cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Curvanomic
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan" : 22 Documents clear
Perkembangan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Singkawang handayani, windi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK             Skripsi ini berjudul “Perkembangan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Di Kota Singkawang”. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak perkembangan sektor pariwisata terhadap PAD dan mengetahui upaya-upaya yang dilakukan disektor pariwisata dalam meningkatkan PAD di Kota Singkawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan statistik deskriptif dan trend analisis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk data runtun waktu (time series) yaitu data PAD di Kota Singkawang. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perkembangana sektor pariwisata akan berdampak terhadap PAD di Kota Singkawang, hal ini dapat dilihat dari total penerimaan daerah selama 10 tahun terakhir yang dikategorikan cenderung meningkat namun tidak dalam jumlah yang besar. Hal ini dikarenakan penerimaan pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan menjadi sumbangan terendah dalam pembentukan penerimaan PAD. Upaya yang dilakukan daerah di sektor pariwisata dalam meningkatkan PAD di Kota Singkawang, salah satunya adalah perencanaan program-program, pemberian perijinan dan pelaksanaan pelayanan umum di bidang pariwisata dan pengelolaan retribusi objek wisata, mengembangkan sektor pariwisata dengan cara mengelola destinasi/objek wisata yang memiliki potensi besar untuk dapat berkembang dengan semaksimal mungkin sehingga menjadi daya tarik para wisatawan untuk berkunjung ke Kota Singkawang. Semakin banyak kunjungan para wisatawan baik dari luar maupun dari dalam negeri maka semakin banyak juga pendapatan yang diterima pemerintah melalui retribusi karcis masuk objek wisata, penjualan, parkir, perinjinan usaha, pajak hiburan, hotel dan restoran yang akan masuk dalam PAD.Kata Kunci : Sektor Pariwisata, PAD.DAFTAR PUSTAKAAdisasmita, Rahardjo. (2005). Dasar-Dasar Ekonomi Wilayah. Yogyakarta: Graha IlmuAnonim. Undang Undang tentang Kepariwisataan, UU No. 9 Tahun 1990. Jakarta: Menteri Sekretaris Negara.Anonim. Undang-Undang tentang Kepariwisataan, UU No. 10 Tahun 2009. Jakarta: Menteri Sekretaris Negara.Anonim. Undang-Undang tentang Pemerintahan Daerah UU No. 32 Tahun 2004. Jakarta: Menteri Sekretaris Negara.Ahmar, Nurlinda, & Muhani, M. (2012). Peranan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kota Palopo. Jurnal Equilibrium, 113–121.Akuino, C. (2013). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Pariwisata (Sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran) di Kota Batu. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 11(X).Anwar, N., Sektor, P., Terhadap, P., Tenaga, P., Anwar, N., Sumarsono, S., … Unej, U. J. (2013). Peran Sektor Pariwisata Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja dan PAD di Kabupaten Malang Tahun 2008-2013 ( The Roles of Tourism Sector To The Labour Absrobtion And Regional income ( PAD ) In Malang From 2008-2013. Artikel Ilmiah Mahasiswa 2014, 2013.Arsyad, Lincoln. (1999). Ekonomi Pembangunan. Yogyakarta: Bagian Penerbitan STIE YKPNAtmojo, Singgih Tiwut. (2019) Pengaruh Festival Cap Go Meh Terhadap Peningkatan Pendapatan Pada Sektor Perdagangan dan Jasa Kota Singkawang. Jurnal Bisnis: Teori dan Implementasi, 10((1), 41-52Badan Pusat Statistik. (2009). Singkawang Dalam Angka 2009. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2010). Singkawang Dalam Angka 2010. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2011). Singkawang Dalam Angka 2011. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2012). Singkawang Dalam Angka 2012. Singkawang: Badan Pusat Statistik. Badan Pusat Statistik. (2013). Singkawang Dalam Angka 2013. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2014). Singkawang Dalam Angka 2014. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2015). Singkawang Dalam Angka 2015. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2016). Singkawang Dalam Angka 2016. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badan Pusat Statistik. (2017). Singkawang Dalam Angka 2017. Singkawang: Badan Pusat Statistik.Badrudin, Rudi. (2001). Menggali Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Daerah Istimewa Yogyakarta Melalui Pembangunan Industri Pariwisata. Kompak: Yogyakarta.Bawono, I. R & Mochamad, N. (2012). Tata Cara Penatausahaan dan Pertanggungjawaban Bendahara pada SKPD dan SKPKD. Jakarta : Selemba Empat.Cohen, Erik. (1984). "The Sosiology of Tourism : Approach, Issues and Finding". Annal of Tourism Research. Jerusalem: Departement of Sociology Hebrew Univercity of JerusalemKartika, Metasari. (2015).Pengaruh Dana Alokasi Umum (DAU) dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terhadap Belanja Daerah di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2015, Vol. 4, No. 1, 45-71Kuncoro, Mudrajad. (2009). Metode Riset Untuk Bisnis & Ekonomi Bagaimana Meneliti dan Menulis Tesis? Edisi 3. Jakarta: Penerbit ErlanggaMaria, S. (2016). Kerja Pariwisata di Provinsi Kalimantan Timur. Conference on Management and Behavioral Studies, 632–641.Nasution, S. (1996). Metode Penelitian Naturalistk-Kualitatif. Bandung: TarsitoPurwanto,Y. (2004). Sikap Masyarakat Desa Kekadas dan Desa Pandan Sembut Terhadap di Berlakunya Surat Keputusan Pemerintah Tentang Kawasan Hutan Lindung Gunung Semaung-Sepapan di Kacematan Tayan Hulu Kabupaten Sanggau. Fakultas Kehutanan, Univesitas Tanjungpura. PontianakSasongko, P., & Trijayanti, D. (2014). Analisis Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Perhotelan dan Restoran Di Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 2(031), 106–113.Sayangbati, Rotinsulu & Kawung. (2016). Analisis Kotribusi dan Trend Penerimaan Pajak Daerah, Retribusi Daerah Pada Pendapatan Asli Daerah Studi Pada Kabupaten Minahasa Utara Periode Tahun (2007-2013) Jurnal Berkala Ilmiah Efiensi, 16(03), 699-707Sudjana, Nana. (2001). Tuntunan Penyusunan Karya Ilmiah. Bandung: Sinar Baru AlgesindoSpillane, J James. (1987). Ekonomi Pariwisata Sejarah dan Prospeknya. Yogyakarta: KanisiusSuartini, N. N., & Utama, M. S. (2010). Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan, Pajak Hiburan, Pajak Hotel Dan Restoran Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Gianyar. Fakultas Ekonomi Universitas Udayana (Unud), 175–189.Susiana. (2003). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Daerah dari Sektor pariwisata di Kota Surakarta (1985-2000). Fakultas Ekonomi Universitas DiponegoroSuprapto, J. (2004). Ekonometri. Jakarta: Ghalia IndonesiaSuryana. (2000). Ekonomi Pembangunan Problematika dan Pendekatan. Jakarta: Salemba Empat.Sukirno, Sadono. (1985). Ekonomi Pembangunan. Jakarta: LP FEUISutrisno, D. C. (2013). Pengaruh Jumlah Objek Wisata, Jumlah Hotel dan PDRB Terhadap Retribusi Pariwisata Kabupaten / Kota di Jawa Tengah. Economics Development Analisys Journal, 2(4), 435-445T. Tarmidi, Lepi. (1992.) Ekonomi Pembangunan. Jakarta: LP FEUITribe, J. (2004). The Economics of Recreation, Leisure and Tourism (Thrid edit). Amaterdam Boston Heidelberg  London New York Oxford Paris San Diego San Fransisco Singapore Sydney Tokyo: Elsevier Linacre House, Jordan Hill, Oxford OX2 8DP 30 Corporate  Drive, Burlington MA 01803Tarigan, Robinson Drs. (2004). Ekonomi Regional Teori dan Aplikasi. Jakarta: Bumi Aksara.Waskito, Ari. (2013) Dampak Investasi Asing di Sektor Pariwisata Terhadap Kehidupan Sosial-Ekonomi Masyarakat di Kepulauan Derawan. Jurnal Ilmiah Universitas Mulawarman.Yani, Ahmad. (2013). Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah Di Indonesia Edisi Revisi Cetakan Ke-5. Jakarta: Rajawali Pers.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usaha Tani Nanas di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya putra, randa dwi
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK     Skripsi ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Usahatani Nanas Di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya (Studi Pada Petani Nanas, Kubu Raya). Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usahatani nanas di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Alat uji yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Pengambilan sampel secara sengaja atau peneliti menentukan sendiri sampel yang diambil karena ada pertimbangan tertentu. Berdasarkan rumus slovin jumlah sampel yang diperoleh adalah 43 dari populasi yang ada sebanyak 77 petani nanas di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Data  diolah dengan menggunakan Eviews 9. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luas lahan berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap pendapatan. Jumlah produksi berpengaruh positive dan signifikan terhadap pendapatan . Harga jual berpengaruh positive dan signifikan terhadap pendapatan usahatani nanas di Kecamatan Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya.Kata Kunci : Luas Lahan, Jumlah Produksi, Harga Jual, Pendapatan             DAFTAR PUSTAKA Adiningsih, S. (2003). Ekonomi Mikro Edisi Kedua. Yogyakarta. Bpfe-Yogyakarta.Ahyari, A. (1985). manajemen produksi. yogyakarta : bpfe-ugmAlitawan, A. A. I dan Sutrisna, I. K. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani jeruk pada desa gunung bau kecamatan kintamani kabupaten bangli. e-jurnal ekonomi pembangunan universitas udayana vol. 6, no. 5, mei (2017)Badan Pusat Statistik. (2013 – 2017). Kalimantan Barat Dalam Angka. Kalimantan Barat: Badan Pusat Ptatistik.Badan Pusat Statistik. (2013 – 2017). Kubu Raya Dalam Angka. Kalimantan Barat: Badan Pusat Statistik.Baharsyah. (1995). Pengantar Ekonomi SumberDamanik, J. A. (2014). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan petani padi di kecamatan masaran, kabupaten sragen. economics development analysis journal 3 (1) (2014).Dinas Pertanian Kabupaten Kubu Raya. 2013 – 2017. Kubu Raya: Dinas Pertanian Geografi, J. P. (2015). 1. mahasiswa program studi pendidikan geografi fkip universitas lambung mangkurat 2. dosen program studi pendidikan geografi fkip universitas lambung mangkurat 66, 2(3), 66–80.Gilarso. (1994), Pengantar Ilmu Ekonomi Bagian Mikro Jilid 1. Kaminus : Yogyakarta.Kadariah. (1994). Teori Ekonomi Mikro. FE-UI : Jakarta. Lumintang, F. M. (2013). analisis pendapatan petani padi di desa teep kecamatan langowan timur. jurnal emba 991 vol.1 no.3 september 2013, hal. 991-998Munawarah, Siti. (2001). Analisis Produksi Perkebunan Karet Rakyat di Kecamatan Muaro Tebo Jambi. UNP : Padang. Mosher, A.T. (1984), Menggerakan dan Membangun Pertanian, CV. Jasa Guna. Jakarta. Nurdin, H. S. (2010). Petani nenas di desa palaran samarinda, 6(1), 1415–1428.Putri, I. C. K. (2013).  Analisis pendapatan petani kakao di kabupaten parigi moutong. jurnal emba 2195 vol.1 no.4 desember 2013, hal. 2195-2205Regency, S. (2015). Analisis kelayakan usahatani nanas di desa doda kecamatan kinovaro kabupaten sigi, 3(april), 240–246.Samuelson, P. A. dan William, D. N, (2002). Ilmu makroekonomi. edisiketujuh belas. jakarta: pt. media global edukasi.Suardiman. (2001). wanita kepala rumah tangga. jendela. yogyakarta.Sukirno, S. (2000). teori makro ekonomi : raja grafindo, jakarta.Sulistiawati, R. (2012). Pengaruh Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan   Penyerapan Tenaga Kerja Serta Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia.  Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 2012, Vol. 3, No. 1, 29-50Suryawati. (1996). teori ekonomi mikro. yogyakarta : amp ykpn.Suwarto. (2012). produktivitas lahan usahatani sesuai kelembagaan lahan (suatu tinjauan teoritis). journal of rural and development, iii(1), 0–13. retrieved from https://eprints.uns.ac.id/12634/1/publikasi_jurnal_(44).pdfTani'i, O dan Juan, S. K. (2016).  analisis pendapatan usahatani sayur kangkung di kelurahan bansone kecamatan kota kefamenanu kabupaten timor tengah utara. agrimor 1 (4) 72-74 jurnal agribisnis lahan kering - 2016 international standard of serial number 2502-1710Tumoka, N. (2013). Analisis  pendapatan  usaha  tani  tomat  di  kecamatan  kawangkoan  barat kabupaten minahasa, jurnal emba     345 vol.1 no.3 september 2013, hal. 345-354Wihardjo, s. (1993). bertanam semangka. yogyakarta: kanisius.Yanutya, P. (2013). analisis pendapatan petani tebu di kecamatan jepon kabupaten blora. economics development analysis journal 2 (4) (2013) 
Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Manca Negara Dan Tarif Hotel Terhdap Tingkat Hunian Hotel Berbintang Di Kota Pontianak nanda sari, iggrit asih
Jurnal Curvanomic Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK            Penelitian ini bertujuan untuk dan menganalisis pengaruh jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan tarif hotel terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak. Penelitian menggunakan data skunder dengan periode observasi 2013-2017. Data yang digunakan bersumber dari Disporapar Kota Pontianak. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda data panel dengan dengan model regresi Fixed Effect Weight. Data diolah dengan menggunakan E-views9. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang dengan koefesien -0.135682 dan nilai probabilitas sebesar 0.0687. Tarif hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang dengan koefesien 47.73236 dan nilai probabilitas sebesar 0.0000. Kata Kunci : Kunjungan wisatawan mancanegara, Tarif Hotel, Tingkat Hunian Hotel Berbintang RINGKASAN SKRIPSIPengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan Mancanegara dan Tarif Hotel Terhadap Tingkat Hunian Hotel Berbintang di Kota Pontianak1.      Latar BelakangKota Pontianak terus terjadi pembangunan hotel karena terus meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik yang berkunjung di Kota Pontianak ini. Sehingga sangat tepat sekali hotel-hotel terus di bangun dikota ini, memang pada dasarnya sebagian besar juga orang yang berwisata ke Kota Pontianak ini akan menghadiri kota-kota kecil yang ada di Kalimantan Barat karena banyak sekali wisata alam yang disediakan disini, namun mereka sebagian besar juga akan tetap menginap di hotel-hotel yang telah disediakan di Kota Pontianak. Tarif hotel juga akan sebagai penentu dari berbagai para pengunjungan para wisatawan dimana para wisata juga akan sangat cerdas dalam menentukan biaya yang akan mereka keluarkan dalam menginap di sebuah hotel. Sehingga tarif yang di tentukan oleh para pemilik usaha hotel tersebut harus benar- benar tepat, apabila tarif hotel yang di tawarkan terlalu tinggi maka para pengunjunng wisata akan berpihak kepada hotel pesaing, dan sebaliknya ketika tarif yang di tentukan rendah maka biaya yang di keluarkan oleh para pihak wisata yang berkunjung tidak akan menutup biaya yang telah di keluarkan oleh para pengusaha hotel tersebut.2.      Permasalahan1. Apakah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak ?2. Apakah tarf hotel berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak ?3.      Tujuan Penelitian1. Menguji dan menganalisis pengaruh kunjungan wisatawan mancanegara terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak.2. Menguji dan menganalisis pengaruh tarif hotel terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak.4.      Metode PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan bukti emperis atau menguji penjelasan sebab dan akibat yang berbentuk regresi berganda. Dan penelitian ini menunjukan arah hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Penelitian ini menggunakan data skunder dengan periode 2013-2017. Data yang digunakan bersumber dari dinas Disporapar Kota Pontianak. Analisis yang digunakan adalah analisis berganda data panel dengan model regresi Fixed Effect. Data diolah menggunakan Eviews 9.5.      Hasil dan PembahasanHasil penelitian menunjukan bahwa jumlah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang dengan koefesien sebesar -0.135682 dan nilai probabilitas sebesar 0.0687 lebih besar dari taraf signifikan 5% atau 0.05. Tarif hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang dengan koefesien 47.73236 dan nilai probabilitas sebesar 0.0000 lebih kecil dari taraf signifikan 5% atau 0.05.6.      Kesimpulan dan Saran1. Kesimpulan            Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak. Tarif hotel berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak. Selain itu nilai koefesien uji Determinasi (R2) sebesar 0.995210 atau 99.52% hal ini menunjukan bahwa presentase tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak dapat dijelaskan melalaui jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dan tarif hotel. Sedangkan sisasnya dipengaruhi oleh faktor atau variabel lain yaitu sebesar 0.48% yang tidak dijelaskan didalam penelitian ini.2. Saran            Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara, pemerintah hendaknya meningkatkan pembangunan sektor wisata yang ada di Kota Pontianak, dan mengdakan event-event yang mampu membuat daya tarik bagi para wisatawan mancanegara. Serta pemerintah juga terus mengontrol tarif-tarif hotel agar tetap stabil, sehingga tingkat hunian hotel berbintang di Kota Pontianak akan terus meningkat. DAFTAR PUSTAKA  A.J. Muljadi. (2009). Kepariwisataan dan perjalanan. Jakarta. Penerbit PT. Raja            Grafindo Persada.  Agung Satrya, W. (2014). Pengaruh Kunjungan Wisatawan, Jumlah Tingkat            Hunian Kamar Hotel, Dan Jumlah Kamar Hotel Terhadap Pendapatan AsliDaerah di Kabupaten Badung, Gianyar, Tabanan Dan Kota Denpasar. Vol.            3, No. 11. Ajija, Shocrul R.,dkk. (2011). Cara Cerdas Menguasai EVIEWS. Jakarta : SalembaEmpat. Andri Mardi, U. (2015). Analisis Tingkat Hunian, Jumlah Wisatawan TerhadapPendapatan Hotel di Kabupaten Jember Selama Bulan Berkunjung keJember. Vol. 14. Austriana, I. (2005). Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Daerah dariSektor Pariwisata. Fakultas Ekonomi Universitas di Ponogoro. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Barat 2019. Basu, S & Irawan. (2008). Manajemen Pemasaran Modern. Edisi dua. Cetakan Tigabelas. Yogyakarta : Liberty Offset Bintarto, R, dkk. (1982). “Metode Analisa Geografi” Jakarta : LP3ES Dewi, U. (2015). Pengaruh Jumlah Wisatawan Dan Tingkat Hunian HotelTerhadap Pendapatan Sektor Pariwisata di Kabupaten Buleleng. Vol. 3. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. (2013-2017). Data Jumlah TamuMenginap Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik. Pontianak. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. (2013-2017). Data Tarif HotelBerbintang. Pontianak. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. (2013-2017). Data Tingkat HunianKamar Hotel Berbintang. Pontianak. Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata. 2013-2017. Data Jumlah KunjunganWisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik. Pontianak. Femy N, R. (2013). Pengaruh Jumlah Kunjungan Wisatawan, Jumlah ObyekWisata Dan Pendapatan Perkapita Terhadap Penerimaan Sektor Pariwisata di Kabupaten Kudus. Vol. 2, No.2.  Foster, T. R.V. (1999). 101 Way To Boost Customer Statisfaction (101 CaraMeningkatkan Kepuasan Pelanggan. PT. Alex Media Komputindo . Jakarta. Gilarso, T. (2003). Pengantar Ilmu Ekonomi Mikro. Yogyakarta : Kanisius. Gujarati, D & Porter, D. (2013). Dasar-dasar Ekonometrika Buku 2. Jakarta :Salemba Empat. Hanggara, V. (2009). “Pengertian Tingkat Hunian Hotel”. Ismail.Asniar , Dwi. B.D & Hendarmin (2017). Pengaruh Belanja Daerah Berdasarkan Klasifikasi Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat di Kabuptaen /Kota Provinsi Klamintan Barat 2010-2015. Vol 6, No.3, 187-210 I Wayan, T. (2017). Pengaruh Tarif Kamar Hotel Berbintang Dan Kurs DollarAmerika Terhadap Jumlah Kunjungan Wisatawan di Provinsi Bali. Vol. 14, No.1. Karyono, H. (1997). Kepariwisataan. Jakarta: PT. Grasindo. Kotler, P & Amstrong, G. (2006). Prinsip-prinsip Pemasaran. Jilid satu. Edisi duabelas. Bob Sabran, M.M [penerjemahan]. Jakarta :Erlangga. Mankiw, GN.(2000). Teori Makro Ekonomi. Jakarta : Erlangga. Mankiw, GN. (2007). Teori Makro Ekonomi. Edisi enam. Nurmawan[penerjemah]. Jakarta : Erlangga. Pendit, N. S. (2002). Ilmu Pariwisata Sebuah Pengantar Perdana. Jakarta : T.Pradnya Paramita. Pitana, I. G, Diarta I.K.S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyagakrta.Penerbit: C.V Andi Offset. Rudi, B. (2001). “Pembangunan Industri Pariwisata” Yogyakarta, Kompak 3: 1-13. Simatupang, V. (2009). Pengaturan Hukum Kepariwisataan Indonesia. Soekadijo, R.G. (2001). Anatomi Pariwisata. PT. Gramedia Pustaka Utama.Jakarta. Sugiyono, (2011). Metode Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta. Sugiyono, (2012). Metode Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta. Sukirno, S. (2015). Teori Pengantar Ekonomi Mikro. Edisi tiga : Jakarta. PT. RajaGrafindo Persada. Tarmoezi, T. (2000). Hotel Front Office. Jakarta : Kesaint Blanc. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun. (2009). TentangKepariwisataan. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 14/U/II/1998 Tahun. (1998) TentangKlasifikasi Hotel Widarjono, A. (2013). Ekonometrika : Teori dan Aplikasi. Yogyakarta. Ekonosia.Yoeti, A.O. (2000). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung. Angkasa. 
transfer dana perimbangan dan pendapatan asli daerah terhadap belanja daera kabupaten/kota di kalimantan barat ummah, rahmatul
Jurnal Curvanomic Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of transfer of funds in the balance of the original regional income to the expenditure of the Regency / City in West Borneo, or vice versa. To test and analyze the influence of General Allocation Funds, Special Allocation Funds, Revenue Sharing Funds, and Regional Original Revenues Against Regency / City Regional Expenditures in West Borneo. The results showed that general allocation funds have a positive and significant effect, special allocation funds have a positive and insignificant effect, and profit sharing funds have a negative and not significant effect on regional expenditure. While local revenue has a positive and significant effect on district / city expenditure in West BorneoKeyword: Expenditure Districts, Balancing funds transfers, Regional IncomeRingkasanBerdasarkandarihasilpenelitian dan analisismengenaipengaruh dana alokasiumum, dana alokasikhusus, dana bagihasil dan pendapatanaslidaerahterhadapbelanjadaerah Kabupaten/kota di Kalimantan Barat, didapatkesimpulansebagaiberikut:Dana alokasi umum berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap belanja daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Hal ini dikarenakan meningkatnya transfer dana alokasi umum dari pusat ke daerah dan masih kuatnya ketergantungan antara pemerintah pusat dan daerah.Dana alokasi khusus berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Hal ini dikarenakan pemerintah daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat menggunakan dana alokasi khusus dengan bijak.Dana bagi hasil berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap belanja daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Hal ini dikarenakan pemerintah daerah belum mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada sehingga masih belum optimal pencapaiannya.Pendapatan asli daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat. Hal ini dikarenakan adanya kesadaran dari masyarakat untuk membangun suatu daerah melalui belanja daerah.Daftar PustakaBadan Pusat Statistik. Kalimantan Barat Dalam Angka Tahun 2016. Kalimantan Barat Halim, A. (2004). AkuntansiSektorPublik: AkuntansiKeuangan DaerahEdisiRevisi. Jakarta: SalembaEmpat.Halim, A. (2007). Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta :Salemba Empat.Halim, A.(2016). Akuntansi Sektor Publik Akuntansi Keuangan Daerah, Jakarta, Salemba EmpatHadiSasana. (2011). AnalisisDeterminan Belanja Daerah di Kabupaten/Kota ProvinsiJawa Barat. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), Maret 2011, Hal. 46 – 58 Vol. (18) No. 1 ISSN: 1412-3126.Kartika, M. (2015). Transfer Pusat dan Upaya PendapatanAsli Daerah (Studi Kasus Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat). Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan. Vol. (4) No. 1, 45-47.Nasution, S. (2000). Metode Research. Jakarta: BumiAksara.Putra, I B D danDwirandra. (2015). Pengaruh Dana Alokasi Umum, Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus dan Pendapatan Asli Daerah Pada Belanja Daerah Provinsi Bali. E- Jurnal Akuntansi. Universitas Udayana. ISSN: 2303-1018. Vol.(13).Republik Indonesia. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah..Singarimbun, S dan Sofyan, E. (2003). Metode Penelitian Survey, Cetakan Kedua. Penerbit PT. Pustaka LP3ES Indonesia: Jakarta.  
Pengaruh Utang Luar Negeri, Suku Bunga, dan Kurs terhadap Produk Domestik Bruto (Studi Kasus: Turki, Indonesia, dan Malaysia) Curvanomic, Op; B1011131056, Muhammad Rachman Pratomo Rachman
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to estimate the effect of external debt, interest rates, and exchange rates on gross domestic product in Turkey, Indonesia and Malaysia. The selection of the three countries is because these countries are among the three largest debtor countries in the Organization of Islamic Cooperation (OIC) members. Secondary data were obtained from sesric in the period 2000-2015. The analysis technique used is the dynamic panel data regression method with the Generalized Method of Moment (GMM) model. The results of this study indicate that the external debt variable is positively related but not significant to the GDP variable. While the interest rate and exchange rate variables are each negatively related and not significant to the GDP variable. But found a long-term relationship between the variables GDP, external debt, interest rates, and exchange rates.Keywords: External Debt, Interest Rates, Exchange Rates, Gross Domestic Product, Organization of Islamic Cooperation, Generalized Method of Moment.  DAFTAR PUSTAKABabu, J. O., Kiprop, S., Kalio, A. M., & Gisore, M. (2014). External Debt and       Economic Growth in the East Africa Community. African Journal of Business       Management , 8 (21), 1011-1018.Ekananda, M. (2014). Ekonomi Internasional. Jakarta: Erlangga.Ekananda, M. (2014). Analisis Ekonometrika Data Panel Edisi 2. Jakarta: Mitra       Wacana Media.Fatmawati, R. Y. (2015). Analisis Pengaruh Perdagangan Internasional dan Utang       Luar Negeri terhadap Gross Domestic Product Indonesia (Periode 1990-       2010). Jurnal Ekonomi dan Studi Pembangunan , 7 (1), 55-62.Korkmaz, S. (2015). The Relationship Between External Debt and Economic       Growth In Turkey. Economics, Finance, and Banking , 1-9.Lee, S.-P., & Ng, Y.-L. (2015). Public Debt and Economic Growth in Malaysia.       Asian Economic and Finance Review , 5 (1), 119-126.Malik, S., Hayat, M. K., & Hayat, M. U. (2010). External Debt and Economic       Growth: Empirical Evidence from Pakistan. International Research Journal       of Finance and Economic (44), 88-97.Nabilah, D., & Setiawan. (2016). Pemodelan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia        Menggunakan Data Panel Dinamis dengan Pendekatan Generalized Method       of Moment Arellano-Bond. Jurnal Sains dan Seni ITS, 5 (2), 205-210.Organisation of Islamic Cooperation. (t.thn.). Diambil kembali dari Statistical,       Economic and Social Research and Training Centre for Islamic Countries:       sesric.orgPermata, R.D. (2011). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Kawasan  ASEAN+6 (Skripsi), Institut Pertanian Bogor, Indonesia.Rahman, M. M., Bashar, M. A., & Dey, S. (2012). External Debt and Gross       Domestic Product in Bangladesh: A Co-Integration Analysis. Management       Research and Practice , 4 (4), 28-36.Sagir, S. (2009). Kapita Selekta: Ekonomi Indonesia. Jakarta: Kencana.Simi, A.B., Suhandak., & Hidayat,R.R. (2015). Pengaruh Utang Luar Negeri dan          Fluktiasi Nilai Tukar Rupiah terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia:       Studi Pada Bank Indonesia Tahun 2003-2013. Jurnal Administrasi Bisnis.             (28), 1-9.Tambunan, T. T. (2008). Pembangunan Ekonomi dan Pembangunan. Jakarta:       Rajawali Pers.Widarjono, A. (2007). Ekonometrika: Teori & Aplikasi untuk Ekonomi dan Bisnis       (Kedua ed.). YogyakartaYacoub, Y., & Adelia, R. (2011). Pengaruh Belanja Publik dan Pertumbuhan          Ekonomi Terhadap Tingkat Kemiskinan di Kalimantan Barat. Jurnal          Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan, 2 (1), 53-69.
HUBUNGAN KAUSALITAS INVESTASI PMDN, INVESTASI PMA DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA Erviana, Liza
Jurnal Curvanomic Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kausalitas antara Investasi PMDN, Investasi PMA dan Pertumbuhan Ekonomi di Enam Koridor ekonomi di indonesia. Data yang digunakan adalah data time series selama 8 tahun, untuk memenuhi syarat pengujian, data diinterpolasi menjadi kuartal sehingga data menjadi 32 periode. Ada tiga variabel yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: Investasi PMDN, Investasi PMA dan Pertumbuhan Ekonomi di Enam Koridor Ekonomi indonesia. Untuk menguji ada atau tidak  hubungan kausalitas antara tiga variabel maka digunakan uji kausalitas Granger. Hasil pengujian granger menunjukan bahwa terdapat empat koridor yang memiliki hubungan satu arah antara investasi PMDN dengan pertumbuhan ekonomi dan satu koridor yang memiliki hubungan satu arah antara pertumbuhan ekonomi dan investasi PMDN serta satu koridor lainnya tidak memiliki hubungan baik satu arah maupun dua arah. Selain itu Hubungan satu arah juga terjadi pada tiga koridor antara investasi PMA dengan pertumbuhan ekonomi dan satu koridor lain memiliki hubungan satu arah antara pertumbuhan ekonomi dengan investasi PMA. Selain itu ada satu koridor yang tidak memiliki hubungan baik satu arah maupun dua arah antara investasi PMA dan pertumbuhan ekonomi, serta hanya satu koridor yang mempunyai hubungan kausalitas antara pertumbuhan ekonomi dan investasi PMA.Kata Kunci : Investasi PMDN, Investasi PMA, Pertumbuhan Ekonomi, Hubungan KausalitasDAFTAR PUSTAKAAgustini, Y & Kurniasih E. P. (2017). Pengaruh Investasi PMDN, PMA, dan Penyerapan Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk Miskin Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan. Vol. 6 , No. 2, 97-119.Arsyad, A. (2010). Media pembelajaran. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.Amalia, F. (2013). Hubungan kausalitas investasi degan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Signifikan Vol. 2 No 1 April 2013.Astari, C. (2014). Analisis Kausalitas Granger Antara PDRB, Investasi Dan Belanja Modal Di Provinsi Jawa Tengah. Economic Development Analysis Journal ISSN 2252-6765.Badan Koordinasi Penanaman Modal Indonesia (BKPM).(2017). “Data Investasi PMDN dan PMA 2002-2016 Indonesia”.Badan Pusat Statistik, (2017) “Indonesia Dalam Angka 2017”. Indonesia: BPS.BKPM Provinsi Maluku Utara. Di akses melalui WWW. bkpmprovmalut.net.Buana, N. (2005).  Makro Ekonomi : Teori, Masalah dan Kebijakan. Raja Grafindo Persada : Jakarta.Boediono. (2006). Teori Pertumbuhan Ekonomi : Seri Synopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No. 4. Yogyakarta: BPFE UGM.Boyke . P. S. (2016). BKPM genjot investasi pulau Sumatra. Di akses dari http://m.wartaekonomi.co.id.Enders, W. (2004). Applied Econometrics Time Series, Second Edition, John Wiley & Sony Inc.Gujarati, D. N. (2002). Dasar-Dasar Ekonometrika, Buku 2 Edisi 5 Terjemahan Mangunsong, R.C. Salemba Empat : Jakarta.Jamaliah. (2018). “Hubungan Kausalitas Pertumbuhan Ekonomi Dengan Investasi di Kota Pontianak Kajian Model Granger”. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan. Vol. 7, No. 1, 20-32.Jhingan, M. L. (2016). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan Edisi ke-17. Jakarta : PT. Raja Grafindo.Koridor ekonomi Bali-Nusa Tenggara. Di akses dari http://www.slideshare.net.Kuncoro, M. (2014). Metode Riset Untuk Bisnis Dan Ekonomi Edisi ke- 4. Jakarta : Erlangga. Kuncoro, M. (2004). Ekonomi Pembangunan, Teori, Masalah dan Kebijakan, Yogyakarta : Erlangga.Noor, F. H. (2015). Ekonomi Publik : Ekonomi Untuk Kesejahteraan Rakyat Edisi 2. Jakarta. Indeks.Prasetyo, E. (2011). Analisis Pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penanaman Modal Asing (PMA), Tenaga Kerja, Dan Ekspor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Periode Tahun 1985 – 2009 (skripsi dipublikasi). Semarang : UNNES.Mardiasmo. (2002). Otonomi dan Manajemen Keuangan Daerah. Yogyakarta : Andi Ofset.Renata, R. (2003). Analisi Kausalitas Investasi Dengan Pertumbuhan Ekonomi Sumatra Utara (Skripsi Dipublikasi). Medan : USUSabono, D. J. & Kusreni. S. (2013). Analisis Hubungan Kausalitas Antara Investasi Dan Pdrb Provinsi Maluku. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Tahun XXIII, No. 2 Agustus 2013.Sagita, R. (2013). Analisis Kausalitas Infrastruktur Dengan Investasi Asing Untuk Meningkatkan PDB Indonesia. EDAJ 2 (4)(2013) ISSN 2252-6765.Syaharani, F. R. (2011). Pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri, Penanaman Modal Asing dan Utang Luar Negeri Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia 1985-2009 (skripsi dipublikasi). Jakarta : UIN.Sarwedi, “Investasi Asing Langsung Di Indonesia dan Faktor Yang Memperngaruhinya”. Jurnal akuntasi dan keuangan Vol. 4, No.1, Mei 2002.Samuelson, P. A. dan William, N. D. (1996). Makro ekonomi. Edisi ke-17. Cetakan ketiga. Jakarta : Erlangga.Setyowati, E., DL, W., & Kuswati, R. (2008). Kausalitas Investasi Asing Terhadap Pertumbuhan Ekonomi : Error Correction Model. Jurnal Ekonomi Dan Studi Pembangunan, 9(1), 69–88.Sudantoko, D. Dan Muliawan, H. (2009). Ekonomi Pembangunan. PT. PP. Mardi Mulya. Jakarta .Sudantoko, D. Dan Muliawan, H. (2004). Ilmu Makro Ekonomi. Jakarta : Erlangga.Sugiyono, (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta.Sukirno, S. (2007). Teori Ekonomi Pembangunan. Jakarta : Rajawali Press.Sukirno, S. (2009). Teori Makro Ekonomi Modern. Jakarta : PT. Raja Grafindo.Sulistiawati, R. (2012). “Pengaruh Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja Serta Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi di Indonesia”. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan.  Vol. 3, No. 1, 29-50.Sunariyah. (2000). Pengantar Pengetahuan Pasar Modal. Edisi Kelima. Yogyakarta : YKPN-Yogyakarta.Todaro, M. (2009). Pembangunan Ekonomi Edisi Kelima. Jakarta : Bumi Aksara.Umam, S. (2017). Hubungan Kausalitas Investasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Kalimantan Barat. Pontianak : Universitas Tanjungpura.Wahyuni, H. (2004). The Role Of Government In Economic Growt : Evidence From Asia And Pacific Countries. Journal Of Indonesian Economic And Bussines. 19(1) : 71-81Widarjono, A. (2009). Ekonometrika Pengantar Dan Aplikasinya. Edisi ketiga. Yogyakarta : EKONOSIA.Wibisono, Y. (2005). Sumber-sumber Petumbuhan Ekonomi Regional : Studi Empiris Antara Provinsi di Indonesia. Jurnal ekonomi dan pembangunan Indonesia. 5(2) : 224-235.WWW. Depkeu.go.idZulivan. A. (2017). Sulawesi Penyumbang Terbesar Pertumbuhanekonomi Indonesia. http://www.goodnewsfromindonesia.id/2017/08/07/sulawesi-penyumbang-terbesar-pertumbuhan-ekonomi-indonesia.
PENGARUH PENDAPATAN, SUKU BUNGA DAN INFLASI TERHADAP TABUNGAN MASYARAKAT DI INDONESIA TAHUN 2013-2017 wargita, sofi
Jurnal Curvanomic Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTHousehold saving is the amount that individual sets aside from their income to saved or according to economic theory saving is income that not consumed. Usually as higher as economic growth and more welfare a country were, it will affecting a higher level of household saving. Saving will affect the economic growth because the development of economic. Analysis Method that used in this research is multiple regression. The result of this research showing that household income or GDRP Per Capita have positive and significant effect on household saving in Indonesia, Interest Rate have negative and significant effect on household saving in Indonesia, and inflation have negative and significant effect on household saving in Indonesia.  Keywords    : Saving, GDRP per capita, Interest Rate and Inflation     ABSTRAKTabungan masyarakat merupakan jumlah yang disisihkan seorang individu dari pendapatannya untuk disimpan atau menurut teori ekonomi pendapatan yang tidak dikonsumsikan. Biasanya semakin tinggi pertumbuhan ekonomi dan semakin makmur suatu negara semakin tinggi pula tingkat tabungan masyarakat. tingkat tabungan menyebabkan pertumbuhan bertambah karena dapat memicu terjadinya pembangunan ekonomi. Variabel yang digunakan adalah pendapatan yang diukur melalui PDRB per kapita, suku bunga dan inflasi terhadap tabungan masyrakat. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa PDRB per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di Indoneisa, tingkat suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di Indonesia, sedangkan tingkat inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat di Indonesia.  Kata kunci    : Tabungan, PDRB per kapita, Suku Bunga dan Tingkat Inflasi   RINGKASAN SKRIPSIPENDAHULUAN Pembangunan ekonomi di Indonesia dilakukan dengan pesat dan membutuhkan dana yang besar. Pembiayaan pembangunan tersebut berasal dari berbagai sumber baik dari dalam negeri, maupun luar negeri. Dilihat dari konteks pertumbuhan ekonomi jangka panjang, suatu negara seharusnya mengoptimalkan pembiayaan pembangunan berasal dari dalam negeri. Dari berbagai sumber pembiayaan dalam negeri, tabungan domestik merupakan salah satu sumber penting bagi pembiayaan tersebut (Dragon, 2007).     Salah satu tantangan utama dalam pembangunan di Indonesia dewasa ini adalah menemukan sumber pembiayaan pembangunan yang efisien dan berkelanjutan (sustainable). Kebutuhan pendanaan untuk pembangunan infrastruktur selama 2015-2019 mencapai Rp5.519,4 Triliun, atau Rp1.103,9 Triliun per tahun. Pada tahun 2017, APBN hanya mampu mengalokasikan dana sebesar Rp194,3 Triliun. Jumlah yang mampu dialokasikan negara jauh lebih rendah dibandingkan kebutuhan infrastruktur. Pemerintah hanya mampu menyediakan 17,6 persen dari kebutuhan (Modjo, 2017).Bank Indonesia melaporkan adanya akselerasi pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) pada Juli 2018 khususnya pada instrumen tabungan dan simpanan berjangka. DPK tercatat sebesar Rp5,209 Triliun dengan angka pertumbuhan mencapai 6,4 persen secara tahunan. Peningkatan pertumbuhan DPK ini terjadi karena adanya peningkatan suku bunga untuk jenis simpanan dan tenor tertentu. Selain itu, bank sentral juga melaporkan bahwa peningkatan pertumbuhan DPK karena adanya peningkatan proporsi pendapatan konsumen yang digunakan sebagai simpanan. Pertumbuhan tabungan tercatat sebesar 11,3 persen pada Juli 2018 yang mencapai Rp1,611 Triliun, lebih tinggi dibandingkan pada bulan Juni 2018 yang mencapai Rp1,609 Triliun. Adapun peningkatan jumlah tabungan perorangan tertinggi terjadi di DKI Jakarta dan Jawa Barat (Setiawan, 2018).     Meskipun pertumbuhan jumlah DPK meningkat per tahun, pemerintah berharap menerima sumbangan pembiayaan dari jumlah tabungan domestik sebesar 20 persen. Karena, pertumbuhan DPK yang hanya berkisar 5-6 persen masih jauh lebih rendah dari harapan, maka jumlah tabungan domestik belum cukup untuk mendanai kegiatan pembangunan. Otomatis pembangunan ekonomi tidak hanya bertumpu pada tabungan domestik dalam negeri saja. Indonesia masih memerlukan investor asing untuk memberikan dana demi kelancaran pembangunan ekonomi (Modjo, 2017).     Total tabungan dalam negeri adalah penjumlahan tabungan pemerintah dan tabungan masyarakat. Pemerintah memiliki tabungan pada saat adanya kelebihan realisasi pendapatan negara yang telah dikurangi berbagai macam bentuk pengeluaran rutin. Sedangkan tabungan masyarakat berupa kelebihan pendapatan seseorang individu atau swasta yang telah dikurangi pendapatan yang telah dikonsumsi (Darmawan, 2014). Budaya konsumsif akan berpengaruh terhadap tabungan masyarakat, karena tabungan merupakan pendapatan bersih setelah dikurangi konsumsi (Klasjok, Rotinsulu & Maramis, 2018). RUMUSAN MASALAH Bagaimana pengaruh pendapatan terhadap tabungan di Indonesia pada tahun 2013-2017?Bagaimana pengaruh suku bunga terhadap tabungan di Indonesia pada tahun 2013-2017?Bagaimana pengaruh inflasi terhadap tabungan di Indonesia pada tahun 2013-2017?TUJUAN PENELITIAN Untuk menguji dan menganalisis pengaruh pendapatan terhadap tabungan nasional pada tahun 2013-2017.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh suku bunga terhadap tabungan nasional pada tahun 2013-2017.Untuk menguji dan menganalisis pengaruh inflasi terhadap tabungan nasional pada tahun 2013-2017.METODE PENELITIAN     Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yaitu penelitian yang menggunakan data-data numerikal (angka) yang diolah dengan metode statistika. Penelitian ini menggunakan data sekunder pada periode 2013-2017. Data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) setiap provinsi di Indonesia dan Statistik Ekonomi Keuangan Indonesia (SEKI) dari publikasi data bank sentral. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda data panel dengan model regresi random effect. Data diolah dengan menggunakan Eviews 9.5. Hasil dan PembahasanPendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan masyrakat. Ini diartikan bahwa pendapatan naik, maka tabungan asyarakat akan naik, begitupun sebaliknya, ceteris paribus.Variabel suku bunga yang merupakan salah satu faktor penentu tabungan masyarakat secara signifikan dan memiliki arah negatif mempengaruhi jumlah tabungan masyarakat. Pengaruh negatif ini berarti setiap penurunan suku bunga akan meningkatkan jumlah tabungan masyrakat. Dengan kata lain, suku bunga bukan lagi acuan atau alasan utama masyarakat untuk menabung, ceteris paribus.Variabel inflasi menunjukan pengaruh yang signifikan terhadap tabungan masyarakat dan memiliki arah hubungan yang negatif. Hal ini berarti jika adanya kenaikan inflasi akan mengurangi jumlah tabungan masyarakat, dan sebaliknya, penurunan inflasi akan meningkatkan tabungan masyarakat, ceteris paribus.  4.1  Analisis Regresi Berganda    Pengelolaan data regresi berganda dengan menggunakan model random effect dengan teknik cross section random effect dari tahun 2013-2017.Tabel 4.1Analisis Regresi BergandaVariableKoefisienProb.Konstanta (β0)5,9801510,0000Inc (PDRB Per Kapita)0,0727280,0012IR (Suku Bunga)-1,0143600,0000Inf (Inflasi)-0,8065870,0103Sumber : Hasil olahan E-views 9        Tabel 4.1 menunjukan dimana besarnya nilai konstanta persamaan regresi berganda dengan model random effect (cross section random effects) adalah sebesar 5,980151, kemudian nilai koefisien PDRB per kapita sebesar 0,072728 dan nilai koefisien pada suku bunga sebesar -1,014360 sedangkan nilai koefisien inflasi sebesar -0,806587. Dapat disimpulkan persamaan regresi sebagai berikut: Dari persamaan diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :Konstaanta (β0)Berdasarkan hasil regresi diperoleh nilai konstanta (β0)sebesar 5,980151. Nilai tersebut memiliki arti apabila PDRB per kapita, suku bunga dan inflasi tetap maka jumlah tabungan masyarakat di Indonesia akan meningkat dari tahun ke tahun sebesar 5,980151 persen.PDRB per Kapita (Incit)Berdasarkan hasil regresi diperoleh koefisien PDRB per kapita diperoleh nilai sebesar 0,072728. Nilai tersebut berarti apabila PDRB per kapita bertambah sebesar 1 persen maka jumlah tabungan masyrakat akan meningkat 0,072728 persen, ceteris paribus.Suku Bunga (IRit)Berdasarkan hasil regresi diperoleh nilai koefisien suku bunga sebesar -1,014360, dapat diartikan variabel suku bunga berpengaruh negatif terhadap tabungan masyarakat. Nilai koefisien menunjukkan bahwa apabila suku bunga mengalami kenaikan 1 persen, maka tabungan masyarakat akaberkurang/turun sebesar 1,014360 persen, ceteris paribus.Inflasi (Infit)Berdasarkan hasil regresi diperoleh nilai koefisien inflasi sebesar -0,806587, dapat diartikan variabel inflasi berpengaruh negatif terhadap tabungan masyarakat. Nilai koefisien menunjukkan bahwa apabila inflasi mengalami kenaikan 1 persen maka tabungan masyarakat akan berkurang/turun sebesar 0,806587 persen, ceteris paribus. PENUTUP Kesimpulan     Kesimpulan dari penelitian ini adalah PDRB berpengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien sebesar 0,072728dan nilai probabilitas sebesar 0,0012 atau lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Suku bunga berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien sebesar -1,014360 dan nilai probabilitas sebesar 0,0000 atau lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Inflasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan nilai koefisien sebesar -0,806587 dan nilai probabilitas sebesar 0,0103 atau lebih kecil dari taraf signifikan 0,05. Rekomendasi dari penelitian ini adalah dalam peningkatan tabungan, pemerintah harus mengupayakan pendapatan tetap meningkat, dan inflasi tetap rendah serta menjalankan program unggulan untuk menekan jumlah penduduk Saran     Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis memberikan saran kepada pihak pihak bersangkutan untung menjadi bahan pertimbangan serta masukan antara lain sebagai berikut.Bagi pihak perbankan, khususnya Bank Umum dan Bank BPR agar dapat lebih merencanakan kebijakan untuk meningkatkan jumlah tabungan masyarakat. salah satu faktor yang harus diperhatikan ialah bank harus lebih aktif dalam memperbanyak variasi produk baik fasilitas ataupun jasa yang ditawarkan untuk menarik nasabah yang diberikan dana untuk ditabung.Bagi pemerintah, agar terus berusaha membuat kebijakan yang dapat meningkatkan pendapatan yang dapat memberikan pengaruh terhadap kemampuan masyarakat menabung jika diikuti dengan upaya pemerintah dalam menekan jumlah penduduk, dan mengontrol inflasi agar selalu rendah, karena saat ini suku bunga bukan lagi menjadi motivasi masyarakat untuk menabung. DAFTAR PUSTAKAAfrizal. (2010) “Analisis Investasi Di Indonesia: Suatu Pendekatan Model Dinamik. Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan”. Vol. 1 No 1. Universitas Tanjungpura.Badan Pusat Statistik (2008). Laju Pertumbuhan PDB/PDRB. Jakarta : Badan Pusat StatistikBank Indonesia. Direktori Perbankan Indonesia, Bank Pembangunan Daerah. Diakses dari https://www.bi.go.id/id/publikasi/dpi/bpd/Default.aspxBoediono (1985). Ekonomi Makro. Seri Sinopsis Pengantar Ilmu Ekonomi No. 2 Edisi 4. Yogyakarta : BPFE YOGYAKARTA.Databoks Katadata.(2018). Data PDRB per kapita Indonesia. Diakses melalui https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2018/07/25/berapa-pdb-perkapita-indonesiaDragon, (2007) . Pembiayaan Pembangunan Ekonomi dari Investasi dan Tabungan. Diakses melalui Http://nasional.kompas.com/read/2017/05/27/15570021/tantangan.pembiayaan.pembangunan?pagelHidayat, A. (2012). Pengertian dan Penjelasan Penelitian Kuantitatif – Lengkap. Diakses dari https://www.statistikian.com/2012/10/penelitian-kuantitatif.html/ampGhozali , I.  (2013)  . Analisis Multivariat dan Ekonometrika : Teori, Konsep, dan Aplikasi dengan EVIEWS 8 . Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.Kasiang, Pricilia I. Dkk. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tabungan Masyarakat di Kecamatan Tahuna Barat Kabupaten Kepulauan Sangehe. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi Kasiang Pricilia I., dkk. (2018). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tabungan Masyarakat Di Kecamatan Tahuna Barat Kabupaten Kepulauan Sangihe. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 114-123.Kasmir. (2008) . Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. PT Raja Grafindo Persada.Kasmir. (2014). Dasar Dasar Perbankan, Edisi Revisi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Pesada.Kasmir. (2008). Manajemen Perbankan edisi revisi 2008. Jakarta : Rajawali PersKlasjok, K. (2018). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tabungan Masyarakat Pada Bank Umum di Papua Barat. Jurnal Berkala Ilmiah efisiensi, 58-67.Kuncoro, M. dan Suhardjono (2003). Manajemen perbankan : teori dan aplikasi. BPFE, yogyakarta.Kuncoro, M. (2011). Metode Kuantitatif: Teori dan Aplikasi Untuk Bisnis dan Ekonomi Edisi Keempat. Yogyakarta : UPP STIM YKPN.Lumempo, R. dkk. (2017). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tabungan Masyarakat Pada PT. Bank Rakyat Indonesia Unit Tatelu. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 36-43.Muchtolifah. (2007). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Tabungan Masyarakat Pada Bank Umum Tahun 1991-2005.Rahmawati, N. (2013). Pengaruh Pendapatan Terhadap Tabungan Pada Masyarakat Nelayan Di Desa Kuala Secapah Kecamatan Mempawah Hilir.Rochmad, A. (2008). Teori Tabungan. Diakses melalui https://www.academia.edu/10367428/Teori_TabunganSimorangkir, O. P. (2000) Pengantar Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank. Bogor : Ghalia IndonesiaSugiyono  (2001), Metode Penelitian Administrasi. Bandung : Penerbit Alfabeta.Sukirno, S. (2004). Teori Pengantar Makro Ekonomi. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.Supranto,  J . (1983). Ekonometrika Buku Satu. Jakarta : Penerbit Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LPFE-UI).Subagyo. (1999). Bank dan Lembaga Keuangan Lain. Yogyakarta : Penerbit STIE-YKPN.Wibisono, Y. (2005). Metode Statistika , Yogyakarta : BPFE. UGM.Widarjono, A. (2006). Ekonometrika Untuk Analisis Ekonomi & Keuangan. Jakarta : UIWidodo. (2018). Metodologi Penelitian : Populer & Praktis. Depok : PT Raja Grafindo Persada.Waringin, (2017). Keadaan Pembangunan Ekonomi. Diakses melalui http://www.radarplanologi.com/2015/10/cara-menganalisis-kondisi-ekonomi wilayah.html 
Pengaruh Produk Domestik Bruto, BI Rate, Inflasi, Non Performing Finance, Financing to Deposit Ratio dan Return on Asset terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia -, Annisah
Jurnal Curvanomic Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Jurnal Curvanomic

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh PDB, BI Rate, Inflasi, NPF, FDR dan ROA terhadap Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Triwulan dari Januari 2008 sampai Desember 2017. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang sumber datanya didapat dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menggunakan alat analisis regresi linier berganda dengan metode Uji Asumsi Klasik menggunakan Eviews9.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto (PDB), Non Performing Finance (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh signifikan terhadap Pembiayaan. Sedangkan BI Rate, Inflasi dan Return on Asset (ROA) berpengaruh tidak signifikan terhadap Pembiayaan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa dari 6 variabel tersebut,  variabel internal bank lebih dominan dalam memengaruhi Pembiayaan Bank Umum Syariah di Indonesia.Kata Kunci : PDB, BI Rate, Inflasi, NPF dan Pembiayaan DAFTAR PUSTAKAAbdul Karim, Z et al. (2011). Bank Lending Channel of Monetary Policy: Dynamic     Panel Data Study of Malaysia. Vol 12. No 3. Journal of Asia-Pasific Business, Malaysia. Adebola, Solarin Sakiru et al. (2011). The Impact of Macroeconomic Variables on Islamic Banks Financing in Malaysia. Vol 2. No 2. Research Journal of Finance Accounting, Malaysia. Aldalaien, Baeth Atallah. (2019). The Impact of Islamic Banks on the Gross Domestic Product (GDP): An Empirical Study in Dubai. Vol 14. No 4. International Journal of Business and Management Antonio, Muhammad Syafi’i. (2001). Bank Syariah Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press. Jakarta. Badan Pusat Statistik. (2008-2017). Produk Domestik Bruto. Bank Indonesia. (2008-2017). BI Rate. SEKI-BI. Bank Indonesia. (2008-2017). Inflasi. Moneter. Dwijaya, Putra Agung & Wahyudi, Sugeng. (2018). Analisis Pengaruh Variabel Makro Ekonomi, Dengan Demografi dan Efek Krisis Keuangan Global Sebagai Variabel Kontrol Terhadap Pembiayaan Bank Syariah Di Indonesia (Studi pada Bank Syariah Devisa di Indonesia Periode 2007-2016). Vol 7. No 4. Diponegoro Journal of Management, Semarang. Hulmansyah. Huda, Nurul & Zulihar. (2017). Pengaruh Faktor Ekonomi dan Moneter terhadap Bank Konvensional dan Syariah Tahun 2002-2016. Nahar, Shamsun & Sarker, Niluthpaul. (2016). Are Macroeconomic Factors Substantially Influential For Islamic Bank Financing? Cross-Country Evidence. Vol 18. No 1. IOSR Journal of Business and Management (IOSR-JBM) .Nurbaya, Ferial. (2013). Analisis Pengaruh CAR, ROA, FDR, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Pembiayaan Murabahah Periode Maret 2001-Desember 2009 (Studi Kasus pada PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk).  Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.Otoritas Jasa Keuangan. (2008-2017). Statistik Perbankan Syariah. Rifai, Ahmad Syukuri. Susanti, Helmi & Setyaningrum, Aisyah. (2017). Analisis Pengaruh Kurs Rupiah, Laju Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Pertumbuhan Ekspor terhadap Total Pembiayaan Perbankan Syariah dengan Dana Pihak Ketiga sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah IAIN Salatiga. Rodoni, Ahmad. (2009). Investasi Syariah, Jakarta: UIN Jakarta. Ramelda, Susi. (2017). Pengaruh Suku Bunga Kredit dan Produk Domestik Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Bank Umum Pemerintah di Indonesia. Vol 4. No 1. JOM Fekon Universitas Riau. Saputra, Kurniawan & Nugroho. (2014).  Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 2007-2012. Vol 3. No 1. Diponegoro Journal of Economics. Shamsun Nahar, & Niluthpaul Sarker. (2016). Are Macroeconomic Factors Substantially Influential For Islamic Bank Financing? Cross-Country Evidence. Vol 18. Issue 6. IOSR Journal of Business and Management. Sodiq, Amirus. (2014). Analisis Pengaruh Inflasi, Produk Domestik Bruto, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Return on Asset Bank Syariah. Vol 2. No 2. Jurnal Ekonomi STAIN, Kudus. Syahbudi, Muhammad & Saragih, Ahmad Ripai. (2018). Pengaruh Variabel Makro Ekonomi Terhadap Pembiayaan Pada Perbankan Syariah Di Indonesia. UIS Sumatera Utara, Medan. Syatiri, Ahmad & Hamdaini, Yulia. (2017). Risiko Kredit, Stabilitas, dan Kebijakan Pembiayaan  Bank Syariah di Indonesia. Vol 15. No 3. Jurnal Manajemen dan Bisnis Sriwijaya Umiyati & Tantri Ana, Leni. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Pada Bank Umum Syariah Devisa di Indonesia. Vol 5. No 1. Jurnal UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta. Wardiantika, Lifstin & Kusumaningtias, Rohmawati. (2014). Pengaruh DPK, CAR, NPF, Dan SWBI Terhadap Pembiayaan Murabahah Pada Bank Umum Syariah Tahun 2008-2012. Vol 2. No 4. Jurnal Ilmu Manajemen (JIM). Zaenuri, Wahab. (2014).Analisis Pengaruh FDR, NPF,  Tingkat Bagi Hasil, Kualitas Jasa Dan Atribut Produk Islam Terhadap Tingkat Pembiayaan Mudharabah Pada Bank Umum Syari’ah Di Semarang. Vol 5. Edisi 2. UIN Walisongo Journals.DAFTAR PUSTAKAAbdul Karim, Z et al. (2011). Bank Lending Channel of Monetary Policy: Dynamic     Panel Data Study of Malaysia. Vol 12. No 3. Journal of Asia-Pasific Business, Malaysia. Adebola, Solarin Sakiru et al. (2011). The Impact of Macroeconomic Variables on Islamic Banks Financing in Malaysia. Vol 2. No 2. Research Journal of Finance Accounting, Malaysia. Aldalaien, Baeth Atallah. (2019). The Impact of Islamic Banks on the Gross Domestic Product (GDP): An Empirical Study in Dubai. Vol 14. No 4. International Journal of Business and Management Antonio, Muhammad Syafi’i. (2001). Bank Syariah Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press. Jakarta. Badan Pusat Statistik. (2008-2017). Produk Domestik Bruto. Bank Indonesia. (2008-2017). BI Rate. SEKI-BI. Bank Indonesia. (2008-2017). Inflasi. Moneter. Dwijaya, Putra Agung & Wahyudi, Sugeng. (2018). Analisis Pengaruh Variabel Makro Ekonomi, Dengan Demografi dan Efek Krisis Keuangan Global Sebagai Variabel Kontrol Terhadap Pembiayaan Bank Syariah Di Indonesia (Studi pada Bank Syariah Devisa di Indonesia Periode 2007-2016). Vol 7. No 4. Diponegoro Journal of Management, Semarang. Hulmansyah. Huda, Nurul & Zulihar. (2017). Pengaruh Faktor Ekonomi dan Moneter terhadap Bank Konvensional dan Syariah Tahun 2002-2016. Nahar, Shamsun & Sarker, Niluthpaul. (2016). Are Macroeconomic Factors Substantially Influential For Islamic Bank Financing? Cross-Country Evidence. Vol 18. No 1. IOSR Journal of Business and Management (IOSR-JBM) .Nurbaya, Ferial. (2013). Analisis Pengaruh CAR, ROA, FDR, dan Dana Pihak Ketiga (DPK) terhadap Pembiayaan Murabahah Periode Maret 2001-Desember 2009 (Studi Kasus pada PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk).  Skripsi Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro Semarang.Otoritas Jasa Keuangan. (2008-2017). Statistik Perbankan Syariah. Rifai, Ahmad Syukuri. Susanti, Helmi & Setyaningrum, Aisyah. (2017). Analisis Pengaruh Kurs Rupiah, Laju Inflasi, Jumlah Uang Beredar dan Pertumbuhan Ekspor terhadap Total Pembiayaan Perbankan Syariah dengan Dana Pihak Ketiga sebagai Variabel Moderating. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah IAIN Salatiga. Rodoni, Ahmad. (2009). Investasi Syariah, Jakarta: UIN Jakarta. Ramelda, Susi. (2017). Pengaruh Suku Bunga Kredit dan Produk Domestik Bruto Terhadap Penyaluran Kredit Perbankan Bank Umum Pemerintah di Indonesia. Vol 4. No 1. JOM Fekon Universitas Riau. Saputra, Kurniawan & Nugroho. (2014).  Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Inflasi di Indonesia Tahun 2007-2012. Vol 3. No 1. Diponegoro Journal of Economics. Shamsun Nahar, & Niluthpaul Sarker. (2016). Are Macroeconomic Factors Substantially Influential For Islamic Bank Financing? Cross-Country Evidence. Vol 18. Issue 6. IOSR Journal of Business and Management. Sodiq, Amirus. (2014). Analisis Pengaruh Inflasi, Produk Domestik Bruto, dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Return on Asset Bank Syariah. Vol 2. No 2. Jurnal Ekonomi ST
ANALISIS PRODUKSI PETANI KARET DI KECAMATAN SEKADAU HILIR KABUPATEN SEKADAU Dewi, Ely Karlina
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini berjudul Analisis produksi petani karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh luas lahan, banyaknya jumlah  pohon karet, tenaga kerja, intesitas sadap karet terhadap produksi karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau. Estimasi fungsi produksi menggunakan  analisis regresi liniear berganda dalam logaritma. Data yang dapat di olah menggunakan program SPSS. Sebanyak 33 responden dipilih sebagai sampel penelitian yang di tentukan secara acak dengan menggunakan rumus slovin diantara 50 petani karet di Kecamatan Sekadau Hilir Kabupaten Sekadau.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara keseluruhan berbagai variabel independen yang meliputi luas lahan, pohon karet, tenaga kerja, dan intensitas sadap karet berpengaruh positif terhadap produksi. Luas lahan karet berhubungan positif dan berpengaruh signifikan terhadap produksi karet petani dengan koefisien 0,590dan nilai probabilitas 0,001. Banayaknya pohon karet berpengaruh positif dan berpengaruh signifikan terhadap produksi karet dengan koefisien 0,321 dan nilai probabilitas 0,032. Tenaga kerja berpengaruh positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi karet denagan koefisien 0,020 dan nilai probabilitas 0,860. Intensitas sadap karet berhubungan positif dan berpengaruh tidak signifikan terhadap produksi karet dengan koefisien 0,072 dan nilai probabilitas 0,465. Adapun besar pengaruh dari faktor-faktor tersebut yaitu sebesar 72,7% berarti factor-faktor lainnya berpengaruh kecil yaitu sebesar 27,3%.Kata kunci : Produksi, Karet, Luas lahan, Banyak pohon, Tenaga kerja, Intensitas sadap karet. DAFTAR PUSTAKA Algifari. (2000). Analisis Regresi, Teori, Kasus, & Solusi. BPFE UGM, Yogyakarta. Arsyad, L. (2010). Ekonomi Pembangunan Edisi Ke-5. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan STIM YKPN Yogyakarta Badan Pusat Statistik (2013). Sekadau Dalam Angka Tahun 2013.Sekadau: BPS Bangun, W. (2014). Teori Ekonomi Mikro. Bandung: PT Refika Aditama. Daniel.(2004). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Bumi Aksara. Hargianto, A., Rahayu, E. S., & Darsono. (2013). Analisis Peramalan Produksi Karet Di Pt Perkebunan Nusantara Ix (Persero) Kebun Batujamus Kabupaten Karanganyar. Agribusiness Review Vol 1, No 1, 45-64. Husinsyah. (2006). Kontribusi Produksi Petani Karet Di Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. SKRIPSI,-. KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Pengertian Analisis. https://kbbi.web.id/analisis.html Kuncoro, M. (2010). Dasar-Dasar Ekonomika Pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN. Misbahuddin, & Hasan, I. (2013). Analisis Data Penelitian Dengan Statistik. Jakarta: PT. Bumi Aksara.Muhammad, A. (2016). Masalah Kebijakan Pembangunan Pertanian. Diakses. http://muhammadayinulashar.blogspot.co.id/2016/03/masalah-kebijakan-pembangunan-pertanian.htmlMubyarto. (1989). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: LP3ES. Mulyadi. (2014). Ekonomi sumber daya manusia perspektif pembangunan. Jakarta: Rajawali. Pujianti, R., & Antara, M. (2016). Analisis Produksi Karet Rakyat di Desa Pontangoa Kecamatan Lembo Raya Kabupaten Morowali Utara. Agrotekbis 4 (4), 485-490 Rahim, A., & Hastuti, D. R. (2008). Ekonomi Pertanian : pengantar, teori dan kasus. Depok: Penebar Swadaya. Setyawan, E., Subantoro, R., & Prabowo, R. (2016). Analisis Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Produksi Karet Di Pt Perkebunan Nusantara Ix Kebun Sukamangli Kabupatrn Kendal. MEDIAGRO VOL. 12. NO.1, 35-44. Simanjuntak, P. J. (2001). Pengantar Ekonomi Sumber Daya Manusia. Jakarta Lembaga Penerbit FE UI. Siregar, S. (2011). Statistik Deskriptif untuk Penelitian: Dilengkapi Perhitungan Manual dan Aplikasi SPSS Versi 17. Jakarta:Rajawali Pers. Sisuanti, R., Mardiana, & Aqualdo, N. (2015). Analisis Produksi Tanaman Karet di Desa Terbangiang Kecamatan Bandar Petalangan Kabupaten Pelalawan. JOM FEKON Vol. 2 No. 1, 1-19.Sitanggang, E. (2011). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Karet Di Ptpn Iii Kebun Sarang Giting, Kabupaten Serdang Bedagai. SKRIPSI,-. Sitindaon, H. (2013). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Produksi Karet di Gunung Para Pt. Perkebunan Nusantara III. SKRIPSI,-. Soekartawi. (2005). Prinsip Dasar Ekonomi Pertanian, Teori ekonomi produksi dan Aplikasi. Jakarta :Rajawali. Sugiyono, (2016). Pengertian Non Probability Sampling. http://www.pengertian.com/pengertian-nonprobability-sampling.html Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Bisnis, Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabheta. Sukirno, S. (2012). Makro Ekonomi Modern Perkembangan Pemikiran Dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: P.T Raja Grafindo Persada. Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi Edisi Kesembilan Jilid 1. Jakarta: Erlangga. Wahyuni, S., Gunawan, I., & Bahar, E. (2013). Analisis Faktor Produksi Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Karet Di Desa Rambah Hilir Tengah Kecamatan Rambah Hilir Kabupatrn Rokan Hulu. Jurnal syngkai Vol. 1 No.2, 37-47. Widarjono, A. (2007). Ekonomrtrika Teori dan Aplikas untuk Ekonomi dan Bisnis. Ekonisia, Yogyakarta. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003.Bab 1 pasal 1 ayat 2 Tentang Ketenagakerjaan.  Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2013 Tentang Perlindungan Dan Pemberdayaan Petani. Y Noviansyah,. & N Bariyah (2019). Analisis Usaha Tani Padi Teknologi Hazton Di Provinsi Kalimantan Barat (Studi khasus : Desa Peniraman, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah). JEBIK 7 (1), 1-19.
faktor - faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kopra Di Desa Kemboja Kecamatan Pulau Maya Kabupaten KAyong Utara B01112035, HERWANDI
Jurnal Pembangunan dan Pemerataan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKSkripsi ini berjudul “Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kopra Di Desa kemboja Kec. Pulau Maya Kab. Kayong Utara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktorLuas Lahan, Tenaga Kerja, Perlatan Yang Digunakan, Populasi Tanaman dan Frekuensi Pemupukan terhadap produksi terhadap produksi kopra di DesaKembojaKec. Pulau Maya Kab. Kayong Utara. Pokokmasalah yang diteliti yaitu faktor-faktor yang mempengaruhi produksikopra. Metodepenelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif, karena teknik pengumpulan datanya diperoleh dari kuesioner dan wawancara atau sumber data primer. Data primer diperoleh dari responden sebanyak 75 orang petani kelapa dan data sekunder diperoleh dari instansi terkait. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear  berganda untuk mengetahui besarnya pengaruh dari perubahan suatu variable terhadap variable lainnya dengan bantuan SPSS 24. Perhitungan yang dilakukan untuk mengukur proporsi atau persentase dari variasi total variable dependen yang mampu dijelaskan oleh model regresi. Dari hasil dari perhitungan diperoleh nilai R sebesar 0,422dengan kata lain hubungan antara variabel X terhadap variabel Y sebesar 0,422 atau sebesar 42,2%. Dan nilai koefisien determinasi ( R Square) sebesar 0.178 dengan kata lain hal ini menunjukkan bahwa besar persentase variasi produksi kopra yang bias dijelaskan oleh variasi dari variable bebas yaitu Luas Lahan, Tenaga Kerja, Perlatan Yang Digunakan, Populasi Tanaman dan Frekuensi Pemupukansebesar 17,8% sedangkan sisanya sebesar 82,2% dijelaskan oleh variabel – variable lainnya yang diluar penelitian.Kata kunci :Produksi, Luas Lahan, Tenaga Kerja, Perlatan Yang Digunakan, PopulasiTanaman, FrekuensiPemupukanREFERENSIAdiningsih, S. (1991). Ekonomi Mikro Edisi Pertama. BPFE. Yogyakarta: Anggota IKAPI NO-003.Azwar, Saifuddin. 2016. Metode Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Rufaidah, E. (2015). Ilmu Ekonomi. Yogyakarta: GRAHA ILMU.Siregar, S. (2013). METODE PENELITIAN KUANTITATIF: Dilengkapi Perbandinga Perhitungan Manual dan SPSS. Jakarta: PRENAMEDIA GROUP.Soekartawi. (2002). Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisi Fungsi Coubb-Douglas. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.Suratiyah, K. (2015). Ilmu Usaha Tani. Jakarta: Penebar Swadaya.Warisno. (2003). Budidaya Kelapa Genjah. Yogyakarat (anggota IKAPI): Kansius.Winarno, P. D. (2014). Kelapa Pohon Kehidupan. PT. Gramedia Pustaka Utama.Eyverson Ruauw, J. B. (2011). Kajian Pengelola Usaha di Desa Tolumbuka Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Utara. ASE-Volume 7 Nomor 2, Mei 2011 , 39-50.Damanik, S. (2007). Strategi Pengembangan Agribisnis Kelapa (Cocos nucifera) untuk Meningkatkan Pendapatan Petani di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Perspektif Vol. 6 No. 2 , 94-104.Delke Susanti Kawau, C. B. (2015). KAJIAN PENDAPATAN USAHATANI KELAPA DENGAN DIVERSIFIKASI HORIZONTAL PADA GAPOKTAN PETANI JAYA DI DESA POIGAR 1 KECAMATAN SINONSAYANG KABUPATEN MINAHASA SELATAN. ASE – Volume 11 Nomor 3 , 41-52.Eliza, S. T. (2011). PENGARUH FAKTOR PRODUKSI TERHADAP PRODUKSI KELAPA HIBRIDA POLA PLASMA DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR. ASE – Volume 7 Nomor 2 .Eyverson Ruauw, J. B. (2011). Kajian Pengelola Usaha di Desa Tolumbuka Kecamatan Pasan Kabupaten Minahasa Utara. ASE-Volume 7 Nomor 2, Mei 2011 , 39-50.Fikriman, A. H. (n.d.). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Tenaga Kerja Buruh Panen Buah Kelapa Sawit (Studi Kasus Pada Divisi I PT. Megasawindo Perkasa I Kecamatan Pelapat Kabupaten Bungo). Jurnal Agri Sains Volume 1 No 1 .Ida Ayu Nyoman Utami Dewi, N. N. (2017). PENGARUH MODAL, TENAGA KERJA, DAN LUAS LAHAN TERHADAP JUMLAH PRODUKSI KOPI ARABIKA DI KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI.E-Jurnal EP Unud, vol.6 No.6 , 1127-1156.Lamusa, A. (2005). FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI KELAPA DALAM DI DESA LABUAN LELE KECAMATAN TAWAELI KABUPATEN DONGGALA.J.Agroland Vol.12 No.3 , 254-260.Lumintang, F. M. (2013). ANALISIS PENDAPATAN PETANI PADI DI DESA TEEP KECAMATAN LANGOWAN TIMUR. Jurnal EMBA Vol.1 No.3 , 991-998.Maryoni, H. S. (2016). PENGARUH LUAS LAHAN PERTANIAN DAN BIAYA PEMELIHARAAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI (STUDI KASUS DESA KEPENUHAN RAYA).Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos Vol. 5 No. 1 .N. Mashud, R. M. (2013). Pengaruh Pemupukan Terhadap Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Aren Belum Menghasilkan.B. Palma Vol. 14 No. 1 , 13-19.Putri, M. F. (Mei 2010). Tepung Ampas Kelapa pada Umur Panen 11-12 Bulan Sebagai Bahan Pangan Sumber Kesehatan.Jurnal Kompetensi Teknik vol.1. No.2 .Septianita. (2009). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kelapa Sawit (Elaeis quinensis Jack) dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga di Desa Makartitama Kec. Peninjauan Kab. OKU.AgronobiS, Vol. 1, No. 2 .Subagiyo. (2016). ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL PENGGUNAAN ALSINTAN DALAM USAHA TANI PADI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA.Agros Vol.18 No.1 , 33-48.Suwartapradja, O. S. (2008). Kolektivitas Tenaga Kerja Dalam Pertanian : (Studi Tentang Implikasi Curahanh Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Petani di Kabuopaten Sumedang, Jawa Barat) . Jurnal Kependudukan Padjadjaran, Vol. 10, No. 1 , 34-49.    

Page 1 of 3 | Total Record : 22


Filter by Year

2019 2019


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 4 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 4 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 7, No 1 (2018): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 4 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Vol 5, No 4 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 4 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 4 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 3 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 2 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Mahasiswa Ilmu Ekonomi More Issue