cover
Contact Name
Fery Siswadi
Contact Email
mawar@apps.ipb.ac.id
Phone
+6281315605310
Journal Mail Official
jpi@apps.ipb.ac.id
Editorial Address
Perpustakaan IPB, Kampus IPB Darmaga, Bogor PO Box 199 Telp.: (0251) 8621073 E-mail: jpi@apps.ipb.ac.id atau perpustakaan@ipb.ac.id
Location
Kota bogor,
Jawa barat
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Taman Siswa Bima
ISSN : 14105551     EISSN : 26861879     DOI : https://doi.org/10.29244/jpi.20.1.22-34
Core Subject : Science,
Merupakan terbitan berkala terbit dua kali setahun yang menyajikan tulisan-tulisan Bidang perpustakaan, dokumentasi, Informasi dan komputer, Bidang Perpusdokinfokom di Indonesia
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia" : 9 Documents clear
Tinjauan Buku : Building Digital Libraries, a how di it manual Irma Elvina
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.851 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Building Digital Libraries, a how di it manual
STRATEGI JITU PENELUSURAN INFORMASI ILMIAH YANG CEPAT, TEPAT, DAN AKURAT DI INTERNET R. Wahyudin, S.Sos
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (103.629 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Mengapa tidak semua orang bisa langsungmemperoleh informasi yang tepat sasaransesuai dengan yang diharapkan ketika melakukanpenelusuran informasi di internet ?.Tentu saja cara penelusuran yang dilakukanseseorang berpengaruh terhadap informasiyang dihasilkan. Namun walaupun penelusurandilakukan untuk topik yang sama, tetapibila dilakukan dengan cara atau strategiberbeda, maka bisa jadi informasi yangdihasilkan pun berbeda pula.
SEPUTAR MENULIS DI JURNAL INTERNASIONAL Arif Satria
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (97.236 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Telah banyak media yang mengulastentang rendahnya minat dosen untukmeneliti. Republika (11/9/2008), misalnya,mengungkapkan bahwa di India setiap 1 jutapenduduk melahirkan 12 karya riset, Malaysia1,3, dan Indonesia hanya 0,8. Tak ada riset,ilmu dan teknologi tak berkembang dan kitajadi konsumen teori dan teknologi yangdihasilkan asing. Tak ada riset, pendidikan pundijejali teori-teori lama yang sering sudah out ofdate. Juga, tak ada riset, jangan harap publikasiinternasional tinggi. Riset dan publikasi adalahsetali tiga uang. Orang sering bertanya apaurgensi publikasi internasional? Apakeuntungan publikasi internasional untukbangsa ini?
OPEN JOURNAL SYSTEM (OJS) UNTUK MENGELOLA PUBLIKASI ILMIAH Yulia Dwi Indriani
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1162.864 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Open Journal System (OJS) adalah sistemmanajemen jurnal dan penerbitan online yangtelah dikembangkan oleh Public KnowledgeProject melalui upaya yang didanai pemerintahfederal untuk memperluas dan meningkatkanakses pada penelitian. Proyek ini merupakanhasil kerjasama antara Faculty of Education diUniversity of British Columbia, The Simon FraserUniversity Library, The School of Education atStanford University, dan The Canadian Centre forStudies in Publishing at Simon Fraser University.OJS adalah perangkat lunak open source yangtersedia bebas untuk jurnal di seluruh dunia,sebuah pilihan yang layak untuk pengelolaanjurnal, dengan akses terbuka dapatmeningkatkan pembaca sebuah jurnal dan jugakontribusinya terhadap kepentingan publikdalam skala global. OJS merupakan GNUPublic License yang berarti seluruh salinandokumennya bebas digunakan dengan tetapmempertahankan lisensi yang sama. Selainuntuk penerbitan jurnal secara online, OJSjuga menyediakan fitur untuk Ready to Publish(Jurnal yang siap dipublikasikan).
KAJIAN SEBARAN TOPIK PENELITIAN BIDANG PETERNAKAN YANG DIMUAT DI JURNAL ILMIAH “MEDIA PETERNAKAN” Abdul Rahman Saleh
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.192 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Produk peternakan merupakan produk yang menjadi sumber protein hewani bagi manusia.Kemajuan bidang peternakan ini dicapai karena penelitian-penelitian yang dilakukan pada bidang inioleh para peneliti dan dosen. Jurnal Media Peternakan (MPE) menjadi salah satu media yangmemuat hasil-hasil penelitian bidang peternakan ini. Untuk mengetahui sebaran bidang yang ditelitioleh para peneliti dan dosen, dilakukan kajian terhadap artikel yang dimuat di dalam MPE selamasepuluh tahun terakhir (2001-2010). Pengelompokan bidang menggunakan skema UniversalDecimal Classification. Dari hasil kajian diketahui bahwa bidang yang paling banyak diteliti adalahbidang pakan ternak dengan jumlah artikel sebanyak 104 artikel (42,98 %). Sedangkan yangterbanyak kedua dan ketiga adalah bidang sosial ekonomi peternakan dan pemuliaan ternak masingmasingdengan jumlah artikel sebanyak 37 artikel (15,29 %) dan 22 artikel (9,09 %). Bidang ilmuyang tidak diteliti adalah ternak kerja, ternak kuda, burung selain unggas, anjing dan kucing.Kata kunci : topik penelitian peternakan, distribusi penelitian peternakan, Jurnal Media Peternakan
MEMBISNISKAN LAYANAN PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN E-COMMERCE Irma Elvina
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.935 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Perpustakaan sebagai pusat informasi tidak saja mengemban fungsi sosial sebagai salah satu saranapembelajaran bangsa, akan tetapi juga memiliki nilai jual ekonomi yang tinggi. Selaras denganfungsinya sebagai pusat informasi, maka informasi yang dimilikinya dapat dijual. Dengan melakukanbeberapa perencanaan yang matang, dengan pemilihan komodoti bisnis yang yang akan dijual danbagaimana komoditi tersebut dikemas ulang sehingga berniali jual tinggi, serta denganmemperhatikan kebutuhan pemakai akan yang menggunakannya serta memperhatikan faktorsekuriti dalam mengakses, melakukan transaksi dan ketika informasi tersebut dimanfaatkandiharapkan perpustakaan dapat menghidupi dirinya sendiri.Kata kunci: Marketing Information, Bisnis Informasi, Library Services
DESAIN DAN STANDAR PERPUSTAKAAN DIGITAL Setyo Edy Susanto
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.344 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Perpustakaan digital adalah perpustakaan modern yang sudah menggunakan sistem otomasi dalamoperasionalnya serta mempunyai koleksi bahan pustaka sebagian besar dalam bentuk format digital yangdisimpan dalam arsitektur komputerisasi dan bisa diakses melalui komputer. Koleksi dari perpustakaan digitaladalah dokumen digital umumnya terdiri dari lima jenis yaitu teks, gambar, suara, gambar bergerak (video),dan grafik. Hal-hal yang mendasari perancangan perpustakaan digital diantaranya adalah Knowledge society,Knowledge management, Knowledge Creation, dan Knowledge Management System. Rancangan dasar dari perpustakaandigital meliputi dua bidang yaitu digitalisasi dokumen dan pembangunan basis data. Proses perancanganPerpustakaan Digital meliputi Struktur rancangan, konfigurasi six-ware (software, hardware, netware, dataware,brainware, environmentware), implementasi, dan evaluasi seluruh jaringan. Standarisasi Perpustakaan Digitalmeliputi six-ware, koleksi digital, pengumpulan konten digital, proses scanning, inisial penamaan unit, isi file,tatanama file dan folder, keamanan koleksi digital, peminjaman koleksi digital, dan pertukaran data. Beberapamasalah dalam Perpustakaan Digital diantaranya ialah dalam digitalisasi dokumen dan masalah hak cipta.Kata kunci: perpustakaan digital, software, hardware, netware, dataware, brainware, environmentware, rancanganperpustakaan digital, standar perpustakaan digital, digitalisasi, knowledge.
PERAN PERPUSTAKAAN IPB SEBAGAI KONTRIBUTOR PORTAL GARUDA (GARBA RUJUKAN DIGITAL) Khayatun .; Sri Rahayu
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.99 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

GARUDA (Garba Rujukan Digital) adalah portal penemuan rujukan ilmiah Indonesia yangmerupakan titik akses terhadap karya ilmiah yang dihasilkan oleh akademisi dan peneliti Indonesia. Portalyang dikembangkan melalui penggunaan teknologi informasi dan telekomunikasi ini melibatkan PDII-LIPIdan berbagai perguruan tinggi dalam hal penyediaan konten. Perpustakaan IPB sebagai salah satuinstansi/lembaga kontributor Garuda, tengah melakukan penghimpunan koleksi lokal (local content),pembenahan data, pengembangan sistem informasi, peningkatan kompetensi sumberdaya manusia danpenyusunan kebijakan pengelolaannya. Kegiatan tersebut memerlukan koordinasi yang baik dengan berbagaipihak terkait, baik di dalam Perpustakaan IPB, DKSI maupun Pimpinan IPB; sehingga diharapkan IPBmemiliki sistem informasi yang terintegrasi untuk mengelola informasi ilmiah yang dimilikinya agar mudahdiakses dan dimanfaatkan oleh para akademisi dan masyarakat lainnya. Dengan demikian diharapkanPerpustakaan IPB dapat menyediakan dan mengirimkan metadata karya ilmiah yang dihasilkan oleh sivitasakademika Institut Pertanian Bogor, secara berkala kepada pengelola jaringan Garuda sesuai dengan standaryang ditetapkan. Sebagai kontributor Garuda, Perpustakaan IPB memiliki jumlah koleksi lokal dalam bentukdigital yang cukup besar, yaitu sekitar 63.000 cantuman. Data ini masih perlu penyesuaian metadata standar.Sumberdaya manusia yang bertugas di Perpustakaaan IPB baik pimpinan, pustakawan, teknisi, mapun tenagaadministrasi lainnya mempunyai peran yang sangat penting dalam mengelola sumber-sumber informasi yangdimiliki oleh Perpustakaan IPB. Untuk mendukung Perpustakaan IPB sebagai kontributor portal Garuda danpenyedia informasi ilmiah IPB, maka ada beberapa kebijakan perlu ditindaklanjuti oleh pihak yang terkait diIPB antara lain sosialisasi SK Wajib Simpan, penentuan aturan download fulltext, koordinasi dengan pihakterkait, pembuatan sistem informasi yang terintegrasi, promosi dan pelatihan literasi informasi bagi sivitasakademika.Kata Kunci : Local content, Database, Bogor Agricultural University, IPB Library
PERANCANGAN ARSITEKTUR PERPUSTAKAAN DIGITAL UPH DAN RELEVANSI DSPACE SEBAGAI SOLUSI PENGELOLAAN DAN PENYEBARAN GREY LITERATURE Hendryanto Djohan; Firman Ardiansyah; Janti G. Sudjana
Jurnal Pustakawan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Pustakawan Indonesia
Publisher : Perpustakaan IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.209 KB) | DOI: 10.29244/jpi.10.2.%p

Abstract

Grey literature is one of library material types which can be accessed restrictedly by the patrons.The paradox is that grey literature contains very important information to support research andstudy. Therefore by building a digital library it is assumed both security and accessibility of users tothe grey literature content will be accomodated. Designing a digital library as an institutionalrepository for UPH by using the Zachman Framework will take a very important role in definingthe technical and normative features of an ideal digital library. In addition to, the exploration andmodification of DSpace by using Software Evolution method will also define the technical andnormative features of DSpace performance. The result of these will be compared to one another byusing a simple relevancy test procedure. The result are 90,625 % of relevancy degree on technicalfeatures and 95,7 % of relevancy degree on normative features. According to the result, it can beclaimed that a high relevancy degree is found between the pre-made architectural system of digitallibrary and the post-modification of DSpace program.Keywords: digital library, DSpace, grey literature, institutional repository, Zachman Framework.

Page 1 of 1 | Total Record : 9


Filter by Year

2010 2010