cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 5 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN USAHA PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN TANAH SEPENGGAL LINTAS KABUPATEN BUNGO muhammad yusuf; supriyono supriyono; delvia nora
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.232

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal 06 Mei 2018 sampai dengan tanggal 28 Mei 2018 di Dusun Simpang Tebing Tinggi Lintas dan Dusun Pematang Panjang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas  Kabupaten Bungo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan usaha peternakan sapi potong dengan sistem intensif dan semi intensif di Dusun Simpang Tebing Tinggi Lintas dan Dusun Pematang Panjang Kecamatan Tanah Sepenggal Lintas  Kabupaten Bungo            Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survei. Sedangkan metode pengambilan sampel peternak dengan menggunakan metode Purposive Sampling. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang meliputi data kualitatif dan data kuantitatif.            Variabel dalam penelitian meliputi jumlah kepemilikan ternak, tingkat pendidikan peternak, umur peternak, pengalaman beternak, jumlah tanggungan keluarga, penerimaan peternak usaha ternak sapi potong, penerimaan peternak usaha ternak selain sapi potong, pendapatan peternak usaha tani, dan skala usaha ternak sapi potong.            Pendapatan perusahaan pada penelitian ini terdapat perbedaan pendapatan pada areal yang teraplikasi dan areal yang tidak diaplikasikan dengan masing-masing Rp. 18.979.972,- per ha dan Rp. 17.264.509,7,- per ha.Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang nyata antara pendapatan peternak sapi potong sistem Intensif dengan peternak sapi potong secara Semi Intensif terlihat dari hasil perbandingan rata-rata pendapatan usaha tani sapi potong. untuk peternak sapi potong yang menggunakan sistem Intensif pendapatan  Rp 5.992.067  dan sedangkan untuk peternak sapi potong secara Semi Intensif rata-rata pendapatan sebesar Rp. 5.638.667
PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN RANSUM KOMERSIL DENGAN TEPUNG ROTI AFKIR TERHADAP ORGAN DALAM PUYUH LOKAL (Coturnix - coturnix japonica) rafi saprinanda; bela putra; bopalyon pedi utama
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung roti afkir terhadap berat hati (g), berat  proventikulus (g), berat ventrikulus (g) dan panjang usus (cm). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, dimana setiap unit percobaan terdiri dari lima ekor DOQ, masing-masing perlakuan tersebut adalah R0 (100 % pakan komersil), R1 (90 % pakan komersil + 10 % tepung roti afkir), R2 (80 % pakan komersil + 20 % tepung roti afkir), R3 (70 % pakan komersil + 30 % tepung roti afkir) dan R4 (60 % pakan komersil + 40 % tepung roti afkir). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggantian sebagian ransum komersil dengan tepung roti afkir berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati yaitu berat hati (g), berat  proventikulus (g), berat ventrikulus (g) dan panjang usus (cm). Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tepung roti afkir dapat digunakan sebagai penggantian ransum komersil hingga taraf 40 %.
TINGKAT KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN SAPI SIMENTAL BERDASARKAN CONSEPTION RATE (CR) DAN SERVICE PER CONCEPTION (S/C) DI KECAMATAN PAMENANG BARAT KABUPATEN MERANGIN sugiyanto sugiyanto; supriyono supriyono; bela putra
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.590

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan sapi simental berdasarkan Conseption Rate (CR) dan Service Per Conception (S/C). Penelitian ini di laksakan di Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi pada tanggal 20 Januari sampai 20 Februari 2020. Metode penelitian yang digunakan adalah field research (Penelitian Lapangan Berupa Studi Kasus), Pengambilan data dilakukan dengan wawancara menggunakan (Quesioner). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 31 ternak IB dengan jumlah sampel 103 ekor ternak. Hasil penelitian ini memperlihatkan bahwa tingkat keberhasilan inseminasi buatan (IB) berdasarkan Service Per Conception (S/C) yaitu 1.44 % merupakan nilai pelayanan IB yang sangat baik, sebagaimana ukuran S/C yang baik adalah 1,6-2,0. Conception Rate (CR) yaitu CR 67.74 % hasil ini sangat baik dari nilai standar yaitu 62,5%. Lama bunting rata-rata dalam penelitian ini yaitu 286 hari. Calving Interval (CI) dalam penelitian ini memilki rata – rata tertinggi yaitu 458 – 525 hari
KORELASI TINGKAT LAKTASI DAN UMUR TERNAK TERHADAP PRODUKSI SUSU SAPI PERAH DI KOPERASI MERAPI SINGGALANG KOTA Susanti Susanti; Imelda Siska; Yoshi Lia Anggrayni
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat laktasi, umur ternak, produksi susu dan korelasi antara ketiganya. Penelitian dimulai pada tanggal 9 April 2018 sampai 8 Mei 2018 di Koperasi Merapi Singgalang Kota Padang Panjang. Penelitian ini menggunakan metode survey dengan data primer dan sekunder. Data primer didapatkan dari hasil pengamatan langsung dilapangan dan data sekunder didapatkan dari recording peternak dilapangan. Peubah yang diamati adalah tingkat laktasi, umur ternak dan produksi susu serta korelasi diantara ketiganya. Analisis data yang digunakan adalah analisis regresi dan korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puncak produksi susu terdapat pada laktasi ke-3, produksi susu 19,63± 5,33 liter/ekor/hari dengan umur 4,88 ±0,15 tahun. Produksi susu terendah terdapat pada laktasi ke-1,produksi susu 10,41± 4,32 liter/ekor/hari dengan umur  2,86 ± 0,15 tahun. Korelasi tingkat laktasi dengan produksi susu Ý=1,698+0,058X dengan r=0,28, korelasi umur ternak dan produksi susu sapi perah adalah Ý=3,305+0,075X dengan r=0,36, korelasi Tingkat laktasi dan umur ternak terhadap produksi susu Ý=-9,77–9,579X1+10.886X2 dengan r=0,41. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai korelasi tingkat laktasi dan umur ternak terhadap produksi susu sebesar r=0,41 yang artinya ketiga aspek tersebut memiliki tingkat keeratan sedang
Efek Fosfat Dan Cendawan Mikoriza Arbuskula Pada Jumlah Tunas, Berat Segar, Dan Berat Kering Alfalfa bela putra
STOCK Peternakan Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v3i1.610

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cendawan mikoriza arbuskula dan pupuk fosfat terhadap jumlah tunas, berat segar, dan berat kering alfalfa.. Rancangan yang dipakai adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 3 x 4, 4 ulangan. Faktor pertama terdiri dari 3 taraf pemberian pupuk fosfat (P) : 0, 60 dan 120 kg P2O5 ha-1  dan faktor kedua adalah penambahan CMA terdiri dari 4 taraf 0, 5, 10 dan 15 g pot-1. Variabel yang diamati berupa jumlah tunas, berat segar, dan berat kering alfalfa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Interaksi CMA  dan pupuk  P  memberikan pengaruh berbeda tidak nyata pada semua parameter yang diuji. Berat segar tajuk dipengaruhi sangat nyata oleh masing-masing kontrol yang terpisah, yaitu pada Perlakuan pemberian CMA sebanyak 15 g pot-1 dan Perlakuan pemberian pupuk P sebanyak 60 kg P2O5 ha-1 . Jumlah tunas dan berat kering tajuk menunjukkan tidak adanya pengaruh antara perlakuan dan kontrol. Disimpulkan bahwa interaksi  CMA dan pupuk P tidak bisa meningkatkan jumlah tunas, berat segar, dan berat kering alfalfa. Pemberian CMA sebanyak 15 g pot-1 dan pupuk P sebanyak 60 kg ha-1 dapat meningkatkan berat segar dan berat kering tajuk alfalfa.

Page 1 of 1 | Total Record : 5