cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2019)" : 10 Documents clear
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN AMPAS TAHU FERMENTASI TERHADAP BERAT KARKAS AYAM KAMPUNG ayu aristawati; supriyono supriyono; aswana aswana
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.224

Abstract

Pelaksanaan penelitian ini dilakukan di Jl. 3 Desa Perintis Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo yang mulai dilakanakan tanggal 05 Juni 2018 sampai dengan tanggal 15 Juli 2018. Penelitian ini dilakuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi terhadap berat karkas ayam kampung.          Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan enam perlakuan dan tiga ulangan dimana setiap unit terdiri dari dua ekor ayam kampung, adapun tingkat perlakuannya adalah : P0 dengan ransum komeril 100% tanpa dicampur dengan ampas tahu fermentasi, P1 dengan 95% ransum komersil dan 5% ampas tahu fermentsi, P2 dengan 90% ransum komersil dan 10% ampas tahu fermentasi, P3 dengan 85% ransum komersil dan 15% ampas tahu fermentasi, P4 dengan 80% ransum komersil dan 20% ampas tahu fermentasi, P5 dengan 75% ransum komersil dan 25% ampas tahu fermentasi.          Parameter yang diamati adalah berat karkas, persentase berat karkas, berat irisan karkas dada, paha, punggung, dan sayap. Data dari masing-masing parameter dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan jika perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil analisis ragam menunjukan bahwa penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap berat karkas, persentase berat karkas, persentase berat dada, persentase berat paha, persentase berat punggung dan persentase berat sayap ayam kampung (P>0,01).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN AMPAS TAHU FERMENTASI TERHADAP BERAT ORGAN DALAM AYAM KAMPUNG lolly silviani; eko joko guntoro; bopalyon pedi utama
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.225

Abstract

         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan ampas tahu fermentasi terhadap organ dalam ayam kampung. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 05 Juni 2018 sampai 15 Juli 2018 di dua tempat yaitu di Jl.3 Desa Perintis dan Jl. 11 Kelurahan Wirotho Agung Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo. Ternak yang digunakan pada penelitian ini adalah ayam kampung betina grower sebanyak 32 ekor yang dipelihara selama 45 hari.            Penelitian ini terdiri dari 6 perlakuan yaitu A0 (tanpa ampas tahu fermentasi), A1 (5% ampas tahu fermentasi), A2 (10% ampas tahu fermentasi), A3 (15% ampas tahu fermentasi), A4 (20% ampas tahu fermentasi), dan A5 (25% ampas tahu fermentasi ). Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 6 perlakuan 3 kelompok. Parameter yang diamati adalah berat hati, berat jantung, berat ventrikulus, dan panjang usus halus.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata terhadap parameter yang diamati (P>0,05) dan perlakuan A5 dengan 25% ampas tahu fermentasi merupakan perlakuan terbaik pada penelitian ini.
PENGARUH PEMBERIAN FOSFAT TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) DITANAH ULTISOL PADA PEMOTONGAN KEDUA haryadi haryadi
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian fosfat dan mendapatkan mendapatkan perlakuan terbaik fosfat terhadap pertumbuhan rumput gajah pada pemotongan kedua. Penelitian ini dilaksanakan di kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo yang terletak di Kecamatan Bathin III Kabupaten Bungo Provinsi Jambi, dengan ketinggian tempat ±101 m dpl, jenis tanah ultisol dengan pH ±4,5 (marfologi dusun Sungai Binjai 2014). Penelitian dilaksanakan mulai Juni 2017 sampai dengan Agustus 2017.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : F0 (Tanpa Pupuk SP36), F1 (80 kg (SP-36)/ha), F2 (100 kg (SP-36)/ha), F3 (120 kg (SP-36)/ha) dan F4 (140 kg (sp-36)/ha). Sedangkan Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah anakan (batang), panjang daun, tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Data yang diperoleh dari pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis ragam, bila hasil analisis berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan News Multiple Range Test (DNMRT) pada taraf 5 %Hasil penetian menunjukkan bahwa pupuk Fosfat tidak berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan (batang), panjang daun (cm), tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total (cm2) dan produksi segar (Kg/petak). Pemberian fosfat dengan perlakuan F0 (tanpa pupuk SP-36)/ha merupakan perlakuan yang cenderung mempengaruhi pertumbuhan dan hasil tanaman rumput gajah  (Pennisetum purpureum).
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG WORTEL LIMBAH PASAR TERHADAP KARKAS BURUNG PUYUH rizka rufikoh; eko joko guntoro; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.227

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dan perlakuan yang terbaik pada penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung wortel terhadap karkas burung  puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo dari tanggal 19 Februari sampai 1 April 2018.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah W0 (100 % Ransum Komersil + 0 % tepung wortel), W1 (98,5 % Pakan Komersil + 1,5 % tepung wortel), W2 (97 % Pakan Komersil + 3 % tepung wortel), W3 (95,5 % Pakan Komersil + 4,5 % tepung wortel) dan W4 (94 % Pakan Komersil + 6 % tepung wortel). Adapun parameter yang diamati adalah berat karkas mutlak (g), berat karkas relatif (%), persentase berat dada, (%), persentase berat punggung (%) dan persentase berat sayap (%). Jika analisis keragaman menunjukkan pengaruh yang nyata, maka untuk melihat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan uji Lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung wortel tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu berat karkas mutlak (g), persentase berat relatif (%), persentase berat irisan bagian dada (%), berat irisan bagian paha (%) persentase berat irisan bagian punggung (%) dan berat irisan bagian sayap burung puyuh. Tepung wortel limbah pasar dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 6 %.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH MINI HIAS PADA TANAH ULTISOL DESA SAPTA MULIA KECAMATAN RIMBO BUJANG KABUPATEN TEBO firman ramadhan; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.228

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Sapta Mulia Kecamatan Rimbo Bujang Kabupaten Tebo.  Pelaksanaan penelitian akan dimulai bulan Mei 2018 - Juli 2018. Untuk mendapatkan penggunaan pupuk bokasi kotoran sapi lebih efesien dan efektif bagi rumput gajah mini hias. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Kelompok (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Pupuk Bokasi kotoran sapi pada tanah Ultisol.  Perlakuan dalam penelitian ini adalah P0: Tanpa Pemberian Pupuk Bokasi 0, (P1):  Pupuk Bokasi Dosis 100 gram/polybag = 10 ton/ha, (P2): Pupuk Bokasi  Dosis 200 gram/polybag = 20 ton/ha, (P3): Pupuk Bokasi Dosis 300 gram/polybag = 30 ton/ha, (P4): Pupuk Bokasi Dosis 400 gram/polybag = 40 ton/ha. Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan P4 menunjukkan hasil terbaik tanaman rumput gajah mini hias pada jumlah anakan, luas daun (cm), panjang daun dan berat segar pertanaman (gram), sedangkan pada tinggi tanaman yang tertinggi ada pada perlakuan P2. Perlakuan P4 Pupuk Bokasi Dosis 400 gram/polybag = 40 ton/ha  yang memberikan hasil terbaik kemudian diikuti perlakuan P0, P1,P2 dan P3.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL RUMPUT MEKSIKO (Euchlaena mexicana) PADATANAH ULTISOL dendi dendi; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan mendapatkan dosis yang terbaik dari pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil Rumput Meksiko (Euchlaena mexicana). Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muara Bungo dengan ketinggian tempat + 101 meter di atas permukaan laut dan temperatur udara berkisar 25o C - 31o C dan penelitian ini dilakukan pada tanggal 28 Mei 2018 sampai 13 Agustus 2018.Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : P0 (Tanpa NPK), P1 (NPK 200 kg/ha = 5 g/tanaman), P2 (NPK 400 kg/ha = 10 g/tanaman), P3 (NPK 600 kg/ha = 15 g/tanaman) dan P4 (NPK 800 kg/ha = 20 g/tanaman). Untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk NPK dilakukan analisis secara statistik dengan menggunakan analisis ragam, apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak Berganda Duncan Multipe Range Test (DMRT) pada taraf 5 %Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu tinggi tanaman (cm), luas daun total (cm2), jumlah anakan (batang), jumlah daun dan produksi (kg) rumput meksiko. Perlakuan P0 (kontrol) adalah perlakuan terbaik karena semua parameter tidak berpengaruh nyata.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH MINI HIAS (dwarf elephant grass) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA KABUPATEN BUNGO ganda parmonangan; delvia nora; Yeni karmila
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.230

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan pekarangan rumah yang berlokasi di PTPN 6 Rimbo Bujang dengan menggunakan tanah PT. SAS Tambang Batu Bara yang berdiri tahun 2013, dengan luas lahan 5 hektar dengan pH tanah 6.  Pelaksanaan penelitian akan dimulai bulan 01 Agustus 2018 – 01 Oktober 2018.            Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan dengan Perlakuan dalam penelitian ini adalah : P0 : Tanpa Pemberian NPK  0, P1 :  Pupuk NPK Dosis 100 gram/polybag = 10 kg/ha, P2 : Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha, P3 :  Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha, P4 :  Pupuk NPK Dosis 400 gram/polybag = 40 kg/ha Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan P2 menunjukkan hasil terbaik tanaman rumput gajah mini hias pada tinggi tanaman, panjang daun, luas daun (cm),  sedangkan pada jumlah anakan dan berat segar pertanaman yang tertinggi ada pada perlakuan P3. Perlakuan P2 Pupuk NPK  Dosis 200 gram/polybag = 20 kg/ha dan P3: Pupuk NPK  Dosis 300 gram/polybag = 30 kg/ha yang memberikan hasil terbaik kemudian diikuti perlakuan P0, P1, dan P4.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG WORTEL LIMBAH PASAR TERHADAP ORGAN DALAM PUYUH nurlaili nurlaili; eko joko guntoro; delvia nora
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung wortel berpengaruh terhadap berat hati, proventriculus, ventriculus, dan panjang usus halus puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo dari tanggal 19 Februari sampai 1 April 2018.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah W0 (100 % Ransum Komersil + 0 % tepung wortel), W1 (98,5 % Pakan Komersil + 1,5 % tepung wortel), W2 (97 % Pakan Komersil + 3 % tepung wortel), W3 (95,5 % Pakan Komersil + 4,5 % tepung wortel) dan W4 (94 % Pakan Komersil + 6 % tepung wortel). Adapun parameter yang diamati adalah Berat Hati (g), Berat Proventriculus (g), Berat Ventrikulus (g) dan Panjang Usus Halus (cm). Jika analisis keragaman menunjukkan pengaruh yang nyata, maka untuk melihat perbedaan perlakuan dilanjutkan dengan uji Lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung wortel memberikan hasil yang tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu berat hati (g), berat proventriculus (g), berat ventriculus (g) dan panjang usus halus (cm). Tepung wortel limbah pasar dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 6 %.
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG WORTEL LIMBAH PASAR TERHADAP BERAT TELUR PUYUH doni saputra
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.233

Abstract

                                                                                                                                                              dan  penggantian sebagian pakan komersil dengan tepung wortel limbah pasar yang terbaik  terhadap  berat  telur,  berat  kerabang  telur,  berat  putih  telur  dan  berat  kuning telur puyuh. Penelitian ini dilaksanakan di desa Empelu Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo dari tanggal 19 Februari sampai 30 April 2018.                 Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor  DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah W0 (100 % Pakan Komersil + 0 % tepung wortel), W1 (98,5 % Pakan Komersil + 1,5 % tepung wortel), W2 (97  % Pakan Komersil + 3 % tepung wortel), W3 (95,5 % Pakan Komersil + 4,5 % tepung wortel) dan W4 (94 % Pakan Komersil + 6 % tepung wortel). Adapun  parameter yang diamati adalah berat telur, berat kerabang telur (g), berat putih  telur  (g),  dan  berat  kuning  telur  (g).  Jika  analisis  keragaman  menunjukkan pengaruh  yang  nyata,  maka  untuk  melihat  perbedaan  perlakuan  dilanjutkan  dengan uji Lanjut Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).                                                                                                                                                        ransum  komersil dengan tepung wortel limbah pasar sampai taraf 6 % memberikan hasil  yang sama dan tidak berpengaruh nyata terhadap berat telur, berat kerabang telur, berat  putih  telur  dan  berat  kuning  telur  puyuh. Perlakuan  yang  terbaik  pada  penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung wortel limbah pasar adalah perlakuan W4 terhadap berat telur, berat kerabang telur, berat putih telur dan berat  kuning telur puyuh. 
KARAKTERISTIK SIFAT FISIK DAN KIMIA BUNGKIL KELAPA KERING DAN BUNGKIL KELAPA DIKUKUS bopalyon pedi utama
STOCK Peternakan Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i1.235

Abstract

Kualitas bungkil kelapa bervariasi tergantung dengan cara pengolahan dan mutu bahan baku. Berdasarkan komposisi kimianya, bungkil kelapa termasuk sumber protein asal nabati untuk ternak yang mengandung protein kasar 20-26 % . Dalam pemakaiannya terutama untuk monogastrik perlu diperhatikan keseimbangan asam aminonya, karena bungkil kelapa kekurangan asam amino lisin dan histidin. Bungkil kelapa bisa digunakan untuk unggas sebaiknya tidak lebih dari 20% , babi 40-50 % dan ruminansia 30%.Tujuan penelitian ini mengukur sifat fisik dan kimia bungkil kelapa kering dan bungkil kelapa dikukus. Sifat fisik bungkil kelapa yang meliputi, berat jenis bahan, kerapatan tumpukan, kerapatan pemadatan tumpukan, dan sudut tumpukan. Sedangkan sifat kimia yang meliputi Aktivitas air (aw), kelarutan total dan pH.Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis statistik secara deskriptif. Semua data dari masing-masing bahan dan masing-masing peubah berdasarkan penjumlahan, rataan, persentase dan standar deviasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai sifat fisik bahan pakan bungkil kelapa kering lebih besar dari pada nilai bungkil kelapa dikukus. Nilai sifat fisik bungkil kelapa kering untuk berat jenis (1,59±0,25), kerapatan tumpukan (0,48±0,02), kerapatan pemadatan tumpukan (0,55±0,02) dan sudut tumpukan (60,40°±6,76). Sedangkan sifat fisik bungkil kelapa kukus berat jenis (1,43±0,25), kerapatan tumpukan (0,34±0,10), kerapatan pemadatan tumpukan (0,34±0,04) dan sudut tumpukan (56,44°±34,60). Nilai bahan pakan uji secara kimia bahan pakan bungkil kelapa dikukus lebih besar dari pada bungkil kelapa kering. Nilai uji kimia bungkil kelapa kering untuk aktifitas air (aw) sebesar 0,52±0,01 dan kelarutan total sebesar 57,49±3,17. Sedangkan nilai bungkil kelapa kukus aktifitas air (aw) sebesar 0,73±0,01 dan kelarutan total sebesar 78,48±5,29. Nilai pH bungkil kelapa kering dan bungkil kelapa dikukus sama yaitu 5.

Page 1 of 1 | Total Record : 10