cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 47 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi" : 47 Documents clear
DINAMIKA KEPENDUDUKAN DAN HUBUNGANNYA TERHADAP PENYEDIAAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DAN KESEHATAN SERTAPENINGKATAN IPM DI KABUPATENKAYONG UTARA B01112070, Sabariah
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract  This study aimed to analyze the relationship of population growth on the provision of educational facilities and health as well as an increase in the HDI in the district of North Kayong. This study uses descriptive analysis and qualitative approaches. The results of this study show the relationship of the dynamics of the population in the District of North Kayong in 2010-2014 on the provision of facilities and infrastructure in the areas of education and health as well as an increase in the HDI in the district of North Kayong. The population of the District of North Kayong increases starting from the 2010-2014, but the population growth rate has decreased in line with the increase in the provision of facilities and infrastructure in the areas of education and health as well as increasing IPM. In line with this increase, the education budget from the budget of the District of North Kayong commencing in 2010-2014 remained at 20%, while health spending has fluctuated. Keywords: Population Growth Rate, Education, Health, HDI
ANALISIS MANFAAT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI (PNPM MANDIRI) DI KECAMATAN SENGAH TEMILA B21109012, Lidwina Eda
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program manfaat PNPM Mandiri dalam peningkatan prasarana infrastruktur di Kecamatan Sengah Temila dan faktor yang mempengaruhi proses prasarana tersebut. Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan dasar penelitian survey. Tehnik pengumpulan data menggunakan observasi, yaitu pengumpulan data dengan mengadakan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti, wawancara dimana penelitian megadakan tanya jawab langsung dengan informasi dengan masalah yang diteliti serta ditunjang oleh data sekunder. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah unsur penyelenggaraan Program PNPM Mandiri, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sengah Temila. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa tahap dalam proses pelaksanaan program PNPM Mandiri di Kecamatan Sengah Temila yaitu tahap pertama, pemberian sosialisasi kepada masyarakat sehubungan dengan program PNPM Mandiri. Tahap kedua penjaringan aspirasi masyarakat dalam menjaring program apa yang sesuai dengan tuntutan masyarakat yang akan dilaksanakan. Tahap ketiga yaitu proses pelaksanaan program PNPM Mandiri. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi proses pelaksanaan program PNPM Mandiri di Kecamatan Sengah Temila yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor yang menunjang program tersebut adalah pemberian sosialisasi, SDM sebagai pelaku PNPM Mandiri, dan partisipasi masyarakat yang tinggi. Adapun faktor penghambat yaitu, masalah pendanaan yang cenderung terlambat serta masalah hujan yang tidak bersahabat.   Kata Kunci : PNPM Mandiri, Peningkatan Prasarana Infrastruktur, Pemberdayaan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RUMAH TANGGA MISKIN DALAM MELANJUTKAN PENDIDIKAN ANAK-ANAKNYA (STUDI KASUS MASYARAKAT DESA SERIMBU KECAMATAN AIR BESAR KABUPATEN LANDAK) B21111039, Katarina Miniarti
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Faktor Yang Mempengaruhi Rumah Tangga Miskin Dalam Melanjutkan Pendidikan Anaknya (Studi Kasus Masyarakat Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak)”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi keinginan orang tua dalam menyekolahkan anak-anaknya dan untuk mengetahui strategi rumah tangga dalam melanjutkan pendidikan anak-anaknya di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan menggunakan data primer dan data sekunder. Cara pengumpulan data menggunakan observasi langsung, wawancara, dan kuesioner. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah Kepala Keluarga (KK) di Desa Serimbu Kecamatan Air Besar Kabupaten Landak dengan jumlah 84 orang responden. Berdasarkan hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa karakteristik responden, sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki yaitu 91,67%, rata-rata responden berusia 40-47 tahun 41,67%. Faktor yang mempengaruhi keinginan orang tua untuk menyekolahkan anaknya adalah tingkat pendidikan orang tua pendidikan rata-rata tamatan sekolah dasar yaitu 47,62 %, memiliki banyaknya tanggungan anggota keluarga respoden rata-rata sebanyak 5-6 jiwa yaitu 48,81% persen, jenis pekerjaan orang tua rata-rata pekerjaan utama responden bekerja sebagai petani padi yaitu 69,05% dan pekerjaan sampingannya adalah petani karet yaitu 38,10%, pendapatan kepala keluarga sebagian besar Rp. 100.000- Rp. 999.000 perbulan 65,48%. Dan terakhir adalah jumlah tabungan kepala keluarga sebagian besar kepala keluarga tidak bisa menabung yaitu 53,57%. Strategi yang dilakukan orang tua untuk melanjutkan pendidikan anaknya adalah menitipkan anaknya tinggal bersama kerabat sedangkan biaya masih ditanggung orang tua sebesar 44,05% persen, menyuruh anaknya tinggal bersama orang lain untuk bekerja sambil sekolah sebesar 27,38% persen, menitipkan anaknya kepada keluarga atau kerabat yang mempu sebesar 15,47% persen, menyewakan rumah atau ngontrak rumah untuk anak agar bisa melanjutkan pendidikan dan agar anak bisa mandiri sebesar 8,34%, dan lain-lain sebesar 4,76% persen. Ini menunjukkan bahwa stategi yang dilakukan yang dilakukan orang tua dalam melanjutkan pendidikan anak-anaknya rata-rata orang tua memilih menitipkan anaknya tinggal bersama kerabat, sedangkan biaya masih ditanggung orang tua supaya bisa melanjutkan pendidikan anak-anaknya. Kata Kunci: Rumah Tangga Miskin, Pendidikan, Pendapatan.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR BERAS DI INDONESIA PERIODE 1980-2015 B01111081, ROHMATUNNISA
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ndonesia merupakan salah satu negara produsen beras terbesar di dunia. Sebagai negara penghasil beras Indonesia masih mengimpor beras untuk memenuhi konsumsi beras dalam negeri. Hal ini tidak sesuai dengan data yang menunjukkan bahwa produksi beras yang surplus seharusnya pemerintah dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri tanpa perlu mengimpor beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (produksiberas), konsumsi perkapita, jumlah penduduk, harga beras lokal, dan harga beras internasional) terhadap variabel dependen (imporberas). Penelitian ini menggunakan data runtun waktu atau time series. Model analisis yang digunakan adalah alat analisis ekonometrika model regresi linier berganda dan asumsi klasik.Hasil penelitian menunjukkan (1) variabel produksi berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap impor beras Indonesia periode 1980-2015. (2) variabel konsumsi perkapita berpengaruh dan tidak signifikan terhadap impor beras Indonesia periode 1980-2015. (3) variabel jumlah penduduk berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor beras Indonesia periode 1980-2015. (4) variabel harga beras lokal berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap impor beras Indonesia periode 1980-2015. (5) variabel harga beras internasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap impor beras Indonesia periode 1980-2015. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel jumlah penduduk dan harga beras internasional berpengaruh signifikan terhadap imporberas Indonesia Indonesia. Bagi pemerintah seharusnya memproteksi produk beras dalam negeri supaya pasar tidak dibanjiri oleh produk beras impor, misalkan dengan lebih memaksimal kan penyerapan beras dari para petani lokal,sehingga pasar bisa didominasi oleh produk beras lokal, selain itu pemerintah dan petani bekerja sama untuk merevitalisasi bahan pangan agar konsumsi nasional tidak bergantung pada satu bahan saja yaitu beras.Kata kunci : Impor Beras, Produksi Beras, Konsumsi Perkapita, Jumlah Penduduk, Harga Beras Lokal, Harga Beras Internasional.
STUDI DESKRIPTIF PEKERJA BURUH BANGUNAN PADA SEKTOR KONSTRUKSI DI KOTA PONTIANAK B21111025, Riski Andriani
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial-ekonomi buruh bangunan dan pola konsumsi buruh bangunan dalam mengelola ekonomi rumah tangga pada sektor konstruksi di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Jenis data yang digunakan menggunakan wawancara terstruktur (kuesioner) dan observasi. Dengan teknik purposive sampling, penelitian ini meneliti 100 buruh bangunan yang ada di Kota Pontianak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden didominasi oleh buruh yang berstatus menikah yaitu 89 persen, sebagian responden berumur 35-39 tahun sebanyak 72 persen, Berdasarkan hasil penelitian, beberapa faktor yang mendorong buruh memilih bekerja sebagai buruh bangunan adalah banyaknya buruh yang sudah berstatus menikah dan memiliki jumlah tanggungan yang banyak, serta memiliki latar belakang pendidikan yang rendah, ingin memperoleh pendapatan yang lumayan tinggi, untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga yang relatif tinggi. Rata-rata buruh sudah memiliki tempat tinggal pribadi dan memiliki fasilitas yang memadai dalam penerangan, bahan bakar memasak, maupun toilet. Konsumsi rumahtangga terdiri dari pengeluaran konsumsi makanan dan konsumsi bukan makanan. Pengeluaran konsumsi rumahtangga dalam penelitian ini adalah konsumsi rumahtangga perminggu. Pola konsumsi rumahtangga buruh bangunan di Kota Pontianak pada umumnya mengkonsumsi makanan, ini ditunjukkan dari persentasenya sebesar 53,16 persen dan konsumsi bukan makanan sebesar 46,84 persen. Kata Kunci: Karakteristik Sosial-Ekonomi, Pola Konsumsi, Buruh Bangunan, Pendapatan.
Pengaruh Belanja Daerah, Jumlah Penduduk, Dan Konsumsi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Kalimantan Barat B01112059, SUSANTI B01112059
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic growth indicates the success of economic development in a country.Economic development is an effort made to improve the welfare of societymarked by the increase of production of goods and services. This research aims toexamine and analyze the effect of regional expenditure, number of population, andconsumption on economic growth in West Kalimantan Province. This researchused a quantitative method with a multiple linear regression model. Researchfindings show that the regional expenditure had a positive and significant effecton economic growth in West Kalimantan province because the regionalexpenditure measured from routine expenditure had a quite important role andfunction to support the goals of development, Number of population had apositive insignificant effect on economic growth in West Kalimantan Provincebecause the increase in population is not accompanied by the quality of humanresources, consumption had a negative insignificant effect on economic growth inWest Kalimantan province because consumption is decreasing.Keywords: Regional Expenditure, Number of Population, Consumption,Economic Growth.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) Kabupaten/Kota Di Kalimantan Barat B01112030, JONO
Jurnal Curvanomic Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

the labor force participation rate of is a measure to determine how many people who intend to engage in economic activities. The aim of this research is to find out factors that affect the labor force participation rate in West Kalimantan during the period from 2010 to 2014. The data analysis technique used was multiple regression. Partially, wages, had a significant effect on the labor participation rate with a significance level of 0.0008<0.05; age had a significant effect on the labor participation rate with a significance level of 0.0002<0.05; education had a significant effect on the labor participation rate with a significance level of 0.0000<0.05; wages, age, education simultaneously had a significant effect on the labor participation rate with a significance level of 0.000000<0.05 Keywords: Labor Force Participation Rate, Wage, Age, Education
KEMAMPUAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN INVESTASI DALAM MENJELASKAN PENGANGGURAN DI KALIMANTAN BARAT PERIODE 2010-2014 B01110061, ADRIANUS TEGUH J TEGUH J
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis entitled "The Ability of Economic Growth And Investment InExplaining Unemployment In West Kalimantan period from 2010 to 2014". Withthe goal of Test and analyze the effect of economic growth and investment inexplaining unemployment districts / cities in West Kalimantan.The method used in this type of research is explanatory research by usingsecondary data, panel data comprising data time series and cross section from 2010to 2014. The program processed by computer using software economics views (Eviews).using fixed effect method Panel Least Square (PLS).The results of the discussion concluded that based on the t-statistic ofeconomic growth has a significant impact on unemployment with a probabilityvalue of 0.0002 is less than 0.05%, and the investment has no significant effect onunemployment with a probability value greater than 0.2447 0.05%. While the f-teststatistic (synchronously) can be seen from the probability value of 0.0000020 fstatisticis less than 0.05%, which means together economic growth and theinvestment effect on unemployment. Determination test showed R2 value of0.797644 79,76% variable means that unemployment can be explained by economicgrowth and investment.Keywords: Unemployment, economic growth and investment
PENGARUH BELANJA MODAL DAN TINGKAT INFLASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN / KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2009-2013 B01112007, Nenengsih
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTEconomic growth is the indicator of economic development. The development of a region shows that theres an economic growth, followed by the development of budgeting, one of those is capitat budgeting. The purpose of this study was to determine and analyze the effects of capital spending and the rate of inflation toward economic growth in the district / city in the province of West Kalimantan year 2009-2013 . Data analysis techniques used in this research is multiple linear regression with random effect design , using a data processing program eviews 8. The results showed that the independent variable capital expenditure has significant positive effect on economic growth with a significant level of 0.0049 > 0.05 . the inflation rate has positive effect and not significant on the economic growth with a significant level of 0.8186 > 0.05 . Overall capital expenditure variable and the inflation rate have a significant effect on economic growth.Keywords : economic growth , capital expenditures , inflation rate
ANALISIS NILAI TAMBAH INDUSTRI PENGOLAHAN KACANG KEDELAI MENJADI TEMPE DI KELURAHAN SIANTAN HULU KECAMATAN PONTIANAK UTARA admin, NISMA B01108129
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian yang berjudul “Analisis Nilai Tambah Industri Pengolahan Kacang Kedelai menjadi Tempe di Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berapa nilai tambah yang didapat dari hasil pengolahan kacang kedelai menjadi tempe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bentuk deskriptif. Data berasal dari wawancara langsung kepada pengrajin tempe di Kelurahan Siantan Hulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan usaha pengolahan tempe mampu memberikan nilai tambah dan dinilai sudah efisien. Terdapat dua jenis tempe yang diproduksi yaitu tempe jenis petak yang dapat memberikan nilai tambah sebesar Rp.11.190/kg, dengan rasio nilai tambah sebesar 55,95% yang artinya setiap satu rupiah dari nilai produk tempe akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp.55,95. Sedangkan untuk tempe jenis bulat dapat memberikan nilai tambah sebesar Rp.8.290/ kg, dengan rasio nilai tambah sebesar 48,48% yang artinya setiap satu rupiah dari nilai produk tempe akan diperoleh nilai tambah sebesar Rp.48,48. Kata kunci : Nilai tambah, usaha pengolahan tempe, industri rumah tangga.  

Filter by Year

2016 2016


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue