cover
Contact Name
Akhyarnis Febrialdi
Contact Email
febrialdi1@gmail.com
Phone
+628117408799
Journal Mail Official
jurnalstockpeternakan@gmail.com
Editorial Address
Kampus A, Fakultas Pertanian, Universitas Muara Bungo, Jalan Pendidikan, Sungai Binjai, Kec.Batin III, Kabupaten Bungo, Jambi 37211.
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Stock Peternakan
ISSN : -     EISSN : 25993119     DOI : 10.36355
Core Subject : Health, Agriculture,
Stock Peternakan Merupakan Jurnal Yang menerbitkan artikel dengan kajian benih, bibit, bakalan, ternak ruminansia indukan, pakan, alat dan mesin, budi daya ternak, panen, pasca panen, pengolahan, pemasaran, pengusahaan, pembiayaan dan sarana dan prasarana
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2022): Peternakan" : 5 Documents clear
PENGARUH PENAMBAHAN LABU KUNING (Cucubita moschata Duchenes) TERHADAP ORGANOLEPTIK BAKSO DAGING KERBAU DAN SAPI Ratumas Sherly Dwijayanti
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari penambahan labu kuning sebagai bahan pengisi bakso terhadap organoleptik bakso dari daging kerbau dan bakso dari daging sapi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Pada uji organoleptik, 35 orang panelis dijadikan sebagai ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1 : bakso biasa dari daging kerbau tanpa penambahan labu kuning, P2 : bakso daging kerbau dengan penambahan labu kuning 50%, P3 : bakso biasa dari daging sapi tanpa penambahan labu kuning dan P4 : bakso daging sapi dengan penambahan labu kuning 50%. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, nilai tertinggi pada warna (3.69%) dan aroma (3.67%) ada pada P2, sedangkan nilai tertinggi pada tekstur (3.17%) dan rasa (3.09%) ada pada P1. Kesimpulan yang didapat adalah labu kuning memberikan pengaruh terhadap uji organoleptik (tekstur, aroma, rasa dan warna) bakso. Dengan demikian penambahan labu kuning bisa menambah keanekaragaman produk olahan bakso, dengan kualitas gizi yang baik. 
KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN PADA SAPI BALI DI KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI yeni karmila; Adlin Yulianto
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.749

Abstract

The successful implementation of the artificial insemination (AI) program is a Measurement of the amount reproductive efficiency value that achieved. The value of the efficiency of the successful of artificial insemination (AI) can be assessed by measuring the rate per pregnancy or Service per Conception (S/C), calving distance or Calving Interval (CI) and pregnancy rate or Conception Rate (CR). This research has been carried out in Muaro Jambi Regency from September 11, 2021 to October 01, 2021. This study aims to determine the success of artificial insemination (AI)) in Bali cow in Muaro Jambi Regency and to determine Service Per Conception (S/C), Conception Rate (CR), and Calcing Interval (CI). This research was conducted using a survey method where the sampling method (respondents) was purposive sampling of respondents who has the criteria, namely respondents who had mother cows who had given birth at least 2 times to breeders in Jambi Luar Kota District, Muaro Jambi Regency and were married by artificial insemination (AI). The changes observed were Service per Conception (S/C), calving interval or Calving Interval (CI) and pregnancy rate or Conception Rate (CR). The data obtained were processed. The results showed that the successful of artificial insemination (AI) in Muaro Jambi Regency in the form of Service per Conception (S/C) which was 1,58, calving interval (CI) of 14,05 months and pregnancy rate or Conception Rate (CR). ) ) of 56,14%. It can be concluded that the successful of Synthetic Insemination (SI) in Muaro Jambi Regency can be categorized as having succeeded optimally, it can be seen from the service per concept (S/C), calving interval (CI) and the level of conception (CR). Keywords: artificial insemination (AI), Bali Cow, Reproductive Efficiency
PENGARUH PENAMBAHAN MINERAL MAKRO DALAM RANSUM TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT BADAN DAN EFISIENSI RANSUM PADA KAMBING KACANG YURMA METRI; RENI ELMIATI
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.752

Abstract

Pemeliharaan ternak kambing lokal di Sumatera Barat sebagian besar masih secara tradisional dengan pemeliharaan semi intensif dan aspek mineral sering kurang diperhatikan. Pada kenyataannya peranan mineral sangat penting untuk semua aspek metabolisme dalam tubuh. Defisiensi atau masalah kelebihan salah satu mineral akan mengganggu metabolisme yang dimanifestasikan dalam produksi. Umumnya hijauan makanan ternak tumbuh pada tanah yang rendah tingkat kesuburannya karena lahan yang lebih subur digunakan untuk menanam tanaman pangan, oleh sebab itu kandungan gizi hijauan menjadi rendah termasuk mineral. Salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mengatasi kekurangan mineral pada hijauan pakan ternak adalah dengan menambahkan campuran mineral dalam konsentrat. Berdasarkan pemikiran tersebut maka dilakukan penelitian ini.            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetehui pengaruh penambahan mineral makro dalam ransum terhadap pertambahan berat badan dan efisiensi ransum pada kambing lokal.            Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), di mana ternak yang dijadikan   materi   penelitian  sebanyak 20 ekor, terdiri dari 4 perlakuan  dan  5  kelompok  ternak  sebagai ulangan .  Perlakuan  yang  diberikan  adalah  :  A. hijauan yang terdiri dari rumput lapangan, gamal dan lamtoro serta konsentrat yang terdiri dari jagung, dedak dan bungkil kelapa sebagai perlakuan kontrol, perlakuan B adalah ransum A + Ca +P, perlakuan C adalah ransum A + Ca + P + Mg dan perlakuan D adalah ransum A+ Ca + P + S.            Uji DNMRT menunjukkan bahwa pertambahan bobot badan terendah terdapat pada. ransum A (kontrol) dan tertinggi pada ransum D sama halnya dengan Efisiensi Penggunaan Ransum. Suplementasi yang dilakukan dapat meningkatkan pertambahan bobot badan harian. Peningkatan bobot badan harian diimbangi oleh peningkatan konsumsi bahan kering ransum. Keadaan tersebut menyebabkan nilai efisiensi penggunaan ransum (EPR) cenderung meningkat.             
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT BENGGALA YANG DI INOKULASI CENDAWAN MIKORIZA ARBUSKULA PADA TANAH INCEPTISOL Agung Sulistiyo; Bela Putra; Yeni Karmila
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.825

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Mensango Kecamatan Tabir lintas Kabupaten Merangin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan penggunakan NPK lebih efisien dan efektif bagi rumput benggala. Penelitian ini merupakan penelitian percobaan yang didesain berdasarkan Rancangan Acak Lengkap ( RAL), dengan perlakuan 4 perlakuan dan 5 ulangan, dengan perlakuan ( N0) tanpa pemberian pupuk NPK, (N1) pupuk NPK 1,5 gr/polybag, (N2) pupuk NPK 3 gr/polybag, dan (N3) pupuk NPK 4,5 gr /polybag. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), luas daun total ( cm), berat segar, dan hasil tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK pada tanaman rumput benggala yang di inokulasi dengan cendawan mikoriza arbuskula  berpengaruh tidak nyata (P>0,05)  pada jumlah daun, berat segar tanaman dan hasil tanaman rumput benggala akan tetapi berpengaruh nyata (P < 0,05) pada tinggi tanaman dan luas daun total, perlakuan terbaik adalah pada N0 tanpa penggunaan pupuk NPK hanya menggunakan cendawan mikoriza arbuskula.
KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN PADA SAPI BALI DI KECAMATAN PELEPAT ILIR KABUPATEN BUNGO Eko Joko Guntoro; supriyono supriyono; Supeli Supeli
STOCK Peternakan Vol 4, No 1 (2022): Peternakan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/sptr.v4i1.835

Abstract

Faktor-faktor yang menjadi tolak ukur keberhasilan program inseminasi buatan (IB) dapat di lihat dengan mengukur angka perkebuntingan atau Service per Conception (S/C),Jarak Beranak atau Calving Interval (CI),dan angka kebuntingan atau Conception Rate (CR).Dengan mengukur nilai-nilai tersebut maka kita dapat mengetahui tingkat efisiensi reproduksi Sapi Bali di Kabupaten Bungo. Penelitian ini telah di laksanakan di Kabupaten Bungo dari tanggal 11 September sampai tanggal 01 Oktober 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) pada ternak sapi Bali di Bungo dengan mengetahui Service Per Conseption (S/C), Conseption Rate (CR), dan Calcing Interval (CI). Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dimana pengambilan sampel (responden) secara purposive sampling responden yang memenuhi keriteria  yaitu responden yang memiliki induk sapi Bali telah beranak minimal 2 kali yang dipelihara peternak di Kecamatan Pelepat Ilir Kabupaten Bungo dan dilakukan perkawinan secara inseminasi buatan (IB). Perubahan yang diamati adalah  Service per Conception  (S/C), jarak beranak atau Calving Interval (CI) dan angka kebuntingan atau Conception Rate (CR).  Hasil penelitian menunjukan bahwa keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) di Kabupaten Bungo berupa Service per Conception  (S/C) yaitu sebesar 1,39, jarak beranak atau Calving Interval (CI) sebesar 12,30 bulan dan angka kebuntingan atau Conception Rate (CR) sebesar 64 %. Dari data di tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat keberhasilan Inseminasi Buatan (IB) di Kabupaten Bungo dapat dikatagorikan sudah berhasil secara optimum ini dapat dilihat dari service per conception (S/C), calving interval (CI) dan conception rate (CR).

Page 1 of 1 | Total Record : 5