cover
Contact Name
Sri Wahyuni
Contact Email
srayuni17@gmail.com
Phone
+6282284656583
Journal Mail Official
jpk@ejournal.unri.ac.id
Editorial Address
Gedung Marine Center Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Perikanan dan Kelautan
Published by Universitas Riau
ISSN : 08537607     EISSN : 27218902     DOI : http://dx.doi.org/10.31258/jpk
Journal of Fisheries and Marine was published by the Faculty of Fisheries and Marine of the Universitas Riau in 2007. The scope of the research included: Aquaculture, fisheries socioeconomic, fisheries technology, management of aquatic resources, utilization of fisheries and marine resources
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 25, No 1 (2020)" : 10 Documents clear
Description of Leukocytes Pangasius hypophthalmus which is Fed with Extracts of Mangrove Leaf (Rhizophora apiculata) and Maintained in The Cages Rahmadona, Zikra; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.79-87

Abstract

Daun bakau (Rhizophora apiculata) mengandung senyawa flavonoid, steroid, saponin, dan tannin yang berfungsi sebagai antimikrobial dan dapat meningkatkan kesehatan ikan. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai dengan bulan Oktober 2019. Tujuan penelitian mendapatkan dosis terbaik ekstrak daun R. apiculata yang ditambahkan ke dalam pakan untuk meningkatkan kesehatan ikan yang dilihat dari total leukosit, diferensiasi leukosit, dan aktifitas fagositosis ikan jambal siam (Pangasius hypophthalmus).Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menerapkan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan empat taraf perlakuandan tiga kali ulangan, sehingga diperlukan 12 unit percobaan.Perlakuan tersebut adalah P0 (pakan tanpa mengandung ekstrak daun bakau (R. apiculata), P1, P2, dan P3 pakan yang diberi kandungan ekstrak daun bakau (R. apiculata) dengan dosis 1,5 mg/kg, 1,7 mg/kg, dan 1,9 mg/kg pakan. Ikan yang digunakan adalah ikan jambal siam (P. hypophthalmus) ukuran 8-10 cm dengan padat tebar 50 ekor/m3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan ekstrak daun R. apiculata ke dalam pakan memberikan pengaruh nyata terhadap total leukosit, diferensiasi leukosit, aktifitas fagositosis, kelulushidupan ikan dan pertumbuhan bobot mutlak ikan jambal siam (P. hypophthalmus). Dosis terbaik adalah 1,7 mg/kg pakan dengan total leukosit 11,17x104 sel/mm3, persentase limfosit 84,33%, neutrofil 6,67%, monosit 9,00%, aktifitas fagositosis 35,00%, kelulushidupan 94,67%, dan pertumbuhan bobot mutlak 38,93g. Kualitas air waduk selama penelitian,  suhu antara 28,2-29,50C, DO 6,4-6,9 mg/L, pH 6,1-6,8 dan NH3 0,04-0,08mg/L.
The Effect of Changes in The Shoreline of The Sea Law Implementation in West Rangsang Subdistrict, Kepulauan Meranti District Siburian, Hendra Yosep; Rifardi, Rifardi; Tanjung, Afrizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.53-63

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2018 di Perairan Pantai Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan garis pantai yang  terjadi di Kecamatan Rangsang Barat dalam rentang waktu 10 tahun terakhir dan implementasi hukum laut tentang pengaturan permasalahan perubahan garis pantai di Kecamatan Rangsang Barat Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau. Hasil pengolahan citra Landsat 5 dan Landsat 8 dengan besar Perubahan garis pantai di Desa Melai adalah 55,56 m (akresi), di Desa Kedabu Rapat sebanyak 50,94 m (abrasi) dan di Desa Bungur sebesar 42,10 m (abrasi). Implementasi hukum laut menurut pasal 15 UNCLOS 1982 dalam penetapan wilayah laut teritorial yang berdampingan dengan negara lain memutuskan uu no 2 tahun 1971 tentang penetapan batas wilayah kedua negara di Selat Malaka. Penentuan titik koordinat tersebut ditetapkan berdasarkan Garis Pangkal masing-masing negara. Dengan diberlakukannya Konvensi Hukum Laut Internasional 1982 sehingga ditetapkan Peraturan pemerintah Republik Indonesia no 38 tahun 2002 tentang daftar koordinat geografis titik-titik garis pangkal kepulauan Indonesia. Dengan penetapan titik koordinat geografis permasalahan pada perubahan garis pantai negara Indonesia dan Malaysia akibat dari abrasi dan akresi dapat diselasaikan dengan memperhatikan titik koordinat geografis pada pulau Rangsang.
Erythrocyte Profile of Pangasius Hypophthalmus Feed With Rhizophora Apiculata Leaf Extract and Maintained In Net Cages Zissalwa, Fricilia; Syawal, Henni; Lukistyowati, Iesje
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.70-78

Abstract

 Ekstrak daun R. apiculata memiliki manfaat sebagai suplemen herbal yang dapat ditambahkan ke dalam pakan, karena mengandung senyawa flavonoid, tanin, saponin, terpenoid, dan steroid yang dapat meningkatkan kesehatan ikan jambal siam (P. hypophthalmus). Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Agustus sampai Oktober 2019. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan dosis terbaik ekstrak daun R. apiculata yang ditambahkan ke dalam pakan untuk meningkatkan kesehatan ikan jambal siam yang dilihat dari total eritrosit, kadar hemoglobin, kadar hematokrit, dan morfologi eritrosit. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL)satu faktor empat taraf perlakuan terdiri dari P0;(tanpa penambahan ekstrak). P1;(1,5 mg/kg). P2;(1,7 mg/kg). dan P3;(1,9 mg/kg) dan dilakukan ulangan sebanyak tiga kali sehingga diperlukan 12 unit percobaan. Pemeliharaan dilakukan selama 60 hari di dalam keramba dengan ukuran 1x1,5x1 m3. Pemeriksaan darah dilakukan sebanyak tiga kali,yaitu  pada awal pemeliharaan, hari ke-30, dan hari ke-60. Dosis terbaik terdapat pada perlakuan P2 (1,7 mg/kg) dilihat dari total eritrosit 2,57x106 sel/mm3, kadar hemoglobin 13,13 g/dL, nilai hematokrit 38,43%, pertumbuhan bobot mutlak 38,93 g, kelulushidupan 97,33%, dan menunjukkan morfologi eritrosit yang normal didukung oleh kualitas air selama penelitian seperti DO 6,4-6,9mg/L, pH 6,1-6,8, Suhu 28,2-29,5 0C, dan Amoniak 0,04-0,08 mg/L.
Pengaruh Pupuk Tauge Kacang Hijau (Phaseolus radiatus) Terhadap Kepadatan Dan Kandungan Karotenoid Dunaliella salina Dianita, Ici; Hasibuan, Saberina; Syafriadiman, Syafriadiman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.18-26

Abstract

Dunaliella salina is a group of green algae that produces pigment (chlorophyll and carotenoids) and used as live feed in hatchery especially for marine commodities. Nitrogen and phosphorus are needed by D. salina can be obtained from P. radiatus fertilizer. The purpose of this research is to know the effect and optimal dose of P. radiatus fertilizer to density and carotenoid content of D. salina. The research was conducted on March-May in the Natural  Feed Laboratory, BBPBAP Jepara Central Java. The research method was used completely randomized design. The treatments used is P0 (control) (Walne 0,5 mL/L), and P. radiates fertilizer is treatments P1 (60 mL/L), P2 (120 mL/L), P3 (180 mL/L), with 3 replicates. The density of D. salina cells is observed for ten days. Carotenoid measurement in the exponential phase using a spectrophotometer.The results showed that the P. radiatus fertilizer as a media culture gives an effect on the density and carotenoid content of D. salina. Phaseolus radiatus fertilizer showed the best density and carotenoid content at dose 60 mL/L. The amount of density in the exponential phase was 476.67 x 104 cells/mL with a carotenoid content of 0.967 µg/mL.
Waves and Tidal Current on High Tide (Spring Tide Condition) in Rupat Strait Riau Province Wati, Reza Ambar; Rifardi, Rifardi; Mubarak, Mubarak
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.1-5

Abstract

This study was conducted from  November 2017 in Rupat Strait, Riau Province. The analysis of model was done in Laboratorium of Physical Oceanography, Departement of  Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine, University of Riau. The research aims to understand the wave and tidal current on high tide (spring tide condition) in Rupat Strait. The significant wave height is about 0.12-0.90 m/s. The current speed  is about 0.18-0.78 m/s. The result of the study indicate that at spring tide condition, the tidal current from Malaka Strait flows up to Rupat Strait by northern and eastern part of Rupat Strait. This condition  influences distribution of sediments in Rupat Strait the cause of the changes coastline
Pengaruh Intensitas Cahaya Berbeda Terhadap Kepadatan dan Kandungan Karotenoid Dunaliella salina Febriani, Rivi; Hasibuan, Saberina; Syafriadiman, Syafriadiman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.36-43

Abstract

Microalgae has an important role in the world of fisheries, because the availability of microalgae is needed as a natural feed in the hatchery business of fish and shrimp. One type of microalgae that is potential to be developed as a natural feed is Dunaliella salina. Factors that influence affect the density and carotenoids of D. salina is the intensity of light because it has an important role in the process of photosynthesis. This study aims to get the best light intensity in increasing the density and content of D. salina carotenoids. This research was conducted on 12-21 May 2019. Located in the Natural Feed Laboratory, Center for Brackish Aquaculture Fisheries (BBPBAP) Jepara. The research method used was a Completely Randomized Design with 4 treatments giving different light intensities namely P1 (2,500 lux), P2 (3,500 lux), P3 (4,500 lux) and P4 (5,500 lux) with 3 replications. Growth was observed for 10 days by calculating daily density and carotenoid content on the 6th day. The results showed that different light intensities affected the density and content of D. salina carotenoids. The highest density and carotenoid content was found in the light intensity of 5,500 lux with a density of 637.87 x 10 4 cells /ml and the carotenoid content of 1.45 µg /ml.
Dampak Perubahan Temperatur dan Karbondioksida Lingkungan terhadap Kondisi Ikan Karang Nuary, Zaky Alin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.64-69

Abstract

Kondisi dinamika iklim seiring dengan perkembangan nasional memberikan dampak terhadap kondisi atmosfer dan lautan. Kondisi ini mengakibatkan adanya perubahan hidup ikan karang, lebih dari 50% ikan karang mengalami kematian ketika terjadi temperatur ekstrem di Australia. Penelitian terkait perubahan temperatur dan karbondioksida sangatlah penting untuk melihat perubahan kondisi ikan karang. Beberapa penelitian sebelumnya meneliti beberapa spesies ikan karang yang berbeda dan wilayah penelitian yang berbeda menunjukkan bahwa adanya perubahan signifikan pada morfologi, genetik, dan tingkah laku ikan karang ketika terjadi adanya perubahan kondisi lingkungan. Dalam hal morfologi menunjukkan adanya penurunan ukuran panjang dan berat ikan karang, genetik menunjukkan adanya penambahan dan pengurangan fungsi genetik ikan karang tersebut.
The Abudance Crown of Thorn Starfish (Acanthaster Planci) in Coral Reef Ecosystem Tikus Island Bengkulu Province Tawa, Hasbi; Mulyadi, Aras; Thamrin, Thamrin
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.44-52

Abstract

Hubungan Karakteristik Sedimen dan Bahan Organik Sedimen dengan Kelimpahan Kerang Darah (Anadara granosa) di Perairan Tanjung Balai Asahan Provinsi Sumatera Utara Simanjuntak, Naomi; Rifardi, Rifardi; Tanjung, Afrizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.6-17

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret-April 2019 di Perairan Tanjung Balai Asahan Provinsi Sumatera Utara. Bertujuan untuk mengetahui ukuran partikel sedimen, mengetahui kelimpahan dan pola sebaran kerang darah (A. granosa), serta menganalisis pengaruh antara ukuran partikel sedimen dan bahan organik terhadap kelimpahan kerang darah (A. granosa). Sampel sedimen dan kerang darah diambil menggunakan Eckman grab dari 4 stasiun, disetiap stasiun terdiri dari 5 titik sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan perairan Tanjung Balai Asahan masih mampu untuk mendukung kehidupan kerang darah. Jenis sedimen di perairan ini adalah didominasi oleh lumpur berpasir. Diameter rata rata sedimen (Mz) 3-7,7Ø dengan klasifikasi pasir sangat halus-lumpu sangat halus. Nilai rata-rata kandungan bahan organik sedimen tertinggi terdapat pada stasiun 2 (13,70%) yang terletak di sekitar hutan mangrove yang termasuk dalam klasifikasi bahan organik sedang. Nilai rata-rata kelimpahan kerang darah (A. granosa) tertinggi terdapat pada stasiun 4 (54 ind/m2), dengan pola sebaran mengelompok di semua stasiun. Hubungan karakteristik sedimen dengan kelimpahan kerang darah (A. granosa) di perairan Tanjung Balai Asahan tergolong hubungan yang kuat dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,529. Artinya ukuran partikel sedimen 52,9 % mempengaruhi kelimpahan kerang darah (A. granosa) diseluruh stasiun sementara 41,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Hubungan kandungan bahan organik  dengan kelimpahan kerang darah (A. granosa) tergolong hubungan lemah, dengan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,004. Artinya kandungan bahan organik sedimen 0,4% mempengaruhi kelimpahan kerang darah (A. granosa) diseluruh stasiun sementara 99,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti
Pengaruh Salinitas Berbeda Terhadap Kepadatan dan Kandungan Karotenoid Dunaliella salina Nisa, Khairun; Hasibuan, Saberina; Syafriadiman, Syafriadiman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol 25, No 1 (2020)
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.25.1.27-35

Abstract

Dunaliella salina is a microalga containing carotenoids. Carorenoids have a role in the absorption of light for photosynthesis, carotenoids also function in coloring for aquaculture animals. Carotenoids is influenced by a variety of environmental factors, such as salinity. This study aims to get the best salinity in increasing the density and carotenoid content of D. salina. The research method used is an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of One factor with four improvements, to reduce the level of error then repeated three times. This research was conducted in March to May 2019 in the Laboratory Natural Feed Brackish Water Aquaculture Development Center (BBPBAP) located in Jepara Bulu Village, Jepara District, Jepara Regency, Central Java Province. Carotenoid analysis done in the Lab. Primary Chem-Mix located in Kretek, Jambidan, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. The treatment in this study included P1 (salinity 20 ppt), P2 (salinity 30 ppt), P3 (salinity 40 ppt) and P4 (salinity 50 ppt). The results showed that the cell ratio was highest filled in P2 with a concentration reaching 664.86 x 104 cells/mL and contents the highest carotenoid in P4 is 1.4769 μg/mL

Page 1 of 1 | Total Record : 10