cover
Contact Name
Ahmad Fatoni
Contact Email
jurnalstifibp@gmail.com
Phone
+6281368741387
Journal Mail Official
jurnalstifibp@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ariodillah III No.22A, RT.27/RW.9, 20 Ilir D. IV, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30128
Location
Kota palembang,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
ISSN : 25026712     EISSN : 26215519     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi memuat hasil penelitian dan review hasil penelitian yang berhubungan dengan ilmu dan teknologi farmasi. Topik-topik karya ilmiah adalah di bidang kimia farmasi, biologi farmasi, farmakologi dan farmasi klinis, farmasetika, serta pemanfaatan bahan alam untuk produk farmasi
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi" : 7 Documents clear
Uji Efek Antiinflamasi Ekstrak Etanol Batang Alang-Alang (Imperata cylindrical (L). Beauv) terhadap Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Karagenin Vika Natasia Rahajeng; Sendi Permana; Noprizon
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.121 KB)

Abstract

Inflamasi (peradangan) merupakan respon pertahanan lokal tubuh yang dipicu oleh cedera atau kerusakan pada jaringan tubuh, yang bekerja dengan menghancurkan, melemahkan, atau mengurung baik agen pencedera ataupun jaringan yang cedera tersebut. Tumbuhan alang-alang (Imperata cylindrical (L). Beauv) mengandung flavonoid yang diduga mempunyai efek antiinflamasi. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji efek antiinflamasi batang alang-alang (Imperata cylindrical (L). Beauv) terhadap tikus putih jantan yang diinduksi karagenin. Penelitian ini dilakukan terhadap 30 ekor tikus putih jantan galur wistar berumur 2-3 bulan dengan bobot kurang lebih 150-200 gram. Tikus dibagi secara acak menjadi lima kelompok yaitu KN (kontrol negatif/tween 80 1%), KP (kontrol positif/natrium diklofenak 4,5 mg/kgBB), EEBAA1 (ekstrak etanol batang alang-alang 250 mg/kgBB), EEBAA2 (ekstrak etanol batang alang-alang 500 mg/kgBB), EEBAA3 (ekstrak etanol batang alang-alang 1000 mg/kgBB). Pengujian dilakukan dengan menggunakan metode rat hind paw edema atau pembentukan radang buatan di kaki kiri tikus putih jantan dengan menggunakan karagenin. Volume edema diukur dengan menggunakan alat plethismometer setiap 30 menit selama 360 menit. Data dianalisis secara statistik (ANOVA). Dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol batang alang-alang mempunyai efek antiinflamasi pada tikus jantan yang diinduksi karagenin 1%. Dosis efektif ekstrak etanol batang alang-alang sebagai antiinflamasi pada tikus jantan yang diinduksi karagenin 1% adalah 1000 mg/kgBB.
Penentuan Kadar Asam Lemak Bebas dan Kandungan Jenis Asam Lemak dalam Minyak yang Dipanaskan dengan MetodeTitrasi Asam Basa dan Kromatografi Gas Budi Untari; Miksusanti; Al Ainna
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (964.802 KB)

Abstract

Asam lemak bebas merupakan parameter penentu mutu minyak goreng sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar asam lemak bebas pada minyak goreng serta untuk melihat kandungan asam lemak pada minyak goreng akibat pengaruh pemanasan. Penentuan kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa dan kandungan asam lemak dilakukan dengan metode kromatografi gas. Sampel dipanaskan dengan variasi waktu 5 dan 15 menit dengan masing-masing suhu 80, 100, 150 dan 200°C. Kadar asam lemak bebas dikatakan normal atau aman jika tidak melebihi nilai kadar asam lemak bebas SNI yaitu 0,30%. Hasil analisis kadar asam lemak bebas kontrol masih aman atau normal <0,30%, sampel waktu 5 menit masih aman atau normal <0,30%. Sampel waktu 15 menit dengan suhu 80 dan 100°C masih aman atau normal. Sampel suhu 150 dan 200°C tidak aman atau tidak normal >0,30%. Waktu pemanasan dan suhu pemanasan dapat meningkatkan kadar asam lemak bebas. Hasil analisis kromatografi gas kandungan asam lemak kontrol (sebelum pemanasan) terdapat 17 jenis asam lemak dengan kandungan tertinggi asam oleat 44,39% dan asam palmitat 38,28%. Sampel yang paling rusak yaitu waktu pemanasan 15 menit dengan suhu 200°C memiliki 17 jenis asam lemak dan kandungan asam oleat menurun menjadi 41,86% sedangkan asam palmitat meningkat menajadi 39,28%. Berdasarkan analisis SPSS dan Minitab lama waktu pemanasan dan tinggi suhu pemanasan berpengaruh nyata terhadap peningkatan kadar asam lemak bebas dari minyak goreng.
Aktivitas Antijamur Ekstrak Etanol Biji Pala (Myristica fragrans Houtt) Rini Isromarina; Nadya Rizki Putri Intan; Ema Ratna Sari
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.188 KB)

Abstract

Buah pala (Myristica fragrans Houtt) merupakan tanaman rempah yang memiliki khasiat obat, salah satunya sebagai obat infeksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt) dapat menghambat pertumbuhan jamur Trichophyton rubrum ATCC 28188, Trichopython mentagrophytes ATCC 18748 dan Microsporum canis ATCC 11621. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi. Persen rendemen ekstrak diperoleh 31,27%. Pengujian aktivitas antijamur dilakukan dengan menggunakan metode difusi agar dengan konsentrasi 45%, 30%, 15% b/v. Hasil uji aktivitas antijamur ekstrak etanol biji pala (Myristica fragrans Houtt) terhadap jamur Trichopython rubrum ATCC 28188 diperoleh diameter hambat berturut-turut sebesar 10,13 mm; 10,08 mm; 8,16 mm, jamur Trichopython mentagrophytes ATCC 18748 diperoleh diameter hambat 11,15 mm; 9,8 mm; 8,13 mm dan jamur Microsporum canis ATCC 11621 diperoleh diameter hambat 11,13 mm; 10,73 mm; 9,48 mm.
Pengaruh Pelayanan Informasi Obat (PIO) terhadap Kepatuhan Pasien Tuberkulosis Paru Kategori 1 di Puskesmas Dempo Palembang Reza Agung Sriwijaya; Hilma; Elly
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.186 KB)

Abstract

Pelayanan Informasi Obat (PIO) merupakan kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh Apoteker untuk memberi informasi secara akurat, tidak bias dan terkini kepada pasien, tenaga medis seperti dokter, perawat,profesi kesehatan lainnya. Kepatuhan minum obat merupakan salah satu keberhasilan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pelayanan Informasi Obat terhadap tingkat kepatuhan minum obat pasien Tuberkulosis kategori 1 di Puskesmas Dempo Palembang. Sampel penelitian ini selama Agustus - Desember 2019 yaitu sebanyak 42orang yang dibagi 2 (dua) kelompok masing-masing sebanyak 21orang untuk satu kelompok diberikan PIO dan satu kelompok tidak diberikan PIO. Hasil diperoleh yaitu 26 orang laki-laki (61,9%) dan 16 orang perempuan (38,1), dengan usia remaja sebanyak 9 orang (21,4%) usia dewasa 29 orang ( 69,1%) dan usia lanjut sebanyak 4 orang (9,5%). Berdasarkan tingkat kepatuhan kelompok yang diberi PIO diperoleh sebanyak 11 orang kepatuhan tinggi (52,4%) dan kepatuhan redah sebanyak 10 orang(47,6%) sedangkan kelompok tanpa diberikan PIO kepatuhan tinggi sebanyak 3 orang (14,3) dan kepatuhan rendah sebayak 18 orang (85,7%). Dari analisis uji chi square nilai Asymp sig (2-sided)) adalah 0.014 nilai tersebut < dari α : 0,050 sehingga PIO berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pasien TB antara kelompok PIO dan tanpa PIO.
Pengembangan Formulasi Sediaan Obat Kumur Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dengan Variasi Konsentrasi Natrium Lauril Sulfat dan Sorbitol Lidia; Darmacik; Yopi Rikmasari
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.95 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengembangan formulasi sediaan obat kumur menggunakan ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kestabilan pada sediaan obat kumur. Kestabilan sediaan ditentukan dari hasil uji organoleptis, uji pH, dan uji viskositas menggunakan metode cycling tes, serta uji daya hambat. Dari hasil penelitian diperoleh nilai signifikan menggunakan Spss adalah untuk uji pH formula I sig. 0,020; formula II sig. 0,063; formula III sig. 0,094. Untuk uji viskositas formula I sig. 0,058; formula II sig. 0,029; formula III 0,094. Dari hasil tersebut formula III menunjukkan nilai sig. >0,05 yang berarti tidak ada perbedaan yang terjadi selama dilakukan uji cycling test. Aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus menghasilkan zona hambat dengan rata-rata 6,4mm.
Uji Aktivitas Antioksidan dan Penetapan Total Fenol Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea robusta L. ) Hasil Maserasi dan Sokletasi dengan Pereaksi DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) Hilma; Nur Rohmah Agustini; Erjon
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.575 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antioksidan, nilai efesiensi antiradikal dan total fenol dari ekstrak etanol biji kopi robusta (Coffea robusta L.) yang diekstraksi dengan metode maserasi dan sokletasi. Ekstrak dihitung persen rendemen, dilakukan pengujian aktivivtas antioksidan menggunakan DPPH (1,1-Difenil-2-pikrilhidrazil), kemudian dilakukan perhitungan nilai efisiensi antiradikal, dan dilanjutkan pengujian kadar total fenol dengan menggunakan metode Follin-Ciocalteu. Hasil ekstraksi memperoleh rendemen ekstrak kental dari metode maserasi adalah 4,88 % b/b dan sokletasi 2,16 % b/b. Nilai IC50 untuk ekstrak hasil maserasi adalah 140,9 ppm dengan kategori antioksidan sedang diikuti nilai AE 7,097232079 x 10-3, sedangkan nilai IC50 untuk ekstrak hasil sokletasi adalah 117,5 ppm dengan kategori antioksidan sedang. Total fenol pada ekstrak hasil maserasi adalah 77,92 mgGAE/gr sampel dan pada ekstrak hasil sokletasi adalah 95,32 mgGAE/gr sampel. Dapat disimpulkan bahwa nilai IC50 dan total fenol yang tertinggi diperoleh dari metode ekstraksi sokletasi.
Perbandingan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bawang Putih (Allium sativum L.), Bawang Putih Tunggal (Allium sativum var. Solo Garlic) dan Black Garlic dengan Metode DPPH Romsiah; Pina Esa Putri; Erjon
Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi Vol 5 No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi
Publisher : Lembaga Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STIFI Bhakti Pertiwi Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.058 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian perbandingan aktivitas antioksidan pada empat sampel yang berbeda. Sampel pada penelitian ini dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis sampel yaitu sampel segar yang terdiri dari bawang putih dan bawang putih tunggal, serta sampel fermentasi yang terdiri dari black garlic dan solo black garlic. Sampel fermentasi dibuat dengan menggunakan electric rice cooker menggunakan suhu pemanas (warm) 70-800C selama 7 hari. Semua sampel dibuat dalam bentuk ekstrak dengan melalui proses maserasi, kemudian maserat di destilasi vacum dan di rotary evaporator. Metode pengujian aktivitas antioksidan keempat sampel menggunakan metode DPPH dan diukur kadarnya menggunakan alat Spektrofotometri UV-Vis. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan aktivitas antioksidan pada keempat sampel dengan metode DPPH. Hasil penelitian didapatkan bahwa keempat sampel mempunyai aktivitas antioksidan dengan kadar antioksidan ekstrak bawang putih 149,49 ppm, ekstrak bawang putih tunggal 92,42 ppm, ekstrak black garlic 46,61 ppm, dan ekstrak solo black garlic 37,42 ppm. Hasil uji dapat disimpulkan bahwa semua sampel menunjukkan adanya aktivitas antioksidan dan terdapat perbedaan aktivitas antioksidan diantara keempat sampel. Aktivitas antioksidan tertinggi dimiliki oleh ekstrak solo black garlic dan yang terendah dimiliki oleh ekstrak bawang putih.

Page 1 of 1 | Total Record : 7