cover
Contact Name
AS Ahmar
Contact Email
jpabdimas@ahmar.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpabdimas@ahmar.id
Editorial Address
Jalan Karaeng Bontomarannu No. 57 Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27981096     DOI : https://doi.org/10.35877/panrannuangku
The mission of Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and engagement . This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, engagement, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community service. Focus The aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Engagement to publish the original articles. Articles published by the focus and scope of community service activities are: 1. education, 2. social, 3. numan resource development, 4. healthty sciences, 5. appropriate technology, 6. juman development and national competitiveness, 7. small and medium enterprises and environmentally sound technological development, 8. and others topic in Community Service, Society Development and Engagement.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 61 Documents
Penyuluhan Era New Normal Di RT 002 RW 005 Desa Sunggumanai Kec. Pattallassang Kab. Gowa Fatwa, Inayanti; Harjuna, Hariani; Amaliah, Rezeki
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku470

Abstract

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pada tanggal 30 Januari 2020 WHO telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia/ Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran antar Negara. Sosialisasi dan edukasi new normal life merupakan cara mempersiapkan warga agar lebih waspada dan memperhatikan kesehatan diri sendiri selama beraktivitas di luar rumah. Hal ini sebagai bagian penting dalam rangka pemerataan informasi serta mengurangi angka penderita Covid-19. Pendekatan yang dipakai untuk mencapai tujuan pengabdian meliputi beberapa jenis kegiatan yaitu presentasi dan demonstrasi tentang virus corona dan new normal dihadapan warga RT 002 RW 005 desa Sunggumanai Kab. Gowa. Respon peserta saat pelaksanaan pelatihan sangat baik. Seluruh peserta begitu antusias memperhatikan setiap penjelasan. Dari 11 peserta, ada 2 orang yang mengajukan pertanyaan.
Penyuluhan Era New Normal Di RT 002 RW 005 Desa Sunggumanai Kec. Pattallassang Kab. Gowa Inayanti Fatwa; Hariani Harjuna; Rezeki Amaliah
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku470

Abstract

Coronavirus adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari gejala ringan sampai berat. Pada tanggal 30 Januari 2020 WHO telah menetapkan sebagai Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia/ Public Health Emergency of International Concern (KKMMD/PHEIC). Penambahan jumlah kasus COVID-19 berlangsung cukup cepat dan sudah terjadi penyebaran antar Negara. Sosialisasi dan edukasi new normal life merupakan cara mempersiapkan warga agar lebih waspada dan memperhatikan kesehatan diri sendiri selama beraktivitas di luar rumah. Hal ini sebagai bagian penting dalam rangka pemerataan informasi serta mengurangi angka penderita Covid-19. Pendekatan yang dipakai untuk mencapai tujuan pengabdian meliputi beberapa jenis kegiatan yaitu presentasi dan demonstrasi tentang virus corona dan new normal dihadapan warga RT 002 RW 005 desa Sunggumanai Kab. Gowa. Respon peserta saat pelaksanaan pelatihan sangat baik. Seluruh peserta begitu antusias memperhatikan setiap penjelasan. Dari 11 peserta, ada 2 orang yang mengajukan pertanyaan.
Pelatihan Penyusunan Naskah dan Pembuatan E-Modul bagi Guru SMAN 3 Takalar Yunus, Muh.; Hapsan, Amran; Khadijah; Setiawan HR, Iwan
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku471

Abstract

e-Modul merupakan merupakan salah satu jenis bahan ajar yang perlu dikembangkan sendiri oleh guru, yang berbentuk file aplikasi, bisa diakses di smartphone, komputer, laptop atau notebook dan dapat mengurangi biaya pendidikan karena tidak perlu adanya percetakan modul. Karena kebutuhan mitra di SMAN 3 Takalar dan pentingnya kemampuan membuat e-Modul maka kami mengadakan pelatihan penyusunan naskah dan pembuatan e-Modul bagi guru SMAN 3 Takalar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pembimbingan pelatihan dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari kemampuan guru menyusun naskah dan membuat e-Modul. Luaran yang terwujud dari kegiatan ini adalah: (1) peningkatan pengetahuan guru di sekolah mitra dalam mengoptimalkan pembelajaran dengan bantuan teknologi berupa e-Modul (peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat), (2) peningkatan keterampilan guru di sekolah mitra dalam membuat bahan ajar e-Modul (peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat), (3) terciptanya produk bahan ajar berupa e-Modul untuk beberapa mata pelajaran, (4) peningkatan kualitas produk bahan ajar dari slide persentase materi dan modul hasil cetakan yang membutuhkan biaya besar menjadi e-Modul.
Pelatihan Penyusunan Naskah dan Pembuatan E-Modul bagi Guru SMAN 3 Takalar Muh. Yunus; Amran Hapsan; Khadijah; Iwan Setiawan HR
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku471

Abstract

e-Modul merupakan merupakan salah satu jenis bahan ajar yang perlu dikembangkan sendiri oleh guru, yang berbentuk file aplikasi, bisa diakses di smartphone, komputer, laptop atau notebook dan dapat mengurangi biaya pendidikan karena tidak perlu adanya percetakan modul. Karena kebutuhan mitra di SMAN 3 Takalar dan pentingnya kemampuan membuat e-Modul maka kami mengadakan pelatihan penyusunan naskah dan pembuatan e-Modul bagi guru SMAN 3 Takalar. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode pembimbingan pelatihan dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan ini dapat dilihat dari kemampuan guru menyusun naskah dan membuat e-Modul. Luaran yang terwujud dari kegiatan ini adalah: (1) peningkatan pengetahuan guru di sekolah mitra dalam mengoptimalkan pembelajaran dengan bantuan teknologi berupa e-Modul (peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat), (2) peningkatan keterampilan guru di sekolah mitra dalam membuat bahan ajar e-Modul (peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat), (3) terciptanya produk bahan ajar berupa e-Modul untuk beberapa mata pelajaran, (4) peningkatan kualitas produk bahan ajar dari slide persentase materi dan modul hasil cetakan yang membutuhkan biaya besar menjadi e-Modul.
Pelatihan Karya Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN 3 Takalar Hindi, Alfiah Nurfadhilah AM.; Syukriani, Andi; Elpisah; Fatwa, Inayanti
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku472

Abstract

Penelitian tindakan kelas menjadi salah satu indikator penting untuk meningkatkan profesionalisme guru. Dengan melakukan PTK, guru-guru diharapkan dapat menemukan sesuatu yang dapat digunakan dalam peningkatan kualitas proses belajar dan mengajar, yang pada akhirnya membantu meningkatkan kulaitas pendidikan secara nasional. Untuk itu, kegiatan ini akan memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru. Adapun luaran kegiatan ini mengacu pada tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah: (1) Guru Mampu memahami dan terampil dalam menyusun PTK dan (2) Guru mampu melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta pelatihan dalam membuat karya ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) khususnya dalam pembuatan proposal peneltiian tindakan kelas. Selain itu, para peserta mampu menyusun tulisan penelitian tindakan kelas (PTK) sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan pada pelatihan.
Pelatihan Karya Ilmiah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Bagi Guru SMAN 3 Takalar Alfiah Nurfadhilah AM. Hindi; Andi Syukriani; Elpisah; Inayanti Fatwa
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku472

Abstract

Penelitian tindakan kelas menjadi salah satu indikator penting untuk meningkatkan profesionalisme guru. Dengan melakukan PTK, guru-guru diharapkan dapat menemukan sesuatu yang dapat digunakan dalam peningkatan kualitas proses belajar dan mengajar, yang pada akhirnya membantu meningkatkan kulaitas pendidikan secara nasional. Untuk itu, kegiatan ini akan memberikan pelatihan penulisan karya ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) bagi guru. Adapun luaran kegiatan ini mengacu pada tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah: (1) Guru Mampu memahami dan terampil dalam menyusun PTK dan (2) Guru mampu melaksanakan Penelitian Tindakan Kelas. kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta pelatihan dalam membuat karya ilmiah penelitian tindakan kelas (PTK) khususnya dalam pembuatan proposal peneltiian tindakan kelas. Selain itu, para peserta mampu menyusun tulisan penelitian tindakan kelas (PTK) sesuai dengan prosedur yang telah disampaikan pada pelatihan.
Penggunaan Vertikultur di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya: The Use of Verticulture In The Pisugi Distric of Jayawijaya Regency Mahanani, Anti Uni; Dewi, Fransisca Christiana
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku477

Abstract

Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu kabupaten di Pegunungan Tengah yang terkenal dengan pertaniannya. Penduduk di wilayah ini dari waktu ke waktu semakin meningkat. Seiring dengan bertambahnya perumahan dan pembangunan di wilayah ini secara tidak langsung akan mengurangi lahan pertanian. Penggunaan vertikultur atau teknik budidaya secara bertingkat merupakan salah satu cara dalam menanggulangi berkurangnya lahan pertanian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk : 1) memberikan keterampilan kepada para petani di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya untuk menggunakan pertanian vertikultur untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara sosialisasi; 2) Efektivitas kegiatan Sosialisasi dalam memberikan pengetahuan tentang penggunaan vertikultur kepada para petani di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya. Dalam pengabdian ini masyarakat di Distrik Pisugi dilakukan pemberian materi dan praktek langsung tentang budidaya tanaman secara vertikultur.
Penggunaan Vertikultur di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya: The Use of Verticulture In The Pisugi Distric of Jayawijaya Regency Anti Uni Mahanani; Fransisca Christiana Dewi
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku477

Abstract

Kabupaten Jayawijaya merupakan salah satu kabupaten di Pegunungan Tengah yang terkenal dengan pertaniannya. Penduduk di wilayah ini dari waktu ke waktu semakin meningkat. Seiring dengan bertambahnya perumahan dan pembangunan di wilayah ini secara tidak langsung akan mengurangi lahan pertanian. Penggunaan vertikultur atau teknik budidaya secara bertingkat merupakan salah satu cara dalam menanggulangi berkurangnya lahan pertanian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk : 1) memberikan keterampilan kepada para petani di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya untuk menggunakan pertanian vertikultur untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan cara sosialisasi; 2) Efektivitas kegiatan Sosialisasi dalam memberikan pengetahuan tentang penggunaan vertikultur kepada para petani di Distrik Pisugi Kabupaten Jayawijaya. Dalam pengabdian ini masyarakat di Distrik Pisugi dilakukan pemberian materi dan praktek langsung tentang budidaya tanaman secara vertikultur.
Pendampingan dan pelatihan Peran Guru Dalam Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Sukoharjo Jariono, Gatot; Nurhidayat; Sudarmanto, Eko; Kurniawan, Ardhian Tomy; Triadi, Chandra; Anisa, Maimunah Nur
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku478

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan mitra terkait dengan kendala-kendala dalam proses belajar mengajar pada masa pandemic covid-19 untuk mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus. Melihat situasi seperti ini peneliti memberikan solusi berupa alternatif dalam mengurangi prilaku hiperaktif melalui pendampingan dan pelatihan strategi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Fungsi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus adalah peran guru sebagai pendamping, perancang pembelajaran, seniman/aktor pembelajaran, mediator, motivator dan inovator. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus baik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial masyarakat. Metode dalam pengabdian ini menggunakan penelitian deskriptif melalui pendekatan penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan aktif dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus untuk melakukan aktivitas baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial.
Pendampingan dan pelatihan Peran Guru Dalam Mengurangi Perilaku Hiperaktif Anak Berkebutuhan Khusus Di SLB Negeri Sukoharjo Gatot Jariono; Nurhidayat; Eko Sudarmanto; Ardhian Tomy Kurniawan; Chandra Triadi; Maimunah Nur Anisa
Panrannuangku Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengembangan Teknologi dan Rekayasa, Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/panrannuangku478

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan berdasarkan hasil diskusi dengan mitra terkait dengan kendala-kendala dalam proses belajar mengajar pada masa pandemic covid-19 untuk mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus. Melihat situasi seperti ini peneliti memberikan solusi berupa alternatif dalam mengurangi prilaku hiperaktif melalui pendampingan dan pelatihan strategi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus di SLB Negeri Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. Fungsi guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus adalah peran guru sebagai pendamping, perancang pembelajaran, seniman/aktor pembelajaran, mediator, motivator dan inovator. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada guru dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus baik di dalam lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial masyarakat. Metode dalam pengabdian ini menggunakan penelitian deskriptif melalui pendekatan penelitian kualitatif maupun kuantitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa guru sangat berperan aktif dalam mengurangi perilaku hiperaktif anak berkebutuhan khusus untuk melakukan aktivitas baik di lingkungan sekolah maupun di lingkungan sosial.