cover
Contact Name
Ahmad Fatoni
Contact Email
jurnalstifibp@gmail.com
Phone
+6281368741387
Journal Mail Official
jurnalstifibp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27/RW.9, 20 Ilir D. IV, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30128
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
ISSN : 25026712     EISSN : 26215519     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi memuat hasil penelitian dan review hasil penelitian yang berhubungan dengan ilmu dan teknologi farmasi. Topik-topik karya ilmiah adalah di bidang kimia farmasi, biologi farmasi, farmakologi dan farmasi klinis, farmasetika, serta pemanfaatan bahan alam untuk produk farmasi
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi" : 8 Documents clear
Uji Antioksidan Krim Lulur Mandi Ekstrak Teh Hitam (Camellia sinensis) dengan Metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl) Lidia; Monica Destiara Maharani; Mauizatul Hasanah
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (531.767 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji antioksidan krim lulur mandi ekstrak teh hitam (Camellia sinensis) dengan metode DPPH (1,1-Diphenyl-2-Picrylhydrazyl). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai IC50 krim lulur mandi ektrak teh hitam (Camellia sinensis) yang paling baik pada konsentrasi trietanolamin konsentrasi 2%, 3%, dan 4%. Hasil penelitian menunjukkan bahwapengukuran nilai IC50 pada sediaan krim lulur ekstrak teh hitam dengan konsentrasi trietanolamin 2%, 3% dan 4% didapatkan hasil yaitu nilai IC50 formulasi I 124,18 ppm, nilai IC50 formulasi II 3% 75,02 ppm dan nilai IC50 formulasi III 76,08 ppm. Aktivitas antioksidan tertinggi terdapat pada sediaan krim lulur mandi formulasi II dengan trietanolamin 3% yaitu dengan nilai IC50 75,02 ppm dan aktivitas antioksidan terendah terdapat pada sediaan krim lulur mandi formulasi I dengan trietanolamin 2% yaitu dengan nilai IC50 124,18 ppm.
Overview of Fall Risk in The Elderly in Elderly Social Care Institutions Ita Purnama Sari; Sannya Frisca; Lilik Pranata
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.187 KB)

Abstract

Perubahan fisik pada lansia akan mengalami beberapa masalah salah satunya akibat dari gangguan sistem muskuloskeletal yang akan mengalami perubahan pada kemunduran fisik dalam gangguan berjalan, kaki yang tidak dapat menapak dengan kuat. Penyebab jatuh pada lansia terjadi akibat dari terpeleset, tersandung, serta penyakit yang menyertai dan dari segi lingkungan. Dari penyebab jatuh apabila tidak segera ditangani maka dapat berdampak pada kerusakan fisik, psikologis, dan ekonomi. Upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalkan pencegahan jatuh pada lansia dapat dilakukan dengan memberikan pendidikan kesehatan pencegahan jatuh pada lansia dengan menggunakan media poster. Mengetahui gambaran resiko jatuh pada lansia di Panti Sosial lansia. Menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan survey deskriptif, didapatkan sampel penelitian 51 responden dengan menggunakan total sampling. Hasil penelitian didapatkan dari usia responden mayoritas berusia 70-90 tahun (52,9%) didapatkan 27 responden, jenis kelamin responden mayoritas perempuan (56,9%) didapatkan 29 responden, resiko jatuh tinggi mayoritas (66,7%). Ini menunjukkan bahwa usia dan jenis kelamin perempuan memiliki resiko jatuh. Meningkatkan peran perawat sebagai edukator untuk senantiasa dan mengaplikasikan pemberian edukasi pencegahan jatuh pada lansia agar lansia tidak terjadi kejadian jatuh berulang dan beresiko jatuh tinggi.
Perbandingan Persentase Rendemen dan Golongan Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Etanol Daun Apu-Apu (Pistia stratiotes L.) Maserasi dan Refluks Mauizatul Hasanah; Rezki Pertiwi; Agnes Rendowaty
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.254 KB)

Abstract

Tumbuhan apu-apu (Pistia stratiotes L.) adalah salah satu jenis tumbuhan air dan banyak hidup salah satunya di rawa, dengan potensi pemanfaatan yang sangat besar untuk digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbandingan persentase rendemen dan golongan senyawa metabolit sekuner yang terkandung di dalam ekstrak etanul daun apu-apu, jika diperoleh dengan metode ekstraksi yang berbeda. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dan refluks, menggunakan pelarut etanol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen rendemen ekstrak kental maserasi dan refluks masing-masing diperoleh sebesar 5,38% dan 5,81% b/b. Rendemen ekstrak daun apu-apu dengan metode refluks memiliki persen rendemen lebih besar dibandingkan metode maserasi. Hasil pemeriksaan uji kualitatif metabolit sekunder diperoleh golongan senyawa yang sama pada kedua ekstrak, yaitu flavonoid, saponin, steroid, dan fenolik.
Relationship of Drug Management Knowledge and Drug Consumption Compliance in Hypertension Patients Riski Rahmawati; Sri Indaryati; Lilik Pranata
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.867 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian terbesar diseluruh dunia, hal itu sering disebabkan karena kurangnya perhatian khusus untuk penyakit hipertensi yang kemudian akan menyebabkan komplikasi. Hipertensi sebagai penyakit kronik yang pengobatannya harus dilakukan secara berkesinambungan. Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan kepatuhan konsumsi obat untuk mengkontrol tekanan darah. Kepatuhan konsumsi obat yang buruk masih menjadi masalah yang besar pada pasien hipertensi, sehingga perlu adanya tatalaksana khusus untuk mengatasi masalah kepatuhan tersebut. Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kepatuhan yaitu pengetahuan penatalaksanaan obat itu sendiri. Tujauan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan penatalaksanaan obat dengan kepatuhan konsumsi obat pada Pasien Hipertensi. Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desai cross sectional dengan jumlah sampel 32 responden. hasil penelitian ini didapatkan ada hubungan pengetahuan penatalaksanaan obat dengan kepatuhan konsumsi obat dengan p value=0,032. Berdasarkan hal tersebut sebagai seorang perawat untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi obat dapat dilakukan dengan memberikan edukasi mengenai pengetahuan penatalaksanaan obat. Pengetahuan penatalaksanaan obat mempengaruhi kepatuhan konsumsi obat sehingga bisa menjadi bahan edukasi penting untuk pasien hipertensi.
Penetapan Kadar Protein pada Yoghurt Kemasan yang Dijual di Hypermart Kota Palembang dengan Metode KJELDAHL Romsiah; Amalia Purnamasari
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.6 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang penetapan kadar pada yoghurt kemasan yang dijual di Hyermart kota Palembang dengan metode Kjeldahl. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah kadar yoghurt kemasan sesuai dengan persyaratan SNI 01 – 2981 – 2009 kadar protein pada yoghurt memiliki batas minimun, yakni minimal 2,7 %. Prinsip analisis protein adalah nitrogen dalam protein dibebaskan sebagai ammonia melalui proses destruksi menggunakan asam sulfat pekat dengan pemasanan. Kemudian ammonia diikat oleh asam sulfat pekat menjadi amonium sulfat. Dalam proses destilasi dengan reaksi NaOH, ammonia dibebaskan lagi dari amonium sulfat untuk kemudian diikat oleh asam borat menjadi kompleks amonium borat. Kompleks amonium borat dititrasi dengan larutan HCl. Didapat hasil kadar protein dari 6 sampel yoghurt kemasan yakni masing-masing sampel 1 : 2,84%, sampel 2 : 1,94%, sampel 3 : 1,59%, sampel 4 : 2,73%, sampel 5 : 2,85%, dan sampel 6 : 1,98%. Hasil penetapan kadar protein dari 6 sampel tersebut menunjukkan bahwa 3 sampel memenuhi persyaratan dan 3 sampel tidak memenuhi persyaratan menurut SNI 01 – 2981 – 2009.
Efek Analgetik Kombinasi Infusa Daun Sirih (Piper betle L.) dan Infusa Daun Kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap Mencit Putih Jantan Galur Swiss Webster Sari Meisyayati; Jelin Wulandari; Erjon
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.861 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji efek analgetik kombinasi daun sirih (Piper betle L.) dan daun kemangi (Ocimum sanctum L.) terhadap mencit putih jantan yang diinduksi dengan asam asetat 1% v/v secara intraperitoneal. Mencit putih jantan galur Swiss Webster umur 2-3 bulan dengan berat 20-30 g dibagi menjadi 6 kelompok perlakuan. kelompok I sebagai kontrol negatif diberi ssediaan aquadest, kelompok II sebagai kontrol positif diberi sediaan suspensi aspirin, kelompok III diberi sediaan infusa daun kemangi 20%b/v, kelompok IV diberi sediaan daun sirih 40%b/v, kelompok V diberi sediaan kombinasi infusa daun kemangi 10%b/v dan infusa daun sirih 20%b/v, kelompok VI diberi sediaan kombinasi infusa daun kemangi 5%b/v dan infusa daun sirih 10%b/v yang diberikan secara peroral. Pengamatan dilakukan setiap 5 menit selama 1 jam setelah diinduksi dengan asam asetat 1% v/v secara intraperitoneal. Data geliat kumulatif rata-rata dihitung % proteksi. Kemudian data jumlah respon geliat kumulatif yang diperoleh dianalisis dengan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan infusa memiliki efek analgetik terhadap mencit putih jantan, dan adanya efek yang aditif dari kombinasi infusa daun kemangi 10%b/v dan infusa daun sirih 20%b/v.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Menggunakan Obat Pasien Antihipertensi di Puskesmas Pembina Palembang Yopi Rikmasari; Purnama Romadhon
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.424 KB)

Abstract

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan menggunakan obat pada pasien hipertensi sangat penting diketahui agar dapat disusun strategi dalam mengelola ketidakpatuhan pasien. Ketidakpatuhan dapat berpengaruh terhadap pencapaian terapi yang diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan dan mengetahui hubungan kepatuhan dengan pencapaian kontrol tekanan darah pasien hipertensi di Puskesmas Pembina Palembang. Desain studi pada yaitu cross sectional korelasional analitik. Data sosiodemografi dikumpulkan melalui kuesioner bersama dengan kuesioner MMAS-8. Data terapi dan kondisi medis pasien diperoleh dari rekam medik. Uji hubungan menggunakan chi square, fisher dan mann whitney. Pengambilan sampel secara nonprobability sampling yaitu purposive sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan tinggi diketahui sebanyak 13 orang (43,30 %) dan kepatuhan rendah-sedang (56,70 %). Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan antara usia (p = 0,005) dan pekerjaan (0,018) dengan tingkat kepatuhan pasien, namun tidak terdapat hubungan antara jenis kelamin (0,676), pendidikan (0,174) dan komorbid (1,000). Terdapat hubungan antara kepatuhan pasien dengan pencapaian target tekanan darah (p=0,027). Diperlukan intervensi apoteker untuk meningkatkan kepatuhan pasien hipertensi agar mencapai kontrol tekanan darah.
Uji Efek Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Etanol Biji Kedelai (Glycine max L.) dan Minyak Zaitun (Olea europea) terhadap Mencit Putih Jantan yang Diinduksi Aloksan Yunita Listiani Imanda; Veriza` Aprilita; Ensiwi Munarsih
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 4 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (362.152 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian uji efek antidiabetes dari kombinasi ekstrak etanol biji kedelai (Glycine max L.) dan minyak zaitun (Olea europea) pada mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kombinasi dari ekstrak etanol biji kedelai dan minyak zaitun dapat menurunkan kadar gula darah sewaktu dan manakah yang lebih efektif jika dibandingkan dengan pemberiaan sediaan tunggal. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan 28 ekor mencit dan dikelompokkan menjadi 7 kelompok perlakuan yaitu kontrol negatif (Tween 80 1%), kontrol positif (metformin 65 mg/KgBB), ekstrak biji kedelai (100%), minyak zaitun (100%), kombinasi EBK:MZ (75%:25%), kombinasi EBK:MZ (50%:50%), dan kombinasi EBK:MZ (25%:75%). Pengukuran kadar gula darah sewaktu dilakukan pada hari ke[1]0 dan hari ke-8 setelah perlakuan ekstrak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak biji kedelai dan minyak zaitun dapat menurunkan kadar guladarah sewaktu dan kelompok kombinasi EBK:MZ (75%:25%) memiliki persen penurunan kadar gula darah sewaktu paling besar diantara kelompok lainnya. Efek antidiabetes kelompok kombinasi ekstrak biji kedelai dan minyak zaitun sama efektifnya dengan kelompok ekstrak tunggal dalam menurunkan kadar gula darah.

Page 1 of 1 | Total Record : 8