cover
Contact Name
Zuriatin
Contact Email
jurnalipstsb@gmail.com
Phone
+6285205393336
Journal Mail Official
kampustsb@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Taman Siswa No. 1 Palibelo, Bima, NTB 84173
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN IPS
Published by STKIP Taman Siswa Bima
ISSN : 20880308     EISSN : 26850141     DOI : https://doi.org/10.37630/jpi
Jurnal Pendidikan IPS STKIP Taman Siswa Bima adalah jurnal penelitian peer-review, akses terbuka berkualitas tinggi yang diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima (LPPM STKIP Tamsis Bima). Jurnal ini menyediakan platform sebagai sarana bagi peneliti, akademisi, praktisi dan profesional untuk mempublikasikan hasil penelitian. Fokus dan lingkup penulisan (Focus & Scope) dalam Jurnal Pendidikan IPS meliputi: 1. Ilmu Sosial dan Pendidikan Ilmu Sosial 2. Sejarah dan Pendidikan Sejarah 3. Ekonomi dan Pendidikan Ekonomi 4. Geografi dan Pendidikan Geografi 5. Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi 6. Ilmu Hukum dan Humaniora
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS" : 8 Documents clear
Studi Terhadap Ornament (Ragam Hias) Pada Situs Wadu Pa’a Candi Tebing Dengan Metode Karya Wisata Dalam Pembelajaran Apresiasi Seni Rupa Di Kelas X SMA Negeri 1 Woha Kabupaten Bima. Sulfahri, Sulfahri; Syafruddin, Syafruddin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.28

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif yang dilakukan pada situs Wadu Pa’a di Desa Kananta kabupaten Bima. Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan Sejarah keberadaan Situs Wadu Pa’a, dan untuk menerapkan motif wadu pa,a dalam Pembelajaran Apresiasi Seni Rupa Di Kelas X SMA. Teknik pengumpulan datanya dilakukan melalui teknik observasi, dokumentasi, tinjauan pustaka dan wawancara. Sedangkan sampelnya dipilih relief patung Budha dan Ganesha untuk mewakili keseluruhan relief patung yang ada di Situs Wadu Pa’a. Teknik analisis datanya menggunakan teknik deskriptif-kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa Kecamatan, Soromandi Kabupaten Bima merupakan peninggalan Hindu yang menurut sejarah bahwa yang memahat Wadu Pa’a ini adalah sang Bima dimana sang bima ini merupakan bangsawan dari kerajaan Medang, ( Jawa Timur). Ornamen pada makam Situs Wadu Pa’a terdapat Pahatan relief Ganesha, Budha, Mahaguru (Siwa), pilar, Catra ( payung) Stupa dan huruf Jawa kuno yang terdiri dari garis lurus, lenkung, dan terbentuk bidang dan penggarapannya dengan cara di pahat. Sehingga bisa diterapkan dalam pembelajaran apresiasi seni rupa.
Poligami dari Perspektif Kepastian Hukum dan Keadilan Ady Irawan
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.155

Abstract

Poligami merupakan salah satu fenomena sosial yang muncul ditengah kehidupan bermasyarakat dan bernegara Indonesia. Berbicara masalah ini, selalu diwarnai oleh kontroversi, baik itu dari aspek kepastian hukum dan keadilan. Kedua hal ini tidak selalu seiring sejalan, belum tentu kepastian hukum akan melahirkan keadilan begitu pula sebaliknya, belum tentu sesuatu yang dirasa adil akan memenuhi unsur kepastian hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui poligami baik dari perspektif kepastian hukum di Indonesia dan dari perspektif keadilan hukum. Jenis penelitian ini adalah penelitian doktrinal dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui studi kepustakaan (library research) dan diolah secara komprehensif melalui pendekatan yuridis empiris
Adaptasi Petani So Selence Desa Belo Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima Mochamad Noeryoko; Zulharman, Zulharman
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.156

Abstract

Abstrak Dalam penelitian ini penulis membahas tentang adaptasi petani di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima dari penelitian ini yaitu : (1). Bagaimana keadaan pengairan yang ada di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima (2) bagaimana kegiatan para petani di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima pada musim penghujan. (3) bagaimana kegiatan para petani di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima pada musim kemarau. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, sumber data terdiri dari sumber data sekunder dan sumber data primer. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, juga dokumentasi. Hasil penelitian (1). Keadaan pengairan di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima hanya tersedia hanya pada musim hujan saja. (2). Petani di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima pada musim hujan menanam padi. (3). Petani di So Selence desa Belo kecamatan Palibelo kabupaten Bima pada musim kemarau menanam sayur sayuran, buah-buahan kedelai, kacang tanah, kacang hijau dan jagung. Key Word: Petani, adaptasi
Peran Pendidikan Agama Islam Terhadap Pengembangan Kualitas Budi Pekerti Siswa Kelas IV SDN Inpres Sorobali. Muhammad, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.158

Abstract

Tujuan melakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk dan tujuan dari pengembangan kualitas budi pekerti siswa, serta mengetahui faktor pengambat dalam mengembangankan kualitas budi pekerti siswa di sekolah. Penelitian ini, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang berupa kata-kata tindakan, sumber tertulis, dan foto. adapun metode yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ada di lapangan menunjukan bahwasanya pengembangan kualitas budi pekerti siswa memiliki perkembangan. Faktor ini dapat dilihat dari bentuk perilaku siswa yang bersifat sopan dan santun, saling menghargai, menghormati antara sesama. Hasil wawancara yang dilakukan di SDN Inpres Sorobali merupakan suatu upaya untuk meningkatkan perilaku dan sekaligus untuk memperbaiki moral siswa agar dalam diri mereka terpatri pribadi yang baik. kalaupun masih ada upaya lain yang lebih baik dari apa yang telah disampaikan peneliti dalam skripsi ini, maka hal itu dapat dijadikan masukan atau tambahan agar skripsi ini terus berkembang dan tidak berhenti sampai disini.
Peran Guru Profesional dalam Membina Karakter Religius Peserta Didik Berbasis Nilai Kearifan Lokal (Maja Labo Dahu) Sekolah Dasar Negeri Sila Di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima A. Gafar Hidayat; Tati Haryati
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.169

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu; 1) Mendeskripsikan peran guru profesional dalam pembelajaran; 2) Menguraikan upaya guru profesional di lingkungan sekolah; 3) Mengkaji faktor pendukung dan penghambat bagi guru profesional membina karakter religius peserta didik berbasis nilai kearifan lokal maja labo dahu di SDN Sila. Jenis penelitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan tahapan Reduksi Data, Penyajian Data dan Simpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Peran guru profesional dalam pembelajaran yaitu; (a) Guru mengintegrasikan pembelajaran nilai spiritual, sosial, jujur, disiplin dan tanggung jawab yang terkandung dalam maja labo dahu; (b) menyampaiakan nilai maja labo dahu, dengan cara percakapan, bercerita, perumpamaan, pembiasaan dan keteladanan: 2) Upaya guru profesional di lingkungan sekolah, yaitu; (a) guru mengarahkan, mengawasi, membina karakter peserta didik dengan nilai spiritual, sosial, jujur, disiplin dan tanggung jawab untuk kepribadian; (b) Membudayakan 3S (senyum, salam, sapa), yasinan bersama setiap hari jum’at, sholat dzuhur secara berjamah, dan kegiatan pesantren kilat, dan lain-lain,: 3) Faktor pendukung dan penghambat, yaitu; (a) Faktor Pendukung; Kurikulum 2013 mendukung pembentukan karakter. Melaui program-program intra dan ekstra; (b) Faktor Penghambat; Kurangnya persamaan persepsi dan komitmen guru. Kurangnya dukungan dari orang tua dan Lingkungan pergaulan
Sejarah Pendidikan Islam pada Masa Khulafaur Rasyidin (11-41 H/632-661 M) Erfinawati, Erfinawati; Zuriatin, Zuriatin; Rosdiana, Rosdiana
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.172

Abstract

Tujuan penulisan ini adalah untuk mengkaji lebih dalam mengenai sejarah pendidikan Islam sebelum masa Khulafaur Rasyidin dan sejarah pendidikan Islam pada masa Khulafaur Rasyidin. Penelitian ini menggunakan metode sejarah kritis melalui studi literatur. Metode yang digunakan dengan menggunakan langkah sebagai berikut. Pertama, heuristik merupakan kegiatan mencari, mengumpulkan, mengkategorikan dan meneliti sumber-sumber sejarah. Kedua, kritik sumber adalah kegiatan menguji sumber sejarah dengan menggunakan kritik ekstern dan intern Ketiga, interpretasi adalah kegiatan menafsirkan terhadap fakta yang sudah diuji dengan kritik sumber. Keempat, penyajian dengan menyampaikan sintesa yang diperoleh dalam sebuah karya sejarah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendidikan Islam pada masa Rasulullah dilaksanakan dalam dua periode, yaitu periode Mekah dan Madinah. Pendidikan periode Mekah dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu tahapan sembunyi-sembunyi, tahapan secara terang-terangan dan tahapan seruan umum. Sedangkan pendidikan periode Madinah merupakan kelanjutan pendidikan di Mekah, yaitu pembentukan dan pembinaan masyarakat baru, menuju satu kesatuan sosial dan politik, pendidikan sosial politik dan kewarganegaraan serta pendidikan anak. Setelah meninggalnya Rasulullah SAW, pendidikan Islam dilanjutkan oleh Khulafaur Rasyidin. Pendidikan Islam pada masa ini dibagi menjadi empat periode, yaitu: periode Khalifah Abu Bakar as-Siddiq, periode Khalifah Umar bin Khatab, periode Khalifah Usman bin Affan dan periode Ali bin Abu Thalib.
Penerapan Metode Demonstrasi dalam Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas IV Terhadap Tata Cara Sholat Wajib pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam SDN Inpres Pandai Tahun Ajaran 2017/2018 Subhan, Subhan
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.182

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas IV terhadap tata cara sholat wajib pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam SDN Inpres Pandai tahun ajaran 2017/2018. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas. Adapaun langkah penelitian tindakan kelas dalam penelitian ini yaitu (a) perencanaan, (b) tindakan, (c) pengamatan, dan (d) refleksi. Berdasarkan hasil penelitian bahwa metode demontrasi memiliki dampak positif dalam meningkatkan pembelajaran siswa pada mata pelajaran Agama Islam terutama dalam tata cara sholat fardhu. Hal ini dapat dilihat dari nilai siklus I ketuntasan klasikal belajar siswa mencapai 30% sedangkan pada siklus II mencapai 85%. Hal ini menunjukkan bahwa pada setiap siklus II mengalami kenaikan maka dapat dikatakan bahwa peneraapan metode demontrasi dapat meningkatkan pembelajaran bagi siswa pada mata pelajaran Agama Islam pokok bahasan tata cara sholat fardhu. Penerapan metode demontrasi dapat meningkatkan kemampuan siswa terhadap materi tata cara sholat fardhu. Hal ini dapat dilihat dari proses pembelajaran yang semula gaduh menjadi penuh semangat serta tertarik pada materi yang disampaikan guru dan ketuntasan belajar pada siklus I mencapai 30% dan pada siklus II mencapai 85%. Hal itu menunjukkan pada setiap siklus II mengalami kenaikan/peningkatan.
Waris Banci Menurut Kompilasi Hukum Islam Ahmadin, Ahmadin
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol 9 No 1 (2019): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v9i1.209

Abstract

Warisan adalah perkara yang penting bagi kehidupan Kita. Tidak hanya untuk diri pribadi, melainkan juga untuk anak cucu kita akan kelak. Meskipun penting, seringkali perihal warisan ini menimbulkan berbagai permasalahan. Tidak heran, banyak juga orang yang putus tali persaudaraannya karena hak warisan. Permasalahan utamanya biasanya karena perbedaan pendapat mengenai kesetaraan dan keadilan. Berkaitan dengan pelaksanaan hukum kewarisan masyarakat Bima tersebut adalah seorang ahli waris yang posisinya yang digantikan berhak mendapat harta warisan baik dari garis keturunan laki-laki maupun dari garis keturunan perempuan dan seorang ahli waris berhak menerima harta warisan untuk dimiliki secara pribadi ataupun secara keluarga sesuai dengan bagian yang telah ditetapkan. Sebagaimana kekerabatan masyarakat Bima yang menarik keturunan dari garis ayah dan garis ibu. Ahli waris pada masyarakat Bima, baik laki-laki maupun perempuan dapat menerima hak kewarisan baik dari garis ayah maupun ibunya. Dan harta warisan yang sudah didapat, dapat dimiliki dan dikuasai oleh ahli waris dari garis ayah atau ibunya yang meninggal tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 8