cover
Contact Name
Addin Kurnia Putr
Contact Email
addinkurniaputri@gmail.com
Phone
+6285725117255
Journal Mail Official
addinkurniaputri@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami No. 36A, Surakarta, Jawa Tengah, Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Development and Social Change
Core Subject : Humanities, Social,
Jurnal ini memfokuskan pada hasil penelitian, review teori dan metodologi dan juga review buku dalam perspektif keilmuan sosiologi terutama terkait pokok persoalan pembangunan dan perubahan sosial dalam persepektif nasional maupun internasional, Masyarakat, Komunitas, Kelompok Sosial dan Hubungan antar Kelompok Sosial, Interaksi Sosial, Struktur Sosial, Lembaga Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Metode Penelitian Sosial, Sosiologi Keluarga, Sosiologi Politik, Sosiologi Pendidikan, Sosiologi Ekonomi, Sosiologi Hukum, Sosiologi Agama, Sosiologi Budaya, Sosiologi Perkotaan, Sosiologi Pedesaan, Sosiologi Masalah Sosial, Sosiologi Klinik.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020" : 7 Documents clear
KEARIFAN LOKAL DALAM MEMBANGUN KETAHANAN PANGAN PETANI Intan Purnama Sari; Ahmad Zuber
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45768

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana kearifan lokal dalam sistem produksi pertanian dalam membangun ketahanan pangan petani di Desa Pascarejo. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem produksi pertanian yang dilakukan oleh petani merupakan hasil dari adaptasi lingkungan alam serta pengalaman bertani yang telah dilakukan bertahun- tahun lamanya. Melalui kearifan lokalnya, petani memiliki strategi-strategi yang dilakukan untuk membangun ketahanan pangan keluarga. Faktor pendukung adanya kelompok tani sebagai wadah pemberdayaan petani dalam membahas masalah pertanian, sedangkan faktor penghambat adalah terbatasnya ketersediaan air. Melalui kearifan lokalnya, petani di Desa Pacarejo dapat membangun ketahanan pangan keluarga.
UPAYA KOMUNITAS PEDULI SUNGAI DALAM PELAKSANAAN KONSERVASI SUNGAI BAKI DI KABUPATEN SUKOHARJO Hendrata Wahyuesa Priambudi; Trisni Utami
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45769

Abstract

Peran masyarakat dalam menciptakan dan menjaga kelestarian sungai sangat berpengaruh baik terhadap lingkungan alam maupun pada kehidupan masyarakat. Adanya kesadaran dari masyarakat terhadap masalah pencemaran sungai, menciptakan perilaku dan gerakan dari dalam diri masyarakat untuk berupaya sedemikian rupa melakukan konservasi sungai. Dalam upayanya melakukan konservasi sungai, masyarakat di Desa Menuran yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Kali Baki membentuk sebuah gerakan yang bertujuan untuk melakukan konservasi sungai dan menjaga kelestarian sungai, namun di sisi lain juga dapat dimanfaatkan sumber daya yang ada di sungai tersebut untuk kebutuhan masyarakat sekitar. Pada penelitian ini digunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjawab bagaimana Komunitas Masyarakat Peduli Kali Baki melakukan upaya konservasi Sungai Baki dan mensosialisasikan kepada masyarakat dan dari hasil penelitian tersebut, secara keseluruhan dianalisis menggunakan Konsep AGIL yang dikemukakan oleh Talcott Parsons dalam teori Struktural Fungsional. Dari penelitian ini ditemukan bahwa Komunitas Masyarakat Peduli Kali Baki melakukan sosialisasi yang cenderung partisipatoris dan melakukan upaya konservasi sungai seperti pemanfaatan, perlindungan, dan pemeliharaan sungai secara berkala supaya sungai mampu sustainable di masa mendatang.
DINAMIKA PERAN PEREMPUAN DALAM PENGEMBANGAN PARRIWISATA DI DAERAH PESISIR KABUPATEN REMBANG (Studi Deskriptif Obyek Wisata Pantai Karang Jahe Desa Punjulharjo Kecamatan Rembang, Kabupaten Rembang) Rizka Adhe Yuanita; Thomas Aquinas Gutama
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran perempuan dalam pengembangan pariwisata di daerah pesisir Kabupaten Rembang dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi peran perempuan dalam pengembangan pariwisata di daerah pesisir Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran perempuan dalam pengembangan pariwisata di daerah pesisir Pantai Karang Jahe Desa Punjulharjo Kabupaten Rembang sangat berperan dalam atraksi dan penyediaan fasilitas di kawasan wisata Pantai Karang Jahe. Hal tersebut dibuktikan dari keterlibatan peran perempuan dalam kegiatan pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh pihak-pihak terkait dan menyediaakan fasilitas wisata dengan membuka kegiatan usaha seperti berdagang di kawasan wisata untuk menyediakan kebutuhan-kebutuhan pengunjung. Akan tetapi dalam aksesbilitasi dan tourism organization, peran perempuan dirasa masih kurang karena hanya sedikit yang terlibat. Faktor yang mempengaruhi peran perempuan dalam pengembangan pariwisata Pantai Karang Jahe ini berupa : kurangnya koordinasi, kurangnya pengetahuan dan ketrampilan, masih menganut sistem patriarki dan masih adanya budaya nenek moyang yang dianut.
HUBUNGAN ANTARA PERAN DAN MODAL SOSIAL PEMANGKU KEPENTINGAN DENGAN PENGELOLAAN PARIWISATA BERBASIS KOMUNITAS PADA AGROWISATA ARGOAYUNINGTANI DI DUKUH PASAH DESA SENDEN KECAMATAN SELO KABUPATEN BOYOLALI Rahmayani Dewi Setyowati; LV Ratna Devi Sakuntalawati
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45771

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan peran pemangku kepentingan dan modal sosial dengan pengelolaan pariwisata berbasis komunitas pada agrowisata Argoayuningtani di Dukuh Pasah Desa Senden Kecamatan Selo Kabupaten Boyolali. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Peran dan Teori Modal Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode survei. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner, yang ditujukan kepada 60 responden yang merupakan populasi dari pengelola agrowisata Argoayuningtani. Analisis data menggunakan statistik korelasi yang terdiri dari korelasi product moment, korelasi parsial product moment dan korelasi ganda dan dibantu dengan program SPSS 20.0.Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa hubungan peran pemangku kepentingan dengan pengelolaan pariwisata berbasis komunitas tidak murni, namun harus melalui variabel modal sosial sebagai faktor uji variabel intervening. Akan tetapi di dalam populasi, peran pemangku kepentingan, modal sosial dan pengelolaan pariwisata berbasis komunitas memiliki hubungan secara bersama-sama. Hasil ini menunjukkan bahwa penelitian ini sesuai dengan teori peran menurut Bidlle & Thomas serta teori modal sosial menurut Fukuyama.Dapat disimpulkan bahwa pengelolaan pariwisata berbasis komunitas dapat berjalan dengan baik apabila terdapat peran pemangku kepentingan dan modal sosial. Berbeda dengan penelitian terdahulu bahwa pengelolaan pariwisata berbasis komunitas hanya berkaitan dengan peran, hanya berkaitan dengan modal sosial, semenatara dalam penelitian ini kedua variabel tersebut memiliki hubungan.
PERUBAHAN MASYARAKAT PASCA PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PERTAMBANGAN PASIR DI DESA KENINGAR Arif Miftah; Supriyadi Supriyadi
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45766

Abstract

Pertambangan pasir dengan alat berat yang masuk di Desa Keningar manuai pro dan kontra dalam masyarakat. Konflik antar dua golongan berdampak pada perubahan sub kehidupan masyarakat Desa Keningar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perubahan masyarakat pasca pertambangan dengan alat berat pada struktur masyarakat, kebudayaan, ekonomi, lingkungan, keamanan ketertiban masyarakat. Serta melihat bagaimana dampak penggunaan alat berat pada sub kehidupan tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan Naturalistic Inquiry. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumenter. Teori konflik Lewis Alfred Coser dan Ralf Dahrendorf digunakan untuk mengkaji bagaimana detail konflik di Keningar itu terjadi, serta mencoba melihat perubahan masyarakat di Keningar. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat perubahan struktur masyarakat desa, munculnya kelas menengah baru dan terjadinya deferensiasi sosial dalam profesi. Perubahan budaya meliputi solidaritas masyarakat yang lemah kini menguat kembali, budaya menyimpang dan konsumerisme yang dahulu ada kini menghilang. Kondisi ekonomi masyarakat terkhusus pendapatan mengalami penurunan. Lingkungan alam di Keningar mengalami perubahan, seperti kondisi jalan desa semakin baik, polusi udara dan suara tidak lagi ada. Namun pertambangan dengan alat berat menyisakan kerusakan pada lahan bekas tambang, pengairan masyarakat terganggu dengan menurunnya debit air dan tingkat kejernihan air. Keamanan dan ketertiban masyarakat membaik, berkurangnya truk muatan pasir yang keluar masuk desa memberi rasa aman pengguna jalan, premanisme yang dahulu tumbuh kini tidak lagi ada, kebiasaan minum-minuman keras dan kegiatan prostitusi di lahan tambang tidak lagi ditemukan. Namun kini resiko kecelakaan bagi penambang manual sangat tinggi. Penggunaan alat berat berdampak positif pada perubahan struktur masyarakat dan perekonomian warga. Namun kurang baik pada lingkungan, budaya, keamanan ketertiban masyarakat Desa Keningar.
TRANSFORMASI SOSIAL EKOMNOMI MASYARAKAT DESA PANDES ATAS PERAN KOMUNITAS PEDULI SUNGAI UJUNG HILIR (KPSUH) Niko Darmawan; Bambang Santosa
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45772

Abstract

Komunitas Peduli Sungai Ujung Hilir (KPSUH) is a river community located in Pandes Village, Klaten Regency with its background was formed because it considers the environment in the region.The research aims to understand how the role of the community in transforming the socio-economy community, understanding the supporting and inhibiting factors, as well as the benefits and thoughts of the community. The subject in this qualitative study is Komunitas Peduli Sungai Ujung Hilir using the functional structural of the Talcott Parsons. Sampling is naturalistic inquiry with observations, interviews and documentation. Data validity with source triangulation. KPSUH has a work program in completing the program named Pandawa. The purpose of the community is to reduce the waste that has become an old problem, to restore and restore the function of the river to restore in propely. In this study, the communities that participated in the transformation that occurred in the Ujung Hilir River area both in terms of ecology and society. KPSUH received support from both the community and the village administration of Pandes. The barriers needed by the community are the time required and considerable energy in the process of chane, factors from outside of Pandes area and misinformation. The benefit of this community role is the transformation in the socio-economic field received by residents who can now utilize the river area for positive activities.
TINDAKAN DISKRIMINASI MAHASISWA TERHADAP TRANSGENDER (Fenomenologi Kualitatif Tindakan Diskriminatif yang dilakukan Mahasiswa Universitas Sebelas Maret terhadap Transgender) Fikria Ariba; Rahesli Humsona
Journal of Development and Social Change Vol 3, No 2 (2020): Volume 3 no. 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Sebelas Maret (UNS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jodasc.v3i2.45767

Abstract

Masyarakat Indonesia masih sulit untuk mengakui adanya bias gender di lingkungannya. Pada masa kini prasangka gender ini lebih kuat dan nyata dibanding prasangka rasial. Wanita digambarkan sebagai seorang yang lemah, butuh dilindungi, tidak punya ambisi, harus bersikap feminin (Joko, 2008). Laki-laki digambarkan sebagai seorang yang kuat, bijaksana, harus memiliki kesuksesan diatas perempuan, dan bersikap maskulin. Penelitian ini membahas adanya perbedaan perilaku atau diskriminasi yang dilakukan mahasiswa terhadap transgender berdasarkan adanya konstruksi sosial mengenai bias gender yang berada di Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta. Analisis wacana kritis yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori Feminisme Postmodern yang menjelaskan pentingnya kesetaraan gender tanpa memandang jenis kelamin dan Konstruksi Sosial dari Peter L. Berger. bersama Thomas Luckman. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan strategi fenomenologi. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat diskriminasi terhadap transgender akibat adanya konstruksi sosial sehingga memunculkan prasangka, streotipe, dan kebencian dikarenakan dianggap sebagai penyimpangan nilai dan norma masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 7