cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28287746     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni" : 9 Documents clear
Akhlak Kepada Allah Swt. Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.792 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4855

Abstract

Ajaran Islam yang bersifat universal harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara secara totalitas. Penerapan tersebut tentu berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang kepada Tuhan, rasul-Nya, sesama manusia dan lingkungan sekitarnya.Khusus penerapan akhlak seorang hamba kepada Tuhan-Nya akan terlihat dari pengetahuan, prilaku dan gaya hidup yang dipenuhi dengan kesadaran tauhid kepada Allah SWT, hal itu bisa dibuktikan dengan berbagai perbuatan amal shaleh, ketaqwaan, dan ketaatan kepada Allah SWT.Begitu juga bukti kecintaan kepada Rasulullah SAW seperti dengan melaksanakan Sunnahnya, kemudian saling menghormati sesama manusia dan menjaga kelestarian lingkungan alam. Untuk itulah dalam menata kehidupan, diperlukan norma dan nilai, diperlukan standar  ukuran untuk menentukan apakah perbuatan dan tindakan yang dipilih itu baik atau tidak, benar atau salah, sehingga yang dilihat bukan hanya kepentingan diri sendiri, melainkan juga kepentingan orang lain, kepentingan bersama, kepentingan umat manusia secara keseluruhan. Dan untuk itulah setiap individu dituntut untuk memiliki moral yang baik atau akhlakul karimah. Kata Kunci: Akhlak, Allah Swt.
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PAI DI DAERAH TERPENCIL: STUDI ATAS KETERBATASAN SUMBER DAYA MANUSIA Ilmiyah, Lailatul; Khotimah, Husnul; Aryani, Nur Rachma; Kurnia PS, Alaika M. Bagus
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.593 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4386

Abstract

Pendidikan adalah suatu masalah yang sangat penting bagi setiap bangsa lebih utamanya bangsa yang sedang membangun pendidikan. Disisi lain juga pendidikan dianggap suatu problem bagi setiap orang.  Masalah yang sering muncul itu keluhan tentang pendidikan baik dengan kurikulumnya, sistemnya, tenaga pendidiknya dan lain sebagainya. Tulisan ini membahas berbagai problematika yang ada seperti, seorang guru dalam melaksanakan tugasnya sering menemui problem-problem khususnya pendidik agama yang dimana dari waktu ke waktu berbeda-beda dengan kehidupan masyarakat yang semakin berkembang sangat pesat. Kurangnya sarana dan prasarana, Jumlah seorang guru yang terbatas, fasilitas yang tidak memadai di daerah terpencil sering menjadi suatu masalah yang sering dianggap sebagai faktor utama kurangnya pendidikan di daerah terpencil.Tulisan ini juga membahas mengenai solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil. Selain itu, juga membahas tentang keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) dengan faktor yang menyebabkannya dari keterbatasan tersebut serta hasil yang diperoleh setelah adanya solusi yang diberikan dalam mengatasi problematika pada pembelajaran PAI di daerah terpencil tersebut. Sehingga dengan adanya pembahasan tersebut dapat menghasilkan kesimpulan bahwa problematika yang terjadi di daerah terpencil dalam pembelajaran PAI ini disebabkan oleh beberapa faktor, adanya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM), serta dengan adanya solusi yang tepat dapat memberikan hasil yang terbaik bagi masyarakat yang berada di daerah terpencil dalam mencari ilmu khususnya pada pembelajaran PAI. 
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Yuniendel, Ratna Kasni; Trinova, Zulvia
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.929 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.3431

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Atas. Perlunya model ini bertitiktolak dari masih lemahnya pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah menengah dengan mayoritas peserta didik yang sedang menjalani fase remaja. Akibatnya berbagai perilaku negatif seperti tawuran atau perkelahian masal, pergaulan bebas, egois dan kurang memperdulikan nilai-nilai dan norma masih melekat pada sebagian peserta didik. Secara psikologis individu yang menginjak usia remaja berada dalam kondisi yang labil dan sensitif. Sementara pelaksanaan pendidikan agama Islam di sekolah seringkali kurang memperhatikan aspek perkembangan psikologis peserta didik. Akibatnya pendidikan yang dilaksanakan kurang berdampak terhadap penyadaran peserta didik mengamalkan ajaran agamanya dengan baik. Oleh karena itu, pendidikan agama Islam berbasis pemahaman terhadap individu peserta didik merupakan alternatif model untuk mengatasi kelemahan dalam pembelajaran pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Atas
PENERAPAN PENGHAFALAN AL-QUR’AN UNTUK ANAK USIA DINI (STUDI KASUS PADA ORANG TUA YANG BERSTATUS SEBAGAI ANGGOTA JAMAAH TABLIGH KOTA BANJARMASIN) Rusdiah, Rusdiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (695.741 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.6144

Abstract

Penghafalan al-Qur’an dinilai sangat baik secara kognitif dan menambahkankemampuan intelektual, bahasa sekaligus agama dan moral. Selain itu, al-Qur’anmerupakan kitab suci umat Islam dan merupakan sumber dasar bagi segala ilmu.Penghafalan al-Qur’an dinilai tidak menyalahi fitrah anak namun orang tua harusmemperhatikan kemampuan anak. Maka orang tua harus merancang penerapanpenghafalan al-Qur’an sedemikian rupa agar menarik dan memicu semangat anak tanpaadanya paksaan. Para orang tua yang berstatus anggota Jamaah Tabligh dinilai berhasildalam penerapan penghafalan al-Qur’an untuk anak usia dini. Maka keberhasilan itu lahyang perlu untuk diketahui sehingga orang tua lainnya dapat menerapkannya pula. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan penghafalan al-Qur’an untukanak usia dini oleh orang tua yang berstatus sebagai anggota Jamaah Tabligh danmengetahui motivasi orang tua dalam penghafalan al-Qur’an anak. Jenis penelitian yaitupenelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sebanyak 3anak berusia 4-8 tahun dan 3 orang tua yang berstatus sebagai anggota Jamaah Tablighwilayah Banjarmasin yang menjadi subjek penelitian. Teknik pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan dan analisis datadilakukan dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Hasil penelitian dapat diketahui bahwa orang tua menerapkan penghafalan alQur’anberdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 58 Tahun 2009tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini yaitu dimulai dari perencanaan, pelaksanaandan evaluasi. Sedangkan motivasi orang tua dalam penghafalan al-Qur’an dilakukandengan mensuasanakan anak dengan lingkungan baik lingkungan di dalam rumah maupunlingkungan di luar rumah. Artinya yang mempengaruhi semangat dan hal yang memotivasianak bersifat ekstrinsik. Sejalan pula dengan teori dua faktor yaitu faktor hygiene dimanamotivasi anak dipengaruhi oleh kondisi organisasi atau kondisi lingkungan.
Pelaksanaan Manajemen Madrasah dalam Rangka Menciptakan Keefektifan dan Keunggulan Proses Pembelajaran dan Administrasi di Madrasah Ibtidaiyah Swasta Darunnasihin Sarkati, Sarkati
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.732 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4851

Abstract

Untuk mencapai tujuan pembelajaran unggul hendaknya menggunakan strategi pembelajaran yang paling optimal sesuai dengan karakteristik kondisional yang tersedia untuk pembelajaran itu. Jadi keunggulan dalam suatu pembelajaran dilihat dari ketepatan strategi yang dipilih untuk mencapai tujuan pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi yang ada.MIS Darun Nasihin menggunakan strategi pembelajaran untuk tujuan pembelajaran unggul tersebut dengan menerapkan berbagai administrasi dari kurikulum, proses pembelajaran, kesiswaan, tenaga pendidik dan kependidikan, sarana dan prasarana, keuangan, hubungan sekolah dengan masyarakat dan tata usaha. Kata Kunci: Administrasi, Keefektifan, Keunggulan, Manajemen Madrasah, Pembelajaran
Penerapan Mutu Terpadu Perguruan Tinggi Hasbullah, Hasbullah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.595 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4852

Abstract

Mutu terpadu manajemen (TQM) merupakan perluasan dan pengembangan dari jaminan mutu.  Dengan kata lain TQM bisa dikata sebagai usaha yang dilakukan sehingga terciptanya sebuah kultur mutu yang mampu mendorong semua anggota stafnya untuk memuaskan para pelanggan, karena idealnya alam konsep mutu terpadu pelanggan (pengguna) adalah raja (konsep ini berbicara tentang bagaimana memberikan sesuatu yang diinginkan oleh pengguna, serta kapan dan bagaimana mereka menginginkannya, sehingga sesuai dengan harapan pengguna).Penerapan Total Quality Management (TQM) dalam Perguruan Tinggi menyebutkan bahwa berkaitan dengan hal tersebut di atas tentunya ada beberapa hal yang sangat perlu diperhatikan oleh Perguruan Tinggi dalam mengimplementasikan TQM seperti: Komitmen dari Manajemen Puncak, Komitmen atas Sumber Daya yang Dibutuhkan, Steering Committee, Perencanaan dan Publikasi, dan Infrastruktur.Kata Kunci: Mutu Terpadu, Penerapan, Perguruan Tinggi
PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM ISLAM (STUDI TERHADAP IQ, EQ, DAN SQ) mariani, mariani
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.522 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4780

Abstract

Makalah ini mengangkat tentang pendidikan holistik dalam Islam, yaitu studi terhadap IQ (Intellegent Quotient atau kecerdasan intelektual), EQ (Emotional Quotient atau kecerdasan emosional), dan SQ (Spiritual Quotient atau kecerdasan spiritual) dalam Islam. Paradigma pendidikan holistik adalah cara memandang pendidikan yang menyeluruh bukan merupakan bagian yang parsial, terbatas, dan kaku. Paradigma pendidikan holistik ini tentu dapat dipandang sejalan dengan pandangan dunia pendidikan Islam. Sentuhan al-Qur’an dan al-Hadits yang begitu halus dan gamblang terhadap akal, qalbu, dan fuad sebagai pusat IQ, EQ, dan SQ menunjukkan bahwa Islam memberikan apresiasi yang sama terhadap ketiga sistem kecerdasan tersebut. Hubungan ketiganya dapat dikatakan saling membutuhkan dan melengkapi. Karena Islam memberikan penekanan yang sama terhadap " hablun min Allah " dan "hablun min al-naas ", sehingga dapat diyakini bahwa keseimbangan IQ, EQ dan SQ merupakan substansi dari ajaran Islam
Manajemen Sumber Daya Manusia di dalam Al-Qur'an Samsuni, Samsuni
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.956 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4853

Abstract

Tujuan umum manajemen sumber daya manusia adalah mengoptimalkan produktivitas semua pekerjaan dalam sebuah organisasi. Dalam hal ini, produktivitas diartikan sebagai hasil produksi (output) sebuah perusahaan (barang dan jasa) terhadap masuknya (manusia, modal, bahan-bahan, energi).Sumber daya manusia adalah amanah yang ada ini harus dikelola dengan benar dan menjadi pertanggung jawabannya di akhirat kelak. Untuk mendapatkan pengelolaan sumber daya manusia yang baik harus dengan tuntunan syariah dengan berpedoman kepada Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an sudah memberikan gambaran yang jelas tentang sumber daya manusia. Kata Kunci: Al-Qur’an, Manajemen Sumber Daya Manusia
KONSEP ADVERSITY QUOTIENT (AQ) DALAM MENGHADAPI COBAAN (DITINJAU DARI PERSPEKTIF AL-QUR’AN DAN HADIS) mahmudah, mahmudah; Zuhriah, Fatimah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 11, No 1 (2021): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (596.015 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v11i1.4781

Abstract

Islam makes the Al-Qur'an and Hadith as guidelines and instructions in living the life of every human being. Allah will always test His servants both in happiness and in difficulty. Lack of attention to psychological aspects makes many individuals wrong in taking action when faced with difficulties. Dr. Paul G. Stoltz initiated the adversity quotient, this field is a scientific tool for improving individual responses in the face of adversity. This concept is relevant and applicable today, because IQ, EQ and SQ alone are still not sufficient to achieve life success. Based on this, the purpose of this study is to determine the concept of adversity quotient in facing trials from the perspective of Al-Qur'an and Hadith. The method used is literature study. In this study, data sources were obtained from relevant literature such as books, journals, or scientific articles related to the selected topic. The results showed that the concept of adversity quotient in facing trials when viewed from the perspective of the Al-Qur'an Hadith has relevance to the elements contained in patient attitude. The conclusion of this research is that the concept of adversity quotient in the view of Islam is a person who is able to be patient and optimistic and never give up in facing every trial.

Page 1 of 1 | Total Record : 9