cover
Contact Name
Alfrid Sentosa
Contact Email
jurnal@fisipolupgriplk.ac.id
Phone
+6285249068338
Journal Mail Official
jurnal@fisipolupgriplk.ac.id
Editorial Address
Jl. Hiu Putih, Tjilik Riwut Km. 7 Palangka Raya 73112
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Sociopolitico
ISSN : -     EISSN : 26561026     DOI : 10.54683
Core Subject : Social,
SOCIOPOLITICO Is a Journal of Scientific Studies in Social Sciences and Political Sciences published by FISIPOL PGRI Palangka Raya. This journal is published two times a year in February and August. It contains writings raised from the results of research and critical analysis. SOCIOPOLITICO publication aims to increase the lecturer creativity and competency especially and intellectual communities generally. It also aims at giving the contribution of thoughts, creative ideas, and things that can be used for community services, nationalism in carrying out Tri Darma College.
Articles 36 Documents
FUNGSI PENGAWASAN ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN KAPUAS TERHADAP KEBIJAKAN BUPATI KAPUAS TAHUN 2017 Kurjunaidi Kurjunaidi
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (641.697 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.5

Abstract

The purpose of this research is to know (1) the implementation of supervisory function of members of Kapuas People's Legislative Assembly of Kapuas regency in 2017, (2) obstacles in the implementation of supervisory function, and (3) Efforts of members of the Regional People's Legislative Council of Kapuas Regency in overcoming obstacles implementation of supervisory functions on the policy of Bupati Kapuas in 2017. The data collection techniques used in this study are observation, interview and documentation. While the analytical technique used is qualitative analysis. The conclusions of the research results are (1) the implementation of the supervisory function of members of the Regional People's Legislative Assembly of Kapuas Regency is in accordance with the regulations of the Regional People's Legislative Council of Kapuas Regency, but is still not maximized, (2) Constraints in the implementation of supervisory functions, namely technical constraints and constraints of interest (3) Efforts to overcome obstacles in the implementation of supervisory functions, namely: to build cooperation and communication between members of the Regional People's Legislative Assembly of Kapuas Regency and Kapuas District Government, especially the Regent of Kapuas, and to carry out supervisory functions in accordance with the fixed procedures in the rules of the Council Regional Representative of Kapuas Regency. Based on the above conclusions, it can be suggested: (1) For members of the Regional People's Legislative Assembly of Kapuas Regency should guard the established supervisory standards and apply objective to the results of supervision, and (2) For Kapuas Regent, it is expected to develop transparency and information disclosure, members of the Kapuas Regional People's Legislative Assembly may know, understand and access information relating to the policy of Kapuas Regent.
FENOMENA GOLONGAN PUTIH PADA PEMILIHAN ANGGOTA LEGISLATIF TAHUN 2014 DI KABUPATEN KAPUAS Sriyana Sriyana; Mardani Mardani
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.954 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.6

Abstract

The aim of this research is to know (1) white group description in general election of member of legislative year 2014 at Kapuas Regency, and (2) factors that cause white group in legislative election year 2014 in Kapuas Regency. The data collection techniques used in this study are observation, interview and documentation. While the analytical technique used is qualitative analysis. The conclusion of the research result is (1) the image of golput in legislative election year 2014 in Kapuas Regency consists of ideological golput, political golput and pragmatic golput (2) While the factors that cause the golput consists of three factors, namely socio-economic factors, psychological factors and rational factors. Based on the above conclusions, it can be suggested: (1) to overcome ideological ideals can be done by improving the image of government in the eyes of society and persuasive approach, (2) to overcome political golput can be done by providing a more convincing representation of legislative candidates (3) to overcome pragmatic targets can be done by simultaneous general election of legislative members to overcome voter saturation, and continue to socialize and educate politics; (4) to overcome socio-economic factors; (5) to deal with psychological factors better if political parties that follow the electoral process improve the quality of cadres and the quality of political parties, and (6) to overcome the rational factors should be Kapuas District Election Comission continues to socialize and educate politics on the importance of political participation of the community, and cooperate with the Election Supervisory Board to take firm action against money politic practice.
DAMPAK SOSIAL KENAKALAN REMAJA DI KELURAHAN BUKIT TUNGGAL KOTA PALANGKA RAYA Wijoko Lestariono; Tutik Haryani
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (408.244 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.7

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui bagaimana dampak sosial kenakalan remaja di Kelurahan Bukit Tunggal Di Kota Palangka Raya dan Untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi Kenakalan Remaja di Kelurahan Bukit Tunggal Kota palangka Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan memberikan gambaran secara jelas dan sistematis terkait dengan objek yang diteliti demi memberi informasi dan data yang valid terkait dengan fakta dan fenomena yang ada dilapangan, yaitu mengenai dampak sosial kenakalan remaja di kelurahan Bukit Tunggal Kota palangka Raya. Adapun pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan keejahteraan sosial dan sosiologi, dan menggunakan teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk mendapatkan informasi dari informan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: 1) Dampak sosial kenakalan remaja di Kelurahan Bukit Tunggal dapat dilihat dari diri remaja itu sendiri,bagi keluarga, bagi teman sebaya dan bagi lingkungan masyarakat di kelurahan Bukit Tunggal dapat dikatakan sangat berubah drastis, dan dengan adanya perilaku kenakalan yang dilakukan oleh remaja itu sendiri. 2) Faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja di Kelurahan Bukit Tunggal dapat dilihat
MANIFESTASI GAYA HIDUP GAMERS ONLINE SEBAGAI PRODUK HYPEREALITAS DUNIA MAYA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS PALANGKA RAYA Fauzi Rahman; Ardianto Ardianto
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (656.738 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.8

Abstract

Kemajuan teknologi berupa internet telah mengubah dunia maya sebagai ruang kehidupan baru yang sangat prospektif bagi aktivis manusia. Game online sebagai ruang virtual, membuat penggunanya bebas melakukan hal-hal yang seringkali dilarang di kehidupan sebenarnya serta menyebabkan kecanduan. Pergeseran alur berfikir dan dinamika sosial, kini telah memicu lahirnya budaya baru yang disengaja atau tidak disengaja, langsung dipraktekkan dalam peran keseharian mahasiswa terindikasi hyperealitas yang didasarkan pada pemenuhan kebutuhan atas apa yang mereka tidak dapatkan di dunia nyata.
PEMILIHAN KEPALA DAERAH SECARA LANGSUNG Eny Susilowati; Wiwik Suprapti
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.306 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.9

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah yang dilakukan oleh Bangsa Indonesia yang sebelumnya pemilihan di lakukan secara tidak langsung diubah dengan Pemilihan secara Langsung, hal ini berdasarkan alasan alasan pertama yang paling mendasar merenggut hak konstitusi rakyat untuk memilih pemimpinnya di daerah. Hal itu harus dijaga dan dilindungi oleh negara, jika RUU Pilkada merenggut hal itu, berarti negara telah merampas dan merusak prinsip daulat rakyat, Alasan kedua rakyat harus menentukan sendiri pemimpinnya, karena, itu merupakan hakikat dari demokrasi secara substansial. Dan selama ini hakikat tersebut selalu terjaga dengan baik. Ketiga, mekanisme pemilihan langsung merupakan esensi partisipasi politik kerakyatan, karena memberikan ruang yang luas bagi lahirnya pemimpin baru pilihan rakyat. Kelima, proses pemilihan kepala daerah secara langsung, terbukti dapat mendekatkan rakyat dengan calon pemimpinnya. Perwujudan, pemilihan umum, bebas, jujur dan adilpun dapat dilakukan secara maksimal. Proses pemilihan kepala daerah yang bisa lebih menjamin terpenuhan publik dan pembagunan daerah sesuai aspirasi rakyat, menjadi alasan keenam mengapa pemilu langsung tidak layak untuk dihapuskan. Hal itu sejalan dengan prinsip otonomi daerah yaitu partisipasi, akuntabilitas dan demokrasi.
PEMANFAATAN MEDIA MASSA SEBAGAI SARANA KOMUNIKASI POLITIK DALAM PEMILIHAN CALON LEGISLATIF DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KOTA PALANGKA RAYA Betty Karya; Sundhari Sundhari
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 1 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.486 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i1.10

Abstract

Tujuan penelitian ini pada dasarnya adalah mengetahui bagaimana peran media massa dalam memperkenalkan dan menyebarluaskan calon anggota legislatif kepada masyarakat. Mengetahui pemanfaatan media massa sebagai sarana komunikasi politik dalam pemilihan calon legislatif dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Palangka Raya Tahun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis data deskriptif kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Sumber data diperoleh dari informan, peristiwa atau aktivitas serta dokumen dan arsip. Teknik sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi dan pengumpulan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa media massa sudah mampu membantu memperkenalkan dan menyebarluaskan calon anggota legislatif kepada masyarakat. Kemudian pemanfatan media massa sebagai sarana komunikasi politik pada pemilihan legislatif di Kota Palangka Raya tahun 2014 sudah baik. Di Kota Palangka Raya, selama berbulan-bulan sebelum pemilu dilakukan banyak Koran yang menyediakan berita tentang pemilu. Pembentukan opini publik di masyarakat yang dilakukan oleh media merupakan salah satu efek yang ditimbulkan ketika media massa melakukan sebuah pemberitaan dan konstruksi sosial.
UPAYA PENCEGAHAN DAN PEMBERANTASAN PEREDARAN NARKOBA PADA KALANGAN PELAJAR (STUDI KASUS PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI KALIMANTAN Wijoko Lestariono; Chairunnisa Chairunnisa
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 2 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (443.143 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i2.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Upaya pencegahan dan pemberantasan dan peredaran narkoba pada kalangan kasus pada badan narkotika nasional provinsi Kalimantan. yang meliputi tahapan interpretasi, pengorganisasian, dan aplikasi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala bidang dan seksi pencegahan pemberdayaan masyarakat serta staf bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNNP Kalimantan Tengah, kepala bidang renstra Dikpora Kalimtan Tengah, dan siswa peserta sosialisasi, ditentukan dengan teknik purposive. Informan penelitian adalah kepala bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, kepala seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, staf bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat BNNP Kalimatan Tengah, serta staf dari Dikpora Kalimantan Tengah. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan pencermatan dokumen. Analisis data menggunakan teknis analisis Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian sebagai berikut: Implementasi kebijakan P4GN di BNNP Kalimantan Tengah meliputi interpretasi, pengorganisasian dan aplikasi. (1) Tahap interpretasi BNNP Kalimantan tengah menyusun rencana strategis dan rencana kerja anggaran. Dari interpretasi program yang menyasar pada kalangan pelajar yaitu diseminasi informasi, advokasi, pembentukan kader anti narkoba, dan pemberdayaan kader anti narkoba. (2) Pada pengorganisasian, dilakukan penyusunan panitia baik dari dalam maupun luar BNNP, penentuan anggaran dan sarana prasarana serta pihak yan terlibat dengan menyusun proposal.
ANALISIS HUBUNGAN KUALITAS JASA DENGAN KEPUASAN PELANGGAN PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) DI KABUPATEN HULU SUNGAI SELETAN Aston Pakpahan
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 2 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.275 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i2.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kualitas jasa pelayanan terhadap kepuasan pelanggan PDAM di Kabupaten Hulu Sungai Seletan dan untuk menganalisis factor kualitas jasa yang paling erat hubungannya dengan kepuasan pelanggan PDAM di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Hipotesis yang diuji adalah: 1) diduga factor kualitas jasa pelayanan mempunyai hubungan dengan kepuasan pelanggan PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan. 2) Diduga factor daya tanggap (Responsiveness) mempunyai hubungan paling erat dengan kepuasan pelanggan PDAM di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Penelitian dilakukan terhadap 255 responden yang merupakan pelanggan PDAM di Kanupaten Hulu Sungai Selatan. Alat analisis yang digunakan adalah analisis korelasi. Dari hasil analisa data (table 5.32) dapat diketahui bahwa semua factor kualitas jasa pelayanan mempunyai hubungan yang signifikan dengan kepuasan pelanggan PDAM Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Dan hubungan tersebutadalah cukup kuat. Dengan demikian hipotesa I terbukti. Demikian juga dari analisis data dapat tanggap (responsiveness) dengan kepuasan pelanggan adalah paling besar yaitu 0,560 atau 56,0%. Artinya hubungan dimensi responsiveness dengan kepuasan pelanggan adalah paling erat. Dengan demikian hipotesa II terbukti.
UPAYA SOSIALISASI OLEH KOMISI PEMILIHAN UMUM TERHADAP PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2009 DI KOTA PALANGKA RAYA Wiwik Suprapti
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 2 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (594.284 KB) | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i2.15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana upaya sosialisasi yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Palangka Raya terhadap peningkatan peran masyarakat dalam pembangunan politik di Kota Palangka Raya. Tipe penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Menurut pendapat Ida Bagoes (2003:52) “metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan untuk mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa dan kejadian yang ada pada masa sekarang. Sumber data berasal dari data primer dan sekunder. Data primer adalah data yang diperoleh dari subyek penelitian, sedangkan data sekunder berasal dari dokumen-dokumen atau laporan yang berhubungan dengan penelitian. Sumber data berasal dari : Ketua Komisi Pemilihan Umum Kota Palangka Raya dan Anggota Komisi Pemilihan Umum Kota Palangka Raya sebanyak 4 (Empat) orang. Teknik pengumpulan data adalah dokumentasi, observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat dijelaskan bahwa upaya peningkatan peran masyarakat dalam pembangunan politik di Kota Palangka Raya oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah, meliputi (a) Simulasi, tata cara pemungutan suara di TPS pada Pemilu Legislatif 2009, (b) Aksi simpatik, membagi pamflet Pemilu Legislatif 2009 kepada warga, (c) Seminar, kegiatan yang didalamnya tercakup simulasi dan aksi simpatik, (d) Bimbingan Teknik, Cara-cara pelaksanaan Pemilu Legislatif 2009. Berdasarkan data Rekapitulasi perhitungan hasil suara Partai Politik dan Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Provinsi, Kabupaten/Kota) Pemilu 2009 secara keseluruhan sebagai berikut : Pemilih Tetap berjumlah 141.028 orang, Yang menggunakan hak pilih berjumlah 95.584 orang, Yang tidak menggunakan hak pilih 45.444 orang.
INTERFERENSI BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA INGGRIS PADA UJIAN TRANSLATION (NON-ENGLISH STUDY PROGRAM STUDENTS) Haryani, Tutik
JURNAL SOCIOPOLITICO Vol 1 No 2 (2019): JURNAL SOCIOPOLITICO
Publisher : FISIPOL Universitas PGRI Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54683/sociopolitico.v1i2.16

Abstract

The research is aimed not only at discussing on an interference of Indonesian language into English language as shown in teranslation test for non English study program students, in this study is the students of FISIP Universitas PGRI Palangka Raya, but also at the description on the kinds of interference. In this study, there are 130 students of three classes which just 30 students takken as the sample. The method applied in this research is descriptive with distributional and similarity analysis. The data is collected from translation test for non English study program students, in this case the tudents of FISIP Universitas PGRI Palangka Raya 2015/2016 academic year. The results indicate that there are three kinds of interferences, namely: morphological, syntactic and semantic interferences. Morphology interference happens such as in verb form for the third person, plural form, and possessive. Syntactic interference includes the form of phrase and passive voice, parallelism, and the omission of to be and article. Semantic interference consists of addition and substitution.

Page 1 of 4 | Total Record : 36