cover
Contact Name
Wahyu Wijiaty
Contact Email
wahyuwijiaty@stthf.ac.id
Phone
+6281233777475
Journal Mail Official
admin@stthf.ac.id
Editorial Address
Rungkut Megah Raya Blok N 1-6 Jalan Kalirungkut No. 1-3 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Dunamos: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen
ISSN : 24774030     EISSN : 27984184     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
DUNAMOS adalah Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen dengan nomor ISSN 2798-4184 (online) dan 2477-4030 (print) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Happy Family Surabaya. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam bidang ilmu Teologi Kristen, terutama yang bercirikan Kharismatik-Injili, dan bidang Pendidikan Agama Kristen.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)" : 6 Documents clear
Peranan Pemahaman Teologi Penderitaan Paulus terhadap Adversity Quotient Wahyu Wijiaty
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.295 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.10

Abstract

Adversity quotient adalah kemampuan seseorang untuk bertahan pada masa yang sulit (penderitaan). Adversity quotient diperlukan oleh semua orang agar tetap bertahan ditengah kesulitan yang dihadapi. Unsur utama yang membentuk adversity quotient adalah keyakinan akan suatu hal yang diyakini kebenaran. Untuk meyakini suatu hal diperlukan pemahaman yang baik tentang hal tersebut. Adversity quotient sangat erat dengan penderitaan yang dialami oleh manusia. Rasul Paulus adalah salah satu tokoh gereja mula-mula yang mengalami penderitaan sebagai konsekuensi atas pilihannya menjadi pengikut Kristus. Sebagai seorang rasul dan pendidik, ia menyajikan pengajaran tentang penderitaan dengan sangat baik. Oleh karenanya, pemahaman tentang teologi penderitaan menurut Rasul paulus merupakan yang erat kaitannya dengat adversity quotient seseorang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskripstif melalui studi literatur pustaka untuk menggali secara mendalam berbagai hal tentang teologi penderitaan menurut Rasul Paulus dan adversity quotient. Selain itu, penulis juga melakukan observasi terhadap adversity seseorang sehubungan dengan pemahaman mereka tentang teologi penderitaan menurut Rasul Paulus. Hal tersebut untuk menjelaskan secara mendalam peranan pemahaman teologi penderitaan menurut Rasul Paulus terhadap adversity quotient.
Konseling Pastoral bagi Remaja Korban Kekerasan Fisik pada Masa Pandemi Covid-19 Yosua Sibarani
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.489 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.11

Abstract

Kasus kekerasan terhadap anak tergolong meningkat pada masa pandemi Covid-19 ini. Di antara kekerasan yang terjadi seperti kekerasan fisik, psikis, dan seksual; kekerasan fisik berada pada posisi pertama dalam urutannya. Kekerasan fisik yang dialami oleh remaja mempengaruhi perilaku dalam interaksi sosialnya. Tidak hanya itu, kekerasan tersebut juga memberi dampak buruk terhadap kesehatan mental remaja. Oleh sebab itu, remaja memerlukan pendampingan konseling pastoral yang efektif dari gereja. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan prinsip konseling pastoral bagi remaja korban kekerasan fisik pada masa pandemi. Untuk mencapai tujuan itu, artikel ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan metode tersebut, maka penelitian ini menemukan hasil bahwa gereja mendapat anugerah dari Allah untuk menyatakan kasih Tuhan Yesus Kristus melalui konseling pastoral bagi remaja yang menjadi korban kekerasan fisik. Konseling pastoral bagi remaja korban kekerasan fisik meliputi: membangun hubungan dengan konseli, meyakinkan konseli butuh pertolongan, membawa konseli pada pertobatan, mendengarkan konseli, mengidentifikasi masalah dan mencari solusi, pemulihan, pengampunan, dan pemuridan.
Dampak Pemuridan Organik terhadap Kesehatan Reproduksi Remaja Usia 10-24 Tahun dalam Menggunakan IPTEK Masa Kini Sokhitohugo Ndruru; Margarita D.I. Ottu; Hetti Ratna; Mozes Lawalata
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.199 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.12

Abstract

Pemuridan organik dalam keluarga Kristen merupakan suatu langkah tepat untuk mencapai tujuan mulia di tengah keluarga Kristen yang sudah dimulai dan dibangun di dalam Kristus. Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Sifat khas remaja mempunyai rasa ingin tahu yang besar, menyukai petualangan dan tantangan serta cenderung berani menanggung risiko atas perbuatannya tanpa didahului oleh pertimbangan yang matang. Apabila keputusan yang diambil dalam menghadapi konflik tidak tepat, mereka akan jatuh ke dalam perilaku berisiko dan mungkin harus menanggung akibat jangka pendek dan jangka panjang dalam berbagai masalah kesehatan fisik dan psikososial. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk keterlibatan orang tua dalam mengoptimalkan pemuridan organik untuk kesehatan reproduksi anak-anak remaja usia 10-24 tahun terhadap penggunaan IPTEK masa kini. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data yang tidak terlepas dari studi pustaka. Tanggung jawab orang tua dalam memberikan pelayanan pemuridan secara organik di rumah terhadap pendidikan anak-anak remaja penting terus dilakukan, dan hendaknya juga tidak melupakan perhatian terhadap kesehatan reproduksi yang tidak kalah sangat penting.
Pandemi Covid-19 dan Rumus Hidup Kristiani (Sebuah Refleksi Filosofis dan Biblis) Carolina Etnasari Anjaya
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.364 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.7

Abstract

Penelitian ini menyajikan cara pandang baru terhadap pandemi COVID-19 yang dapat menghasilkan refleksi sesuai kebenaran Alkitab. Orang percaya dituntut agar berupaya menemukan kehendak Tuhan melalui refleksi tersebut. Metode riset yang dipilih adalah kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan basis kajian filosofis dan biblis. Melalui riset ini ditemukan refleksi baru terkait pandemi. Refleksi tersebut dapat tersusun sebagai rumus kehidupan orang percaya dalam upaya mencapai keselamatan kekal. Refleksi yang dihasilkan dari kajian filosofis dan biblis pada penelitian ini mencakup sepuluh hal. Satu, kesadaran akan adanya jebakan iblis yang berujung kebinasanaan kekal. Dua, dosa adalah ikatan yang harus dilepaskan. Tiga, doa adalah senjata ampuh dalam berjaga-jaga. Empat, tuntutan menjauhi dari segala napsu dunia. Lima, orang percaya dituntut berani keluar dari pergaulan tidak sehat. Enam, hidup dalam ketertiban. Tujuh, hidup dalam kejujuran dan ketulusan. Delapan, pengharapan akan kedatangan Tuhan Yesus menjadi kekuatan. Sembilan, merendahkan diri dan mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Sepuluh, mahkota kemuliaan adalah janji Tuhan atas kemenangan peperangan di dunia.
Dampak Pengajaran Guru Sekolah Minggu terhadap Kesetiaan Anak dalam Ibadah Sekolah Minggu Paulus Kunto Baskoro; Yonatan Alex Arifianto
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.377 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.8

Abstract

Sekolah Minggu merupakan bagian yang paling esensi dalam sebuah pelayanan di dalam gereja. Yesus sendiri dalam pelayanannya selama di dunia menaruh perhatian secara khusus kepada anak-anak. Betapa pentingnya pelayanan anak membuat setiap gembala anak atau pengajar anak bahkan gereja harus memberikan perhatian khusus. Sebab mereka adalah penerus tongkat estafet kegerakan gereja Tuhan. Namun tidak bisa dipungkiri dalam pelayanan gereja, sekolah minggu (Sekolah Minggu) seringkali masih dianggap (dipandang) sebelah mata dan kurang mendapat perhatian khusus. Bahkan dalam pengajaran-pengajaran guru Sekolah Minggu sering tidak maksimal dalam persiapannya. Itu sebabnya penulis berusaha meneliti Dampak Pengajaran Guru Sekolah Minggu Terhadap Kesetiaan Anak dalam Ibadah Anak.Penulisan ini menggunakan metode diskritif (deskriptif) literatur dan diskritif penelitian lapangan. Tujuannya supaya lewat penulisan yaitu Pertama,memastikan betapa pentingnya pengajaran guru Sekolah Minggu menjadi barometer kesetiaan ibadah anak-anak Sekolah Minggu. Kedua, memberikan kontribusi dorongan kepada setiap guru Sekolah Minggu untuk meningkatkan kualitas pengajaran kepada anak-anak. Ketiga, memberikan support kepada gereja lokal untuk sangat memperhatikan pelayanan sekolah minggu, sebagai bagian tongkat estafet generasi selanjutnya.
Teologi Sion dalam Obaja 1:16-21 Paulus Dimas Prabowo; Piet Edvine Sangian
DUNAMOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Vol. 2 No. 2 (2022): Vol. 2 No. 2 (2022): Dunamos (Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen)
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Happy Family

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.82 KB) | DOI: 10.54735/djtpak.v2i2.9

Abstract

Kitab Obaja merupakan kitab terpendek di antara kitab nabi-nabi kecil dengan beragam penafsiran, khususnya dalam menafsirkan restorasi Sion pada hari TUHAN. Pendekatan yang berbeda tentu menghasilkan teologi yang beragam pula. Misalnya, ada yang menafsirkan bahwa restorasi Sion sudah terjadi dalam sejarah sebelum kelahiran Kristus. Ada yang menafsirkan bahwa restorasi Sion mengacu pada gereja. Ada yang memandangnya secara eskatologis, dimana restorasi terjadi di masa milenium damai. Ada juga yang memandang restorasi ini digenapi dua kali, dalam sejarah dan di masa akan datang. Tujuan penulisan artikel ini ialah untuk menemukan teologi tentang Sion dalam Obaja 1:16-21. Metode yang digunakan ialah analisis sastra nubuatan. Hasilnya ialah bahwa restorasi Sion terjadi secara eskatologis di masa mendatang, dan teologi mengenai Sion dalam nats meliputi: (1) Akan Ada Penghukuman Di Sion, (2) Akan Ada Penyelamatan Di Sion, (3) Akan Ada Pengudusan Di Sion, (4) Akan Ada Pengembalian Wilayah Di Sion, dan (5) Akan Ada Pemerintahan TUHAN Di Sion.

Page 1 of 1 | Total Record : 6