cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalp4i@gmail.com
Phone
+6285239967417
Journal Mail Official
jurnalp4i@gmail.com
Editorial Address
EDITORIAL BOARD Journal PAEDAGOGY (Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi) Editor in Chief Dr. Arman, M.Pd (Universitas Lampung) Journal Editor Lalu Hamdian Afandi, M.Pd (Universitas Mataram) Dr. Didi Muliadi, M.Pd (STIBA Pertiwi) Section Editor Dr. Hegar Harini, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Reviewer/Mitra Bestari Dr. Syarfuni, M.Pd (Universitas Bina Bangsa Getsempena) Dr. Syafaat Ariful Huda, M.Pd (STKIP Kusuma Negara) Endah Resnandari, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Dr. Abdullah Muzakar, M.Pd (Universitas Hamzanwadi) Dr. Marzoan, M.Pd (STKIP Hamzar) Copy Editor Dr. Muhamad Suhardi, M.Pd (Universitas Pendidikan Mandalika) Online Journal System: https://www.jurnalp4i.com/index.php/paedagogy/index Journal Coresponding e-mail: jurnal.P4I@gmail.com Phone: 085239967417/ 085236615827 Address: Lingkungan Handayani, Kel. Leneng, kec. Praya, Kab. Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi
Core Subject : Education, Social,
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi contains writings/articles on the results of thoughts and research results written by teachers, lecturers, experts, scientists, practitioners, and reviewers in all disciplines related to Educational Science and Psychology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 85 Documents
PENINGKATAN APRESIASI KONSEP KARYA TARI BERBANTUAN MEDIA REKAMAN AUDIO VISUAL PADA SISWA KELAS IX SEMESTER 2 SMPN 1 PECALUNGAN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 ABDUL AZIS
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.333

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan meningkatkan pengembangan model pembelajaran dikelasterutama pendekatakan pembelajaran kontekstual berbantuan media rekaman audio visual.Penelitian Best Practice ini memberikan manfaat, antara lain bagi guru sebagai mediapeningkatan pengembangan model pembelajaran di kelas terutama pendekatakan pembelajaran kontekstual berbantuan media rekaman audio visual. Selain itu juga dapat menerapkan model pembelajaran yang tepat di kelas, mengingat karakteristik siswa yang bermacam-macam. Penelitian Best Practice ini juga memiliki manfaat bagi siswa, yaitu dapat meningkatkan apresiasi seni yang optimal pada mata pelajaran seni tari, dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam belajar seni tari.. Metode penelitian ini adalah Best Pactice menerapkan pembelajaran dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subyek penelitian merupakan siswa kelas IXG sebanyak 29 siswa dan IXA sebanyak 32 SMP Negeri 1 Pecalungan Tahun Pelajaran 2019/2020. Bahan yang digunakan dalam Best Pactice ini adalah materi seni budaya (seni tari) kelas IX semester 2 tentang memeragakan tari kreasi. Hasil penelitian Best Practice bahwa materi pembelajaran yang selama ini selalu disajikan dengan pola deduktif (diawali ceramah teori tentang materi yang dipelajari, pemberian tugas dan pembahasan), membuat siswa cenderung menghapalkan teori. Pembelajaran seni budaya (seni tari) Konsep Karya Tari yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning berlangsung aktif. Siswa menjadi lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan pertanyaan pada guru maupun temannya. Aktifitas pembelajaran yang dirancang sesuai sintak Problem Based Learning mengharuskan siswa aktif selama proses pembelajaran. Pembelajaran seni budaya (seni tari) Konsep Karya Tari yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer knowledge. Setelah membaca, meringkas, mendiskusikan buku teks dan menyaksikan video tari Nusantara serta tari Mancanegara, siswa tidak hanya memahami pengetahuan konseptual dan pengetahuan prosedural, tetapi juga memahami konsep apresiasi dan berkarya tari. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Siswa menjadi lebih aktif merespon pertanyaan dari guru, termasuk mengajukan pertanyaan pada guru maupun temannya. Dalam pembelajaran ini pemahaman siswa tentang konsep karya tari benar-benar dibangun oleh siswa melalui pengamatan dan diskusi yang menuntut kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Dengan menerapkan PBL, siswa tidak hanya belajar dari buku teks tulis, tetapi juga dari video serta diberikan kesempatan terbuka untuk mencari data, materi dari sumber lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS TANTANGAN MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS IX D SEMESTER II SMP NEGERI 1 TANJUNG, BREBES TAHUN PELAJARAN 2016 / 2017 SUHENDRO SUHENDRO
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.334

Abstract

Tujuan penelitian dengan menggunakan Model Problem Based Learning dalam prosespembelajaran adalah untuk mengetahui keberhasilan kemampuan menulis teks tantangan danperubahan aktivitas peserta didik melalui penelitian tindakan kelas. Penelitian dilakukandalam dua siklus. Data kuantitatif dianalisis secara deskriptif dengan menghitung rata-rata,dan persentase ketercapaian. Data kualitatif dianalisis dengan prosedur reduksi, paparan, dan simpulan. Hasil penelitan diperoleh (1) nilai rata-rata prasiklus 73 menjadi 82,86 pada siklusI dan 85,57 pada siklus II dengan ketuntasan 68,57%, 82,86%, dan 97,1% dan (2) perubahanaktivitas peserta didik yang semakin responsif, konsentrasi, antusias, aktif, dan lebih optimis.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KREATIVITAS SISWA DALAM PEMANFAATAN HANDPHONE PADA MATERI PENEGAKAN HUKUM DI KELAS XII MIA DI SMA NEGERI 1 SAMIGALUH KULONPROGO TAHUN PELAJARAN 2019/2020 NURJANAH NURJANAH
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.335

Abstract

Artikel PTK ini membahas tentang penggunaan model pembelajaran Project Based Learning melalui pemanfaatan handphone untuk meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana (1) Meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dalam pemanfaatan handphone pada materi penegakan hukum di kelas XII MIA dalam menyongsong era 4.0 tahun pelajaran 2019/2020 melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), (2) Mengetahui langkah-langkah penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) melalui pemanfaatan handphone dalam meningkatkan kreativitas siswa pada materi penegakan hukum di kelas XII MIA dalam menyongsong era 4.0 tahun pelajaran 2019/2020. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian Tindakan Kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XII MIA SMAN 1 Samigaluh Kulonprogo yang berjumlah 17 siswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil (1) Model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan pemahaman dan kreativitas siswa dalam pemanfaatan handphone pada materi penegakan hukum di kelas XII MIA dalam menyongsong era 4.0 tahun pelajaran 2020/2021 melalui model pembelajaran Project Based Learning (PjBL), (2) Langkah-langkah penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai materi Hak Asasi Manusia di SMA N 1 Samigaluh Kulonprogo adalah melalui membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil, setiap kelompok beranggotakan 4 orang, guru memberikan pertanyaan kepada murid-murid sebagai dasar bagi siswa dalam membuat sebuah proyek tentang pelanggaran hukum dan penanganan pelanggaran hukum, merencanakan materi, bahan dan alat yang mendukung penyelesaian proyek, membuat jadwal aktivitas terkait penyelesaian proyek dan guru mengawasi perkembangan proyek siswa.
UPAYA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN TUTOR SEBAYA DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN MODEL ARISAN NUR KHOIROTIN
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.336

Abstract

Penelitihan ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika pada pokok bahasan pola bilangan melalui penerapan tutor sebaya dengan strategi pembelajaran model arisan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIIIB Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun yang berjumlah 30 siswa. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Teknis analisis data yang digunakan dengan cara pengamatan dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan motivasi dan hasil belajar matematika. Penemuan penelitian menunjukkan: motivasi terhadap pembelajaran matematika sebelum tindakan sebesar 52,67% meningkat menjadi 85,83% pada siklus II. Peningkatan motivasi belajar matematika diperkuat dengan hasil belajar yaitu sebelum tindakan rata-rata nilai kelas sebesar 51,66 dan pada siklus II rata-rata nilainya meningkat menjadi 85,67. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan tutor sebaya dengan strategi pembelajaran model arisan dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar matematika pada pokok bahasan pola bilangan siswa kelas VIIIB Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Madiun.
STEM (SCIENCE, TECHNOLOGY, ENGINEERING, AND MATHEMATICS) INOVASI DALAM PEMBELAJARAN VOKASI ERA MERDEKA BELAJAR ABAD 21 SUWARDI SUWARDI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.337

Abstract

Pendidikan indonesia masa kini dihadapakan berbagai masalah yaitu kualitas SDM yang dihasilkan dan Penggangguran tamatan. Pengangguran yang paling besar adalah lulusan SMK, berbagai macam dan cara dilakukan untuk mengatasi hal tersebut. Salah satu cara meningkatkan kualitas SDM dengan memberikan inovasi pada proses pembelajaran terutama pada bidang pembelajaran vokasi. Pembelajaran yang dapat diterapkan pada pendidikan vokasi adalah pembelajaran berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Tujuan penelitian ini adalah untuk memaparkan lebih luas mengenai pembelajaran STEM sebagai pembaruan dalam proses pembelajaran yang dapat diterapkan dalam pembelajaran Vokasi atau SMK. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur terhadap referensi-referensi dan hasil-hasil penelitian yang relevan, yang dilanjutkan dengan diskusi-diskusi kelompok. Hasil dari penelitian ini adalah (1) pembelajaran STEM berhasil diterapkan di dalam maupun luar negeri; (2) Pembelajaran STEM dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dan menumbuhkan kreativitas siswa; (3) Pembelajaran STEM dapat guru menyiapkan pembelajaran yang lebih menarik dan menantang; (4) Pembelajaran STEM dapat diintegrasikan dengan beberapa model pembelajaran seperti Project Based Learnig, Problem Based Learning maupun model pembelajaran kooperatif; (5) Pembelajaran STEM membuat siswa menatap masa depan lebih maksimal; (6) Pembelajaran STEM sangat cocok digunakan pada pembelajaran abad 21; (7) Pemberlajaran STEM dapat diterapkan dalam Era Merdeka Belajar.
UPAYA PENINGKATAN KETERAMPILAN PRAKTIK UNTUK MENGOPTIMALKAN METODE EKSPERIMEN/NON-EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS XII IPA-2 JONI ALI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.338

Abstract

This study aims to improve student practical skills and student learning outcomes, as well as other aspects, through optimizing the use of experimental / non-experimental methods. There is also an increase in teacher creativity and renewal in the management of the biology learning process. This research was conducted at SMA Negeri 1 Batanghari, class XII IPA-2, with 29 students as research subjects. Through this research, it is hoped that teachers will be able to play a role as learning innovators. With the increased creativity of teachers in the implementation of learning activities with the experimental / non-experimental method, the difficulty of students in using laboratory tools / materials, analyzing pictures / diagrams / schemes according to the pictures on the Student Worksheet (LKS), can optimize the use of learning time. in achieving the expected learning objectives. The results showed that by optimizing the use of the experimental / non-experimental method, students' practical skills could improve (through the use of tools / materials, analyzing pictures / diagrams / schemes), and student learning outcomes, as well as other aspects (cheerfulness, enthusiasm, attention and activity).
PERAN GURU DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SELAMA PANDEMI COVID-19 RATNAWATI RATNAWATI; MIR’ATUL HASANAH
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.339

Abstract

Artikel ini akan mendiskusikan bagaimana peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa selama pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam artikel ini adalah metode deskriptif yang mencoba untuk merepresentasikan data yang berhubungan dengan bagaimana pentingnya peran guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa selama pandemi Covid-19 berlangsung. Berdasarkan data yang ditemukan bahwa guru merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam pendidikan setiap siswa. Mereka adalah sosok yang berinteraksi langsung dan mengamati setiap perilaku belajar siswa. Oleh karena itu, keberhasilan akademik yang sangat terpengaruh oleh motivasi belajar siswa, khususnya selama pandemi sekarang ini, akan selalu bisa terjaga bahkan meningkat jikalau guru mampu mengelola kelas daringnya sebaik dan semenarik mungkin sehingga siswa selalu memiliki alasan untuk hadir dan berpartisipasi dalam kelas tersebut. Guru sebagai pengelola kelas dapat melakukan beberapa upaya yang dapat meningkatkan motivasi belajar siswa selama pandemi saat ini, antara lain: 1) memikat minat siswa dengan kelas daring yang dikelola guru dengan memanfaatkan alat bantu dan fasilitas seefisien mungkin; 2) membuat kelas lebih bersifat sosial dengan tetap memperhatikan dan memberikan ruang bagi siswa untuk berinteraksi dengan teman sekelasnya; 3) memberikan kuis, penilaian dan tantangan yang memicu sifat kompetitif siswa; dan 4) membiarkan siswa berpartisipasi sehingga mereka merasa dibutuhkan dan terdengar aspirasinya dalam kelas daring.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR MELALUI PEMBELAJARAN MODEL PEMISAH (WITHDRAWAL) PADA SISWA KELAS XI MIPA SMA NEGERI 1 KONGBENG TAHUN PELAJARAN 2019/2020 RUSNELLI RUSNELLI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.340

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Kongbeng tahun pelajaran 2019/2020 melalui penerapan model pembelajaran pemisahan (withdrawal). Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif yang dilaksanakan dalam dua siklus. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran pemisahan (withdrawal) dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua di setiap siklusnya. Pada saat pra siklus, ketuntasan peserta didik hanya 34%, setelah dilaksanakan siklus I dengan metode pemberian tugas persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik sebesar 63% kemudian pada tindakan siklus II, ketuntasan hasil belajar mencapai 89%. Penerapan model pembelajaran pemisahan (withdrawal) juga dapat meningkatkan indikator kemampuan menulis siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Kongbeng Tahun Pelajaran 2019/2020. Indikator hasil belajar peserta didik terdiri dari kognitif, afektif dan psikomotor. Pada siklus I indikator hasil belajar peserta didik memperoleh skor akhir 63%, artinya indikator kemampuan menulis siswa berada pada kriteria baik. Pada siklus II skor akhir indikator kemampuan menulis siswa mencapai 88% sehingga berada pada kriteria sangat baik.
PEMANFAATAN METODE PARTISIPATORI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI DAN KEMAMPUAN SISWA MELAKUKAN PERCAKAPAN DENGAN UNGKAPAN MENERIMA DAN MENOLAK AJAKAN DI KELAS VIII A SMP NEGERI 1 SUGIHWARAS KABUPATEN BOJONEGORO TAHUN ALI MUHADI
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.341

Abstract

Tujuan penelitian menggunakan pendekatan pembelajaran dengan metode Partisipatori ini, diharapkan siswa mampu meningkatkan prestasi dan kemampuan siswa dalam melakukan percakapan untuk menerima dan menolak ajakan dengan benar melalui penelitian tindakan kelas yang terdiri atas tindakan siklus 1, tindakan siklus 2 dan tindakan siklus 3. Data yang diambil dalam penelitian ini merupakan data hasil wawancara, observasi tindakan siklus 1, 2 dan 3,serta data pendukung lainnya. Dari hasil penelitian diperoleh data telah terjadi peubahan tingkat kemampuan peserta didik menjadi lebih baik. . Hal ini terlihat dari perubahan hasil nilai rata-rata kelaspada tindakan siklus1 sebesar : 66,0 (rendah) sedangkan siklus2 adalah : 74,3 (cukup) sehingga diketahui penigkatan pada siklus 3 adalah : 86,0 (baik) nilai prosentase keberhasilan cukup baik yaitu sebesar 75,4%. Dengan demikian dapat dikemukakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode partisipatori mampu meningkatkan prestasi dan kemampuan siswa dalam melakukan percakapan untuk menerima dan menolak ajakan pada mata pelajaran Bahasa Inggriskelas VIII A di SMP Negeri 1 Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro semester genap tahun pelajaran 2019/2020.
ADOPSI BEST PRACTICE LOKUS STULA MERUPAKAN CIKAL BAKAL UNTUK DIADAPTASIKAN PADA RANCANGAN AKSI PERUBAHAN MELALUI KEY SUCCESS FACTORS WELLIE ANNALIA
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v1i1.342

Abstract

Kegiatan stula atau studi lapangan merupakan cikal bakal dari rancangan aksi perubahan kepemimpinan administrator dan kedua mata pelatihan ini yaitu Mata Pelatihan stula Kinerja Organisasi dan Mata Pelatihan Aksi Perubahan Kinerja Organisasi berada dalam Agenda Aktualisasi Kepemimpinan. Peran Widyaiswara sebagai pembimbing sangat mendukung dalam menggali potensi yang dimiliki peserta stula. Kerangka berfikir stula Kinerja Organisasi pada Pelatihan Kepemimpinan Administrator merupakan kolaborasi dari agenda kepemimpinan kinerja, agenda aktualisasi kepemimpinan serta agenda Manajemen Kinerja dapat dibentuk berlandaskan organisasi berkinerja tinggi dalam menemukan Best Prectice dari Lokus stula dengan berbagai strategi dan manajemen kinerja pelayanan publik yaitu melalui leason learnt  dalam mengadopsi semua key sucses factor dari lokus yang dituju dan mengadaptasikan keunggulan tersebut dalam pelaksanaan tugas diinstansi peserta  melalui Rancangan aksi Perubahan yang sebelumnya dilakukan sharing sesama anggota kelompok dalam acara berbagi yang merupakan cikal bakal dari Rancangan Aksi Perubahan Peserta .Beberapa komponen stula yang terkait dengan Pelatihan Kepemimpinan Administrator adalah Profil instansi penyelenggara pelayanan publik sesuai lokus, deskripsi kinerja organisasi pelayanan publik, Key Sucses Factor Pelayanan Publik sesuai lokus, dan keberlangsungan keunggulan strategi dan manjemen kinerja pelayanan publik serta leason learnt hasil stula yang diadopsi lokus dan diaptasikan ditempat pelaksanaan tugas peserta dengan simpulan Organisasi Kinerja harus melakukan inovasi untuk memenuhi tuntutan pelayanan publik yang semakin berkembang.