cover
Contact Name
Noor Hasanah
Contact Email
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Phone
+6281255123605
Journal Mail Official
enhasanah@uin-antasari.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/tiftk/about/editorialTeam
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam
ISSN : 2579714X     EISSN : 28287746     DOI : -
Jurnal Tarbiyah Islamiyah adalah jurnal yang memuat artikel Pendidikan Agama Islam baiak berupa hasil penelitian atau hasil kajian tentang Pendidikan Agama Islam dan kajian Agama Islam umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni" : 11 Documents clear
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Mailita, Mailita
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.419 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3118

Abstract

Perubahan kurikulum dari kurikulum 2006 ke kurikulum 2013 ini, cukup relevan karena mutu pendidikan di Indonesia pada umumnya masih rendah. Dalam kurikulum ini lebih ditekankan pada penanaman karakter yang sebelumya tidak ada dalam kurikulum 2006 (KTSP). Dan penanaman karakter tersebut tidak terlalu terlihat tetapi terintegrasi dalam tujuan pembelajaran. melakukan integrasi pendidikan karakter pada Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Martapura, misalnya integrasi melalui pembelajaran namun belum diketahui sejauhmana pengintegrasian berjalan secara optimal hal ini karena adanya faktor yang mempengaruhi diantara adalah kesulitan guru dalam pengintegrasian pendidikan karakter pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan ada beberapa guru yang kurang mengetahui tentang integrasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terletak dalam Kompetensi Inti dalam perencanaan pembelajaran.Fokus penelitian membahas pelaksaaan dan nilai-nilai pendidikan karakter yang terintegrasi dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Martapura. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data, penulis menggunakan metode observasi, wawancara dengan kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Islam dan dokumentasi mengenai hal hal yang berhubungan dengan penelitian.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan integrasi pendidikan karakter ke dalam Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Martapura yang telah dilakukan oleh guru kepada siswa terlihat berjalan baik. Hal ini dapat dilihat dari cara guru menjelaskan dan respon siswa terhadap materi pelajaran tersebut cukup antusias. Nilai-nilai pendidikan karakter yang terintegrasi meliputi lima nilai pendidikan karakter yaitu disiplin, ingin tahu, kerja sama, toleransi dan tanggung jawab. Hal ini terlihat dari pembiasaan yang dilakukan oleh guru tidak hanya guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam tetapi semua guru ikut andil dalam mengintegrasikan pendidikan karakter.. Kata kunci : Pendidikan Karakter, Pendidikan Agama Islam, dan nilai-nilai Karakter
PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MATERI FIKIH PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS TUNARUNGU DI SMPLB DHARMA WANITA PERSATUAN BANJARMASIN Nuryadin, Nuryadin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.353 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3098

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu penelitian yang berusaha menuturkan masalah yang ada berdasarkan hasil wawancara ataupun observasi dengan informan. Objek penelitian ini adalah Problematika pembelajaran Pendidikan Agama Islam materi Fikih pada anak berkebutuhan khusus tunarungu di SMPLB Dharma Wanita Persatuan dan subjeknya satu orang guru agama dan siswa/i berjumlah 17 orang dengan kategori Tunarungu.Teknik pengumpulan data dalam penilitian ini diambil dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data diolah dengan teknik editing dan Interpretasi data. Selanjutnya dianalisis secara kualitatif yang bersifat deskriftif dengan mengacu kepada landasan teoriHasil penelitian menunjukkan bahwa problematika yang dihadapi  antara lain kurangnya komptensi guru (guru pengampu mata pelajaran PAI adalah guru lulusan S1 Biologi), kondisi siswa, perencanaan pembelajaran yang kurang sesuai dengan kondisi siswa, penggunaan alokasi waktu yan kurang efektif, penggunaan/pemanfaatan media yang kurang maksimal. solusi yang dilakukan untuk mengatasinya adalah dengan memahami karakteristik siswa tunarungu, menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran yang sesuai dengan kondisi siswa dan menggunakan waktu sebaik mungkin, dan penggunaan media yang sesuai dengan kebutuhan anak. Kata Kunci: Problem, Pembelajaran Materi Fikih, Tunarungu dan SMPLB
PERANAN GURU DALAM PEMBINAAN AKHLAK SISWA Muhrin, Muhrin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.412 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3099

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman dan cangihnya teknologi, sudah banyak anak-anak yang meleceng perilakunya terutama anak-anak yang berada di daerah kota. Kebanyakan anak-anak yang berada dikota lebih cendrung menguunakan internet untuk hal yang tidak penting, contohnya saja banyak terjadi siswa yang sering menggunakan internet di hape untuk bermain serta membuka hal-hal yang tidak senonoh. Di bandingkan dengan anak-anak yang berada di desa, anak-anak yang berada didesa belum begitu banyak mengetahui tentang medsos dan hidup dalam lingkungan keluarga yang ketat dengan nilai agama dan budaya.Peranan guru dalam pembinaan siswa yaitu harus menanamkan dalam diri siswa tersebut nilai-nilai agama dan budaya yang sesuai dengan ajaran islam. Budaya juga harus diperhatikan karena dengan budaya yang baik akan mencerminkan akhlak yang baik. Kata Kunci: Guru, Pembinaan Akhlak, Peranan, Siswa
PERANAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIDIK DI SDN PARING GULING KECAMATAN BUNGUR KABUPATEN TAPIN Mudhiah, Mudhiah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.802 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3092

Abstract

Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan mengambil lokasi penelitian di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang guru Pendidikan Agama Islam dan anak didik di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Sedangkan objeknya adalah peranan Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter anak didik di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Untuk mengumpulkan data menggunakan 3 macam teknik yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengambilan kesimpulan menggunakan metode induktif, yaitu memaparkan dari temuan yang bersifat khusus menjadi suatu kesimpulan yang umum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Pendidikan Agama Islam di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin sudah cukup baik, meskipun pada prosesnya sewaktu-waktu masih dijumpai kesulitan dikarenakan tingkat kecerdasan dan kecakapan anak didik yang berbeda-beda dalam proses penerimaannya. Namun usaha pihak sekolah khususnya pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam sudah menjalankan perannya semaksimal mungkin dalam setiap kegiatannya di sekolah dalam rangka pembentukan karakter di SDN Paring Guling Kecamatan Bungur Kabupaten Tapin. Kata Kunci: Pendidikan, Karakter dan SDN Paring Guling
MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM ALQURAN Samsuni, Samsuni
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (40.662 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3100

Abstract

 Masih banyak lagi hal-hal positif yang terlahir dari pesatnya pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini memberikan pekerjaan rumah baru bagi seluruh umat manusia khususnya umat Islam yang notabenenya adalah kaum yang membawa keselamatan. Oleh karena itu, sudah waktunya kaum muslimin secara khusus harus kembali mengkaji Alquran yang khususnya dalam permasalahan kemansuiaan yang berhubungan dengan penggunaan sains dan teknologi serta sikap mereka dalam menghadapi permasalahan tersebut. Umat islam sudah seharusnya mengenali batasan-batasan Alquran dalam konteks pemberdayaan manusia, apa saja yang harus diberdayakan dan hal-hal apa saja yang dibolehkan dalam pemberdayaan itu, sehingga kemajuan-kemajuan serta temuan-temuan ilmiah yang dihasilkan itu benar-benar sesuai dengan nilai-nilai Alquran yang secara pasti sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan.Melihat permasalahan tersebut di atas, manajemen sumber daya manusia sangat sedikit sekali dikaji dengan mengetengahkan Alquran sebagai pijakan dasarnya serta dihubungkan dengannya. Dalam tulisan ini memuat kajian manajemen sumber daya manusia dalam Alquran yang sebenarnya sudah ada sejak diturunkannya wahyu ini untuk digali dan diteliti. Kata Kunci: Alquran, Manajemen, Sumber Daya Manusia
PENDIDIKAN MELALUI PROGRAM MA’HAD AL-JAMI’AH KEPADA MAHASISWI DI ASRAMA II PUTERI UIN ANTASARI Masyithah, Masyithah
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (90.002 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3095

Abstract

Hasil penelitian adalah pendidikan melalui program kepada mahasiswi di asrama puteri II Ma’had al-Jami’ah UIN Antasari Banjarmasin adalah kegiatan dilaksanakan dan dikonsentrasikan pada malam hari yaitu dimulai pukul 18.00 sampai 06.00 WITA. Kegiatan harian yaitu halaqoh dilaksanakan pada malam Senin, dan malam Kamis. Kegiatan mingguan tausiah keagamaan dilaksanakan pada malam Senin, malam Rabu, malam Sabtu, dan malam Minggu kegiatan maulid   habsyi   atau   membaca   surah   Al-   Kahfi,   malam   Kamis   kegiatan muhadharah dan qiamul lail dilaksanakan setiap malam. Semua kegiatan dilaksanakan dan diawasi oleh murabbiyah dan dewan musyrifah selama pemondokan. Murabbiah memberikan bimbingan serta mengontrol kelancaran kegiatan program berlangsung yang dibantu oleh musyrifah.Metode yang digunakan adalah   punishment, ceramah, tanya jawab, demonstrasi dan metode drill.Kendala yang dihadapi pembimbing adalah kemampuan mahasiswa dibawah standar Ma’had al-Jami’ah, minat dan ketidak ikhlasan hati mahasiswa dalam mengikuti program asrama serta waktu yang relatif singkat berkisar 45 menit sehingga pembelajaran kurang maksimal.Evaluasi kegiatan program yang dilakukan terhadap mahasiswi melalui dua bentuk evaluasi yaitu bentuk lisan dan praktek ibadahyang dilakikan diakhir pemondokan wajib dilaksanakan dan diikuti oleh seluruh mahasantriawti/ mahasiswi untuk penentuan kelulusan asrama. Kata Kunci: Pendidikan, Program, Ma’had al-Jami’ah
KONSEP SUPERVISI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Sarkati, Sarkati
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.324 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3101

Abstract

 Istilah supervisi berasal dari bahasa Inggris yang terdiri dari dua suku kata yaitu super yang artinya “di atas”, dan vision yang mempunyai arti “melihat”, maka dari keseluruhan supervisi diartikan sebagai “melihat dari atas”. Dengan pengertian itulah maka supervisi diartikan sebagai kegiatan yang dilakukan oleh pengawas dan kepala sekolah sebagi pejabat yang berkedudukan di atas atau lebih tinggi dari guru untuk melihat atau mengawasi pekerjaan guru.Sedangkan pengertian dari Supervisi Pendidikan Islam adalah suatu kegiatan pengarahan terhadap kinerja tenaga pendidik untuk memperbaiki suat system pembelajaran, serta memasukkan kurikulum yang berbasis keislaman terhadap mata pelajaran sehingga para tenaga pendidik dalam pengajarannya dimasuki unsur-unsur keislaman agar tercipta anak didik yang religious yang berintelektual. Kata Kunci: Konsep, Supervisi, Pendidikan Agama Islam
PENERAPAN DISIPLIN SISWA MELAKSANAKAN SHALAT DHUHA DI MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 3 KOTA BANJARMASIN Surawardi, Surawardi
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.161 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3096

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan dengan analisis deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik-teknik observasi, wawancara, doumentasi dan angket. Adapun teknik pengolahan data yang digunakan adalah editing, tabulating, interpretasi data, dan klasifikasi. Subjek dalam penelitian ini adalah Dewan Guru dan 100 orang siswa kelas VIII yang di jadikan sample penelitian. Objek dari penelitian ini adalah penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha yang diterapkan oleh pihak sekolah dan langkah-langkah yang dilakukan sekolah dalam penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha secara berjamaah sangat efektif, terbukti dari antusias siswa dalam melaksanakan kegiatan shalat dhuha di sekolah. Melalui kegiatan shalat dhuha tersebut sebagian siswa sudah dapat berperilaku disiplin dan berperilaku baik. Jarang sekali ditemui siswa yang melanggar peraturan tata tertib di sekolah.Aspek-aspek kedisiplinan yang perlu ditanamkan pada siswa antara lain ketepatan waktu hadirnya ke sekolah, keaktifan hadir dalam pelajaran, kesiapan mengikuti pelajaran, sikap dan perhatian siswa dalam belajar, kepatuhan siswa mengerjakan tugas dan kebiasaan belajar dirumah. Dan penerapan disiplin siswa melaksanakan shalat dhuha yang sangat efektif itu tidak luput dari langkah-langkah yang dilakukan sekolah, yaitu motivasi, nasehat, keteladanan, pembiasaan, pengawasan, hukuman dan pemberian hadiah. Kata Kunci: Penerapan, Disiplin, Shalat Dhuha dan Madrasah Tsanawiyah
PEMAHAMAN DA’IYAH KOTA BANJARMASIN TERHADAP HADIS MENCELA MAKANAN Ainah, Noor
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.8 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3117

Abstract

Masalah ini diangkat karena kebiasaan masyarakat sekarang yang sering mencela makanan, sehingga enggan untuk memakan makanan tersebut. Oleh karena itu perlu diadakan penelitian. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana pemahaman da’iyah tentang hadis mencela makanan. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan gambaran tentang da’iyah kota Banjarmasin berkenaan dengan hadis mencela makananPenelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan fenomenologis. Dimana sejumlah data diperoleh dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Untuk memilih responden, peneliti menggunakan metode purpose sampling dengan menggunakan kriteria untuk membatasinya. Adapun yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah da’iyah yang berada di kota Banjarmasin. Sedangkan objeknya adalah pemahaman mereka tentang hadis mencela makanan.Setelah dilakukan penelitian dan analisis terhadap data-data yang didapatkan, maka dapat dinyatakan bahwa kualitas hadis mencela makanan adalah shahih dan hadis ini tidak ada sabab wurudnya dan juga tidak bertentangan dengan al-Quran dan hadis-hadis lain. Pemahaman da’iyah kota Banjarmasin secara tekstual terhadap hadis mencela makanan itu ada persamaan yakni tidak boleh mencela makanan karena termasuk sikap kurang bersyukur atas nikmat yang telah Allah swt. Berikan. Akan tetapi juga ada perbedaan diantara pendapat-pendapat itu yakni tentang pemahaman hadis mencela makanan secara kontekstual.Kata Kunci: Hadis, Da’iyah, Mencela Makanan
KEBIJAKAN MAJELIS PENDIDIKAN AL-WASHLIYAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM KE-AL WASHLIYAHAN MADRASAH ALIYAH DI SUMATERA UTARA Aziz, Mursal; Mesiono, Mesiono; Syafaruddin, Syafaruddin
Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Vol 9, No 1 (2019): Januari - Juni
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.497 KB) | DOI: 10.18592/jt ipai.v9i1.3102

Abstract

Al-Washliyah sebagai organisasi pembaharu pendidikan Islam memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengembangan kualitas pendidikan Indonesia mulai tingkat dasar sampai jenjang yang paling tinggi.  Salah satu bentuk bukti pengembangan kualitas pendidikan Indonesia Al-Washliyah adalah bahwa paling tidak Al-Washliyah memiliki empat puluh lima madrasah Aliyah di Sumatera Utara. Setiap siswa wajib untuk mempelajari mata pelajaran Ke-Al Washliyahan untuk membangun karakter lulusan Madrasah Aliyah Al-Washliyah. Mata pelajaran Ke-Al Washliyahan adalah mata pelajaran wajib di madrasah Al-Washliyah. Hal ini sesuai dengan Surat Keputusan Majelis Pendidikan PB Al-WAshliyah Nomor: Kep-001/MP.P-AW/XXI/X/2018 tanggal 30 Oktober 2018. Adapun ruang lingkup materi pembahasan pada kurikulum keAl-Washliyahan terdiri dari komponen/aspek yaitu:Organisasi al-Jam’iyatul Washliyah; Sejarah Berdirinya; Landasan akidah dan ibadah; Lambang dan lagu; dan Kiprahnya dalam bidang dakwah dan sosial. Kata Kunci: Kebijakan, Pengembangan Kurikulum dan Ke Al-Washliyahan.

Page 1 of 2 | Total Record : 11