cover
Contact Name
Lukman Hakim
Contact Email
hasibnur@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jki@uinsby.ac.id
Editorial Address
Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Jend. A. Yani 117 Suarabya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Komunikasi Islam
ISSN : 20086314     EISSN : 26555212     DOI : https://doi.org/10.15642/jki
Jurnal Komunikasi Islam is the flagship journal, published biannually in June and December, of Islamic Communication and Broadcast Department, Dakwah and Communication Faculty, Islamic State University of Sunan Ampel (UINSA) Surabaya in collaboration with Indonesian Professional Dakwah Association (APDI). Jurnal Komunikasi Islam provides academic articles to the professional needs of both Islamic communication scholars and practitioners. The journal helps encourage in disseminating empirical and theoretical research findings, developing theory, and introducing new concepts related to Islamic oration and sermon, Islamic Journalism, mediated-dakwah and religious film, Islamic communication-related studies to its readership.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2011): December" : 7 Documents clear
Kebenaran Pesan Dakwah Moh. Ali Aziz
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.245 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.108-121

Abstract

Kebenaran merupakan obyek pencarian manusia selama berabad-abad. Filsafat, ilmu dan agama hadir sebagai jalan manusia untuk menemukan kebenaran. Namun, kebenaran yang ditemukan manusia menjadi beragam sangat tergantung dengan kondisi manusia: keadaan sosial budaya yang melingkupinya, pola pikir, serta keyakinan yang dianutnya. Karenanya, muncul banyak teori kebenaran. Dalam dakwah, pesan yang disampaikan harus berupa kebenaran, baik eksistensi maupun substansinya. Demikian pula, metode dan media dakwah harus berjalan dalam rambu kebenaran, terutama pendekatan kepada mitra dakwah. Kata Kunci: Kebenaran dan Pesan Dakwah
Aplikasi Hermeneutika Gadamer sebagai Sebuah Teknik Alternatif dalam Analisis Pesan Dakwah Prihananto Prihananto
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.761 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.122-136

Abstract

ini mengungkap tentang pemikiran Gadamer bagi pengembangan pemahaman dan analisis teks dakwah. Selanjutnya juga memaparkan lebih lanjut rasionalitas pentingnya “interkonneksi” dan “integrasi” antara teori-teori hermeneutika yang berkembang di Barat dan khazanah keilmuan Islam, khususnya ilmu dakwah dalam memahami teks atau pesan dakwah.  Pokok permasalahan utama yang akan dijawab adalah berkisaran pada “hermeneutika” dan bagaimana perkembangan pemikiran hermeneutik itu sendiri. Dari pemaparannya ditemukan bahwa aplikasi hermeneutika Dadmer yang diaplikasikan dalam dakwah ternyata dapat menjadi sebuah alternatif penyampaian pesan dakwah yang terbuka, inklusif dan mengandung pesan yang membangun. Kata Kunci: Hermeunetika Gadamer; Pesan Dakwah
Pesan Dakwah dalam Novel Negeri Lima Menara Karya Ahmad Fuadi Anisatul Islamiyah; Luluk Fikri Zuhriyah
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (181.991 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.137-148

Abstract

Ada dua permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini, yaitu pesan dakwah apa saja yang terdapat dalam novel negeri lima menara? dan bagaimana penyampaian pesan dakwah yang ada dalam novel negeri lima menara?Penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian non kancah yang menggunakan pendakatan kualitatif dan analisis wacana model Van DjikPesan dakwah yang ada dalam novel negeri lima menara ini mencakup aspek aqidah (keimanan) dan konsep keimanan yang paling menonjol adalah keimanan kepada Allah dan kitabullah al-Qur’an. Selain aqidah juga terdapat pesan dakwah syari’ah yaitu aturan-aturan agama khusunya tentang shalat dan bagaimana bersosialisasi di lingkungan pesantren. Dan yang terakhir adalah aspek akhlakul karimah yang kental diwarnai oleh birrul walidain dan keikhlasan.Dalam penyampaiannya ketika digunakan analisis Van Dijk dengan menggunakan enam elemen ditemukan bahwa dari sisi tematik yakni judul negeri lima menara menggambarkan impian para santri yang ingin belajar di negara-negara besar yang mempunyai menara besar.  Sedangkan elemen skematiknya, novel ini menggunakan alur maju mundur. Elemen dari sisi semantik, penulis novel ini menggunakan latar sebuah pesantren di Jawa Timur dengan maksud ia menonjolkan representasi pesantren yang tidak kalah maju dengan SMA. Dari sisi sintaksis dalam novel ini kata ganti komunikator menggunakan kata “aku” yang menunjukkan tokoh utamanya adalah narator dalam novel ini. Dari segi stilistik penulis banyak menggunakan bahasa asing seperti bahasa Inggris, bahasa Arab, bahasa Perancis dan bahasa daerah yaitu bahasa Minang. Dan yang terakhir adalah retoris yakni penekanan yang dipakai penulis adalah dengan penggunaan majas, hiperbola dan pengandaian, seperti kata “keterlaluan” pintarnya, dan juga seperti pungguk merindukan bulan, dan lain-lain.Penelitian ini hanya menganalisis sisi teks pesan dakwah yang ada dalam novel, tidak sampai pada pengaruhnya bagi masyarakat. Kiranya penelitian tentang pengaruh pesan dakwah dari novel bagi masyarakat dapat dijadikan rekomendasi untuk dikaji dalam penelitian berikutnya. Kata Kunci: Pesan Dakwa; Novel
Strategi Dakwah Kultural Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Rudy Al Hana
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.369 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.149-160

Abstract

Pada dasarnya ajaran NU dan Muhammadiyah berasal dari sumber yang sama; Al-Qur’an dan Hadist, perbedaan keduanya terletak pada pemahaman dan interpretasi. NU lebih menekankan pada keharmonisan ajaran, dan Muhammadiyah lebih menekankan purifikasi (kemurnian) ajaran. NU lebih banyak merujuk pada teks-teks mengenai keharmonisan hubungan antara sesama manusia, sedang Muhammadiyah lebih banyak merujuk pada teks-teks yang bertema amar ma’ruf nahi munkar. Komunitas NU lebih mudah berinteraksi dan menyesuaikan diri secara kultural, tapi sebaliknya komunitas Muhammadiyah secara kultural berhati-hati atas aspek-aspek budaya lokal. Perbedaan ini secara sosiologis memberi implikasi secara signifikan pada kedua organisasi ini, tapi dengan adanya dakwah kultural yang sedang dirintis dan dikembangan oleh Muhammadiyah, demikian juga NU yang terus mengupayakan redifinisi dakwah kulturalnya, nampaknya perbedaan-perbedaan itu bisa diakomodir dalam wadah dakwah kultural pemberdayaan umat yang secara bersama-sama bisa dilakukan. Kata Kunci: Strategi Dakwah Kultural, Muhammadiyah Jawa Timur
Nu Dan Kontinuitas Dakwah Kultural Fahrur Razi
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.943 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.161-171

Abstract

Dakwah Islam yang disebarkan oleh para walisongo mendapat respon positif dari masyarakat, hal tersebut karena para wali dalam dakwahnya senantiasa mempergunakan pendekatan kultural tidak struktural, mereka mampu menampilkan Islam yang sejuk, akomodatif terhadap kebudayaan lokal dengan tanpa mengorbankan nilai-nilai prinsip Islam sehingga dalam waktu yang relatif singkat banyak diantara mereka yang berbondong-bondong berpindah agama dari agama nenek moyang mereka yaitu Hindu dan Budha ke agama Islam. Pola dakwah walisongo ini secara berkesinambungan (continuity) diwarisi dan dikembangkan oleh mayoritas ulama di Nusantara termasuk para ulama Nahdlatul Ulama. Dalam pembumian ajaran Islam Nahdlatul Ulama bertumpu pada empat sikap dasar yaitu tawassut (moderat), tawazun dan ta’adul (keseimbangan), tasamuh (toleran), dan amar makruf nahi mungkar. Keempat sikap dasar tersebut sering mengemuka dalam interaksi sosial budaya dan sosial politik. Dengan keempat sikap dasar tersebut NU mampu mengadaptasi tradisi lokal dan memasukkan nilai-nilai Islam di dalamnya. Akulturasi Islam dan budaya lokal melahirkan budaya baru (Islam). Budaya baru tersebut menjadi sumbangsih NU kepada budaya Nasional. Kata Kunci: Nahdlatul Ulama, Tradisi, Dakwah
Theologi Dakwah sebagai Kajian Ilmu Masduqi Affandi
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.887 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.172–186

Abstract

Theologi Dakwah Sebagai Kajian Ilmu
Review Buku: Membangun Etika dan Eefektifitas Komunikasi dalam Berdakwah Anis Bahtiar
Jurnal Komunikasi Islam Vol. 1 No. 2 (2011): December
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (153.564 KB) | DOI: 10.15642/jki.2011.1.2.187-190

Abstract

Judul Buku : Komunikasi DakwahPengarang    : Wahyu IlaihiTerbit          : 2010Tebal           : 2vii+208 halPenerbit       : Rosda Karya Bandung IndonesiaISBN           : 9796929937

Page 1 of 1 | Total Record : 7