cover
Contact Name
Mukhlisuddin Ilyas
Contact Email
yayasanhurriah@gmail.com
Phone
+6281360038586
Journal Mail Official
hurriah.editor@academicareview.com
Editorial Address
Jln. Tgk. Dilamgugop, Desa. Lamgugop, Kec. Syiah Kuala, Kota Banda Aceh.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
ISSN : 27748480     EISSN : 27748472     DOI : -
Jurnal Huriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian (Journal of Educational Evaluation and Research), is an interdisciplinary publication of original research about education issues. This journal also to provide a forum for scientific understanding of the field of education and play an important role in promoting processes that accumulate knowledge, values, and skills that transmitted from one generation to another generation, and to make evaluation and research methods and content in education available to teachers, administrators and researchers. Scopes: Curriculum Management of Education Character Based Education Vocational Enterpreuneurship Education Training and Courses Arts and Music Education Visual Design Education Education Based Method Isamic Education Pedagogy Primary and Elementary Education Non Formal Education Literature and Language Sport and Health Education Science and Enginering Education Math and Biology Education Social and Culture Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian" : 11 Documents clear
CODE MIXING ANALYSIS: CASE STUDY OF LIVY RENATTA ON DEDDY CORBUZIER’S YOUTUBE CHANNEL Ayu Windyawati Puspita Wardani; Yuliyanto Sabat; Siti Aisyah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English. This research aims to describe the sociolinguistics phenomenon of code-mixing features on Deddy Corbuzier YouTube channel featuring Livy Renatta as a guest star in Deddy Corbuzier’s podcast shown on his channel. This study was carried out on descriptive qualitative. The objective of this study is to find out the phenomenon of code-mixing types. The source of data was the complete script of the utterances by Livy Renatta. The data were the utterances that have code-mixing in their dialogue. The data were analyzed based on Muysken's (2000) theory. The result of this study showed that there were 10 code-mixing features used by Livy Renatta which consisted of three types of code-mixing there was alternation (4), insertion (6), and congruent lexicalization (1). Bahasa: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena sosiolinguistik dari fitur campur kode pada saluran YouTube Deddy Corbuzier yang menampilkan Livy Renatta sebagai bintang tamu dalam podcast Deddy Corbuzier yang ditayangkan di salurannya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui fenomena tipe campur kode. Sumber datanya adalah naskah lengkap tuturan Livy Renatta. Datanya adalah ujaran-ujaran yang mengalami campur kode dalam dialognya. Data dianalisis berdasarkan teori Muysken (2000). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 10 fitur campur kode yang digunakan oleh Livy Renatta yang terdiri dari tiga jenis campur kode yaitu pergantian (4), penyisipan (6), dan leksikalisasi kongruen (1).
ANALISIS KOMUNIKASI ANTARA ORANG TUA DAN ANAK BUNGSU DI LINGKUNGAN KELUARGA Nelyahardi; Adela Yasica; Hera Wahyuni; Sri Annisa Walindarahma; Siti Aisah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Communication is conversation that individuals have with other individuals, carried out both orally and in writing. Good communication in the family must start with the parents. This study aims to learn how parents communicate with their youngest children and how the youngest children act when communicating with their parents. It is a kind of qualitative study that approaches case studies. The subject of this study was a female student (A) who was the youngest child in her family and attended the SMA N 6 of Jambi City. As for the data-collection techniques used observation, interview and documentation carried out from May 20 to 27, 2022. The results of this study suggest that “A’s” attitude when communicating with parents seems arbitrary, this is because parents have spoilt him. From a parent’s demeanor this made a person feel unafraid even though he was being immodest when talking to his parents. Bahasa: Komunikasi merupakan percakapan yang dilakukan oleh individu dengan individu lain, yang dilaksanakan secara lisan maupun tulisan. Komunikasi yang baik dala keluarga harus dimulai dari orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara orang tua berkomunikasi dengan anak bungsu dan untuk mengetahui bagaimana sikap anak bungsu ketika berkomunikasi dengan orang tua. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Subjek dalam penelitian ini merupakan seorang siswa perempuan (A) yang merupakan anak bungsu di keluarganya dan bersekolah di SMA N 6 Kota Jambi. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi yang dilaksanakan sejak tanggak 20 hingga 27 Mei 2022. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sikap A ketika berkomunikasi dengan orang tua terkesan semena-mena, hal ini dikarenakan orang tua sangat memanjakannya. Dari sikap orang tua yang seperti ini membuat A merasa tidak merasa takut walaupun bersikap kurang sopan ketika berbicara dengan orang tua.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS INSTRUMEN NON TES KREATIVITAS SISWA KELAS VI SDN TEGAL ALUR 16 PETANG Fuad Try Satrio Utomo; Ghina Rahayu; St Annisa Azahra; Iana Tunnisa; Novi Dwi Astuti
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Creativity is the ability of a person to create something new in the form of ideas and real works and is relatively different from what has existed before whether with regard to the field of science, literature, or other arts. This study aims to describe the results of measuring students' creativity attitudes obtained from the questionnaire filling sheets and make efforts to develop student creativity in grade VI students of SDN Tegal Alur 16 Evening. The methods used are quantitative and qualitative descriptive research methods. Qualitative data analysis was carried out based on the review of the non-test instrument analysis result sheet to determine the validity of the content of the instrument reviewed on the material aspects, construction, language, and conformity between the questions in the questionnaire sheet and the indicators of the assessment aspects used. Meanwhile, quantitative data analysis is carried out to determine the level of validity and reliability of non-test instruments. This research uses research and development methods for 4D models (define, design, develop, and disseminate). The results of the study, which in the processed data obtained the validity test, were declared valid using the Pearson moment correlation coefficient test. Meanwhile, in the reliability test, the data obtained was declared reliable because the rhitung value was greater than the result. Bahasa: Kreativitas merupakan kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru baik berupa gagasan maupun karya nyata dan relatif berbeda dengan apa yang telah ada sebelumnya baik berkenaan dengan bidang ilmu pengetahuan, sastra, atau seni lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil pengukuran sikap kreativitas siswa yang didapatkan dari lembar pengisian angket dan melakukan upaya pengembangan kreativitas siswa yang ada pada siswa kelas VI SDN Tegal Alur 16 Petang. Adapun metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Analisis data kualitatif dilakukan berdasarkan penelaahan lembar hasil analisis instrumen non tes untuk mengetahui validitas isi instrumen yang ditinjau pada aspek materi, konstruksi, bahasa, serta kesesuaian antara pertanyaan dalam lembar angket dengan indikator aspek penilaian yang dipakai. Sedangkan analisis data kuantitatif dilakukan bertujuan untuk mengetahui tingkat validitas dan reliabilitas instrument non tes. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan model 4D (define, design, develop, and disseminate). Hasil penelitian yang pada data yang di olah didapatkan uji validitas dinyatakan valid dengan menggunakan uji koefisien korelasi moment Pearson. Sedangkan pada uji reliabilitas, data yang didapatkan dinyatakan reliabel karena nilai rhitung lebih besar hasilnya dari rtabel.
UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS TERHADAP KEMANDIRIAN SISWA SEKOLAH DASAR KELAS 1 Elsa Alfiatunnisa; Hildah Zulfah Khairunnisa; Sani Hayati; Vianty Listya Maulida
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Every research requires a tool as an instrument in data collection. The preparation of test and non-test data must meet the rules of validity and reliability. Test the validity and reliability of the data can be done using SPSS software. The purpose of this research is to describe the steps of learning evaluation courses in the validity and reliability test. The results of the preparation of this instrument were used to collect data on student independence questionnaires that were tested in several elementary schools, including: SDN 2 Aweh, SDN EL FITRA, SDN Barengkok 01. The validity test can be declared valid if r count > r table. The result, on the independence statement there are 6 out of 10 valid items, 7 out of 9 valid statements on eating parenting, 8 out of 10 valid statements on psychosocial parenting items, 7 out of 10 valid statements on hygiene parenting. and there are 3 out of 6 statements that apply to health care parenting. The reliability test is said to be reliable if Cronbach's alpha > 0.6 or Cronbach's alpha > r table. The results of the reliability test on all statement items that were declared valid in this questionnaire showed reliable results. Bahasa: Setiap penelitian membutuhkan suatu alat sebagai instrumen dalam pengumpulan data. Penyusunan pada data tes maupun non tes harus memenuhi kaidah validitas dan reliabilitas. Uji validitas dan reliabilitas data dapat dilakukan menggunakan software SPSS. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran mata kuliah evaluasi dalam uji validitas dan reliabilitas. Hasil dari penyusunan instrumen ini digunakan untuk pengambilan data mengenai angket kemandirian siswa yang diuji coba pada beberapa sekolah dasar, diantaranya: SDN 2 Aweh, SD EL FITRA, SDN Barengkok 01. Uji validitas dapat dinyatakan valid jika r hitung > r tabel. Hasilnya, bahwa pada pernyataan terkait kemandirian terdapat 6 dari 10 item pernyataan yang valid, 7 dari 9 pernyataan valid pada pola asuh pemberian makan, 8 dari 10 pernyataan yang valid pada item pola asuh rangsangan psikososial, 7 dari 10 pernyataan valid pada pola asuh praktik kebersihan dan terdapat 3 dari 6 pernyataan valid pada pola asuh pelayanan kesehatan. Uji reliabilitas dikatakan reliabel apabila Cronbach’s alpha > 0,6 atau Cronbach’s alpha > r tabel. Hasil uji reliabilitas pada semua item pernyataan yang dinyatakan valid di kuesioner ini menunjukkan hasil yang reliabel.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGHADAPI ERA BERCIRIKAN VUCA syamsul bahri
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This paper aims to show how the digital world defined by VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), has a significant impact on the implementation of human resource management in educational institutions. The data of this paper were collected through literature study and data analysis of various materials related to human resource management in the VUCA era, such as books, journals, and websites, and then examined descriptively. The findings of this study indicate that in the management of human resources in educational institutions, three strategies should be used to thrive in the VUCA era and turnover cycle: leadership strategy, product differentiation, and low cost strategy. Following up on these results, institutional leaders as the driving force for human resource management must have service breakthroughs that can get out of the VUCA trap so that educational institution services are in line with the demands of the VUCA period. Bahasa: Tulisan ini bertujuan untuk menunjukkan bagaimana dunia digital yang didefinisikan oleh VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), memiliki dampak yang signifikan terhadap implementasi manajemen sumber daya manusia di lembaga pendidikan. Data makalah ini dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan analisis data dari berbagai bahan yang berkaitan dengan manajemen sumber daya manusia di era VUCA, seperti buku, jurnal, dan situs web, dan kemudian diperiksa secara deskriptif. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pengelolaan sumber daya manusia di lembaga pendidikan, tiga strategi harus digunakan untuk berkembang di era VUCA dan siklus perputaran: strategi kepemimpinan, diferensiasi produk, dan strategi biaya rendah. Menindaklanjuti hasil tersebut, pimpinan lembaga sebagai motor penggerak pengelolaan sumber daya manusia harus memiliki terobosan layanan yang dapat keluar dari jebakan VUCA agar layanan lembaga pendidikan sejalan dengan tuntutan masa VUCA.
IMPLEMENTASI BIMBINGAN KLASIKAL BAGI SISWA SMP Ramdan Wahid; Wahyunengsih; Shafina Tunnazah Sholehah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: Classical services are services that are carried out to all students in a class or a combination of several classes to provide information or to achieve certain goals. In addition to the complex implementation, this service can also be used using the guidance of counseling services and this service is more time efficient in motivating students. The purpose of this study was to find out how students' perceptions of the implementation of classical guidance services in the classroom, to find out what classical guidance services were carried out by the BK teacher. This research is a qualitative research using descriptive method. The data collection techniques in this study used observation and interview techniques conducted at SMPN 233 Jakarta. Bahasa: Layanan klasikal adalah layanan yang dilakukan kepada seluruh siswa didalam kelas atau  gabungan dari beberapa kelas untuk memberikan sebuah  informasi atau untuk mencapai  tujuan tertentu. Disamping  pelaksanaan yang kompleks, layanan ini juga dapat digunakan menggunakan pedoman layanan konseling dan dengan layanan ini waktu yang digunakan lebih efisien dalam memotivasi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi siswa terhadap pelaksanaan layanan klasikal bimbingan di kelas, mengetahui layanan bimbingan klasikal apa yang dilakukan oleh guru BK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan wawancara yang dilakukan di SMPN 233 Jakarta
PERAN TOKOH AGAMA DALAM MENANAMKAN NILAI PENDIDIKAN ISLAM PADA KARYAWAN SRITEX DI PERUM SRI SEJAHTERA KENEP SUKOHARJO Nur Aini Setyaningtyas; Noor Alwiyah
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: A religious figure is someone who is an expert in the field of religion so that he can provide explanations, suggestions, and information to the community, one of which is the community at Perum Sri Sejahtera Kenep Sukoharjo where the majority of them are busy working as Sritex employees so they lack awareness in studying Islamic insight. The presence of religious leaders at Perum Sri Sejahera plays a role in increasing their awareness in learning these Islamic insights by holding various religious activities. The purpose of this study is to describe the role of religious leaders in instilling the value of Islamic education through religious activities for Sritex employees at Perum Sri Sejahtera Kenep, Sukoharjo District, Sukoharjo Regency in 2022. This study uses a descriptive qualitative approach from December 2021 to January 2022 at Perum Sri Sejahtera Kenep Sukoharjo. The research subject is Ustadz Daryanto as a religious figure. The informants are the Head of RT 05, Sritex employees, and the community. Methods of collecting data through interviews, observation, and documentation. Meanwhile, to check the validity of the data by using triangulation methods and sources. After being collected, it was analyzed using an interactive model, namely reduction, presented and then concluded. The results showed that the role of religious leaders in instilling the value of Islamic education in Sritex employees at Perum Sri Sejahtera Kenep, Sukoharjo District, Sukoharjo Regency, among others, firstly as a good role model, this is illustrated by the attitude of discipline in congregation to the mosque, simple living, generous, and hafidz Al Qur'an 30 juz. Second, as a guide, this is illustrated by his attitude in guiding the congregation in tahsin and interpretation activities, then reading selected letters on a blessed Friday, then reading Yasin and tahlil letters. Third, as an educator, this is illustrated by his attitude of inviting to istiqomah in love to the Qur'an, motivating him to participate in blessing Fridays, then sending prayers when he regularly reads Yasin and tahlil letters in mosques or residents' homes Bahasa: Tokoh agama merupakan seseorang yang ahli dalam bidang agama sehingga dapat memberikan penjelasan, anjuran, dan penerangan kepada masyarakatnya, salah satunya ialah masyarakat yang berada di Perum Sri Sejahtera Kenep Sukoharjo yang mana mayoritas dari mereka itu memiliki kesibukan bekerja sebagai karyawan sritex sehingga kurang kesadaran dalam mempelajari wawasan keislaman. Hadirnya tokoh agama di Perum Sri Sejahera berperan untuk meningkatkan kesadaran mereka dalam mempelajari wawasan keIslaman tersebut dengan cara mengadakan berbagai kegiatan keagamaan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan terkait peran tokoh agama dalam menanamkan nilai pendidikan Islam melalui kegiatan keagamaan pada karyawan sritex di Perum Sri Sejahtera Kenep Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo tahun 2022.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif mulai bulan Desember 2021 hingga bulan Januari 2022 di Perum Sri Sejahtera Kenep Sukoharjo. Subyek penelitiannya ialah Ustadz D selaku tokoh agama. Adapun informannya ialah Ketua RT 05, karyawan sritex, dan masyarakat. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk memeriksa keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode dan sumber. Setelah terkumpul baru dianalisis dengan model interaktif yakni reduksi, disajikan lalu disimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran tokoh agama dalam menanamkan nilai pendidikan Islam pada karyawan sritex di Perum Sri Sejahtera Kenep Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Sukoharjo antara lain yakni pertama sebagai teladan yang baik, hal itu digambarkan dengan sikap disiplin berjama’ah ke masjid, hidup sederhana, dermawan, dan hafidz Al Qur’an 30 juz. Kedua sebagai pembimbing, hal itu digambarkan dengan sikap beliau membimbing jama’ah dalam kegiatan tahsin dan tafsir, lalu membaca surat-surat pilihan melalui dalam jum’at berkah, kemudian membaca surat yasin dan tahlil. Ketiga sebagai pendidik, hal itu digambarkan dengan sikap beliau mengajak untuk istiqomah cinta kepada Al Qur’an, memotivasi untuk ikut serta dalam jum’at berkah, lalu mengirimkan do’a saat rutinan membaca surat yasin dan tahlil di masjid ataupun rumah warga. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam yang diperoleh karyawan sritex maupun masyarakat ialah nilai akidah yang mencakup tauhid uluhiyah, rububiyah, asma wa sifat, lalu nilai akhlak baik akhlak kepada Allah maupun kepada manusia, dan nilai syari’at yang berkaitan ibadah.
PENDIDIKAN KONTEKSTUAL DAN KETERIKATAN DENGAN MASYARAKAT (ANALISIS PEMIKIRAN RAHMAH EL YUNUSIYAH) M. Afiqul Adib
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: This study aims to elaborate Rahmah El-Yunusiyyah's thoughts with contextual education and engagement with the community, which is expected to produce a complete educational concept that can be applied in society. In this regard, this study uses descriptive analysis which is used to define terms for the data needed, then arranged in such a way and concluded according to research needs. This research produces an essence of Rahmah El Yunusiyah's thoughts about the importance of contextual education and engagement with the community. In addition, it was also revealed that the purpose of studying religious scholarship is not just memorizing the theory, but also being able to apply it in society. Bahasa: Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasikan pemikiran Rahmah El-Yunusiyyah dengan peendidikan kontekstual dan keterikatan dengan masyarakat, yang mana diharapkan kajian ini menghasilkan sebuah konsep pendidikan yang utuh dan dapat diterapkan dalam masyarakat. Berkaitan dengan tujuan tersebut, kajian ini memakai analisis deskripsi yang digunakan untuk membuat definisi istilah akan data yang dibutuhkan, kemudian disusun sedemikian rupa dan disimpulkan sesuai dengan kebutuhan penelitian. Penelitian ini menghasilkan sebuah esensi dari pemikiran rahmah El Yunusiyah tentang pentingnya pendidikan kontekstual dan keterikatan dengan masyarakat. Selain itu diungkapkan juga bahwa tujuan mempelajari keilmuan agama bukan sekadar menghafal teorinya saja, melainkan juga dapat menerapkannya dalam masyarakat.
ANALISIS KESULITAN BELAJAR KALKULUS 1 SECARA DARING PADA MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK Dewi Devita; Deby Erdriani
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English. The Covid-19 pandemic that has hit the world since the end of 2019 has changed the world into a new normal era. All aspects of life are undergoing changes. Learning, which was originally face-to-face in the classroom to meet teachers and friends, has now turned online. This does not only apply to students in school but also to students in university, including all students of Putra Indonesia University YPTK Padang. The online learning is inseparable from several difficulties. Therefore, the author took the initiative to conduct an online analysis of the difficulty of learning calculus 1 on students of the engineering faculty. This study aims to describe the problems faced by the faculty of engineering students of Putra Indonesia University YPTK Padang who learn calculus 1 online. This research uses qualitative descriptive method. The data collection technique used is a questionnaire, which is created using a google form and distributed through the class whatsapp group. Based on the questionnaire distributed to students and after the recapitulation was carried out, it can be concluded that less than 50% of students find it difficult to learn calculus online Bahasa. Pandemi Covid-19 yang melanda dunia sejak akhir tahun 2019 telah merubah dunia ke dalam era new normal. Semua aspek kehidupan mengalami perubahan. Belajar yang semula tatap muka di dalam kelas bertemu guru dan teman-teman, sekarang beralih menjadi daring (dalam jaringan). Hal ini tidak hanya berlaku bagi siswa sekolah, namun juga berlaku kepada kalangan mahasiswa, tidak terkecuali bagi seluruh mahasiswa Universitas Putra Indonesia YPTK Padang. Pembelajaran secara daring ini tidak terlepas dari beberapa kesulitan. Maka dari itu, penulis berinisiatif melakukan penelitian analisis kesulitan belajar kalkulus 1 secara daring pada mahasiswa fakultas teknik. Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan permasalahan yang dihadapi mahasiswa fakultas teknik Universitas Putra Indonesia YPTK Padang yang belajar kalkulus 1 secara daring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, yang dibuat menggunakan google form dan disebarkan melalui grup whatsapp kelas. Berdasarkan angket yang disebar dan setelah dilakukan rekapitulasinya, maka dapat disimpulkan bahwa kurang dari 50% mahasiswa merasa kesulitan belajar kalkulus secara daring.
WALI NANGGROE ACEH: PERUBAHAN BUDAYA DAN POLITIK ACEH DALAM NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA (NKRI) Muhammad Ridhwan; Yahaya Ibrahim
JURNAL HURRIAH: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Hurriah: Jurnal Evaluasi Pendidikan dan Penelitian
Publisher : Yayasan Hurriah, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English. The purpose of this study is to identify the use of the Wali Nanggroe system during the first Aceh civilization from the application of the Wali Nanggroe system after entering Indonesia. The purpose of this research is to look at the impact of the Wali Nanggroe Law on development and governance in Aceh. This study employed a triangulation strategy to data collecting, including interviews, literature reviews, and questionnaires. The interview data was evaluated using NVIVO 12. The research findings show discrepancies between the current Wali Nanggroe system and the Kingdom of Aceh Darussalam's period. Historically, Wali Nanggroe refers to the supreme ruler who succeeded the Sultan. Furthermore, the Indonesian central government deployed Wali nanggroe in the Aceh conflict. Furthermore, Wali nanggroe has evolved from the Helsinki MoU, a peace treaty between Indonesia and GAM. Wali nanggroe is an institution that links customs and preserves prosperity, justice, and peace; it also performs other tasks as specified in the Aceh Qanun for wali nanggroe institutions nos. 8, 9, and 10. Wali nanggroe are currently part of the Indonesian state system. Wali Nanggroe's presence is meant to reinforce Aceh's identity. The heritage of the Aceh kingdom's sultanate civilisation, which includes customary institutions and Islamic law enforcement organizations, does not imply that the burden for applying Islamic law is primarily the responsibility of government authorities. Bahasa. Artikel ini merupakan penelitian yang dilakukan untuk membedakan penerapan sistem Wali Nanggroe pada masa peradaban Aceh pertama dengan sistem Wali Nanggroe setelah masuk ke Negara Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh UU Wali Nanggroe terhadap pembangunan dan pemerintahan di Aceh. Untuk pengumpulan data, penelitian ini menggunakan pendekatan triangulasi seperti wawancara, studi pustaka, dan angket. NVIVO 12 digunakan untuk mengevaluasi data wawancara. Temuan penelitian mengungkapkan perbedaan antara sistem Wali Nanggroe saat ini dan zaman Kerajaan Aceh Darussalam. Secara historis, istilah Wali Nanggroe menunjukkan penguasa tertinggi yang menggantikan Sultan. Selanjutnya, Wali nanggroe telah digunakan dalam perang Aceh dari pemerintah pusat Indonesia. Lebih lanjut, Wali nanggroe sekarang adalah organisasi yang lahir dari MoU Helsinki, perjanjian damai antara Indonesia dan GAM. Wali nanggroe adalah lembaga yang menghubungkan adat dan memelihara kemakmuran, keadilan, dan perdamaian; itu juga memiliki fungsi tambahan sebagaimana diatur dalam Qanun Aceh untuk lembaga wali nanggroe No. 8, 9, dan 10. Wali nanggroe sekarang termasuk ke dalam struktur negara Indonesia. Kehadiran Wali Nanggroe diharapkan dapat membantu memperkuat identitas Aceh. Warisan peradaban kesultanan kerajaan Aceh yang terdiri dari lembaga adat dan lembaga penegak hukum Islam, tidak berarti bahwa tanggung jawab pelaksanaan hukum Islam semata-mata merupakan tugas instansi pemerintah

Page 1 of 2 | Total Record : 11