cover
Contact Name
Fery Siswadi
Contact Email
mawar@apps.ipb.ac.id
Phone
+6281315605310
Journal Mail Official
jpi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor PO Box 199 Telp.: (0251) 8621073 E-mail: jpi@apps.ipb.ac.id atau perpustakaan@ipb.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Taman Siswa Bima
ISSN : 14105551     EISSN : 26861879     DOI : https://doi.org/10.29244/jpi.20.1.22-34
Core Subject : Science,
Merupakan terbitan berkala terbit dua kali setahun yang menyajikan tulisan-tulisan Bidang perpustakaan, dokumentasi, Informasi dan komputer, Bidang Perpusdokinfokom di Indonesia
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia" : 12 Documents clear
Perpustakaan Sultan Abdul Samad "Gapura Ilmu Merentas Dunia, Gateway to Knowledge Across the World" Redaksi Jurnal Pustakawan Indonesia
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.036 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Perpustakaan Sultan Abdul Samad (PSAS) terletak di lingkar kampus Universiti Putra Malaysia (UPM). Ruangan yang megah, berdiri kokoh dan merupakan gedung kembar dengan luas lantai sekitar 17,762 meter persegi mampu menyediakan tempat duduk untuk 2000 orang pengguna. Pada tahun 1971perpustakaan ini bernama Perpustakaan University Pertanian Malaysia, lalu berganti nama pada tahun 1997 menjadi Perpustakaan Universiti Putra Malaysia. Pada tanggal 23 Mei 2002 perpustakaan ini berganti nama menjadi Perpustakaan Sultan Abdul Samad (PSAS). Lokasinya yang strategis, dikelilingi oleh berbagai fakultas, membuat PSAS mudah diakses oleh sivitasakademika UPM.
Mengooptimalkan Program Lawas Winisis Redaksi Jurnal Pustakawan Indonesia
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (481.609 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Banyak pustakawan Indonesia yang sudah lama mengenal program Winisis (CDS/ISIS versi Window) yang dibuat dan disebarluaskan secara gratis oleh UNESCO ke seluruh dunia. Versi terbaru aplikasi ini dibuat tahun 2003. Jadi sudah cukup lawas untuk ukuran aplikasi komputer. Sejak itu program yang sudah banyak digunakan ini tidak pernah lagi dikembangkan oleh UNESCO sebagai pengembang awalnya. Jadi praktis tidak ada lagi kemajuan dari segi fitur aplikasi ini. Sejumlah peminat dari berbagai negara mencoba mengembangkannya, namun bukan mengembangkan program aslinya, tetapi hanya memanfaatkan database dan fitur Winisis untuk kemudiandibuat aplikasi lain, misalnya dengan menambah fitur, membuat fiturnya lebih ramah pemakai (user friendly) ataumembuatnya agar dapat diakses via web, bukan hanya dapat diakses secara desktop seperti program aslinya.
Mengenal Sosok Salmubi .
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.603 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Kerja keras dan pantang menyerah adalah prinsip hidup yang Pak Salmubi terapkan dalam meniti kehidupan dan kariernya sebagai pustakawan. Pak Sal (begitu biasa beliau akrab disapa) rekan dan koleganya. Beliau lahir di sebuah kampung, di pesisir Danau Tempe Kab. Wajo, Sulawesi Selatan, 01 November 1969 silam. Suami dari Tenriampa, SS. M. Hum. ini telah dikaruniai tiga putra-putri, yaitu, Rafidah Mu’adzhah Salmubi, Rabiatul Adawiah Salmubi, dan Abdurrasyiq Habibie Salmubi.
Upload Foto di Blog/Website Menggunakan Imageshack Azizah .
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.133 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Pada umumnya sebuah website maupun blog memerlukan gambar yang harus ditampilkan di website atau blognya, baik untuk layout website maupun isinya. Dalam tulisan ini akan dibahas cara menggunakan media penyimpanan gambar (image host) online diluar website atau blog. Dari sekian banyak media penyimpanan gambar yang ada di internet, salah satu media penyimpanan yang dapat digunakan diantaranya adalah ImageShack. ImageShack adalah salah satu image hosting gratis dimana anda tidak perlu mendaftar atau membuat account terlebih dahulu.
Garuda Garba Rujukan Digital R. Wahyudin
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.529 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

GARUDA merupakan salah satu portal yang memuat referensi ilmiah Indonesia dan memberikan akses terhadap karya ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi dan peneliti Indonesia. Semula bernama RII (Referensi Ilmiah Indonesia). Portal yang telah diluncurkan secara resmi pada 2 Mei 2010 olah DEPDIKNAS ini, dikembangkan menggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi atas prakarsa para pengelola jejaring informasi P2M-DIKTI dengan melibatkan PDII-LIPI dan berbagai perguruan tinggi sebagai penyedia konten, juga sekaligus pengguna. Paling tidak ada dua alasan kuat yang mendasari dibuatnya portal GARUDA yakni, pemanfaatan informasi ilmiah di Indonesia belum optimal karena letak sumber informasi dan lokasi pengelola tersebar luas dimanamana, dan belum ada kesepakatan dalam pengelolaan informasi di Indonesia, terutama informasi dalam format digital yang berakibatsulitnya aksesabilitas informasi.
Perpustakaan Digital: Kesinambungan dan Dinamika Putu Laxman Pendit
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (113.633 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Banyak kasus yang menunjukkan bahwa perpustakaan digital seolah-olah bukan urusan pustakawan, tetapi urusan ahli komputer. Padahal jika dilihat dari istilah “Perpustakaan Digital” maka pengertian istilah tersebut adalah “Perpustakaan”. Perpustakaan ini merupakan jawaban dari sebuah pertanyaan “apakah sebetulnya perpustakaan digital tersebut?”. Katadigital yang mengikuti kata perpustakaan merupakan kata yang menerangkan bahwa bentuk Perpustakaan tersebut adalah Digital. Bukan perpustakaan yang lain.
Pengadaan Bahan Pustaka di Perguruan Tinggi : Suatu Pengalaman di Perpustakaan Institut Pertanian Bogor Ratnaningsih .
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.191 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Pengadaan bahan pustaka adalah salah satu dari kegiatan pelayanan teknis pada suatu perpustakaandalam usaha untuk memberikan informasi yang dibutuhkan oleh para pemustaka secara up to date.Melalui kegiatan kerja pengadaan, perpustakaan berusaha menghimpun bahan pustaka yang akandijadikan koleksi perpustakaan. Kegiatan pengadaan dimulai dari pemilihan, pemesanan, sampaipada tahap pemeriksaan dan inventarisasi. Dua sistem pengadaan yang bersumber dari AnggaranPembangunan dan Belanja Negara (APBN) adalah sistem lelang dan sistem swakelola. Masingmasingsistem mempunyai kelebihan dan kekurangan, kedua sistem tersebut telah dilakukan olehPerpustakaan IPB dalam proses pengadaan buku dan jurnal. Pengalaman dalam menjalankan sistempengadaan baik lelang maupun swakelola akan menjadi bahan evaluasi dalam memberikan masukanuntuk kebijakan pengadaan yang akan datang.
Bisnis Informasi dalam Konteks Knowledge Management Irma Elvina
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.055 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Internet saat ini sudah merupakan bagian integral dari kehidupan sehari-hari yang membuat padaperilaku masyarakat pencari informasi mengalami banyak perubahan. Sumber daya elektronik yangtersedia di internet menjadi sasaran pertama bagi para pencari informasi. Pengetahuan telah menjadisesuatu yang sangat menentukan, oleh karena itu perolehan dan pemanfaatannya perlu dikeloladengan baik dalam konteks peningkatan kinerja organisasi. Langkah ini dipandang sebagai sesuatuyang sangat strategis dalam menghadapi persaingan yang mengglobal, sehingga pengabaiannya akanmerupakan suatu bencana bagi dunia bisnis, oleh karena itu diperlukan cara yang dapatmengintegrasikan pengetahuan itu dalam kerangka pengembangan sumberdaya manusia (SDM)dalam organisasi. Bisnis internet adalah bisnis informasi. Bisnis internet bukanlah bisnis yang rumit,kita dapat memasarkan produk fisik bisnis kita sendiri melalui internet, dengan mengatur carapembayaran, dan mengirimkan produk fisik tersebut ke alamat pembeli di seluruh dunia.
Strategi Pembinaan Pustakawan dalam Pengelolaan Perpustakaan Elektronik Wiratna Tritawirasta
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.493 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Artikel ini membahas tentang strategi pembinaan pustakawan dalam pengelolaan perpustakaanelektronik. Sesuai dengan fungsinya bahwa perpustakaan merupakan agen informasi yang bertugasmengumpulkan, mengolah, menyimpan, menyajikan dan menyebarkan informasi kepadapenggunanya, maka kehadiran teknologi informasi sangat diperlukan agar layanan prima dapatdiwujudkan. Artikel ini membuka pemahaman dan wawasan pustakawan bahwa ketika teknologiinformasi diimplementasikan di perpustakaan maka ia berpotensi secara berangsur-angsurmenggeser paradigma mengenai perpustakaan sebagai pemilik menjadi penyedia akses koleksi bahanpustaka tanpa dibatasi ruang dan waktu. Untuk menghadapi perubahan paradigma tersebutpustakawan perlu strategi yang harus dilakukan, yaitu pertama, meningkatkan kompetensiprofesional dan kompetensi personal yang dapat diperoleh dari pendidikan dan pelatihan. Kedua,melakukan kerjasama atau kolaborasi dengan praktisi teknologi informasi dan pengguna melaluiorganisasi profesi atau antar lembaga. Ketiga menempatkan pustakawan sesuai dengankompetensinya.
Visualisasi Keterhubungan Antar Istilah Subjek pada Metadata Tesis IPB Menggunakan Peluang Bersyarat Reza Risky; Firman Ardiansyah
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.857 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.1.%p

Abstract

Bogor Agricultural University library has metadata for its collection. The metadata is used for searching andbrowsing. The activity of searching and browsing can be based on metadata fields, such as title, author, subject, etc.Searching on the subject or topic is an effective way if someone want to search document that fulfill his/her topic.When someone search on a subject, the result is only documents that has the subject. So, someone needs to pick anappropriate query to find the desirable result. The decision for picking a query is based on how good the knowledge ofsomeone about the collection. It will be hard if someone does not know about the collection. In that case, we need anapplication that shows the relationship between the subject, so the related terms can be used as query suggestion forsomeone to decide his/her query. In order to make the view of relationship more interesting, understandable, andinteractive, the relationship is visualized. The result of this research is an implementation of a Java desktopapplication that searches document based on subject and visualize subject terms relationship. The documents are fromIPB thesis metadata. From 7445 documents, 7416 documents has subject field. Obtained 4496 unique terms fromthe 7416 document. From test result, the process to show document result and visualization is fast enough. Theaverage time to show document result and visualization is one second.

Page 1 of 2 | Total Record : 12


Filter by Year

2010 2010