cover
Contact Name
nanang qosim
Contact Email
nanang.qosim@iain-surakarta.ac.id
Phone
+622725533410
Journal Mail Official
elhayahstudiislam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pakis Delanggu Klaten Jawa Tengah Indonesia 57471
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
el hayah jurnal studi islam
ISSN : 20864337     EISSN : 28097920     DOI : https://doi.org/10.1903/elha.v11i2
EL- Hayah: Journal Islamic Studies published by Postgraduate of UIN Raden Mas Said Surakarta. This journal covers textual and empirical, as well as classical and contemporary research on Islam, primarily focusing on Islam and Muslims study in Indonesia. Published in Indonesia, it welcomes contributions in Arabic, English, and Bahasa. Papers are peer-reviewed to maintain a high scholarly level. The El Hayah is published online twice a year in the middle and the end of the year.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019" : 6 Documents clear
MANAJEMEN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SDIT NUR HIDAYAH SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Firdaus, Abdul Haris
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4743

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Manajemen Sekolah ramah anak; 2) Faktor penghambat manajemen Sekolah ramah anak; 3) Faktor pendukung manajemen Sekolah ramah anak di SDIT Nur Hidayah Surakarta.Penelitian ini menggunakan jenis deskriptif kualitatif, bertempat di SDIT Nur Hidayah Surakarta tahun 2019. Subyek penelitian adalah kepala sekolah SDIT Nur Hidayah Surakarta. Informan meliputi ketua yayasan, guru, karyawan, dan sebagian orang tua murid, sebagian siswa SDIT Nur Hidayah Surakarta. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif dari Milles dan Huberman.Kesimpulan: 1) Manajemen sekolah ramah anak meliputi: a. Perencanaan dilaksanakan satu tahun sekali pada bulan November. b. Pengorganisasian dengan membentuk struktur organisasi, yang melibatkan semua guru dan karyawan untuk melaksanakan program kerja dan di pantau langsung oleh kepala sekolah melalui rapat bulanan. c. Pelaksanaan dilakukan dengan beberapa upaya yaitu dengan dibuatnya suatu kebijakan sekolah ramah anak sehingga dapat dijadikan  pedoman bagi guru dan siswa yang ada. Senantiasa memantau  kurikulum administrasi pembelajaran seperti RPP, Silabus, Prota, Promes, serta mamantau proses pembelajaran di kelas. Memberikan pelatihan atau pembekalan secara rutin untuk  pendidik dan tenaga pendidik sehingga kemampuan meningkatkan skill dan soft skill. Pengadaan sarana dan prasara yang lengkap sehingga menunjang keamanan dan perkembangan skill dan soft skill  anak. d. Evaluasi: ada evaluasi  setiap akhir tahun, evaluasi setiap satu semester, evaluasi setiap satu bulan sekali, evaluasi setiap pekan sekali, evaluasi harian. 2) Faktor penghambat: lahan tempat gedung sekolah yang  kecil  dan sempit sehingga area untuk bermain dan untuk kegiatan diluar kelas sangat kurang. 3). Faktor pendukungnya: anggaran yang mencukupi dan partisipasi wali murid dalam mengelola sekolah ramah anak di sekolah maupun di rumah. Kata Kunci: Manajemen, sekolah ramah anak
MANAJEMEN SUPERVISI AKADEMIK PENGAWAS PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI POKJAWAS KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN SRAGEN TAHUN 2018 Muntarso, Muntarso
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4744

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini untuk mengetahui: (1) Manajemen supervisi akademik pengawas pendidikan agama Islam di Pokjawas Kemenag Sragen. (2) Faktor pendukung dan penghambat. (3) Solusi untuk mengatasi hambatan.Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif bertempat di Kelompok Kerja Pengawas (POKJAWAS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sragen Tahun 2019. Subyek penelitian pengawas PAI. Informan meliputi Ketua Pokjawas dan Sekretaris Pokjawas. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan trianggulasi sumber. Teknik analisis data dengan analisis model interaktif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Pengawas PAI SD dalam pelaksanaan supervise akademik selalu bekerja sama dengan kepala sekolah, melalui: a) pengawas memberikan informasi kepada kepala sekolah dengan berpesan pada guru yang akan disupervisi, b) pengawas bertanya kepada kepala sekolah perihal kinerja guru dan kegiatan keagamaan disekolah tersebut. (2) Faktor pendukung: kepala sekolah dapat diajak kerja sama dalam melakukan supervisi akademik kepada guru PAI; adanya kemajuan teknologi sehingga memudahkan dalam melakukan kegiatan pengawasan supervisi akademik melalui grup WA. Faktor penghambat: Jumlah wilayah binaan yang terlalu banyak, rata-rata pengawas membawai 7 kecamatan dan lebih dari 100 guru binaan sehingga tidak mungkin semua bisa disupervisi; Tidak adanya DIPA kusus pengawas sehingga yang terjadi pelaksanaan supervise hanya dipilih; Masih banyaknya guru yang mengampu dua tempat. (3) Solusi dalam mengatasi hambatan: a) Pelaksanaan supervise dari masing masing kecamatan hanya dilaksanakan bagi guru yang sudah PNS dan yang sudah sertifikasi, b) biaya operasional dengan iuran dari masing-masing anggota setiap bulan 100 ribu. Itu hanya digunakan untuk biaya pengembangan kinerja pengawas tidak untuk pelaksanaan supervisi, c) pengawas menghubungi guru terlebih dahulu ketika akan melakukan supervisi. Kata Kunci : Manajamen Supervisi, Pengawas, Pokjawas
IMPLEMENTASI STANDAR PROSES DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SMP NEGERI 2 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Kurniawan, Taufiq
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4739

Abstract

Abstract:Standard process is a reference in the implementation of learning process to make qualified learning process, so learning goals that have been set can be achieved maximally. This study aims at (1) describing and analyzing steps of teachers in learning Islamic Education at SMP 2 Boyolali. (2) describing and analyzing process of teachers in the implementation of Islamic Education lesson at SMP 2 Boyolali, (3) describing and analyzing techniques applied by teachers in evaluating Islamic Education subject at SMP 2 Boyolali.This research was qualitative research applying descriptive approach. Technique of collecting data used unstructured interviews, non-participant observation, and documentation. Data were analyzed by using interactive model consisting of data collection, data reduction, data display, and conclusion. Checking the validity of the data had been done by increasing the observational persistence and triangulation.The result of this research shows that; (1) Planning of learning Islamic Education and Character subject conducted by teachers is guided by the rules that have been set by the government, such as the preparation of RPP (lesson plan) developed from the syllabus that has been determined for each level. So it can be intended that the RPP is obeyed from the standard rules that set by the central government. (2) Implementation of learning of Islamic Education and Character has been done by teacher refers to process standard which have been determined by government, there is implementation on standard process of learning which have some parts including initial activity, core activity and last activity. (3) Evaluation by teachers of Islamic Education and Character seen from the standard of assessment that has been set in National Education Standard is less in accordance with the rules, such as affective and psychomotor assessment. It is because teachers develop their own instruments to conduct an evaluation. While the cognitive aspect is in accordance with the standards set by the government.  Keywords: Implementation, Standard process
MANAJEMEN GURU DALAM PENILAIAN AUTENTIK MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI 2 MASARAN SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Mulyo, Slamet
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4740

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 2) Faktor pendukung dan penghambat manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti; 3) Solusi dalam mengatasi hambatan manajemen guru dalam Penilaian Autentik Mata Pelajaran PAI dan Budi Pekerti.Jenis penelitian ini kualitatif, bertempat di SMP N 2 Masaran Sragen. Subyek adalah guru PAI sedangkan informan meliputi Kepala Sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif.Hasil penelitian menyatakan bahwa: 1) Manajemen Guru dilakukan dengan: a. Perencanaan melalui ulangan harian, UTS, dan UAS; b. Pelaksanaan evaluasi dianggap sukses jika memenuhi nilai KKM yang telah ditetapkan yaitu 75; c.Evaluasi yang dilakukan dengan penilaian afektif, psikomotorik, dan aspek kognitif. 2) a. Faktor pendukung meliputi faktor internal dan eksternal. b. Faktor penghambat meliputi waktu yang kurang sehingga pelaksanaannya kurang maksimal, kondisi siswa yang memiliki latar belakang yang berbeda-beda perlu adanya penanganan sesuai kebutuhan siswa, kompetensi guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran dalam pengunakan metode dan penggunaan IT yang kurang. 3) Solusi: melengkapi media yang belum berbasis IT, meningkatkan keseriusan pada jam formal meliputi kualitas guru, media guru, penambahan jam PAI diluar jam formal dan Kepala sekolah selaku orang yang bertanggung jawab  mengelola, merencakan dan melaksanakan administrasi tersebut di suatu sekolah  telah melaksanakan tugasnya dengan baik, Guru juga harus mengikuti penataran mengenai kurikulum 2013 dan selalu aktif mencari informasi terbaru mengenai penilaian autentik dalam pembelajaran tematik terpadu. Kata kunci : Manajemen Guru, Penilaian Autentik, Pendidikan Agama Islam, Budi Pekerti
MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KELUARGA PEKERJA HOME INDUSTRI ROTAN DI DESA TRANGSAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2018 Roviana, Amanda
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4741

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Manajemen Pendidikan Agama Islam pada keluarga pekerja home industri rotan; 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan manajemen Pendidikan Agama Islam pada keluarga pekerja home industri rotan; 3) Solusi mengatasi hambatan dalam manajemen Pendidikan Agama Islam pada keluarga pekerja home industri rotan.Jenis penelitian kualitatif deskriptif bertempat di Keluarga Pekerja Home Industri Rotan Desa Trangsan Gatak Kabupaten Sukoharjo tahun 2018. Subyek adalah pekerja home industri rotan. Informan meliputi Ibu-Ibu dan bapak-bapak keluarga Pekerja Home Industri rotan, Ketua RT, Ketua RW, Takmir Masjid dan anak-anak. Pengumpulan data dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data dengan trianggulasi sumber. Teknik analisis data dengan analisis model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian: (1) Manajemen Pendidikan Agama Islam dilakukan dengan : (a) Perencanaan: diberikan pendalaman tentang PAI bagi anak-anak, memfasilitasi materi demi keberhasilan anak, orang tua mendorong anak untuk belajar mengaji di TPQ maupun diniyah. (b) Organisasi: melakukan kerjasama dengan semua anggota keluarga, sekolah dan masyarakat. (c) Pelaksanaan: berperan aktif dan ikut serta PAI bagi anak-anak. (d) Evaluasi: mengawasi dan mengontrol akan PAI anak-anak di rumah maupun di luar rumah. (2) Faktor Pendukung: tempat pembelajaran PAI di sekitar Rumah; Lingkungan keluarga dan  masyarakat yang Islami; dan adanya fasilitas keagamaan di rumah, peralatan serta perlengkapan Ibadah yang memadai. Faktor Penghambat: Kesibukan orang tua yang menyita waktu; Kurangnya keteladanan dari orang tua;teman dan lingkungan baik sekolah maupun masyarakat yang kurang baik; keasyikan bermain dengan teman tanpa mengenal waktu. (3) Solusi: memberikan fasilitas PAI yang bagus misalnya menyekolahkan anak ke sekolah yang bercirikan islam, mengikutkan TPQ maupun diniyah; memberikan pengawasan dan perhatian; Memberikan keteladanan baik di rumah maupun di luar rumah. Kata Kunci : Manajemen, Pendidikan Agama Islam, keluarga pekerja Indutri Rotan
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN TIPE KEPRIBADIAN TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL PADA SISWA MIN 4 SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2018/ 2019 Partiningsih, Partiningsih
EL-HAYAH : JURNAL STUDI ISLAM Vol 9, No 1 (2019): Juni 2019
Publisher : Pascasarjana UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1903/elha.v9i1.4742

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan pola asuh terhadap perilaku prososial, 2) hubungan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 3) hubungan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 4) pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosional terhadap perilaku prososial, 5) pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 6) pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial, 7) pengaruh pola asuh, kecerdasan emosional, dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial.Jenis penelitian kuantitatif korelasional, bertempat di MIN 4 Sukoharjo Tahun 2019. Populasi sebanyak 98 siswa. Sampel sejumlah 79 siswa, dengan teknik proportionate stratified random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data menggunakan analisis korelasi ganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) ada hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku prososial, 2) ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan perilaku prososial, 3) ada korelasi antara tipe kepribadian orang tua dengan perilaku prososial, 4) ada pengaruh pola asuh dan kecerdasan emosiomal terhadap perilaku prososial, 5) ada pengaruh pola asuh dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 6) ada pengaruh kecerdasan emosional dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. 7) ada pengaruh pola asuh, kecerdasan emosiomal dan tipe kepribadian terhadap perilaku prososial. Kata kunci: pola asuh, kecerdasan emosional, tipe kepribadian, perilaku prososial

Page 1 of 1 | Total Record : 6