cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2019)" : 7 Documents clear
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT SETARIA (Setariasphacelata) PADA TANAH BEKAS TAMBANG BATU BARA DI KECAMATAN RANTAU PANDAN KABUPATEN BUNGO Hiquita julianur resmana; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.234

Abstract

This research was carried out in Sapta Mulia Village, Rimbo Bujang Sub District, Tebo Regency by using the land of PT. SAS Coal Mine which was  established in 2013 with a land area of 5 hectares. The research was carried out in  July 2018 - August 2018, the purpose of this study was to obtain the use of NPK fertilizer more efficiently and effectively for setaria grass.                  This research is an experimental study that was designed based on a  completely randomized design (CRD), with 5 treatments and 4 replications with NPK fertilizer on former coal soil as for the treatment (P0). Without Giving NPK Fertilizer 0 ton / ha, (P1): NPK Fertilizer 175 kg / ha = 3.6 gram / polybag, (P2):  NPK Fertilizer 350 kg / ha = 7.2 gram / polybag, (P3): NPK 525 kg fertilizer / ha  = 10.8 gram / polybag, (P4): NPK fertilizer 700 kg / ha = 14.4 grams / polybag.                 Parameters observed were plant height (cm), number of leaves (strands),  leaf area (cm ), plant fresh weight (Kg), yield of setaria grass plants (tons / ha).  The treatment of P3 showed the best results of setaria grass plants on plant height  (cm) and leaf area (cm ), on the number of leaves (strands), fresh weight of planting (gr), the highest yield of plants (ton / ha) in P4 treatment. Treatment of  P4 NPK Fertilizer 700 kg / ha = 14.4 gram / polybag which gives the best results  then followed by treatment P0, P1, P2 and P3. 
Peranan Pupuk Kotoran Kambing Terhadap Tinggi Tanaman, Jumlah Daun, Lebar dan Luas daun Total Pennisitum purpureum cv. Mott Bela Putra
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.312

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian pupuk kotoran kambing terhadap pertumbuhan tanaman rumput gajah mini. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan rancangan acak Kelompok ( RAK), dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok: P0 (Tanpa pemberian pupuk kotoran kambing), P1 (2,5 kg/petak = 7,5 ton/ha), P2 (5,0 kg/petak = 15 ton/ha), P3 (7,5 kg/petak = 22,5 ton/ha), P4 (10,0 kg /petak = 30 ton/ha). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kotoran kambing tidak signifikan pengaruhnya terhadap semua parameter penelitian (tinggi tanaman, jumlah daun, dan luas daun total pada tanaman rumput gajah mini), ini kemungkinan besar disebabkan oleh kondisi hara tanah tempat penelitian masih ralatif banyak dan terpenuhi kebutuhan untuk pertumbuhan rumput gajah mini, sehingga tidak terlihat pengaruh kotoran kambing pada fase pertumbuhan rumput gajah mini (umur 0 – 60 hari). Disarankan untuk peneliti selanjutnya untuk melihat pengaruh kotoran kambing pada pemotongan sealnjutnya. Berpeluang akan terlihat pengaruhnya yaang disebabkan telah optimalnya proses dekomposisi oleh mikroorganisme tanah.
PENGARUH SUHU DAN LAMA THAWING TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA PADA STRAW SAPI BALI muhammad hadi purnomo; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lamanya perlakuan thawing terhadap kualitas spermatozoa pada straw sapi Bali. hasil penelitian ini diharapkan dapat di jadikan sebagai sumber informasi tentang kualitas spermatozoa pada saat thawing sehingga mendapatkan hasil yang baik dan dapat dijadikan pedoman inseminator di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di Puskeswan dan Rumah Potong Hewan Rimbo bujang, Waktu percobaan dilakukan selama 7 hari. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, 3x3 dengan 3 kali ulangan untuk setiap kombinasi perlakuan. Perlakuan dalam penelitian adalah: Faktor A: suhu thawing a1: suhu thawing 36˚C, a2: suhu thawing 38˚C, a3: suhu thawing 40˚C dan Faktor B: lama thawing b1: lama thawing 3 detik,b2lama thawing 7 detik dan b3: lama thawing 10 detik sehingga kombinasi perlakuan adalah: a1 b1 : suhu thawing 36˚C selama 3 detik, a1 b2 : suhu thawing 36˚C selama 7 detik, a1 b3 : suhu thawing 36˚C selama 10 detik, a2  b1 :suhu thawing 38˚C selama 3 detik, a2 b2 : suhu thawing 38˚C selama 7 detik, a2  b3 : suhu thawing 38˚C selama 10 detik, a3 b1 : suhu thawing 40˚C selama 3 detik, a3 b2 :suhu thawing 40˚C selama 7 detik dan a3 b3 : suhu thawing 40˚C selama 10 detik.Hasil penetian menunjukkan bahwa Perlakuan Faktor A berpengaruh sangat nyata terhadap mortalitas dan motilitas spermatozoa pada straw sapi bali, perlakuan Faktor B tidak berpengaruh terhadap mortalitas tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap motilitas spermatozoa pada straw sapi bali, interaksi antara Faktor A dan B tidak berpengaruh nyata terhadap mortalitas (P>0,01) tetapi berpengaruh sangat nyata terhadap motilitas spermatozoa pada straw sapi bali. Perlakuan Faktor A untuk a1 adalah perlakuan yang terbaik dan perlakuan Faktor B untuk b1 adalah perlakuan yeng terbaik. 
Analisis Pendapatan Usaha Ternak Kambing Di Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo Deni farulian; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.322

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui  tingkat pendapatan peternak kambing di Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pendapatan peternak kambing  di Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik Simple Random Sampling. Menurut Singarimbun dan Effendi (56,1989) menyatakan bahwa Simple Random Sampling adalah sebuah sampel yang diambil sedemikian rupa sehingga tiap unit penelitian atau satuan elementer dari populasi mempunyai kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel.Penerimaan yang diterima selama satu kali masa produksi oleh peternak kambing didaerah penelitian adalah Rp. 7.274.300.000 ,- dengan rata-rata pendapatan usaha ternak kambing di daerah penelitian adalah Rp. 23.872.014 -,.   Hasil penelitian menujukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan adalah Biaya variabel, biaya tetap, jumlah produksi dan harga secara bersama-sama secara nyata berpengaruh terhadap pendapatan usaha ternak kambing. Namun secara parsial hanya  biaya variabel jumlah produksi dan harga  yang memberikan pengaruh nyata terhadap pendapatan usaha ternak kambing. Biaya  tetap memberikan  pengaruh negatif terhadap pendapatan usaha ternak kambing dengan R2 0,921.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP PRODUKSI RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) dody alfian; Zulkarnaini Zulkarnaini
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.323

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dosis pupuk yang terbaik bagi produksi rumput gajah (Pennisetum purpureum). Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan 4 kelompok, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : P0 (Tanpa pemupukan), P1 ( 300 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha,), P2 (300 kg Urea/ha + 100 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha), P3 (300 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 100 kg KCL/ha) dan P4 (150 kg Urea/ha  + 200 kg SP 36/ha + 200 kg KCL/ha). Peubah  yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), luas daun total (cm2), jumlah anakan (batang), jumlah daun (helai) dan produksi tanaman (kg). Data yang diperoleh dari hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan sidik ragam. Apabila terdapat pengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji jarak berganda  Duncan’s Multiple, Range Test (DMRT) pada taraf 5 %. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk anorganik memberikan pengaruh nyata terhadap luas daun total (cm2) dan jumlah anakan (batang) tetapi pemberian pupuk anorganik tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar tanaman serta hasil ton/ha dan pemberian pupuk anorganik dengan dosis P3 : (300 kg Urea/ha+ 200 kg SP 36/ha + 100 kg KCL/ha) merupakan dosis terbaik  untuk pertumbuhan dan hasil tanaman rumput gajah  (Pennisetum purpureum).Kata kunci : Pupuk Anorganik, Produksi  dan Rumput Gajah.
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK BOKASHI KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum Schumach) SEBAGAI PAKAN TERNAK harisal juanda; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.324

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Bokashi kotoran kambing dan untuk mendapatkan dosis pupuk bokashi  yang optimal untuk pertumbuhan rumput gajah (Pennisetum  purpureum Schumach). Penelitian ini dilakukan di Desa Ngaol Kecamatan Tabir Barat dengan ketinggian 138 meter diatas permukaan laut jenis tanah ultisol dengan pH 4,8. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 kelompok yaitu : B0 = Tanpa Bokashi, B1 = Bokashi 1 ton/ha setara dengan 0,86 kg/petak, B2 = Bokashi 2 ton/ha setara dengan 1,73 Kg/petak, B3 = Bokashi 3 ton/ha setara dengan 2,59 Kg/petak dan B4 = Bokashi 4 ton/ha setara dengan 3,46 Kg/petak.Hasil penetian menunjukkan bahwa pupuk bokashi kotoran kambing berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (cm), luas daun (cm2) dan produksi (ton/ha) tanaman rumput gajah tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah anakan (batang) dan jumlah daun (helai) tanaman rumput gajah. Pemberian pupuk bokashi kotoran kambing dengan dosis Bokashi 4 ton/ha (3,46 kg/petak) merupakan perlakuan terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah. Kata Kunci :   Bokashi Kotoran Kambing, Pertumbuhan dan Produksi Rumput Gajah
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN DEDAK FERMENTASI TERHADAP PERTUMBUHAN PUYUH (coturnix coturnix japonica) fandi putra irawan; supriyono supriyono
STOCK Peternakan Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v1i2.325

Abstract

Tujuan  dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum dengan dedak fermentasi terhadap pertumbuhan ternak puyuh.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, adapun perlakuan tersebut adalah sebagai berikut : P0 (Tanpa dedak fermentasi), P1 (pemberian 5% dedak  fermentasi 95% ransum komersil), P2 (pemberian 10% dedak fermentasi 90% ransum komersil), P3 (pemberian 15% dedak fermentasi 85% ransum komersil), P4(pemberian 20% dedak fermentasi 80% ransum komersil). Hasil percobaan dihimpun dan dianalisis menggunakan sidik ragam, jika berpengaruh nyata maka dilakukan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT).Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum.Hasil percobaan menunjukan bahwa pemberian dedak fermentasi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi ransum, pertambahan berat badan dan konversi ransum. Kata kunci : fermentasi, dedak, PBB, puyuh

Page 1 of 1 | Total Record : 7