cover
Contact Name
Wilmar Maarisit
Contact Email
wmaarisit@yahoo.com
Phone
+6285242613749
Journal Mail Official
ukitwenasfmipa@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Kristen Indonesia Tomohon Jln. Manado-Tomohon Kelurahan Talete II (Kuranga). Kec. Tomohon Tengah, Kota Tomohon. Sulawesi Utara Indonesia
Location
Kota tomohon,
Sulawesi utara
INDONESIA
Biofarmasetikal Tropis
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) is an Nasional journal presenting original research in Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical Biology, Herbal Medicines, Pharmaceutics, Pharmaceutical Microbiology and Biotechnology, Community and Clinical Pharmacy, Pharmaceutical Care, Pharmaceutical Technology. We receives manuscripts in Bahasa Indonesia and English Language. Publishing frequency 2 issues per year, on April and October.
Articles 127 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES EKSTRAK ETANOL DAUN KEJI BELING Stobilanthes crispa (L.) Blume PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus YANG DIINDUKSI ALOKSAN Ferdinand Palit; Gideon Tiwow; Wilmar Maarisit; Einstein Karundeng; Ferdy Karauwan
Biofarmasetikal Tropis Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.42 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.27

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang terdiri dari lima perlakuan, masing-masingperlakuan terdiri dari tiga ekor hewan uji sebagai ulangan. Perlakuan I kontrol negatif aquadest,Perlakuan II kontrol positif metformin, Perlakuan III ekstrak etanol daun keji beling 75 mg/kg BB,Perlakuan IV ekstrak etanol daun keji beling 150 mg/kg BB, Perlakuan V ekstrak etanol daun kejibeling 300 mg/kg BB. Hasil penelitian menunjukkan pemberian ekstrak etanol daun keji belingmampu menurunkan kadar gula darah, yaitu dosis 75 mg/kg BB dengan nilai rata-rata penurunan14%, dosis 150 mg/kgBB dengan nilai 19.33% dan dosis 300 mg/kgBB dengan nilai 31.66%.Kesimpulannya adalah ekstrak etanol daun keji beling memiliki aktivitas antidiabetes.
UJI EFEK ANALGESIK INFUSA DAUN PEPAYA Carica papaya L. PADA TIKUS PUTIH Rattus norvegicus YANG DIINDUKSI ASAM ASETAT Melisa Paat; Jeane Mongi; Reky Palandi; Sonny Untu
Biofarmasetikal Tropis Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.056 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas infusa daun pepaya Carica papaya L. sebagaiefek analgesik pada tikus putih Rattus norvegicus yang diinduksi asam asetat; Metode penelitianyang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL), dibagi dalam lima perlakuan denganmasing-masing tiga kali ulangan. Perlakuan pertama, yaitu kontrol negatif dengan menggunakanaquades, perlakuan kedua, pemberian kontrol positif yaitu parasetamol, kelompok perlakuan ketiga,pemberian infusa daun pepaya konsentrasi 10%, perlakuan keempat, pemberian infusa daun pepayakonsentasi 20% dan perlakuan kelima, pemberian infusa dengan konsentrasi 40%. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa infusa daun pepaya C. papaya pada konsentrasi 10%, 20% dan 40% memilikiefektifitas sebagai analgesik yang setara dengan parasetamol. Konsentrasi yang paling banyakmenunjukan adanya penurunan respon geliat yaitu konsentrasi 40%.
EVALUASI PELAYANAN INFORMASI OBAT DI POTEK KECAMATAN TIKALA KOTA MANADO Resa Setia; Olvie Datu; Jeane Mongi; Yusuf Tapehe
Biofarmasetikal Tropis Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.69 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.29

Abstract

Pelayanan informasi obat merupakan kegiatan yang dilakukan oleh Apoteker dalam pemberianinformasi mengenai obat yang tidak memihak, dievaluasi dengan kritis dan dengan bukti terbaikdalam segala aspek penggunaan obat kepada profesi lain, pasien atau masyarakat. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pelayanan informasi obat di Apotek-apotek Kecamatan Tikala KotaManado. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dan pengambilansampel dengan cara accidental sampling. Hasil penelitian diperoleh berdasarkan data secarakumulatif mencapai persentase lebih dari 50% yang termasuk kategori pengetahuan cukup baik.Kesimpulannya adalah pelayanan informasi obat di apotek kecamatan tikala sudah termasukkategori pengetahuan cukup baik.
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN BANDOTAN Ageratum conyzoides L SEBAGAI HEMOSTATIS TERHADAP LUKA POTONG PADA TIKUS PUTIH. Rivaldy Lobot; Olvie Datu; Wilmar Maarisit; Silvana Tumbel
Biofarmasetikal Tropis Vol. 1 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.451 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v1i1.30

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun bandotan (Ageratumconyzoides L) sebagai hemostatis terhadap luka potong pada tikus putih. Metode penelitian yangdigunakan adalah metode Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan lima kelompok perlakuandengan tiga kali ulangan. Kelompok pertama yaitu kelompok tanpa perlakuan, kelompok kedua,pemberian ekstrak daun bandotan konsentrasi 50%, kelompok ketiga, pemberian ekstrak daunbandotan konsentrasi 75%, kelompok keempat, pemberian ekstrak daun bandotan konsentrasi 100%,kelompok kelima, kontol positif betadin povidone iodine 10%. Data dianalisis menggunakan metodeANOVA (Analysis of variant) dengan tingkat kepercayaan 95% (?=0,05). Dan dilanjutkan denganuji LSD (Least Significant Different) untuk melihat perlakuan mana yang menberikan efek yangberbeda. Hasil penelitian terdapat perbedaan waktu berhentinya pendarahan dari setiap perlakuan.Ekstrak daun bandotan memiliki efektivitas sebagai hemostatis terbaik pada konsentrasi 75%
Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Awar-awar Ficus septica Burm F. Sebagai Antipiretik Terhadap Tikus Putih Rattus novergicus Glaudia Tawi; Wilmar Maarisit; Olvie Datu; Yessie Lengkey
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.094 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.32

Abstract

Tumbuhan herbal mempunyai potensi senyawa bioaktif sebagai antipiretik. Penelitian ini bertujuanuntuk membuktikan bahwa daun awar awar Ficus septica dengan konsentrasi 10%, 20% dan 40%memiliki efektivitas antipiretik dengan penginduksi demam pepton 5%. Pengukuran suhu rektal tikusmenggunakan thermometer. Penelitian ini bersifat eksperimental laboratorium yang menggunakanhewan uji tikus putih. Hewan uji dibagi menjadi lima kelompok yaitu kelompok Kontrol negatif(aquades), kontrol postif (suspensi parasetamol) dan kelompok uji yaitu pemberian ekstrak daunawar-awar 10%, 20% dan 40%. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji anova danuji tukey. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa ekstrak daunawar-awar Ficus septica konsentrasi 40% memiliki efektivitas sebagai antipiretik yang lebih efektifdalam penurunan suhu.
Identifikasi Logam Merkuri (Hg) pada Lotion Pemutih yang Dijual di Pasar Tondano Debora Christy Palit; Wilmar Maarisit; Jeane Mongi; Jabes Kanter
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.499 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.33

Abstract

Salah satu logam berat yang sering terkandung dalam kosmetik dan perlu diwaspadai yaitu logammerkuri. Tujuan dari penelitian ini, yaitu untuk mengetahui kandungan merkuri (Hg) pada lotionpemutih yang di jual di Pasar Tondano. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu denganuji laboratorium lewat reinsch test untuk uji kualitatif dan spektrofotometri serapan atom untuk ujikuantitatif berdasarkan Asean cosmetics method yang mengacu pada Peraturan Kepala BPOMNo.17 tahun 2014 tentang batas cemaran mikroba dan logam berat. Berdasarkan hasil pengujian,empat lotion yang dijual di pasar Tondano tidak mengandung merkuri karena tidak terdapat bercakabu-abu mengkilat pada batang tembaga dengan reinsch test dan nilai kalkulasi sampel dibawah0.5µg/g dengan spektrofotometri serapan atom berdasarkan Asean cosmetics method.
Identifikasi Kandungan Boraks (H3BO3) Pada Bakso yang DiJual di Kota Tomohon Desmita Muada; Wilmar Maarisit; Hariyadi Hariyadi; Vlagia Paat
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.426 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.34

Abstract

Metode penelitian ini adalah metode deskriptif Laboratorik dengan pemeriksaan laboratoriumsecara kualitatif dengan metode Easy Test Kit Boraks dan metode Uji Kertas Tumerik. Populasidalam penelitian ini adalah seluruh penjual bakso di Kota Tomohon. Sedangkan sampel yangdigunakan dalam penelitian ini adalah beberapa penjual bakso yang memiliki tempat permanenmaupun penjual bakso yang menggunakan roda-roda atau gerobak. Penelitian ini diambil 3 sampelbakso di tiap kecamatan. Hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa semua sampel yang telahdiuji di laboratorium dengan metode Easy Test Kit Boraks menunjukkan bahwa sampel tersebuttidak mengandung bahan pengawet berbahaya boraks. Hasil penelitian dengan menggunakan UjiKertas Tumerik, menunjukkan bahwa pada sampel N mengandung boraks, terjadi perubahahanwarna yang signifikan pada Uji Kertas Tumerik dibandingkan dengan kontrol positif mengunakanboraks.
Uji Toksisitas Ekstrak Daun Pare Momordica charantia Linn Terhadap Larva Artemia salina Leach Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test Febrilia Mangirang; Wilmar Maarisit; Jeane Mongi; Yessie Lengkey; Selvana Tulandi
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.451 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.35

Abstract

Pare Momordica charantia merupakan tanaman berbuah pahit yang dapat hidup di daerah beriklim tropis,termasuk di kawasan Asia. Tanaman isi mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder antara lain,flavanoid, alkaloid, saponin, triterpenoid, steroid dan glikosida. Daun pare dapat digunakan sebagai obatpenurun panas, mengeluarkan cacing kremi, dan dapat menyembuhkan batuk. Tujuan penilitian ini adalahuntuk mengetahui nilai toksisitas ekstrak daun pare pada larva udang. Penelitian ini merupakan eksperimentaldengan pendekatan post test only control group design. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalahmetode Brine Shrimp Lethality Test. Ekstrak dibuat dengan cara maserasi dengan menggunakan pelarutetanol 70%. Sehingga diperoleh ekstrak kental sebanyak 77 gram dengan presentase rendemen 25,66%. Ujitoksisitas dilakukan dengan menggunakan larva udang artemia salina leach yang berumur 36-48 jam. Efektoksik ekstrak diidentifikasi dengan persentase kematian larva udang menggunakan analisis probit untukmengetahui nilai LC50. Suatu ekstrak dikatakan toksik apabila nilai LC50 < 1000 ppm. Hasil penelitianmenunjukan ekstrak daun pare (Momordica Charantia) bersifat toksik dengan nilai LC50 sebesar 200,2 ppm.
Formulasi Sediaan Sirup Ekstrak Daun Pisang Kepok Musa balbisiana Sebagai Antipiretik pada Tikus Putih Rattus norvegicus Irma Dawi; Gideon Tiwow; Ferdy Karauwan; Reky Palandi
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.36

Abstract

Pisang kepok adalah salah satu jenis pisang yang masuk kedalam kelompok kultivar ABB artinyapisang jenis ini termasuk kedalam kelompok pisang olah atau plantain karena tinggi kandunganpatinya. Daun pisang kepok mengandung beberapa senyawa yaitu alkaloid, saponin, tanin, glikosida,terpen, gula deoksida, flavonoid, dan karbohidrat. Antipiretik adalah golongan obat yang dapatmenekan atau mengurangi peningkatan temperature tubuh yang tidak normal. Penelitian inibertujuan untuk mengetahui apakah pemberian sediaan sirup ekstrak daun pisang kepok efektif untukmenurunkan demam pada tikus putih. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen laboratorium.Pada tahap pertama daun pisang kepok diekstraksi dengan cara dingin menggunakan maserasi. Lalu,dibuat sediaan sirup antipiretik dengan konsentrasi 5%, 10%, 20%. Dari hasil penelitian dapatdisimpulkan bahwa sirup ekstrak daun pisang kepok dengan konsentrasi 5%, 10%, dan 20% memilikiefek antipiretik yang dilihat dari penurunan suhu tubuh tikus putih setelah diinduksi pepton.
Identifikasi Boraks Pada Mie Basah yang Beredar di Supermarket dan Pasar Tradisional di Kota Bitung Jihan Marina Safitri; Gideon Tiwow; Sonny Untu; Jabes Kanter
Biofarmasetikal Tropis Vol. 2 No. 1 (2019): April 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.928 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i1.37

Abstract

Boraks merupakan salah satu zat pengawet berbahaya yang sering digunakan sebagai bahantambahan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi melalui identifikasi adatidaknya kandungan zat pengawet boraks pada mie basah yang beredar di Supermarket dan PasarTradisional di Kota Bitung. Pengambilan sampel dilakukan dengan mengambil 2 sampel disupermarket dan 4 sampel diambil di tiap-tiap pasar tradisional. Identifikasi sampel dilakukandengan metode uji kualitatif yaitu metode uji warna menggunakan kertas tumerik dan metode tes kitboraks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel mie basah yang dijual di supermarketdan pasar tradisional di Kota Bitung tidak mengandung zat pengawet berbahaya boraks.

Page 1 of 13 | Total Record : 127