cover
Contact Name
Debie Anggraini
Contact Email
brmj@unbrah.ac.id
Phone
+6285274557580
Journal Mail Official
brmj@unbrah.ac.id
Editorial Address
Jl Raya By Pass KM 15, Aia Pacah, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
BrMJ
ISSN : 28100069     EISSN : 28100069     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Baiturrahmah Medical Journal published by Medical Faculty of Universitas Baiturrahmah. The frequency of publishing is four issues in a year. The topics covered include the fields of Allergy and Immunology, Anesthesiology, Cancer and stem cells, Cardiovascular, Cell and Molecular Biology, Childrens Health, Dermatovenereology, Geriatrics, Histopathology, Internal Medicine, Neuropsychiatric treatment, Ophthalmology, Otorhinolaryngology, Physical medicine and rehabilitation, Physio-pharmacology, Pulmonology, Radiology, Surgery includes orthopedics and urology, Obstetrics and Gynecology, Science of nutrition, Clinical Pathology, Anatomy Pathology, Parasitology, Microbiology, Public Health and Medical Education.
Articles 20 Documents
Inflamasi pada Coronavirus Disease 2019 Dedy Kurnia; Rinal Effendi
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.827 KB)

Abstract

Latar Belakang: Desember tahun 2019, terjadi wabah pneumonia yang tidak diketahui penyebab pastinya. Wabah ini pertama kali ditemukan di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. WHO secara resmi menamakan penyakit ini COVID-19.Pembahasan: Sars-CoV-2 merupakan virus RNA strain tunggal positif, berkapsul dan tidak bersegmen yang memiliki 4 protein. Virus ini menular melalui droplet nuclei. Virus memiliki 5 tahapan saat menginfeksi yang akan terjadi apabila virus berikatan dengan reseptor ACE-2. Proses inflamasi terjadi akibat pelepasan sitokin IL-1, IL-6, IL-10, TNF-a. Infeksi dimulai dari masa inkubasi sampai dengan terjadinya respon imun berlebihan yang menyebabkan hiperinflamasi pada paru yang dapat berkontribusi terhadap terjadinya ARDS. berat kasusnya COVID-19 dibagi menjadi tanpa gejala, ringan, sedang, berat dan kritis.Kesimpulan: COVID-19 adalah penyakit infeksi pernapasan yang disebabkan oleh Sars-CoV-2 yang dapat menyebabkan hiperinflamasi. Infeksi COVID-19 dapat menimbulkan gejala ringan, sedang, berat atau bahkan kritis.
Penurunan Fungsi Memori Jangka Pendek Anak Retardasi Mental Mikrosefali di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kasih Ummi Nadia Purnama Dewi; Ade Teti Vani; Irwan Triansyah; Vella Audi
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.347 KB)

Abstract

Pendahuluan: Penyebab retardasi mental karena adanya abnormalitas gen dan kromosom. perubahan perkembangan otak berupa pengurangan berat dan volume otak, atau mengalami mikrosefali. Mikrosefali menyebabkan keterlambatan dalam menyerap sesuatu, memproses dan menafsirkan informasi sehingga fungsi kognitif melambat.  Tujuan penelitian: Untuk menentukan hubungan antara lingkar kepala dengan fungsi memori jangka pendek anak dengan retardasi mental di sekolah luar biasa (SLB) Kasih Ummi Padang. Metode: Penelitian ini adalah analitik komperatif kategorik berpasangan dengan desain penelitian cross sectional study. Data yang diambil merupakan total sampling dengan jumlah sampel yang diteliti pada penelitian ini yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 50 sampel yang didapatkan dari data primer Sekolah Luar Biasa (SLB) Kasih Ummi Kota Padang. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data chi-square. Hasil: Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara lingkar kepala dengan memori jangka pendek anak dengan retardasi mental di SLB Kasih Ummi Kota Padang. Nilai p pada analisis chi square yang didapatkan pada penelitian ini sebesar 0,017. Kesimpulan: Terdapat penurunan fungsi memori jangka pendek pada anak retardasi mental dengan mikrosefali di SLB Kasih Ummi Kota Padang.
Hubungan Kualitas Tidur dengan Derajat Hipertensi pada Lansia di Puskesmas Sintuk Tahun 2021 Gita Helvia Sari; Yuliza Birman; Aryaldy Zulkarnaini
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.624 KB)

Abstract

Pendahuluan: Lanjut usia (lansia) adalah seseorang yang mencapai usia 60 tahun ke atas. Salah satu permasalahan yang sangat mendasar pada lansia merupakan permasalahan kesehatan akibat proses degeneratif yang menyebabkan waktu tidur efisien semakin berkurang sehingga tidak mencapai kualitas tidur yang baik serta akan menimbulkan berbagai macam keluhan tidur. Kualitas tidur yang buruk akan menyebabkan tekanan darah tinggi karena seiring terganggunya siklus NREM dan REM terjadi peningkatan norepinefrin melalui saraf sehingga pembuluh darah mengalami vasokontriksi yang menyebabkan tekanan darah meningkat atau hipertensi.Tujuan penelitian: untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Sintuk Tahun 2021. Metode: Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Sintuk, Kabupaten Padang Pariaman tahun 2021. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April 2021 – Mei 2021.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional. Dengan 64 sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengukur tekanan darah dan kueisoner PSQI.Analisis data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase dan analisis bivariat menggunakan uji chi square dengan pengolahan data menggunakan komputerisasi program spss versi 21.0. Hasil: terbanyak adalah 60-74 tahun berjumlah 54 orang (84,4%), jenis kelamin terbanyak adalah perempuan berjumlah 48 orang (75%), memiliki genetik (riwayat keturunan) hipertensi berjumlah 49 orang (76,7%), derajat hipertensi terbanyak adalah hipertensi sistolik terisolasi berjumlah 25 orang (39,1%), kualitas tidur terbanyak adalah kualitas tidur buruk berjumlah 53 orang (82,8%) dan terdapat hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Sintuk Tahun 2021 P= 0,000 < 0,05 Kesimpulan: Terdapat hubungan kualitas tidur dengan derajat hipertensi pada lansia di Puskesmas Sintuk tahun 2021
PROFIL PASIEN PROLAPS UTERI PADA LANSIA DI RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2018-2020 Fidiariani Sjaaf; Primadella Fegita; Melanza Parmiyati
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.15 KB)

Abstract

Pendahuluan: Prolaps uteri adalah kondisi jatuh atau turunnya uterus ke dalam vagina (prolaps inkomplet) ataupun ke luar dari vagina (prolaps komplet). Faktor risiko yang menyebabkan prolaps uteri yaitu usia lansia, multiparitas, riwayat persalinan pervaginam, pekerjaan berat dan IMT. Klasifikasi prolaps uteri terdiri dari stadium 1 hingga stadium 4. Tahun 2018-2020 di RSUP Dr.M. Djamil Padang ditemukan jumlah pasien prolaps uteri sebanyak 97 kasus. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui profil pasien prolaps uteri pada lansia di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2018-2020. Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian di bagian rekam medis di RSUP. Dr. M. Djamil Padang tahun 2021. Waktu penelitian Desember 2021. Sampel penelitian adalah semua pasien yang terdiagnosis prolaps uteri yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2018-2020 dengan 62 sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara total sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat untuk melihat frekuensi dan presentase masing-masing variabel dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16.0. Hasil: Penelitian ini mendapatkan usia terbanyak ≥ 65 tahun sebanyak 27 orang(43,5%), paritas terbanyak yaitu pada multipara sebanyak 61 orang (98,4%), jenis persalinan terbanyak yaitu persalinan pervaginam sebanyak 62 orang (100%), IMT terbanyak yaitu IMT 18,5-22,9 kg/m2 sebanyak 34 orang (54,8%), prolaps uteri terbanyak terjadi pada pasien ibu rumah tangga yaitu sebanyak 50 orang (80.6%) stadium prolaps uteri yang terbanyak yaitu stadium 4 sebanyak 43 orang (69,4%). Kesimpulan: Penelitian ini mendapatkan usia terbanyak ≥ 65 tahun, paritas terbanyak yaitu pada multipara, jenis persalinan terbanyak yaitu persalinan opervaginam. Indeks massa tubuh terbanyak yaitu dengan IMT 18,5-22,9 kg/m2. Prolaps uteri terbanyak pada ibu rumah, stadium terbanyak yaitu stadium 4.
Kadar HbA1C Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dengan Komplikasi Neuropati Diabetik di RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2019-2020 Suharni Suharni; Aryaldy Zulkarnaini; Diba Triulandari Kusnadi
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.378 KB)

Abstract

Pendahuluan: Neuropati diabetik dilaporkan sebagai komplikasi tersering pada pasien diabetes melitus. Komplikasi yang terjadi pada pasien diabetes melitus dapat dicegah dengan kontrol glikemik yang optimal, salah satunya dengan kontrol nilai HbA1c, kolesterol, trigliserida dan lain-lain. Penderita DM harus menjaga kadar glukosa darah untuk mencegah berbagai komplikasi yang dapat terjadi. Pengukuran kadar HbA1c merupakan salah satu metode untuk mengetahui gambaran kadar glukosa darah selama dua sampai tiga bulan terakhir. Tujuan penelitian: untuk mengetahui kadar HbA1c pada pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati di RSI Siti Rahmah tahun 2019-2020. Metode: Penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi yaitu pasien diabetes melitus dengan komplikasi neuropati di RSI Siti Rahmah Padang tahun 2019-2020 yang memiliki berkas rekam medis lengkap dan tidak memiliki riwayat trauma kepala dengan sampel 30 pasien. Pengambilan sampel dari data rekam medis RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2019-2020. Hasil: Analisis data univariat dengan program SPSS versi 16.0. Usia terbanyak yaitu kategori 56-65 tahun sebanyak 14 pasien (46,7%), jenis kelamin terbanyak yaitu kategori perempuan sebanyak 20 pasien (66,7%) dan kadar HbA1c terbanyak yaitu kategori tidak terkontrol sebanyak 23 pasien (73,3%). Kesimpulan: Pengontrolan kadar gula darah dapat mengurangi resiko terjadinya komplikasi, diantaranya neuropati. Pemeriksaan kadar HbA1c dapat membantu mengetahui kadar gula darah pada pasien.
COVID-19 Efriza Efriza
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.809 KB)

Abstract

Coronavirus Disease adalah penyakit yang disebabkan oleh virus severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Middle East Respiratory (MERS) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) merupakan beberapa tipe dari coronavirus yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan manusia sehingga menimbulkan batuk, pilek dan gejala serius lainnya. Kejadian covid-19 di Indonesia hingga 17 November 2021, tercatat sudah lebih dari 4,25 juta kasus dengan angka kematian sebanyak 144 ribu. Fakttor resiko utamanya adalah adanya riwayat kontak, usia, jenis kelamin, komorbid, dan keadaan imunosupresif. Diagnosis meliputi anamesis terhadap pasien, keluarga, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Anamnesis dilakukan untuk memastikan ada tidaknya riwayatn kontak, komorbid, dan gejala lain seperti demam dan sesak nafas. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan spesimen dengan swab tenggorokan, pemeriksaan kimia darah, dan rontgen fototorak. Pengelolaan pasien meliputi terapi simptomatis dan suportif. WHO merekomendasikan antivirus, imunomodulator serta terapi tambahan lainnya untuk COVID-19. Penatalaksanaan tersebut tergantung  berat-nya gejala COVID-19.
Karakteristik Labiopalatoskisis Pada Program Smile Train di RSU ‘Aisyiyah Padang Tahun 2018-2020 Budi Yulhasfi Febrianto; Gita Azkiya; Febianne Eldrian
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.507 KB)

Abstract

Latar Belakang: Labiopalatoskisis atau biasa dikenal dengan bibir dan langit-langit sumbing merupakan kelainan kongenital yang paling sering ditemui, kelainan ini ditandai dengan adanya celah bibir dan langit-langit, celah yang terbentuk dapat mengenai bibir saja atau disebut dengan bibir sumbing dan dapat mengenai langit-langit saja atau disebut dengan langit-langit sumbing, diketahui beberapa faktor penyebab terjadinya labiopalatoskisis seperti ibu yang merokok dan mengkonsumsi alkohol selama kehamilan dan riwayat keluarga dapat menjadi faktor utama terjadinya labiopalatoskisis. Tujuan: Untuk mengetahui karakteristik labiopalatoskisis pada program smile train di RSU ‘Aisyiyah padang tahun 2018-2020.  Metode: Penelitian ini mencakup bidang ilmu bedah dan pediatrik, dengan jenis  penelitian deskriptif kategorik dan teknik pengambilan sampel adalah total sampling dengan menggunakan data rekam medis sebanyak 143 sampel. Hasil: Hasil penelitian didapatkan jenis terbanyak ialah labiopalatoskisis 68 orang (48,6%) dengan arah defek unilateral 73 orang (51,0%), jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki 87 orang (57,3%), usia saat operasi terbanyak adalah terlambat palatoplasti 62 orang (43,4%), tindakan terbanyak adalah labioplasti 76 orang (53,1%), riwayat keluarga terbanyak adalah tidak ada riwayat keluarga 106 (74,11%), riwayat konsumsi alkohol tidak ditemukan pada penelitian, riwayat merokok terbanyak ialah ibu tanpa riwayat merokok 141 orang (98,6%), dan riwayat komplikasi pada ibu saat kehamilan terbanyak adalah ibu tanpa riwayat komplikasi 88 orang (61,5%). Kesimpulan: Jenis terbanyak adalah labiopalatoskisis dengan arah defek unilateral, jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki,usia saat operasi terbanyak adalah terlambat palatoplasti, tindakan terbanyak adalah labioplasti, dan yang terbanyak ditemukan adalah tidak ada riwayat keluarga,konsumsi alkohol dan rokok selama kehamilan, dan riwayat komplikasi saat kehamilan.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi pada Pasien Glomerulonefritis Akut Pasca Streptococcus Sylvia Alicia Salim; Nice Rachmawati Masnadi; Fitrisia Amelin
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.381 KB)

Abstract

Pendahuluan: Glomerulonefritis akut pasca Streptococcus (GNAPS) merupakan bentuk glomerulonefritis terbanyak pada anak dengan angka kejadian tinggi di negara berkembang. Manifestasi klinis GNAPS pada anak bisa beragam, mulai hipertensi ringan sampai krisis, dan berbagai komplikasi seperti gangguan ginjal akut dan hipertensi ensefalopati.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada pasien GNAPS di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP DR M.Djamil Padang tahun 2015-2017  Metode: Penelitian dilakukan pada Desember 2017 – Maret 2018 di Bagian Ilmu Kesehatan Anak RSUP Dr. M Djamil Padang. Penelitian deskriptif analitik retrospektif dengan desain cross sectional dan teknik total sampling. Sampel penelitian berjumlah 27 pasien. Analisis yang digunakan yaitu uji Fisher’s Exact dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian mendapati rasio laki-laki dan perempuan 1,5:1. Umur, jenis kelamin, status gizi, hematuria, proteinuria, LFG, ASTO positif tidak signifikan berpengaruh terhadap kejadian hipertensi (p=0,64; p=1,00; p=1,00; p=0,05; p=0,30; p=0,58; p=0,61, berurutan). Edema terdapat pada 74,1% pasien, dengan 90% yang mengalami hipertensi (p=0,02). Analisis multivariat terhadap edema dan hematuria menunjukkan edema adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi (p=0,033). Kesimpulan: Edema adalah faktor yang signifikan dan paling berpengaruh terhadap kejadian hipertensi pada pasien GNAPS. Diperlukan kewaspadaan akan terjadinya hipertensi pada pasien GNAPS yang datang dengan edema.
Gambaran Radiografi Vertebrae Lumbal Pada Pasien Nyeri Punggung Bawah di RSI Siti Rahmah Padang Tahun 2019 Vina Tri Septiana; W A Andela; Zukhri Zainun; Sri Nani Jelmila
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.149 KB)

Abstract

Pendahuluan: Nyeri punggung bawah atau low back pain (LBP) merupakan masalah yang umum ditemukan di seluruh dunia dan dapat menyebabkan penurunan produktifitas penderitanya. Pemeriksaan radiologi sangat dibutuhkan pada hampir semua kasus LBP karena etiologi LBP sulit diidentifikasi hanya dari riwayat klinis dan pemeriksaan fisik. Radiografi vertebrae lumbal merupakan salah satu modalitas radiologi utama yang digunakan secara luas pada pasien dengan keluhan LBP. Gambaran radiologis yang ditemukan sangat beragam sehingga diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna dalam penegakan diagnosis dan tatalaksana pasien. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui gambaran radiografi vertebrae lumbal pada pasien LBP di Bagian Radiologi RSI Siti Rahmah Padang. Metode: Rancangan penelitian deskriptif kategorik retrospektif. Penelitian dilakukan bulan November-Desember 2019. Sampel sebanyak 78 pasien LBP yang melakukan pemeriksaan radiografi vertebrae lumbal di Bagian Radiologi RSI Siti rahmah Padang tahun 2019. Analisis data statistik dilakukan scara univariat. Hasil: Hasil penelitian mendapatkan kasus LBP paling banyak ditemukan pada rentang usia 51-60 tahun (32,1%) dan jenis kelamin perempuan (71,8%). Gambaran radiologis terbanyak adalah spondilosis (92,3%). Kesimpulan: Gambaran radiografi vertebrae lumbal terbanyak pada pasien nyeri punggung bawah adalah spondilosis.
Gambaran Efek Samping dan Terapi Suportif Pasien Kanker Payudara Pasca Kemoterapi CAF di RSUP M.Djamil Padang Rhandyka Rafli; Dessy Abdullah; Billy Yuliandri Sinulingga
In Proses
Publisher : Universitas Baiturrahmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.285 KB)

Abstract

Latar belakang: pasien dengan kanker payudara sebagian besar akan menjalani kemoterapi sebagai terpai sistemik. Salah satu rejimen yang sering digunakan adalah Cyclophosphamide, Doxorubicin, 5-Fluorouracil (CAF) dapat menyebabkan berbagai efek samping yang tidak diinginkan yang perlu diatasi untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan: Untuk mengumpulkan data tentang efek samping yang sering terjadi dari kemoterapi berbasis CAF pada pasien kanker payudara di Rumah Sakit Dr. M. Djamil Padang dan terapi suportif setelah kemoterapi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan desain simple random sampling. Data diambil melalui penelusuran rekam medis Rumah Sakit Umum Pusat Dr. M. Djamil Padang. Hasil: didapatkan 52 pasien sebagai sampel penelitian ini. Efeksamping yang paling banyak adalah leukopenia (50%).Efeksamping yang paling sedikit adalah mual (3,8%) dan toksisitas ginjal (1,9%). Terapisuportif yang paling banyak adalah injeks ileukogen (50%).Terapi suportif yang paling jarang adalah antiemetik (3,8%) dan hesperidin (1,9%). Kesimpulan: Efeksamping yang paling banyak dari  kemoterapi berbasis CAF adalah lekopenia. Efek samping mualsangat sedikit didapatkan.Terapi suportif yang paling banyak adalahi njeksi leukogen

Page 1 of 2 | Total Record : 20


Filter by Year

2022 2022


Filter By Issues
All Issue