cover
Contact Name
Yuni Masrokhah
Contact Email
yuni_masrokhah@uhamka.ac.id
Phone
+6281284622264
Journal Mail Official
jurnaltaiyou@uhamka.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou
ISSN : 26139472     EISSN : 27463702     DOI : https://doi.org/10.22236/taiyou.v1i2
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou will publish a selected paper under a Creative Commons Attribution 4.0 International License (CC-BY). The publication policies of the Journal meet the normal requirements for Open Access. which means that all content is freely available at no cost with the use of his / her agency. Users are allowed to read, download, copy, distribute, print, search or link to the full text of the article, or use it for other legitimate purposes, without requesting prior authorization from the publisher or author.
Articles 44 Documents
Penerjemahan Modalitas dalam Teks Bahasa Jepang ke dalam Teks Bahasa Indonesia Jonjon Johana; Nani Sunarni; Risma Rismelati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.149 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4810

Abstract

Bahasa Jepang dikenal sebagai salah satu bahasa yang memiliki keunikan dan bentuk yang variatif dalam menyampaikan maksud atau ide penutur. Secara umum bentuk- bentuk tersebut ditandai dengan sufiks, penanda modalitas dan lainnya. Contoh, dalam kalimat (1) “watashi mo yatte miru beki datta ne” „saya pun waktu itu semestinya mencobanya juga ya‟. (2) “Byounin wa yukkuri yasumu mono da” „orang sakit semestinya istirahat dengan tenang‟. Penanda modalitas yang digunakan oleh kedua kalimat tersebut berbeda. Modalitas dalam teks (1) ditandai dengan modalitas obligasi (beki), tetapi pada kalimat (2) ditandai dengan modalitas eksplanasi (mono). Sehingga, kedua modalitas tersebut dalam bahasa Indonesia diterjemahkan menjadi kata yang memiliki makna sama yang merupakan modalitas obligasi, semestinya. Hal ini menjadi salah satu kesulitan yang dihadapi oleh pembelajar bahasa Jepang berbahasa ibu, bahasa Indonesia. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian secara lebih mendalam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode desktriptif kualitatif. Penelitian ini akan dianalis melalui 3 tahapan, yakni pengumpulan data, analisis data, dan pengambilan kesimpulan berdasarkan teori Miles dan Huberman (1998) dan teori Muntaha (2006). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teks berbahasa Jepang. Hasil dari penelitian ini mengambarkan bahwa dalam proses penerjemahan dari bahasa Jepang ke dalam bahasa Indonesia, terdapar adanya teknik penambahan dan parafrasa. Secara teoritis, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam teori penerjemahan, dan dapat digunakan sebagai referensi dalam proses penerjemahan teks bahasa Jepang ke dalam teks bahasa Indonesia.
Analisis Morfosemantis Fukugoudoushi ~nuku Ardi Suprayogi; Yuniarsih; Eky Kusuma Hapsari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.762 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4816

Abstract

Gabungan dari dua kata kerja yang dianggap sebagai satu kata disebut dengan fukugoudoushi. Fukugoudoushi terbentuk dari verba unsur depan (V1) dan verba unsur belakang (V2). Salah satu verba yang dapat menjadi V2 sehingga membentuk fukugoudoushi ialah verba nuku. Menurut Sugimura, fukugoudoushi dengan V2 nuku mengandung dua makna, yaitu makna pergerakan fisik yang terbagi menjadi tujuh jenis makna dan makna aspek keadaan yang terbagi menjadi dua jenis makna. Sumber data dalam penelitian ini ialah Yomiuri Online dengan mengambil kalimat-kalimat yang mengandung fukugoudoushi ~nuku sebagai data yang telah diteliti. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode simak dengan teknik catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Yomiuri Online terdapat fukugoudoushi ~nuku sebanyak 32 kata yang termasuk ke dalam jenis dousasou no doushi dan joutaisou no doushi dengan jenis makna terbanyak terdapat pada jenis makna kansui yaitu sebanyak 14 kata, serta pada perubahan makna V1 sebanyak 30 kata menghasilkan makna yang sejalan dengan V1 nya. Hubungan makna komponen pembentuk V1 dan V2 pada fukugoudoushi ~nuku yang terdapat pada sumber data sebanyak empat jenis hubungan makna dan terdapat satu jenis hubungan makna komponen pembentuk yang tidak ditemukan pada sumber data.
Penerapan pendekatan Multiple Intelegences (Linguistic & Visual spatial) pada Pembelajaran Kanji Ayu Putri Seruni
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.417 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4817

Abstract

Kanji yang memiliki karaterisktik sebagai lambang dapat diinterpretasikan dengan pendekatan visual spasial. Pada pembelajaran bahasa Jepang, kanji juga membantu pembelajaran keterampilan bahasa yang menggunakan pendekatan linguistik dan dapat dikembangkan dengan visual spasial. Penelitian ini dapat mengetahui penerapan pendekatan multiple intelegences (linguistic & visual spasial) pada pembelajaran kanji. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini, mengetahui penggabungan kedua pendekatan ini yang membantu pembelajar berdasarkan penilaian. Pembelajar dengan modalitas visual dapat memahami dengan baik, berbeda dengan modalitas auditoris dan kinestetis yang tidak merasa membantu dalam pembelajaran. Pembentukan kurikulum dengan menganalisis kebutuhan yang salah satunya memahami karakteristik pembelajar yaitu modalitas pembelajar akan mempengaruhi model pembelajaran yang digunakan.
Lesson Study sebagai Upaya Meningkatan Kualitas Pembelajaran Kanji dengan Metode Mnemonik dan Asosiasi di Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Akbar Nadjar Hendra; Ana Natalia
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.848 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4818

Abstract

Jepang memulai pembinaan profesi pendidik dengan kenkyuu jugyou atau lesson study. Lesson study adalah model pembinaan profesi pendidik yang menggunakan pembelajaran kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas yang saling membantu dalam belajar untuk membangun komunitas belajar. Profesi pendidik membutuhkan pembinaan pengajaran sebagai pembaharuan. Pembelajaran kanji dalam bahasa Jepang yang dianggap sulit diperlukan model pembelajaran yang efektif, oleh karena itu dibutuhkan pembinaan profesi pendidik. Pembinaan lesson study pengajaran kanji menggunakan model nemonik dan asosiasi. Kegiatan ini dapat meningkatkan perencanaan dan pengajaran pendidik dalam pembelajaran kanji. Secara tidak langsung dapat meningkatkan kualitas pembelajaran kanji.
Penerjamahan Peribahasa Jepang ke dalam Bahasa Indonesia (Analisis Isi pada Buku “Peribahasa Jepang /日本のことわざ Yuni Masrokhah
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.872 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4826

Abstract

Peribahasa terdapat pada hampir semua bahasa yang ada di dunia ini, terutama pada bahasa-bahasa yang penuturnya sudah memiliki kebudayaan yang tinggi. Banyaknya peribahasa Jepang yang memiliki padanan dengan peribahasa Indonesia adalah salah satu hal yang menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penerjemahan, padanan peribahasa, metode penelitian, kesepadanan, kesalahan penerjemahan dan faktor yang mempengaruhi. Data penelitian berupa penerjemahan peribahasa. Sumber data berupa buku Nihon no Kotowaza. Hasil penelitian menunjukkan bentuk penerjemahan peribahasa ketika diterjemahkan ke dalam peribahasa tetap berbentuk peribahasa, yang di dalamnya ada pepatah, perumpamaan dan ungkapan. Hampir semua peribahasa Jepang memiliki padanan dalam peribahasa Indonesia, dan hanya sedikit sekali yang tidak memiliki padanan dalam peribahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penerjemahan ini ada lima metode, yaitu kata per kata, semantik, adaptasi, idiomatik dan komunikatif. Kesepadanan yang digunakan adalah Kata perkata atau di atas kata seperti kolokasi, idiom dll, gramatikal, tekstual dan pragmatik. Kesalahan yang terjadi dalam penerjemahan peribahasa ini terjadi, meskipun jumlahnya tidak banyak. Faktor- faktor yang mempengaruhi terjadinya kesalahan yaitu faktor kurangnya kemampuan perangkat intelektual dan perangkat praktis penerjemah.
Pengajaran Penerjemahan Cerita Bergambar Melalui Metode Word for Word Translation Sebagai Langkah Awal dalam Penerjemahan Rita Agustina Karnawati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2018): Versi Cetak
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.476 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.4827

Abstract

Mengajarkan penerjemahan dari bahasa sumber bahasa Jepang ke dalam bahasa sasaran bahasa Indonesia bukanlah hal yang mudah, tak jarang semangat belajar para pembelajar bahasa Jepang mulai meredup ketika dihadapkan pada banyaknya kosa kata yang harus diingat dan langkah langkah penerjemahan yang dirasa sulit. Para ahli bahasa tak terkecuali bahasa Jepang hingga saat ini terus berupaya mengembangkan berbagai metode pengajaran penerjemahan agar pembelajar dapat dengan lebih mudah menguasai bagaimana cara menerjemahkan dari bahasa sumber ke dalam bahasa sasaran. Salah satu metode yang ditawarkan dalam pengajaran bahasa terutama penerjemahan adalah melalui cerita bergambar. Bagaimana cerita bergambar dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk langkah awal penerjemahan bahasa Jepang, merupakan permasalahan pada tulisan ini. Metode pengajaran yang ditawarkan adalah membaca cerita bergambar untuk kemudian menganalisa dan menerjemahkannya menggunakan metode penerjemahan kata demi kata cerita bergambar, word for word translation
EFEKTIVITAS TEKNIK PERMAINAN SCRABBLE TERHADAP PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA JEPANG PADA KELAS X DI SMK PASKITA GLOBAL JAKARTA Ainy Muflichah; Rita Agustina Karnawati
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.109 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.6089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas teknik permainan scrabble terhadap peningkatan keterampilan bahasa jepang pada kelas X di SMK Paskita Global Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah True Experimental Design dengan bentuk desain pretest-posttest control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMK Paskita Global Jakarta. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X AK 1 berjumlah 30 siswa dan siswa X AK 2 berjumlah 30 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan, memperoleh nilai rata-rata pretest eksperimen 66.17 dan kelaskontrol 66.33. Sedangkan nilai rata-rata posttest eksperimen 77.50 dan kelas kontrol 68.83. Nilai thitung 3.130, ttabel (0,025:58) Nilai db 2.002. Nilai posttest lebih tinggi daripada nilai pretest atau thitung >ttabel. Nilai Gain 31.16. Hasil dari penelitin ini untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Jepang dengan menggunakan teknik permainan scrabble adalaha efektif. Berdasarkan hasil angket, teknik permainan scrabble adalah menyenangkan, memperkaya kosakata, lebih menyukai belajar bahasa Jepang.
Korelasi Antara Penguasaan Kosakata dengan Kemampuan Berbicara pada Mahasiswa Semester I dan II Program Studi Sastra Jepang Universitas Pakuan Helen Susanti; Mugiyanti
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.957 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.6090

Abstract

Penelitian ini bertujuan pembuktian korelasi antara penguasaan kosakata (goi) dengan kemampuan berbicara. Populasi penelitian adalah 24 orang mahasiswa semester 1 dan 2 tahun akademik 2018/2019 pada Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Pakuan yang mengambil mata kuliah Kaiwa 1 dan 2. Hasil penelitian pada semester gasal 2018-2019 saat UTS menunjukkan bahwa antara nilai kosakata dengan nilai kemampuan bercakap terbukti adanya korelasi dengan tingkat kekuatan korelasi yang rendah sedangkan korelasi antara nilai kosakata dengan nilai kemampuan berbicara saat UAS menunjukkan tingkat kekuatan korelasi yang cukup tinggi. Hasil penelitian pada semester genap 2018-2019 saat UTS menunjukkan bahwa antara nilai kosakata dengan nilai kemampuan berbicara terbukti adanya korelasi dengan tingkat kekuatan korelasi yang cukup tinggi, dan korelasi antara nilai kosakata dengan nilai kemampuan berbicara saat UAS menunjukkan tingkat kekuatan korelasi yang cukup tinggi. Dari hasil penelitian diharapkan adanya perubahan pemikiran dan perbaikan dalam proses belajar mengajar Kaiwa di kelas serta adanya kesatuan metode yang saling teritegrasi dalam pengajaran Bahasa Jepang pada Program Studi Sastra Jepang Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Pakuan.
Analisis Penggunaan Setsubiji だらけ、がち、dan 気味 yang Menyatakan Kecenderungan pada Soal-Soal Latihan Jlpt N2 Nia Septiany; Yuni Masrokhah; Akbar Nadjar Hendra
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.177 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.6091

Abstract

Banyaknya jenis dan bentuk penggunaan setsubiji yang memiliki kemiripan arti namun berbeda dalam penggunaanya menjadi salah satu kesulitan bagi para pembelajar Bahasa Jepang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan setsubiji だ らけ, がち, dan 気味 yang menyatakan kecenderungan dalam bahasa Jepang, lalu apakah ketiga setsubiji tersebut dapat menggantikan penggunaannya satu sama lain dalam bahasa Jepang, serta perbedaan dari setsubiji だらけ, がち, dan 気味. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, tepatnya deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis komponen makna, dan teknik subtitusi (teknik ganti). Data yang digunakan pada penelitian ini adalah soal-soal latihan JLPT N2 yang mengandung unsur setsubiji だ ら け, がち, dan 気味. Dari 31 data yang diperoleh dan dianalisis, dapat disimpulkan bahwa setsubiji だ ら け digunakan untuk menyatakan kondisi sesuatu dipenuhi oleh sesuatu, dan biasanya memiliki kecenderungan nilai/makna yang negatif. Setsubiji が ち digunakan untuk kecenderungan yang akan terjadi dan bersifat negatif, serta setsubiji 気 味 digunakan untuk menggambarkan indikasi kecenderungan yang terlihat. Ketiga setsubiji masing-masing dapat dan tidak dapat saling menggantikan satu sama lainnya dengan kondisi tertentu.
Efektivitas Quantum Learning Melalui Teknik Observe And Remember Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 16 Jakarta Silva Lestiana; Retno Utari
Jurnal Bahasa Jepang Taiyou Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Taiyou
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.027 KB) | DOI: 10.22236/taiyou.v1i1.6092

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Quantum Learning Melalui Teknik Observe and Remember Terhadap Penguasaan Kosakata Bahasa Jepang Siswa Kelas XI SMA Negeri 16 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen jenis true eksperimental design dengan desain control-group posttest only design. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah posttest dan angket. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan SPSS pada perhitungan uji Independent Sample T-Test dengan taraf signifikansi 0,05, diperoleh nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, dengan demikian bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh metode quantum learning melalui teknik observe and remember terhadap penguasaan kosakata bahasa Jepang.