cover
Contact Name
Heronimus Maryono
Contact Email
heronimus.maryono@pmbs.ac.id
Phone
+6221-7511126
Journal Mail Official
penerbitan@pmbs.ac.id
Editorial Address
Prasetiya Mulya Publishing Universitas Prasetiya Mulya, Kampus BSD Gedung PMBS, Lt. 11, Edu Town Kavling Edu I No. 1, Serpong Jalan BSD Raya Utama, Pagedangan, Tangerang Banten 15339 - Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Kajian Branding Indonesia
ISSN : -     EISSN : 27212092     DOI : https://doi.org/10.21632/kbi
KBI focuses on the dissemination of studies in the areas of creation, development, sustainability of brands, and areas where consumers process various perceptions related to products or services brands: - Logo - Naming and packaging - Branding and technology - Brand research methods - Brand metrics and analytics - Qualitative and quantitative brand research - Brand architecture and portfolios - Brand extension and growth - Brand alliances and mergers - Corporate brand management - Brand co-creation - Integrated brand communication - Brand valuation - Brand equity - Brand heritage and history - Brand reputation - Identity and image - Brand credibility and trust - Brand ethics and corporate social responsibility - Brand crises - Brand and law - Brand counterfeits.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia" : 6 Documents clear
Perubahan Perilaku pengguna M-Wallet terhadap M-Wallet Lainnya Menggunakan Push-Pull-Mooring (PPM) Framework Lenia Julian; Natalia Napitupulu; Agus W Soehadi; Fredy Utama Rustandi
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.8 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.269-299

Abstract

Semakin berkembangnya industri pada M-Wallet sehingga tingkat kompetisi pada perkembangan M-Wallet semakin kuat banyak dari mereka terus mengembangkan produknya dengan memberikan akses yang nyaman, mudah, dan juga penuh dengan promo. Pada pusat perbelanjaan sendiri kita dapat melihat banyaknya kompetisi promo besar-besaran terjadi pada beberapa produk atau jasa yang ada, membuat tidak jarang pengguna M-Wallet akan berpindah penggunaannya dari M-Wallet yang satu dengan yang lainnya. Dengan meneruskan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pengguna beralih dalam penggunaan aplikasi M-Wallet menggunakan push-pull-mooring (PPM). Basis konsep yang digunakan adalah privacy concern, alternative rewards, dan inertia yang diidentifikasikan sebagai push, pull, dan juga mooring effect. Model penelitian ini disebarkan kepada 273 responden yang menggunakan GoPay. Pengambilan data akan dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online secara snowball sampling. Setelah mendapatkan hasil kuesioner peneliti menguji hasil tersebut dan mendapatkan 3 hasil hipotesis yang diterima, dimana Imbalan moneter dari alternatif terkait positif dalam menarik perubahan perilaku pengguna. Faktor economic value dan past investment memiliki hubungan yang positif dengan Inertia. Selain itu peneliti memiliki hasil 3 hipotesis yang ditolak, dimana ternyata privacy concern tidak terkait positif terhadap perubahan perilaku pengguna, dan technological self-efficacy terkait positif atau ada hubungan dengan Inertia. Inertia dikaitkan secara positif dengan perubahan perilaku pengguna GoPay.
Studi Hubungan Kredibilitas Influencer, Parasosial, Nilai Merek, Dan Niat Pembelian Produk Kosmetik Christania Angelica; Fadilla Anjani A; Christiana Yosevina Tercia; Krishnamurti Murniadi
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.689 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.300-336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas dalam penggunaan digital influencer dilihat dari kredibilitas yang dimiliki influencer dan hubungan parasosial yang terbangun dengan pengikutnya dalam membangun nilai merek yang diharapkan dan niat pembelian. Penelitian ini fokus kepada digital beauty influencer Indonesia di media sosial terkait produk kecantikan kosmetik (makeup). Dalam memberikan pemahaman, digunakan basis konseptual seperti digital influencer as opinion leader, influencer credibility, parasocial relationship, brand value, dan intention to purchase. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif. Hasil dari riset mengkonfirmasi bahwa memang penggunaan influencer memiliki efektivitas dalam mempengaruhi pengikutnya terhadap merek, seperti efektif dalam meningkatkan ekspektasi dari nilai produk/merek dan membangun niat pembelian dari pengikutnya. Pada prosesnya ditemukan bahwa expertise, trustworthiness, attractiveness, dan similarity mempengaruhi parasocial relationship. Kemudian, parasocial relationship yang telah terbangun antara influencer dengan pengikutnya dapat mempengaruhi expected brand value dan intention to purchase dari pengikut terhadap produk kosmetik yang diulas atau direkomendasikan oleh influencer. Kerangka yang diusulkan pada penelitian ini bertujuan untuk membantu perusahaan memahami proses perubahan persepsi konsumen dan pola perilaku ketika influencer bertindak sebagai perantara informasi dan merekomendasikan merek. Berdasarkan hasil penelitian, perusahaan dapat mempertimbangkan faktor - faktor kredibilitas yang dimiliki oleh influencer, dari yang terpenting yaitu similarity, trustworthiness, attractiveness, dan similarity. Melalui 4 faktor tersebut, pengikut dapat membangun hubungan parasosial yang semakin kuat dengan influencer. Perusahaan dapat memanfaatkan hubungan parasosial sebagai sarana promosi, karena hubungan parasosial terbukti dapat membantu dalam peningkatan persepsi nilai merek kepada audiens dan pada akhirnya mempengaruhi niat pembeliannya.
Pengaruh Nilai Konsumen dan Pengalaman Masa Lalu terhadap Niat Pembelian Konsumen untuk Membeli Produk Perawatan Tubuh Organik: Aplikasi dari Theory of Planned Behaviour Alma Maria Kalifa; Antonia Miranda Wahyudi; Istijanto Istijanto; Novi Amelia
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.886 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.337-378

Abstract

Seiring terbukanya akses informasi mengenai pencemaran lingkungan, membuat konsumen mulai menyadari bahwa aktivitas konsumsi berkontribusi besar dalam berbagai masalah lingkungan. Hal ini memunculkan tren Green Consumerism dimana konsumen mengubah kegiatan konsumsi mereka menjadi lebih ramah lingkungan. Gerakan ini pun mendorong perusahaan untuk menyesuaikan dengan konsumen melalui strategi green marketing yang menghasilkan produk/jasa yang disebut sebagai green product. Salah satu jenis green product yang semakin berkembang adalah produk perawatan tubuh organik. Penelitian ini akan membahas mengenai consumer purchase behavior produk perawatan tubuh organik berdasarkan Theory of Planned Behavior (Ajzen, 1985) di Indonesia, khususnya daerah Jabodetabek. Secara rinci, penelitian ini mengidentifikasi: 1) pengaruh nilai konsumen (kesadaran akan kesehatan, kesadaran akan lingkungan, kesadaran akan penampilan dan nilai emosional) terhadap sikap dalam pembelian produk perawatan tubuh organik, 2) pengaruh sikap, kendali perilaku yang dirasakan, norma subjektif dan pengalaman masa lalu terhadap niat pembelian pada produk perawatan tubuh organik. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik survei kuesioner online menggunakan teknik non-probability sampling jenis judgemental sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan analisis Structural Equation Modelling (SEM). Penelitian ini mengumpulkan 250 responden yang pernah menggunakan produk perawatan tubuh organik. Aplikasi SPSS 25 digunakan untuk mengolah data untuk exploratory factor analysis dan AMOS 24 untuk confirmatory factor analysis. Hasil mengungkapkan kesadaran akan kesehatan dan nilai emosional memengaruhi secara positif sikap dalam pembelian produk perawatan tubuh organik. Penelitian ini menemukan bahwa sikap, norma subjektif, dan kendali perilaku yang dirasakan memengaruhi secara positif niat pembelian pada produk perawatan tubuh organik.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Continuance Intention dari Pengguna pada layanan M-Payment (Studi Kasus Go-Pay) Elizabeth Venny Setyadi; Russel Suarly; Rudy Handoko; Alavi Ali
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1008.266 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.162-200

Abstract

Pertumbuhan inklusi finansial di Indonesia tidak terlepas dari meningkatnya jumlah pengguna Fintech, khususnya m-payment. Nilai transaksi m-payment di Indonesia terus meningkat seiring waktu. Akan tetapi, nilai pertumbuhannya diperkirakan terus menurun. Kemunculan m-payment dapat memberikan keuntungan bagi pengguna, akan tetapi ada risiko yang tidak bisa dihindari. Meskipun demikian, belum ada penelitian yang membahas benefit-risk framework untuk mobile point-of-sales payment di Indonesia. Model yang diajukan dalam studi ini berdasarkan teori dan penelitian terdahulu dari benefit-risk framework (Ryu, 2018), model formatif yang didasari oleh Net Valence Framework (Kim et al., 2009; Peter dan Tarpey, 1975), yang konsisten didasari oleh Theory Reasoned Action (TRA) (Ajzen dan Fishbein, 1977). Model ini memaparkan faktor-faktor spesifik yang mempengaruhi persepsi pengguna. Persepsi tersebut mempengaruhi continuance intention. Continuance intention merupakan intensi seseorang untuk melakukan pembelian kembali setelah pembelian yang dilakukan sebelumnya. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dan dianalisis menggunakan AMOS 24.0. Studi ini menemukan bahwa convenience adalah faktor paling dominan mempengaruhi continuance intention secara positif. Sementara itu security risk dominan secara negatif. Secara keseluruhan, ada pengaruh yang signifikan antara perceived benefit maupun perceived risk pada intensi penggunaan selanjutnya. Dalam hal ini, pengguna masih berintensi melanjutkan penggunaan MPP Go-Pay meskipun masih ada faktor risiko yang dirasakan. Penelitian ini dapat menjadi patokan strategi pemasaran perusahaan m-payment seperti contohnya Go-Pay, untuk menyesuaikan persepsi nilai layanan yang ingin ditawarkan perusahaan.
Pengaruh Emosi Wisatawan terhadap Citra Kognitif dan Afektif dalam Wisata Yoga di Bali Nabilah Wahyu Utami; Sheila Sherviana; Istijanto Istijanto; B.Realino Yudianto
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (754.545 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.201-229

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengalaman emosi wisatawan terhadap niat perilaku melalui citra destinasi dalam melakukan wisata yoga. Namun, ada kesenjangan dalam literatur yang ada saat ini dimana hanya menggunakan satu jenis emosi negatif. Penelitian ini menambahkan emosi negatif; anger dengan tujuan untuk melengkapi literatur dalam memahami pengaruh pengalaman emosi wisatawan terhadap niat perilaku melalui citra destinasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner online kepada responden yang sudah pernah mengunjungi wisata yoga di area Ubud, Bali. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode non-probability sampling dengan teknik snowball dan data yang terkumpul akan dianalisis menggunakan confirmatory factor analysis dan structural equation modeling. Temuan pada penelitian ini mengungkapkan bahwa wisatawan domestik memiliki pengalaman emosional negatif yang memiliki dampak langsung pada citra destinasi dan efek tidak langsung pada niat perilaku. Penelitian ini berupaya untuk memberikan wawasan tentang pengalaman emosional wisatawan yang dapat dipertimbangkan untuk kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh bisnis pariwisata yoga, selain itu juga dapat memaksimalkan hal-hal yang mempengaruhi emosi wisatawan seperti fasilitas. Hal ini juga akan membantu pengembangan sektor pariwisata yoga di Ubud, Bali.
Pengaruh Sponsor-Event Congruence dalam Kegiatan Sponsorship Festival Musik terhadap Attitude toward the Brand, Brand Image dan Purchase Intention Katarina O. Wijaya; Agus W Soehadi; Antonius W. Sumarlin
Kajian Branding Indonesia Vol 2 No 2 (2020): Kajian Branding Indonesia
Publisher : Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (882.455 KB) | DOI: 10.21632/kbi.2.2.230-268

Abstract

Kegiatan sponsorship, merupakan salah satu strategi pemasaran yang umum dilakukan oleh sebuah brand. Namun tidak banyak penelitian yang meneliti aktivitas sponsorship oleh brand sponsor dalam sebuah festival musik, yang dimana merupakan salah satu industri yang sangat berkembang dan diminati masyarakat Indonesia. Maka dari itu, penelitian ini difokuskan untuk memberikan kontribusi pada dunia riset, terutama dalam kategori kegiatan sponsorship dalam sebuah festival musik, dengan menganalisa pengaruh variabel Sponsor-event congruence, terhadap variabel Brand Image, Attitude towards the Brand, dan Purchase Intention. Peneliti telah mendapatkan 168 responden yang datang menikmati festival musik Java Jazz Festival 2019 dalam penyebaran kuesioner. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif, dengan penambahan in-depth interview terhadap 5 responden untuk membantu hubungan penelitian yang dianalisa. Data kuesioner didapatkan dengan menggunakan metode non-probaility sampling, yang dilanjutkan dengan purposive sampling, kemudian dianalisa menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil menunjukan besarnya pengaruh keselarasan antara brand sponsor dengan festival musik yang disponsori, dan 4 dari 6 hipotesis yang dianalisa menunjukan adanya hubungan yang signifikan antara, Sponsor-Event Congruence terhadap variabel Brand Image, Attitude towards the Brand, dan Purchase Intention. Dengan arti bahwa, adanya dampak positif antara variabel Sponsor-Event Congruence terhadap Brand Image, dampak positif antara Sponsor-Event Congruence terhadap Attitude towards the Brand, dampak positif antara Sponsor-Event Congruence terhadap Purchase Intention, dan dampak positif antara Brand Image dengan Attitude towards the Brand.

Page 1 of 1 | Total Record : 6