cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan" : 30 Documents clear
PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, UPAH MINIMUM KABUPATEN/KOTA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011-2015 B1011131006, ARDANI FAUZI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh dari tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat. Adapun yang menjadi varibel bebasnya adalah tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi dan variabel terikatnya adalah indeks pembangunan manusia. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat, jenis data tergolong data panel yaitu gabungan data time series (runtun waktu) selama lima tahun yaitu tahun 2011-2015 dan cross section (data silang) yang terdiri dari 14 Kabupaten/kota yang ada di Kalimantan Barat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji statistik parsial (Uji-t), uji statistik secara simultan (Uji-F) dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan aplikasi statistik Eviews Versi 8.1Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa secara parsial tingkat penganguran terbuka tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,8262 atau lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Upah minimum Kabupaten/Kota berpengaruh positif dan signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,0000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Pertumbuhan ekonomi tidak berpengaruh signifikan terhadap indeks pembangunan manusia di Kalimantan Barat, dengan nilai probabilitas sebesar 0,6666 atau lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0,05. Sedangkan secara bersama-sama atau secara simultan tingkat pengangguran terbuka, upah minimum Kabupaten/Kota dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kalimantan Barat, diketahui nilai f-statistic sebesar 248,5859 dengan nilai probabilitasnya sebesar 0,000000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 5 % atau sebesar 0,05. Hasil pengujian Koefisien Determinasi  (R2) menunjukan nilai R2 sebesar 0,986850 Artinya variabel tingkat pengangguran terbuka, upah minimum kabupaten/kota, dan pertumbuhan ekonomi dapat menjelaskan variabel indeks pembangunan manusia di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 98,68 %, sedangkan 1,32 % sisanya dijelaskan oleh faktor-faktor lainnya yang tidak termasuk di dalam model penelitian ini. Kata Kunci : Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum Kabupaten/Kota, Pertumbuhan Ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia.    ABSTRACTThe study aims to test and analyze the effect of open unemployment rate, Regency / Municipal minimum wage and economic growth on human development index in West Kalimantan. The free variables are open unemployment rate, Regency / City minimum wage and economic growth and the dependent variable is human development index. This study uses secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics of West Kalimantan Province, the type of data pertained to panel data is a combination of time series data (time series) for five years, 2011-2015 and cross section (cross data) consisting of 14 districts / city in West Kalimantan. The technique of data analysis in this study used multiple linear regression analysis with partial statistical test (t-test), simultaneous statistical test (Test-F) and coefficient of determination (R2) with the help of statistical application Eviews Version 8.1.The result of hypothesis testing shows that partially open unemployment rate has no significant effect on human development index in West Kalimantan, with probability value equal to 0.8262 or greater than 5% or 0.05 significant level. Regency / Municipal minimum wage has a positive and significant impact on the human development index in West Kalimantan, with a probability value of 0.00 or less than a significant level of 5% or 0.05. Economic growth has no significant effect on the human development index in West Kalimantan, with a probability value of 0.6666 or greater than a significant level of 5% or 0.05. While simultaneously or simultaneously the open unemployment rate, Regency / City minimum wage and economic growth affect the Human Development Index in West Kalimantan, it is known that the f-statistic value of 248,5859 with the probability value of 0.0000000 or smaller than the level significant 5% or 0.05. The results of the determination coefficient test (R2) show the value of R2 of 0.986850 This means that the open unemployment rate, the district minimum wage, and economic growth can explain the variable of human development index in West Kalimantan Province by 98.68%, while 1.32% the remainder is explained by other factors not included in this research model.Keywords : Open Unemployment Rate, Regency / City Minimum Wage, Economic Growth and Human Development Index.
PENGARUH BELANJA DAERAH DAN INVESTASI PADA SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PDRB SEKTOR PERTANIAN DI KALIMANTAN BARAT 2005-2015 B1011131078, Maman Suryaman
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

            ABSTRAKSPengaruh Belanja Daerah dan Investasi Pada Sektor Pertanian Terhadap PDRB Sektor Pertanian Di Kalimantan Barat 2005-2015Pembangunan ekonomi suatu daerah pada dasarnya tidak bisa dilepaskan kaitannya dengan pembangunan ekonomi nasional, salah satu sasaran pembangunan nasional Indonesia adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi dan pemerataan hasil pembangunan. Salah satu tolak ukur dalam menentukan keberhasilan pembangunan adalah pertumbuhan ekonomi yang menggambarkan suatu dampak nyata dari kebijakan pembangunan yang dilaksanakanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengukur besarnya belanja daerah dan investasi pada sektor terhadap PDRB sektor pertanian di Kalimantan Barat 2005-2015.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder (TimeSeries) yang dihimpun dari publikasi Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat dari tahun 2005 sampai 2015.Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linier  berganda yang dilakukan dengan aplikasi  E-Views 8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanja Daerah berpengaruh negatif signfikan terhadap PDRB sektor pertanian di Kalimantan Barat dan Investasi berpengaruh positif signifikan terhadap PDRB sektor pertanian  di Kalimantan Barat.Kata Kunci: PDRB Sektor Pertanianian, Belanja Daerah, dan Investasi
ANALISIS PENGARUH PAJAK DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH PADA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2011-2015 B1015131004, Eko Robbyanto Suwaka
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian daerah dalam otonomi daerah dapat diketahui melalui sebebrapa besar kemampuan sumber daya keuangan daerah tersebut agar mampu membangun daerahnya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pajak daerah dan retribusi daerah terhadap kemandirian keuangan daerah pada Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Analisis ini menggunakan data panel pada 14 Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat pada tahun 2011-2015. Jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 70 observasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel. Uji hipotesis menggunakan f-statistik serta t-statistik. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pajak daerah berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah pada pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Sedangkan retribusi daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah pada pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Secara simultan, variabel pajak daerah dan retribusi daerah berpengaruh signifikan terhadap kemandirian keuangan daerah pada pemerintah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Kata Kunci: Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Kemandirian Keuangan Daerah
PENGARUH PENGANGGURAN, PENGELUARAN PEMERINTAHDAN INDEK PEMBANGUNAN MANUSIATERHADAP KEMISKINAN DI KABUPATEN/KOTA KALIMANTAN BARAT 2010-2015 B01110038, FEBRIAN ARYANDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini berjudul “Pengaruh Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah Dan Indek Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat 2010-2015”. Dengan tujuan menguji dan menganalisis Pengaruh Tingkat Pengangguran, Pengeluaran Pemerintah Dan Indek Pembangunan Manusia Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Kalimantan Barat 2010-2015.Metode yang digunakandalamjenis penelitianiniadalahdeskriptif kuantitatifdenganmengunakan data sekunder yaitu data panel yang terdiri dari data time series dan cross section dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2015. diolahdengankomputermengunakan program sofware economics views (E-views). menggunakanmetodefixed effectdenganmetodePanel Least Square (PLS). Hasildaripembahasanmenyimpulkanbahwa berdasarkan uji t-statistik pengangguran dan indek pembangunan manusia berpengaruh signifikan sedangkan pengeluaran pemerintah memilikipengaruhtidak signifikanterhadap kemiskinan. Sedangkan uji f-statistik (serempak) dapat dilihat dari nilai probabilitas f-statistik sebesar 0,0000000 kurang dari 0,05% yang artinya secara bersama-sama tingkatpengangguran, pengeluaranpemerintahdanindekpembangunanmanusia berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Uji Determinasi menunjukan nilai R2sebesar 0,861213artinya 86,12% variabel tingkat kemiskinan dapat dijelaskan oleh tingkatpengangguran, pengeluaranpemerintahdanindekpembangunanmanusia. Kata kunci : Tingkat Kemiskinan, Tingkat Pengangguran, Pengeluaran   Pemerintah dan Indek Pembangunan Manusia.
KEMAMPUAN KESEMPATAN KERJA, KONSUMSI RUMAH TANGGA DAN INVESTASI DALAM MENJELASKAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN/KOTA PROVINSI KALIMANTAN BARAT B1012131031, Anisa Adhistira Pratiwi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesempatan kerja, konsumsi rumah tangga, dan investasi dalam menjelaskan pertumbuhan ekonomi di kabupaten/kota provinsi Kalimantan Barat. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa data panel yaitu kesempatan kerja, konsumsi rumah tangga dan investasi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi data panel tahun 2011-2015 dengan model fixed effect cross section weights.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi sekitar 99.95% dipengaruhi secara bersama-sama oleh variabel dalam model, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain diluar model. Secara parsial variabel kesempatan kerja (X1) berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.1064>0.05, konsumsi rumah tangga (X2) berpengaruh positifdan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.0000<0.05, investasi (X3) berpengaruh positifdan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan tingkat signifikan sebesar 0.0001<0,05. Kata Kunci : Pertumbuhan Ekonomi, Kesempatan Kerja, Konsumsi Rumah Tangga, Investasi
ANALISIS PERMINTAAN KREDIT DI KALIMANTAN BARAT B1012131035, Neni Angelina
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis permintaan kredit di Kalimantan Barat.Adapun jenis data dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat kuantitatif.Metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS).Analisis ini dilakukan dengan bantuan program eviews dengan tujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen.Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dana Pihak Ketiga (DPK), BI Rate, dan inflasi.Variabel dependen dalam penelitian ini yaitu permintaan kredit.Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel independen yaitu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dana Pihak Ketiga (DPK), BI  Rate, dan inflasi berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit di Kalimantan Barat pada periode 2006:1-2015:IV. Secara individual variabel PDRB berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap permintaan kredit di Kalimantan Barat, dana pihak ketiga (DPK) berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit di Kalimantan Barat, BI Rate berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan kredit di Kalimantan Barat, dan inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan kredit di Kalimantan Barat.  Kata Kunci :Permintaan Kredit, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Dana Pihak Ketiga (DPK), BI Rate, Inflasi
PENGARUH INVESTASI DAN TENAGA KERJA SEKTOR PERTANIAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI KALIMANTAN BARAT B1011131079, MULKI SULAIMAN
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh investasi dan tenaga kerja sektor pertanian terhadap Pertumbuhan Ekonomi pada tahun 2000 – 2015. Penelitian ini menggunakan data time series  tahun 2000 -2015  yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (BPMPTSP) menggunakan analisis segresi “Ordinary Least Square” (OLS) , penulis menggunakan regresi berganda dengan menggunakan Eviews 8.            Hasil dari penelitian ini adalah investasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuan ekonomi menunjukan hasil koefisien sebesar 0,548950, nilai t statistic sebesar 3,900597 dengan nilai probabilitas sebesar 0,0002, sedangkan tenaga kerja sektor pertanian berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuan Ekonomi menunjukan hasil koefisien sebesar -1,178877, nilai t statistik sebesar -0,965303 dengan nilai probabilitas sebesar 0,3382 yang mana lebih besar dari taraf signifikan yang digunakan (α=0,05).Kata Kunci : Investasi, Tenaga Kerja Sektor Pertanian, Pertumbuhan Ekonomi
ANALISIS KONTRIBUSI DAN EFEKTIVITAS PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DAN BEA PEROLEHAN HAK ATAS TANAH DAN BANGUNAN (BPHTB) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KOTA PONTIANAK TAHUN 2013-2016 B21112047, Achmad Muflih Syaifudin
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Judul penelitian ini adalah “Analisis Kontribusi dan Efektivitas Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak Tahun 2013-2016”. Penelitian ini untuk mengetahui seberapa besar Kontribusi PBB-P2 dan BPHTB terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 dan seberapa besar tingkat Pertumbuhan PBB-P2 dan BPHTB Tahun 2013-2016 dan untuk mengetahui seberapa besar tingkat Efektivitas dari PBB-P2 dan BPHTB pada Tahun 2013-2016.Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, yang menekankan pada pengujian teori-teori melalui pengukuran variabel-variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis data dengan prosedur statistik, Pendekatan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif. Data pada penelitian ini berupa target dan realisasi penerimaan PBB-P2 dan BPHTB serta target realisasi PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016. Yang diperoleh dari Dinas Pendapatan Daerah Kota Pontianak.Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Kontribusi PBB-P2 Terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun dengan tingkat rata-rata sebesar 6,48% masuk dalam kategori sangat kurang, Sedangkan Kontribusi BPHTB terhadap PAD Kota Pontianak Tahun 2013-2016 selalu menurun dengan tingkat rata-rata sebesar 19,78% masuk dalam kategori kurang. Dan untuk Analisis Pertumbuhan PBB P2 di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun setiap tahunnya dengan tingkat rata-rata sebesar 16,14%. Sedangkan untuk Analisis Pertumbuhan BPHTB di Kota Pontianak bersifat fluktuatif atau naik turun setiap tahunnya dengan tingkat rata-rata sebesar 0,48%. Dan untuk Analisis Tingkat Efektivitas PBB P2 di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 berfluktuatif atau naik turun dengan tingkat rata-rata sebesar 87,26% masuk dalam kategori cukup efektif. Sedangkan untuk Analisis Tingkat Efektivitas BPHTB di Kota Pontianak Tahun 2013-2016 selalu meningkat setiap tahunnya terkecuali pada tahun 2016 tingkat efektivitasnya menurun, dengan tingkat rata-rata sebesar 101,82%. Kata Kunci      : Kontribusi, Pertumbuhan, Efektivitas, PBB-P2, BPHTB, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)
PENGARUHI INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA DAN PENDAPATAN PERKAPITA TERHADAP JUMLAH TABUNGAN PADA BANK UMUM DI KOTA PONTIANAK TAHUN 2001-2016 B01111059, FEBRI RAMADANITA FEBRI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh inflasi, suku bunga dan pendapatan perkapita terhadap jumlah tabungan pada bank umum di Kota Pontianak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan data dianalisis menggunakan model regresi linier berganda. Sumber data penelitian ini didapat dari situs Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik, dimulai dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2016. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan tidak signifikan dengan probabilitas  0,6438 > 0,05 terhadap jumlah tabungan pada bank umum di kota Pontianak, suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan dengan probabilitas 0,0026 < 0,05 terhadap jumlah tabungan pada bank umum di kota Pontianak serta pendapatan perkapita yang berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai probabilitas 0,0000 < 0,05 terhadap jumlah tabungan pada bank umum di kota Pontianak.            Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga, Pendapatan Perkapita, Tabungan.
ANALISIS PERUBAHAN STRUKTUR EKONOMI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2007-2015 B1015131006, John Had Lie One March
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan ekonomi di daerah menjadi salah satu tujuan utama dari pembagian wewenang dari pemerintah pusat ke daerah, daerah tentunya harus meningkatkan kinerjanya dalam membangun struktur-struktur ekonomi yang dimiliki dengan mengembangkan potensi ekonomi dari struktur primer menjadi sekunder dan tersier, guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang ada.Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa runtun waktu dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Barat dan Nasional 2007-2015. Data ini diperoleh dari Buku Kalimantan Barat Dalam Angka dan pendapatan nasional Badan Pusat Statistik selama sembilan tahun pengamatan dari tahun 2007-2015. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu analisis Shift Share dan analisis Location Quotient (LQ).Hasil analisis shift sharemenunjukkan bahwa sektor-sektor ekonomi di Kalimantan Barat tidak ada yang memiliki kinerja yang baik dan tidak ada satupun yang merupakan dominan pertumbuhan terhadap sektor-sektor ekonomi nasional. Sedangkan, sektor yang merupakan sektor basis dari perhitungan Location Quotient (LQ), yaitu sektor pertanian, sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor bangunan (konstruksi) dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan. Kata Kunci:     Sektor Ekonomi, Struktur Ekonomi, Shift Share, dan Location Quotient (LQ)

Page 1 of 3 | Total Record : 30


Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue