cover
Contact Name
Adi Jaya
Contact Email
adijaya@agr.upr.ac.id
Phone
+628125158857
Journal Mail Official
jpmupr@upr.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Palangka Raya Jl. H. Timang, Kampus UPR Palangka Raya
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Pengabdian Kampus: Jurnal Informasi Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 22525628     EISSN : 2776091X     DOI : https://doi.org/10.52850/jpmupr.v8i1
Pengabdian Kampus diterbitkan sebagai jurnal informasi, komunikasi dan edukasi terhadap konsep, gagasan/ide dan kegiatan/hasil-hasil pengabdian pada masyarakat serta kegiatan/hasil-hasil penelitian maupun informasi lainnya yang bersifat ilmiah dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 40 Documents
Introduksi Produksi Kerupuk Cakar Ayam: Upaya Diversifikasi Hasil Samping Pemotongan Ayam Iis Yuanita; Lisnawaty Silitonga
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.768 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i1.1724

Abstract

Diversifikasi cakar ayam sebagai produk pangan yang bermutu dan bergizi dapat meningkatkan nilai tambah hasil samping pemotongan ayam. Pengolahan kerupuk cakar ayam juga dilakukan dalam kerangka perbaikan gizi masyarakat serta alternatif sumber pendapatan dengan berbasis pada bahan baku dan proses produksi yang murah dan mudah. Tujuan dari kegiatan ini adalah membentuk kelompok usaha kecil pembuatan kerupuk cakar ayam berbasis ibu rumah tangga serta pemberdayaan tenaga kerja wanita (ibu-ibu rumah tangga) sehingga meningkatkan pendapatan anggota kelompok industri kecil dan menjadikan lembaga perguruan tinggi sebagai sumber informasi dan perkembangan IPTEK. Metode kegiatan berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan kerupuk cakar ayam serta pendampingan kelompok usaha kecil pembuatan kerupuk cakar ayam berbasis rumah tangga hingga pemasarannya. Terbentuknya kelompok yang terdiri dari ibu-ibu mitra di Kelurahan Sabaru merupakan wadah pengembangan sumber daya perempuan di lokasi mitra, dimana kegiatan ini menjadi motivasi untuk memajukan potensi diri dan mengembangkan kelompoknya serta berhasil memberikan sumber pendapatan baru bagi mitra
Pengembangan Tanaman Sayuran Organik di Pondok Pesantren Darul Amin Kota Palangka Raya Siti Zubaidah; Sustiyah; Kambang Vetrani Asie
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (388.693 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i1.1730

Abstract

Pondok Pesantren di Kota Palangka Raya semakin hari semakin banyak peminatnya, karena pendidikan di pondok pesantren tidak kalah kualitasnya dibandingkan pendidikan di luar pondok, salah satunya adalah Pondok Pesantren Darul Amin. Kemandirian pondok pesantren dapat ditingkatkan dengan menambah keterampilan santri melalui kerjasama dengan pemerintah maupun dengan perguruan tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Tujuan kegiatan adalah untuk meningkatkan keterampilan santri dalam melakukan budidaya sayuran secara organik, pembuatan pupuk organik dan pestisida organik. Metode yang digunakan dalam program ini adalah penyuluhan, pelatihan, pembuatan demplot budidaya sayuran secara organik. Kegiatan diikuti 20 orang santri dan ustadz sebagai kader. Materi penyuluhan dan pelatihan meliputi: Pembuatan Pupuk Organik, Pembuatan Pestisida Organik dan Budidaya Sayuran Secara Organik. Bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk organik adalah gulma air kayambang (Salvinia molesta), gula merah, dedak, serbuk gergaji, pupuk kandang ayam dan EM4. Bahan untuk pembuatan pestisida organik adalah gulma darat babandotan (Ageratum conyzoides), gula merah, EM4. Budidaya sayuran secara organik terdiri dari sayuran tomat, terong, kangkung, bayam dan sawi. Hasil kegiatan ini, santri trampil membuat pupuk organik bokashi kayambang dan pestisida organik secara mandiri. Pupuk organik yang dihasilkan digunakan untuk pupuk dasar budidaya tanaman sayuran dengan dosis 5 ton/ ha, ditambah pupuk kandang ayam 20 ton/ha. Pestisida yang dihasilkan digunakan untuk pemeliharaan tanaman terhadap serangan hama sayuran. Hasil panen bayam, kangkung, tomat dan terong cukup bagus, untuk dikonsumsi di kalangan pesantren itu sendiri
Literasi Penggunaan Obat Dengan “Tanya Lima O” Ihsanul Irfan; Deddy Rakhmad Hidayat
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.826 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i1.1732

Abstract

Penggunaan obat yang tidak rasional kerap dilakukan oleh masyarakat yang melakukan diagnosis dan pengobatan sendiri (swamedikasi) sehingga perlu dilakukannya literasi penggunaan obat. Tujuan dari kegiatan ini adalah GeMa CerMat (Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) yang memberikan solusi yakni Cerdas Gunakan Obat dengan “Tanya Lima O” untuk meminimalisir pengobatan yang tidak rasional. Metode yang dilakukan oleh tim yakni persiapan untuk mencari tahu permasalahan mitra dan menyiapkan alat maupun media yang diperlukan. Pada pelaksanaan dilakukan pre-test, post-test, penyuluhan penggunaan obat, dan konsultasi obat. Pada evaluasi dilakukan dengan cara membandingkan hasil pre-test dan post-test serta evaluasi dari seluruh rangkaian acara. Hasil evaluasi menggunakan pre-test dan post-test menggunakan soal yang sama, sebanyak 10 soal, diketahui bahwa pada pretest tidak ada satu peserta yang mencapai nilai diatas 60, namun pada saat posttest ada 8 peserta (61,54%) yang mencapai diatas 60. Secara keseluruhan 12 peserta (92,31%) mengalami peningkatan pengetahuan tentang penggunaan obat yang baik dan benar
Penyuluhan Dampak Kebakaran Hutan Dan Lahan Terhadap Penyakit Saluran Pernafasan Pada Lansia Ervi Audina Munthe; Anna Marthea Veronicha
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.899 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i1.1733

Abstract

Kebakaran hutan yang tidak terkendali menimbulkan kabut asap dalam jumlah yang sangat besar dan membahayakan kesehatan. Tingginya kadar indeks standar pencemaran udara (ISPU) di beberapa wilayah Kota Palangka Raya, dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan.1 Melihat kejadian tersebut maka sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sehingga sebagai dosen mengambil peran aktif dalam program pengabdian masyarakat dengan dilakukanlah penyuluhan untuk pencegahan dan penanggulangan dari penyakit saluran pernafasan yang disebabkan kebakaran hutan dan lahan. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah Posyandu Lansia Bina Sehat di PKM Kalampangan.Luaran kegiatan ini yang terutama yaitu adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran dengan indikator luaran besar peningkatan dalam skor.Metode yang digunakan adalah metode pendidikan masyarakat dengan ceramah penyuluhan dan praktik, Kesimpulan dari program pengabdian ini masyarakat sudah memiliki pengetahuan tentang kejadian karhutla terhadap penyakit saluran pernafasan kegiatan penyuluhan dengan tingkat pengetahuan responden Kurang (60%), Cukup (10%), dan Baik (30%). Selain itu, diadakan pemeriksaan kesehatan gratis dengan lansia sangat antusias dengan didapatkan yang mengalami Hipertensi sebanyak 9 orang, Hiperkolesterolemia sebanyak 4 orang, dan Hiperurisemia sebanyak 6 orang
Pelatihan Diversifikasi Produk Olahan Jagung Manis Di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya Susi Kresnatita; Oesin Oemar
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 1 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.247 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i1.1735

Abstract

Kegiatan pelatihan diversifikasi produk olahan jagung manis telah dilaksanakan di Kelurahan Kalampangan Kota Palangka Raya. Keberhasilan pertanian lahan gambut Desa Kalampangan, salah satunya ditunjang oleh sektor hortikultura. Umumnya pemenuhan kebutuhan sayuran sekitar Kota Palangka Raya dipasok dari Desa Kalampangan. Desa Kalampangan merupakan sentral produksi jagung manis di wilayah Kota Palangka Raya. Luas areal penanaman jagung manis menempati urutan teratas yaitu seluas 205 ha dengan produksi sebesar 215 ton/ha. Produksi ini sesuai dengan deskripsi varietas jagung manis dataran rendah Kegiatan pengabdian ini telah dilaksanakan pada bulan September sampai Oktober 2019 dengan kelompok sasaran ibu - ibu petani Desa Kalamapnagan. Metode kegiatan meliputi : 1) Sosialisasi dan Penyuluhan, 2) Pelatihan dan demontrasi, 3) Pembinaan/ pendampingan, 4) Monitoring. Tujuan dari kegiatan pelatihan diversifikasi produk olahan jagung manis. berupa puding dan kue talam diharapkan menjadi rintisan wirausaha bagi ibu - ibu petani Desa Kalampangan, adapun untuk pengolahan produk makanan ini hanya perlu teknologi yang sederhana. Sedangkan kontribusi yang diberikan kepada ibu – ibu petani mitra adalah dengan pelatihan pembuatan dua produk makanan yang terbuat dari jagung manis (puding dan kue talam jagung manis), diharapkan menjadi rintisan wirausaha baru skala home industri sehingga dapat menambah pendapatan income keluarga sekaligus untuk konsumsi sendiri guna memenuhi gizi keluarga. Dari kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menjaga kestabilan harga jagung manis di tingkat petani serta ada nilai tambah dari hasil produk olahan jagung manis. Adapun kekurangan yang perlu diperbaiki guna menunjang keberlanjutan rintisan usaha produk olahan puding dan kue talam jagung manis adalah perlu perbaikan pada wadah/tempat kemasan produk. Produk hasil olahan yang dikemas dengan wadah/ tempat yang cantik dan menarik serta tertutup sangat mempengaruhi kualitas hasil produk yaitu meningkatkan daya tarik bagi pembeli dan lebih higienis serta meningkatkan harga jual. Dari hasil kegiatan pengabdian ini disarankan perlu dicari inovasi teknologi guna peningkatan waktu saji yang lebih tahan lama (produk tidak mudah basi) karena produk olahan puding dan kue talam hanya bertahan setengah hari saja
Pemanfaatan Pekarangan Rumah untuk Budidaya Potok (Etlingera elatior) sebagai Bumbu Masak Lokal Kaya Antioksidan di Kelurahan Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya Ni Nyoman Sri Yuliani; Francisca Diana Alexandra; Indria Augustina; Nawan; Syamsul Arifin; Tri Widodo; Septi Handayani; Ashari Mohpul; Mikko Uriamapas Ludjen
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.792 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.1965

Abstract

Manfaat dan potensi Potok (Etlingera elatior) untuk meningkatkan imunitas tubuh dapat digunakan sebagai alternatif sumber makanan kaya antioksidan. Manfaat potok untuk meningkatkan imunitas terutama di masa pandemi Covid-19, belum banyak diketahui oleh masyarakat Kalimantan Tengah khususnya di kota Palangka Raya. meningkatkan daya tahan tubuh, masyarakat lebih memilih mengkonsumsi vitamin dan herbal Kalimantan. Masyarakat Kereng Bangkirai sebagai wilayah binaan FK UPR belum mengetahui manfaat potok untuk kesehatan sehingga tidak banyak yang berminat menanam tanaman ini. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat oleh FK UPR akan melakukan program edukasi kesehatan dan manfaat potok untuk meningkatkan imunitas tubuh serta ragam cara pengolahannya serta budidaya bibit tanaman potok kepada masyarakat/ keluarga di Kereng Bangkirai. Kegiatan ini dilaksanakan dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang yang berasal dari kelurahan Kereng Bangkirai. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kandungan antioksidan Potok bagi kesehatan dan peningkatan keterampilan dalam membudidayakan tanaman potok
Pengunaan Bilik Swab Pencegah Risiko Penularan Penyakit Infeksius di RS TNI AD Palangka Raya Ervi Audina Munthe; Silvani Permatasari; Agnes Immanuela Toemon; Lia Sasmithae
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.979 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.1967

Abstract

WHO merekomendasikan pengambilan spesimen untuk diagnosis COVID-19 pada dua lokasi, yaitu dari saluran napas atas (swab nasofaring atau orofaring) atau saluran napas bawah [sputum, bronchoalveolar lavage, atau aspirat endotrakeal]. Tenaga medis harus memperhatikan keselamatan kerja dengan menggunakan APD (alat pelindung diri) yang tepat karena adanya kontak langsung dengan pasien terduga COVID-19 ketika mengambil sampel yang berisiko tinggi terinfeksi. Kasus COVID-19 di Indonesia meningkat setiap hari dan harga APD melambung tinggi dan terjadi kelangkaan. Mencermati kejadian tersebut maka sebagai wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, dosen UPR mengambil peran aktif dalam pengabdian masyarakat melalui program dosen pendukung SDM unggul untuk memberikan bilik swab dalam melindungi tenaga medis dari penyebaran infeksi secara langsung. Target dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah RS TNI-AD Palangka Raya. Metode yang digunakan adalah metode serah-terima alat dan demonstrasi pemakaian sebagai solusi kepada mitra yaitu RS TNI-AD Palangka Raya. Kesimpulan dari program pengabdian ini dengan adanya pemanfaatan bilik swab di RS dapat meminimalisir paparan penyebaran infeksi secara langsung ke tenaga medis serta sebagai alternatif saat krisis kelangkaan APD level 3
Pendampingan Pemasaran Usaha Pedagang Kaki Lima Masa Pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya Luluk Tri Harinie; Wahyu Edy Setiawan; Aldila P. A; Haleary
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (759.483 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.2052

Abstract

Tujuan kegiatan PKM adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dari aspek pemasaran usaha melalui pendekatan kebersamaan dengan Peraturan Daerah Kalteng di Kota Palangka Raya demi mempertahankan dan meningkatkan usaha selama masa pandemi yang diakibatkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kegiatan PKM dilaksanakan dengan berkunjung secara langsung kepada 20 pedagang kaki lima (PKL) sebagai mitra PKM yang berlokasi sekitar jalan Pinus dan jalan Karet Kelurahan Panarung Kota Palangka Raya baik saat siang hari, sore hari, ataupun malam hari untuk kegiatan koordinasi, sosialisasi, pendampingan dan diskusi, dan monitoring evaluasi. Hasil kegiatan PKM munculnya pemahaman dan kesadaran dari para PKL untuk melaksanakan secara sukarela dari Peraturan Daerah Kalteng yang berkaitan dengan pandemi yang diakibatkan oleh Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), terutama penerapan disiplin dan penegakan hukum Protokol Kesehatan.
PKM Pengolahan Kaki Naga Ikan Air Tawar untuk Meningkatkan Gizi Keluarga Firlianty; Yetrie Ludang
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (508.91 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.2065

Abstract

Kelurahan Pahandut adalah salah satu kelurahan di wilayah Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya dengan topografi dataran rendah. Masyarakatnya secara umum bertempat tinggal di bantaran sungai Kahayan, dengan model rumah panggung terbuat dari kayu dan akses jalan didominasi oleh jembatan kayu (titian), sehingga tidak mempunyai lahan pekarangan yang memadai. Sepanjang tepi sungai terdapat budidaya ikan dalam keramba apung yang diletakkan di tepi sungai dengan jenis ikan bervariasi seperti ikan mas, nila, patin dan bawal, namun hasil budidaya ikan jika sudah layak menjadi ikan konsumsi langsung dijual dalam bentuk segar nilai ekonominya masih terbatas. Untuk itu diperlukan peningkatan pengetahuan (sains) dan ekonomi masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang melibatkan peran aktif masyarakat. Metode dari pelaksanaan kegiatan ini adalah dengan penyuluhan dan pelatihan praktek secara langsung. Diversifikasi pengolahan kaki naga ikan air tawar ini diharapkan mampu meningkatkan gizi masyarakat dan juga dapat menambah pengetahuan keterampilan masyarakat untuk berbagai olahan dari ikan air tawar.
Implementasi Kebijakan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Melalui Program Bina Desa Mandiri Peduli Gambut di Kawasan Eks PLG Sejuta Hektar Provinsi Kalimantan Tengah Fengky F. Adji; Sosilawaty; Untung Darung; Nidya; Kadek Malina Silva; Khairunnisa; Fernandes
Jurnal Pengabdian Kampus Vol 7 No 2 (2020): Jurnal Pengabdian Kampus
Publisher : LPPM Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.85 KB) | DOI: 10.52850/jpmupr.v7i2.2082

Abstract

Pandemi Covid-19 secara global menimbulkan banyak korban jiwa tercatat sejak pertama kali virus Covid-19 terjadi di Wuhan, China hingga saat ini 14 Desember 2020 jumlah kematian sebanyak 1.618.103 jiwa. Melihat kondisi ini maka dirasa menjadi sangat penting tindakan yang dilakukan pemerintah dalam melandaikan kurva (flatten the curve) dengan bebarapa kebijakan dan peraturan. Salah satunya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia, adalah dengan melaksanakan program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional), agar tidak menyebabkan dampak yang lebih buruk lagi dari penerapan physical distancing atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait pemulihan ekonomi di masyarakat. Terlebih saat ini keberadaan Kawasan eks Proyek Lahan Gambut (PLG) sejuta hektar di Kalimantan Tengah menjadi perhatian penting terkait 3R (Rewetting, Revegetation, and Revitalization), yang dalam hal ini program PEN pada Kawasan eks PLG ini diprioritaskan dalam peningkatan ketahanan pangan. Berdasarkan hal di atas, Program ketahanan pangan yang saat ini dilaksanakan oleh beberapa kementerian, yang salah satunya adalah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan oleh Direktorat Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, yang dalam hal ini dikoordinasikan oleh Direktorat Pengendalian Kerusakan Gambut (PKG) bekerjasama dengan Fakultas Pertanian, Universitas Palangka Raya di eks PLG dilakukan salah satunya melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dinamakan Program Bina Desa Mandiri Peduli Gambut. Program ini adalah kerangka penyelaras untuk program-program pembangunan yang ada di pedesaan gambut, khususnya didalam dan sekitar areal restorasi gambut. Pendekatan yang digunakan adalah merajut kerjasama antar desa yang ada dalam satu bentang alam Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG). Pembentukan kawasan pedesaan gambut menjadi pintu masuk bagi perencanaan pengelolaan gambut oleh desa-desa tersebut

Page 1 of 4 | Total Record : 40