cover
Contact Name
Husna Ni'matul Ulya
Contact Email
husna@iainponorogo.ac.id
Phone
+6285735193877
Journal Mail Official
joie@iainponorogo.ac.id
Editorial Address
Rumah Jurnal FEBI Fakultas Ekonomi dan BIsnis Islam Institut Agama Islam Negeri Ponorogo Jalan Puspita Jaya, Desa Pintu, Jenangan, Kampus II Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Ponorogo, Ponorogo, Jawa Timur
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Journal of Islamic Economics (JoIE)
ISSN : 28077377     EISSN : 28077091     DOI : https://doi.org/10.21154/joie
Journal of Journal of Islamic Economics (JoIE) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian and international economy, economics policies and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international academicians, researchers, practitioners, regulators, and public societies. The journal welcomes author from any institutional backgrounds and accepts rigorous empirical research papers with any methods or approach that is relevant to the Indonesian economy and business context or content, as long as the research fits one of four salient disciplines: economics, business, management, or accounting, whether in Islamic or conventional perspective. The JoIE is nationally accredited by the Directorate General for Research Strengthening and Development, the Ministry of Research and Technology for Higher Education, Republic of Indonesia (Decree No. 30/E/KPT/2018).
Articles 18 Documents
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Kampung Idiot Karangpatihan Balong Ponorogo Hanafi Hadi Susanto
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.077 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i1.3080

Abstract

Pemberdayaan ekonomi menjadi tren menarik yang diperbincangkan, khususnya pemberdayaan dengan sasaran masyarakat menyandang tunagrahita atau sering disebut idiot di wilayah 3T (Terpencil, Terluar dan Tertinggal). Pemberdayaan pada masyarakat yang tidak umum ini akan memiliki keunikan dan corak yang berbeda jika dibandingkan pemberdayaan pada masyarakat homogen dan masyarakat normal pada umumnya. Hal ini terbukti, program pemberdayaan di kampung idiot ini telah mendapatkan apresiasi baik tingkat wilayah maupun internasional.Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dalam kategori field research dengan sumber data utama kepala desa Karangpatihan, anggota keluarga tuna grahita, dan seluruh stakeholder desa Karangpatihan, selain itu data sekunder juga diperoleh dari arsip tertulis di kelurahan maupun hasil pantauan program pemberdayaan. Data yang telah terkumpul kemudian dikelompokkan sesuai rumusan masalah selanjutnya dilakukan analisis untuk memperoleh simpulan. Tulisan ini akan mengungkap bagaimana aksi pemberdayaan mulai dari strategi, metode dan keberhasilan pemberdayaan di kampung idiot Karangpatihan Balong Ponorogo.Tulisan ini bermaksud mengisi kelangkaan literatur yang memfokuskan kegiatan pemberdayaan masyarakat keterbelakangan mental, tidak memahami financial hingga mampu memberikan nafkah untuk anggota keluarga. Untuk itu, rumusan masalah mencakup bagaimana ekonomi masyarakat, langkah-langkah pemberdayaan ekonomi, tingkat keberhasilan pemberdayaan dan faktor pendukung, penghambat dan solusi dalam pelaksanaan pemberdayaan di kampung idiot Balong,tulisan ini menemukan bahwa ada tiga klasifikasi penyandang tunagrahita Karangpatihan Balong Ponorogo, yaitu kategori ringan sebanyak 46 orang (48%). 46 orang terdiri dari 26 laki-laki dan 20 perempuan, kategori sedang sebanyak 38 orang (42%). Dari hasil penelitian, ditemukan inovasi-inovasi strategi pemberdayaan ekonomi pada masyarakat tunagrahita secara rinci disetiap tahapan, bahkan kendala dan solusi mampu diungkap dan ini dapat dijadikan pedoman pada program pembberdayaan di tempat lain.Economic empowerment has become an interesting trend to be discussed, especially empowerment with the target of people with mental retardation in remote, outermost and disadvantaged areas. Empowerment in this unusual society will have a unique and different style when compared to empowerment in a homogeneous society and normal society in general. This is evident, the empowerment program in this mentally retarded villages has received appreciation at both regional and international levels. The research includes qualitative research in the field research category with the main data sources being the Karangpatihan village head, mentally disabled family members, and all steak holders in Karangpatihan village, besides that secondary data is also obtained from written archives in the village and the results of monitoring empowerment programs. The data that has been collected is then according to the formulation of the problem, then an analysis is carried out to obtain conclusions. This paper wants to investigate how the empowerment action starts from the strategy, method and success of empowerment in the mentally retarded villages Karangpatihan Balong Ponorogo. This paper intends to fill in the scarcity of literature that focuses on empowering people with mental retardation, not understanding finances to being able to provide a living for family members. To that end, the formulation of the problem includes how the community's economy is, measures for economic empowerment, the success rate of empowerment and supporting factors, obstacles and solutions in implementing empowerment in the Balong mentally retarded villages. That is the light category as many as 46 people (48%). 46 people consisting of 26 men and 20 women, the medium category was 38 people (42%). From the results of the study, it was found that innovations in economic empowerment strategies for mentally retarded communities were in detail at each stage, even obstacles and solutions could be revealed and these could be used as guidelines for empowerment programs elsewhere.
PENGARUH PROMOSI MEDIA SOSIAL DAN WORD OF MOUTH (WOM) TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN (STUDI DI TOKO BUKU LA TANSA GONTOR) Mufti Afif; Ahmad Suminto; Aulia Fathan Mubin
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.254 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i2.3206

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of social media promotion (online) and Word of Mouth (WOM) on consumer purchasing decisions at La Tansa Gontor Bookstore. This research is a quantitative research with data sources obtained from primary data in the form of the results of respondents' answers to La Tansa Gontor Bookstore consumers, and secondary data in the form of written information from the web and social media. Questionnaire data was collected using random sampling technique, with an infinite number of populations. The sample used is 300 respondents. The results showed: 1) Social media promotion (online) had a positive and significant effect on consumer purchasing decisions at La Tansa Gontor Bookstore, this was because the social media admin of La Tansa Gontor Bookstore provided good and interesting and responsive information so that it could influence consumers. to make consumer purchasing decisions. 2) Word of Mouth (WOM) has a positive and significant effect on purchasing decisions because consumers are satisfied with the service and product quality offered.Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pengaruh promosi media sosial (online) dan Word of Mouth (WOM) terhadap keputusan pembelian konsumen Toko Buku La Tansa Gontor. Penelitian ini merupakan penelitian kuantutatif dengan sumber data diperoleh dari data primer berupa hasil jawaban responden konsumen Toko Buku La Tansa Gontor, dan data sekunder yang berupa informasi tertulis dari web dan media sosial. Pengumpulan data angket dilakukan dengan teknik random sampling, jumlah populasi yang tak terhingga. Sampel yang digunakan 300 responden. Hasil penelitian menunjukkan: 1)Promosi media sosial (online) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen Toko Buku La Tansa Gontor, hal ini disebabkan karena admin media sosial Toko Buku La Tansa Gontor memberikan informasi yang baik dan menarik serta responsif sehingga dapat mempengaruhi konsumen untuk melakukan keputusan pembelian konsumen. 2)Word of Mouth (WOM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian karena konsumen mnyatakan puas dengan pelayanan dan kualitas produk yang ditawarkan. 
ANALISIS MAQASID AL-TASARRUFAT AL-MALIYYAH MUHAMMAD AL-TAHIR IBN ASHUR TERHADAP AKAD AL-IJARAH AL-MUNTAHIYAH BI AL-TAMLIK (STUDI PADA PT. BRI SYARIAH KCP PONOROGO) Mohammad Ridwan
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.882 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i2.3594

Abstract

The writing aims: (1) find an assessment to measure the level of bank compliance with the contract al-Ijarah al-Muntahiya bi al-Tamlik (IMBT) based on maqasid al-tasarrufat al-maliyyah the idea of al-Tahir ibn 'Ashu r, (2) reveals the phenomenon of BRI Syariah KCP Ponorogo compliance with the IMBT contract. The research method used is a qualitative method with a case study type. The type of data in this research is qualitative data on the words and actions of the research subject. Data collection techniques used documentation and unstructured planned interviews. Technique of checking data through credibility test and dependability test. The data analysis technique used Miles and Huberman's analysis with data reduction, data presentation, and conclusion drawing. To make an assessment of the suitability of Islamic banks using the Sekaran method to operationalize maqasid al-tasarrufat al-maliyyah the idea of al-Tahir ibn 'Ashur into dimensions and elements. To develop measurement indicators using the DSN-MUI fatwa. Meanwhile, to obtain a score of compliance with Islamic banks using the balanced scorecard method calculation technique. The findings of this research are BRI Syariah KCP Ponorogo complies with the sharia provisions in the IMBT contract based on maqasid al-tasarrufat al-maliyyah ideas al-Tahir ibn 'Ashur. The level of compliance is 72.5% with the fulfillment of circulation goals of 70%, transparency 68.75%, strength of law 80%, preservation of 75%, and justice 68.75%. This study contributes to a qualitative assessment of sharia compliance based on maqasid al-tasarrufat al-maliyyah ideas al-Tahir ibn 'Ashur as a standard or parameter to assess adherence. Islamic banks in channeling IMBT financing.Penelitian ini bertujuan: (1) menemukan assesmen untuk mengukur tingkat kepatuhan bank terhadap akad al-Ijarah al-Muntahiya bi al-Tamlik (IMBT) berdasarkan maqasid al-tasarrufat al-maliyyah gagasan al-Tahir ibn ‘Ashur, (2) mengungkap fenomena kepatuhan BRI Syariah KCP Ponorogo terhadap akad IMBT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan tipe studi kasus. Jenis data penelitian ini adalah data kualitatif kata-kata dan tindakan subjek penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan wawancara terencana tidak terstruktur. Teknik pemeriksaan data melalui uji kredibilitas dan uji dependibilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis Miles dan Huberman dengan reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Untuk membuat assesmen kesesuaian bank syariah menggunakan metode Sekaran untuk mengoperasionalisasi maqasid al-tasarrufat al-maliyyah gagasan al-Tahir ibn ‘Ashur menjadi dimensi dan elemen. Untuk mengembangkan indikator pengukuran menggunakan fatwa DSN-MUI. Sedangkan untuk memperoleh skor kepatuhan bank syariah menggunakan Teknik perhitungan metode balanced scorecard. Temuan penelitian ini adalah BRI Syariah KCP Ponorogo patuh terhadap ketentuan syariah dalam akad IMBT berdasarkan maqasid al-tasarrufat al-maliyyah gagasan al-Tahir ibn ‘Ashur. Tingkat kepatuhannya sebesar 72.5% dengan pemenuhan tujuan sirkulasi 70%, transparansi 68.75%, kekuatan hukum 80%, preservasi 75%, dan keadilan 68.75%. Penelitian ini berkontribusi pada assesmen kepatuhan syariah secara kualitatif berdasarkan maqasid al-tasarrufat al-maliyyah gagasan al-Tahir ibn ‘Ashur sebagai standar atau parameter untuk menilai kepatuhan Bank syariah dalam menyalurkan pembiayaan IMBT.
Pengaruh Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Nilai Tukar Rupiah dalam Jangka Pendek dan Jangka Panjang Tahun 2010-2018 Nur Afriyanti; Luhur Prasetiyo
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.739 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i1.3081

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi dan pertumbuhan ekonomi terhadap nilai tukar Rupiah, baik jangka panjang maupun jangka pendek. Perubahan nilai tukar Rupiah terhadap mata uang Dollar Amerika Serikat dipengaruhi oleh banyak faktor. Di antara faktor yang mempengaruhi nilai tukar adalah kenaikan harga umum (inflasi) dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data Error Correction Model (ECM) dan teknik pemilihan sampel menggunakan sampel jenuh dari populasi yang berjumlah 36. Sampel dalam penelitian ini yaitu data time series/triwulan inflasi, pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar dengan periode pengamatan selama 9 tahun yaitu tahun 2010-2018. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka panjang nilai tukar dipengaruhi oleh inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Sedangkan dalam jangka pendek nilai tukar tidak dipengaruhi oleh variabel inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Secara bersama-sama variabel inflasi dan pertumbuhan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap variabel nilai tukar.The purpose of this research is to determine the effect of inflation dan economic growth on Rupiah exchange rate, both long-term and short-term. The movement of Rupiah exchange rate to US Dollar is influenced by many factors. Among the factors affecting the exchange rate are general price increases (inflation) and economic growth. This research uses Error Correction Model (ECM) for data analysis. The population in this study amounted to 36. The sample selection technique is saturated sample. The sample in this research is time series data on quarterly inflation, economic growth and the exchange rate in the period of 9 years, namely 2010-2018. The results show that in the long-term the exchange rate is influenced by inflation and economic growth. Whereas in the short-term the exchange rate is not influenced by inflation and economic growth variables. Furthermore, inflation and economic growth variables have a significant effect on the exchange rate variable.
EFEKTIVITAS PENERAPAN PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI (KRPL) DI KELURAHAN KAMPUNG DALEM KOTA KEDIRI Silvia Devi Sugiarto; Nurul Ahsin
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.879 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i2.3214

Abstract

Household food security is a problem that must be considered so that food vulnerability does not occur due to the low independence of the community in meeting food needs. One of the efforts of the Ministry of Agriculture to meet the needs is by developing the Sustainable Food House Area (KRPL) program which is packaged through utilizing the home yard as a source of family food through planting various vegetables, fruits, tubers and medicinal plants as well as raising livestock and fish. Kampung Dalem Village is one of the villages that participated in implementing the KRPL Program in 2017. Judging from the uniqueness of this program, this research needs to be carried out to describe the level of effectiveness of the KRPL Program in Kampung Dalem Village, Kediri City. This research method uses a qualitative approach. Data analysis was carried out descriptively with data collection techniques through observation and interviews with members of the KRPL group. The results of this study indicate that the implementation of the KRPL Program has been running effectively. There are several supporting factors for the program, namely effective program targets, effective socialization methods, the ability of KRPL members to implement the KRPL program, utilization of the results of KRPL which can be felt directly by members as household food needs. Pemberdayaan masyarakat melalui program “Kawasan Rumah Pangan Lestari” (KRPL) merupakan salah satu upaya Kementerian Pertanian dalam memenuhi kebutuhan pangan. Program ini mengoptimalkan pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga melalui penanaman aneka sayuran, buah-buahan, umbi-umbian dan tanaman obat serta memelihara ternak dan ikan. Ketahanan pangan rumah tangga merupakan masalah yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kerawanan pangan akibat rendahnya kemandirian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan. Dilihat dari keunikan program tersebut, maka penelitian ini perlu dilakukan untuk mendeskripsikan tingkat efektivitas Program KRPL di Desa Kampung Dalem Kota Kediri. Karena daerah ini merupakan salah satu desa yang ikut melaksanakan Program KRPL sejak tahun 2017. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara dengan anggota kelompok KRPL. Sedangkan analisis data menggunakan analisis data aliran (flow model), yaitu model analisis dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan pengolahan data, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program KRPL di Desa Kampung Dalem Kota Kediri sudah berjalan efektif. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor pendukung, antara lain tepat sasaran program; cara sosialisasi yang efektif dan masif, kemauan dan kemampuan anggota dalam melaksanakan program, serta pemanfaatan hasil program yang dapat dirasakan langsung oleh anggota dalam memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga.
Pengaruh Tingkat Pendapatan dan Jumlah Anggota Keluarga Terhadap Konsumsi Gas Elpiji Pada Sektor Rumah Tangga Tunjung Genarsih
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.452 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i1.3082

Abstract

Pandemi Covid-19 mempunyai dampak di berbagai bidang salah satunya di bidang ekonomi terutama terhadap pendapatan masyarakat Indonesia. Penelitian ini membahas pengaruh pendapatan dan jumlah anggota keluarga terhadap konsumsi gas elpiji pada sektor rumah tangga selama masa pandemi Covid-19. Metode penelitian dengan kuesioner digunakan pada penelitian ini. Responden merupakan rumah tangga biasa di wilayah Kabupaten Pacitan. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan regresi linear berganda diperoleh persamaan  yang berarti bahwa setiap satu satuan skor konsumsi gas elpiji akan dipengaruhi oleh X1 (pendapatan) sebesar 0.193 dan X2 (jumlah anggota keluarga) sebesar 0.451, dapat disimpulkan bahwa jumlah anggota keluarga mempunyai pengaruh yang lebih besar terhadap konsumsi gas elpiji. Koefisien determinasi sebesar 51.4% dan sisanya 48.6% dijelaskan oleh variabel lain yang belum diteliti. Berdasarkan uji hipotesis diperoleh secara parsial pendapatan berpengaruh signifikan terhadap konsumsi gas elpiji dengan thitung = 4.899 lebih besar dari ttabel = 1.664.  Jumlah keluarga berpengaruh secara signifikan dengan nilai thitung sebesar 6.129 lebih besar dari nilai ttabel = 1.664. Sedangkan secara simultan diperoleh Fhitung = 41.802 >  Ftabel  = 3.11. Hal ini berarti hipotesis yang diajukan bahwa pendapatan dan jumlah anggota keluarga berpengaruh terhadap konsumsi gas elpiji dapat diterima. Hasil ini berdampak praktis terhadap pengaturan konsumsi rumah tangga. The Covid-19 pandemic has an impact in various fields, one of which is in the economic sector, especially on the income of the Indonesian people. This study discusses the effect of income and number of family members on LPG consumption in the household sector during the Covid-19 pandemic. The research method with a questionnaire was used in this study. Respondents are ordinary households in the Pacitan Regency. Based on the results of data processing using multiple linear regression,  an equation is obtained which means that each unit score of LPG gas consumption will be influenced by X1 (income) of 0.193 and X2 (number of family members) of 0.451, it can be concluded that the number of family members has a more influence big on LPG gas consumption. The coefficient of determination is 51.4% and the remaining 48.6% is explained by other variables that have not been studied. Based on the hypothesis test, it was obtained that income partially had a significant effect on LPG consumption with tcount = 4,899 greater than ttable = 1,664. The number of families has a significant effect on the value of tcount of 6,129, which is greater than the value of ttable = 1,664. Meanwhile, simultaneously obtained Fcount = 41,802> Ftable = 3.11. This means that the hypothesis that the income and number of family members have an effect on LPG consumption can be accepted. These results have practical implications for household consumption regulation
PENGARUH KUALITAS PRODUK DAN PELAYANAN TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN MUSLIM DENGAN KEPUASAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Tri Anagh Firli; Drajat Stiawan
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.892 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i2.3476

Abstract

In the business world, quality is certainly something very important. Quality or product quality is a determinant of consumer satisfaction, after buying or using a product. In addition to product quality, one thing that should not be missed is service quality. Service quality is a measure of how good the level of service that a company can provide to its customers. Even Islamic teachings have taught about providing services from businesses that must be carried out properly, both in the products and services provided. Both have an important role in customer satisfaction and loyalty. This type of research is field research with a research approach that is quantitative research. Where the variables used in this study are product quality, service quality, customer satisfaction and customer loyalty. The population in this study were Muslim consumers of Le'gita Coffee & Bristo Pemalang. Sampling using the Lemeshow formula with a total sample of 100 respondents. Sources of data in this study are primary data and secondary data. The data collection method used is a questionnaire, and the analysis method is path analysis where the variable of consumer satisfaction is the intervening variable. Based on the results of the study, two path test equations were obtained. The result of testing the two equations is that there is an influence between the two independent variables, namely product quality and consumer quality on consumer loyalty either directly or indirectly through customer satisfaction.Dalam dunia bisnis menyoal kualitas tentunya sesuatu yang sangat penting. Mutu ataukualitas produk adalah penentu kepuasan konsumen, setelah memberli ataupun memakai sebuah produk.Selain kualitas produk, salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan merupakan sebuah ukuran mengenai seberapa bagus tingkat pelayanan yang mampu diberikan oleh sebuah perusahaan pada konsumennya. Dalam ajaran Islampun sudah mengajarkan tentang memberikan layanan dari usaha harus dijalankan dengan baik, baik dalam produk ataupun jasa yang diberikan. Keduanya mempunyai peran penting dalam kepuasan dan loyalitas konsumen. Jenis penelitian ini adalah field research dengan pendekatan penelitian yaitu penelitian kuantitatif. Dimana variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitas produk, kualitas pelayanan, kepuasan konsumen dan loyalitas konsumen. Populasi pada penelitian ini adalah konsumen muslim Le’gita Coffee & Bristo Pemalang. Pengambilan sampel dengan menggunakan rumus lemeshow dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Sumber data pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, dan metode analisis yaitu uji jalur (path analysis) dimana variabel kepuasan konsumen sebagai variabel intervening. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh dua persamaan uji jalur. Hasil dari pengujian kedua persamaan yaitu terdapat adanya pengaruh pada antara kedua variable bebas yaitu kualitas produk dan kualitas konsumen terhadap loyalitas konsumen baik secara langsung ataupun secara tidak langsung melalui kepuasan konsumen.
Pemulihan Perekonomian Jawa Timur di Masa Pandemi Covid-19 Melalui Sistem Pertanian Terpadu (SPT) Budikdamber (Budidaya Ikan dalam Ember) Husna Ni’matul Ulya
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1200.291 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i1.3085

Abstract

Penurunan pertumbuhan ekonomi Indonesia selama masa pandemi covid-19 terjadi selama kuartal I dan kuartal II menyebabkan melemahnya laju perekonomian dan menurunnya pendapatan masyarakat, dikarenakan kebijakan pemerintah dalam pencegahan penyebaran covid-19 berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), penerapan protokol kesehatan, dan Learn/Work From Home (LFH/WFH), sehingga masyarakat harus tetap berada di rumah dan mengurangi aktifitas di luar jika tidak dibutuhkan.  Dampak yang terjadi mempengaruhi semua bidang perekonomian, salah satunya pada sektor/lapangan usaha pertanian. Perkembangan perekonomian propinsi Jawa Timur juga mengalami penurunan pada data terakhir sebesar 5,90 %.  Di antara sektor yang mengalami penurunan, sektor pertanian adalah sektor yang masih mengalami pertumbuhan positif, karena produktifitas sektor pertanian tidak begitu dipengaruhi oleh situasi pendemi, namun yang menjadi masalah adalah jumlah permintaan yang lebih menurun daripada sebelumnya.  Untuk memberikan solusi terhadap kebijakan pandemi, maka diperlukan Sistem Pertanian Terpadu (SPT) yang memanfaatkan lahan di sekitar rumah, sehingga masyarakat tidak perlu keluar rumah untuk bertani. Selain dapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga, masyarakat dapat menjual hasil panennya, tidak hanya mencukupi kebutuhan nabati, tapi juga kebutuhan hewani.  Sistem yang diadopsi dari program dompet dhuafa yang disebut Budidaya Ikan dalam Ember (budikdamber) menjadi salah satu pilihan untuk memenuhi sistem pertanian terpadu, karena selain memanfaatkan seumberdaya yang ada, juga dapat memaksimalkan penggunaan media yang sama untuk dua sistem budidaya.  Namun, masih banyak yang harus dilaksanakan untuk menindaklanjuti pengembangan sistem ini yang disesuaikan dengan tuntutan perkembangan sosial, budaya, teknologi dan ekonomi masyarakat.The decline in Indonesia's economic growth during the Covid-19 pandemi occurred during the first quarter and second quarter which caused a weakening of the economy and decreased people's income, due to government policies to prevent the spread of Covid-19 in the form of Large-Scale Social Restrictions (PSBB), implementation of health protocols, and Learn / Work From Home (LFH / WFH), so that people must stay at home and reduce outdoor activities when not needed. The impact that occurs affects all sectors of the economy, one of which is the agricultural sector/business field. The economic development of East Java province also experienced a decline in the latest data of 5.90%. Among the sectors that have experienced a decline, the agricultural sector is still experiencing positive growth, because the productivity of the agricultural sector is not significantly affected by the pandemi situation, but the problem is that the amount of demand is decreasing more than before. To provide solutions to pandemi policies, an Integrated Farrming System (IFS) are needed which utilizes the land around the house, so that people don't have to leave the house to the farm. In addition to being able to meet family food needs, people can sell their crops, not only for vegetable needs but also for animal needs. The system adopted from the dompet dhuafa program called Aquaculture in a Bucket (budikdamber) is an option to fulfill an integrated agricultural system because, in addition to utilizing existing resources, it can also maximize the use of the same media for two cultivation systems. However, much remains to be done to follow up on the development of this system in line with the demands of social, cultural, technological, and economic development in society.
STRATEGI PEMASARAN BAITUL MAAL WA TAMWIL INSAN MANDIRI DALAM MENINGKATKAN VOLUME PENJUALAN PRODUK PEMBIAYAAN MUSYARAKAH Indah Mahardya Putri; Husna Ni'matul Ulya
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 2 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.844 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i2.3509

Abstract

Baitul Maal wa Tamwil is one of the private financial institutions whose capital is fully sourced from the community. BMT has an important meaning for economic development as well as the development of social functions. BMT has a role to help, improve and develop the potential of the people in alleviating poverty. Based on the results of interviews with BMT, it was stated that the people around BMT Insan Mandiri were less interested in using musyarakah financing products. The number of customers during the last 2 years at BMT Insan Mandiri has increased quite rapidly, but the majority of customers choose other financing products. From here the BMT must optimize its marketing strategy to increase the number of customers for musharaka products. This type of research uses field research and uses a qualitative approach. Data collection techniques in this study are interviews, observation, and documentation. The results of this study are: 1) The overall development of the number of BMT Insan Mandiri customers has increased over the last 2 years. However, the majority of customers choose murabahah and mudaraba financing products. 2) Overall the 7p marketing mix strategy has been optimally implemented at BMT Insan Mandiri. The marketing mix strategy carried out greatly influences the development of musyarakah financing products. the public and business actors are not familiar with musyarakah financing products, so further learning and introduction are needed to increase the number of customers of musyarakah financing products. Baitul Maal wa Tamwil merupakan salah satu lembaga keuangan swasta yang modalnya sepenuhnya bersumber dari masyarakat. BMT memiliki arti penting bagi pembangunan ekonomi sekaligus pengembangan fungsi sosial. BMT memiliki peran untuk membantu, meningkatkan dan mengembangkan potensi masyarakat dalam mengentaskan kemiskinan. Berdasarkan hasil wawancara dengan BMT, disebutkan bahwa masyarakat di sekitar BMT Insan Mandiri kurang berminat menggunakan produk pembiayaan musyarakah. Jumlah nasabah selama 2 tahun terakhir di BMT Insan Mandiri meningkat cukup pesat, namun mayoritas nasabah memilih produk pembiayaan lainnya. Dari sinilah BMT harus mengoptimalkan strategi pemasarannya untuk meningkatkan jumlah pelanggan produk musyarakah. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Secara keseluruhan perkembangan jumlah nasabah BMT Insan Mandiri mengalami peningkatan selama 2 tahun terakhir. Namun, mayoritas nasabah memilih produk pembiayaan murabahah dan mudharabah. 2) Secara keseluruhan strategi bauran pemasaran 7p telah diterapkan secara optimal di BMT Insan Mandiri. Strategi bauran pemasaran yang dilakukan sangat mempengaruhi perkembangan produk pembiayaan musyarakah. masyarakat dan pelaku usaha belum familiar dengan produk pembiayaan musyarakah, sehingga diperlukan pembelajaran dan pengenalan lebih lanjut untuk meningkatkan jumlah nasabah produk pembiayaan musyarakah.
Usyur (Bea Cukai) dalam Sistem Perdagangan Internasional Islam Menurut Abu Ubaid dalam Kitab Al-Amwal Khoirun Nisak
Journal of Islamic Economics (JoIE) Vol 1, No 1 (2021)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.551 KB) | DOI: 10.21154/joie.v1i1.3079

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis kajian Abu Ubaid mengenai keuangan publik Islam, khususnya usyur dalam kitab Al-Amwal. Dalam konteks perekonomian hari ini, usyur relevan dengan pembahasan mengenai bea cukai dalam perdagangan internasional. Hampir tidak ada negara yang dapat memenuhi semua kebutuhannya sendiri, sehingga untuk memenuhi kebutuhan yang tidak dapat diproduksi sendiri, sebuah negara harus melakukan perdagangan internasional, melakukan kegiatan ekspor dan impor dengan negara lain. Studi pustaka (library research) digunakan sebagai metode penelitian dengan menggunakan kitab Al-Amwal sebagai rujukan utama, disertai dengan referensi pendukung yang relevan. Ketika membahas tentang usyur, Abu Ubaid banyak merujuk pada kebijakan Khalifah Umar bin Khattab karena usyur adalah sumber pendapatan negara pada masa pemerintahan Khalifah Umar.The aim of this paper is to examine Abu Ubaid's view of Islamic public finance, particularly ushur, in the book Al-Amwal.In the context of today's economy, the analysis is relevant to the discussion of customs in international trade. Almost no country can meet all of its own needs, so to meet needs that can not be produced on its own, a country must conduct international trade, carry out export and import activities with other countries. Library research is used as a research methods by using the book Al-Amwal as the main reference, accompanied by relevant supporting references. When discussing ushur, Abu Ubaid referred to many of the policies of Caliph Umar bin Khattab because ushur was a source of state revenue during the reign of Caliph Umar.

Page 1 of 2 | Total Record : 18