cover
Contact Name
Lewi Nataniel Bora
Contact Email
lewi@sttsetia.ac.id
Phone
+6281387772030
Journal Mail Official
jurnalpkmsetiadharma@sttsetia.ac.id
Editorial Address
Jln. Daan Mogot Km 18 Kel. Kebon besar Kec. Batu Ceper (145,63 km) Kota Tangerang 15122
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal PkM Setiadharma
ISSN : 27237036     EISSN : 27237028     DOI : https://doi.org/10.47457/jps.v2i1
Jurnal PkM Setiadharma adalah jurnal yang mempublikasikan hasil kegiatan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Fokus utama dari jurnal ini adalah kegiatan yang dilakukan peneliti pada masyarakat baik secara langsung atapun virtual. Selain itu, jurnal PkM Setiadharma juga menerima penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pelayanan kehidupan Kristen.
Articles 36 Documents
BIMBINGAN ROHANI KRISTEN SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI MELAYANI BAGI WARGA BINAAN KRISTIANI DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PEMUDA TANGERANG PADA BULAN AGUSTUS 2020 Dyulius Thomas Bilo; Matheus Mangentang; Lisna Novalia; Nehemia Nome; Roce Marsaulina
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.184 KB)

Abstract

Every Indonesian citizen is expected to be a good citizen, obedient and not violating laws, religious norms, cultural norms and community norms. However, in reality, not all Indonesian citizens comply with these norms. Many violated and were legally convicted and served time in detention in correctional institutions (Lapas) or prisons and detention centers (Rutan) in Indonesia. Every member of the assisted community in prisons and detention centers from various ethnicities, religions and races must get receive spiritual guidance according to their religion. The same applies to the Class IIA Pemuda Tangerang Prison which is located at LPK No.1 Pemuda Tangerang street, especially for the rehabilitation assisted residents because of drug cases who are Christian and Catholic. In certain activities, Christians and Catholics are sometimes combined and sometimes separated, depending on the interests of the activities and settings of the prison officials. Christian Religious Spiritual Guidance Service which is implemented in August 2020 thanks to the collaboration between prison leaders and the central leadership of the Rise and Shine Ministry Foundation, which mandated the Banten Province branch of the Foundation board to carry out these activities. During August the activities were carried out for four times by different teams. Thus the spiritual guidance of Christianity is one of the strategies to serve Christian assisted members intended to equip the assisted residents to realized, repent and change their character according to God's Word and do not repeat acts that violate the law and are ready to return to the family and society after serving their respective sentences.
PENDIDIKAN OKULTISME DALAM MEMPERLENGKAPI JEMAAT UNTUK BERIMAN KEPADA ALLAH DI GKSI “JEMAAT ELOHIM” KALIMANTAN TENGAH Jonidius Illu; Elia Boen Eni
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (797.057 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i1.35

Abstract

Isu-isu pokok yang dibahas tentang beberapa hal, diantaranya adanya kalangan orang Kristen yang tidak meyakini akan keberadaan Setan yang berdampak pada tidak ada kepekaan terhadap kehadiran dan cara kerja Setan, namun disisi lain juga ada orang Kristen merasa takut yang berlebihan terhadap berbagai tipu muslihat Setan dan tidak memahami bagaimana menghadapi atau mengusir kuasa Setan, pada akhirnya memiliki ketergantungan kepada pendeta atau hamba Tuhan karena dianggap berkompeten untuk pengusiran Setan. Tujuan penelitian untuk menunjukkan kepada orang Kristen bahwa kuasa Setan sekarang statusnya sudah dikalahkan melalui kematian dan kebangkitan Kristus dan kuasa Setan tidak dapat mengalahkan orang yang telah percaya dan beriman kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan harapan dapat meyakinkan setiap orang percaya agar mengetahui dan meyakini akan statusnya di dalam Kristus (Kol. 2:9-10).
PEMBERDAYAAN KAUM IBU DALAM PELAYANAN DI GKSI SEKTOR KUALA BEHE KECAMATAN KUALA BEHE KABUPATEN LANDAK KALIMANTAN BARAT Malik Bambangan; Rikarni Zai; Sandi Ziliwu; Lelis Sakerebau
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.59 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i1.41

Abstract

Pendidikan bagi masyarakat pada umumnya seringkali didominasi oleh kelompok pria, hal ini berdampak pula pada keterlibatan mereka dalam pelayanan jemaat, padahal berbicara tentang pendidikan berlaku bagi semua gender, baik laki-laki maupun perempuan. Namun kenyataan yang sering didapati dalam jemaat kaum ibu sering tidak mendapat peluang untuk melayani dibanding dengan kaum laki-laki. Itulah sebabnya tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran aktif kaum ibu dalam Pelayanan Gereja di GKSI Sektor Kuala Behe, Kecamatan Kuala Behe, kabupaten Landak Kalimantan Barat. Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan wawancara serta pelayanan kepada jemaat dengan melibatkan kaum wanita untuk melayani di jemaat mereka. Sebagai hasil dari penelitian ini, didapati bahwa kaum ibu di sektor Kuala Behe, memiliki kemampuan untuk melayani dalam bidang Teologi. Kesimpulan dari penelitian adalah kaum ibu memiliki kedudukan yang sama untuk mengabdikan diri dalam pelayanan di jemaat GKSI Sektor Kuala Behe.
IMPLIKASI RELASI SEKOLAH TINGGI TEOLOGI ARASTAMAR BENGKULU BAGI PENGEMBANGAN PELAYANAN MISI GEREJA KRISTEN INJILI DI INDONESIA JEMAAT KOTA BENGKULU Made Nopen Supriadi
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (879.338 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.54

Abstract

This paper is entitled "Implications of the Relationship between Arastamar Bengkulu College of Theology for the Development of Missionary Services for the Evangelical Christian Church in Indonesia, the City of Bengkulu Congregation." The facts show that not necessarily a graduate of the Theological College can be accepted into a church. This condition is shown by the lack of support from the Church to an Theological College and Theological College does not give graduates to a church. Despite these facts, the author sees different facts between the Arastamar Bengkulu Theological Seminary (STTAB) and the Evangelical Christian Church in Indonesia (GEKISIA) Bengkulu City. The author obtained data that there are many developments specifically in mission services since the arrival of STTAB and collaborating with GEKISIA, Bengkulu City. This development is very important for the writer to research and describe in scientific work. From the observation, it shows that the development of mission services in GEKISIA, Bengkulu City occurs because of the large use of mission personnel from STTAB graduates. Pioneering Evangelical Service Posts (PI) increased to 6 PI Posts. This development needs to be studied theoretically so that through writing it can contribute to the development of missionary services in the Church and other Christian institutions, and revitalize the relationship between Theological College and the Church.
SOSIALISASI EKOLOGI TEOLOGI BAGI JEMAAT GKSI IMMANUEL BAGI PENGHIJAUAN DI KECEMATAN KUALA BEHE Damaris Resfina
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.988 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.57

Abstract

Sosialisasi Ekologi tentang Penghijauan merupakan salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Masyarakat di Kuala behe dominan bekerja sebagai pertambangan emas tanpa izin, dengan adanya pekerjaan seperti ini tanpa memikirkan sebuah solusi maka penebangan hutan sembarangan akan berkelanjutan sehingga menimbulkan efek negatif bagi alam dan masyarakat. Pada dasarnya masyarakat di Kuala Behe mempunyai hukum adat tertulis yang melarang penebangan pohon sembarang akan tetapi kurang aktif di tegakkan karna pertambangan emas merupakan peluang bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup hari demi hari. Dengan demikian Kegiatan sosialisasi penghijauan yang dilakukan jemaat GKSI Immanuel Kuala Behe bertujuan antara lain; untuk menambah nilai ekologi, menambah nilai estetika, serta alasan untuk mendukung program pemerintahan selain itu tulisan ini membahas tentang kajian teologi kontekstual-ekologis. Pemahaman masalah lingkungan hidup dan penanganannya perlu diletakkan di atas suatu pondasi etika dan moral untuk mendukung segala upaya yang sudah dilakukan dan di bina selama ini meski ternyata belum mampu mengatasi kerusakan lingkungan hidup. Sosialisasi penghijauan yang dilakukan Jemaat GKSI IMMANUEL Kuala Behe merupakan tindakan untuk menyadarkan bahwa masalah lingkungan hidup tidak terlepas dari tanggung jawab manusia yang beriman dan merupakan Amanat Agung Tuhan untuk memelihara dan melindungi alam dari segala macam kerusakan yang berakibat mengancam hidup.
PEMBINAAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA ORANGTUA DAN ANAK DI JEMAAT GKO RIMBA BELIAN Melvi Noermala Hia
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.959 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.58

Abstract

Keluarga adalah lembaga pertama yang dibentuk oleh Allah yang dimulai pada saat Allah menciptakan manusia pertama yaitu Adam dan Hawa. Allah menginginkan keluarga ini harmonis. Dengan demikian keluarga tersebut dapat mempermuliakan Allah. Keluarga yang harmonis merupakan dambaan setiap keluarga di dunia ini. Untuk mewujudkan ini tidaklah mudah, bahkan berbagai cara yang dilakukan. Ada yang mengumpulkan harta kekayaan sebanyak-banyaknya dengan harapan kekayaan tersebut dapat menjamin keharmonisan diantara anggota keluarga. Sama seperti halnya yang terjadi di jemaat GKO Rimba Belian, dimana orangtua yang mayoritas bekerja sebagai karyawan PTPN-13, ternyata kesibukan untuk bekerja membuat setiap anggota keluarga tidak mempunyai kesempatan untuk saling berbagi kasih, saling memperhatikan, dan mengesampingkan Tuhan Yesus sebagai dasar kehidupan orang Kristen. Dengan demikian, kegiatan pembinaan yang dilakukan di Jemaat GKO Rimba Belian bertujuan agar setiap Jemaat menyadari bahwa hubungan yang harmonis dalam keluarga tidak akan terwujud degan mengandalkan harta kekayaan yang melimpah. Tetapi keharmonisan hanya dapat terwujud apabila kehidupan keluarga berpusatkan pada Tuhan Yesus, memelihara serta mentaati Firman-Nya.
MISI KEMITRAAN MENGENTASKAN BUTA AKSARA DI DUSUN BAVUAYA DESA KARUVIA KECAMATAN PINEMBANI SULAWESI TENGAH DENGAN MEMBANGUN RUMAH BACA Tony Salurante; Moses Wibowo
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.317 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.59

Abstract

Dusun Bavuaya merupakan salahsatu dusun di Desa Karuvia di Donggal Sulawesi Tengah. Keberadaan masyarakat yang masih tradisional membuat masyarakat menjadi wilayah yang tertinggal dalam berbagai hal. Selain masalah jarak yang jauh dari pusat desa karena hidup ditengah pegunungan. Masalah utama lain masyarakat di pegunungan Kecamatan Pinembani yang masih buta huruf 99%. Dalam rangka ikut serta program pemerintah dan bersama menjalankan sebuah pendekatan untuk mengatasi masalah tersebut. Artikel ini menunjukkan bahwa sekalipun tantangan dalam pelayanan misi daerah pedalaman sangat sulit namun dengan melalukan Misi Kemitraan beberapa kendala utama dapat teratasi dan menunjukkan hasil positif. Program ini bertujuan juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat tertinggal secara sosial.
STRATEGI GEMBALA DALAM PEMANFAATAN AKTIVITAS JEMAAT MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI Andarias Tandi Barana; Wahyu Sinta Delfia; Elisabet Tarigas
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 2 (2020): Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.755 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i2.60

Abstract

The purpose of this study is to find the causative factors and problems of the GKSI Filadelfia Buntu Barana congregation that are less experiencing spiritual growth. Than directed through the strategy of pastors or servants of God to increase formation of the congregation in the midst of many of their busy actifities that prioritize work rather than worship or followship in church on Sundays. The methods used in this study are: First, the library research method is a study of books end literature relating to this research as a theorectical reference. Second, the method of field research is research conducted directly to the object of research by observation or direct observation in the field, and interviews. The conclusions of this study are: first, the spiritual growth hampered by the GKSI Buntu Barana congregation because there is not yet real repentance for some congregations, second, there are obstacles that hinder the spiritual growth of the GKSI Buntu Barana congregation, including the lack of community and social environment that does not support spiritual growth of the church. Third, some effective strategies in increasing the spiritual quality of congregants are by engaging in their busy activities by getting involved in their busy work, outside of worship hours as Christians should: Suday Services, Hausehold Services, School Services Sunday, Youth Services, Church prayer Services, and visits if they are at home. In addition we as servents of Gad often provide young people with a variety of creativity.
AJAKAN KEPADA JEMAAT GEREJA PRESBITERIAN INDONESIA (GPI) JEMAAT SINAI GRAHA CITRA TANGERANG, KECAMATAN LEGOK, UNTUK “MENGUCAP SYUKUR” DI TENGAH-TENGAH PANDEMI COVID-19 Adi Putra; Yunus Selan; Sri Dwi Harti
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.812 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i3.103

Abstract

Abstract The Covid-19 pandemic has resulted in systemic hardships and covers almost all aspects of life, including the church members at the GPI Congregation Sinai Ghara Citra Tangerang. That is why through PkM. This and by using the lecture method, we convey and invite church members how they should be grateful even in the midst of difficulties. As a result, the church members responded positively and the materials presented were very blessing for them. Keywords: Giving thanks, Covid-19, Church members
PERAN GEMBALA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PENGGEMBALAAN DI GEREJA KRISTEN SETIA INDONESIA JEMAAT ENSINGO DESA SUNGAI DANGIN KECAMATAN NOYAN KABUPATEN SANGGAU: PERAN GEMBALA SEBAGAI PENDIDIK DALAM PENGGEMBALAAN DI GEREJA KRISTEN SETIA INDONESIA JEMAAT ENSINGO DESA SUNGAI DANGIN KECAMATAN NOYAN KABUPATEN SANGGAU Marthen Luther Mau; Felipus Nubatonis
Jurnal PKM Setiadharma Vol. 1 No. 3 (2020): Jurnal PkM Setiadharma
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Arastamar (SETIA) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (245.686 KB) | DOI: 10.47457/jps.v1i3.105

Abstract

Ensingo Hamlet is one of the hamlets located in Dangin Village, Noyan District. In this hamlet stands the Indonesian Faithful Christian Church which is named GKSI Ensingo Congregation. On average, the servants of God who were sent to Ensingo to be pastors of the congregation could not last long because the members of the congregation did not have the awareness to make the pastor prosper in meeting their physical needs. Another problem that is the cause is that the members of the congregation do not have awareness in fellowship or worship God, enjoy drinking alcohol, bring down fellow church members, jealousy, and other old traits that are still plaguing their lives. The research objective is to explain the role of pastors as educators in shepherding in the Indonesian Christian Church of Ensingo Congregation. To answer the problems and research objectives, the research methodology used is qualitative research methods, by applying the methods of observation, interviews, and literature. The results of the research to be achieved are that the church pastor must play a proactive role in an intense approach that begins with diligent personal prayer, so that he has love to invite all church members to come to fellowship or worship Jesus Christ in places of worship then continue to educate and preach regularly. biblical so that God's people have loyalty in fellowship with Jesus Christ.

Page 1 of 4 | Total Record : 36