cover
Contact Name
Ade Rahmat Iskandar
Contact Email
ader@ittelkom-jkt.ac.id
Phone
+6285315695133
Journal Mail Official
ader@ittelkom-jkt.ac.id
Editorial Address
Gedung ITTelkom Jakarta Jl. Daanmogot Km. 11, Cengkareng, Jakarta Barat
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT)
ISSN : -     EISSN : 26861089     DOI : https://doi.org/10.52661/j_ict
ournal of Informatics and Communication Technology (JICT) is a peer-reviewed, scientific journal published by "Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM)" Institut Teknologi Telkom Jakarta. The aim of this journal is to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the fields of Informatics and Telematics (Telecommunication Technology). It will be publish twice in a year June and December. This journal is an Open Access Journal. This Journal have some focus and scope in the fields of : 1. Informatics 2. Telecommunications 3. Electronic 4. Networking 5. Satelite 6. Radar
Articles 61 Documents
A Extract, Transform, Load sebagai upaya Pembangunan Data Warehouse admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.864 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.11

Abstract

Paper ini dibuat untuk memberikan gambaran secara general dalam proses transformasi Ekstract, Transform, dan Load (ETL) sebagai data masukan untuk multidimensional modeling data mart dan data warehouse. Artikel ini dibuat dengan mengimplementasikan database dari Online Transaction Processing (OLTP) kedalam database Online Analytical processing (OLAP). Pada penelitian ini digunakan database classicmodels yang bersifat open source dari Mysql.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah, dengan melakukan proses Extract, Transform danLoad (ETL) pada data classic models yang dilakukan dengan cara melakukan ketiga proses tersebut (ETL) dari database OLTP kedalam database OLAP.Luaran dari penelitian ini adalah terbntuknya fact oder berisi data dari semua data dimension yang dbiuat untuk data classic model menggunakan perngkat lunak Pentaho Data Intergarion (Kettle) dan database management system MySQL
N Butler Matrix 4x4 untuk Aplikasi Wideband-Radar admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (716.456 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.12

Abstract

In this research, a 4x4 butler matrix for wideband-radar application with frequency range in S- Band (operation frequency at 3 GHz) was designed with 4 hybrid coupler and 2 crossover coupler in it. Using electromagnetic band gap (EBG) technique to increase the bandwidth by put the perforated structures (holes) at the ground plane. The research results (modelling by software application)show the design of butler matrix with characteristics of the bandwidth more than 500 MHz. In addition, the value of bandwidth enhancement is up to 259 %
M MANAJEMEN PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DALAM UPAYA MEMPERLUAS AKSESIBILITAS LAYANAN PENDIDIKAN admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.869 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.13

Abstract

Perkembangan dunia abad 21 ditandai dengan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi segala segi kehidupan. Pemanfaatan Information Comunication and Technology (ICT) melalui internet dalam segala bidang, termasuk dalam proses pendidikan atau pembelajaran. Kemajuan dalam dunia ICT mengubah banyak hal, didunia pekerjaan yang bersifat dapat digantikan oleh kemajuan dunia teknologi Internet of Thing (IoT) dan Artificial Intellegence (AI). Dosen harus memiliki kemampuan adaftif terhadap perubahan dan perkembangan teknologi dengan mengubah proses pembelajaran yang selama ini dilakukan kuliah tidak hanya tatap muka, namun bisa dilakukan secara daring dalam rangka meningkatkan layanan akses pendidikan. Internet sebagai hasil perkembangan teknologi tentunya memiliki pengaruh dalam dunia pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran yang telah mengubah pola pembelajaran konvensional menjadi pola modern yang berbasis daring dengan pemanfaatan Information Communication and Technology (ICT) yang dikenal dengan E-Learning. Pembelajaran-pembelajaran yang mengkolaborasi antara pembelajaran konvensional dengan pembelajaran berbasis pemanfaatan ICT yang dikembangkan sebagai pembelajaran kolaborasi atau dikenal dengan Blended Learning. Dalam manajemen pembelajaran Blended Learning sangat efektif, Pembelajaran Blended Learning, sangat efektif digunakan karena memberikan kemudahan aksesibilitas mahasiswa dimanapun, kapan dan dimanapun dapat diakses sesuai dengan capaian pembelajaran yang dipersyaratkan. Sumber belajar pembelajaran Blended Learning bukan terpaku pada dosen pengampu mata kuliah tetapi dapat dari berbagai sumber, berupa sumber informasi yang bersifat digital, video maupun lainnya. Kata Kunci : Pembelajaran, Internet, Blended learning, E-Learning
N Implementasi Jaringan Serat Optik Untuk Backhaul 4G Frekuensi 1800 MHz Dengan Menggunakan Pendekatan Link Budget admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.436 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.14

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas sinyal di Gedung Plaza 89 Kuningan Jakarta Selatan, dengan cara menganalisis jaringan serat optik menggunakan pendekatan link budget. Penulis memanfaatkan hasil perhitungan yang telah ada , setelah hasil pengukuran dimiliki maka selanjutnya langsung dapat dilakukannya suatu analisa. Sesuai atau tidak sesuai hasil dengan data atau standar SFP, maka tetap perlu dilakukan analisa. Penelitian ini lebih memperhatikan tentang bagaimana cara menganalisis jaringan 4G LTE ke Gedung Plaza 89 Jakarta Selatan dan diperlukan pula perhitungan yang tepat. Pada Proyek Akhir ini analisis jaringan LTE dilakukan pada Gedung Plaza 89 Kuningan Jakarta Selatan dengan jarak 9,8 km dari lokasi MME. Gedung tiga belas lantai ini hanya diambil tiga lantai saja yaitu lantai lima, empat dan tiga. Telah didapatkan hasil perhitungan total redaman masing-masing lantai, pada lantai lima sebesar 6,789 dB, lantai empat 6,764 dB dan terakhir pada lantai tiga sebesar 6,735 dB.
A SIMULASI TUNNELING IPV6 OVER IPV4 admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.685 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.15

Abstract

Pesatnya perkembangan jaringan internet tidak sebanding dengan ketersediaan alamat IPV4 yang terbatas. Kondisi ini mendorong penggunaan IPV6 perlu diterapkan dan perlu diuji integrasinya dengan IPV4. Melalui simulasi Tunneling IPV6 over IPV4 pada Routing Protokol RIPNG (Routing Information Protocol Next Generation) berdasarkan algoritma distance vector dan OSPF (Open Shortest Path First) menggunakan simulator GNS3 dapat diukur performansi integrasinya. Pada penelitian ini pengukuran parameter dapat dikatakan baik dalam hal Delay, Troughput, dan Packet Loss. Delay mendapatkan nilai 79 ms yaitu nilai kategori delay yang sangat baik (excellent) berdasarkan Sumber : ITU-T H.323 nilai delay < 150 ms. Troughput mendapatkan nilai 27,40 Bytes/s maka bisa dikatakan jaringan bekerja dengan baik, karena menurut standar TIPHON, kategori throughput yang baik berkualitas sedang yaitu nilai throughput yakni antara 25-50 Bytes/s
M Mendeteksi Kerusakan Beban Motor Listrik AC Tiga Fasa Berbasis Programmable Logic Controller (PLC) admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.812 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.16

Abstract

Motor listrik merupakan beban listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Motor listrik digunakan untuk kompresor, pemintalan benang, konveyor, lift, escalator, AC, blower, pemotong, pompa. Sebelum motor listrik dipasang, perlu perencanaan instalasi listrik lengkap dengan kendalinya. Kendali motor listrik 3 fasa ada dua jenis yaitu kendali secara konvensional dan kendali secara elektronik yang dilengkapi dengan program. Kendali elektronika dengan progam dikenal dengan PLC. Saklar di PLC terdiri atas saklar NO ( Normally open) dan saklar NC ( Normally Close). Fungsi saklar NO untuk penghubung sedangkan saklar NC untuk pemisah. PLC memerlukan gambar instalasi untuk menghubunkan sumber listrik ke beban motor. Gambar instalasi tersebut dikenal dengan ladder. Pada waktu beban beroperasi dapat di layar computer. Jika beban beroperasi dengan baik, ada tanda biru di wiring instalasi motor dan sebaliknya jika mesin tidak beroperasi, di wiring instalasi tidak ada warna.
A Prototype of Phase Lock Loop System on Communication Device for Motorcycle Riders admin admin
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019)
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1042.749 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.18

Abstract

In recent years, technology has developed rapidly, particularly technology in The telecommunication sector. As the electronic sector has been developing, as well as the increasing number of motorcycle riders and its communities, the authors are interested in designing an assistive device for motorcycle drivers. This device is designed as an additional communication tool for the coordination between the drivers. For communication, it is necessary to create a communication system without interfering with other riders. Therefore, the authors are motivated to design " a prototype of a phase lock loop system on a communication device for motorcycle riders". Using radio frequency as a media, this device aid motorcycle riders to communicate with each other. In this research, the authors design and implement the prototype regarding its ability to receive communication through helmet having a lock loop phase system. The main aim of the research is creating a device that can be used as an alternative communication device for motorcycle riders which is economical and provide convenient communication and coordination between riders without causing any disturbances and hazards.
SIMULASI TUNNELING IPV6 OVER IPV4 ade Nurhayati; Septi Ayu Putri
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019): JICT
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (629.156 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.19

Abstract

Pesatnya perkembangan jaringan internet tidak sebanding dengan ketersediaan alamat IPV4 yang terbatas. Kondisi ini mendorong penggunaan IPV6 perlu diterapkan dan perlu diuji integrasinya dengan IPV4. Melalui simulasi Tunneling IPV6 over IPV4 pada Routing Protokol RIPNG (Routing Information Protocol Next Generation) berdasarkan algoritma distance vector dan OSPF (Open Shortest Path First) menggunakan simulator GNS3 dapat diukur performansi integrasinya. Pada penelitian ini pengukuran parameter dapat dikatakan baik dalam hal Delay, Troughput, dan Packet Loss. Delay mendapatkan nilai 79 ms yaitu nilai kategori delay yang sangat baik (excellent) berdasarkan Sumber : ITU-T H.323 nilai delay < 150 ms. Troughput mendapatkan nilai 27,40 Bytes/s maka bisa dikatakan jaringan bekerja dengan baik, karena menurut standar TIPHON, kategori throughput yang baik berkualitas sedang yaitu nilai throughput yakni antara 25-50 Bytes/s.
M Mendeteksi Kerusakan Beban Motor Listrik AC Tiga Fasa Berbasis Programmable Logic Controller (PLC) Muhamad Roihan
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019): JICT
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.812 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.20

Abstract

Abstract Motor listrik merupakan beban listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Motor listrik digunakan untuk kompresor, pemintalan benang, konveyor, lift, escalator, AC, blower, pemotong, pompa. Sebelum motor listrik dipasang, perlu perencanaan instalasi listrik lengkap dengan kendalinya. Kendali motor listrik 3 fasa ada dua jenis yaitu kendali secara konvensional dan kendali secara elektronik yang dilengkapi dengan program. Kendali elektronika dengan progam dikenal dengan PLC. Saklar di PLC terdiri atas saklar NO ( Normally open) dan saklar NC ( Normally Close). Fungsi saklar NO untuk penghubung sedangkan saklar NC untuk pemisah. PLC memerlukan gambar instalasi untuk menghubunkan sumber listrik ke beban motor. Gambar instalasi tersebut dikenal dengan ladder. Pada waktu beban beroperasi dapat di layar computer. Jika beban beroperasi dengan baik, ada tanda biru di wiring instalasi motor dan sebaliknya jika mesin tidak beroperasi, di wiring instalasi tidak ada warna. Kata kunci: kerusakan, beban, motor listrik, fasa, PLC INTRODUCTION Dengan semakin tinggi teknologi di bidang pengendalian, semakin mudah untuk pengaturan. pengoperasian motor–motor listrik biasanya diaplikasikan dengan beban jenis sequence, interlock, kombinasi antara keduanya dan lain sebagainya. Sistem kontrol yang dipakai umumnya masih menggunakan sistem kontrol konvensional. Dalam kenyataan sistem kontrol manual ini memiliki beberapa kelemahan, seperti diperlukan kerja keras saat dilakukan pengkabelan, kesulitan saat dilakukan penggantian dan perbaikan, dan kesulitan dalam melakukan penelusuran kesalahan. PLC dirancang untuk mengendalikan suatu sistem kontrol otomatis pada mesin-mesin industri ataupun aplikasi lainnya. Beberapa keuntungan yang menjadi tolak ukur pada PLC dibandingkan dengan sistem kontrol konvensional, antara lain efisien saat pengkabelan, wiring relatif sedikit, urutan proses ladder dapat dengan mudah diubah, perangkat PLC menggunakan prosesor untuk pengaturan dan pengawasan beban. Beban yang diatur sudah terintergasi dengan PLC. PLC sangat fleksibel dengan beban yang diatur. Program PLC berupa ladder yang menghubungkan dari sumber listrik ke beban motor. LITERATUR VIEW Konsep PLC Programmable PLC dapat menyimpan program yang telah dibuat dengan mudah dirubah fungsi dan kegunaannya Logic PLC mampu memproses secara aritmatik dan logic (ALU), untuk melakukan operasi: Membandingkan Mengalikan Menjumlahkan Mengurangi Negasi OR AND NOT NAND NOR XOR Controller PLC mampu mengontrol dan mengatur proses sehinga menghasilkan keluaran yang diinginkan Keuntungan pengaturan dengan PLC Konsumsi daya rendah Menggunakan kabel atau penghantar sedikit Mudah pengawasan beban Pemahaman wiring mudah Ketahanan PLC lebih baik jika dibandingkan denga konvensional Gambar 1 adalah hubungan PLC dengan beban Gambar 1. PLC dengan beban Motor Listrik Motor listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Gambar motor ditujukkan pada gambar 2. Gambar 2. Motor listrik Jenis motor berdasar fasa Motor 1 fasa Motor 3 fasa Hubungan bintang Hubungan delta Motor hubungan bintang mempunyai tegangan terminal netral ke fasa adalah 220 V, sedangkan tegangan fasa ke fasa adalah 380 V. Untuk motor hubungan belitan delta tidak ada netral, tegangan antar fasa adalah 380V. Sedangkan motor listrik berdasarkan sumber tegangan adalah: Motor DC Motor AC Motor induksi (Asinkron) Motor sinkron Bagian-bagian motor listrik Bagian-bagian motor terdiri atas Stator Adalah bagian motor yang diam. Contoh Terminal Kerangka atau bodi motor Rotor Adalah bagian motor yang berputar. Contoh Bearing poros Celah udara Adalah celah antara stator dengan rotor Timer Timer adalah pewaktu untuk menentukan kerja saklar NO dan saklar NC. Saklar NO yang semula membuka menjadi menutup, dan sebaliknya saklar NC yang semula menutup menjadi terbuka. III.a. Saklar NO dan NC Saklar Normally open (NO) Yaitu saklar dengan kondisi terbuka jika dalam keadaan tidak kerja, mempunyai kondisi tertutup jika bekerja. Simbol saklar dapat dilihat pada gambar 3. Gambar 3. Simbol saklar NO III.b. Saklar Normally Closed (NC) Yaitu saklar dengan kondisi tertutup jika dalam keadaan tidak kerja, mempunyai kondisi terbuka jika bekerja. Simbol saklar dapat dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Simbol saklar NC Ladder. Ladder Ladder adalah gambar rangkaian pengendali dan beban di PLC. Simbol ladder Beban (Load) Start pada normally open input. Gambar 5 adalah saklar NO input Gambar 5. Saklar normally open input Beban not/ load not Start pada normally close input. . gambar 6 adalah simbol bebaan Gambar 6.. Saklar normally close input Berikut pada gambar 7 adalah contoh gambar rangkaian NO dan NC di ladder. 0000 Instruksi LOAD 0000 Instruksi LOAD NOT Gambar 7. Ladder instruksi NO dan NC Tabel 1 adalah tabel intruksi dan operan ladder NO dan NC TABEL 1 TABEL INSTRUKSI DAN OPERAN LADDER NO dan NC ALAMAT INSTRUKSI OPERAN 00000 LD 00000 00001 INSTRUKSI 00002 LD NOT 00000 00003 INSTRUKSI AND Berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih input masukan dalam bentuk saklar normally open secara seri. Berikut gambar 8 adalah saklar AND Gambar 8. Saklar AND AND NOT Berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih input masukan dalam bentuk saklar normally closed secara seri. Berikut gambar adalah saklar AND NOT Gambar 9. Saklar AND NOT AND dan AND NOT Gambar 10 adalah gambar ladder rangkaian AND dan AND NOT Gambar 10. Rangkaian AND dan AND NOT Gambar 11. Ladder lengkap kendali dan beban Kesimpulan: Garis ladder sebagian berwarna biru, PLC mempunyai kondisi siap Garis ladder penuh berwarna biru, PLC bekerja normal sesuai dengan pengendalian Garis ladder warna biru terputus, sistem pengendalian adalah ada kerusakan. [1] Setiawan, I. (2006). Programmable Logic Controller(PLC) dan TeknikPerancangan istemKontrolYogyakarta: Penerbit Andi [2] Bolton, Programmable Logic Controller (PLC), Jakarta, Erlangga, 2004. [3] Datasheet, BJ Miniatur Long Distance Photo Electrics Sensors [4] Budiyanto, M., dan Wijaya, A., 2003, Pengenalan Dasar -Dasar PLC (Programable Logic Controller),Gava Media, Yogyakarta. Abstract Motor listrik merupakan beban listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Motor listrik digunakan untuk kompresor, pemintalan benang, konveyor, lift, escalator, AC, blower, pemotong, pompa. Sebelum motor listrik dipasang, perlu perencanaan instalasi listrik lengkap dengan kendalinya. Kendali motor listrik 3 fasa ada dua jenis yaitu kendali secara konvensional dan kendali secara elektronik yang dilengkapi dengan program. Kendali elektronika dengan progam dikenal dengan PLC. Saklar di PLC terdiri atas saklar NO ( Normally open) dan saklar NC ( Normally Close). Fungsi saklar NO untuk penghubung sedangkan saklar NC untuk pemisah. PLC memerlukan gambar instalasi untuk menghubunkan sumber listrik ke beban motor. Gambar instalasi tersebut dikenal dengan ladder. Pada waktu beban beroperasi dapat di layar computer. Jika beban beroperasi dengan baik, ada tanda biru di wiring instalasi motor dan sebaliknya jika mesin tidak beroperasi, di wiring instalasi tidak ada warna. Kata kunci: kerusakan, beban, motor listrik, fasa, PLC INTRODUCTION Dengan semakin tinggi teknologi di bidang pengendalian, semakin mudah untuk pengaturan. pengoperasian motor–motor listrik biasanya diaplikasikan dengan beban jenis sequence, interlock, kombinasi antara keduanya dan lain sebagainya. Sistem kontrol yang dipakai umumnya masih menggunakan sistem kontrol konvensional. Dalam kenyataan sistem kontrol manual ini memiliki beberapa kelemahan, seperti diperlukan kerja keras saat dilakukan pengkabelan, kesulitan saat dilakukan penggantian dan perbaikan, dan kesulitan dalam melakukan penelusuran kesalahan. PLC dirancang untuk mengendalikan suatu sistem kontrol otomatis pada mesin-mesin industri ataupun aplikasi lainnya. Beberapa keuntungan yang menjadi tolak ukur pada PLC dibandingkan dengan sistem kontrol konvensional, antara lain efisien saat pengkabelan, wiring relatif sedikit, urutan proses ladder dapat dengan mudah diubah, perangkat PLC menggunakan prosesor untuk pengaturan dan pengawasan beban. Beban yang diatur sudah terintergasi dengan PLC. PLC sangat fleksibel dengan beban yang diatur. Program PLC berupa ladder yang menghubungkan dari sumber listrik ke beban motor. LITERATUR VIEW Konsep PLC Programmable PLC dapat menyimpan program yang telah dibuat dengan mudah dirubah fungsi dan kegunaannya Logic PLC mampu memproses secara aritmatik dan logic (ALU), untuk melakukan operasi: Membandingkan Mengalikan Menjumlahkan Mengurangi Negasi OR AND NOT NAND NOR XOR Controller PLC mampu mengontrol dan mengatur proses sehinga menghasilkan keluaran yang diinginkan Keuntungan pengaturan dengan PLC Konsumsi daya rendah Menggunakan kabel atau penghantar sedikit Mudah pengawasan beban Pemahaman wiring mudah Ketahanan PLC lebih baik jika dibandingkan denga konvensional Gambar 1 adalah hubungan PLC dengan beban Gambar 1. PLC dengan beban Motor Listrik Motor listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Gambar motor ditujukkan pada gambar 2. Gambar 2. Motor listrik Jenis motor berdasar fasa Motor 1 fasa Motor 3 fasa Hubungan bintang Hubungan delta Motor hubungan bintang mempunyai tegangan terminal netral ke fasa adalah 220 V, sedangkan tegangan fasa ke fasa adalah 380 V. Untuk motor hubungan belitan delta tidak ada netral, tegangan antar fasa adalah 380V. Sedangkan motor listrik berdasarkan sumber tegangan adalah: Motor DC Motor AC Motor induksi (Asinkron) Motor sinkron Bagian-bagian motor listrik Bagian-bagian motor terdiri atas Stator Adalah bagian motor yang diam. Contoh Terminal Kerangka atau bodi motor Rotor Adalah bagian motor yang berputar. Contoh Bearing poros Celah udara Adalah celah antara stator dengan rotor Timer Timer adalah pewaktu untuk menentukan kerja saklar NO dan saklar NC. Saklar NO yang semula membuka menjadi menutup, dan sebaliknya saklar NC yang semula menutup menjadi terbuka. III.a. Saklar NO dan NC Saklar Normally open (NO) Yaitu saklar dengan kondisi terbuka jika dalam keadaan tidak kerja, mempunyai kondisi tertutup jika bekerja. Simbol saklar dapat dilihat pada gambar 3. Gambar 3. Simbol saklar NO III.b. Saklar Normally Closed (NC) Yaitu saklar dengan kondisi tertutup jika dalam keadaan tidak kerja, mempunyai kondisi terbuka jika bekerja. Simbol saklar dapat dilihat pada gambar 4. Gambar 4. Simbol saklar NC Ladder. Ladder Ladder adalah gambar rangkaian pengendali dan beban di PLC. Simbol ladder Beban (Load) Start pada normally open input. Gambar 5 adalah saklar NO input Gambar 5. Saklar normally open input Beban not/ load not Start pada normally close input. . gambar 6 adalah simbol bebaan Gambar 6.. Saklar normally close input Berikut pada gambar 7 adalah contoh gambar rangkaian NO dan NC di ladder. 0000 Instruksi LOAD 0000 Instruksi LOAD NOT Gambar 7. Ladder instruksi NO dan NC Tabel 1 adalah tabel intruksi dan operan ladder NO dan NC TABEL 1 TABEL INSTRUKSI DAN OPERAN LADDER NO dan NC ALAMAT INSTRUKSI OPERAN 00000 LD 00000 00001 INSTRUKSI 00002 LD NOT 00000 00003 INSTRUKSI AND Berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih input masukan dalam bentuk saklar normally open secara seri. Berikut gambar 8 adalah saklar AND Gambar 8. Saklar AND AND NOT Berfungsi untuk menghubungkan dua atau lebih input masukan dalam bentuk saklar normally closed secara seri. Berikut gambar adalah saklar AND NOT Gambar 9. Saklar AND NOT AND dan AND NOT Gambar 10 adalah gambar ladder rangkaian AND dan AND NOT Gambar 10. Rangkaian AND dan AND NOT Gambar 11. Ladder lengkap kendali dan beban Kesimpulan: Garis ladder sebagian berwarna biru, PLC mempunyai kondisi siap Garis ladder penuh berwarna biru, PLC bekerja normal sesuai dengan pengendalian Garis ladder warna biru terputus, sistem pengendalian adalah ada kerusakan. [1] Setiawan, I. (2006). Programmable Logic Controller(PLC) dan TeknikPerancangan istemKontrolYogyakarta: Penerbit Andi [2] Bolton, Programmable Logic Controller (PLC), Jakarta, Erlangga, 2004. [3] Datasheet, BJ Miniatur Long Distance Photo Electrics Sensors [4] Budiyanto, M., dan Wijaya, A., 2003, Pengenalan Dasar -Dasar PLC (Programable Logic Controller),Gava Media, Yogyakarta. Abstract Motor listrik merupakan beban listrik untuk merubah dari tenaga listrik menjadi tenaga mekanik. Motor listrik digunakan untuk kompresor, pemintalan benang, konveyor, lift, escalator, AC, blower, pemotong, pompa. Sebelum motor listrik dipasang, perlu perencanaan instalasi listrik lengkap dengan kendalinya. Kendali motor listrik 3 fasa ada dua jenis yaitu kendali secara konvensional dan kendali secara elektronik yang dilengkapi dengan program. Kendali elektronika dengan progam dikenal dengan PLC. Saklar di PLC terdiri atas saklar NO ( Normally open) dan saklar NC ( Normally Close). Fungsi saklar NO untuk penghubung sedangkan saklar NC untuk pemisah. PLC memerlukan gambar instalasi untuk menghubunkan sumber listrik ke beban motor. Gambar instalasi tersebut dikenal dengan ladder. Pada waktu beban beroperasi dapat di layar computer. Jika beban beroperasi dengan baik, ada tanda biru di wiring instalasi motor dan sebaliknya jika mesin tidak beroperasi, di wiring instalasi tidak ada warna.
Extract, Transform, Load sebagai upaya Pembangunan Data Warehouse Ade Rahmat Iskandar; Apri Junaidi; Asep Herman
Journal of Informatics and Communication Technology (JICT) Vol 1 No 1 (2019): JICT
Publisher : PPM Institut Teknologi Telkom Telkom Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (601.864 KB) | DOI: 10.52661/j_ict.v1i1.21

Abstract

Paper ini dibuat untuk memberikan gambaran secara general dalam proses transformasi Ekstract, Transform, dan Load (ETL) sebagai data masukan untuk multidimensional modeling data mart dan data warehouse. Artikel ini dibuat dengan mengimplementasikan database dari Online Transaction Processing (OLTP) kedalam database Online Analytical processing (OLAP). Pada penelitian ini digunakan database classicmodels yang bersifat open source dari Mysql.Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah, dengan melakukan proses Extract, Transform danLoad (ETL) pada data classic models yang dilakukan dengan cara melakukan ketiga proses tersebut (ETL) dari database OLTP kedalam database OLAP.Luaran dari penelitian ini adalah terbntuknya fact oder berisi data dari semua data dimension yang dbiuat untuk data classic model menggunakan perngkat lunak Pentaho Data Intergarion (Kettle) dan database management system MySQL