cover
Contact Name
Fikria Najitama
Contact Email
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Phone
+6285743626645
Journal Mail Official
redaksijurnalannidzam@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tentara No.55B Kampus IAINU Kebumen
Location
Kab. kebumen,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Manajemen pendidikan Islam dan Stusi Sosial
ISSN : 23558482     EISSN : 25809555     DOI : https://doi.org/10.33507/an-nidzam
An-Nidzam mengajak para cendekiawan, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil kajian dan penelitiannya di bidang-bidang yang berkaitan dengan Manajemen Pendidikan, Islam, masyarakat Muslim, yang meliputi kajian tekstual dan kerja lapangan dengan berbagai perspektif Pendidikan, Pembelajaran, Filsafat, Teologi, dan lain-lain. Spesifikasi Journal ini fokus pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam. Jurnal An-Nidzam mengundang para sarjana, peneliti, dan mahasiswa untuk menyumbangkan hasil studi dan penelitian mereka di bidang terkait. Itu bertujuan untuk mendorong dan mempromosikan pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam dari berbagai perspektif ilmiah. Jurnal ini fokus pada kajian Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial. Ini mencakup pada Manajemen Pendidikan Islam dan studi Islam di berbagai wilayah di dunia , Nusantara dan daerah lainnya), Metodologi Manajemen Pendidikan Islam dan studi sosial studi. Jurnal ini dengan hangat menyambut setiap kontribusi dari para sarjana dari disiplin ilmu terkait
Articles 89 Documents
THE ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION TEACHERS’S ROLE IN MOTIVATION THE STUDENTS TO LEARN IN GRADE 7 SCHOOL MUHAMMADIYAH 3 PADANG Ahmad Lahmi; Husni Padri
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (104.528 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i2.3

Abstract

Tetapkan fokus pada fokus utama pada saat ini ((Sekolah Dasar Sekolah Dasar Sekolah: Muhammadiyah 3 Padang. Tujuannya adalah untuk menjelaskan sebagai berikut: (1) mengetahui guru-guru Pendidikan agama Islam hearts Motivasi Peserta didik untuk review belajar di Kelas 7 Sekolah Muhammadiyah 3 Padang, (2) Untuk mengetahui guru-guru Pendidikan agama di Motivasi Peserta didik untuk review belajar di Kelas 7 Sekolah Muhammadiyah 3 Padang. Beroperasi Penelitian Suami Adalah deskriptif kualitatif naturalistik yang berhubungan apa yang dipelajari dan tidak direkayasa. Untuk membuat penelitian dilakukan menggunakan teknik data seperti wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini diperoleh bahwa guru pendidikan agama Islam dalam motivasi peserta didik untuk belajar di kelas 7 Sekolah Muhammadiyah 3 Padang adalah sebagai berikut; memberikan motivasi kepada siswa atau dorongan sebelum memulai pembelajaran, menjelaskan manfaat dan tujuan pembelajaran, memilih cara penyajian yang bervariasi, memberikan manfaat dan membantu dalam belajar, memberikan pujian, hadiah atau hadiah, hadiah untuk anak didik pribadi. Berdasarkan hasil yang ada dapat disimpulkan bahwa guru pendidikan Islam dalam memotivasi siswa untuk belajar di kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Padang adalah: memberikan motivasi atau dorongan sebelum pembelajaran dimulai,menjelaskan manfaat dan tujuan pembelajaran yang diberikan, memilih cara penyajian yang bervariasi, memberikan solusi dan membantu dalam belajar, memberi pujian, penghargaan atau hadiah, dan penghargaan pribadi anak. Kendala yang dilewatkan oleh guru pendidikan Islam dalam memotivasi siswa untuk belajar di kelas VIII SMP Muhammadiyah 3 Padang adalah: Sarana dan prasarana tidak mencukupi, jumlah waktu tidak mencukupi, buku referensi tidak lengkap, minat peserta didik yang kurang, lingkungan kurang untuk hadiah.Saran-saran dalam pembahasan makalah ini adalah: (1) para peneliti memberikan kepada pihak sekolah agar memberikan informasi yang tinggi kepada para peserta didik yang lebih dari peserta untuk mempelajari dan juga untuk memberikan fasilitas-fasilitas lengkap seperti buku referensi yang membahas dengan pendidikan Islam, dan media pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. (2) Terhadap para guru, agar-agar guru lebih meningkatkan peran dalam belajar, seperti menggunakan media dalam proses belajar mengajar. Kegiatan belajar lebih banyak dan lebih aktif.
PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DALAM PERSPEKTIF HADIS Ali Muhtarom
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.666 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.7

Abstract

Pemeliharaan lingkungan bukanlah sekedar estetika (keindahan) semata namun lebihpada implementasi tujuan diberlakukannya nilai-nilai ajaran Islam. Upaya melestarikanlingkungan hidup juga sudah dilakukan Nabi Muhammad saw. Dalam sebuah hadisdijelaskan bahwa Nabi melarang menebang pohon sidrah (pohon bidara) sebagaimanadiriwayatkan oleh imam Abu Dawud dalam hadis nomor 4561. Pemahaman yang bisadicapai dalam hadits tersebut adalah , bahwa pemeliharaan lingkungan merupakanpenjagaan dan realisasi dari kelima tujuan syariat tersebut. Oleh karena itu, apabilaada manusia yang berbuat kerusakan atau merusak lingkungan, maka dianggap telahmelanggar syariat Islam. Upaya membangun kesadaran lingkunngan seharusnyadilakukan melalui pendidikan, pelatihan pembinaan, dan penanaman nilai-nilaiajaran Islam, yang bersumber dari dalil-dalil al-Quran dan al-Hadis. Kemudian upayamembangun kesadaran terhadap kelestarian lingkungan hidup tersebut juga harusdilakukan secara terus menerus sehingga membentuk karakter bagi setiap individuuntuk yang selanjutnya membentuk kesadaran intrinsik bagi setiap individu dalammenyikapi fenomena lingkungan hidup.
KONSEP JILBAB DALAM PANDANGAN PARA ULAMA DAN HUKUM ISLAM Kuntarto Kuntarto
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.457 KB)

Abstract

Kajian tentang hijab dalam hukum Islam adalah bersumber dari dua cabang pokokyaitu aqidah (keyakinan) dan syari’ah. Perempuan diciptakan oleh Allah sebagaimakhluk yang lemah lembut, indah, tetapi terkadang menjadi sumber fitnah,terutama persoalan tentang aurat, sehingga perempuan dianjurkan untuk tidakmengumbar nafsu, aurat, dan hal-hal sensitif lainnya yang dapat menjadi sumberfitnah bagi kaum laki-laki. Oleh karena itu, hukum Islam mengatur tentang etikabagi perempuan tentang bagaimana harus menutup aurat, bagaimana harus berjilbabsecara lahir dan batin. Kenyataan di masyarakat banyak perempuan yang masih awamtentang bagaimana sebenarnya hukum berjilbab dan bagaimana batas keawajaranperempuan menutup aurat demi kemaslahatan dirinya dan masyarakatnya. Artikelini menggunakan dua perspektif hukum Islam dan para ulama agar dapat terlihatkonsep jilbab secara utuh, sehingg dapat tergambarkan menjadi sebuah kontrubisikeilmuan dan kajian keislaman.
PERAN ORANG TUA TERHADAP PENDIDIKAN ANAK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Nur Laela
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (207.643 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.9

Abstract

Berbicara tentang hadhânah tidak hanya pada hak asuh anak belaka, menlainkanjuga mendidik anak, dengan memberikan ta’lîm hingga inkâh (menikahkan) ketikasudah dewasa, lalu terputuskan kewajiban orang tua ketika sang anak sudan menikah.Pembahasan tulisan ini, lebih dispesifikasikan pada pembahasan pendidikan anak(tarbiyatu al-aulâd) dalam kerangka hadhanah perspektif pendidikan Islam, sehinggapada pembahasannya lebih pada bagaimana peran orang tua (role of parents) terhadapmasa depan pendidikan anak, baik dalam bidang pendidikan formal maupun nonformal sesuai dengan anjuran yang terdapat dalam Islam. Termasuk pembahasansecara implementatif maqashid al-syariah pada konsep hadhanah yang lebih filosofisdan kontekstual.
KEPEMIMPINAN TRANSFORMATIF DALAM PENGEMBANGAN MANAJEMEN MADRASAH BERORIENTASI MUTU Arief Sukino
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.812 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.10

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mengajak para praktisi pendidikan Islam agar merevitalisasimanajemen dan kepemimpinan lembaga pendidikan Islam (madrasah) dalammenghadapi arus globalisasi yang diduga akan menggilas nilai-nilai esensial darikehidupan umat Islam. Madrasah merupakan harapan masyarakat muslim dalammembentuk akhlak mulia, maka dari itu madrasah harul tampil lebih kokoh agarmampu mewujudkan harapan masyarakat. Dalam rangka menuju harapan itumadrasah perlu didukung oleh sumber daya yang ungul. Upaya yang sangat mendesakadalah dengan melakukan perubahan manajeman madrasah menjadi salah satumisi yang harus direalisasikan secara cepat. Sedangkan perubahan kepemimpinanmadrasah sebagai instrument yang akan mewujudkan konsep manajementersebut. Dalam artikel ini dibahas hal-hal yang sangat fundamental terkait denganimplementasi School Based management (SBM) dan kepemimpinan transformatifyang mengasumsikan efektifitas dan efesiensi lembaga untuk menuju madrasah yangbermutu.
KONSEP TARGHIB DAN TARHIB DALAM PERSPEKTIF TEORI BELAJAR BEHAVIORISTIK Benny Kurniawan
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.651 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.11

Abstract

Tulisan ini membahas tentang konsep imbalan dan ancaman atau targhib dantarhibsebagaimana ayat-ayat al Qur’an sebagian memuat pernyataan-pernyataan yangbersifat menjanjikan imbalan atau hadiah dan bersifat mengancam atau memberihukuman. Dalam teori pembelajaran behavioristik, pemberian hadiah dan hukumandisebut sebagai bagian dari faktor yang mempengaruhi proses dan hasil pembelajaran.Hasil dari tulisan ini menemukan bahwa konsep targhib dan tarhib dalam teoribelajar behavioristik diposisikan sebagai stimulus atau rangsangan yang memberikanpengaruh terhadap motivasi pembelajaran dan tercapainya tujuan pembelajaran yangingin dicapai. Namun ada sisi perbedaan antara konsep targhib dan tarhid dengankajian teori behavioristik. Jika teori behavioristik hanya merupakan kajian ilmiahterhadap perilaku yang bersifat observabledan capaian tujuan pembelajarannya hanyabersifat duniawi. Berbeda dengan itu, nilai-nilai yang terkandung dalam pernyataanimbalan (targhib) dan ancaman (tarhib) mempunyai konsekwensi keimanan terhadapkebenaran yang bersifat non observable yaitu mengenai realitas akhirat sebagaimanasebagian besar merupakan isi dari pernyataan targhib dan tarhib.
PERAN TOKOH AGAMA DALAM MEWUJUDKAN KETERATURAN MASYARAKAT Sulis Rahmawanto
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.769 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.12

Abstract

Teknologi dan informasi memnerikan peranan penting dalam dunia pendidikan Islamtermasuk pesantren. Informasi merupakan satu-satunya sumber yang dibutuhkanseorang pimpinan lembaga pendidikan. Informasi dapat diolah dari sumber lainyang dipengaruhi oleh organisasi yang sangat kompleks dan perangkat komputeryang dimiliki. Informasi dapat memperkuat kineija lembaga pendidikan, layaknyaKinerja usaha lembaga bisnis. Informasi dapat digali melalui sumber-sumber yangtersedia, seperti sumber daya manusia, material, alat, biaya yang dibutuhkan, sertadata yang akan diolah. Dalam hal ini, penerapan sistem informasi manajemenpendidikan memiliki kapabilitas dalam mendukung keberhasilan dunia pendidikansaat ini. Beberapa fungsi dan tugas pokok kepemimpinan dalam konteks adalahmenyatupadukan orang-orang yang berbeda-beda motivasinya itu dengan motivasiyang sama, mengusahakan suatu kelompok dinamis secara sadar, menciptakan suatulingkungan dimana terdapat integrasi antara individu dan kelompok dengan lembagapendidikan, memberikan inspirasi dan mendorong anggota-anggotanya bekerjaseefektif mungkin, dan menumbuhkan kesadaran pendidikan yang senantiasamengalami perubahan yang dinamis dan mengusahakan agar orang-orang yangdipimpinnya itu dapat menyesuaikan dengan perubahan situasi. Artikel ini membahastentang pola pengembangan tersebut berbasis teknologi, komunikasi, dan informasi.
KEPEMIMPINAN DAN URGENSI PERANAN INFORMASI DALAM MENAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Sumarto Sumarto
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.791 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i1.13

Abstract

Teknologi dan informasi memnerikan peranan penting dalam dunia pendidikan Islamtermasuk pesantren. Informasi merupakan satu-satunya sumber yang dibutuhkanseorang pimpinan lembaga pendidikan. Informasi dapat diolah dari sumber lainyang dipengaruhi oleh organisasi yang sangat kompleks dan perangkat komputeryang dimiliki. Informasi dapat memperkuat kineija lembaga pendidikan, layaknyaKinerja usaha lembaga bisnis. Informasi dapat digali melalui sumber-sumber yangtersedia, seperti sumber daya manusia, material, alat, biaya yang dibutuhkan, sertadata yang akan diolah. Dalam hal ini, penerapan sistem informasi manajemenpendidikan memiliki kapabilitas dalam mendukung keberhasilan dunia pendidikansaat ini. Beberapa fungsi dan tugas pokok kepemimpinan dalam konteks adalahmenyatupadukan orang-orang yang berbeda-beda motivasinya itu dengan motivasiyang sama, mengusahakan suatu kelompok dinamis secara sadar, menciptakan suatulingkungan dimana terdapat integrasi antara individu dan kelompok dengan lembagapendidikan, memberikan inspirasi dan mendorong anggota-anggotanya bekerjaseefektif mungkin, dan menumbuhkan kesadaran pendidikan yang senantiasamengalami perubahan yang dinamis dan mengusahakan agar orang-orang yangdipimpinnya itu dapat menyesuaikan dengan perubahan situasi. Artikel ini membahastentang pola pengembangan tersebut berbasis teknologi, komunikasi, dan informasi.
TANTANGAN DAN PELUANG LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA) M Hidayat Ginanjar
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.614 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i2.14

Abstract

Era MEA membawa pengaruh besar, karena di era ini, semua informasi dapat denganmudah didapatkan dalam segala hal terutama kemajuan teknologi informasi yangsemakin canggih. Kemajuan-kemajuan teknologi informasi itu cenderung mengubahpola pikir, gaya hidup dan budaya masyarakat maupun bangsa. Dalam situasi dankeadaan ini, pendidikan sebagai media efektif dalam transformasi atau mengkontruksimanusia seutuhnya tidak terkecuali lembaga-lembaga pendidikan yang ada diIndonesia, juga dimungkinkan berorientasi pragmatisme yang mengarahkan padapeningkatan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas. Ini menunjukkan betapapentingnya peranan pendidikan dalam membangun SDM dan pengembangankarakter bangsa. Peluang globalisasi pada dunia pendidikan mendatangkan kemajuanyang sangat cepat, yakni munculnya beragam sumber belajar dan merebaknya mediasosial, khususnya internet dan media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusatpendidikan. Disinilah pentingnya optimalisasi peran pendidikan, khususnya paraguru yang berkecimpung pada sekolah keagamaan atau sekolah yang dikelola olehOrganisasi Keagamaan, harus mengambil perhatian masalah ini dan mencari cara-carapemecahannya. Lembaga Pendidikan harus menjadi benteng terakhir yang berperanmembendung dampak negatif dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasiyang semakin cepat.
EVALUASI KEBIJAKAN PENGELOLAAN BADAN LAYANAN UMUM (BLU) PADA PERGURUAN TINGGI Teguh Rokhmani
An-Nidzam : Jurnal Manajemen Pendidikan dan Studi Islam Vol 3 No 2 (2016)
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Kebumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.05 KB) | DOI: 10.33507/an-nidzam.v3i2.15

Abstract

Implementasi Badan layanan Umum (BLU) pada perguruan tinggi memberikanpeluang bagi lembaga ini untuk menerapkan manajemen keuangan secara lebihluwes yang menekankan pada produktivitas,efisiensi, dan efektivitas. Penganggaranberbasis kinerja (performance based budgeting) membuat penyusunan dan penerapantidak hanya berdasarkan input dan proses, tetapi juga output. Evaluasi merupakantahapan penting kebijakan guna membuat keputusan yang sesuai dalam ranah publikterutama pada perguruan tinggi untuk meningkatkan layanan kepada para pemangkukepentingan (stakeholders). Ada banyak model-model evaluasi kebijakan yang dapatdigunakan sesuai dengan jenis kebijakan yang diterapkan.