cover
Contact Name
Neny Ismiyanti
Contact Email
neniismiyanti@gmail.com
Phone
+62895630435189
Journal Mail Official
vektor.iainjember@gmail.com
Editorial Address
HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember Jl. Mataram No.1, Kelurahan Mangli, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, Jawa Timur 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
ISSN : 2723066X     EISSN : 27230724     DOI : -
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA adalah jurnal dengan peninjauan sebaya dan diterbitkan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Tadris Ilmu Pengetahuan Alam FakultasTarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember. Jurnal ini memuat manuskrip ilmiah pada kajian IPA, baik kajian literatur maupun kajian lapang yang diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dengan dua abstrak: Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Jurnal ini terbit dua kali dalam setahun: Juni dan Desember. Kami mengundang para peneliti, dosen, mahasiswa, guru, profesional, dan siapa saja untuk berbagi pengetahuan dalam bentuk naskah penelitian teorisitis dan empiris tentang Ilmu Pengetahuan Alam.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA" : 6 Documents clear
Persepsi Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA dalam Pembelajaran Online pada Masa Pandemi Covid 19 Joko Prayudha.S; Azis Abdul Malik
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.32

Abstract

Adanya pandemi covid 19 telah mengubah pembelajaran tatap muka menjadi pembelajaran secara daring. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan di rumah masing-masing dengan pembelajaran menggunakan internet atau online. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui persepsi mahasiswa Program Studi Tadris Pendidikan IPA terhadap pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini dilaksanakan pada Program Studi Tadris IPA Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel 40 mahasiswa. Teknik pengambilan data yaitu dengan menggunakan angket yang diisi secara online dan wawancara yang dilakukan secara online dengan menggunakan aplikasi WhastApp dan kajian sumber-sumber lainnya yang relevan dengan penelitian ini. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa persepsi mahasiswa tadri IPA UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu beragam mengenai berbagai faktor yang dihadapi oleh mahasiswa tadris pendidikan IPA yakni; penguasaan teknologi pembelajaran, penjelasan materi yang tidak jelas, komunikasi pembelajaran yang tidak efektif, kuota internet, motivasi belajar mahasiswa yang rendah serta kurangnya kreativitas saat proses belajar mengajar dan kurangnya minat mahasiswa dalam belajar yang sulit diawasi oleh dosen yang bersangkutan Sehingga dapat disimpulkan bahwa mahasiswa kurang setuju terhadap pelaksanaan pembelajaran online. Kata Kunci: Persepsi, Pembelajaran Online, Pandemi, Covid-19 The emergence situation of the Covid 19 pandemic, face-to-face learning has shifted to online learning. The learning is carried out in each house by learning using the internet or online. The purpose of this study was to determine students’ perceptions of Natural Science Education Tadris Study Program on online learning during the Covid-19 pandemic. This research was conducted at the Tadris Science Study Program, Faculty of Tarbiyah and Tadris UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu with a qualitative descriptive research type. The sampling technique was carried out by simple random sampling technique with a sample size of 40 students. The data collection technique used questionnaires filled out online and interviews conducted online using the WhastApp application and a review of other sources relevant to this research. The results of this study revealed that the perceptions of science tadri students at UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu were varied regarding various factors known to science education tadri students, namely; mastery of learning technology, unclear material explanations, ineffective learning communication, internet quota, low student motivation and lack of creativity during the teaching and learning process and a lack of student interest in learning that is difficult to supervise by lecturers in accordance with the understanding that students disagree on the implementation of online learning. Keywords: Perception, Online Learning, Pandemic,Covid-19
Pengembangan Assessmen Untuk Mengukur Kemampuan Literasi Sains Pada Materi Interaksi Makhluk Hidup Dengan Lingkungannya Di SMP Se-Kota Bengkulu Lydea Eftiwin; Ahmad Walid
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.33

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan assessmen untuk mengukur kemampuan literasi sains pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan yang teridiri dari 8 langkah, yaitu penelitian dan pengumpulan informasi awal, perencanaan, pengembangan format produk awal, uji coba skala kecil, revisi produk, uji coba awal, dan produk akhir. Subjek uji coba dalam penelitian dan pengembangan ini adalah subjek ahli, yaitu ahli assessmen, ahli materi dan ahli bahasa, serta subjek siswa kelas VII SMPN se-Kota Bengkulu sebagai pengguna produk. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kelayakan assessmen oleh tiga ahli validator yang dikembangkan pada aspek assessmen sebesar 89%, aspek materi sebesar 92%, dan aspek bahasa 92%, secara keseluruhan dinyatakan sangat layak dengan ratarata sebesar 91%. Hal ini menunjukkan bahwa assessmen literasi sains untuk mengkur kemampuan literasi sains dinyatakan sangat layak digunakan untuk mengukur tingkat kemampuan literasi sains peserta didik. ABSTRACT This study aims to develop an assessment to measure scientific literacy skills in the interaction of living things with their environment. The research method used is a research and development method consisting of 8 steps, namely research and initial information collection, planning, initial product format development, small-scale trials, product revisions, initial trials, and final products. The trial subjects in this research and development are expert subjects, namely assessment experts, material experts and linguists, as well as the subjects of class VII SMPN students in Bengkulu City as product users. Data were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The feasibility of the assessment by three validator experts developed in the assessment aspect of 89%, material aspect of 92%, and language aspect of 92%, all of which were declared very feasible with an average of 91%. This shows that the scientific literacy assessment to measure scientific literacy ability is stated to be very suitable to be used to measure the level of students' scientific literacy ability.
Kreatifitas Aksi Penetral Sampah Guna Menetralisasi Kadar Sampah Pada TPA Pakusari Jember Azmi Ilmag Firoh
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.34

Abstract

Lingkungan merupakan tempat hidup bagi semua makhluk yang ada di bumi. Lingkungan menjadi faktor terbesar dalam mengetahui derajat kesehatan, sehingga menjaga suatu lingkungan merupakan tanggung jawab bagi setiap masyarakat. Peran masyarakat sangat penting terhadap suatu lingkungan yakni untuk kesehatan manusia, sebab masyarakat dituntut mampu menyelesaikan permasalahan yang menyangkut lingkungan hidupnya. Salah satu permasalahan lingkungan hidup yaitu tentang kebersihan. Kebersihan menjadi sebuah cerminan bagi semua individu manusia dalam menjaga kesehatan. Sampah yaitu zat/ bahan sisa yang sudah tidak terpakai lagi. Selain itu, sampah juga disebut suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktivitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Sampah ini yang menjadikan masalah disekitar tempat tinggal. Dampak negative dari adanya sampah, antara lain dapat mengakibatkan bencana, penyakit dan kerusakan lingkungan disekitarnya. Hal ini juga diimbangi dengan perilaku manusia sendiri dalam menempatkan sampah. Akan tetapi, sampah tidak hanya memiliki dampak negative, sampah juga memiliki dampah positif bagi sekitarnya. Masalah-masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ini adalah (1) Mengetahui jenis sampah yang bisa di daur ulang dan sampah yang tidak bisa di daur ulang, dan (2) Proses pembuatan wisata edukasi TPA Pakusari. Dari pembahasan masalah-masalah diatas diharapkan TPA Pakusari menjadi wisata edukasi yang dapat menjadikan solusi bagi masyarakat sekitar agar sampah tidak hanya menimbulkan dampak negative tetapi juga memiliki dampak positif bagi sekitarnya.
Penggunaan Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing dalam Pembelajaran IPA di Pendidikan Sekolah Dasar Firman Aulia Ramadhan
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.35

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pembelajaran IPA di Pendidikan Sekolah Dasar.pada penelitian sebelumnya dengan membandingkan hasil inkuiri terbimbing dan inkuiri terstruktur, serta membandingkan penggunaan Strategi Pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPA SD dan penerapan inkuiri pada mata pelajaran ilmu yang lain di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkuiri terbimbing menunjukkan hasil yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Siswa lebih memahami pembelajaran dengan metode inkuiri dibandingkan dengan metode konvensional. Perbandingan hasil penelitian sebelumnya, menunjukkan penerapan metode inkuiri pada mata pelajaran jauh lebih baik dibandingkan mata pelajaran lainnya. Karena mata pelajaran IPA SD membutuhkan lebih banyak eksperimen dan latihan berdasarkan pengalaman pribadiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan Strategi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing pada Pembelajaran IPA di Pendidikan Sekolah Dasar.pada penelitian sebelumnya dengan membandingkan hasil inkuiri terbimbing dan inkuiri terstruktur, serta membandingkan penggunaan Strategi Pembelajaran inkuiri pada mata pelajaran IPA SD dan penerapan inkuiri pada mata pelajaran ilmu yang lain di sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inkuiri terbimbing menunjukkan hasil yang signifikan terhadap hasil belajar siswa. Siswa lebih memahami pembelajaran dengan metode inkuiri dibandingkan dengan metode konvensional. Perbandingan hasil penelitian sebelumnya, menunjukkan penerapan metode inkuiri pada mata pelajaran jauh lebih baik dibandingkan mata pelajaran lainnya. Karena mata pelajaran IPA SD membutuhkan lebih banyak eksperimen dan latihan berdasarkan pengalaman pribadi. Kata Kunci: Inkuiri Terbimbing, IPA, Mata Pelajaran, Sekolah Dasar. This study aims to find out how the use of Guided Inquiry Learning Strategies for Science Learning in Elementary School Education others in elementary school. The method used is descriptive qualitative method. The results showed that guided inquiry showed significant results on student learning outcomes. Students better understand learning with the inquiry method compared to conventional methods. Comparison of the results of previous studies, shows the application of the method of inquiry to subjects is much better than other subjects. Because elementary science subjects require more experimentation and practice based on personal experience. Keywords: Guided Inquiry, Science, Subjects, Elementary School
Studi Etnofarmasi Tumbuhan Obat Di Desa Pecoro Kecamatan Rambipuji Kabupaten Jember Neny Ismiyanti; Alvita Maulida Diana
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.36

Abstract

Studi etnofarmasi tumbuhan obat di desa Pecoro Rambipuji Jember telah dilakukan dari bulan Mei-Juni 2021. Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengetahuan lokal tentang jenis-jenis tanaman obat yang digunakan dalam pola pengobatan tradisional pada masyarakat Desa Pecoro Rambipuji Jember. Pada penelitian ini menggunakan dua tahap, tahap yang pertama yaitu melakukan proses penggalian potensi masyarakat di desa Pecoro sebagai tempat dilakukannya penelitian dengan menggunakan metode observasi partisipatif dan wawancara terbuka dan tahap yang kedua yaitu adalah pengumpulan data. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa masyarakat di desa Pecoro kecamatan Rambipuji tercatat menggunakan 17 spesies tumbuhan dari 12 famili. Dalam penggunaan tanaman obat tersebut, terdapat 7 macam khasiat di antaranya pengobatan setelah melahirkan, diabetes, diare, batuk, sariawan, rematik, dan asam urat.
Pengembangan E-book Interaktif Sebagai Sumber Belajar Mandiri Pada Materi Pemuaian Kelas VII SMP/MTs Aretha Amalia; Dinar Maftukh Fajar
VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Vol. 2 No. 2 (2021): VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA
Publisher : HMPS Tadris IPA FTIK IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/vektor.v2i2.46

Abstract

The development of interactive e-book as a source of self-learning on the material thermal expansion of the class VII SMP/MTs was carried out based on problems that occurred in one of junior high schools in Songgon, Banyuwangi, East Java, Indonesia. During the online learning process on thermal expansion material, science teachers used printed textbooks and learning videos, but students still had difficulty understanding the material from these two sources. One of the reasons is the lack of interactivity of both sources. The purpose of this study is to describe the results of the validation and student responses to the interactive e-book as a source of self-learning in the VII grade junior high school on thermal expansion material. The research and development design uses Thiagarajan's (1974) 4D model which consists of 4 stages including define, design, develop, and disseminate, but this research is limited to the develop stage. The subjects in this study consisted of 2 lecturers of UIN KHAS Jember as material and media experts, 2 science teachers as user experts and the response test was carried out on 32 students. The results of the validation of experts and users were found to be an average of 92.5% and 92.43%, it shows that interactive e-book as a self-learning resource are declared very valid to be used. The results of student responses have an average score of 90.58%. Descriptions of student responses are explained in the form of wordcloud where most students consider that the interactive e-book developed is "good" because it is equipped with writing, pictures, videos, animations, and practical simulations.

Page 1 of 1 | Total Record : 6