cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 89 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan" : 89 Documents clear
SISTEM PENGUPAHAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT UPAH GURU TAMAN PENDIDIKAN ALQURAN DI KOTA PONTIANAK B1061141030, Nurwinda Ningsih
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk (1)  mengidentifikasi dan menganalisi sistem pengupahan guru taman pendidikan Alquran (TPQ) di Kota Pontianak, (2) menguji pengaruh jam kerja, jumlah santri, tingkat pendidikan terhadap tingkat upah guru taman pendidikan Alquran (TPQ) di Kota Pontianak dan (3) mengeitentifikasi dan menganalisis apa motivasi guru taman penddikan Alquran (TPQ) di Kota Pontianak bertahan dengan profesinya. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan deskriptif dan analisis regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukan bahwa sistem pengupahan guru taman pendidikan Alquran (TPQ) yaitu upah diatur diawal akad dan sistem yang diberikan bedasarkan sistem keadilan. Jam kerja dan jumlah santri berpengaruh signifikan terhadap upah guru taman pendidkan Alquran (TPQ) di Kota Pontianak, sedangkan tingkat pendidikan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap upah guru taman pendidkan Alquran (TPQ) di Kota Pontianak. Motivasi guru bertahan menggajar di taman pendidikan Alquran karena sangat menyenangkan dapat berbagi ilmu dengan anak-anak, mendapatkan kebahagiaan tersendiri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagai ladang ibadah dan dapat melatih kesabaran, guru tidak semata-mata mengharapkan upah yang didapat tetapi sebagai sebagai tabungan di akhirat.Kata kunci : Upah guru TPQ, Sistem Pengupahan guru TPQ, Jam Kerja , Jumlah Santri, Tingkat pendidikan, motivasi guru TPQ.DAFTAR PUSTAKA Artaman, A.M.D (2015) Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pendapatan Pedagang Pasar Seni Sukawati Di Kabupaten Gianyar, tesis Program Pascasarjana Universitas Uduyana Denpasar.Arikunto, Suharsimi.(2006).Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek, Cetakan ketigabelas. Jakarta : PT.Rineka CiptaAugusty, Ferdinand. (2006). Metode Penelitian Manajemen: Pedoman Penelitian untuk skripsi, Tesis dan disertai Ilmu Manajemen. Semarang: Universitas Diponegoro.Djamil, Fathurrahman (2013).Hukum perjanjian dalam transaksi di lembaga keuangan syariah. jakarta: Sinar Grafika.Darsono, P. (2006) Karl Marx Ekonomi Politik dan Aksi Revolusi : Jakarta : diadit Media.Departemen Pendidikan Nasional. (2011). Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa, Edisi Keempat. Jakarta:PT Gramedia Pustaka.Dinas Ketenagakerjaan. (2017). Rekapitulasi UMP,UMK/UMSK, KAB/KOTA se Kalimantan Barat. Pontianak: Disnakertrans.Firdausa, R. A. (2012). Pengaruh Modal Awal, Lama Usaha Dan Jam Kerja Terhadap Pendapatan Pedagang Kios di Pasar Bintoro. skripsi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponogoro. Faozi Mabruri.M & Rahmayanti inggi. P. (2015). Sistem Pengupahan Tenaga Kerja Home Industri Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal. Fakultas Syari’ah dan Ekonomi Islam IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Ghiffari, Abraham Firdaus. (2016). “Analisis Perngaruh Strategi Harga, Strategi Produk, dan Desain Atmosfer Toko Terhadap Niat Beli Konsumen : Studi Kasus pada Toko Musik K-Musik Imogiri-Bantul Yogyakarta”. tesis yang dipublikasikan : https://repository.usd.ac.id/7299/2/122214065_full.pdf.Gujarati, D. N. (2004). Dasar - dasar Ekonometrika : Edisi 5. Jakarta: Salemba Empat.Hafid, Muhammad. (2014). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Upah Tenaga Kerja Industri Tekstil Di Kecamatan Pedurungan Kota Semarang. Skripsi. Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegor Hamid,Rijal,S. (2015). Buku Pintar Hadist Edisi Revisi.Jakarta:Penerbit Qibla (PT.BIP)Imam Ghozali. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponogoro Jaribah bin Ahmad. (2006). Fikih Ekonomi Umar bin Al-Khatab. Jakarta:Khalifah (Pustaka Al-Kautsar Grup). Kementrian Agama. (2017). Pemutakhiran Data TKA/TKQ,TPQ/TPA.Pontianak: Kemenag. Kosim, Mohammad (2008). Guru Dalam Presfektif Islam,  Tadris Volume 3 Nomor 1 Kurniawan, Ahmad (2015). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Upah Buruh Petik Sawit Di PT. Sinergi Perkebunan Nusantara Kabupaten Morowai Sulawesi Tengah. skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin Makassar.Latifah. (2009). Upah guru TPA di Pontianak Selatan. Pontianak : skripsi STAIN Pontianak.Lestari, dewi (2015). Sistem Pemgupahan Pekerja Dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi kasus pada UMKM produksi ikan teri salim group di desa korowelang ceriping-kendal). Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.Luthans, Fred. (2006). Perilaku Organisasi (Edisi 10). Yogyakarta: Andi.Mathis, Robert. (2001). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Salemba Empat. Mahendra, Adya Dwi. (2014). Analisis Pengaruh Pendidikan, Upah, Jenis Kelamin, Usia Dan Pengalaman Kerja Terhadap Produktivitas Tenaga Kerja (Studi di Industri Kecil Tempe di Kota Semarang). skripsi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro Semarang.Nazir. (2010). “Analisis Determinan Pendapatan Pedagang Kaki Lima diKabupaten Aceh Utara.” Tesis Universitas Sumatera Utara Medan.Pramandhika, Ananto (2015). “Motivasi Kerja Dalam Islam (Studi Kasus pada Guru TPQ di Kecamatan Semarang Selatan)”.skripsi Universitas Islam Negeri Walisongo.Raharjo, Sahid. (2013). “Belajar Praktek Analisis Multivariate dengan SPSS”. Klaten: E-book di download dari http://www.konsistensi.com.Renovasari, Indah. (2003) . Analsis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Upah Buruh pada PT. Mopoli Raya. Jurnal Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.Robbins, Stephen P. & Timothy A. Judge.(2008). Perilaku Organisasi (Edisi 12) Jakarta: Salemba Empat. Sabar. (2007). Pengantar Metodologi Penelitian. Universitas Muria, Indonesia.Samuelson, PA, dan Nordhaus WD.(2003). Ilmu Makroekonomi Edisi Tujuh Belas. Diterjemahkan oleh Gretta, Theresa Tanoto, Bosco Carvallo, dan Anna Elly. Jakarta: PT. Media Global Edukasi. Sanusi, Anwar.(2011). Metode Penelitian Bisnis. Jakarta Salemba Empat Sukirno,Sadono. (2002). Pengantar Teori Ekonomi Mikro. Edisi ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Sukirno,Sadono.(2014). Mikroekonomi Teori Pengantar Edisi ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Sugiyono.(2014). Statistika untuk penelitian.Bandung: Alfabeta. Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan ,Kualitatif, dan R&D). Bandung : Alfabeta.Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan ,Kualitatif, dan R&D). Bandung : Alfabeta.Sugiyono. (2007). Metode Penelitian Kuantitatif kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.Sumarsono, S.(2009). Teori dan Kebijakan Publik Ekonomi Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Graham Ilmu.Tarmizi, Erwandi.(2014).Harta Haram Muamalat Kontemporer.Bogor: PT. Berkat Mulia Insani.Uhbiyati, N.( 2001). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Rieneka Cipta.Undang-undang No.13 tahun 2003. Ketenagakerjaan.Widarjono, A (2007). Ekonometrika : Teori Dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonosia.
EVALUASI DANA DESA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PEMBANGUNAN DI DESA LORONG, KECAMATAN SAMBAS, KABUPATEN SAMBAS ARWIYANI, ARWIYANI OKTANTI B1011141118
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan distribusi penggunaan dana desa, pengetahuan serta partisipasi masyarakat mengenai dana desa, tata kelola dana desa dan dampak dana desa bagi pembangunan desa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, wawancara, dan observasi. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif evaluatif, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan dana desa lebih banyak digunakan untuk bidang pembangunan infrastruktur desa. Pengetahuan dan partisipasi masyarakat mengenai dana desa di Desa Lorong sudah cukup baik walaupun masih ada masyarakat yang tidak mengetahui kegunaan dari dana desa, tetapi masyarakat desa tetap ikut berpartisipasi dalam kegiatan dana desa. Dari segi tata kelola terdapat perbedaan antara persepsi aparat desa dan masyarakat, menurut aparat desa mereka telah mengkomunikasikan dana desa dengan baik, akan tetapi menurut masyarakat mereka tidak menerima sosialisasi dari pemerintah desa. Dampak dana desa terhadap pembangunan sudah cukup baik, karena masyarakat telah merasakan dampak dari segi perbaikan jalan. Namun, untuk dampak yang lain seperti pelayanan kesehatan, perbaikan sarana sekolah dan tempat ibadahn, serta pengembangan modal usaha belum dirasakan oleh masyarakat. .Kata kunci : Dana Desa, Masyarakat, Desa Lorong DAFTAR PUSTAKAAdisasmita, Rahardjo., 2005. Dasar-dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta: Graha Ilmu.Arsyad, Lincolin., 2005. Pengantar Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.Hafid, Risma. (2017). Pemanfaatan Dana Desa Dalam Pembangunan Desa Mangilu Kecamatan Bungoro Kabupaten Pangkep. Skripsi Universitas Hasanuddin Makassar.Irawan, Suparmoko, M. (2002). Ekonometrika Pembangunan Edisi 5 Yogyakarta: BPFE Yogyakarta.Ismail, Muhammad, Widagdo, Kuncara, Ari, Widodo, Agus. (2016). Sistem Akuntansi Pengelolaan Dana Desa Vol.19 No.2, Jurnal Ekonomi dan Bisnis.Jhingan, M,L. (2014). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan Edisi Keenambelas. Jakarta: Rajawali.Jhingan, M.L. 2000. Ekonomi pembangunan dan perencanaan. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Kamisah.(2017). Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Daerah Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Barat Periode 2009-2013, UniversitasTanjungpura, IndonesiaKuncoro, M. 2013. Metode Riset Untuk Bisnis dan Ekonomi Edisi 4.Jakarta: Erlangga.Mamesah, D. J. (1995). Sistem Administrasi Keuangan Daerah. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.Mangkoesoebroto, Guritno.(1993).Ekonomi Publik, Edisi 3. Yogyakarta: BPFE.Mardiasmo. 2002. Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Andi Offset. Yogyakarta.Modul Diklat Pembentukan Auditor Anggota Tim Ahli. (2007). Sistem Administrasi Keuangan Daerah. Pusdiklatwas BPKP edisi kelima.Munandar. (2007). Budgeting Perencanaan Kerja Pengkoordinasian Kerja Pengawasan Kerja Edisi Kedua. Yogyakarta: BPFE.Nafarin, M. (2007). Penganggaran Perusahaan. Jakarta : Salemba Empat.Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan DesaPeraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 49 Tentang Tata Cara Penglokasian, Penyalura, Penggunaan, Pemantauan dan Evaluasi Dana Desa.Riyani, Nunuk. (2016). Analisis Pengelolaan Dana Desa. Skripsi Universitas Muhammadiyah Surakarta.Siagian, S.P. 1992. Fungsi-fungsi Manejerial (edisi revisi). Jakarta : Bumi Aksara.Sukanto, A. (2014). Efektifitas Alokasi Dana Desa (ADD) dan Kemiskinan di Provinsi Sumatra Selatan. Jurnal Ekonomi Pembangunan. Vol. 12, No. 1, Juni 2014 (29-41).Sukirno, Sadono. (2011). Makro Eonomi Teori Pengantar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Suryabrata, Sumadi. (2010). Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Suryana. (2000). Ekonomi Pembangunan: Problematika dan Pendekatan. Jakarta: Salemba Empat.Thomas, (2013). Pemgelolaan Alokasi Dana Desa dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan di Desa Sebawang Kecamatan Sesayap Kabupaten Tana Tidung. eJournal Pemerintah Integratif. Vol. 1, No. 1, 2013 (51-56).Tim KOMPAK. (2016). Perbaikan dalam Mengelola Dana Desa: Pelaksanaan Pengelolaan Sarana Prasarana Desa.Tim KOMPAK. (2017). Analisa Kebijakan Dana Desa dan Penanggulangan Kemiskinan. 
Peran dan Kontribusi Perempuan dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Menurut Perspektif Islam di Desa Teluk Pakedai Satu Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya B1061141033, Nurwani Lestari
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan di Desa Teluk Pakedai Satu Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya memiliki tujuan yaitu untuk menganalisis peran dan kontribusi tenaga kerja perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, menganalisis besarnya kontribusi dan pengeluaran keluarga (pangan dan non pangan), menganalisis motivasi pendorong dan menganalisis peran dan kontribusi tenaga kerja perempuan dalam meningkatkan pendapatan keluarga menurut perspektif Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan jenis data primer berupa wawancara dan observasi dan sekunder berupa pengambilan dokumentasi, dan data lainnya yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS). Sedangkan teknik analisa yang di gunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan persentase yang disajikan dalam bentuk tabel yang selanjutnya digambarkan dalam bentuk uraian.Hasil analisis menunjukkan bahwa peran tenaga kerja perempuan dalam berkontribusi terhadap pendapatan keluarga yaitu sebesar 30,15% dari total keseluruhan responden sebanyak 100 orang dengan pengeluaran keluarga dari masing-masing jenis pekerjaan responden tersebut diperoleh pengeluaran keluarga yang paling besar persentasenya adalah pengeluargan pangan dibandingkan pengeluaran non pangan dan mengenai motivasi yang mendorong perempuan untuk bekerja didominasikan dengan ingin membantu suami. Mengenai tinjauan ekonomi Islam tentang peran dan kontribusi perempuan dalam bekerja dan meningkatkan pendapatan keluarga responden telah mampu memenuhi tingkatan maslahah Dharuriyat dan Hajiyyah, sedangkan Maslahah Tahsiniyat belum mampu terpenuhi, bekerjanya tenaga kerja perempuan tersebut menggambarkan bahwa dengan bekerja istri/ ibu rumah tangga ikut merasakan perjuangan seorang suami dalam mencari nafkah agar mampu menciptakan kesejahteraan di dalam keluarga, karena penghasilan yang didapatkan juga dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan pokok sehari-hari dan juga luar urusan pokok seperti pendidikan anak-anak.  Kata Kunci: Peran dan Kontribusi Perempuan, Pengeluaran Keluarga, Motivasi Kerja, Persepektif Islam.DAFTAR PUSTAKA Al-Qur’an dan TerjemahanAbdul, A.A. (1994). Etika Bekerja Dalam Islam, Terjemahan Mohammad Nurhakim. Jakarta: Gema Insani Pers.Anwar, Chairul. (2011). Pendapatan Masyarakat. Jakarta: Pustaka Pelajar.Astarhadi. (2002). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.Badan Pusat Statistik. (2018). Kubu Raya dalam Angka 2018. Kubu Raya: Bps.Badan Pusat Statistik. (2018). Kalimantan Barat dalam Angka 2018. Pontianak: Bps.Bustami. (2015). Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Perspektif Ekonomi Islam). Serang: Putri Kartika Banja Sari.Dany, H. (2006). Kamus Ilmiah Populer. Diakses pada tanggal 25 Februari 2018. http://a-research.upi.edu/operator/upload/bab-ii(12)Darmawan, D. (2002). Pengembangan Sumber Daya Keluarga. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia.Deliarnov. (2006). Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pertama.Elfebriani. (2011). Partisipasi Kaum Perempuan Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Menurut Perspektif Islam, Studi Kasus Perempuan Pengrajin Kerupuk Ubi Kayu Di Desa Sawah Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar (Skripsi dipublikasikan), Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim, Indonesia.Farhan, D. (2017). Pemberdayaan Dan Kontribusi Kaum Perempuan Dalam Meningkatkatkan Pendapatan Keluarga Dalam Perspektif Ekonomi Islam, Studi Kasus Wanita Tani Sekar Mulia Desa Astomulyo Kecamatan Punggur (Skripsi dipublikasikan), Universitas Islam Negeri, Indonesia.Ghazali, Imam. (2010). Konsep Etos Kerja Dalam Islam. Jakarta: Pustaka Tama.Gilarso, T. (1992). Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Makro. Yogyakarta: KanisiusHalili, T., & Hari, P. (2001). Hubungan Kerja Antara Majikan dan Buruh. Jakarta: Bina Aksara.Handayani, M. T., & Artini, P. W. N. (2009). Konstribusi pendapatan rumah ibu rumah tangga pembuat olahan makanan terhadap pendapatn keluarga. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 05, 01.Imam Bukhari. (2006). Shahih Bukhairi, Jilid II. Beirut: Darl Al-Fikri.Ismiana, U. (2018). Analisis Peran Buruh Wanita Yang Bekerja Di Pabrik Dalam Menunjang Perekonomian Keluarga Ditinjau Dari Perspektif Ekonomi Islam (Skripsi dipublikasikan), Universitas Islam Negeri Raden Intan, Indonesia.Jaribah bin Ahmad Al-Haritsi. (2006). Fikih Ekonomi Umar Bin Khatab, Terjemahan H.Asmuni Solihan Zamakhsyari. Jakarta: Khalifah Pustaka Al-Kausar.Martini, D.P. (2012) Partisipasi Tenaga Kerja Perempuan dalam meningkatkan Pendapatan Keluarga. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan. 05 (02), 119-124.Momuat, S. (2012). Kontribusi Kerja Wanita Dalam Keluarga Petani Aren di Desa Rambunan dan Sawangan Sonder (Skripsi dipublikaikan), Universitas Sam Ratulangi, Indonesia.Mulyadi, S. (2003). Ekonomi Sumber Daya Manusia dalam Perspektif Pembangunan. Jakarta: Rajawali Pers.Mutawalli As- Sya’rawi. (2003). Fikih Al Mar’ah Al Muslimah, Terjemahan Yessi Basyaruddin lc. Jakarta: Amzah.Nisa’a, An. (2017). Relevansi Peran Gender & Kontribusi Ekonomi Perempuan Dalam Mencapai Falah Rumah Tangga. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam. 12, 01.Nurul, Huda. Mustafa Edi. N. Handi Rizda Idris. Dan Ranti W. (2008) Ekonomi Makro Islam. Jakarta: Kencana.Prasetyo, R. (2010). Motivasi Kerja dalam Islam. http://www.motivasi-islami.com/motivasi-kerja-dalam-islam/  Pusat Pengkajian & Pengembangan Ekonomi Islam/P3EI (2012).  Universitas Islam Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.Pusat Bahasa Depdiknas (2005). Kamus Besar Bahasa Indonesia (Edisi Ketiga). Jakarta: Balai Pustaka.Puspitawati, H., & Herawati, T. (2013). Peran Gender, Kontribusi Ekonomi Perempuan, dan Kesejahteraan Petani Holtikultura. Jurnal Pertanian. 06 (01).Qardhawi, Y. (2013). Di Ijtihad fi Syariat Al-Islamiyah. Jakarta: Bulan Bintang.Reskianti, Sri. (2017). Peran Istri Dalam Meningkatkan Perekonomian Rumah Tangga Ditinjau Dari Ekonomi Islam (Skripsi dipublikasikan), Universitas Islam Negeri Alauddin, Indonesia.Rianawati (2017). Peran Sosial Perempuan Dalam Islam. Jurnal Kesetaraan & Keadilan Gender. Jurnal Ekonomi Islam. 08, 24.Riofita, H. (2011). Sistem Ekonomi Islam. Surabaya: Pt. Benta Perkasa.Sari, D.P. (2016). Peran Istri Dalam Membantu Perkonomian Keluarga Di Desa Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat. Skripsi. Universitas Negeri, Indonesia.Simamora, D. R. (2014) yang berjudul Analisis Motivasi Kerja Buruh Bangunan Perempuan Di Kabupaten Kubu Raya (Skripsi dipublikasikan), Universitas Tanjungpura Pontianak, Indonesia.Siregar, Syofiyan. (2011). Statistika Deskriptif untuk Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Subijanto (2011). Peran Negara Dalam Hubungan Tenaga Kerja Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan. 17 (06), 708.Sudermi, Yuliana. (2007). Pengantar Sosial Ekonomi. Jakarta: Bumi Aksara.Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan Kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Cetakan ke-20. Bandung: Alfabeta.Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Cetakan ke-21. Bandung Alfabeta.Sukamto, A. (2014).  Kontribusi Pekerja Perempuan Terhadap Pembentukan Pendapatan Keluarga (Skripsi dipublikasikan), Universitas Atma Jaya, Indonesia. Sukirno, Sadono. (2005). Teori Pengantar Ekonomi Mikro. Jakarta: Raja Grafindo. Persada.Sukirno, Sudono. (2006). Teori Pengantar Ekonomi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Sulistyo, A. (2002). Keperawatan Keluarga Konsep Teori. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.Suparyanto (2014). Konsep Dasar Pendapatan Keluarga. Jakarta: Salemba.Suroto. (2004). Strategi Pembangunan Dan Perencanaan Kesempatan Kerja. Yogyakarta: Multi Karya Grafika.Syahatah, Husein. (1998). Ekonomi Rumah Tangga Muslim, Terjemahan H. Dudung Rahmat Hidayat. Jakarta: Gema Insani Pers.Teguh, M. (2005). Metodologi Penelitian Ekonomi Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Undang-Undang Dasar No.13 Tahun 2003 Bab 1 pasal 1.Yandianto.  (2000). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses pada tanggal 17 februari 2018. http://aresearch.upi.edu/operator/upload/bab-ii(12) Sumber Data Lainnya:Arsip Kantor Desa Teluk Pakedai Satu Kecamatan Teluk Pakedai.Arsip Posyandu Mawar Desa Teluk Pakedai Satu Kecamatan Teluk Pakedai  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP FASILITAS PUBLIK (STUDI KASUS: TAMAN AKCAYA KOTA PONTIANAK) B1011141081, Tri Kusumayanti
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThis study aimed to find out and analyze the level of community satisfaction with the Akcaya Park facility in Pontianak City. The study uses multiple linear regression analysis with the SPSS ver. 16. The population used is the community or visitors who come to Akcaya Park in Pontianak City. The sample used was 39 respondents to visitors to the Akcaya Park in Pontianak City using the random sampling method. The results of the multiple linear regression analysis that have been done are obtained γ = 0.411 + 0.069 + 0.466 . The most influential independent variable on the dependent variable is the park facility variable (0.466), followed by the public service quality variable (0.411), and finally the park situation variable (0.069). The results of the t test prove that all independent variables (the quality of public services, the situation of the park, park facilities) have a positive effect on the dependent variable, namely community satisfaction. The coefficient of determination (adjusted ) obtained is 0.539. This means that 53.9% of community satisfaction is influenced by the variables of the quality of public services, the situation of the park, and the facilities of the park, the remaining 47.1% is influenced by other variables.Keyword: quality of public service, the situation of park, park facilities, and community satisfaction.
POLA PENGELUARAN RUMAH TANGGA PETANI KARET DESA KUALA MADOR A KECAMATAN KUALA MANDOR B B1011141014, KHORI'AH
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian yang dilakukan di Desa Kuala Mandor A Kecamatan Kuala Mandor B Kabupaten Kubu Raya memiliki tujuan yaitu untuk mengetahui karakteristik rumah tangga petani karet, pola pengeluaran rumah tangga petani karet dan mengetahui hubungan sosoal ekonomi dengan pengeluaran rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian yang deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data primer yang di peroleh dari lapangan serta data sekunder sebagai data pendukung yang diperolah dari Badan Pusat Statistik (BPS) maupun publikasi lainnya yang terkait. Alat analisis penentuan pola pengeluaran rumah tangga yakni analisis deskriptif berupa bentuk tabel dan persetase. Sedangkan untuk mengetahui hubunga sosial ekonomi dengan konsumsi pangan dan non pangan menggunakan analisis chi square, data diolah dengan menggunakan SPSS.     Hasil analisis menunjukkan bahwa pengeluaran untuk konsumsi pangan  jauh lebih besar di bandingkan dengan konsumsi non pangan, konsumsi pangan yang paling tinggi yaitu konsumsi tembakau (rokok) serta konsumsi beras, sedangkan untuk konsumsi non pangan yang paling tinggi yaitu pengeluaran untuk keperluan pesta dan upacara.Berdasarkan analisis Chi Square  pendapatan tidak mempunyai hubungan dengan konsumsi pangan karena nilai Chi-Square hitung < Chi Square tabel yaitu, 1,221 < 3,841 dan nilai  signifikan lebih besar dari λ=0,05 yakni 0,269, sedangkan pendapatan mempunyai hubungan dengan konsumsi non pangan, karena  nilai Chi-Square hitung > Chi Square tabel yaitu 12,961 > 3,841 dan nilai  signifikan lebih kecil dari λ =0,05 yakni 0,000. Jumlah tanggungan mempunyai hubungan cukup dengan konsumsi pangan dan non pangan karena nilai Chi-Square hitung > Chi Square tabel yaitu, pangan sebesar 19,625 > 5,991 dan nilai  signifikan lebih kecil dari a=0,05 yakni 0,000 dan non pangan sebesar 12,062 > 3,841 dan nilai  signifikan lebih kecil dari λ=0,05 yakni 0,028. Tingkat pendidikan tidak mempunyai hubungan dengan konsumsi pangan dan konsumsi non pangan karena nilai Chi Square hitung < Chi Square tabel yaitu, pangan sebesar 4,464 < 7,815 dan nilai  signifikan lebih besar dari λ=0,05 yakni 0,290 dan non pangan sebesar 3,744 < 7,815 dan nilai  signifikan lebih besar dari λ=0,05 yakni 0,125. Budaya (adat istiadat) tidak mempunyai hubungan dengan konsumsi pangan karena nilai Chi Square hitung < Chi Square tabel sebesar 0,059 < 3,841 dan nilai  signifikan lebih besar dari λ=0,05 yakni 0,808, Kata Kunci: Pola Pengeluaran, Konsumsi Pangan, Konsumsi Non Pangan dan Sosial Ekonomi
USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS EKONOMI KREATIF DI KOTA PONTIANAK B1011131042, DEWI FEBRIANTI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berbasis Ekonomi Kreatif di Kota Pontianak . Penelitian ini menggunakan metode analisis deskrisptif kualitatif dan data di analisis melalui tabulasi data dan reduksi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa tedapat 7 jenis subsektor usaha dari 15 jenis subsektor ekonomi kreatif, subsektor kerajinan paling besar dalam distribusi sampel, usia responden yang menjadi sampel dalam penelitian ini berkisar 20-57 tahun, dan mayoritas pelaku UMKM kreatif berada pada rentang usia 40-49 tahun dan didominasi oleh kaum laki-laki, sebagian besar pelaku UMKM kreatif di kota Pontianak merupakan lulusan SMA, setiap bidang usaha mampu menyerap 1-10 tenaga kerja, tiap unit usaha mampu mengumpulkan pendapatan perhari sebesar 150.000-1.850.000 rupiah.Permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha kreatif adalah kurangnya modal usaha, kurangnya pemasaran, banyaknya pesaing, kebijakan pemerintah daerah dalam membantu mengembangkan UMKM kreatif adalah menjembatani para pelaku UMKM kreatif dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Nasional. Kata Kunci: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Ekonomi Kreatif,
Pengaruh Pembiayaan Murabahah dan MUdharabah Terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia B01111042, Resky Ananda Putra
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPerbankan di Indonesia selalu mengalami perkembangan dengan seiring berkembangnya pemikiran masyarakat tentang system syariah yang tanpa mengunakan bunga (riba). Bank terbagi menjadi dua, yaitu bank syariah dan bank konvensional. Kedua jenis perbankan ini memiliki produk bank yang hampir sama, hanya berbeda pada sistem operasinya. Bank konvensional menerapkan sistem yang namanya bunga, sedangkan bank syariah menerapkan sistem bagi hasil. Produk bank menerapkan sistem bagi hasil adalah pada pembiayaan modal kerja dan investasi dalam bentuk pembiayaan murabahah dan mudharabahPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan bahwa Pembiayaan Murabahah dan Pembiayaan Mudharabah berpengaruh terhadap Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Website Bank Indoneia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Data yang diperoleh adalah data Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Mudharabah Dan Perkembangan Profitabilitas Bank Syariah di Indonesia. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel independen, yaitu jumlah Pembiayaan Murabahah dan Pembiayaan Mudharabah, sedangkan variabel dependennya adalah Profitabilitas.Metode yang diguakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis linier berganda yang diestimasi dengan alat analisis model regresi panel metode pooled EGLS (Cross-section). Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang diperoleh dari Website Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).Hasil analisis menunjukkan bahwa Pembiayaan Murabahah  berpengaruh positif dan signifikan sedangkan Pembiayaan Mudharabah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Profitabilitas Bank di IndonesiaKata Kunci: Pembiayaan Murabahah, Pembiayaan Mudharabah dan Profitabilitas Daftar PustakaSartono, A. (2001). “Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi”. Yogyakarta: BPEF-YOGYAKARTABank Indonesia (2015). “Statistik Perbankan Syariah” tahun 2010-2014. Online: www.bi.go.idHaryono, S. (2009). “Analisis Laporan Keuangan Perbankan Syariah”. Yogyakarta : Pustaka Sayid SabiqKarim, A. (2004). “Bank Islam Analisis Fiqih dan Kauangan”. Jakarta : PT Raja  Grafindo Persada.Syamsyudin, L. (2001). “Manajemen Keuangan Perusahaan”. Jakarta : Raja Grafindo Persada.Otoritas Jasa Keuangan (2015). “Statistik Perbankan Syariah” Tahun 2013-2014. Online www.ojk.go.idPurwanto, Agus. (2011). “Pengaruh Tipe Industri, Ukuran Perusahaan Profitabilitas, Terhadap Corporate Social Responsibility”. Vol. 8 No, 1, November 2011: 1-94.Rodoni, A. (2006). “Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya” Jakarta : Centerfor Social and Economic Studies (CSES) Press.Permata, R.I.D,Yaningwati, F dan Zahroh, Z.A (2014). “Analisis Pengaruh Pembiayaan Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Tingkat Profitabilitas (Return On Equity). Skripsi : Universitas Brawijaya Malang.Sudarsono, H. (2003). “Bank Lembaga Keuangan Syariah” : Deskripsi dan Ilustrasi, Yogyakarta : Ekonesia.Syafi’i, A.M. (2001). “Bank Syariah dari Teori ke Praktek”. Jakarta PT Gema IsnaniWiroso, S.E, M.B.A, (2005). “Penghimpun Dana dan Distribusi Hasil Usaha Bank Syariah”, Jakarta : PT. GrasindoYunita, P. (2007). “Pengaruh Suku Bunga SBI, Tingkat Inflasi, dan Kurs US Dollar Terhadap Kinerja Penghimpun Dana Pihak Ketiga Perbankan Syariah”. Program Pascasarjana UI: JakartaZiqri, M. (2009). “Analisis Pengaruh Pendapatan Murabahah, Mudharabah dan Musyarakah Terhadap Profitabilitas Bank”, Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.
ANALISIS PENGARUH JUMLAH UANG BEREDAR PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) DAN SUKU BUNGA TERHADAP TINGKAT INFLASI KALIMANTAN BARAT Risma, Risma Oktaviani B1011141044
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan untuk menganalisis faktor mana yang berpengaruh terhadap tingkat inflasi di Kalimantan barat. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dalam runtun waktu (time series). Penelitian ini menggunakan metode Error Correction Model (ECM), dimana ECM digunakan untuk melihat pengaruh dalam jangka pendek dan jangka panjang dengan pengujian sebagai berikut : Uji Stasioneritas (Uji Akar Unit dan Uji Derajat Integrasi), Uji Kointegrasi dan Uji Koreksi Kesalahan (ECM). Hasil dari penelitian ini adalah seluruh variabel telah stasioner pada uji akar unit level 1 dan memiliki hubungan jangka panjang atau kointegrasi. Kemudian dalam jangka pendek ketiga variabel berikut bernilai positif tapi tidak signifikan terhadap inflasi di Kalimantan Barat. Sedangkan dalam jangka panjang jumlah uang beredar dan suku bunga bernilai positif dan signifikan terhdap tingkat inflasi di Kalimantan Barat, namun PDRB bernilai positif dan tidak signifikan terhadap tingkat inflasi di Kalimantan Barat. Kata kunci : Jumlah Uang Beredar, PDRB, Suku Bunga dan Inflasi. DAFTAR PUSTAKAA Samuelson. Paul & William D Nordhaus (1997). Makro-Ekonomi. Edisi Keempatbelas. Jakarta : Erlangga.Afrizal, (2017). Analisis Kausalitas Inflasi dan Jumlah Uang Beredar di Indonesi Periode Tahun 2000.1–2014.4. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2017, Vol. 6, No. 3, 236-250Agus, Widarjono. (2009). Ekonometrika Pengantar dan Aplikasinya, Edisi Ketiga. Yogyakarta : EkonesiaAjija, Shochrul Rohmatul, dkk. (2011). Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.Amaliya, Asri. (2010). Pengaruh tingkat suku bunga dan kurs terhadap inflasi di Indonesia periode 1990-2009. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah JakartaAriefianto, Moch. Doddy. (2012). Ekonometrika Esensi dan Aplikasi dengan. Menggunakan EViews. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Asa’at, M. (2012). Analisis pengaruh pendapatan perkapita, impor, penanaman modal asing, penanaman modal dalam negeri dan jumlah uang beredar terhadap laju inflasi di Indonesia periode tahun 1979-2009. Fakultas Ekonomi Universitas Tidar Magelang Vol 37 No.1Atmadja, Adwin S. (1999). Inflasi Di Indonesia: Sumber-sumber Penyebab Dan. Pengendaliannya. SurabayaBank Indonesia. Kajian Ekonomi dan Keuangan Regional Kalimantan Barat. Diakses Maret 2018, dari (www.bi.go.id).Boediono, (1985). Ekonomi Moneter, Seri Sinopsis pengantar Ilmu Ekonomi No 5. Edisi Ketiga, Yogyakarta. BPFE UGMBoediono, (2011). Ekonomi Makro. Yogyakarta: BPFE-YogyakartaDjojohadikusumo, Sumitro. (1994). Perkembangan Pemikiran Ekonomi: Dasar Teori Ekonomi Pertumbuhan dan Ekonomi Pembangunan. PT Pustaka LP3ES Indonesia. JakartaEndri, (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Inflasi Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, Kajian Ekonomi Negara Berkembang Vol 13 No.1Febby Shinta Dewi, Drs. I Gusti Bagus Indrajaya , M.Si. , Dr. I Ketut Djayastra, SE.,SU, (2015). Analisis Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto Per Kapita dan Pengeluaran Pemerintah terhadap Inflasi Kota Denpasar periode tahun 1994-2013. Universitas Unadaya Vol 6 No.1Gujarati, Damodar N. (2003). Ekonometri Dasar. Terjemahan: Sumarno Zain. Jakarta: Erlangga.Gujarati, Damodar N. (2007). Dasar-dasar ekonometrika. Jakarta : Erlangga.Hidayat, Arie. (2017). Pengaruh Jumlah Uang Beredar, Nilai Tukar dan Suku Bunga Terhadap Tingkat Inflasi Indonesia. Jurnal Ilmiah Universitas Tanjungpura Vol 6 No.2Insukindro, dkk. (1994). Peranan dan Pengelolaan Keuangan Daerah Dalam Usaha Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Buku I. Yogyakarta : KKD FE UGMInsukindro, Aliman. (1999). Pemilihan dan Bentuk Fungsi Moel Empirik : Studi Kasus Permintaan Uang Kartal Riil di Indonesia, Jurnal ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol.14 No.4Kuncoro, Mudrajad & Suhardjono. (2011). Manajemen Perbankan, BPFE,. Yogyakarta.Kasmir, (2012). Dasar-Dasar Perbankan. Edisi revisi. Jakarta : PT. Raja Grafindo PersadaMankiw, N. Gregory. (2003). Teori Makroekonomi Edisi Kelima. Terjemahan. Jakarta: Penerbit ErlanggaNi LuhGede Ari Luwihadi, Sudarsana Arka. (2017). Determinan Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Inflasi Indonesia periode 1984-2014. E-Jurnal EP Universitas Udaya, Vol.6 No.4Nopirin, (1987). Ekonomi Moneter Buku II. Edisi ke 1. Yogyakarta: BPFENopirin, (1992). Ekonomi Moneter Buku I. Edisi ke 4. Yogyakarta: BPFEPerlambang, Heru. (2012). Analisis pengaruh jumlah uang beredar, suku bunga SBI, nilai tukar terhadap tingkat inflasi Indonesia. Media Ekonomi Vol.19 No.2.Rahmatullah, Rizieq. (2006). Model Struktural Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Regional di Kalimantan Barat. Jurnal Equilibrium Vol.3 No.1Setyahuddin, Rosihan. (2015). Pengaruh Penyaluran Kredit dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Tingkat Inflasi Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Daerah (JEDA) Vol.1 No.1Sugiyono, (2005). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : Alfabeta Sugiyono, (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: AlfabetaSukirno, Sadono. (1997). Pengantar Teori Mikro ekonomi. Edisi Kedua. Jakarta : PT. Raja Grafindo PerkasaSukirno, Sadono. (2006). Mikro Ekonomi Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Jakarta: Rajagrafindo Persada.Sukirno, Sadono. (2012). Makro Ekonomi. Teori Pengantar. Edisi Ketiga. Cetakan ke 21. Jakarta: PT. Raja Grafindo PersadaSunariyah, (2004). Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Kelima. Bandung: CV.AlfabetaSuparmoko, (2000). Keuangan negara: Teori dan Praktek. Yogyakarta: BPFETheodores Manuela Langi, Vecky Masinambow dan Hanly Siwu. (2014). Analisis Pengaruh Suku. Bunga BI, Jumlah Uang Beredar dan Tingkat Kurs Terhadap Tingkat Inflasi Di. Indonesia. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi. Vol.1 No.2Yaqin, Ainul. (2015). Pengaruh Tingkat Suku Bunga dan Jumlah Uang Kuasi terhadap Inflasi di Kalimantan Barat. Jurnal Curvanomic Vol.4 No.4 
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENURUNAN EQUIVALENT RATE DEPOSITO MUDHARABAH PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA B1061141023, Ayu Setianingrum
Jurnal Curvanomic Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengestiminasi dampak penurunan equivalent rate bagi hasil deposito mudharabah terhadap deposito mudharabah pada perbankan syariah di Indonesia, serta untuk menguji dan menganalisis pengaruh faktor eksternal yakni inflasi dan suku bunga terhadap equivalent rate bagi hasil deposito mudharabah. Model yang digunakan dalam penelitian ini adalah time series dengan menggunakan data 36 bulan dari tahun 2015-2017. Data diolah dengan komputer menggunakan program software economics eviews 9 (E-views 9). Hasil menunjukkan bahwa equivalent rate bagi hasil deposito mudharabah berpengaruh negatif dan signifikan terhadap deposito mudharabah. Sedangkan hasil dari faktor eksternal yakni inflasi dan suku bunga berpengaruh positif dan signifikan terhadap equivalent rate bagi hasil deposito mudharabah pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini bermanfaat bagi kebijakan perbankan syariah di Indonesia untuk tetap menjaga kualitas tingkat equivalent rate bagi hasil deposito mudharabah yang diberikan kepada nasabah.Keyword : Equivalent Rate Bagi Hasil Deposito Mudharabah, Inflasi, dan Suku BungaDAFTAR PUSTAKAAl-Qur’anAl- HadistAmat, Y. 2005. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Untuk Menggunakan Jasa Perbankan Syariah. Jurnal Ekonomi Keuangan dan Bisnis Islam “EKSIS”. Vol 1 (2).Aulia, I. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyaluran Tingkat Suku Bunga, Nisbah Bagi Hasil, Deposito Mudharabah dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Pertumbuhan Deposito Mudharabah di Bank Syariah Mandiri 2006-2011. Media Ekonomi, Vol. 20, No. 3. Desember.Al-farizi, F. dan Riduwan, A. (2016). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Likuiditas dan Bagi Hasil Terhadap Deposito Mudharabah. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, Vol.5, No.4. April.Andriyanti, A. dan Wasilah. (2010). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi JumlahPenghimpunan Dana Pihak Ketiga (Deposito Mudharabah 1 Bulan) Bank Muamalat Indonesia (BMI). Jurnal, Simposium Nasional Akuntansi XIII. Purwokerto.Anisah, N., Riduwan, A. dan Amanah, L. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Deposito Mudharabah Bank Syariah. Jurnal Ilmu Dan Riset Akuntansi, Vol.1,No.2. Maret.Antonio, M. S. (2009). Bank Syariah dari Teori Ke Praktik. 1st edition. Jakarta: Gema Insani Press.Amelia, R. (2011). Pengaruh CAR, FDR dan NPF Terhadap Return Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada perbankan Syariah. Skripsi UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah dari Teori ke Praktik. Jakarta: Penerbit Gema Insani.Al-Ghazali. (1963).  Ihya al Ulum ad Din. Bairut: Daar al-FiqrAzmi, M. S. (2008). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Simpanan Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Tahun 2005-2008. Skripsi UIN Sunan Kalijaga. Yogyakarta.Chapra, M.U. (2001). Why has Islam prohibited interest: rationale behind the prohibition of interest, Review of Islamic Economics. Vol. 9, pp. 5 -20.Diyanto, V. Savitri E. (2015).  Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Deposito Mudharabah Bank Syariah. Pekbis Jurnal,  Vol.7, No.3. November.Dimyati, A. (2007). Teori Keuangan Islam: Rekonstruksi Metodologis terhadap Konsep Keuangan al-Ghazali. Yogyakarta: UII Press.Fitriyah, N. 2010. Kontribusi Incentve Compatible Constrains dan Prinsip Bagi Hasil untuk Mereduksi Terjadinya Indikasi Moral Hazard dalam Penyaluran Dana Pihak Ketiga dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Dana Bank Syariah Survey pada Bank Umum Syariah di Indonesia. Thesis. Universitas Padjadjaran. Bandung.Gait, A. H., Worthington, A. C. (2007). An Empirical Survey of Individual Consumer, Busness Firm and Financial Institution Attitudes towards Islamic Methods. School of Accounting & Finance University of Wollongong, Australia.Hapsari, N. A. (2013). Pengaruh Tingkat Imbalan Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS) Terhadap Tingkat Pembiayaan dan Profitabilitas Bank Umum Syariah di Indonesia. Skripsi tidak dipublikasikan. Surabaya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga.Huda, Nurul dkk.(2009). Ekonomi Makro Islam; Pendekatan Teoritis. Kencana: Jakarta.Hakim, A. (2010). Statistika Deskriptif Untuk Ekonomi Dan Bisnis, Edisi Pertama. Yogyakarta: ekonisia.Khan, M. A. (1981). Issues in Islamic Economics, ed.1. Lahore: Islamic Publications LTD.Karim, A. A. (2004).  Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Karim, A. A. (2007). Bank Islam Analisis Fiqih Dan Keuangan. PT. Raja Grafindo Persada.Karim, A. A. (2009). Bank Islam Analisis Fiqih dan Keuangan. Edisi 3. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Karim, A.A. (2010).  Ekonomi Makro Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada.Kasmir. (2014). Bank dan lembaga Keuangan Lainnya, Edisis Revisi 2014. Jakarta: PT. Raja Garindo Persada.Kuncoro, M. (2013). Metode Riset Untuk Bisnis Dan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.Muhammad. (2005).  Manajemen Pembiayaan Bank Syariah. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.Marifat, I. (2016). Analisis Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah, Jumlah Kantor Layanan, Inflasi, Dan PDB Terhadap Jumlah Deposito Mudharabah Pada Bank Umum Syariah (BUS) Di Indonesia. Skripsi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Maryati, T. Muliawati N. L. (2015). Analisis pengaruh Inflasi, Kurs, Suku Bunga dan Bagi Hasil terhadap Deposito pada PT. Bank Syariah Mandiri 2007-2012. Seminar Nasional Cendikiawan.Mustofa. (2015). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Deposito Perbankan. Jurnal Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI). Vol. 2, No. 1. Oktober.Machmud, A. dan Rukmana, H. (2010). Bank Syariah: Teori, Kebijakan dan Studi Empiris di Indonesia. Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama.Mishkin, Frederick S. (2006). The Economics of Money, Banking, anf Financial Markets. Boston: Pearson Addison Wasley.Nurdin, R. (2004). Analisis Faktor jumlah uang beredar terhadap jumlah dana deposito masyarakat pada bank syariah. Tesis. Jakarta. Universitas Indonesia.Nugraheni, A.U. dan Septiarini, D.F. (2017). Pengaruh Equivalent Rate, Profitabilitas, Dan Jumlah Kantor Terhadap Dana Pihak Ketiga BPRS Di Indonesia (Periode Tahun 2013-2015). Jurnal ekonomi syariah teori dan terapan. Vol. 4, No.11. November.Nachrowi dan Usman, H. (2006). Pendekatan Populer dan Praktis Ekonometrika untuk Analisis Ekonomi dan Keuangan. Universitas Indonesia.Noviyanto, A.S. dan Hadiwidjojo, D. (2013). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penghimpunan Deposito Mudharabah Perbankan Syariah diIndonesia.  Jurnal Aplikasi Manajemen,Vol. 11, No.4. Desember.Natalia, E., Dzulkirom, M. dan Rahayu, S.M. (2014). Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Bank Syariah Dan Suku Bunga Deposito Bank Umum Terhadap Jumlah Simpanan Deposito Mudharabah (Studi Bank Syariah Mandiri Periode 2009-2012). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), Vol. 9, No. 1. April.Najib, M. A. (2017). Penguatan Prinsip Syariah Pada Produk Bank Syariah. Jurisprudence. Vol. 7, No. 1. Juni.Nopirin. (1998).  Ekonomi Moneter. Yogyakarta: BPFE.Omer, H.S. (1992). The implications of Islamic beliefs and practice on the Islamic financial institutions in the UK case study of Albaraka International Bank UK. Thesis, Economics Department. Loughborough University, Loughborough.Pangiuk, A. (2013). Inflasi Pada Fenomena Sosial Ekonomi: Menurut Al-Maqrizi. Kontekstualita, Vol. 28, No. 1.Rukhstad, M. (1992). Macroeconomic Decission Making in the World Economy; Text and Cases, ed. 3. (The Dryden Press, 1992), hlm. 108.Rachman, R.A., Yulianto, A. dan Utaminingsih, N.S. (2013). Pengaruh Bagi Hasil, Bunga, Ukuran Bank, dan Jumlah Cabang terhadap Simpanan Mudharabah. Jurnal Analisis Akuntansi, Vol.2, No.4. November.Rahmawaty dan Yudina, T. A. (2015). Pengaruh Return On Asset (ROA) dan Financing To Deposit Ratio (FDR) terhadap Tingkat Bagi Hasil Deposito  Bank Umum Syariah. Jurnal Dinamika Akuntansi Dan Bisnis, Vol.2, No.1. Maret.Ruslizar dan Rahmawaty. (2016). Pengaruh Tingkat Bagi Hasil Deposito Mudharabah, Financing To Deposit Ratio, Dan Suku Bunga Deposito Mudharabah Terhadap Pertumbuhan Deposito Mudharabah Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), Vol.1, No.2.Rahayu, S. dan Siregar, R. (2018). Pengaruh Bagi Hasil Deposito Mudharabah, Suku Bunga Berjangka Bank Indonesia Dan Inflasi Terhadap Jumlah Deposito Mudharabah PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah. Jurnal Riset Akuntansi Multiparadigma (JRAM). Vol. 5, No. 1. Januari.Sukirno, S. (2000). Makro Ekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT Rajawali Grafindo Persada.Sukirno, S. (2014). Makro Ekonomi Edisi Ketiga. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.Sudarsono, H. (2005). Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan Ilustrasi. Yogyakarta: Ekonisia.Susanti, V. (2015). Pengaruh Equivalent Rate Dan Tingkat Keuntungan Terhadap Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan Syariah Di Indonesia. I-Finance Vol. 1, No.1. Juli.Sumar’in. (2013). Ekonomi Islam Sebuah Pendekatan Ekonomi Mikro Perspektif Islam. Yogyakarta: Graha Ilmu.Sunaryo, K. dan Isna, K.A. (2012). Analisis Pengaruh Return On Asset, BOPO dan Suku Bunga Tetrhadap Bagi Hasil Deposito Mudharabah Pada Bank Umum Syariah. Jurnal Ekonomi dan Bisnis. Vol. 11, No. 1. September.Setyawaty, V., Arifati, R. dan Andini, R. (2016). Pengaruh Suku Bunga Acuan, Bagi Hasil, Inflasi, Ukuran Bank, NPF, Dan Biaya Promosi Terhadap Simpanan Mudharabah Pada Bank Syariah Di Indonesia Tahun 2010-2014. Journal Of Accounting. Vol. 2, No. 2. Maret.Samuelson, N. (2001).  Ilmu Makro Ekonomi. New York: Mc Graw Hill.Tarsidin. (2010). Bagi Hasil: Konsep Dan Analisis. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Unuversitas Indonesia. Jakarta.Undang-Undang No.21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah.Veithzal, R. dan Veitzhal, A. P. (2007). Credit Manajemen Handbook: Teori, Konsep, Prosedur, Dan Aplikasi Panduan Praktis Mahasiswa, Banker, Dan Nasabah. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Yamin, S. dan Kurniawan, H. (2014). SPSS Complete: Teknik Analisis Statistic Terlengkap dengan Software SPSS. Jakarta: Salemba Empat.www.ojk.idwww.bi.go.id
ANALISIS EFISIENSI ANGGARAN BELANJA DAERAH BIDANG KESEHATAN KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI KALIMANTAN BARAT TAHUN 2012-2015 Agustinus.M, Agustinus.M B1011141120
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meneliti alasan efisien dan inefisien anggaran belanja daerah bidang kesehatan di Provinsi Kalimantan Barat baik secara teknis biaya maupun teknis sistem dan bertujuan untuk memberikan gambaran perbaikan input maupun output pada daerah yang inefisien agar bisa mencapai efisiensi. Objek penelitian ini adalah kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat. Kurun waktu tahun 2012 hingga 2015. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa secara umum Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Sanggau tidak efisien dikarenakan rasio jumlah perawatnya yang dibawah standar ideal, infrastruktur jalan yang tidak memadai dan produksi listrik yang rendah. Anggaran belanja daerah kesehatan yang tinggi juga menyebakan Kabupaten Sanggau tidak efisien secara teknis biaya. Sementara Kabupaten Kayong Utara bisa efisien dikarenakan anggaran belanja daerah kesehatannya yang rendah dan juga rasio jumlah perawat yang tinggi disebabkan oleh jumlah penduduk yang rendah. Kabupaten Kapuas Hulu bisa mencapai efisisensi teknis biaya dikarenakan rasio jumlah puskesmas yang tinggi dan juga produksi listrik yang tinggi. Kota Singkawang bisa mencapai efisiensi karena rasio jumlah perawat yang sangat tinggi, produksi listrik tinggi dan jalan yang rusak sedikit. Untuk daerah yang tidak efisien secara teknis sistem, seperti Kabupaten Sambas, Kabupaten Kayong Utara, dan Kabupaten Ketapang dikarenakan outcome berupa AHH masih rendah, distribusi air bersih yang rendah, dan AKB yang tinggi. Selain itu, wilayah Kabupaten Ketapang yang luas juga menyebabkan tidak efisien secara teknis sistem. Kabupaten Bengkayang bisa efisien dikarenakan memiliki AHH yang sangat tinggi, rasio jumlah puskesmas yang tinggi dan rasio jumlah perawat yang tinggi. Kabupaten Landak bisa mencapai efisiensi teknis sistem dikarenakan AHH yang tinggi dan AKB yang rendah. Kabupaten Kubu Raya bisa mencapai efisiensi karena AKB yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang tinggi, jaraknya dekat dengan Ibu Kota Provinsi. Kota Pontianak bisa efisien karena AHH yang tinggi, AKB yang rendah, dan distribusi air bersih yang tinggi. Kata kunci: Efisiensi, DEA, Anggaran Belanja Bidang Kesehatan, Efisiensi Teknis Biaya, Efisiensi Teknis Sistem DAFTAR PUSTAKA Adisamita, R. (2011). Pengelolaan Pendapatan dan Anggaran Daerah: Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Kayong Utara. (2014). APBD Murni Kabupaten Kayong Utara Tahun Anggaran 2015. Kayong Utara: BPKPD. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Melawi. (2014). APBD Murni Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2015. Melawi: BPKPD. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Sambas. (2014). APBD Murni Kabupaten Sambas Tahun Anggaran 2015. Sambas: BPKPD. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kabupaten Sanggau. (2014). APBD Murni Kabupaten Sanggau Tahun Anggaran 2015. Sanggau: BPKPD. Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Singkawang. (2014). APBD Murni Kota Singkawang Tahun Anggaran 2015. Singkawang: BPKPD. Badan Pusat Statistik Bengkayang. (2013). Bengkayang dalam Angka 2013. Bengkayang: BPS. _________ . (2014). Bengkayang dalam Angka 2014. Bengkayang: BPS. _________ . (2015). Bengkayang dalam Angka 2015. Bengkayang: BPS. _________ . (2016). Bengkayang dalam Angka 2016. Bengkayang: BPS. Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (2013). Kalimantan Barat dalam Angka 2013. Pontianak: BPS. _________ . (2014). Kalimantan Barat dalam Angka 2014. Pontianak: BPS. _________ . (2015). Kalimantan Barat dalam Angka 2015. Pontianak: BPS. _________ . (2016). Kalimantan Barat dalam Angka 2016. Pontianak: BPS. Badan Pusat Statistik Kapuas Hulu. (2013). Kapuas Hulu dalam Angka 2013. Kapuas Hulu: BPS. _________ . (2014). Kapuas Hulu dalam Angka 2014. Kapuas Hulu: BPS. _________ . (2015). Kapuas Hulu dalam Angka 2015. Kapuas Hulu: BPS. _________ . (2016). Kapuas Hulu dalam Angka 2016. Kapuas Hulu: BPS. Badan Pusat Statistik Kayong Utara. (2013). Kayong Utara dalam Angka 2013. Kayong Utara: BPS. _________ . (2014). Kayong Utara dalam Angka 2014. Kayong Utara: BPS. _________ . (2015). Kayong Utara dalam Angka 2015. Kayong Utara: BPS. _________ . (2016). Kayong Utara dalam Angka 2016. Kayong Utara: BPS. Badan Pusat Statistik Ketapang. (2013). Ketapang dalam Angka 2013. Ketapang: BPS. _________ . (2014). Ketapang dalam Angka 2014. Ketapang: BPS. _________ . (2015). Ketapang dalam Angka 2015. Ketapang: BPS. _________ . (2016). Ketapang dalam Angka 2016. Ketapang: BPS. Badan Pusat Statistik Kubu Raya. (2013). Kubu Raya dalam Angka 2013. Kubu Raya: BPS. _________ . (2014). Kubu Raya dalam Angka 2014. Kubu Raya: BPS. _________ . (2015). Kubu Raya dalam Angka 2015. Kubu Raya: BPS. _________ . (2016). Kubu Raya dalam Angka 2016. Kubu Raya: BPS. Badan Pusat Statistik Landak. (2013). Landak dalam Angka 2013. Landak: BPS. _________ . (2014). Landak dalam Angka 2014. Landak: BPS. _________ . (2015). Landak dalam Angka 2015. Landak: BPS. _________ . (2016). Landak dalam Angka 2016. Landak: BPS. Badan Pusat Statistik Pontianak. (2013). Pontianak dalam Angka 2013. Pontianak: BPS. _________ . (2014). Pontianak dalam Angka 2014. Pontianak: BPS. _________ . (2015). Pontianak dalam Angka 2015. Pontianak: BPS. _________ . (2016). Pontianak dalam Angka 2016. Pontianak: BPS. Badan Pusat Statistik Sambas. (2013). Sambas  dalam Angka 2013. Sambas: BPS. _________ . (2014). Sambas  dalam Angka 2014. Sambas: BPS. _________ . (2015). Sambas  dalam Angka 2015. Sambas: BPS. _________ . (2016). Sambas  dalam Angka 2016. Sambas: BPS. Badan Pusat Statistik Sanggau. (2013). Sanggau dalam Angka 2013. Sanggau: BPS. _________ . (2014). Sanggau dalam Angka 2014. Sanggau: BPS. _________ . (2015). Sanggau dalam Angka 2015. Sanggau: BPS. _________ . (2016). Sanggau dalam Angka 2016. Sanggau: BPS. Badan Pusat Statistik Singkawang. (2013). Singkawang dalam Angka 2013.Singkawang: BPS. _________ . (2014). Singkawang dalam Angka 2014. Singkawang: BPS. _________ . (2015). Singkawang dalam Angka 2015. Singkawang: BPS. _________ . (2016).Singkawang dalam Angka 2016. Singkawang: BPS. Daling, M. (2013). Analisis Kinerja Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. Jurnal EMBA, 1 (3), 82-89. Dinas Kesehatan Kabupaten Kayong Utara, (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Kayong Utara Tahun 2015, Kayong Utara. Dinkes. Dinas Kesehatan Kabupaten Kubu Raya, (2015). Profil Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Tahun 2014, Kubu Raya. Dinkes Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, (2016). Profil Kesehatan Kabupaten Kubu Raya Tahun 2015, Kubu Raya. Dinkes Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat, (2013). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2012, Pontianak. Dinkes. _________ , (2014). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013, Pontianak. Dinkes. _________ , (2015). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2014, Pontianak. Dinkes. _________ , (2016). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2015, Pontianak. Dinkes. Dumairy. (1996). Perekonomian Indonesia. Yogyakarta: Erlangga. Efendi, F., & Makhfudli. (2009). Keperawatan Kesehatan Komunitas Teori dan Praktik dalam Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika. Fahrianta, R. E. (2012). Ananlisis Efisiensi Anggaran Belanja Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas. Jurnal Manejemen dan Akuntansi, 13 (1), 57-72. Hakimudin, D. R. (2010). Analisis Efisiensi Belanja Kesehatan Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah (skripsi), Universitas Diponegoro, Indonesia.Hariadi,. Restianto,. & Bawono. (2010). Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat. Indriati, N. E. (2014). Analisis Efisiensi Belanja Daerah di Kabupaten Sumbawa (Studi Kasus Bidang Pendidikan dan Kesehatan). JESP, 6 (2), 192-205. Jafarov, E., & Gunnarson, V. (2008). Government Spending on Health Care and Education in Croatia: Efficiency and Reform Options. IMF Working Paper, WP/08/136, 1-34. Karianga, H. (2017). Carut-Marut Pengelolaan Keuangan Daerah di Era Otonomi Daerah: Perspektif Hukum dan Politik. Depok: Kencana. Kurnia, A. S. (2006), Model Pengukuran Kinerja dan Efisiensi Sektor Publik Metode Free Disposable Hull (FDH). Jurnal Ekonomi Pembangunan. 11 (2), 1-20. Semarang: Universitas Diponegoro. Mangkoesoebroto, G. (1993). Ekonomi Publik. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. Mardiasmo. (2002). Otonomi & Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta: Erlangga. Muljarijadi, B. (2017). Pembangunan Ekonomi Wilayah: Pendekatan Analisis Tabel Input-Output. Bandung: UNPAD PRESS. Pangkey, I., & Pinatik, S. (2015). Analisis Efektivitas dan Efisiensi Anggaran Belanja pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal EMBA, 3 (4), 33-43. Pertiwi, L. D. (2007). Efisiensi Pengeluaran Pemerintah Daerah di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Ekonomi Negara Berkembang,12 (2), 123-129. Rapiuddin., & Rusydi, B. U. (2017). Efisiensi Belanja Pemerintah di Sektor Pendidikan dan Kesehatan di Provinsi Sulawesi Selatan. Economics, Social, and Development Studies, 4 (1), 23-39. Reksohadiprodjo, S. (2001). Ekonomika Publik Edisi Pertama. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta. Rusydiana, A. S., dkk. (2013). Mengukur Tingkat Efisiensi dengan Data Envelopment Analysis (DEA): Teori dan Aplikasi. Bogor: SMART Publishing. Sukirno, S. (2000). Pengantar Teori Makroekonomi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada. _________ . (2007). Makroekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: PT. Raja Garfindo Persada. Summapouw, O. J, & Roebijoso, J. (2017). Pembangunan Wilayah Berwawasan Kesehatan. Yogyakarta: Deepublish. Spillane, J. J. (2010). Ekonomi Farmasi. Yogyakarta: Grasindo. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2004). Pembangunan Ekonomi di Dunia Ketiga Edisi Kedelapan. Jakarta: Erlangga. Umar, H. (2000). Bussines an Introduction. Jakarta: Gramedia Putaka Utama. Undang-Undang No. 36  Tahun 2009 tentang Kesehatan. Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Wulandari, P. A., & Iryanie, E. (2018). Pajak Daerah dalam Pendapatan Asli Daerah. Yogyakarta: Deepublish. Yatiman, N., & Pujiyono, A. (2013). Analisis Efisiensi Teknis Anggaran Belanja Sektor Kesehatan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2008-2010. Diponegoro Journal of Economics, 2 (1), 1-3. Zulyanto, A., Noerani, A. A., Badriah, L. S., & Istikomah, N. (2014). Pencapaian MDGs di Indonesia. Bandung: UNPAD PRESS. http://www.djpk.kemenkeu.go.id/?p=5412. Diakses tanggal 23 Februari 2018. https://kalbar.bps.go.id/dynamictable/2017/03/22/63/umur-harapan-hidup-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-kalimantan-barat-2010-2017.html. Diakses tanggal 26 februari 2018.   

Filter by Year

2018 2018


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue