cover
Contact Name
Erni Panca Kurniasih
Contact Email
erni.panca.k@ekonomi.untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
pengelola.jurnal@ekonomi.untan.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK)
ISSN : 20879954     EISSN : 25500066     DOI : -
Core Subject : Economy,
Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan (JEBIK) or Journal of Economics, Business and Entrepreneurship is a national, open access, peer-reviewed academic journal, which is published by Faculty of Economics and Business, Universitas Tanjungpura. As a medium of communication for academics, practitioners and other related parties about their research results and new thoughts in the fields of economics, business, management, entrepreneurship and accounting, JEBIK publishes quarterly (April, August, and December). Therefore, JEBIK publishes high quality manuscripts, both in form of conceptual and empirical papers (priority). For research papers, JEBIK accepts wide ranging methodologies (quantitative, qualitative, and mixed methods).
Arjuna Subject : -
Articles 136 Documents
EFEK INTERAKSI LITERASI KEUANGAN DALAM KEPUTUSAN INVESTASI: PENGUJIAN BIAS-BIAS PSIKOLOGI Wendy, Wendy
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i1.43403

Abstract

ABSTRACTThis research aims to analyze psychological biases that occur when investors make risky investment decisions. There are five behavioral factors analyzed (herding, overconfidence, disposition effect, conservatism, and availability). Financial literacy is used as moderator in analyzing the effect of those bahaviors towards risky investment decisions. This research examines four econometric equations in explaining financial literacy as a moderator. Interaction effect testing is carried out using moderating variable regression. The results show that psychological biases occur in making risky investment decisions. Herding behavior, overconfidence, disposition effect, and conservatism show a positive effect, while availability does not show a significant effect. Testing on the interaction model finds that financial literacy is able to reduce these psychological biases. This finding also explains the managerial implications that investors with high levels of financial literacy have the potential to experience relatively low psychological biases compared to investors with limited levels of financial literacy. In terms of limitations, this research uses a questionnaire survey that has not been able to reveal aspects of investor behavior in a comprehensive manner. In addition, the number of respondents who are more dominated by beginner investors also adds to the limitations in carrying out the generalization. ABSTRAKRiset ini bertujuan untuk menganalisis bias-bias psikologi yang terjadi ketika pemodal mengambil keputusan investasi berisiko. Terdapat lima faktor perilaku yang dianalisis, yaitu perilaku herding, overconfidence, disposition effect, conservatism, dan availability. Literasi keuangan digunakan sebagai pemoderasi dalam menganalisis pengaruh faktor-faktor keperilakuan tersebut terhadap keputusan investasi berisiko. Riset ini menguji empat persamaan ekonometrika dalam menjelaskan peran literasi keuangan sebagai pemoderasi. Pengujian efek interaksi dilakukan dengan menggunakan regresi variabel moderasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa bias-bias psikologi terjadi dalam pengambilan keputusan investasi berisiko. Perilaku herding, overconfidence, disposition effect, dan conservatism menunjukkan pengaruh positif terhadap pengambilan keputusan investasi berisiko, sementara bias availability tidak menunjukkan pengaruh yang bermakna dalam riset ini. Pengujian pada model interaksi menemukan bahwa literasi keuangan mampu mereduksi bias-bias psikologi tersebut. Temuan ini sekaligus menjelaskan implikasi manajerial bahwa pemodal dengan tingkat literasi keuangan yang baik berpotensi mengalami bias-bias psikologi yang relatif lebih rendah dibandingkan pemodal dengan tingkat lietrasi keuangan yang terbatas. Dari sisi keterbatasan, riset ini menggunakan survei kuesioner yang belum mampu mengungkap aspek perilaku pemodal secara komprehensif. Selain itu, jumlah responden yang lebih didominasi oleh pemodal pemula juga menambah keterbatasan dalam melakukan generalisasi hasil penelitian.
MACROECONOMIC INDICATORS AND FOREIGN DIRECT INVESTMENT IN INDONESIA Fitriyah, Fitriyah; Rahmawati, Farida; Narmaditya, Bagus Shandy
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i1.44272

Abstract

ABSTRACTIndonesia has abundant diversity of resources to promote economic growth, and insufficient capital will lead to economic stagnation. This paper aims at examining the impact of macroeconomic indicators such as gross domestic product and inflation toward foreign direct investment in Indonesia as well as investigating the ease of doing business factors in explaining foreign direct investment. This research involved a time-series from 2014 to 2019, which was collected from several official websites of Statistics Indonesia (BPS), Central Bank of Indonesia (BI), the Investment Coordinating Board (BKPM), and World Bank. Furthermore, the data were analyzed undergoing multiple linear regression analyses with the Ordinary Least Square (OLS) model. The findings indicate that gross domestic product has a positive impact on foreign direct investment, while inflation has a negative effect. Also, the ease of doing business variables failed in explaining a significant influence between foreign direct investment in Indonesia.ABSTRAKIndonesia memiliki keanekaragaman sumber daya yang melimpah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi namun permasalahan permodalan menyebabkan kelambanan yang menyebabkan stagnasi ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh indikator makroekonomi seperti produk domestik bruto dan inflasi terhadap investasi asing langsung di Indonesia. Penelitian ini juga menyelidiki faktor-faktor kemudahan berbisnis dalam menjelaskan investasi asing langsung. Data penelitian ini adalah time-series 2014-2019, yang diperoleh dari beberapa situs resmi termasuk Badan Pusat Statistik (BPS), Bank Sentral Indonesia (BI), Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Dunia. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan model Ordinary Least Square (OLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk domestik bruto berpengaruh positif terhadap investasi asing langsung, sedangkan inflasi berpengaruh negatif. Selain itu, variabel kemudahan berbisnis gagal menjelaskan pengaruh yang signifikan antara investasi asing langsung di Indonesia.
ANALYSIS OF THE TOURISM SECTOR IN INDONESIA USING THE INPUT-OUTPUT AND ERROR-CORRECTION MODEL APPROACH Hasudungan, Albert; Raeskyesa, Dewa Gede Sidan; Lukas, Erica Novianti; Ramadhanti, Fati
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i1.44329

Abstract

ABSTRACTThis research explores the role of the tourism sector in Indonesia, including its backward and forward linkages with other economic sectors. The tourism sector is represented by the hotel and restaurant (hospitality) industry. The study uses the input-output method and traces the econometric backward and forward shocks of the tourism sector with the Error Correction Model (ECM), using database from Statistics Indonesia from 2010 to 2019. The paper contributes to the existing literature by using multi-stage quantitative processes to observe backward and forward economic linkages. The result shows that manufacturing output contributes a significant and positive effect to the hotel and restaurant industry. At the same time, the tourism sector provides a significant and positive contribution to government retribution. Nonetheless, there is a negative relationship between the growth of the agriculture and tourism sector, which is assumed due to the tradeoff in the factor of production between the agricultural and tourism sector development. Consequently, backward and forward relationships suggest more holistic and prudent economic policies for observing interdependent tourism development in Indonesia's other economic sectors. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah menginvestigasi keterkaitan ke belakang dan ke depan antara sektor pariwisata dan sektor ekonomi lain di Indonesia. Pariwisata di sini di wakili sektor perhotelan dan restoran. Studi ini menggunakan metode input-output dengan data berasal dari database input output Bank Pembangunan Asia (ADB). Kedua, studi menelusuri  keterkaitan ekonometrik ke depan dan ke belakang pariwisata dengan model koreksi kesalahan (ECM), menggunakan data triwulan dari PDB riil di database BPS dari tahun 2010 hingga 2019. Kontribusi makalah ini adalah proses multi-asesment untuk mengamati keterkaitan ekonomi ke belakang dan ke depan antara pariwisata dengan sektor ekonomi lainnya. Dari ekonometri tersebut, diketahui bahwa kontribusi output industry manufaktur berpengaruh signifikan dan positif terhadap industri hotel dan restoran. Selain itu, pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan dan positif untuk retribusi pemerintah. Meskipun demikian, peningkatan output pariwisata datang dengan pengorbanan pengurangan output sektor pertanian. Hal ini dipengaruhi oleh kompetisi akses faktor produksi di antara kedua sektor tersebut. Hasil ini  menekankan perlunya kebijakan ekonomi yang lebih holistik dan hati-hati terhadap saling ketergantungan antara pembangunan pariwisata dengan sektor ekonomi lain di Indonesia.
PENGARUH ENTREPRENEURIAL EDUCATION, PERSONALITY DAN SELF-EFFICACY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA Abdi, Anastasia Natali; Utami, Christina Whidya; Vidyanata, Deandra
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i1.44783

Abstract

ABSTRACTEntrepreneurship is one of the efforts to advance the economy in Indonesia. However, the phenomenon that occurs in this country is still low the number of entrepreneurs. According to Lutje and Franke's model (LFM), there are internal and external factors in fostering interest in entrepreneurship. Therefore, this research wants to determine how significant the internal and external factors toward the entrepreneurial intention. This research aims to find out and analyze the effect of entrepreneurial education, personality, and self-efficacy on entrepreneurial intention. There are four variables in this research, that is, entrepreneurial education (X1), personality (X2), self-efficacy (X3), and entrepreneurial intention (Y). The method in this research is a quantitative method by distributing an online questionnaire. The sample in this research is Universitas Ciputra students majoring in the 2017 batch of International Business Management who chose start-up guild with 152 respondents. This research indicates that entrepreneurial education and self-efficacy affect positive and significant entrepreneurial intention, whereas personality does not affect entrepreneurial intention. The conclusion is that entrepreneurial education provided by Universitas Ciputra has succeeded in increasing entrepreneurial intention, and self-efficacy is also able to encourage students in entrepreneurship. In contrast, student personality factors do not affect entrepreneurial intention.ABSTRAKBerwirausaha adalah salah satu upaya dalam memajukan ekonomi di Indonesia. Namun fenomena yang terjadi di negeri ini adalah masih rendahnya jumlah wirausahawan di Indonesia. Seorang wirausahawan harus di dorong oleh berbagai faktor agar memiliki minat berwirausaha sehingga dapat menjalankan bisnisnya. Menurut Luthje and Franke’s model (LFM) terdapat faktor internal dan eksternal dalam menumbuhkan minat dalam berwirausaha. Oleh sebab itu penelitian ini ingin mengetahui seberapa besar faktor internal dan eksternal tersebut terhadap minat berwirausaha. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh entrepreneurial education, personality dan self-efficacy terhadap minat berwirausaha. Terdapat 4 variabel dalam penelitian ini yaitu: entrepreneurial education (X1), personality (X2), self-efficacy (X3) dan minat berwirausaha (Y). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan menyebarkan kuisioner secara online. Sampel dalam penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Ciputra jurusan international business management angkatan 2017 yang memilih guild start-up dengan jumlah 152 responden. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa entrepreneurial education dan self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat berwirausaha sedangkan personality tidak berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Kesimpulannya adalah entrepreneurial education yang diberikan Universitas Ciputra telah berhasil dalam meningkatkan minat berwirausaha dan self-efficacy juga mampu mendorong mahasiswa dalam berwirausaha sedangkan faktor personality mahasiswa tidak mempengaruhi dalam penumbuhan minat berwirausaha.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN, RISK BASED CAPITAL, UKURAN PERUSAHAAN DAN MAKROEKONOMI TERHADAP FINANCIAL DISTRESS Nilasari, Agustina; Ismunawan, Ismunawan
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i1.44793

Abstract

ABSTRACTThis research intends to examine the effect of insurance company financial ratios, namely solvency margin ratio, risk based capital, firm size, inflation and exchange rate on the estimated financial distress of life insurance companies. As well as general public listed on the Indonesia Stock Exchange from 2015 to 2019. This research is important considering that there have been cases of default by insurance companies. The research information in this research is secondary data obtained in the annual report which is sourced from BEI website and insurance company websites. The sample technique in this research is a purposive sampling technique, there are 35 samples that meet the standards to become samples. Insurance companies experiencing financial distress are determined based on the non-manufacturing Altman Z-score method. Multiple linear regression is the research technique chosen by researchers. This research results in the conclusion that only the firm size variable has an influence on financial distress estimates. The independent variables are able to explain the financial distress variable as much as 32.8%, the deficiency as much as 67.2%, which illustrates the variables that cannot be taken into account in the analysis of this study.ABSTRAKRiset ini bermaksud untuk menelaah pengaruh rasio keuangan perusahaan asuransi yakni solvency margin ratio (SMR), risk based capital (RBC), ukuran perusahaan (UK), inflasi (INF) serta nilai tukar (NT) terhadap perkiraan timbulnya keadaan financial distress perusahaan asuransi jiwa serta umum yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia dari rentang waktu 2015 sampai 2019. Penelitian ini penting mengingat adanya kasus gagal bayar perusahaan asuransi. Informasi penelitian di dalam riset ini merupakan data sekunder yang didapatkan pada annual report yang bersumber dari website BEI serta website perusahaan asuransi. Teknik sampel di dalam riset ini merupakan teknik purposive sampling, terdapat 35 sampel yang memenuhi standar untuk menjadi sampel. Perusahaan asuransi yang mengalami financial distress ditentukan berdasarkan metode Altman Z-score non manufaktur. Regresi linier berganda menjadi teknik penelitian yang dipilih oleh peneliti. Riset ini menghasilkan kesimpulan bahwa hanya variabel ukuran perusahaan (UK) yang ada pengaruh terhadap perkiraan financial distress. Variabel bebas mampu memaparkan variabel financial distress sebanyak 32,8%, kekurangan sebanyak 67,2% digambarkan variabel yang tidak dapat diperhitungkan di dalam analisis penelitian ini.
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY TERHADAP CUSTOMER LOYALTY YANG DIMEDIASI OLEH ELECTRONIC SERVICE QUALITY, TRUST DAN CUSTOMER SATISFACTION PADA INDUSTRI PERBANKAN INDONESIA Prashella, Delia Anindita; Kurniawati, Kurniawati; Fachri, Herfin; Diandra, Prita Karina; Aji, Taryono
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i2.44779

Abstract

ABSTRACT This article examines the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) programs on customer loyalty that is mediated by service quality, trust and electorinic customer satisfaction. Using a sample of 207 BUKU 4 bank customers in Indonesia who have accounts for more than six months. The survey was conducted by filling out an online questionnaire. Data analysis used Structural Equation Modeling (SEM). The results obtained from this study indicate that CSR mediated by electronic service quality, trust, and customer satisfaction overall has a positive influence on customer loyalty of banks in Indonesia. This study reveals that the bank is not only oriented towards business profit, but also carry out CSR programs in a sustainable manner. The CSR program is considered important, because it can build effective communication with customers and prospective customers. It can also increase customer awareness. In addition, currently the technology owned by the bank will be a factor that can build consumer loyalty. ABSTRAK Artikel ini menguji pengaruh program Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap loyalitas pelanggan yang dimediasi oleh kualitas layanan, kepercayaan dan kepuasan pelanggan elektronik. Menggunakan sampel 207 nasabah bank BUKU 4 di Indonesia yang memiliki rekening lebih dari enam bulan. Survei dilakukan dengan mengisi kuesioner online. Analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa CSR yang dimediasi oleh electronic service quality, trust, dan customer satisfaction secara keseluruhan berpengaruh positif terhadap loyalitas nasabah bank-bank di Indonesia. Studi ini mengungkapkan bahwa bank tidak hanya berorientasi pada keuntungan bisnis, tetapi juga menjalankan program CSR secara berkelanjutan. Program CSR dinilai penting, karena dapat membangun komunikasi yang efektif dengan pelanggan dan calon pelanggan. Hal ini juga dapat meningkatkan kesadaran pelanggan. Selain itu, saat ini teknologi yang dimiliki bank akan menjadi faktor yang dapat membangun loyalitas konsumen.JEL: M30, M31, M39
PENGARUH STRUKTUR MODAL DAN STRUKTUR KEPEMILIKAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI Anggreni, Maretha Kris Dwi; Robiyanto, Robiyanto
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i2.45162

Abstract

ABSTRACT This study aims to examine the effect of capital structure and ownership on company performance with moderation of corporate governance in trade, service and investment sector companies in 2016- 2019. The research data was obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD) and the annual financial reports listed on the Indonesia Stock Exchange. The total sample obtained based on the purposive sampling method was 76 samples and tested using the Eviews 9 analysis tool. The analysis technique used panel data regression analysis and Moderated Regression Analysis (MRA). Capital structure and corporate governance as proxied by the role of independent commissioners are proven to improve company performance. The implication of this research is to provide empirical evidence regarding the role of corporate governance in moderating capital structure and ownership structure on company performance. The use of debt in the capital structure can have a positive influence on the company's performance. So the applied implication for the company is that it can increase debt in its capital structure by taking into account the optimal point. In addition, companies can optimize the role of independent commissioners as corporate governance to improve supervision within the company so as to improve company performance. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menguji pengaruh struktur modal dan kepemilikan terhadap kinerja perusahaan dengan moderasi corporate governance pada perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi tahun 2016-2019. Data penelitian ini diperoleh dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD) dan laporan keuangan tahunan yang tercatat pada Bursa Efek Indonesia. Total sampel diperoleh berdasarkan metode pengumpulan data purposive sampling adalah sebanyak 76 sampel dan diuji menggunakan alat analisis Eviews 9. Teknik analisis pada penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel dan Moderated Regression Analysis (MRA). Variabel struktur modal serta variabel moderasi corporate governance yang diproksikan dengan peran komisaris independen terbukti dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Implikasi dari penelitian ini adalah memberikan bukti secara empiris terkait peran corporate governance dalam memoderasi struktur modal dan struktur kepemilikan terhadap kinerja perusahaan. Penggunaan utang pada struktur modal mampu memberikan pengaruh positif terhadap kinerja perusahaan. Maka implikasi terapan bagi perusahaan yaitu dapat meningkatkan utang pada struktur modalnya dengan memperhatikan titik optimal. Selain itu, perusahaan dapat mengoptimalkan peran komisaris independen sebagai corporate governance untuk meningkatkan pengawasan dalam perusahaan sehingga meningkatkan kinerja perusahaan.JEL : G30, G32, G34
PENGARUH PERDAGANGAN INTERNASIONAL, DAN KETERBUKAAN EKONOMI TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA DI NEGARA- NEGARA ASEAN Azzaki, Muhammad Adnan
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i2.46953

Abstract

ABSTRACTEconomic openness through International Trade has a complex relationship with human development. Mainstream economies generally assume that human development automatically follows on from economic growth. This study uses human development index (HDI) as one of the indicators of development progress in aspects of human quality in the State. There are several reasons the human development index is used as an indicator of a country's development among the fundamental components of longevity, health, knowledge, and living standards. This research uses human development index (HDI) variables as dependent variables while International trade is proxies with Export, Import and economic openness values as independent variables. These variables are data located in ASEAN countries during 2013-2019. This research aims to provide information on the influence of international trade and economic openness to the Human Development Index (HDI) in ASEAN. The analysis technique used is the regression of panel data with fixed effect model. The results showed that simultaneously the Variables of Export, Import, and Economic Openness affect the human development index in ASEAN, and partially the independent variables of Export, Import, and Economic Openness have a significant effect on the Human Development Index. ABSTRAKKeterbukaan ekonomi melalui Perdagangan Internasional memiliki hubungan yang kompleks dengan pembangunan manusia. Ekonomi mainstream umumnya berasumsi bahwa pembangunan manusia secara otomatis mengikuti dari pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan Indeks pembangunan manusia sebagai indikator pembangunan pada aspek kualitas manusia dalam negara. Ada beberapa alasan indeks pembangunan manusia dijadikan sebagai Indikator dari pembangunan suatu negara diantara komponen mendasar yaitu umur panjang, kesehatan, pengetahuan, dan standar hidup. Penelitian ini menggunakan variabel Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel dependen sedangkan perdagangan Internasional yang di proksikan dengan nilai Ekspor, Impor dan keterbukaan ekonomi sebagai variabel independen. Variabel tersebut merupakan data yang berada di negara-negara ASEAN selama tahun 2013-2019. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan informasi mengenai pengaruh perdagangan internasional dan keterbukaan ekonomi terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di ASEAN. Teknik analisis menggunakan regresi data panel model efek tetap (Fixed Effect Model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersamaan (Simultan) variabel Ekspor, Impor, dan Keterbukaan Ekonomi mempengaruhi indeks pembangunan manusia di ASEAN, dan secara satuan (Parsial) variabel Independen Ekspor, Impor, dan Keterbukaan Ekonomi berpengaruh signifikan terhadap Indeks Pembangunan Manusia.JEL : F13, F10, F41
THE INFLUENCE OF FINANCIAL KNOWLEDGE AND RISK TOLERANCE ON INVESTMENT DECISION MAKING Mubaraq, Muhammad Raihan; Anshori, Muslich; Trihatmoko, Huda
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i2.47089

Abstract

This study aims to provide empirical evidence of the effect of financial knowledge and risk tolerance on investment decision-making. This type of research is associated research with data collection methods using survey samples. Measurement of variables in this study uses a Likert scale from 1 for strongly disagree to a scale of 5 for strongly agree. The population in this study are investors who have attended the capital market school in the Indonesian Stock Exchange, West Nusa Tenggara Representative Office, and who had a single investor identification (SID). Sampling refers to the Slovin formula with a sample size of 110 respondents. Analysis of the data in this study using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that financial knowledge and risk tolerance affect investment decision-making. Implications of this study for investors to pay more attention to understanding in the form of financial knowledge and recognize the type of risk tolerance that exists in investors in making investment decisions in the capital market.JEL: G11, G14, G32, G41
PENGARUH KARAKTERISTIK PERUSAHAAN, KINERJA PERUSAHAAN, DAN MANAGEMENT ENTRENCHMENT TERHADAP MANAJEMEN LABA Tang, Sukiantono; Fiorentina, Fiorentina
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jebik.v10i2.47461

Abstract

ABSTRACTThe purposes of this study is to investigate the impact of firm characteristics, firm performances, and management entrenchment on earnings management by using firms registered on Bursa Efek Indonesia for the period 2015-2019. Sampling method that is used in this study is purposive sampling method so the objects should meet the criteria. The exception sample for this study is financial firms due to differences on some regulations of reporting and firms without complete annual and financial report published for the period 2015-2019. The secondary data were obtained from firms’ financial report and annual report that were published on the firms’ official website and Bursa Efek Indonesia’s website. In this study, earnings management is measured with Modified Jones Model. This study analyzed using fixed effect model approach panel data regression analysis. The results show that growth opportunities, board size, current ratio, auditor size, financial statement, and CEO ownership have no significant influences. Leverage, firm size, asset growth and turnover, and cash flow show significant negative influences. On the other hand, long-term and short-term debts, and CEO tenure show significant positive influences. Some results are not compatible with hypothesis since there are limitations on the period time and methods that were chosen. ABSTRAKPenelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meneliti adanya pengaruh dari karakteristik perusahaan, kinerja perusahaan, dan management entrenchment terhadap manajemen laba dengan menggunakan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015-2019. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode purposive sampling sehingga objek penelitian harus sesuai dengan kriteria. Sampel data yang dikecualikan adalah perusahaan keuangan atau finansial karena memiliki regulasi pelaporan yang berbeda dan perusahaan yang tidak memiliki kelengkapan laporan keuangan dan laporan tahunan periode 2015-2019. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan yang dipublikasikan pada website resmi perusahaan dan website Bursa Efek Indonesia. Dalam penelitian ini, manajemen laba diukur dengan Modified Jones Model. Penelitian ini dianalisis menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil pengujian menunjukan bahwa peluang pertumbuhan, ukuran dewan direktur, rasio lancar, ukuran auditor, laporan keuangan, dan kepemilikan direktur utama tidak memiliki pengaruh signifikan. Sedangkan leverage, ukuran perusahaan, pertumbuhan dan perputaran aset, dan arus kas operasional memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap manajemen laba. Utang jangka panjang dan pendek, serta masa jabatan direktur memiliki pengaruh signifikan positif. Hasil pengujian yang tidak sesuai dengan hipotesis dapat disebabkan karena adanya keterbatasan dalam periode waktu dan metode pengukuran yang digunakan.JEL : M410, M480

Page 1 of 14 | Total Record : 136


Filter by Year

2010 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 10, No 2 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 10, No 1 (2021): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9, No 3 (2020): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9, No 2 (2020): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8, No 3 (2019): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8, No 2 (2019): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 8, No 1 (2019): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 3 (2018): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 2 (2018): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 7, No 1 (2018): JURNAL EKONOMI BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN Vol 6, No 3 (2017): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 2 (2017): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 6, No 1 (2017): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 2 (2016): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 1 (2016): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 3 (2015): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 2 (2015): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 4, No 1 (2015): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 3, No 1 (2012): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 2 (2011): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 2, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 2 (2010): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan Vol 1, No 1 (2010): Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Kewirausahaan More Issue