cover
Contact Name
Sri Wahyuni
Contact Email
srayuni17@gmail.com
Phone
+6282284656583
Journal Mail Official
jpk@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Perikanan dan Kelautan
Published by Universitas Riau
ISSN : 08537607     EISSN : 27218902     DOI : http://dx.doi.org/10.31258/jpk
Journal of Fisheries and Marine was published by the Faculty of Fisheries and Marine of the Universitas Riau in 2007. The scope of the research included: Aquaculture, fisheries socioeconomic, fisheries technology, management of aquatic resources, utilization of fisheries and marine resources
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 22, No 2 (2017)" : 8 Documents clear
Struktur Komunitas Makrozoobenthos Pada Hutan Mangrove Di Desa Mengkapan Kecamatan Sungai Apit Provinsi Riau Nababan, Sitty Mey; Efriyeldi, Efriyeldi; Nasution, Syafruddin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.24-33

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Februari 2017. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui struktur komunitas makrozoobenthos pada hutan mangroveDesa Mengkapan, Kecamatan Sungai Apit Provinsi Riau yang meliputi: jenis makrozoobenthos,kepadatan, keanekaragaman, dominasi, keseragaman dan pola distribusimakrozoobenthos. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey.Sampel sedimen diambil dari 3 Stasiun. Pengambilan sampel makrozoobenthos dilakukanmenggunakan plot berukuran 1m x 1m. Analisis dan identifikasi dilakukan di laboratoriumbiologi laut, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh makrozoobenthos yang ditemukan terdiridari 3 kelas yaitu gastropoda, bivalvia, dan crustacea. Kelimpahan makrozoobenthosberkisar 58,3 - 90 ind/m2. Kelimpahan relatif tertinggi pada stasiun 1 yaitu spesiesNerita sp (34,7%), pada stasiun 2 yaitu spesies Cassidula aurisfelis (17,2%) dan stasiun3 yaitu spesies Telescopium telescopium (22,3%). Keanekaragaman (H’) padastasiun-stasiun penelitian berkisar 2,08-2,21, indeks dominansi (C) pada stasiun-stasiunpenelitian berkisar 0,23-0,26, indeks keseragaman (E) pada stasiun-stasiun penelitianberkisar 0,45-0,50 dan pola distribusi makrozoobenthos (Id) berkisar antara 1,02-1,05(mengelompok).
Penanganan Pendaratan Hasil Tangkapan di Pelabuhan Perikanan Samudera Bungus Provinsi Sumatera Barat Hutauruk, Ronald M; Rengi, Pareng
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.57-64

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses, pengelolaan data hasil tangkapandan penanganan ikan tuna yang didaratkan di PPS Bungus Sumatera Barat dan untukmengetahui gambaran keakuratan data hasil tangkapan ikan di PPS Bungus SumateraBarat. Letak geografis PPS Bungus sangat strategis karena berada di pertengahan pulauSumatera, berada dekat dengan daerah penangkapan ikan, sehingga mutu ikan hasiltangkapan dapat dipertahankan karena hari penangkapan (catching day) menjadi lebihpendek. Volume produksi ikan tuna periode bulan Januari sampai dengan bulanDesember 2014 sebanyak 871,86 ton, dengan nilai sebesar Rp52.643.342.000.Sedangkan volume produksi ikan tuna periode bulan Januari sampai dengan bulanDesember 2015 sebanyak 502,01 ton dengan nilai sebesar Rp30.427.346.000.Pelabuhan tersebut merupakan satu-satunya Pelabuhan Perikanan Samudera yang terdapatdi pantai barat sumatera hingga saat ini. PPS Bungus merupakan pelabuhanpengekspor ikan tuna terbesar di sumatera.
Daya Hambat Ekstrak Kuda Laut (Hippocampus spinosissimus) terhadap Pertumbuhan Bakteri Vibrio alginolyticus Panjaitan, Grace P; Yoswaty, Dessy; Nursyirwani, Nursyirwani
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.18-23

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah menguji daya hambat ekstrak kuda laut(Hippocampus spinosissimus) terhadap pertumbuhan bakteri Vibrio alginolyticus.Penelitian ini dilakukan pada bulan Desember 2016 sampai Januari 2017 di LaboratoriumMikrobiologi Laut Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Riau. Ekstrak etanol kudalaut memiliki kandungan kimia steroid/triterpenoid, saponin dan glikosida sertamemiliki efek sitotoksik Uji daya hambat dilakukan dengan metode eksperimen menggunakanempat konsentrasi ekstrak (100%, 50%, 25% dan 12,5%). Dari hasil penelitianyang dilakukan ditemukan bahwa rata-rata diameter zona daya hambat ekstrakkuda laut tertinggi terdapat pada konsentrasi 100% (3,67 mm) sedangkan yang terendahterdapat pada konsentrasi 25% (0,73%). Ekstrak kuda laut mampu menghambatpertumbuhan bakteri V. alginolyticus dengan potensi lemah dengan nilai rata-rata diameterzona daya hambat <5 mm. Ekstrak kuda laut cenderung bersifat bakteriostatik.
Strategi Konservasi Ekosistem Mangrove di Desa Sungaitohor Kecamatan Tebingtinggi Timur Kabupaten Kepulauan Meranti Hasibuan, Ari Permel; Samiaji, Joko; Nasution, Syafruddin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.49-56

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kondisi ekosistem hutan mangrove berdasarkanKriteria Baku Kerusakan Mangrove dan menyusun strategi pengelolaan ekosistemmangrove di Sungaitohor. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai denganMei 2017 di Desa Sungaitohor. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metodesurvey, dimana setiap transek dibentang tali dari laut ke darat. Pada setiap zonasimangrove yang berada di sepanjang garis transek, diletakkan plot pohon berbentukbujur sangkar dengan ukuran 10 × 10 m2 dimana didalamnya terdapat petakan 5×5 m2untuk anakan dan 2×2 m2 untuk semai. Hasil penelitian ditemukan 11 jenis mangrove.Jenis mangrove yang dominan di lokasi penelitian adalah jenis Avicennia alba. Berdasarkankriteria baku kerusakan mangrove, kondisi mangrove dalam kondisi baikdimana kisaran kerapatan pohon adalah 666,67 - 2333,33 pohon/ha, substrat padadaerah hutan mangrove adalah lumpur berpasir. Rata-rata indeks keanekaragaman pohonrendah (H’= 0,74), diakibatkan tingkat abrasi pantai tinggi dan tumbuhan mangroveyang berasosiasi. Strategi konservasi dijelaskan bahwa hutan mangrove di DesaSungaitohor dalam kawasan yang dilarang dalam kepemilikan perseorangan, kawasanmangrove ini tidak diperbolehkan untuk membuka lahan, pemukiman, tambak ikan danpenebangan kayu mangrove secara bebas.
Tingkat Kesuburan Perairan Berdasarkan Kelimpahan Fitoplankton dan Nitrat-Fosfat Terhadap Tingkat Kekeruhan Muara Sungai Rokan Kabupaten Rokan Hilir Ridhawani, Fiki; Ghalib, Musrifin; Nurrachmi, Irvina
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.10-17

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2017 bertempat di Muara Sungai Rokan,Kabupaten Rokan Hilir. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kesuburanperairan dan tingkat kekeruhan muara Sungai Rokan serta mengetahui hubungannya.Metode yang digunakan selama penelitian adalah metode survei dan penentuan titikstasiun dengan cara purposive sampling. Pengambilan sampel parameter Fisika danKimia secara in situ seperti kekeruhan, kedalaman, kecerahan, kecepatan arus, suhu,salinitas, oksigen terlarut (DO), derajat keasaman (pH). Hasil analisis kekeruhan berkisarantara 173–749 NTU, kelimpahan fitoplankton rata-rata yaitu <302 ind/l dan spesiesfitoplankton yang ditemukan paling banyak dari kelas Bacillariophyceae yaitu 16spesies. Konsentrasi nitrat berkisar 0,0625 – 0,9431 mg/l, sementara konsetrasi fosfatberkisar dari 0,2131 – 0,3466 mg/l. Pengukuran kualitas perairan seperti kecepatanarus 0,85 m/dtk, kecerahan 16,6 cm, kedalaman 3,77 m, suhu 29,7 ºC, pH dengan 7-8,DO 5,4 mg/l dan salinitas 20 ppt. Berdasarkan hasil penelitian, tingkat kekeruhan sudahmelebihi baku mutu lingkungan air laut, sedangkan tingkat kesuburan perairantergolong rendah. Nilai produktivitas primer kotor menunjukkan bahwa lokasi penelitianini, fotosintesis masih dapat berlangsung dengna baik, namun respirasi yang dibutuhkanlebih besar daripada proses fotosintesis.
Pengaruh Geomorfologi terhadap Pola Arus dan Pasang Surut Desa Putik Kecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau Zurma, Intan Alsyahkina; Mubarak, Mubarak; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.40-48

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari - Februari tahun 2017, di Desa PutikKecamatan Palmatak Kabupaten Kepulauan Anambas Provinsi Kepulauan Riau. Tujuanpenelitian ini adalah melihat pola arus dan pasang surut yang ditinjau dari fisikaoseanografi dan geomorfologi pantai, mengetahui pengaruh geomarfologi terhadaparus pantai daerah penelitian dan mendeskripsikan pola arus permukaan dipada saat airsedang naik pasang dan menuju surut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptifyang bersifat eksploratif, metode purposive sampling yaitu penentuan lokasi untukpengambilan data, metode langrangian Pengukuran arus air. Hasil yang dapat disimpulkandari penelitian ini yaitu analisis bilangan formzahl diketahui bahwa tipe pasangsurut diperairan Desa Putik merupakan tipe pasang surut harian tungggal (diurnal tide)yang berarti dalam satu hari terjadi satu kali pasang dan satu kali surut dalam rentangwaktu 12 jam. Di perairan Desa Putik, pergerakan arus yang terjadi dipengaruhi olehpasang surut. Pola arus yang terjadi mengikuti perubahan pasang surut setiap harinya.Hutan mangrove yang berada dipulau mempengaruhi cepat dan lambat laju arus yangmasuk dan keluar. Kedalaman juga mengambil peran penting dalam pengaruh terhadapkecepatan arus daerah penelitian dimana semakin dangkal perairan maka arus yangmelewatinya semakin lambat, dan arus yang melewati perairan dalam dipengaruhi olehdensitas Berdasarkan analisis data dan Morfologi perairan daerah penelitian memberipengaruh yang sangat besar terhadap pola dan kecepatan arus.
Komposisi Sedimen di Perairan Muara Sungai Kampar Provinsi Riau Marpaung, Bertaulina; Mubarak, Mubarak; Samiaji, Joko
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.34-39

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Januari 2017 di perairan Muara Sungai Kampar dengantujuan untuk mengetahui asal-usul jenis material penyusun sedimen. Eckman Grabdigunakan untuk mengambil sampel dan dari sedimen dianalisis untuk menentukankomposisi dan kandungan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisisedimen terdiri dari biogenous lumpurdan lithogenous. Komposisi Lithogenousterutama di perairan dan mika mendominasi kehadiran merata di setiap stasiun. Komposisitertinggi ditemukan di lokasi PT. WKS dan salah satu daerah yang mendapatkanpertama kalinya pengaruh air pasang, dari Muara Sungai Pulau Muda. Lithogenouspersentase yang terendah ditemukan di daerah yang dekat dengan kawasan mangrovedi mana stasiun memiliki komposisi yang tinggi dari sampah biogenous. Sementarastasiun yang mengandung bahan organik terendah adalah stasiun perairan pemukimanpulau muda. Perairan muara sungai kampar yang mengandung bahan organik yangtinggi karena aliran sungai membawa tingginya kandungan bahan organik.
Sebaran Nitrat, Fosfat dan Kelimpahan Fitoplankton di Muara Sungai Kampar Kabupaten Pelalawan Arbianti, Purnama; Nurrachmi, Irvina; Efriyeldi, Efriyeldi
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 22, No 2 (2017)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.22.2.1-9

Abstract

Masuknya massa air pasang dalam jumlah yang besar di muara Sungai Kampar disebutmasyarakat setempat sebagai bono. Bono merupakan fenomena alam yang disebabkanoleh gelombang pasang yang bertemu dengan arus Sungai Kampar. Arus pasang surutdi muara Sungai Kampar dapat mempengaruhi penyebaran nitrat, fosfat dan kelimpahanfitoplankton. Fitoplankton adalah tumbuhan renik yang hidup melayang di perairandan pergerakannya sangat tergantung pada arus. Penelitian ini dilaksanakan pada bulanJanuari 2017 di muara Sungai Kampar, Pelalawan yang bertujuan untuk mengetahuisebaran nitrat, fosfat serta hubungannya dengan kelimpahan fitoplankton denganmenggunakan metode survey. Metode pemilihan lokasi dengan purposive samplingyang dilakukan di tiga stasiun saat pasang menuju surut dan surut menuju pasang denganpertimbangan telah mewakili wilayah muara Sungai Kampar. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa sebaran nitrat, fosfat dan kelimpahan fitoplankton akan semakinkecil menuju ke arah laut dan yang terjadi saat pasang menuju surut lebih tinggi dibandingsaat surut menuju pasang. Sebaran kelimpahan fitoplankton lebih dipengaruhinitrat dibandingkan fosfat. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa nitrat danfosfat bersumber dari sungai.

Page 1 of 1 | Total Record : 8