cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi" : 31 Documents clear
ANALISIS PENDAPATAN PEKERJA LEPAS PT SIBELCO LAUTAN MINERALS DESA PAWANGI KECAMATAN CAPKALA KABUPATEN BENGKAYANG B01106136, JEMI
Jurnal Curvanomic Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dari penelitian ini adalah seberapa besar pendapatan para Pekerja Lepas PT. Sibelco Lautan Minerals Di Desa Pawangi Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui besarnya pendapatan para Pekerja Lepas PT. Sibelco Lautan Minerals di Desa Pawangi Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian Deskriftif-Korelatif yaitu menggunakan gejala, kejadian, atau peristiwa, secara sistematis berdasarkan fakta yang ada di lapangan dan untuk melihat pengaruh hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Sesuai dengan tujuan penelitian ini, hasil pengumpulan data ini di olah dan disusun serta di sesuaikan dalam bentuk tabel dan angka-angka, data yang telah di susun dalam bentuk angka-angka tersebut dianalisa secara kuantitatif.Untuk mengetahui seberapa besar perbandingan pendapatan yang diperoleh pekerja lepas pada PT. Sibelco Lautan Mineral adalah dengan menganalisis secara data kuantitatif dan dengan jalan membuat tabel dan dipersentasikan. Dari hasil penelitian yang penulis lakukan, untuk megetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan Para pekerja lepas di Desa Pawangi Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang dapat diambil beberapa kesimpulan antara lain : 1. Penghasilan Pekerja Lepas dapat dihitung dengan jumlah hari berkerja yang diperoleh. Apa bila para pekerja masuk berkerja maka pendapatan mereka meningkat dan sebaliknya, apabila para pekerja lepas tidak masuk berkerja maka pendapatan yang diperoleh semakin berkurang. 2. Pekerja lepas PT Sibelco Lautan Minerals desa Pawangi Kecamatan Capkala Kabupaten Bengkayang ditandai dengan komposisi umur yang sebagian besar relatif muda. Hal ini terlihat bahwa jumlah pekerja lepas yang berumur 17-28 tahun sebanyak 10 orang atau 66,67 persen. Hal ini dikarenakan pada umumnya tenaga kerja yang berumur 17-28 tahun termasuk usia produktif dan mampu dalam bekerja, sedangkan yang berumur 29-34 sebanyak 5 orang atau sebesar 33,33 persen. Bagi pekerja lepas, untuk meningkatkan pendapatan dari hasil pengemasan Ballclay, usaha sebaiknya memafaatkan waktu yang disediakan oleh perusahaan PT. Sibelco Lautan Minerals, sehingga membuat pendapatan lebih tinggi.Bagi pekerja lepas, Untuk meminjam modal usaha atau membuat usaha, para pekerja lepas sebaiknya mengajukan permohonan kredit yang di sediakan oleh pemerintah untuk UKM (Usaha Kecil Menegah).
ANALISIS KREDIT INVESTASI DAN KREDIT KONSUMSI PADA BANK SWASTA DI KALIMANTAN BARAT SATRIA B01107061, REZA SATRIA B01107061
Jurnal Curvanomic Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penulisan skripsi ini tujuan penelitian yang dilakukan adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh PDRB, Suku Bunga Pinjaman, dan Inflasi terhadap kredit investasi dan kredit konsumsi pada bank swasta di Kalimantan Barat. Dalam penulisan skripsi ini metode penelitian yang dilakukan adalah melalui metode kuantitatif asosiatif dengan pendekatan klausal dengan menggunakan data sekunder, dalam hal ini perlu pula dijelaskan bahwa data pendukung untuk analisis dalam skripsi ini adalah data kuartal dari periode 2003.1 2010.4.Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda, sementara uji statistik menggunakan uji t untuk menguji pengaruh variabel secara parsial serta uji f untuk menguji pengaruh variabel secara serempak dengan tingkat signifikan 5%. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis dapat disimpulkan bahwa PDRB (X1), suku bunga pinjaman (X2), dan inflasi (X3) adalah variabel yang mempengaruhi kredit investasi dan kredit konsumsi pada bank swasta di Kalimantan Barat.
PENGARUH (PDRB) TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2011 B01106111, IBNU FADJRI
Jurnal Curvanomic Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap penyerapan tenaga kerja di Provinsi Kalimantan Barat menurut Kabupaten/Kota selama periode tahun 2007-2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif melalui pendekatan kuantitatif artinya penelitian yang dilakukan adalah untuk penekanan analisanya pada data-data numeric (angka) yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai suatu keadaan berdasarkan data yang diperoleh dengan menyajikan, mengumpulkan dan menganalisis data tersebut. Cara yang digunakan dalam pengolahan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Model Regresi Linear Sederhana. Uji Statistik (Uji t) dan Koefisien Determinasi yang diolah menggunakan program Eviews 4. Hasil penelitian diperoleh nilai konstanta yaitu 14578,0 dengan probabilitas 0,0017 dan nilai koefisien variabel PDRB yaitu 0,002555 dengan probabilitas 0,9146. Sedangkan hasil Uji t- statistik variabel PDRB yaitu 0,107751 dengan probabilitas 0,9146. Kemudian nilai koefisien determinasi (R2) yaitu 0,815732. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) tidak signifikan mempengaruhi penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Barat. Hal ini terlihat dari nilai probabilitas lebih besar dari nilai konstanta (?=0,05) maka dapat disimpulkan bahwa Ho diterima dan Ha ditolak. Artinya PDRB tetap mempengaruhi penyerapan tenaga kerja tetapi pengaruhnya kecil. Dari hasil perhitungan menunjukkan nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,815732. Artinya besarnya pengaruh atau hubungan yang diberikan oleh variabel PDRB terhadap penyerapan tenaga kerja sangat kuat.
ELASTISITAS KREDIT TERHADAP DANA PIHAK KETIGA DAN KINERJA KEUANGAN PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI KALIMANTAN BARAT B01109097, Wahyuni
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is "The Elasticity 0f Credit at the Third Party Funds And Financial Performance of Rural Banks in West Kalimantan". The purpose of this research is to "determine the elasticity of credit to deposit and analyze the financial performance of rural banks in West Kalimantan". The method used in this study is the method of multiple linear regression and qualitative analysis, using secondary data obtained from the monthly financial statements of Bank Indonesia. The results showed that the elasticity of savings and deposits elasticity is inelastic because the value of savings and time deposits of less than 1%. While the financial performance of rural banks in the West Kalimantan generally better in 2011 whereby each of the indicators of financial performance as seen from the CAR ratio, ROA and NPL managed to exceed the standards set, except LDR. Keywords: Loans total, deposits, and Financial Performance of BPR
Pengaruh Tingkat Kemiskinan, Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Sektor Kesehatan Terhadap Indeks Pembangunan Manusia Di Provinsi Kalimantan Barat B01108010, Sutriyantoroni
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan manusia merupakan sebuah proses pembangunan yang bertujuan agar mampu memiliki lebih banyak pilihan, khususnya dalam pendapatan, kesehatan, dan pendidikan. Salah satu tolok ukurnya dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bagaimana perkembangan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat pada tahun 1995-2011 dan menganalisis seberapa besar pengaruh kemiskinan, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan sektor kesehatan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kalimantan Barat. Hasil penelitian menunjukan IPM mengalami peningkatan selama periode tahun 1995-2011 walaupun mengalami peningkatan yang lamban. Sedangkan hasil regresi panel menunjukan kemiskinan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap IPM. Pengeluaran pemerintah sektor Pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap IPM dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap IPM. Kesimpulannya bahwa perkembangan IPM mengalami peningkatan selama tahun 1995-2011, kemiskinan berpengaruh negatif, pengeluaran pemerintah sektor pendidikan berpengaruh positif dan pengeluaran pemerintah sektor kesehatan berpengaruh negatif. Melalui penelitian ini disarankan agar dalam merencanakan kebijakan pemerintah tidak hanya melihat dari pencapaian target peningkatan pertumbuhan ekonomi saja namun juga target peningkatan pembangunan manusia karena pertumbuhan ekonomi sendiri belum memadai untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada aspek pendidikan, kesehatan dan pendapatan masyarakat. Kata kunci : kemiskinan, pendidikan, kesehatan terhadap IPM
ANALISIS ELASTISITAS BELANJA DAERAH KOTA PONTIANAK TAHUN 2007-2011 B01107052, DIRTA ANUGRAH
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Elastisitas Belanja Daerah Kota Pontianak 2007 - 2011.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui elastisitas belanja daerah terhadap anggaran pendapatan belanja daerah di Kota Pontianak dan untuk mengetahui elastisitas belanja daerah terhadap pendapatan daerah Kota Pontianak selama periode 2007-2011. Penelitian ini dilakukan di Kota Pontianak menggunakan analisis data dari tahun 2007-2011. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif yaitu menganalisis elastisitas realisasi belanja daerah terhadapAPBD dan pendapatan daerah. Analisis elastisitas ini menghitung menurut komponen belanja daerah dalam APBD. Nilai rata-rata elastisitas belanja daerah terhadap anggaran pendapatan Belanja adalah elastic yaitu sebesar 2,14. Hal ini menunjukkan anggaran pendapatan belanja daerah diikuti oleh perubahan jumlah belanja daerah dalam jumlah yang lebih besar. Sedangkan nilai rata-rata elastisitas belanja daerah terhadap pendapatan daerah juga mengalami elastic yaitu sebesar 2,56, sehingga menyebabkan perubahan anggaran pendapatan belanja daerah yang diikuti oleh perubahan jumlah belanja daerah dalam jumlah lebih besar.Hal ini kalau di lihat dari tujuan APBD sangat baik bagi masyarakat karena belanja yang di alokasikan pemerintah berfungsi untuk menjalankan perekonomian. Guna memaksimalkan alokasi .Serta memperhatikan anggaran pendapatan belanja daerah yang harus betu-betul berpihak pada kebutuhan publik. Sehingga pertumbuhan ekonomi di Kota Pontianak akan mengalami kenaikan
PENGARUH SUKU BUNGA KREDIT DAN INFLASI TERHADAP PERMINTAAN KREDIT PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI INDONESIA B01109116, Jona Amanda P
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The title of this research is "The Effect of Interest Rate and Inflation Against Credit Demand of Rural Banks in Indonesia", that have aims to "identify and analyze the effect of working capital loan interest rates and inflation on the demand for working capital loans to the rural banks in Indonesia, identify and analyze the effect of interest rates and inflation on investment credit demand in rural banks in Indonesia and to identify and analyze the effect of interest rates and inflation on consumer credit loan demand in rural banks in Indonesia ". The exact method to test this relationship is multiple linear regression method, using secondary data obtained from Bank Indonesia publications. Based on the results of data processing that has seen from the t test, I obtained the results of the working capital loan interest rates and inflation are significantly and negatively related to the demand for working capital loans to the rural banks in Indonesia, the investment loan interest rates and inflation significantly and negatively related to the demand for investment credit and consumer credit at rural bank in Indonesia and consumer lending and significant negative effect on consumer credit demand but inflation is negative and significant effect on demand for consumer credit in rural banks in Indonesia. Keywords: Interest Rate, Inflation and Credit Demand BPR
ANALISIS POTENSI SEKTOR EKONOMI KABUPATEN SEKADAU Tahun 2007-2011 B01108052, Smart Yonathan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sektor unggulan di Kabupaten Sekadau yang menjadi sektor basis perekonomian serta mengetahui tipologi sektor unggulan perekonomian Kabupaten Sekadau berdasarkan pertumbuhan dan kontribusinya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yaitu penelitian yang menggambarkan keadaan dan kejadian berdasarkan fakta serta data yang tersedia dan relevan dengan variabel penelitian. Data yang di gunakan adalah data sekunder yang bersifat time series (runtut waktu) yaitu data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Sekadau dan Propinsi Kalimantan Barat tahun 2007 hingga tahun 2011. Dalam penelitian ini digunakan model basis ekonomi yang tercermin pada analisis Location Quotient (LQ) yang dilengkapi dengan analisis Typologi Klassen yang berguna untuk mengetahui sektor-sektor unggulan dan potensi untuk diikembangkan di Kabupaten Sekadau. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Location Quotient, sektor yang memiliki indeks LQ lebih besar dari satu dan merupakan sektor basis ekonomi adalah sektor Pertanian dan sektor Pertambangan dan penggalian. Hasil metode analisis Typologi Klassen menggunakan dua komponen yaitu pertumbuhan dan kontribusi, sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi dan kontribusi hanya ada satu sektor saja yaitu sektor Perdaganggan, Hotel dan Restoran. Kata kunci : Tipologi Klassen, Location Quotient, PDRB, Sektor Unggulan
ANALISIS PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2011 B01106030, Herry Gunawan
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Kesejahteraan Masyarakat (IPM) Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat tahun 2007-2011. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk melihat pengaruh variabel bebas (kesejahteraan masyarakat) terhadap variabel terikat (pengeluaran pemerintah) kabupaten/kota Kalimantan Barat tahun 2007-2011 yang kemudian di olah menggunakan menggunakan eviews 6 dengan model regresi linier/regresi sederhana serta alat analisis secara statistik yaitu Uji t dan koefisien determinasi guna mencapai suatu kesimpulan bahwa pengeluaran pemerintah berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat (IPM). Dari hasil analisis diperoleh nilai konstanta (C) sebesar 62,96673, artinya jika pengeluaran pemerintah tidak mengalami perubahan atau tetap maka kesejahteraan masyarakat di Kabupaten/Kota provinsi Kalimantan Barat sebesar 62,96673%. Berdasarkan hasil regresi, diperoleh nilai t hitung untuk realisasi pengeluaran pemerintah sebesar 7,921816. Dengan melihat atau membandingkan nilai Probabilitas, dimana nilai Probabilitas faktor pengeluaran pemerintah adalah sebesar 0.0000 yang berarti nilai Probabilitas lebih kecil dari nilai ?=0,05 (0.0000<0,05) yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara pengeluaran pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat (IPM). Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi (R) sebesar 0,920827 artinya besarnya pengaruh yang diberikan oleh variabel Pengeluaran Pemerintah terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat sebesar 92.08% , sedangkan sisanya 7.92% adalah dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti di penelitian ini. Oleh karena itu Pemerintah bersama masyarakat hendaknya saling mendukung guna mendorong peningkatan IPM di Kalimantan Barat.
ANALISIS PENGARUH TINGKAT SUKU BUNGA KREDIT DAN NON PERFORMING LOAN (NPL) TERHADAP PENYALURAN KREDIT USAHA MIKRO,KECIL DAN MENENGAH (UMKM) PADA BANK PERKREDITAN RAKYAT DI KALIMANTAN BARAT B01109072, Sy. M. Yusuf
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research discuss about the effect of Interest Rate and NPL against Small and Medium Enterprises (SME) and medium enterprises in rural banks in West Borneo. Interest Rate and NPL is one of caused factors of the size in total credit made by BPR. The purpose of this research is to find the influence of interest rates on loans and NPLs for SME. This research used a secondary data in the form of time series (time series) with 3-years study (2009-2011). The data is obtained from Indonesia Bank (IB) in West Borneo. The analysis of data is using multiple linear regression that consist of t-test, f-test and determination (R2). The results showed that interest rates have a positive and significant impact on SME of rural banks in West Borneo. However, there has no problem in high interest rates of this research, because there are other factors that are considered more profit for SME, while the result from NPL ratio has a negative and significant effect on loan at Rural banks in West Borneo. Keywords: SME Loans, Interest Rate and NPL

Page 1 of 4 | Total Record : 31


Filter by Year

2013 2013


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue