cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28287746     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember" : 11 Documents clear
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN PAI BERBASIS DIGITAL UNTUK ANAK BERUSA DINI Assyauqi, Mohammad Iqbal
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.526 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4310

Abstract

Moral damage to children is caused by a lack of religious education in children. Religious education can be a solution to the problem of children's moral decay. With the existence of religious education, it is hoped that children can apply good moral values, manners, norms and ethics in everyday life. As a form of responsibility for education for children from an early age, this paper will try to provide thoughts related to these issues. To overcome this problem, competency-based and production-oriented digital teaching materials were developed that were valid and suitable for use in learning activities and for student independent learning. The methodology used is development with the final product in the form of a digital textbook developed with the ADDIE model. The approach used is a competency-based and production-oriented learning approach. Based on the analysis of the data obtained from the validation questionnaire, the percentage of validation of material experts was 77.6%, media experts were 80.6%, individual trials were 80%, small group trials were 81.9%, field trials were 82, 4%. The overall results indicate that the digital-based Islamic religious education learning module has the feasibility and validity to be used in Islamic Religious Education learning activities.Kerusakan moral pada anak disebabkan oleh kurangnya pendidikan agama pada anak. Pendidikan agama dapat menjadi solusi dari permasalahan kerusakan moral anak. Dengan adanya Pendidikan agama, diharapkan anak dapat menerapkan nilai-nilai moral, sopan santun, norma dan etika yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk tanggung jawab dari pendidikan untuk anak sejak dini maka tulisan ini akan mencoba memberikan pemikiran yang berkaitan dengan persoalan tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dikembangkanlah bahan ajar digital berbasis kompetensi dan berorientasi produksi yang valid dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran maupun untuk belajar mandiri siswa. Metodelogi yang digunakan adalah  pengembangan dengan produk akhir berupa buku ajar digital yang dikembangkan dengan model ADDIE. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pembelajaran berbasis kompetensi dan berorientasi pada produksi. Berdasarkan analisis data yang diperoleh dari angket validasi, persentase validasi ahli materi sebesar 77,6%, ahli media sebesar 80,6%, uji coba perorangan sebesar 80%, uji coba kelompok kecil sebesar 81,9%, uji coba lapangan sebesar 82,4%. Hasil keseluruhan tersebut menunjukkan bahwa modul pembelajaran pendidikan agama Islam berbasis digital memiliki kelayakan dan kevalidan untuk digunakan dalam kegiatan pembelajaran Pendidikan Agama Islam.
Konsep Keyakinan dan Ajaran Islam Komunitas Aboge di Desa Gelaman, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean Kabupaten Semenep, Jawa Timur Taufik, Herman
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.043 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4528

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana konsep keyakinan dan ajaran Islam Aboge di Desa Gelaman, Penelitian ini menggunakan metode kualitatif induktif. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa keyakinan dan ajaran Islam Aboge di Desa Gelaman tidak terlepas dari akulturasi kebudayaan jawa [agama kejawen] dalam hal akidah dan ibadah disandarkan pada madzhab Ahlu Sunnah Wal Jamaah dengan suluk Syekh Siti Jenar (Tarekat Syatariyyah), serta masih menggunakan dan mengamalkan kalender Jawa (perpaduan kalender hijriah dengan kalender Saka) dalam menentukan hari hari besar Islam seperti, puasa, Idul Fitri dan Idul Adha. Proses pemahaman pendidikan Islam berbasis kepada seorang Tokoh/guru, Adanya proses regenerasi pengajaran ajaran Islam Aboge yang ditularkan secara turun-temurun.
PANDANGAN FILOSOFIS DAN TEOLOGIS TENTANG HAKIKAT ILMU PENGETAHUAN SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM Helmi, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.322 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4311

Abstract

Knowledge is the most essential thing for humans, because with it all needs and necessities can be accomplished faster and easier. In a religious society, knowledge cannot be separated from its divine values due to the most essential source of knowledge is from God. Philosophy mentions that to discover knowledge is through rationalism, empiricism, and the scientific method. When a scientific method is done to a certain object and it gives a truth, the result is called empirical truth.  Whereas to discover the knowledge through deep or radical and speculative thought, the result is relative truth, maybe right, maybe wrong. The absolute truth only belongs to the Qur’an and Hadits, or also called the truth of God’s revelation. Ilmu merupakan sesuatu yang paling penting bagi manusia, karena dengan ilmu semua keperluan dan kebutuhan manusia bisa terpenuhi secara lebih cepat dan lebih mudah. Dalam masyarakat beragama, ilmu adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari nilai-nilai ketuhanan karena sumber ilmu yang hakiki adalah dari Tuhan. Kajian filsafat ilmu menyebutkan bahwa, secara umum metode mencari pengetahuan adalah melalui pendekatan rasionalisme, empirisme dan metode keilmuan. Ketika proses pengkajian secara ilmiah dilakukan terhadap objek tertentu melalui pendekatan ilmiah dan menghasilkan sebuah kebenaran, maka apa yang dihasilkan itu disebut kebenaran empirik. Sedangkan mencari pengetahuan itu dengan menggunakan pemikiran yang mendalam atau radikal dan spekulatif, maka kebenaran yang dihasilkan dikategorikan sebagai kebenaran relatif, mungkin benar dan mungkin juga tidak. Sementara, kebenaran mutlak itu hanyalah kebenaran yang terkandung dalam kitab suci (Al-Qur’an dan Hadis Shahih) atau disebut juga kebenaran wahyu.
Konsep dan Nilai-nilai Multikulturalisme dalam Pendidikan Dasar Islam Zulkarnaen, Muhammad
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (612.773 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4529

Abstract

Tulisan ini membahas tentang konsep dan nilai-nilai multikulturalime dalam pendidikan dasar Islam dan bagaimana relevansinya terhadap pendidikan dasar islam itu sendiri. Multikulturalisme merupakan suatu konsep yang relatif paling anyar dalam khazanah ilmu pengetahuan, khususnya dalam ilmu-ilmu sosial, sehingga konsep multikultural sangat penting untuk dikenalkan dan masuk dalam ranah pendidikan, terutama pendidikan dasar islam sebagaimana nilai-nilai multikultural sebaiknya diajarkan sedari diri untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya perbedaan dan kesetaraan keadilan. Konsep multikultural memiliki nilai-nilai yang luhur seperti keadilan, toleransi, ham, keadilan dan kesetaraan gender
PENDIDIKAN PRANATAL DALAM PESEPEKTIF ISLAM Fathullah, Amal
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (469.234 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4312

Abstract

Pendidikan pranatal dalam perspektif Islam menjadi kajian yang menarik dari pakar pendidikan Islam karena saat ini dalam memilih jodoh anak lebih berhak dalam menentukan jodohnya dibandingkan dengan orangtuanya. Hal ini sangat jauh dari tradisi yang dicontohkan oleh Rasulullah dan para Shahabatnya. Pada saat seseorang ingin menikah, hampir tidak ada lagi pendidikan pranikah yang dilakukan. Padahal hal ini sangat penting diketahui karena menyangkut syarat, dan rukun nikah. Bahkan yang terpenting adalah pendidikan yang dilakukan ketika hamil juga tidak kalah pentingnya dilakukan mengingat kesadaran akan adanya  pengaruh positif ataupun negatif  pendidikan dalam perspektif Islam justru  sudah ada ketika orang tua sedang mengandung bayinya.  Karenanya dituntut orang tuanya menjaga kesetabilan emosi bahkan Islam mengharamkan menjatuhkan Thalak ketika Istri hamil. Hal ini mengsiyaratkan bahwa pentingnya pendidikan pranatal ini dalam perspektif pendidikan Islam dan para pakar pendidikan Islam semestinya membedah permasalahan ini secara serius.
Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Akreditasi Predikat “A” di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin Zain, Anwar
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.607 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepala sekolah dalam meningkatkan akreditasi menjadi predikat A dengan nilai 96 di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan penelitian lapangan (field research). Hasil penelitian upaya kepala sekolah dalam upaya meningkatkan akreditasi adalah 1) mempersiapkan jauh hari, 2) membuat tim akreditasi, 3) studi banding, 4) membuat RPP (rencana pelaksanaan pengajaran) yang terbaik, 5) memberikan dukungan profesionalitas kepada tenaga pendidik dan kependidikan, 6) menata administrasi madrasah, 7) melengkapi sarana dan prasarana secara bertahap, 8) memberdayakan organisasi siswa, 9) menjalin kerjasama yang baik dengan komite madrasah dan masyarakat, 10) mengembangkan sumber pendapatan madrasah, 11) mengadakan dialog pengarahan akreditasi.
Pendampingan Anak Drop Out di Desa Angkipih Paramasan Kabupaten Banjar Melalui Pendekatan Edukatif Dan Ekonomi Yusuf, Muhammad; Syarifpuddin, Syarifpuddin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.748 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4441

Abstract

Penelitian didasari oleh adanya anak droup out yang tidak ada keinginan untuk meneruskan ke jenjang yang lebih tinggi, hal ini dikarenakan mereka ingin bekerja membantu orangtua, mereka ingin merantau ke luar daerah mencari nafkah. bimbingan, didikan keterampilan kepada mereka akan dapat meningkatkan taraf hidup ekonomi menjadi lebih baik. melatih anak dropout menjadi trampil dengan membiasakan pola hidup ke arah yang produktif. pendekatan terhadap masyarakat dengan menggunakan metode dalam cara kerja PAR (Participatory Action Research). Metode PAR (Participatory Action Research) yang merupakan salah satu model pendekatan atau paradigma pembangunan yang menempatkan penelitian menjadi bagian integral dengan kegiatan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan subyek pendampingan dengan kondisi gambaran social kapital masyarakat Angkipih yang masih perlu upaya pembangunan. Namun, masyarakat ini sebenarnya bukanlah masyarakat yang tidak bisa bersikap progresif dan kooperatif, sehingga perlu adanya upaya pendampingan untuk mengarahkan kepada kesadaran untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sederhana (life skill) sehingga bisa hidup secara mandir
ETOS KERJA ALUMNI PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN ANTASARI BANJARMASIN Muharramah, Nauriatu
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (456.161 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4307

Abstract

Abstract: Society considers that alumni of the Islamic Educational Management Program at UIN Antasari Banjarmasin are lower than alumni from other programs at the institution. The purpose of this research was to describe the work performance of the alumni and to discover factors affecting the work performance of the alumni. This research used a quantitative approach with Likert-scale questionnaires. The questionnaires contained 13 indicators of the work performance of the alumni.  The result showed that the work performance of the alumni was high because 11 from 13 indicators were in good categories. Factors affecting work performance were human, workload, and work environment. Abstarak:Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan masyarakat yang menilai alumni program studi Manajemen Pendidikan Islam UIN Antasari Banjarmasin rendah dibanding alumni program studi lainnya di UIN Antasari Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan etos kerja alumni dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap etos kerja para alumni MPI. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan angket respon sebagai instrumen pengumpulan data dan penggunaan skala Likert dalam mengukur poin pernyataan pada angket respon. Angket respon yang dibuat mencakup 13 indikator etos kerja. Adapun hasil dari penelitian ini adalah etos kerja alumni program studi MPI UIN Antasari Banjarmasin dikatakan tinggi karena telah mencakup 11 dari 13 indikator etos kerja dengan keterangan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi etos kerja adalah manusia, beban kerja, dan lingkungan kerja. 
UPAYA MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AL QUR’AN HADIS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN GAME PUZZLE PADA MATERI KELESTARIAN LINGKUNGAN QS. AR RUUM : 41-42 PADA SISWA KELAS XII IPA MAN 3 BANJARMASIN TAHUN PELAJARAN 2019/2020 Isnainah, Lailatul
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (30.173 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.4453

Abstract

Kata Kunci : Media Pembelajaran Game Puzzle, Prestasi Belajar SiswaThe purpose of this study was to determine the increase in student achievement in the subject of Al Qur'an Hadith in MAN 3 Banjarmasin through the use of Puzzle Game learning media. This research method uses Classroom Action Research with two cycles with steps, namely planning, implementing action, observation and reflection. The subjects of this study were students of class XII IPA 1 at MAN 3 Banjarmasin in the 2019/2020 semester 1 (one) academic year, totaling 39 students, consisting of 11 male students and 28 female students. The data collected is the result of the observation of the implementation of learning and the test of learning outcomes. The data analysis used descriptive quantitative techniques. The results of the study stated that the learning outcomes with classical completeness in the first and second cycle meetings were an average of 87% for the written test and 82% for the practical test. Cycle II reaches an average of 100%. The data obtained show that the use of Puzzle Game learning media can improve student learning outcomes in the subject of Al Qur'an Hadith on environmental sustainability material QS. Ar Ruum: 41-42.Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui peningkatan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits  di MAN 3 Banjarmasin melalui penggunakan media pembelajaran Game Puzzle . Metode penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus dengan langkah yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII IPA 1 pada MAN 3 Banjarmasin tahun pelajaran 2019/2020 semester 1 (satu) yang berjumlah 39 siswa, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 28 siswa perempuan. Data yang dikumpulkan adalah hasil observasi pelaksanaan pembelajaran dan tes hasil belajar. Analisis data menggunakan teknik kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menyebutkan bahwa hasil belajar dengan ketuntasan klasikal siklus I pertemuan pertama dan kedua rata-rata 87 % untuk tes tertulis dan 82% untuk tes praktik. Siklus II mencapai rata-rata 100 % , Data-data yang diperoleh menunjukkan bahwa penggunaan media pembelajaran Game Puzzle dapat meningkatkan prestasi  belajar siswa pada mata pelajaran Al Qur’an Hadits pada materi kelestarian lingkungan QS. Ar Ruum : 41-42.
NILAI-NILAI TOLERANSI DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Studi pada SMP Negeri 1 Basarang di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas) Awal, Rahma Fitri
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 10, No 2 (2020): Juli - Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.185 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v10i2.5080

Abstract

Nilai-nilai toleransi yang dimiliki oleh seorang guru merupakan  peranan yang signifikan dalam membentuk sikap dan tingkah laku peserta didik termasuk diantaranya nilai-nilai toleransi.  Pembelajaran toleransi dalam Pendidikan Agama Islam  yang diterapkan oleh pendidik dalam pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik  yang berbeda secara kultural mengarahkan atau mendorong peserta didik memiliki perasaan positif, mengembangkan konsep diri, mengembangkan toleransi dan mau menerima orang lain. Pentingnya nilai-nilai toleransi bagi peserta didik agar mereka menjadi pribadi yang toleran terhadap segala bentuk perbedaan.Hal inilah yang tampak pada perkembangan peserta didik di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas. Peserta didik menunjukkan sikap saling tolong menolong terhadap sesama tanpa memandang suku, ras dan agama. Peserta didik juga saling menghargai satu dengan yang lain dalam hal menjalankan ibadah. Bahkan tak jarang mereka memiliki sahabat karib dari teman-temannya yang berbeda agama dan keyakinan. Sesuai pada tujuan untuk (1) menjelaskan nilai-nilai toleransi yang terkandung pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas. (2) mendeskripsikan bentuk penanaman nilai-nilai toleransi pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Basarang Kabupaten Kapuas.Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis metode kualitatif, hal tersebut sesuai data pada kehidupan nyata sebagai tempat kajiannya itu penulis melakukan penelitian langsung ke lokasi untuk mendapatkan dan mengumpulkan data. Penelitian lapangan mempunyai keuntungan karena lebih mendekati realitas sehingga hasilnya mencerminkan keadaan nyata. Pendekatan penelitian yang dilaksanakan di lapangan adalah meneliti masalah yang sifatnya kualitatif, yakni prosedur data penelitian yang menghasilkan data deskriptif  berupa kata-kata yang tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Dengan teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Hasil penelitian ini pemaparan tentang temuan-temuan yang peneliti peroleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Observasi dilakukan dengan cara mengadakan pengamatan secara langsung terhadap upaya guru PAI dalam menanamkan kan nilai-nilai toleransi  di SMP Negeri 1 Basarang, Penulis melakukan wawancara dengan mengadakan tanya-jawab secara langsung dan mendalam dengan beberapa informan yang terkait langsung maupun tidak langsung dalam penelitian ini, yakni; Guru PAI dan peserta didik SMP Negeri 1 Basarang. Adapun Simpulan bahwa Nilai-nilai toleransi pembelajaran PAI Toleransi di lingungan sekolah dalam kehidupan sehari-hari serta bentuk penanaman nilai-nilai toleransi dalam penanamkan pada saat pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan dengan tidak mengedapankan perbedaan, Siswa di dalam kelas saling menghargai satu sama lainnya. Menghargai dan menghormati perayaan hari besar keagamaan umat lain.

Page 1 of 2 | Total Record : 11