cover
Contact Name
Aprilia Triaristina
Contact Email
aprilia@fkip.unila.ac.id
Phone
+6282175980724
Journal Mail Official
pesagi@fkip.unila.ac.id
Editorial Address
Gedung J FKIP Universitas Lampung, Jalan Prof. Soemantri Brodjonegoro No. 1 Gedong Meneng, Rajabasa, Bandar Lampung 35145
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Published by Universitas Lampung
ISSN : -     EISSN : 27458717     DOI : https://doi.org/10.23960/pesagi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) adalah blind and peer-reviewed journal yang mempublikasikan artikel-artikel ilmiah dari disiplin ilmu Pendidikan Sejarah. Artikel-artikel yang dipublikasikan di PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) meliputi hasil penelitian. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah Universitas Lampung. PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) menerima manuskrip atau artikel dalam bidang pendidikan sejarah dan sejarah dari berbagai kalangan akademisi.
Articles 421 Documents
TINJAUAN HISTORIS PEMBENTUKAN PASUKAN PENJAGA KEAMANAN RAKYAT (PKR) LAUT DI LAMPUNG TAHUN 1945-1949 Imanda, Deka Satriya; Arif, Suparman; Maskun, Maskun
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.875 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine the history of the formation of the sea PKR in Lampung. The method used is descriptive method wes. Results of the research that has been done obtained data showing that the Establishment of the sea (PKR) in Lampung, has been ongoing since 1945 that at that time formed by a number of Japanese-trained former soldiers like Gygun, Heiho, Java Unko Kaisha and others. Since the establishment of the PKR Laut for the first time led by MM. Haidar, a number of members from the Japanese military units and a number of civil society then began to merge into the unity of the PKR Laut. In its development until 1949, PKR Sea began to experience setbacks caused by the Dutch Military Aggression II period. The conclusion of this research is (PKR) Laut Lampung is a defense organization which was set up as a security guard around Lampung waters.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejarah pembentukan PKR Laut di Lampung. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh data yang menunjukan bahwa Pembentukan Pasukan (PKR) Laut di Lampung, telah berlangsung sejak tahun 1945 yang pada waktu itu dibentuk oleh sejumlah tentara bekas didikan Jepang seperti Gygun, Heiho, Jawa Unko Kaisha dan lainya. Sejak dibentuknya PKR Laut yang untuk pertama kalinya dipimpin oleh MM. Haidar, sejumlah anggota yang berasal dari kesatuan militer Jepang dan sejumlah masyarakat sipil kemudian mulai menggabungkan diri kedalam kesatuan PKR Laut tersebut. Dalam perkembangannya hingga tahun 1949, PKR Laut mulai mengalami kemunduran yang disebabkan oleh adanya masa Agresi Militer Belanda II. Kesimpulan dalam penelitan ini adalah (PKR) Laut Lampung merupakan sebuah organisasi pertahanan yang didirikan sebagai penjaga keamanan di sekitar wilayah perairan Lampung.Kata kunci : agresi militer belanda, jepang, penjaga kemanan rakyat (pkr) laut.
PERANG ANTARA KERAJAAN BULELENG DENGAN BELANDA PADA TAHUN 1846-1849 Mahardika, Ketut; Amsia, Tontowi; Wakidi, Wakidi
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.752 KB)

Abstract

The problems of the study are: how the occurrence of the Buleleng Bali war with the Netherlands in 1846-1849. The purpose of the study was to find out the occurrence of war between the kingdoms of Buleleng with the Netherlands in 1846-1849. The method uses in the study is the historical method. Data collection techniques are literature technique and documentation technique, data analysis that used is qualitative. Before the war between Buleleng and the Netherland held mediation but not found a solution. In June 28, 1846 the first attack was done but there was no counter for buleleng because the far less modern weapons of the Buleleng kingdom. The second attack cause of the expropriation of the Dutch ship in the Lirang beach,  Buleleng is not received because the Dutch established Fort. Rumusan masalah dalam penelitian adalah: bagaimanakah terjadinya perang kerajaan Buleleng Bali dengan Belanda pada tahun 1846 – 1849. Tujuan penelitian adalah mengetahui terjadinya perang antara kerajaan Buleleng dengan Belanda pada tahun 1846 – 1849. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode historis. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan dan teknik dokumentasi, analisis data yang digunakan adalah kualitatif. Sebelum terjadinya perang antara Buleleng dengan Belanda diadakan mediasi tetapi tidak ditemukan penyelesaian. 28 Juni 1846 penyerangan pertama dilakukan tetapi tidak adanya perlawanan dari Buleleng dikarenakan senjata yang kalah jauh modern. Penyerangan kedua dikarenakan terjadinya perampasan kapal Belanda di pantai Lirang, Buleleng tidak terima karena Belanda mendirikan benteng. Kata kunci : belanda, kerajaan buleleng, perang
Pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry Terhadap Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Sejarah Hidayat, Rofik; Ekwandari, Yustina Sri; Syah, Iskandar
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (560.702 KB)

Abstract

The purpose of this research was to determine whether or not the influence of Inquiry Learning Strategy to increase student learning motivation on History of Social Subject Class X / AP SMK PGRI 1 Punggur Academic Year 2016/2017. This research used Inquiry Learning Strategy. Data collection techniques such as observation, documentation, literature and test a questionnaire, which was previously held in the form of instrument test the validity of the test and reliability test. Based on data analysis count r ? table r 0.760 ? 0.497 that went into strong criteria. Therefore it could be concluded that the application of Inquiry Learning Strategy was influential to increase Student learning motivation on History of Social Subject.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak pengaruh Strategi Pembelajaran Inquiry terhadap peningkatan motivasi belajar IPS Sejarah siswa Kelas X/AP SMK PGRI 1 Punggur Tahun Ajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan Strategi Pembelajaran Inquiry.Teknik pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, kepustakaan dan tes angket, yang sebelumnya diadakan uji instrument berupa validitas tes dan realibilitas tes. Berdasarkan analisis data rhitung?rtabelyaitu0,760? 0,497yang masuk ke dalam kriteria kuat.Oleh karena itu dapat simpulkan bahwa penerapan Strategi Pembelajaran Inquiryberpengaruh terhadap peningkatan motivasi belajar IPSSejarah bagisiswa.Kata kunci: inquiry,motivasi,pengaruh, siswa
Adat Buantak dalam Perkawinan Bedu’a di Lamban pada Masyarakat Lampung Saibatin di Pekon Kebuayan Salam, Rudi; Imron, Ali; Arif, Suparman
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.246 KB)

Abstract

The purpose of this study was to find out the process of buantak adat in Bedu'a's marriage was sluggish in Lampung Saibatin's community in Kebuayan district Karya Penggawa District, Pesisir Barat District. This study uses descriptive methods with data collection techniques using observation, interviews and documentation. The data technique used is qualitative data analysis techniques. The results showed that the buantak customs in Bedu'a's marriage were sluggish in the Lampung Saibatin community who were in the Kebuayan Pekon area different from the Buantak adat in other Pekonek. This difference lies in the delivery, generally the groom comes to the place of the bride, but is summoned by the bride to be delivered to the place of the male. The process of implementing the Buantak custom in marriage was carried out to deliver the bride to the groom's place as proof of the responsibility of the eldest male child to his family who carried out the marriage.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan adat buantak dalam perkawinan bedu’a di lamban pada masyarakat Lampung Saibatin di pekon Kebuayan Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adat buantak dalam perkawinan bedu’a di lamban pada masyarakat Lampung Saibatin yang berada di pekon Kebuayan berbeda dengan adat buantak yang berada di pekon-pekon lainnya. Perbedaan ini terletak pada penghantarannya, umumnya pengantin laki-laki  yang datang ke tempat pengantin wanita, tetapi di pekon Kebuayan pengantin wanita yang dihantarkan ke tempat laki-laki. Proses pelaksanaan adat buantak dalam perkawinan bedu’a di lamban yang menghantarkan pengantin wanita ke tempat pengantin laki-laki mempunyai makna tanggung jawab anak tertua laki-laki terhadap saudara perempuannya.Kata kunci: adat buantak, bedu’a di lamban, lampung saibatin
Perbandingan Hasil Belajar Siswa Yang Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write dan Think Pair Share Fadila, Ila Putri; Imron, Ali; Susanto, Henry
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.909 KB)

Abstract

This study aims to determine the differences in students' learning outcomes by comparing the Think Talk Write learning model and Think Pair Share learning model in History subject for students in Grade X TKJ of Public Vocational High School 1 Tanjungsari. The research method used in this study is Quasi Experimental with Nonequivalent Control Group Design.  The sampling technique in this study was conducted through purposive sampling.  The results showed that the students' learning outcomes from the Think Talk Write learning model were higher than those who applied the Think Pair Share learning model.  This is indicated by the posttest hypothesis test using t-test.  It can be concluded that there are differences in students' learning outcomes in History subject between the Think Talk Write learning model and the Think Pair Share learning model.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil belajar siswa dengan membandingkan penggunaan model pembelajaran Think Talk Write dan model pembelajaran Think Pair Share pada mata pelajaran Sejarah kelas X TKJ di SMKN 1 Tanjungsari. Metode yang digunakan dakam peneltian ini adalah Quasi Experimental dan desain yang dipilih adalah Nonequivalent Control Grub Design. Teknik penentuan sampel pada penelitian ini menggunakan Purposive Sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Talk Write lebih tinggi dibanding dengan siswa yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share. Hal ini ditunjukan dengan uji hipotesis posttest menggunakana uji t. Bahwa ada perbedaan hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah, antara penerapan model pembelajaran Think Talk Write dengan model pembelajaran Think Pair Share.Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran think talk write, model pembelajaran think pair share
PENGARUH PENGGUNAAN FILM DOKUMENTER TENTANG KEHIDUPAN AWAL MANUSIA PURBA TERHADAP HASIL BELAJAR Rani, Emilda; Maskun, Maskun; Arif, Suparman
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.203 KB)

Abstract

Various types of the research shows that conventional learning models have not been able to make all students in the class can master learning competency. The aim of this research is to know about the result of students learning  using teaching media that is documentary film. Sampling technique in this research used purposive sampling technique. This research used two classes as the sample, one class as experimental class VII-1 and the other class as control class VII-3. Data analysis technique in this research used Anova. Based on the result, experimental class using documentary film has an influence in students learning result. The mean score of post test in experimental class is 82,42, so that using documentary film in class VII-1 has a significant influence in history lesson result at SMP Negeri 1 East Martapura Oku.Berbagai jenis penelitian menyatakan bahwa model pembelajaran konvensional belum mampu menjadikan semua siswa di kelas bisa menguasai kompetensi pembelajaran. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan media pembelajaran berupa film dokumenter. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-1sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-3sebagai kelas kontrol. Teknik analisis data menggunakan Anova. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar yang menggunakan film dokumenter kelas eksperimen berpengaruh terhadap hasil belajar siswa hal ini ditunjukan dari nilai rata-rata posttest sebesar 82,42 sehingga penggunaan film dokumenter berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas VII-1 SMP Negeri 1 Martapura OKU Timur. Kata kunci : film dokumenter, hasil belajar, model pembelajaran
Pengaruh Model Mnemonik Terhadap Hasil Belajar Kognitif IPS Siswa Kelas VIII Elsandi, Feri; M, Syaiful; Arif, Suparman
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.244 KB)

Abstract

The purpose of this research was to find out the influence of mnemonic model toward students social cognitive learning outcomes class VIII. The methodology which used in this research was true experimental design with posttest-only control design. Based on data analysis can be concluded that tcalculated= 7.259 ttable = 2.65, so H0is rejected. The result of data analysis shows that there was influence of mnemonic model towards students IPS cognitive learning outcomes class VIII SMP Negeri 1 Katibung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh Model Mnemonik terhadap hasil belajar kognitif IPS siswa kelas VIII. Metode penelitian yang digunakan adalah true experimental design dengan menggunakan tipe posttest-only control design. Berdasarkan analisis data dapat ditarik kesimpulan bahwa thitung = 7,259 ttabel = 2,65, sehingga H0 ditolak. Jadi hasil analisis data secara kuantitatif Model Mnemonik berpengaruh terhadap hasil kognitif siswa pada jenjang pengetahuan IPS siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Katibung.Kata kunci: hasil belajar kognitif, ips, model mnemonik
TRADISI BROKOHAN DESA INDRALOKA II KECAMATAN WAY KENANGA KABUPATEN TULANG BAWANG BARAT Wahyuni, Lilis; Wakidi, Wakidi; Ekwandari, Yustina Sri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.485 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine how the objectives of Brokohan tradition in social solidarity and spiritual/religious at village Indraloka II District West Tulang Bawang. To collect the data the researcher used interview, observation, documentation and technical literature, while to analyze data the researcher used qualitative data analysis. Based on the results, the conclusions in this study are the objective brokohan tradition of social solidarity are seen as: foster collective work ethic, the preservation of tradition. The objectives of Brokohan tradition in terms of spiritual/religious are: the disclosure of gratitude to God, to honor the ancestral spirits.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah tujuan tradisi Brokohan secara solidaritas sosial dan spiritual/religius di Desa Indraloka II Kecamatan Way Kenanga Kabupaten Tulang Bawang Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan teknik kepustakaan, sedangkan untuk menganalisis data menggunakan analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, kesimpulan dalam penelitian ini adalah tujuan tradisi brokohan dilihat secara solidaritas sosial adalah: menumbuhkan etos kerja kolektif, pelestarian tradisi. Tujuan tradisi brokohan dari segi spiritual/religius: pengungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, penghormatan kepada para ruh leluhur nenek moyang.Kata kunci : brokohan, kelahiran bayi, tujuan tradisi
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Think Pair Share Terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI Kandi, Inggrid Novita; Basri, Muhammad; Rachmedita, Valensy
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.498 KB)

Abstract

The purpose of this paper is to determine the effect of the use of the Think Pair Share Model on the Historical Learning Outcomes of eleventh grade Social students at SMA Negeri 13 Bandar Lampung in Academic Year 2019/2020 ". This study uses the Think Pair Share model. The results of the study note that the comparison between the experimental class with the control class is said that the pretest and posttest results in the experimental class are 18.618 after the implementation of Think Pair Share learning models rose to 22.165, and in the control class the results of the pretest and posttest were 18.017 rose to 21.139, from a comparison between the experimental class and the control class can be taken a decision that there is an influence of the use of Think Pair Share learning models on the learning outcomes eleventh grade social students at SMA Negeri 13 Bandar Lampung in Academic Year 2019-2020.Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Think Pair Share terhadap Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2019/2020”. Penelitian ini menggunakan model Think Pair Share. Hasil penelitian diketahui bahwa perbandingan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dikatakan bahwa hasil pretest dan posttest pada kelas eksperimen yaitu 18.618 setelah dilaksankannya model pembelajaran Think Pair Share naik menjadi 22.165, dan pada kelas kontrol hasil dari pretest dan posttest yaitu 18.017 naik menjadi 21.139, dari perbandingan antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol dapat diambil keputusan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model pembelajaran Think Pair Share terhadap hasil belajar sejarah siswa kelas XI IPS SMA Negeri 13 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2019-2020.Kata kunci: hasil belajar, model pembelajaran think pair share, pengaruh
Pergundikan dalam Tangsi Militer Belanda Tahun 1830-1918 Sari, Dilla; Susanto, Henry; Ekwandari, Yustina Sri
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (166.856 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the process of concubinage in military service, the role of moentji  in military service, and the problems caused by concubinage. The method used in this research is historical research method. Researchers use, library techniques, documentation techniques. The data analysis technique used is qualitative data analysis technique. Based on the results of research and discussion, the authors conclude that the recruitment of soldiers carried out in Europe, the Dutch East Indies, and Africa has led to the establishment of concubinage relations that occur in military service. Women who live with European soldiers are called moentji. They were tasked with meeting all kinds of needs of the soldiers in the tank. The concubinage relationship was one of the causes of the spread of venereal disease experienced by the soldiers and this relationship produced children who were mostly abandoned by their parents.Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses munculnya pergundikan dalam Tangsi Militer, peran moentji dalam tangsi militer, dan permasalahan yang ditimbulkan pergundikan tangsi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Peneliti menggunakan, teknik kepustakaan, teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penulis mengambil kesimpulan bahwa perekrutan serdadu yang dilakukan di Eropa, Hindia Belanda, serta Afrika telah menyebabkan terjalinnya hubungan pergundikan yang terjadi di dalam tangsi militer. Perempuan-perempuan yang hidup bersama serdadu Eropa disebut moentji. Mereka bertugas memenuhi segala macam kebutuhan para serdadu di dalam tangsi. Hubungan pergundikan turut menjadi salah satu penyebab meluasnya penyakit kelamin yang dialami para serdadu dan hubungan ini menghasilkan anak-anak yang kebanyakan ditelantarkan oleh orang tuanya.Kata kunci: moentji, pergundikan, tangsi militer

Page 1 of 43 | Total Record : 421


Filter by Year

2013 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 10, No 2 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 8, No 2 (2020): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 7 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 6 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 5 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 4 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 3 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 2 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 7, No 1 (2019): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 5 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 4 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 3 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 2 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 6, No 1 (2018): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 9 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 8 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 7 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 6 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 5 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 4 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 3 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 2 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 5, No 1 (2017): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 3 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 2 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 4, No 1 (2016): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 6 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 5 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 4 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 3 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 2 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 3, No 1 (2015): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 6 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 5 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 4 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 3 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 2 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 2, No 1 (2014): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 6 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 5 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 4 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 3 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 2 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 1, No 1 (2013): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) More Issue