proses pembelajaran jarak jauh secara daring yaitu adalah aplikasi Whatsapp dengan 50 (82%), Zoom dengan 47 (77%) dan Google Classroom 39 (63,9%). (2) Pelajar dan mahasiswa yang tidak nyaman, tidak memahami materi dan kesulitan melakukan proses pembelajaran secara daring. Kemudian, pelajar dan mahasiswa lainnya berpendapat bahwa pembelajaran daring tidak sama dengan pembelajaran tatap muka di sekolah atau di kampus dan sangat tidak efektif untuk diterapkan di tahun-tahun berikutnya. Dan yang terakhir, pelajar dan mahasiswa banyak yang berpendapat bahwa guru/dosen mereka dalam pembelajaran secara daring ini tidak hanya memberikan tugas saja tetapi juga menjelaskan materi pembelajaran. 
TINGKAT VALIDASI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENSTIMULASI PERKEMBANGAN MENGENAL HURUF PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN fitriani; Liza Fidiawati; Hawani
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Media is a tool used to channel information from information sources to recipients of information. In the process of teaching and learning activities, learning media has a very important function. One effort to introduce letters to children aged 4-5 years using the media used by the teacher, with the media children can recognize symbols, shapes and letters/words so that aspects of children's language development develop well. This research is a research and development with a 4D model (Define, Design, Development and Dissemination). The subjects in this study were 3 experts who validated material-based learning media and tested the use of material-based learning media for 6 children. The data analysis used is descriptive analysis and inferential analysis with the statistical test of Kendall's coefficient (W). The results showed that: (1) the validation window of used materials-based learning media (Phase I) to stimulate the development of recognizing letters in children was very feasible with a percentage of 60% and (2) the validation window of used materials-based learning media (Phase I) to stimulate development. recognizing letters in children is very feasible with a percentage of 90%. This research can be used as a way that can be used by teachers in stimulating the development of recognizing letters in early childhood. Bahasa: Media  merupakan  alat  yang  digunakan untuk  menyalurkan  informasi  dari  sumber informasi kepada penerima informasi. Dalam proses kegiatan belajar mengajar media pembelajaran mempunyai fungsi yang sangat penting. Salah satu upaya untuk memperkenalkan huruf pada anak usia 4-5 tahun dengan menggunakan media yang digunakan oleh Guru, dengan adanya media anak dapat mengenal simbol-simbol, bentuk dan bunyi huruf/kata agar aspek perkembangan bahasa anak berkembang dengan baik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan  (Research and Development) dengan model 4D(Define, Design, Development and Dissemination). Subjek dalam penelitian ini yaitu 3 ahli yang memvalidasi media pembelajaran berbasis bahan bekas dan uji keterpakaian media pembelajaran berbasis bahan bekas kepada 6 anak. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan uji statistik koefisien Kendall’s (W). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkap validasi media pembelajaran berbasis bahan bekas (Tahap I) untuk menstimulasi perkembangan mengenal huruf pada anak sangat layak dengan persentase 60% dan (2) tingkap validasi media pembelajaran berbasis bahan bekas (Tahap I) untuk menstimulasi perkembangan mengenal huruf pada anak sangat layak dengan persentase 90%. Penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan oleh Guru dalam menstimulasi perkembangan mengenal huruf pada anak usia dini.
ANALISIS PERMASALAHAN ANAK PEMALU PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK FKIP UNSYIAH BANDA ACEH Riza Oktariana; Nurfajani
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Based on observations at TK FKIP Unsyiah Banda Aceh, in one room there are 20 children and there are about 3 shy children with the following characteristics: Characteristics of X1 children when in the learning process the child does not want to participate in activities such as exercising together and do not want to join other friends. Meanwhile, the characteristics of X2 children are when the teacher asks the child the child is just silent and does not want to answer. The characteristics of X3 children when the teacher asks the child to come forward to count 1 to 10, however, the child does not want to move forward in the learning process. But here, not only once did the teacher tell the child to move forward, he also told the child to sing ahead, but this did the child also don't want to go forward to sing. This study aims: 1) To determine the description and condition of the shy attitude of children aged 5-6 years at TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. 2) To determine the impact of shyness on the development of children aged 5-6 years at TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. 3) To find out what factors influence the problem of shyness of children aged 5-6 years at TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. This study used a qualitative approach with case study design. The data used in this study were obtained from the results of children's observations and interviews with the child's teacher and parents. Data collection techniques in this study were interviews, observation and documentation. The results showed that the description of the condition of the shy attitude of children aged 5-6 years in TK FKIP Unsyiah Banda Aceh, which consisted of different levels of shyness between children X1, X2 and X3. For X1 and X2 children are classified as shy and X3 children are classified as less shy. The impact of shyness on children's development is that their talents are less visible and we cannot know them. The factors that influence shyness are caused by several factors including parenting, heredity and the environment in which the child is (children are less able to adapt, children are always followed by the things they want, and children do not interact with the surrounding environment). Bahasa: Berdasarkan observasi pada TK FKIP Unsyiah Banda Aceh, di dalam satu ruangan terdapat 20 orang anak dan anak pemalu terdapat sekitar 3 orang anak dengan ciri-ciri sebagai berikut: Ciri-ciri anak X1 ketika dalam proses pembelajaran anak tersebut tidak mau mengikuti kegiatan seperti misalnya berolahraga bersama dan tidak mau untuk bergabung bersama teman-teman lainnya. Sedangkan ciri-ciri anak X2 yaitu ketika guru bertanya kepada anak tersebut anak itu hanya diam dan tidak mau menjawab. ciri-ciri anak X3 ketika guru menyuruh anak maju kedepan untuk berhitung 1 sampai dengan 10, Namun anak tersebut tidak mau untuk maju dalam melakukan proses pembelajarannya. Namun disini tidak hanya sekali guru menyuruh anak untuk maju kedepan, ia juga menyuruh anak untuk bernyanyi kedepan, namun hal ini anak juga tidak mau maju untuk bernyanyi kedepan. Penelitian ini bertujuan: 1) Untuk mengetahui gambaran dan kondisi sikap pemalu anak usia 5-6 tahun di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. 2) Untuk mengetahui dampak sikap pemalu terhadap perkembangan anak usia 5-6 tahun di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. 3) Untuk mengetahui Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi permasalahan sikap pemalu anak usia 5-6 tahun di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari hasil observasi anak, dan wawancara dengan guru dan orang tua anak. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa gambaran kondisi sikap pemalu anak usia 5-6 tahun di TK FKIP Unsyiah Banda Aceh yaitu terdiri dengan tingkatan sikap pemalu anak yang berbeda-beda antara anak  X1, anak X2 dan anak X3. Untuk anak X1, dan X2 tergolong pemalu dan anak X3 tergolong kurang pemalu. Dampak sikap pemalu terhadap perkembangan anak yaitu bakatnya kurang muncul dan tidak dapat kita ketahui. Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap pemalu disebabkan oleh beberapa faktor diantaranya faktor pola asuh, keturunan serta lingkungan dimana anak berada (anak kurang mampu beradaptasi, anak selalu dituruti hal-hal yang menjadi keinginannya, dan anak kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitar).
PENDIDIKAN MORAL MASYARAKAT JAWA DALAM SERAT WEDHATAMA DAN SERAT WULANGREH Farkhan Fuady
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Moral education is an important thing to give birth to people who have good behavior in society. This is very much needed in the community in order to create peace. While Java in particular also has a high moral education contained in the legacies of its predecessors. One of them is found in Serat Wedhatama by Mangkunegara IV and Serat Wulangreh by Paku Buwana IV. One of the moral education in these two fibers is contained in Pupuh Pangkur. The research method used is qualitative with a library research approach. The results of the study found that both contained moral education that was useful for human life. There is a difference that can be seen, namely the number of verses that are more in the Serat Wulangreh. So there are more important points of moral education taken. However, some of the similarities are teaching to be obedient and do good in everyday life. Bahasa: Pendidikan moral merupakan suatu hal yang penting untuk melahirkan masyarakat yang memiliki perilaku baik dimasyarakat. Hal ini sangat dibutuhkan ditengah masyarakat supaya tercipta kedamaian. Sedangkan Jawa khususnya juga memiliki pendidikan moral yang tinggi yang terkandung didalam warisan-warisan para pendahulunya. Salah satunya adalah terdapat dalam Serat Wedhatama karya Mangkunegara IV dan Serat Wulangreh karya Paku Buwana IV. Pendidikan moral dalam kedua serat tersebut salah satunya terkandung dalam Pupuh Pangkur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan library researh. Hasil penelitian menemukan bahwa keduanya terkandung pendidikan moral yang berguna bagi kehidupan manusia. Terdapat perbedaan yang dapat dilihat yaitu jumlah bait yang lebih banyak di dalam Serat Wulangreh. Sehingga terdapat lebih banyak poin penting pendidikan moral yang diambil. Akan tetapi beberapa kesamananya adalah mengajarkan untuk patuh dan berbuat baik dalam kehidupan sehari-hari
PELAKSANAAN ADMINISTRASI KEUANGAN DI TPQ BAROKAH GONILAN, KARTASURA, SUKOHARJO Abid Nurhuda; Adhimas Alifian Yuwono; Eka Margareta Setyani; Friska Ambarwati; Rina Safitri; Rizqita Sari Istiqomah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Al-Qur'an Education Park (TPQ) is an institution or community group that organizes non-formal education of the Islamic religious type which aims to teach reading the Qur'an from an early age. In Indonesia, TPQ is the earliest Islamic educational institution and is close to the community, so it can be said that this institution departs from the community and returns to the community. child. However, in its implementation, it still does not escape the financial problems that come from donors, guardians of students, and the mosque's treasury. Because in its operations, TPQ can hardly do anything without funds. So good administration is needed to prepare financial reports in a transparent and accountable manner. This research took place at TPQ Barokah, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, using a descriptive qualitative approach with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results showed that the financial administration of TPQ Barokah includes recording internal and external financial reports to related parties, namely donors and guardians of students. Bahasa: Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) merupakan lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan non-formal jenis keagamaan Islam yang bertujuan untuk memberikan pengajaran membaca Al-Qur’an sejak usia dini. Di Indonesia TPQ menjadi lembaga pendidikan islam yang paling awal dan dekat dengan masyarakat, maka bisa dikatakan lembaga ini berangkat dari masyarakat dan kembali kepada masyarakat, dengan kata lain, orientasi TPQ bukanlah mencari laba, tetapi berfokus pada tujuan menanamkan pendidikan Al-Qur’an kepada anak. Namun dalam pelaksanaanya, tetap tidak luput dengan persoalan keuangan yang bersumber dari para donatur, wali santri, dan kas masjid. Sebab dalam operasionalnya, TPQ nyaris tidak bisa berbuat apapun tanpa adanya dana. Maka dibutuhkanlah administrasi yang baik untuk menyusun laporan keuangan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Penelitian ini bertempat di TPQ Barokah, Gonilan, Kartasura, Sukoharjo, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa administrasi keuangan TPQ Barokah meliputi pencatatan laporan keuangan internal dan eksternal kepada pihak-pihak terkait, yaitu donatur dan wali santri.
QUIS INTERAKTIF MATEMATIKA TEBAK GAMBAR TINGKAT SD KELAS 1 DAN 2 BERBASIS POWER POINT Basrul Abdul Majid; Fitri Yanti M
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Learning mathematics at this time still many students do not like and feel bored in learning mathematics, this could be due to teachers who cannot convey the material well, students who are bored and lazy in learning mathematics, or students who have difficulty understanding the explanations from the teacher. So here the researcher wants to design an interactive math quiz application based on guessing pictures, the goal is that students who take part in math learning do not feel bored in answering the questions given by the teacher and also help students in imagining the pictures in this picture-guessing learning quiz. There are several models used for the development of an interactive math quiz application based on guessing pictures, namely: Concept, Design, Material Collecting, and Assembly. After the system is used by the user, the child continues with the system testing on an interactive math quiz for shooting pictures for elementary school children based on Power Point. Bahasa: Pembelajaran matematika pada saat ini masih saja banyak siswa tidak menyukai dan merasa bosan pada pembelajaran matematika, ini bisa jadi dikarenakan guru yang belum mampu menyampaikan materi dengan baik, siswa yang bosan dan malas dalam belajar matematika, atau siswa yang susah mengerti penjelasan dari guru. Jadi disini peneliti ingin merancang aplikasi quis interkatif matematika berbasis tebak gambar, tujuannya supaya siswa yang   mengikuti pembelajaran matematika tidak merasa bosan dalam menjawab soal yang diberikan guru dan juga membantu siswa dalam berimajinasi tentang gambar-gambar yang ada pada quis pembelajaran berbasis tebak gambar ini. ada beberapa model yang digunakan untuk pengembangan aplikasi quis interaktif matematika berbasis tebak gambar yaitu : Concept, Design, Material Collecting, dan Assembly. Setelah sistem digunakan oleh user, maka selanjutnya dilakukan dengan pengujian sistem pada quis interaktif matematika tembak gambar untuk anak sekolah SD Berbasis Power Point.

Page 1 of 1 | Total Record : 10