cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28287746     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni" : 9 Documents clear
Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam di MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir Halimah, Siti
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.479 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam di MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan datanya. Berdasarkan hasil analis yang penulis dilakukan, dapat diketahui bahwa: (1) Manajemen Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pengembangan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam  di MTs Irsyadul Islamiyah Rokan Hilir adalah sebagai berikut: a) melakukan perumusan visi, misi dan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan melakukan rapat internal dan penyusunan perencaanan program tahunan dan semester; b) memaksimalkan kebutuhan siswa, masyarakat, pengguna lulusan dan studi lanjutan dengan menyesuaikan kurikulum dan metode yang tepat yang dibutuhkan siswa sesuai dengan perkembangan zaman; c) melaksanakan evaluasi kurikulum untuk mengetahui apakah kurikulum yang di kembangakan dan dipelajari sesuai dengan kebutuhan yang ada dan sudah tepat; d) diskusi dengan pakar dengan tujuan medapatkan masukan terhadap kurikulum yang dikembangkan dan meyesuaikannya dengan kebutuhan; e) menyelaraskan dengan perkembangan zaman, agar lulusan yang dihasilkan
Pendidikan Islam dalam Perspektif Wahyu Pertama (Surah Al-‘Alaq Ayat 1-5) Husaini, Husaini
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.795 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3470

Abstract

Pendidikan Islam dimulai dengan diutusnya Muhammad sebagai seorang nabi dan rasul. Peristiwa wahyu pertama di Gua Hira melibatkan 3 unsur penting yang saling terkait, yaitu Nabi Muhammad SAW, wahyu atau pesan, dan Malaikat Jibril AS. Ketiga unsur tersebut dalam dunia pendidikan dapat dipahami sebagai relasi antara murid, materi, dan guru. Tujuan penulisan ini adalah mengkaji aspek pendidikan dalam wahyu pertama (Q.S. al-‘Alaq: 1-5), metode penelitian adalah metode penelitian kepustakaan. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pendidikan dapat berhasil jika dalam prosesnya tidak terlepas dari sikap jiwa -terutama bagi seorang guru- yang senantiasa terhubung dengan Tuhan. 
Manajemen Evaluasi Program Tulis Baca Al-Qur’an Neni, Neni
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (563.905 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3843

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam, seorang guru harus memiliki pengetahuan tentang evaluasi hasil belajar, diantaranya adalah teknik dan langkah-langkah evaluasi hasil belajar, sehingga evalusi yang dilakukan dapat terukur. Penelitian ini lakukan untuk mengkaji apa saja bagaimana Manajemen Evaluasi Program Tulis Baca Al-Qur’an. Penelitian bersifat kualitatif dengan dengan teknik observasi. Adapun hasil penelitianya yaitu.  Evaluasi pelaksanaan program ini adalah Tulis Baca Al-Qur’an, ada pun hasil penelitaian yang dilakukan prongramnya berjalan dengan baik ditandai dengan adalah kualitas  dan hasil bacaan Al-Qur’an siswa sudah benar, telah memahami kata-kata dan kandungan makna-maknanya
Cinta, Takut Dan Harap Kepada Allah Swt Sarkati, Sarkati
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (20.923 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3762

Abstract

Ibadah itu tidak akan diterima kecuali dengan tiga rukun (pilar). Ketiga rukun tersebut adalah cinta, harap, dan takut. Dalam beribadah seseorang harus menghadirkan rasa cinta kepada Allah, berharap kepada-Nya, dan takut kepada-Nya. Inilah tiga pilar ibadah yang harus ada pada semua ibadah yang kita kerjakan. Shalat Anda, puasa Anda, haji Anda, sedekah Anda, semua ketaatan yang Anda jadikan jalan untuk mendekatkan diri kepada Allah harus terdapat tiga hal ini. Anda wajib beribadah kepada Allah dengan mencintai-Nya.
PENDIDIKAN KERUKUNAN SEBAGAI SARANA MEWUJUDKAN HARMONISASI KEHIDUPAN BERAGAMA (Studi Normatif Praksis pada Agama-agama di Kalimantan Selatan) Fathullah, Amal
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (483.933 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3908

Abstract

Abstact: Every religion has noble values and functions, both in the internal life of its adherents, as well as in external relations between religious followers. In internal life, religion is believed to have an educational function for its adherents. Religion provides sacred values that must be believed, provides guidance, guidelines for life, so that its adherents are properly religious and live in a harmonious and peaceful order between one another. Religion also has a saving function, that by practicing religion properly, its adherents believe they will survive in this world and the hereafter. Religion also functions in social supervision, in the sense that religion provides signs of actions that must be done and / or must be avoided, so that an orderly and safe life is created without any disturbance. Furthermore, religion also functions to foster brotherhood, both internally and between adherents of different religions. Although the religions that live in this world are different, because they have a brotherly function, the relationship between religions remains relatively harmonious from time to time. The target of fostering religious harmony is not only aimed at adults, but also aimed at school children through educational institutions. In this case outlined: Student acceptance, teaching staff, curriculum, value of the field of study, commemoration of religious holidaysAbstrak:  Setiap agama memiliki nilai dan fungsi luhur, baik dalam kehidupan internal pemeluknya, maupun dalam hubungan eksternal antar penganut agama. Dalam kehdupan internal, agama diyakini berfungsi edukatif bagi pemeluknya. Agama memberikan nilai-nilai sakral yang mesti diyakini, memberi bimbingan, pedoman hidup, sehingga pemeluknya beragama secara benar dan hidup dalam tata aturan yang rukun dan damai antar sesamanya. Agama juga berfungsi penyelamatan, bahwa dengan pengamalan agama secara benar, pemeluknya yakin mereka akan selamat hidupnya di dunia dan akhirat. Juga agama berfungsi dalam pengawasan sosal, dalam arti agama memberi rambu-rambu perbuatan yang harus dilakukan dan atau harus dijauhi, sehingga tercipta kehidupan yang tertib dan aman tanpa ada gangguan. Selanjutnya agama juga berfungsi memupuk persaudaraan, baik intern maupun antar pemeluk agama yang berbeda. Meskipun agama-agama yang hidup di dunia ini berbeda-beda, namun karena ada fungsi persaudaraan yang dimilikinya, maka hubungan antar agama boleh dikatakan tetap relatif harmonis dari masa ke masa. Sasaran pembinaan kerukunan hidup umat beragama tidak hanya diujukan kepada orang dewasa, tetapi juga ditujukan kepada anak-anak sekolah melalui lembaga pendidikan. Dalam hal ini digariskan: Penerimaan peserta didik, Tenaga pengajar, Kurikulum, Nilai bidang studi, Peringatan hari-hari besar agama.
Manajemen Sumber Daya Manusia Berbasis Nilai-Nilai Islami Samsuni, Samsuni
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (168.874 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3767

Abstract

Sumber daya manusia merupakan kekuatan terbesar dalam pengolahan seluruh resources yang ada dimuka bumi, karena pada dasarnya seluruh ciptaan Allah yang ada dimuka bumi ini sengaja diciptakan oleh Allah untuk kemaslahatan umat manusia Hal ini sangat jelas telah ditegaskan oleh Allah dalam Al-Quran surah Al-Jatsiyah ayat 13: “Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir”.Oleh karena itu sumber daya yang ada ini harus dikelola dengan benar karena itu merupakan amanah yang akan dimintai pertanggungjawabannya kelak. Untuk mendapatkan pengelolaan yang baik ilmu sangatlah diperlukan untuk menopang pemberdayaan dan optimalisasi manfaat sunber daya yang ada. Di dalam surah Ar-Rohman ayat ke 33, Allah telah menganjurkan manusia untuk menuntut ilmu seluas-luasnya tanpa batas dalam rangka membuktikan kemahakuasaan Allah SWT. Kata Kunci: Manajemen, Sumber Daya Manusia, Islami
Akhlak Kepada Diri Sendiri Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.142 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3768

Abstract

Dewasa ini moral bangsa ini semakin hancur dan hilang hal ini terbukti dengan adanya perilaku-perilaku amoral yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia terutama kaum muda. Sikap amoral yang sekarang semakin merajalela di kehidupan masyarakat dan malah sudah dianggap biasa dan wajar dalam kehidupan masyarakat. Hal ini tidak terlepas dari kesalahan orang tua dalam mendidik anaknya yang membiarkan begitu saja tanpa dibekali adanya pengetahuan- pengetahuan agama yang dijadikan pedoman hidup dalam mengarunggi kehidupanya didunia.Salah satu kunci utama dalam membenahi akhlak bangsa ini yaitu dengan menitikberatkan pada lingkungan keluarga dan perlu penyadaran terhadap setiap keluarga bahwasanya pendidikan akhlak terutama pendidikan akhlak penting untuk diajarkan dan ditanamkan dalam diri seorang anak. Dalam proses penanaman nilai akhlak ini haruslah pertama kali ditanamkan nilai-nilai akhlak terhadap diri sendiri karena semua hal itu dimulai dari diri kita sendiri, setelah diri kita benar-benar tertanam nilai akhlak maka secara otomatis dapat menjalar dalam aspek-aspek kehidupan yang lain. Kata Kunci: Akhlak, Diri, Sendiri
Pemikiran Kritis John Dewey Tentang Pendidikan Hasbullah, Hasbullah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (290.86 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.3770

Abstract

Pemikiran John Dewey dalam bidang pendidikan banyak mengilhami para pemikir dan praktisi pendidikan modern dewasa ini, terlepas dari berbagai pemikiran kontroversial Dewey yang mengundang Pro dan Kontra. Dalam menampilkan berbagai gagasanya juga, Dewey senantiasa mengemukakan alasan-alasan rasional yang sangat argumetatif.Reputasi internasionalnya terletak dalam sumbangan pikirannya terhadap filsafat pendidikan “ Progressivisme Amerika “. Dewey tidak hanya berpengaruh dalam kalangan filsafat profesional, tetapi juga karena perkembangan idenya yang fundamental dalam bidang ekonomi, hukum, antropologi, teori politik dan psikologi.Pengalaman (experience) adalah salah satu kunci dalam filsafat instrumentalisme. Filsafat instrumentalisme Dewey dibangun berdasarkan asumsi bahwa pengetahuan berpangkal dari pengalaman-pengalaman dan bergerak kembali menuju pengalaman. Pandangan Dewey mengenai pendidikan tumbuh bersamaan dengan kerjanya di laboratorium sekolah untuk anak-anak di University of Chicago.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN VIDEO PEMBELAJARAN ONLINE DI MASA PANDEMI PADA MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS MATERI KEWAJIBAN BERDAKWAH DI KELAS XII IIK 1 MAN 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2020/2021 Isnainah, Lailatul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 1 (2020): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.613 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i1.4485

Abstract

Kata Kunci : Efektivitas, video pembelajaranThe purpose of this study was to determine the increase in student online learning outcomes during the pandemic in Al Qur'an Hadith subjects in MAN 3 Banjarmasin through the use of instructional videos. This research method uses a two-cycle Classroom Action Research with steps, namely planning, implementing action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XII IIK 1 at MAN 3 Banjarmasin academic year 2020/2021 semester 1 (one), totaling 36 students, consisting of 10 male students and 26 female students. The data collected is the result of the observation of the implementation of learning and the test of learning outcomes. The data analysis used descriptive quantitative techniques. The results showed that the learning outcomes with classical completeness in the first and second cycle meetings were an average of 69.72% for the written test and 71.11% for the practical test. Cycle II reaches an average of 100%. The data obtained show that the use of instructional videos can improve students' online learning outcomes in the subject of Al Qur'an Hadith on the material of the obligation to preach. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatan hasil  belajar online siswa di masa pandemi pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits  di MAN 3 Banjarmasin melalui penggunaan video pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dua siklus dengan langkah-langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IIK 1 pada MAN 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2020/2021 semester 1 (satu) yang berjumlah 36 siswa, terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 26 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hasil belajar dengan ketuntasan klasikal siklus I pertemuan pertama dan kedua rata-rata 69,72 % untuk tes tertulis dan 71,11% untuk tes praktik. Siklus II mencapai rata-rata 100 % , Data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran dapat meningkatkan hasil   belajar online siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits pada materi kewajiban berdakwah.

Page 1 of 1 | Total Record : 9