cover
Contact Name
Miftahul Mufid
Contact Email
miftahul.mufid@gmail.com
Phone
+6281615852025
Journal Mail Official
jurnal.alumron@gmail.com
Editorial Address
desa pungpungan RT 007/RW 001,kecamatan kalitidu kabupaten Bojonegoro jawa timur (samping MI Al Fattah pungpungan)
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Umron
ISSN : -     EISSN : 27222845     DOI : https://doi.org/10.36840/alumron.v2i1
AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat. berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan.AL-UMRON terbit 2 kali setahun setiap bulan Maret dan September.
Articles 22 Documents
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN PRODUKTIVITAS PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DI DESA TEMU KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.555 KB)

Abstract

Kerajinan anyaman bambu merupakah karya seni tradisional asli Indonesia yang dapat dijumpai hampir diseluruh pelosok pulau jawa, salah satunya adalah desa Temu, kecamatan Kanor, kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Desa Temu memiliki 6 RW dan 28 RT dengan jumlah penduduk 4.123 jiwa dengan keunggulan anyaman bambu berupa rembesek¸ sehingga masyarakat luar seringkali menjulukinya dengan desa anyaman. Mindest masyarakat terhadap nilai jual anyaman yang rendah, kebergantungan pengrajin kepada pengepul serta hasil kerajinan yang monoton berupa rembesek tentu berdampak pada perekonomian yang stagnan. Fenomena ini mendukung perlunya kegiatan pengabdian ini agar masyarakat lebih kreatif, produktif dan aware akan potensi desa. Tujuan dari pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan perekonomian masyarakat, khususnya pengrajin anyaman bambu. Pengabdian ini berlangsung selama satu bulan dan menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi masyarakat. Kegiatan yang dilakukan selama pengabdian diawali dengan sarasehan (talk show), pelatihan pelbagai olahan anyaman bambu dan pemasarannya. Hasil dari pengabdian ini, masyarakat lebih melek dan aware terhadap aset desa, yaitu kerajinan anyaman bambu; meningkatkan pengetahuan dan kreatifitas pengrajin sehingga tidak hanya menghasilkan rembesek saja, melainkan pelbagai aksesoris dan furniture anyaman bambu; terlepas dari pengepul yang membeli dengan harga rendah dan mampu memasarkannya dengan tepat, sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat serta terwujudnya transformasi sosial yang lebih baik.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PEMANFAATAN LIMBAH BONGGOL JAGUNG (JANGGEL) MENJADI JAMUR JANGGEL DI DESA SEDENG Nihayah, Hamidatun
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.996 KB)

Abstract

Desa Sedeng yang mayoritas masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani tidak sedikit yang memilih menanam jagung dibanding dengan menanam singkong. Biasanya jagung dijual setelah melalui proses penggilingan hingga terpisah antara bonggol dengan biji jagung. Setelah itu bonggol jagung (disebut juga janggel) biasanya hanya dibakar atau terkadang dimanfaatkan untuk bahan bakar memasak secara tradisional. Pada hal sebenarnya jika bonggol jagung dapat dimanfatkan dengan tepat akan bernilai tinggi. Salah satunya dapat dimanfaatkan sebagai media pembuatan jamur janggel. Jamur janggel yang dihasilkan dapat dikonsumsi sendiri maupun dipasarkan. Berangkat dari permasalahan ini penulis berinisiatif melakukan pendampingan masyarakat desa sedeng kecamatan kanor kabupaten bojonegoro untuk Pemanfaatan Limbah Bonggol Jagung (Janggel) untuk pembuatan Jamur Janggel”. Pengabdian ini bertujuan sebagai pengetahuan dasar untuk pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan limbah yang ada di desa Sedeng serta cara-cara untuk mengembangkan potensi sumber daya alam yang ada di desa tersebut. Pengabdian dalam bentuk pendampingan in, selain bermitra dengan kepala desa sedeng dan stafnya juga bermitra dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bojonegoro. Adapun metode yang diterapkan dalam pengabdian ini dengan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil yang diharapkan dari pengabdian ini adalah sebagai motivasi masyarakat agar lebih kreatif dalam berkarya melalui pemanfaatan barang-barang atau limbah di sekitar agar bernilai ekonomi yang mampu memacu ekonomi kreatif warga.
PEMBERDAYAAN KAUM PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN OLAHAN KRIPIK DANONG (DAUN NONGKO) DAN STICK TEMPE DI DESA SROYO KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO Ash Shiddiqi, Hasbi; Nikmah, Roudhotun
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.787 KB)

Abstract

Sroyo merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, provinsi Jawa Timur, Indonesia. Sebelah utara berbatasan dengan Desa Drajat. Sebelah timur berbatasan dengan Desa Banjar Anyar. Sebelah selatan berbatasan dengan Desa Mejuwet, dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Nglarangan. Walaupun letaknya di desa, namun desa Sroyo memiliki pasar Tradisional yang cukup terkenal di kecamatan kanor. Adanya letak geografis yang sangat strategis belum menjadikan icon bagi masyarakat Sroyo yang tergolong masih pasif dalam mengembangkan potensi yang dimilikinya. Atas dasar itu, peneliti ingin melakukan pendampingan terhadap ibu – ibu PKK Desa Sroyo yang berorientasikan pada peningkatan di bidang ekonomi melalui pelatihan produk olahan kripik Danong (daun nanga) dan olahan stick tempe serta pelatihan dan pemasaran dan pengemasan. Dalam melaksanakan pendampingan, peneliti mengadakan beberapa pelatihan dan kerja sama dengan home indutry Tempe, perangkat Desa dan ibu – ibu PKK. Begitu juga peneliti mengadakan seminar dalam rangka meningkatkan mengetahuan masyarakat dalam pemasaran dan pengemasan produk olahan.
PEMBERDAYAAN KOMUNITAS KARANG TARUNA MELALUI DIGITALISASI HOME INDUSTRI DESA SAMBERAN CAHYONO, EKO ARIEF; Fransisca, Malia
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.261 KB)

Abstract

Desa Samberan merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Kanor Bojonegoro. Desa Samberan memiliki beberapa SDM yang berupa home industri seperti: membuat handicraft, rotan, kerupuk, kopi robusta oven, kue-kue, dan lain-lain. Namun, beberapa SDM tersebut masih bersifat independen. Atas dasar itu, peneliti ingin melakukan pendampingan atas masyarakat Desa Samberan yang berorientasikan pada peningkatan di bidang ekonomi melalui pembuatan website jual beli yang memuat seluruh home industri yang ada di Desa Samberan. Dengan begitu, home industri yang ada di Desa Samberan akan bersama-sama menunjukkan eksistensinya di era industry 4.0 ini. Dalam melaksanakan pendampingan, peneliti mengadakan kerja sama dengan Dinas Perindustrian Bojonegoro, BAZNAS Bojonegoro, RTIK Bojonegoro, Blog Beli Bojonegoro dan Pemerintah Desa Samberan. Program yang telah dilaksanakan di Desa Samberan meliputi Pendampingan Masyarakat Ekonomi “Handicraft”, Talkshow Digitalisasi Home Industri dan Bantuan Alat kepada Komunitas Karang Taruna Desa Samberan.
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN SEBAGAI UPAYA PEMENUHAN KEBUTUHAN PANGAN KELUARGA: THE OPTIMALISATION OF YARD AREA AS AN EFFORT TO FULFILL FAMILY’S FOOD NECESSITY Fauziah, Zumrotul; Bait, Mulabil
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.798 KB)

Abstract

Piyak is a small village which is prosperous with its agricultural product. Most of the land area of this village is ricefield area which can crop rice three times in a year. The community of Piyak only grow rice in their rice throughout the year. As a result, they need to buy another food necessities, such as seasoning, vegetables, and fruit, in the nearest market. They actually do not really need to buy those things because they could grow the vegetables and fruits in their own yard area. However, they do not have sufficient knowledge on how to use the yard area and also the prospect. Therefore, this community service activity is aimed to educate the community about the way to use their yard area optimally to help them fulfill their familys’ food necessities. The method used in this community service activity is Assest Based Community Development (ABCD). The community was given knowledge about the benefit of yard area and the crops that they can get from it. Then, the community made the growing media and planted vegetables and fruits in their yard area. They plant 720 food plantation which consist of eggplant, chili, and papaya. The seeds of eggplant, chili, and papaya were got from Environmental Services of Bojonegoro Regency. Besides those plantation, the community could add other plantation based on their needs. Therefore, the optimalisation of yard area not only able to fulfill the food necessities but also could add the families’ income.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI MELALUI PRODUK OLAHAN LELE DI DESA GEDONGARUM KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.805 KB)

Abstract

Perempuan adalah sumber daya insani yang memiliki potensi yang dapat didayagunakan dalam berbagai bidang dan sektor pembangunan nasional. Populasi penduduk perempuan di Indonesia pun cenderung bertambah terus, pada sisi tertentu dipandang sebagai masalah kependudukan. Namun pada sisi lain, populasi perempuan dipandang sebagai aset pembangunan. Wanita di pedesaan, partisipasinya sebagai sumber daya manusia cukup nyata. Khususnya dalam memenuhi fungsi keluarga dan rumah tangga bersama pria. Beberapa hasil penelitian menunjukkan peran wanita dalam berbagai industri di daerah-daerah cukup besar dan menentukan, dengan pengelolaan usaha yang bersifat mandiri. Mitra dalam pengabdian kepada masyarakat kali ini yaitu organisasi Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Gedongarum Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang beranggotakan sebanyak 40 Orang. Kelompok tani tersebut juga mempunyai kegiatan lain, seperti gotong royong, usaha simpan pinjam, dan arisan kerja untuk usaha dan tani. Potensi ikan lele di desa tersebut yang sebenarnya cukup besar, kurang maksimal tereksplor. Tujuan pendampingan Kelompok Wanita Tani (KWT) desa Gedongarum ini diharapkan mampu mengembangkan dan memanfaatkan aset yang dimiliki oleh komunitas untuk menuju kemandirian ekonomi. Maka digunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Melalui metode ini, komunitas mampu mengenali potensi/aset yang dimiliki, memanfaatkan aset berupa sumberdaya alam maupun manusia untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat. Dari potensi tersebut menimbulkan inisiatif untuk mendampingi dan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mengolah ikan lele agar memiliki nilai jual yang tinggi. Dalam kegiatan pemberdayaan perempuan melalui olahan ikan lele di Desa Gedongarum diperoleh dua produk, yaitu kerupuk lele “KRULE” dan jari-jari kepala lele “JALE-JALE”. Yang telah dipasarkan baik secara online ataupun offline sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi keluarga wanita kelompok tani tersebut.
PENGOLAHAN PRODUK BERBAHAN DASAR BUAH PEPAYA SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT PEDESAAAN Fithriyana, Eshthih
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2020): AL-UMRON: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (387.157 KB) | DOI: 10.36840/alumron.v1i2.301

Abstract

Desa Cangaan adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro yang mayoritas penduduknya bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang. Selain dikenal sebagai desa petani, desa cangaan juga dikenal sebagai desa kuliner. Hampir disepanjang kebun milik warga terdapat beberapa tanaman buah-buahan seperti pisang, ubi, pohon pepaya dan beberapa tanaman lainnya. Namun, dengan melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki tersebut masyarakat masih belum mampu mengembangkan dan memanfaatkannya secara maksimal. Atas Dasar itulah peneliti melakukan pendampingan masyarakat Desa Cangaan yang berorientasi pada pengembangan bidang ekonomi melalui pelatihan dan pendampingan pengolahan produk berbahan dasar buah pepaya. Pendekatan yang dilakukan pada penelitian pengadian masyarakat ini menggunakan pendekatan ABCD (Asset Based Community Development). Pelaksaan pendampingan, peneliti mengadakan kerjasama dengan Ibu-Ibu PKK Desa Cangaan dengan mendatangkan narasumber seorang ahli dibidang kuliner dan bisnis kuliner. Program yang pendampingan yang dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada masyarakat Desa Cangaan cara mengolah pepaya menjadi beberapa produk kuliner kreatif, diantaranya produk abon pepaya dan Selai daun pepaya. Selanjutnya masyarakat diberi pelatihan juga tentang bagaimana trik memasarkan produk-produk tersebut yang diharapkan membantu meningkatkan ekonomi masyarakat Desa Cangaan.
PELATIHAN USAHA PRODUKSI JAMU TRADISIONAL DI BIDANG PENGEMASAN, LABELISASI, DAN DIGITAL MARKETING Giati Anisah; Fahman, Mundzar
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2020): AL-UMRON: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.517 KB) | DOI: 10.36840/alumron.v1i2.303

Abstract

Produksi jamu tradisonal di Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro sudah berlangsung turun-temurun dan dipercaya kualitas rasa serta khasiatnya oleh masyarakat sekitar. Pengemasan dan pemasaran jamu tradisional ini masih relatif sederhana sehingga hanya mampu menjangkau masyarakat sekitar Desa Sumberwangi. Pelatihan di bidang pengemasan, labelisasi, dan digital marketing penting dilakukan untuk meningkatkan daya tawar dan menjangkau pasar yang lebih luas. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan metode ABCD (Aset Based Community Development). Pelatihan ini diharapkan mampu meningkat perekonomian warga Sumerwangi. Pelatihan ini dilaksanakan dengan melibatkan beberapa mitra, yaitu pemerintah Desa Sumberwangi, gerakan PKK Desa Sumberwangi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro. Hasil pengabdian ini dapat dilihat dari meningkatnya kualitas pengemasan dan labelisasi jamu tradisional serta jangkauan pasar akibat adanya digalakannya digital marketing melalui media sosial.
PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF MELALUI USAHA BROSTAN DAN KRIPIK TAHU PONGSI DI SIMBATAN BOJONEGORO badi, ulva; Miftah, Zaini
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2020): AL-UMRON: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (441.907 KB) | DOI: 10.36840/alumron.v1i2.331

Abstract

Bojonegoro memiliki banyak khas kuliner, salah satunya adalah ledre. Sebenarnya tidak hanya camilan ledre yang menjadi kekhasan dari Bojonegoro, ada wisata, garabah, dan sebagainya. Desa Simbatan merupakan salah satu desa yang berada di kecamatan kanor, Bojonegoro. Desa Simbatan memiliki banyak aset yang bisa dikembangkan. Mayoritas masyarakat Simbatan bertani, sehingga untuk memenuhi kebutuhan hidup sangat bergantung pada hasil pertanian. Akan tetapi di sisi lain, ketika musim penghujan sebagian besar lahan pertanian terkena banjir. hal ini menyebabkan gagal panen. Sehingga akan berdampak pada perekonomian warga. Kemudian peneliti melakukan transect, peneliti meneukan adanya pabrik yang memproduksi tahu. Menurut hemat peneliti perlu produk tahu ini bisa dikembangkan sehingga memiliki harga jual yang lebih tinggi. Jadi masyarakat tidak bergantung sepenuhnya pada hasil pertanian. Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti mengadakan pendampingan kepada masyarakat. Dalam pendampingan peneliti menggunakan pendekatan ABCD (Asset-Based community development). Dengan pendekatan ABCD, peneliti mengajak masyarakat untuk mengembangkan aset, potensi, yang ada di desa Simbatan secara mandiri dan maksimal. Produk tahu merupakan aset yang bisa dikembangkan untuk menjadi makanan yang lebih enak, tahan lama dan memiliki harga jual yang lebih tinggi salah satunya menjadi kripik tahu pong. Melalui pendampingan ini diharapkan masyarakat lebih terampil dalam memanfaatkan potensi dan peluang yang ada sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, peneliti mengajak masyarakat untuk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak terkait dengan pemasaran produk PongSi, yaitu pemilik ruko-ruko dan sebagainya. Di samping itu, peneliti juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan media sosial yang ada.
PEMBUATAN MAKET EDUKASI WISATA AIR DI DESA PILANG KECAMATAN KANOR KABUPATEN BOJONEGORO Anam, Khurul; Zakiyatur Rofi’ah, Firda
AL-UMRON : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 1 No. 1 (2020): AL-UMRON: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (LP2M) INSTITUT AGAMA ISLAM SUNAN GIRI BOJONEGORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.429 KB) | DOI: 10.36840/alumron.v1i1.359

Abstract

Desa Pilang merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kanor Kabupaten Bojonegoro. Desa ini memiliki aset desa berupa bengawan mati yang berpotensi menjadi pariwisata. Oleh karena itu, metode pendampingan masyarakat yang digunakan adalah metode ABCD (Asset Based Community Development). Adapun program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa IAI Sunan Giri yang bekerja sama dengan masyarakat setempat desa Pilang. Pendampingan ini menghasilkan maket atau miniatur edukasi wisata air yang diharapkan bisa menjadi cikal bakal dari adanya edukasi wisata air di dessa Pilang.

Page 1 of 3 | Total Record : 22